humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: May 2017

 

Ket Photo :  Pacu Jalur Tepian Rajo Kecamatan Pangean,Memperebutkan Piala Gubernur Riau Tahun 2017.

 

Teluk Kuantan,(KT) – 8 buah jalur telah berhasil lolos merebut tiket untuk 8 besar Setelah berkompetisi selama dua hari diajang uji coba memperebutkan piala gubernur riau tahun 2017 ditepian rajo kecamatan.pangean kabupaten.kuantan singingi(kuansing),Provinsi Riau, pada kamis (4/5/2017) Setelah berhasil melaju ke hari ke 3, dari 30 buah jalur yang tersisa pada hari kedua putaran pertama,maka dilanjutkan untuk putaran kedua pada hari yang sama sebanyak 15 jalur,,kemudian setelah dilaksanakan putaran kedua,maka tersisa 8buah jalur yang sudah mempunyai nama besar berhak untuk maju ke hari ketiga putaran pertama.

 

Selanjutnya, nama-nama jalur yang sudah memiliki tiket pada hari ketiga ini Jumat (5/5/2017) dan kembali berlaga dan mempertahan martabat untuk bisa menjadi sang Juara sedikitnya tersisa 8 buah jalur yakni : 1. Marangin Montiak Tuah Lipai dari Desa Sikakak Kecamatan Cerenti (Kuansing). 2. Ngiang Kuantan Cahayo Nagori dari Desa Kampung Baru Kecamatan Gunung Toar (Kuansing). 3. Puntiang Baliyuang Sirajo Beleng KUD Langgeng dari Desa Pulau Komang Sentajo Kecamatan Sentajo Raya (Kuansing). 4. Upae Saghok Ghimbo Dusun RM Setia Kawan dari Desa Kepala Pulau Kecamatan Kuantan Hilir (Kuansing). 5. Siposan Rimbo RAPP dari Desa Pauh Angit Kecamatan Pangean (Kuansing). 6. Batu Hijau Tuah Negeri dari Desa Batu Rijal Kecamatan Peranap (Inhu). 7. Sijontiak Lawik Pulau Tanamo IKC Kuansing dari Desa Pulau Jambu Kecamatan Cerenti (Kuansing). 8. Linggar Jati Adhyaksa Kuansing dari Desa Pulau Kumpai Kecamatan Pangean (Kuansing) 7 buah jalur dari kab.kuantan singingi,dan 1 buah jalur dari kabupaten tetangga indragiri hulu (inhu).

 

Panitia Pacu Jalur Ajang Uji Coba Piala Gubernur Riau tahun 2017 di Tepian Rajo Kecamatan Pangean Kabupaten Kuansing mengucapkan selamat kepada ke 8 jalur yang berhasil melaju ke hari terakhir ini. Kemudian akan dilaksanakan pencabutan undian pagi ini, Jumat tanggal 5 Mei 2017 di Tribun Hakim (Tribune Pancang Finish) Tepian Rajo Pangean, yang akan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB, agar sebelum waktu Sholat Jumat sudah selesai proses pencabutan undian nantinya," kata Ketua Pelaksana, Sertu Syakarni.

 

Sertu syakarni juga menghimbau kepada seluruh anak pacuan agar Tetap menjaga sportifitas dan kekompakan, serta marilah kita jalin silaturrahmi melalui tradisi Pacu Jalur yang merupakan suatu aset kebudayaan negeri kita," ajak Syakarni.

 

Sementara, Camat Pangean Budi Asrianto S.Sos,M.Si menyampaikan terimakasih kepada seluruh jalur yang sudah ikut berpartisipasi pada kompetisi di Kecamatan Pangean tahun 2017 ini, dan tetap jalin silaturrahmi antar sesama, dan jangan bosan untuk kembali ikut serta di pacu jalur yang berikutnya," kata Budi asrianto mengakhiri.(Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Terlihat Ketika truk Melintas, Menimbulkan Debu, akibatnya, debu tersebut masuk kerumah masyarakat Sekitar.

