humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Saturday, 20 May 2017

 

Ket P;hoto : Bunda PAUD Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Ibu, Dra.Hj.Emi Safitri Mursini dan Camat Kuantan Mudik, Drs.Jevrian Apriadi.MSi. 

 

Lubuk Jambi,(KT) – Bunda PAUD Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Ibu, Dra.Hj.Emi safitri mursini menghadiri kegiatan gerakan nasional pembelajaran aku anak jujur (Gernas Manjur II) di Kecamatan Kuantan Mudik tempatnya di Venue Dayung Kebun Nopi Lubuk Jambi (20/5/2017), sabtu pagi.

 

 Kegiatan Gernas Manjur II ini dibuka langsung oleh bunda paud kab.kuansing Dra.Hj.Emi safitri mursini dengan tema Melalui penguatan pendidikan karakter anak usia dini, kita sonsong lahirnya generasi cerdas berintegritas.

Dalam sambutanya bunda paud kab.kuansing Dra,Hj.Emi safitri mursini menyampaikan dengan kegiatan gernas manjur ini mengajak kita intropeksi diri bagaimana cara kita mendidik anak-anak kitam ujarnya mengakhiri.

 

 Kemudian Camat Kuantan Mudik,Drs.Jevrian Apriadi.MSI dalam kata sambutanya menyampaikan, bahwa Bahwa jagan anak saja yang kita suruh berbuat jujur , akan tetapi kita sebagai orang Tua harus memberikan contoh di setiap kata diucapakan harus berkata jujur,sehingga bisa menjadi patokan bagi anak, dan paling utama, ketika anak berbuat salah, jangan dilakukan dengan kekerasan, bombing dengan nasehat atau berikan contoh yang masuk dalam alam pikiranya, ketika seseorang berbuat tidak jujur,”  Imbuhnya

 

Pantauan karimuntoday.com dilpangan,Acara tersebut dihadiri oleh Ibu bupati beserta pengurus paud kabupaten, Danramil, Kapolsek, UPTD pendidikan, KUA dan UPTD KESEHATAN.serta PAUDNI Kecamatan Kuantan Mudik.(Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo :Rahmita Lutfi, Dosen Ekonomi Universitas Riau. Ketua Mondek Kuantan Singingi Indonesia. (INOKU INDONESIA)

 

Pekanbaru,(KT)  - Berawal akan kerinduan kampung halaman dan saling berbagi di perantauan, tercetus bagi perempuan asal Kuantan Singingi untuk membentuk organisasi tempat berhimpun. Untuk sementara organisasi ini diberi nama IKATAN MONDEK KUANTAN SINGINGI INDONESIA (INOKU INDONESIA) yang di ketuai oleh Rahmita Lutfi, Dosen Ekonomi Universitas Riau.

 

 Istilah Mondek ini diambil dari bahasa asli Kuansing yang berarti Ibu atau Mak. Nama ini agak unik untuk menunjukkan identitas daerah bahwa perkumpulan ini adalah perkumpulan perempuan-perempuan berdarah Kuansing. "Nama dan ketua hanya bersifat sementara. Secara perlahan kita akan merumuskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi termasuk masalah nama ini," ujar Rahmita.

 

Ditanya awal terbentuknya organisasi ini, pengurus IKKS Pekanbaru ini menjelaskan bahwa tidak terlepas dari keinginan untuk bersilahturahmi dan berkumpul. "Awalnya dari chating di whatshapp kawan-kawan ingin berkumpul sesama perempuan Kuansing dan akhirnya terpikir untuk membentuk organisasi bagi perempuan-perempuan Kuansing di Perantauan. Alhamdulillah kita sudah melaksanakan kegiatan 2 kali wirid dari rumah ke rumah..

 

Lebih lanjut anak prof Muchtar Lutfi, orang Kuansing pertama yang menjabat sebagai rektor di Universitas Riau ini menyatakan bahwa begitu banyak perempuan-perempuan Kuansing yang hebat-hebat dan menduduki kedudukan strategis di berbagai bidang. Tetapi rasa cinta mereka terhadap kampung halaman, Kuantan Singingi tak pernah luntur dan bahkan ingin berkontribusi dalam membangun Kuansing. "Inilah yang membuat kita sepakat untuk membentuk ikatan ini," Cetusnya.

 

 Pembentukan ikatan ini mendapat respon positif dan tidak saja diikuti oleh perempuan-perempuan yang berdomisili di Pekanbaru saja tetapi ada yang tinggal di Jepang dan Amerika Serikat. Siapapun boleh bergabung yang mempunyai ikatan dengan Kuansing, baik suami/istri asal Kuansing, datuak/ino/orang tua asal Kuansing, dan lain sebagainya tanpa melihat latar belakang. Terbuka bagi siapa saja untuk saling berbagi. Bagi yang ingin bergabung silahkan invite WA 08127531780," tambahnya.

 

 Meski baru terbentuk mondek-mondek ini berkomitmen akan memberikan sumbangsih demi kemajuan perempuan-perempuan Kuansing di Indonesia dan Insya Allah akan melakukan MONDEK AWARD bagi perempuan perempuan Kuansing yang berjasa dibidangnya dan program lain pada peringatan hari ibu nanti.

 

“ Rahmita berharap organisasi Ikatan Mondek Kuansing ini berdiri di seluruh provinsi di Indonesia dan menghimbau kepada perempuan-perempuan berdarah Kuansing di Indonesia untuk bergabung di dalamnya sebagai tempat berhimpun perempuan-perempuan Kuansing.” Pintanya ( Eki Maidedi).

