humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: March 2017

 

 

Ket Photo: Mulkan Ketua LSM RCW Kepri .

Karimun,(KT) – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat, (LSM), RCW KEPRI,meminta kepada pihak kejaksaan negeri tanjungbalai karimun segera menindak lanjuti laporanya terkait adanya dugaan korupsi SPPD Fiktip dilingkungan Dinas Sosial Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri,pasalnya sejak dilaporkanya kurang lebih satu minggu silam, dia belum mendengar adanya pihak-pihak dilingkungan dinas social yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

 

Hal tersebut dikatakan, Mulkan Ketua LSM RCW Kepri kepada karimuntoday.com jum’at (10/3/2017), Ya sampai saat ini dia belum mendengar bahkan belum mendapatkan informasi adanya pemanggilan untuk dimintai keterangan pihak dinsos karimun, oleh pihak pidsus kejari karimun,terkait dengan laporanya beberapa waktu lalu, dan dia berharap pihak pidsus secepat mungkin untuk melakukan penyelidikan, agar kasus ini menjadi terang benderang.

 

“ Diminta kepada Pidsus Kejari Karimun, Kepri agar secepatnya melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak yang berkompoten dilingkungan dinas social karimun, untuk dimintai keterangan seputar adanya dugaan korupsi SPPD Fiktip dilaporkanya beberapa waktu lalu,pasalnya, andaikata tidak cepat dilakukan penyelidikan, bisa saja oknum-oknum tersebut menghilangkan barang bukti,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Kasus ini sudah menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat karimun pada umumnya, karena,sebelumnya kasus ini pernah ditangani oleh penegak hukum lainya, tapi sayang sampai saat ini juga belum juga jelas hasilnya, bahkan sudah dilakukan pemeriksaan, mulai dari, mantan kepala dinas social, maupun lainya yang disenyalir terlibat menggunakan SPPD Fiktip tersebut, oleh sebab, itu diminta kepada pihak kejaksaan karimun, untuk mengusutnya,” Pinta Kuncus

 

Secara terpisah,Kejari Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait permintaan ketua lsm rcw kepri, agar laporanya beberapa waktu lalu secepatnya ditanggapi, belum dapat dimintai keteranganya.(red)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Kuncus Simatupang Ketua LSM ICTI-NGO Kepri.

Karimun,(KT) - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),ICTI-NGO Kepri sangat kecewa kepada Tim Kejati Kepri untuk mengusut dugaan penyimpangan dana Bansos di Kabupaten Karimun,Kepri, sebab kurang lebih satu tahun silam sangat getol melakukan pemanggilan terhadap penerima dana bansos untuk klarifikasi penggunaanya, namun, setelah dilakukan pemanggilan serta dimintai keterangan kasusnya hilang bak ditelan bumi dan terkesan mandeg,oleh sebab itu dalam waktu dekat dia bakal melaporkan kembali ke Polda Kepri.

 

Hal tersebut dikatakan,Kuncus Simatupang Ketua LSM ICTI-NGO Kepri kepada karimuntoday.com Rabu (8/3/2017), Dia tidak habis pikir kenapa sampai Saat ini Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kejati Kepri  belum juga menetapkan tersangka terkait dana hibah kopri  karimun, sedangkan kasusnya sudah bergulir kurang lebih satu tahun silam, bahkan sudah beberapa orang diperiksa untuk dimintai ketarangan, mulai dari ketua kopri kala itu, sekretaris kopri, agusman, bendahara umum secretariat daerah karimun serta staf kopri.

 

“ Bukankah saudara Agusman Mantan Sekretaris Kopri Karimun kala itu mengakui, bahwa  bantuan dana  kopri untuk tahun 2010, dia hanya menerima Rp.300 juta di bagian keuangan dari Rp.840 juta yang dianggarkan, bahkan kala itu dia dikasih kwitansi kosong untuk ditanda tanganinya,artinya, andaikata pihak kejati serius menaikan kasus ini ke penyidikan sudah dari dulu ada tersangkanya, namun, entah kenapa kasus tersebut seperti lenyap ditelan lautan lepas,” Imbuhnya

 

Ditambahkanya lagi, Akibat mandegnya kasus ini di kejati kepri, maka dalam waktu dekat dia segera melaporkan kembali kasus tersebut ke Polda Kepri, dan dai berharap apabila kasus ini sudah dilaporkan, diminta kepada penyidik tipikor polda kepri untuk menindak lanjutinya, dan semoga sampai ketingkat lebih tinggi ke pengadilan, agar kasus ini tidak menjadi tanda Tanya lagi dimata publik,” Tuturnya

 

“ Dia sangat yakin polda kepri akan serius menangani laporanya nanti karena Polda Kepri Raih Peringkat ke dua se Indonesia Penanganan Kasus Tindak Pidana Korupsi.” Pungkasnya (*)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Bupati Lingga, H.Alias Wello, Wakil Bupati Lingga, Abu Hasyim dan Kadispenda, Abdul Rahman.(amri).