 

Teluk Kuantan,(KT) – Masyarakat Desa Sitorajo Kari,Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sebelumnya sangat risih dengan adanya lubang serta air tergenang di badan jalan lintas provinsi, bahkan sudah beberapa kali menimbulkan kecelakaan, terakhir kurang lebih satu minggu lalu, kembali terjadi kecelakaan dilokasi tersebut.

 

Namun, jelang beberapa hari setelah terjadi kecelakaan dilokasi tersebut, pemerintah provinsi melakukan perbaikan terhadap jalan rusak tersebut dengan melakukan penimbunan, sehingga lubang serta air tergenang tidak terlihat lagi, namun yang menjadi polemic saat ini, jalan yang ditimbun tersebut sudah satu minggu belum juga dilakukan pengasapalan, sehingga ketika kendaraan melintas maka debunya berterbangan kerumah masyarakat sekitar.

 

Isul Warga Desa Sitorajo kepada karimuntoday.com Kamis,(4/5/2017), Mengatakan, Dia berharap kepada pememrintah provinsi maupun pemerintah daerah agar secepatnya melakukan pengasapalan terhadap jalan yang sudah dilakukan penimbunan dan pengerasan, pasalnya,ketika jalan tersebut dilewati kendaraan roda empat atau lainya, menimbulkan debu, serta menyebar kepemukiman masyarakat, andaikata tidak cepat di antisipasi, tentunya bisa menimbulkan penyakit Ispa dan lainya.

 

“ Dia sempat bertanya kepada para pekerja yang melakukan penimbunan jalan,sekitar kurang lebih satu minggu silam, apakah setelah dilakukan penimbunan akan segera dilakukan pengaspalan, dia menyampaikan kepada kami bahwa jalan ini  setelah dilakukan penimbunan dan pengerasan di tunggu selama 3 hari setelah itu baru dilakukan  pengaspalan, buktinya,sekarang sudah 1 minggu bulum juga diaspal,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia bersama warga sekitar sekali lagi berharap, agar pemerintah provinsi riau atau pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum, agar secepatnya melakukan pengaspalan,pasalnya masyarakat secara luas sudah mengetahui bahwa dana perawatan untuk jalan provinsi, kabupaten sudah dianggarkan di dalam APBD-P,atau APBD, Artinya, kenapa harus menunggu masyarakat terkena penyakit ISPA atau TBC, baru dilakukan pengaspalan, Tukasnya

 

Secara terpisah, Kepala Dinas PU,Provinsi Riau maupun Kepala Dinas PU Kabupaten Kuantan Singingi, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait,permintaan masyarakat agar badan jalan yang sudah dilakukan penimbunan agar segera dilakukan pengasapalan, belum dapat dimintai konfirmasinya,(Eki Maidedi)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Mursini Bupati Kuansing,H.Halim Wakil Bupati Kuansing beserta Komisioner dan Sekretaris KPU Provinsi Riau dan KPU Kuansing.

 

 

Teluk Kuantan,(KT)  – Ketua KPU Provinsi Riau, Dr. Nurhamin beserta seluruh Komisioner dan Sekretaris mengadakan sosialisasi menjelang pelaksanaan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau Tahun 2018 mendatang dengan Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi beserta jajaran, Selasa (2/5/2017) siang di Ruang Rapat Kantor Bupati Kuantan Singingi.

 

Dalam acara tersebut, Ketua KPU Provinsi Riau memaparkan mengenai program-program yang telah dipersiapkan untuk menghadapi Tahapan Pilgubri 2018 sebagai rangkaian Pilkada Serentak Gelombang III yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018.

 

Nurhamin menyampaikan bahwa menyampaikan bahwa KPU Riau akan lebih aktif menggunakan ruang ruang yang ada untuk senantiasa melakukan sosialisasi Penyelenggaraan Pilgub 2018, seperti melalui media sosial, seminar ataupun tempat-tempat diskusi umum lainnya.