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Wakapolres, Kompol.M.Idris,S.ag, sedang Memberikan Kata Sambutan.

 

Teluk Kuantan,(KT) – Bertempat dilapangan Upacara Mapolres Kuansing dilaksanakan Kegetian Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke -109, Upacara dipimpin lansung oleh, Wakapolres Kuansing beserta Para petinggi di Mapolres Kuansing, Provinsi Riau.

 

Dalam Kata sambutanya, Wakapolres, Kompol.M.Idris,S.ag, mengatakan,Tujuan dilaksanakanya Upacara Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini adalah, Menanamkan Jiwa Nasionalisme kepada seluruh personil di polres kuansing agar tetap cinta tanah air dan semangat mengabdi kepada Bangsa dan Negara.

 

“ Forum Penyampaian Informasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bahwa Nawa Cita Presiden Jokowi salah satunya adalah Pemerataan Pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai Wujud Kebangkitan Nasional,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Hari Kebangkitan Nasional ini  dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia,artinya, bukan hanya di kuantan singingi saja,dan juga Harkitnas merupakan hari dimana rakyat Indonesia memperingati proses terbentuknya bangsa dan penting sebagai pengingat terhadap kesatuan bangsa,” Ujar Wakapolres

 

Dalam Pantauan dilapangan terlihat hadir Upacara Harkitnas, Sabtu,(20/5/2017),Para Kabag ,Para Kasat ,Para Kasi ,Para Kapolsek beserta Jajaran,Dan Kurang Lebih 120 Orang Personil Gabungan Polres dan Polsek. (Eki Maidedi/hms polres)

 

 

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Ardizal Ka,UPTD Kesehatan Lubuk Jambi bersama Eki Maidedi, KPW.karimuntoday.com di Kediamanya.

 

Lubuk Jambi,(KT) – Tambang Emas Ilegal di Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sudah mendapatkan titik terang, ternyata lokasi yang dijadikan penambangan emas tersebut, bukan hanya, Ka.UPTD Kesehatan Lubuk Jambi saja, tetapi di atas lahan tersebut ada 6 orang sebagai pemilik lahan, salah satunya, Ka.UPTD tersebut.

 

Hal itu dikatakan, Ardizal Ka.UPTD Kesehatan Kecamatan Lubuk Jambi, ketika dikonfirmasi karimuntoday.com, Sabtu,(20/5/2017), di kediamanya mengatakan, Aktivitas tambang emas illegal di lahan miliknya, dia tidak mengetahui sama sekali, dia baru tahu ketika ada temannya mengatakan, ada berita di media online,karimuntoday.com,yang menyatakan bahwa, aktivitas tambang emas illegal dilahan miliknya, di Desa Bukit Pedusunan, dan dia lansung membaca, setelah dia baca, dia pun terkejut, dan ke esokan harinya, dia lansung mendatangi lokasi lahanya, ternyata memang benar dilahan miliknya terlihat aktivitas penambangan emas dengan menggunakan dompeng.

 

“ Ya dia sudah memberikan teguran secara lisan kepada oknum-oknum yang menambang emas dilahan miliknya, namun, setelah satu minggu berlalu teguran tersebut, rupanya belum di indahkan oleh oknum-oknum tersebut, buktinya sampai sekarang masih beroperasi di lahanya, dan hari ini dia akan memberitahukan lagi agar oknum tersebut jangan mendompeng dilahanya, andaikata satu dua hari ini, masih juga beraktivitas di lahan miliknya, maka dia akan melaporkan ke penegak hukum,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Adapun oknum-oknum pemilik lahan yang dijadikan tambang emas illegal diantaranya, Marwan,Anas, Cipun, Parto, Duat dan dirinya, mengenai kelima orang tersebut, dia tidak mengetahui apakah mereka memberikan izin menambang emas illegal dilahanya atau tidak, kepada oknum pengusaha tambang emas tersebut,” Pungkasnya

 

Secara terpisah, Zubirman MY SH, Praktisi Hukum di Kuansing, berharap agar Kapolda Riau untuk turun lansung menghentikan aktivitas tambang emas ilegal tersebut, pasalnya dia melihat, mulai dari tingkat polsek sampai polres tidak punya kemampuan untuk membumi hanguskan tambang emas ilegal di lubuk jambi serta muara lembu," Cetusnya  (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Rudi Palo Ka.Satpol PP Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri, Usai Melantik Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

 

Lingga_(KT) - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri,  melantik 220 orang Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang berada di seluruh Desa di 5 Kecamatan, yaitu Kecamatan Singkep, Singkep Barat, Singkep Selatan, Singkep Pesisir dan Posek.

 

Dalam sambutannya,Kasatpol PP Lingga, Rudipalo berharap agar seluruh anggota Satlinmas dapat bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam menjaga keamanan lingkungan di tempat mereka masing masing bertugas.

Adapun pelantikan tersebut Bertempat di Gedung Nasional Dabo Singkep, acara ini juga di hadiri oleh seluruh Kepala Desa dan Camat yg menyaksikan acara pelantikan tersebut.

 

" Pada hari ini kami mewakili Pemerintah Kabupaten Lingga juga akan menyerahkan insentif kepada seluruh anggota satlinmas yangg telah di lantik sesuai dengan SK Bupati Lingga" demikian ungkap Rudipalo (19/5) kepada karimuntoday.com dalam acara tersebut.( Amri)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« May 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31