Lingga-(KT). Pemerintahan Kabupaten Lingga melalui Dinas Pendapatan Daerah terus melakukan upaya peningkatan pendapatan asli daerah dengan cara mengoptimalisasi semua potensi yang ada di Kabupaten Lingga.

 

 Ini terbukti, Dispenda Kabupaten Lingga telah melakukan rapat kerja secara berkala tentang optimalisasi pendapatan asli daerah Kabupaten Lingga pada hari ini,Selasa (7/3/2017). Di Gedung Nasional Dabo Singkep.

 

Bupati Lingga, Alias Wello dalam kata sambutanya  mengatakan, kegiatan rapat kerja seperti ini sangat penting dilaksanakan secara berkala agar dapat memantau langsung pertumbuhan serta perkembangan pendapatan di setiap Dinas yang ada di Pemerintahan Kabupaten Lingga,

 

 Bupati Lingga juga memaparkan bahwa lingga sangatlah besar peluang dan potensi yang bisa di kembangkan agar menjadi sumber pendapatan asli daerah, beberapa sektor unggulan tersebut diantaranya, perikanan, pariwisata, pertanian dan pentambangan.

 

" Lingga memiliki potensi sangat besar  untuk  mencari peluang  yang  dapat dijadikan sumber PAD bagi daerah kita ini, sektor pariwisata, kita memiliki air terjun, air panas, pegunungan, pantai, laut yang indah, begitu juga sektor perikanan, kita kaya akan hasil laut, ini tinggal pengelolaan secara tepat,” Imbuhnya

 

Ditambahkanya lagi, Begitu juga sektor pertanian saat ini daerah kita memiliki peluang besar karena dapat bantuan dari pemerintah pusat terkait bidang pertanian, dan kita harus dapat mengelolanya dengan tepat, sehingga membuahkan hasil yang maksimal, sehingga bisa meningkatkan ekonomi, Tuturnya (Amri)  

Published in LINGGA

  

Ket Photo : Camat Buru, Helmy, Kapolsek Buru,IPTU(Pol),Bakri,Sekretaris Dinas Perikanan Karimun, serta para Kabid dan Anggota Polsek.

Karimun,(KT) – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan nelayan tentang mekanisme dalam mengajukan proposal bantuan dan agar lebih terarah lagi maka pihak Kecamatan Buru melakukan pertemuan dengan para nelayan se kecamatan buru yang dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, serta Bapak Kapolsek, Iptu(Pol),Bakri.

Camat Buru, Helmy ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Selasa.(7/3/2017), mengatakan, Tujuan dalam melakukan sosialisasi ini kepada para nelayan untuk memberitahukan tentang bantuan nelayan,koperasi nelayan serta asuransi nelayan, dengan tujuan agar masyarakat nelayan mengetahui  dan memahami tentang informasi tersebut dan juga terakit system pengajuan proposal agar lebih terarah.

“  Pertemuan ini salah satu agenda yang ditaja oleh pihak kecamatan buru dan tentunya sesuai dengan petunjuk bapak bupati karimun, H.Aunur Rafiq, agar para nelayan kedepanya mengetahui mekanisme tentang asuransi nelayan dan sebagainya, artinya, dengan dilakukan sosialisasi ini, masyarakat nelayan sudah mengetahui apa saja yang selama ini belum begitu diketahui tentang tata cara seperti mengajukan proposal bantuan dan sebagainya,”

Ditambahkanya lagi, Dalam pertemuan tersebut juga dibahas yakni, wilayah tangkapan nelayan tradisional, Fugsi Koperasi Unit Desa,(KUD),Nelayan,serta berbagai masalah yang disampaikan oleh nelayan itu sendiri, semuanya dibahas dalam pertemuan tersebut, adapun dalam acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh seluruh kelompok nelayan yang ada dikecamatan buru, kurang lebih 100 orang,” Tuturnya (*)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq Kegiatan Pelepasan 48 kader Tuberculosis dan HIV Aisyiyah Karimun di Rumah Dinas Bupati.(6/3/2017).