 

“Pemanfaatan ruang dan waktu yang ada akan kami lakukan secara masif, sehingga pesan yang kami sampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh seluruh masyarakat terutama masyarakat se-Provinsi Riau,” ungkap Nurhamin.

 

Saat ini KPU Riau tengah merancang suatu mekanisme yang turut serta mengangkat budaya lokal seperti penggunaan “Pantun Demokrasi” yang akan kami sampaikan pada saat ada acara/kegiatan baik formal maupun non formal semoga pantun demokrasi dapat mewabah hingga ketengah-tengah masyarakat, sambungnya lagi.

 

Sebelumnya, Selasa (2/5), pagi sekitar pukul 10.30 Wib, Ketua KPU Provinsi Riau beserta rombongan melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten Kuantan Singingi bertempat di Aula Kantor KPU Kuantan SIngingi mengenai persiapan yang telah dilakukan untuk menghadapi Pilgubri Tahun 2018 di tingkat Kabupaten Kuantan Singingi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Kuantan Singingi, Firdaus, SH memaparkan bahwa pihaknya telah menyusun Draft Rancangan Standar Barang, Jasa dan Honorarium serta rancangan jadwal seleksi Panitia Adhoc (PPK/PPS) pada pelaksanaan Pilgubri 2018 mendatang.

 

Komisioner secara bergantian memaparkan persiapan-persiapan yang telah disusun sesuai dengan divisi dan bidang kerja masing-masing. Penekanan utama pada pemaparan ini adalah mengenai program dan kegiatan sosialisasi dan partisipasi masyarakat, pemutakhiran data dan daftar pemilih, logistik dan teknis pemungutan dan penghitungan suara.,” Paparnya (Eki Maidedi)  

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Jeki Efri Yunas, Sekjend Forkomaskusi se- Indonesia.

Teluk Kuantan,(KT) – Forkomaskusi se – Indonesia menilai Kapolres Kuansing tidak serius menutup penambangan illegal di kabupaten kuansing,provinsi riau, khususnya, pertambangan emas tanpa izin,(PETI),pasalnya masih ditemukan beberapa titik oknum mafia melakukan penambangan, bahkan ironinya, dari informasi didapat ada yang menggunakan alat berat, tentu sangat tragis sekali,oleh sebab itu, diminta kepada bapak Kapolda Riau untuk menurunkan timnya, untuk menindak para pelaku penambang emas illegal.

Hal tersebut dikatakan, Jeki Efri Yunas Sekjend,Forum Komunikasi Organisasi Mahasiswa Kuantan Singingi.( Forkomaskusi), kepada karimuntoday.com, Kamis,(4/5/2017), Ya kami sangat menyesalkan kapolres kuansing beserta jajaranya, terlihat kurang serius membrengus aktivitas tambang emas illegal, sehingga sampai saat ini masih terlihat beroprasi,diantaranya, di aliran sungai kuantan, sungai singingi, dan di lahan perkebunan masyarakat, bahkan di Kecamatan Singingi para mafia menggunakan alat berat untuk menambang emas,dan kita berharap agar kapolres kuansing, untuk menghentikan semua aktivitas tersebut, andaikata tidak mampu membrengus, kami berharap agar kapolda riau turun tangan.

“ Para mafia hitam penambang illegal emas terlihat kebal hukum, mereka terlihat leluasa melakukan pertambangan emas tanpa izin, tanpa adanya tindakan nyata,walaupun terlihat adanya razia dilakukan oleh polres kuansing, namun, tidak menyentuh secara keseluruhan aktivitas tambang emas illegal, sehingga sampai saat ini,pertambangan emas masih terlihat,bahkan ada yang menggunakan alat berat,” Tuturnya

Ditambahkanya lagi, Polres Kuansing sebagi garda terdepan dalam penegakan hukum seakan-akan tidak berdaya, seharusnya hukum harus ditegakan dengan tegas, jangan sampai nantinya, masyarakat berasumsi kapolres sekarang di cap sebagai kapolres yang gagal,” Tegasnya

