humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Thursday, 04 May 2017

 

Ket Photo : Terlihat Ketika truk Melintas, Menimbulkan Debu, akibatnya, debu tersebut masuk kerumah masyarakat Sekitar.

 

Teluk Kuantan,(KT) – Masyarakat Desa Sitorajo Kari,Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sebelumnya sangat risih dengan adanya lubang serta air tergenang di badan jalan lintas provinsi, bahkan sudah beberapa kali menimbulkan kecelakaan, terakhir kurang lebih satu minggu lalu, kembali terjadi kecelakaan dilokasi tersebut.

 

Namun, jelang beberapa hari setelah terjadi kecelakaan dilokasi tersebut, pemerintah provinsi melakukan perbaikan terhadap jalan rusak tersebut dengan melakukan penimbunan, sehingga lubang serta air tergenang tidak terlihat lagi, namun yang menjadi polemic saat ini, jalan yang ditimbun tersebut sudah satu minggu belum juga dilakukan pengasapalan, sehingga ketika kendaraan melintas maka debunya berterbangan kerumah masyarakat sekitar.

 

Isul Warga Desa Sitorajo kepada karimuntoday.com Kamis,(4/5/2017), Mengatakan, Dia berharap kepada pememrintah provinsi maupun pemerintah daerah agar secepatnya melakukan pengasapalan terhadap jalan yang sudah dilakukan penimbunan dan pengerasan, pasalnya,ketika jalan tersebut dilewati kendaraan roda empat atau lainya, menimbulkan debu, serta menyebar kepemukiman masyarakat, andaikata tidak cepat di antisipasi, tentunya bisa menimbulkan penyakit Ispa dan lainya.

 

“ Dia sempat bertanya kepada para pekerja yang melakukan penimbunan jalan,sekitar kurang lebih satu minggu silam, apakah setelah dilakukan penimbunan akan segera dilakukan pengaspalan, dia menyampaikan kepada kami bahwa jalan ini  setelah dilakukan penimbunan dan pengerasan di tunggu selama 3 hari setelah itu baru dilakukan  pengaspalan, buktinya,sekarang sudah 1 minggu bulum juga diaspal,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia bersama warga sekitar sekali lagi berharap, agar pemerintah provinsi riau atau pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum, agar secepatnya melakukan pengaspalan,pasalnya masyarakat secara luas sudah mengetahui bahwa dana perawatan untuk jalan provinsi, kabupaten sudah dianggarkan di dalam APBD-P,atau APBD, Artinya, kenapa harus menunggu masyarakat terkena penyakit ISPA atau TBC, baru dilakukan pengaspalan, Tukasnya

 

Secara terpisah, Kepala Dinas PU,Provinsi Riau maupun Kepala Dinas PU Kabupaten Kuantan Singingi, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait,permintaan masyarakat agar badan jalan yang sudah dilakukan penimbunan agar segera dilakukan pengasapalan, belum dapat dimintai konfirmasinya,(Eki Maidedi)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Mursini Bupati Kuansing,H.Halim Wakil Bupati Kuansing beserta Komisioner dan Sekretaris KPU Provinsi Riau dan KPU Kuansing.

 

 

Teluk Kuantan,(KT)  – Ketua KPU Provinsi Riau, Dr. Nurhamin beserta seluruh Komisioner dan Sekretaris mengadakan sosialisasi menjelang pelaksanaan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau Tahun 2018 mendatang dengan Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi beserta jajaran, Selasa (2/5/2017) siang di Ruang Rapat Kantor Bupati Kuantan Singingi.

 

Dalam acara tersebut, Ketua KPU Provinsi Riau memaparkan mengenai program-program yang telah dipersiapkan untuk menghadapi Tahapan Pilgubri 2018 sebagai rangkaian Pilkada Serentak Gelombang III yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018.

 

Nurhamin menyampaikan bahwa menyampaikan bahwa KPU Riau akan lebih aktif menggunakan ruang ruang yang ada untuk senantiasa melakukan sosialisasi Penyelenggaraan Pilgub 2018, seperti melalui media sosial, seminar ataupun tempat-tempat diskusi umum lainnya.

 

“Pemanfaatan ruang dan waktu yang ada akan kami lakukan secara masif, sehingga pesan yang kami sampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh seluruh masyarakat terutama masyarakat se-Provinsi Riau,” ungkap Nurhamin.

 

Saat ini KPU Riau tengah merancang suatu mekanisme yang turut serta mengangkat budaya lokal seperti penggunaan “Pantun Demokrasi” yang akan kami sampaikan pada saat ada acara/kegiatan baik formal maupun non formal semoga pantun demokrasi dapat mewabah hingga ketengah-tengah masyarakat, sambungnya lagi.

 

Sebelumnya, Selasa (2/5), pagi sekitar pukul 10.30 Wib, Ketua KPU Provinsi Riau beserta rombongan melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten Kuantan Singingi bertempat di Aula Kantor KPU Kuantan SIngingi mengenai persiapan yang telah dilakukan untuk menghadapi Pilgubri Tahun 2018 di tingkat Kabupaten Kuantan Singingi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Kuantan Singingi, Firdaus, SH memaparkan bahwa pihaknya telah menyusun Draft Rancangan Standar Barang, Jasa dan Honorarium serta rancangan jadwal seleksi Panitia Adhoc (PPK/PPS) pada pelaksanaan Pilgubri 2018 mendatang.