 

Karimun,(KT) –Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri  melalui Bupati  Karimun Aunur Rafiq melepas 48 kader Tuberculosis dan HIV Aisyiyah Karimun Pelepasan dilakukan di rumah dinas, didepanTaman Bunga. 

 

Adapun dari  data didapat,Kader TB-HIV Aisyiyah karimun tersebut akan menyebar di enam titik di empat kecamatan dan tiga puskesmas yaitu karimun, Meral, Tebing dan Meral Barat. Mereka akan memberikan sosialisasi dan penyuluhan bahaya penyakit TBC dan HIV.

 

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Karimun, Erpin Sulistyowati mengatakan kader tersebut memiliki masa tugas selama 14 hari dengan target 1.400 rumah atau minimal 100 rumah per hari.

 

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari Dinkes Karimun, TB di Karimun satu bulan 120-140 kasus, sedangkan HIV sekitar 1.420 kasus sampai awal Maret 2017 ini," ujar Erpin Sulistyowati, Senin. (*)

 

 

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Bupati Karimun,H.Aunur Rafiq,Wakil Bupati Karimun,H.Anwar Hasyim dan Lukman, Kasie Pendidikan Islam Kanwil Kamenag Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT)  -Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri melalui, Bupati Karimun H.Aunur Rafiq bertandang ke Pesantren Perbatasan, Mutiara Bangsa di Desa Pulau Parit, Kecamatan Karimun. 

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Karimun,H.Aunur Rafiq  juga didampingi Wakil Bupati Karimun,H. Anwar Hasyim serta beberapa orang Kepala SKPD Karimun sekaligus  menyerahkan bantuan berupa, Tangki Air,Uang Pembinaan, serta sembako,diantaranya, Mie Instan dan beras, Senin,(6/3/2017).   

 

Disamping itu juga, Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq meminta kepada para SKPD turut serta memberikanbantuan berupa pendirian sarana olahraga, kegiatan penghijauan oleh Dinas Pangan dan Pertanian serta pasokan logistik.

 

Kedatangan Bupati Karimun beserta rombongan tersebut juga turut dihadiri Kasi Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Lukman,” (*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Wakil Bupati Lingga.M.Nizar sedang Mengisi Program Perdana " Lingga Menyapa " di Radio Bunda Tanah Melayu.

 

Lingga,(KT) -  Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar mengapresiasi program siaran langsung " Lingga Menyapa" di Radio Bunda Tanah Melayu (RBTM) Fm yang tayang perdana, Senin (6/3) pagi. "Sukses. Program ini luar biasa," kata dia, saat menjadi narasumber pertama pada program Lingga Menyapa, di ruang Studio RBTM Fm. 

 

Menurut Nizar, tujuan dari program tersebut cukup efektif bagi pemerimtah daerah dalam mempublikasikan setiap kebijakan pembangunan dan penggunaan anggaran APBD Lingga kepada masyarakat luas. Bahkan pada sesi dialog interaktifnya, Nizar menilai jarak antara pejabat pemerintahan dengan masyarakat semakin dekat. 

 

Terlebih bagi masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan, yang selama ini kesulitan mengakses informasi seputar pembangunan yang tengah di buat pemerintah melalui sarana media cetak maupun online. "Program ini membuat masyarakat akan lebih banyak mengetahui dan memahami arah kebijakan pembangunan yang diusung daerah setiap tahunnya. 

 

Masyarakat juga dapat memantau langsung kemana saja anggaran APBD Lingga dibelanjakan," ungkapnya. Wakil Bupati Lingga yang disebut-sebut Low Profile itu mengharapkan program Lingga Menyapa mendapat apresiasi yang sama dari masyarakat, dan terus di tunggu-tunggu jadwal tayang setiap minggunya. 

 

" Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Lingga akan saling bergantian menjadi narasumber program ini. Mereka juga akan berdialog langsung dengan masyarakat. Kita harap tayangnya bisa dua atau tiga kali dalam satu bulan," ujarnya. 

 

Dalam kesempatan itu, dia turut mengajak DPRD serta instansi vertikal pemerintahan seperti Kepolisian, TNI, ataupun lembaga yang terlibat langsung dengan pemerintah daerah, untuk turut serta mengisi siaran Lingga Menyapa itu. "Kalau DPRD saya yakin mereka juga ingin ikut menjadi narasumber program ini," tutur Nizar. 