Secara terpisah, disalah satu Akun,(fb), tokoh masyarakat kuansing, Zulkifli Samad, menyentil terkait pertambangan emas tanpa izin,(PETI), begini kutipanya! Kita apresiasi tindakan Kapolres Kuantan Singingi dalam menertibkan Pertambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) akhir2 ini, namun pelaksanaan di tingkat Polsek belum sejalan, tgl 1 Mei 2017 saya dari Muaralembu menuju Telukkuantan air Sungai Lembu masih keruh dan kental. Kalau itu akibat dompeng mungkin mesinnya sdh ribuan tetapi saya menduga ini sdh pakai Escavator.... Mudah2an Kapolres bisa melihat realita ini, karena beliau utk urusan Dinas pasti lewat di Jalan Telukkuantan - Muaralembu menuju Pekanbaru, Insya'Allah bpk tdk akan tertidur melihat pemandangan yg aneh tapi nyata.(Eky Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo: @

Jayapura,(KT)  - Dengan maraknya kasus korupsi di tatanan pemerintah pusat, Perhimpunan Mahasiswa dan pemuda AKARTAPURA akan mendukung kinerja KPK dan POLRI dalam penegakan hukum.

Dalam kasus megakorupsi e-KTP dan korupsi pengadaan al-quran kemenag yang baru ini terjadi dikalangan politisi ternama, aktivis mahasiswa pemuda AKARTAPURA berharap agar pihak penegak hukum segera menetapkan tersangka.

Ketua Koordinator Jayapura, Michael jhon yarisetouw mengatakan bukan hanya saja kasus korupsi yg terjadi saat ini, tetapi seluruh kasus harus segera dituntaskan. Karena merugikan bangsa dan negara.

"Kami AKARTAPURA akan memasang spanduk di 3 poros kenegaraan mendukung KPK dan POLRI dalam penegakan hukum yg terjadi dalam kasus kasus korupsi apapun". Tandasnya

Dan AKARTAPURA tindakan Perhimpunan Mahasiswa pemuda AKARTAPURA pun didukung oleh Organisasi PEKAT. Hal itu dibenarkan ketua Koordinator DKI Jakarta AKARTAPURA.

"Ya, betul kami bersinergis dengan ormas dan okp. Salah satunya didukung oleh organisasi PEKAT yang didirikan oleh bang max olua (Ketua KNPI Prov PAPUA) yang peduli akan kemajuan bangsa." Tutupnya.(HQ)

Published in KARIMUN

 


Ket Photo : Masa aksi juga membakar karton di pintu gerbang masuk Pemda Cibinong, di Jalan Raya Tegar Beriman.

Cibinong,(KT)  – Bupati Bogor Nurhayanti kembali di ontrog mahasiswa, kali ini PMII Cabang Kab.Bogor yang mendatangi dijalan tegar beriman. Disebabkan gagalnya roda pemerintahan di Bumi Tegar Beriman, menuai aksi dari kalangan mahasiswa, Rabu (3/5/2017).

Dalam aksinya, PMII Cabang Kabupaten Bogor, 

Dalam aksinya, PMII Cabang Kabupaten Bogor, membawa spanduk bertuliskan visi kabupaten termaju di bawah kekuasaan Nurhayanti hannya omong kosong belaka.

Masa aksi juga membakar karton di pintu gerbang masuk Pemda Cibinong, di Jalan Raya Tegar Beriman.

Saling dorong pun terjadi dengan petugas keamanan ketika massa ingin memasuki kantor dengan memaksa. Dan pihak keamanan menghadang pendemo dengan barisan, baik itu aparat kepolisian maupun petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Bupati Bogor kemana, insfatruktur dibeberapa daerah seperti Rumpin, Ciseeng dan lainnya masih hancur. Ini salah satu bentuk ketidak mampuan bupati dalam memimpin,” kata Husnul, Ketua Cabang PMII Kabupaten Bogor kepada karimuntoday. (HQ)

Published in KARIMUN

Ket Photo : Mahasiswa dan Pemuda Bogor Barat yang Menggelar Aksi Simpatik.