 

Komisioner secara bergantian memaparkan persiapan-persiapan yang telah disusun sesuai dengan divisi dan bidang kerja masing-masing. Penekanan utama pada pemaparan ini adalah mengenai program dan kegiatan sosialisasi dan partisipasi masyarakat, pemutakhiran data dan daftar pemilih, logistik dan teknis pemungutan dan penghitungan suara.,” Paparnya (Eki Maidedi)  

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Jeki Efri Yunas, Sekjend Forkomaskusi se- Indonesia.

Teluk Kuantan,(KT) – Forkomaskusi se – Indonesia menilai Kapolres Kuansing tidak serius menutup penambangan illegal di kabupaten kuansing,provinsi riau, khususnya, pertambangan emas tanpa izin,(PETI),pasalnya masih ditemukan beberapa titik oknum mafia melakukan penambangan, bahkan ironinya, dari informasi didapat ada yang menggunakan alat berat, tentu sangat tragis sekali,oleh sebab itu, diminta kepada bapak Kapolda Riau untuk menurunkan timnya, untuk menindak para pelaku penambang emas illegal.

Hal tersebut dikatakan, Jeki Efri Yunas Sekjend,Forum Komunikasi Organisasi Mahasiswa Kuantan Singingi.( Forkomaskusi), kepada karimuntoday.com, Kamis,(4/5/2017), Ya kami sangat menyesalkan kapolres kuansing beserta jajaranya, terlihat kurang serius membrengus aktivitas tambang emas illegal, sehingga sampai saat ini masih terlihat beroprasi,diantaranya, di aliran sungai kuantan, sungai singingi, dan di lahan perkebunan masyarakat, bahkan di Kecamatan Singingi para mafia menggunakan alat berat untuk menambang emas,dan kita berharap agar kapolres kuansing, untuk menghentikan semua aktivitas tersebut, andaikata tidak mampu membrengus, kami berharap agar kapolda riau turun tangan.

“ Para mafia hitam penambang illegal emas terlihat kebal hukum, mereka terlihat leluasa melakukan pertambangan emas tanpa izin, tanpa adanya tindakan nyata,walaupun terlihat adanya razia dilakukan oleh polres kuansing, namun, tidak menyentuh secara keseluruhan aktivitas tambang emas illegal, sehingga sampai saat ini,pertambangan emas masih terlihat,bahkan ada yang menggunakan alat berat,” Tuturnya

Ditambahkanya lagi, Polres Kuansing sebagi garda terdepan dalam penegakan hukum seakan-akan tidak berdaya, seharusnya hukum harus ditegakan dengan tegas, jangan sampai nantinya, masyarakat berasumsi kapolres sekarang di cap sebagai kapolres yang gagal,” Tegasnya

Secara terpisah, disalah satu Akun,(fb), tokoh masyarakat kuansing, Zulkifli Samad, menyentil terkait pertambangan emas tanpa izin,(PETI), begini kutipanya! Kita apresiasi tindakan Kapolres Kuantan Singingi dalam menertibkan Pertambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) akhir2 ini, namun pelaksanaan di tingkat Polsek belum sejalan, tgl 1 Mei 2017 saya dari Muaralembu menuju Telukkuantan air Sungai Lembu masih keruh dan kental. Kalau itu akibat dompeng mungkin mesinnya sdh ribuan tetapi saya menduga ini sdh pakai Escavator.... Mudah2an Kapolres bisa melihat realita ini, karena beliau utk urusan Dinas pasti lewat di Jalan Telukkuantan - Muaralembu menuju Pekanbaru, Insya'Allah bpk tdk akan tertidur melihat pemandangan yg aneh tapi nyata.(Eky Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo: @

Jayapura,(KT)  - Dengan maraknya kasus korupsi di tatanan pemerintah pusat, Perhimpunan Mahasiswa dan pemuda AKARTAPURA akan mendukung kinerja KPK dan POLRI dalam penegakan hukum.

Dalam kasus megakorupsi e-KTP dan korupsi pengadaan al-quran kemenag yang baru ini terjadi dikalangan politisi ternama, aktivis mahasiswa pemuda AKARTAPURA berharap agar pihak penegak hukum segera menetapkan tersangka.

Ketua Koordinator Jayapura, Michael jhon yarisetouw mengatakan bukan hanya saja kasus korupsi yg terjadi saat ini, tetapi seluruh kasus harus segera dituntaskan. Karena merugikan bangsa dan negara.

"Kami AKARTAPURA akan memasang spanduk di 3 poros kenegaraan mendukung KPK dan POLRI dalam penegakan hukum yg terjadi dalam kasus kasus korupsi apapun". Tandasnya

Dan AKARTAPURA tindakan Perhimpunan Mahasiswa pemuda AKARTAPURA pun didukung oleh Organisasi PEKAT. Hal itu dibenarkan ketua Koordinator DKI Jakarta AKARTAPURA.

"Ya, betul kami bersinergis dengan ormas dan okp. Salah satunya didukung oleh organisasi PEKAT yang didirikan oleh bang max olua (Ketua KNPI Prov PAPUA) yang peduli akan kemajuan bangsa." Tutupnya.(HQ)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« May 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31