 

Wabup juga berharap, kegiatan positif RBTM yang di bawah naungan Bidang Kominfo dan Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga itu, dapat berjalan lancar dan membawa sesuatu yang baik bagi semua masyarakat Kabupaten Lingga.

 Pantauan media, sepanjang satu jam lebih durasi program Lingga Menyapa, dimanfaatkan oleh Nizar untuk berbaur dengan para pendengar radio BTM Fm.

 

 Tanpa menunjukkan pangkat dan kekuasaannya, Nizar terus berusaha merangkul setiap penyapa yang masuk melalui line telfon dengan santun dan baik. Aris, salah seorang penelpon yang mengaku sedang beraktivitas di laut sekitar Tanjung Mana merasa grogi berdialog langsung dengan orang nomor dua Kabupaten Lingga tersebut. Namun, Nizar yang menyambutnya dengan akrab, berhasil mencairkan rasa grogi Aris. Bahkan Aris dan beberapa penelpon pada sesi dialog interaktif Lingga Menyapa itu berhasil menyampaikan aspirasinya langsung kepada Wakil Bupati Lingga. (Amri/Ard/MC Lingga)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Wakil Bupati Karimun,H.Anwar Hasyim, Sekdakab,Karimun,HM.Firmansyah, Camat Meral. Irwan Dinovri serta Tokoh Masyarakat. 

 

Karimun,(KT)  - H.Anwar Hasyim, wakil Bupati Karimun, membuka secara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kecamatan Meral tahun 2017,dihalaman Masjid Agung Poros, sekaligus ditandai dengan pemukulan beduk, dan sebagai tuan rumah MTQ kali ini menjadi tuan rumah adalah, Kelurahan Sungai Pasir, tingkat kecamatan meral.

 

Wakil Bupati Karimun dalam kata sambutanya mengatakan, Pelaksanaan MTQ maupun STQ merupakan agenda nasional dari pemerintah pusat, dan allhamdulilah setiap MTQ dilaksanakan di Kabupaten Karimun selalu berjalan dengan sukses dan lancer, karena, peemrintah daerah telah melaksanakan program dengan membina anal-anak di LPTQ,tempat belajar Al-quran dan surau, serta tempat belajar lainya.

 

“ Apabila tahun ini tidak bisa ikut, maka untuk tahun berikutnya akan dipersiapan untuk mengikutinya, artinya, kesempatan selalu ada,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia mengakui saat ini banyak anak-anak dari karimun yang ikut andil dalam MTQ memberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah melalui prestasi dibidang ilmu agama islam, khususnya ilmu Al-quran, dna banyak yang tampil diluar negeri, sambil menyebut nama-nama qori dan qoriah memiliki prestasi di dalam dan luar negeri, dan dia dia berharap agar prestasi tersebut dapat dipertahankan,” Pintanya

 

Dari informasi didapat,qori dan qoriah yang ikut dalam ajang MTQ Tingkat Kecamatan meral di ikuti oleh enam kelurahan, diantaranya, Baran Barat, Baran Timur,Sei,Pasir, Sei.Raya,Meral Kota dan Parit Benut, setiap kelurahan mengirimkan 16 orang qori dan qoriahnya, total keseluruhan mengikuti MTQ tersebut sebanyak, 96 peserta.

 

 Secara terpisah, Camat Meral ,Irwan Dinovri, sangat berterimakasih kepada semua lapisan masyarakat,serta panitia pelaksana,sehingga pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Meral Terlaksana seperti yang diharapkan,dan semoga sampai selesainya kegiatan ini dapat berjalan lancer,” Tutup Iwan 

 

Dari pantauan dilapangan, tanpak hadir, Sekdakab,Karimun,HM.Firmansyah, tokoh masyarakat serta alim ulama serta beberapa orang SKPD.(*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo: Bupati Lingga, H.Alias Wello,Kacabjari,Polair dan Kades Jagoh.(amri).