Bogor,(KT)  - Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Bogor Barat (GMPBB) kembali melanjutkan aksi simpatik petisi tanda tangan. Aksi kali ini bertempat di STKIP Muhammadiyah Bogor. (02/05)

Dalam aksi tersebut terkait kurang optimalnya pelayanan RSUD Leuwiliang kab. Bogor yang tak kunjung membaik. Massa aksi yang didominasi oleh aktivis mahasiswa dan pemuda pun mempertajam tuntutannya. 

Menurut iksan awaludin (korlap aksi STKIP Muhamadiyah) mengatakan, aksi ini merupakan aksi tindak lanjut. Berharap target petisi tanda tangan 2000 terpenuhi. 

"Dengan ini kami lebih memperkuat rujukan aksi di tingkat pemkab nanti. Kami berambisi agar Dirut RSUD leuwiliang segera di reposisikan. Kepada Bupati dan ketua DPRD Kab.Bogor jangan tuli." Tandasnya.

Beberapa point tuntutan masa aksi simpatik lanjutan diantaranya, Optimalisasikan pelayanan kesehatan, mendesak reposisi Dirut RSUD Lewiliang, Dan tidak ada lagi sekat sekat pasien BPJS dan Regular. 

Dalam aksi tersebut, Koordinator II GMPBB Hasyemi Faqihudin menegaskan. Skema dan mapping aksi ini terstruktrur, artinya gerakan ini mencirikan nilai nilai akdemis dan taat aturan.

"Jadi, tidak ada maksud memanfaatkan momentum pilbup, hanya ini menjadi dorongan agar skala prioritas kesehatan diutamakan Bupati, DPRD juga Calon Bupati, Calon DPRD kedepannya nanti." Tegas Hasyemi.

Koordinator I GMPBB Erick Setiawan menambahkan. aksi ini follow up aksi kemarin, dan mempertegas bahwa agar pihak RSUD agar segera melakukakan perbaikan dan mengoptimalisasi layanan kesehatan.

Saat akan meminta keterangan kepada Dirut RSUD lewiliang, tertulis via group whatsapp bahwa Dirut RSUD menyangkal aksi ini sokongan dari calon bupati independen.

"dr wiwiek : Ibu turut prihatin aja mas, cari tanda tangan di kampus, mau dukung calon independen". Tertulisnya di akun group whaatsapp. (HQ)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Pustaka Keliling di Serbu para Siswa dan Siswi Sekolah Dasar Negeri.

 

Teluk Kuantan,(KT) - Disela Pembukaan Pacu Jalur untuk merebut piala dari gubernur riau di kecamatan pangean, tanggal, 3 Mei 2017. Pustaka Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kuansing Provinsi Riau,Ikut serta memeriahkan kegiatan pacu jalur tersebut dengan membawa bermacam –macam buku yang siap di baca oleh masyarakat.

 

Hal tersebut dikatakan, ujar Drs.Azhar Ali Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing  kepadakarimuntoday.com, Rabu,(3/5/2017), Berbagai momen acara dan waktu terus di manfaatkan operator Mobil Pustaka Keliling Kuansing, untuk ikut mencerdaskan anak bangsa. Kali ini bersempena pembukaan Pacu Jalur Pangean, perebutan Piala Gubernur Riau 3 Mei 2017 di Gelanggang Tepian Rajo Pangean. Kami tetap membuka Lapak Pustaka Keliling, bagi warga yang ingin membaca buku ketika menyaksikan laga pacu jalur dan Alhamdulillah minat masyarakat serta para pelajar cukup tinggi untuk membaca buku yang kami bawa.