Lingga,(KT). Mengingat keadaan cuaca yang kurang bersahabat dan besarnya gelombang di lautan daerah Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri, maka Bupati Lingga, Alias Wello menegaskan agar setiap armada kapal yang membawa penumpang dari Lingga ke Tanjungpinang maupun kedaerah lainya atau sebaliknya harus memenuhi standard kelayakan dan keamanan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

 " Saat ini kondisi cuaca agak ekstrem Jangan sampai masyarakat kita yang jadi korban akibat kapal atau armada kurang laik pakai,pasalanya,apabila rusak di tengah lautan maka akan berdampak besar dan merugikan masyarakat,(penumpang-red),dan diminta kepada pihak syahbandar bertindak tegas apabila ditemukan muatan kapal tidak sesuai dengan kapasitasnya,(over kapasitas), agar tidak memberikan izin berlayar,” Pintanya 

 Ditambahkanya lagi, oleh sebab itu saya meminta dan saya tegaskan sekali lagi kepada dinas terkait agar selalu mengecek setiap kapal yang membawa penumpang dari Lingga atau menuju ke Lingga agar betul-betul memenuhi syarat kelayakan dan keamanan, agar para penumpang tidak menjadi korban" demikian ungkap Awe bertepatan dengan acara peresmian penggunaan dermaga Jagoh (3/3) di Desa Jagoh Kecamatan Singkep Barat.(Amri)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Sudir salah seorang Ketua Kelompok Nelayan di Kecamatan Moro,Kabupaten Karimun, tengah rapat kecil dengan para nelayan.(kt).

Karimun, (KT)  – Kelompok nelayan Desa Keban Kecamatan Moro Kabupaten Karimun   bakal menyurati Kementrian Kelautan dan Perikanan guna menolak kegiatan pasir tambang yang berada di  Kecamatan Moro.

“Kami akan menyurati KKP ( Kementrian Kelautan dan Perikanan ) terkait masalah tambang pasir ini jika memang izin eksploitasi benar – benar dikeluarkan dinas pertambangan mineral dan energi provinsi kepri, kalau perlu kapal –kapal keruk itu dibom seperti kapal pencuri ikan,  ujar sudir kesal kepada  karimuntoday.com,  Selasa (01/3/16)

Sudir yang juga ketua kelompok nelayan sang pelaut mengatakan sebelum melayangkan surat ke KKP Pusat mereka bakal menyurati Gubernur Kepri agar benar benar memperhatikan nasib para nelayan yang terkena dampak berkepanjangan dan juga katanya lebih lanjut meminta keterangan kepada Gubernur Kepri letak sebenarnya wilayah yang ditetapkan seluas 1000ha tersebut.

‘Yang kami tau moro saja,detail titik lokas belum tahu ,tolong pak gubernur dan pak bupati perhatikan kami para nelayan ini ucapnya dengan tegas”

Di tempat lain syarif nelayan  desa keban sepertinya sepakat dengan nelayan lainnya

“ Jangankan  dititik tempat kami menangkap  ikan,sedangkan dikecamatan moro saja jelas kami tidak setuju, satu tempat saja terkontaminasi air akan keruh,rumah ikan habis,ini same saje menghisap darah kami”,tandasnya.

Saparudin,tokoh pemuda setempat kepada karimuntoday.com mengatakan hal yang sama dengan para nelayan,

“Harapan saya semoga instansi terkait pemerintah provinsi kepri dan Bupati Karimun menanggapi hal ini dengan serius,karena masyarakat gusar dengan  masalah kapal keruk ini.

Memang kegiatan tambang pasir ini sudah tak asing lagi terdengar di Kabupaten Karimun, khususnya wilayah pulau – pulau sekitar pemerintah seakan tutup mata, ingat pak,jangan kepentingan elit bakal menyengsarakan penduduk nelayan yang hidupnya di laut, apalagi Gubernur orang moro,tutupnya.

Secara terpisah, Penolakan eksplorasi pasir laut,bukan saja ditolak oleh masyarakat nelayan moro, tetapi juga datang dari para wakil rakyat DPRD Karimun, 5 fraksi didewan menolak, diantaranya, Partai Hanura, PDIP,PAN,Gerindra dan PKS,lima fraksi tersebut kabarnya sudah melayangkan surat protes ke Menteri Koordinator Maritim  dan Sumber Daya, Luhut Penjaitan.

Anwar Abu Bakar Ketua Fraksi PAN, Sangat menyayangkan pihak Pemrov Kepri tidak pernah melakukan konsolidiasi dan sosialisasi kepada kabupaten,walapaupun kewenangan sekarang ini masalah izin berada di provinsi, tapi jangan asal kasih izin saja,perihal nasib nelayan kita bagaimana, harus didudukan dulu,” Ujarnya (*)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« March 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31