 

“ Antusias masyarakat serta para pelajar cukup tinggi membaca buku yang kami bawa, semua itu membuktikan bahwa, masyarakat kita sangat gemar membaca dan tentunya akan menjadi reperensi bagi kami kedepanya untuk selalu hadir ditengah masyarakat, dengan pelayanan prima,dan selama kegiatan ivent  pacu jalur dilaksanakan pustaka keliling akan kita stanbaykan,” Imbuhnya

 

Ditambahkanya lagi, Tadinya sebelum kami meluncur ke kecamatan pangean dimana acara pacu jalur dilaksanakan team kami  singgah di beberapa sekolah seperti SD di Desa Pulau Ingu Simandolak kecamatan Benai, setelah itu baru menuju ke pangean, artinya,sekecil apapun peluang kita manfaatkan untuk menambah wawasan dengan membaca buku. Target kami adalah para pelajar serta masyarakat di perdesaan,”  tegas Azhar didampingi, Hevi H.Antoni serta sejumlah Staff. (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Rizki Erlando SPd.Ikatan Sarjana Peduli Pendidikan,(ISPP),Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau,Ormas,Perwaklian Guru,Pemuda Muhammadiyah,Kuantan Care,Pospera,HMI BEMuniks serta LSM Suluh Kuansing.

 

Teluk Kuantan,(KT) -Ikatan Sarjana Peduli Pendidikan,(ISPP),Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau bertepatan memperingati Hardiknas mengusung  gerakan 1000 lilin,sebagai wujud kepedulian terhadap nasib Pendidikan terutama untuk memberitahu bahwa dihari Pendidikan nasional, guru serta dunia Pendidikan dikuansing masih tergoncang dikarenakan beberapa hak guru tidak dibayarkan padahal ketika menjalankan proses belajar mengajar .mereka dituntut professional.

 

Sementara dana sertifikasi mereka sudah 8 bulan belum dicairkan secara menyeluruh ditahun 2016 dan 2017.kami tidak habis pikir pasalnya semua Sudah ada aturannya pembayaran serfikasi guru sudah dianggarkan,sertifikasi guru adalah  hak guru bukan diperuntukan untuk pembangunan. Ironinya, uang sertifikasi tersebut entah kemana raibnya.

 

Kami berharap pemerintah dan penegak hukum bertindak cepat.yang salah tetap salah.jangan dilindungi. apalagi guru honor daerah sampai saat ini belum menerima gaji  sebab, sampai saat ini APBD belum juga disyahkan oleh DPRD Kuansing,” ujar Rizki Erlando SPd.Ikatan Sarjana Peduli Pendidikan,(ISPP),Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau,kepada karimuntoday.com, Rabu,(3/5/2017).

 

Ditambahkanya lagi, Adapun Kegiatan Mengusung 100 lilin lokasinya di Taman Jalur Teluk Kuantan Acara Diawali dengan doa Setelah itu lilin dinyalakan sambil dilakukan orasi dari Ketua ISPP, acara tersebut juga dihadiri oleh, Perwakilan Guru, Ormas, Pemuda Muhammadiyah,Kuantan Care,Pospera,HMI,BEMuniks, LSM Suluh Kuansing, dalam kesepakatan mereka mendesak supaya sertifikasi dicairkan, dan  Harapan  salah seorang guru Patrius Nopendra Spd , Guru hanya ingin segera diberikaan haknya dan meminta kepada aparat penegak hukum agar mengusut tuntas penyalahgunaan wewenang TPG dengan cepat,” Pintanya (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

 Ket PhotoKapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro menunjukkan barang bukti yang disita dalam OTT Pungli di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang.Provinsi Kepri,

 

Tanjungpinang,(KT) -  – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilaksanakan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Tanjungpinang di pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang dinaikkan statusnya dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

 

Dari hasil penyidikan ini, polisi menetapkan tiga orang menjadi tersangka yakni Sutoyo, Kepala Pos Domestik Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) ‎SBP Tanjungpinang, Herbert P Simamora ‎dan Eri Priawan, anggota pos.

Demikian diuraikan Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro dalam siaran persnya kepada awak media di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (2/5/2017).

Joko mengatakan, para tersangka diduga melakukan praktik Pungli surat izin berlayar (SIB) kapal pada pengurus (agen) kapal yang beroperasi di pelabuhan SBP Tanjungpinang.

“Modusnya, pelaku meminta sejumlah uang kepada para agen kapal untuk biaya cheking kapal dan cheking penumpang,” papar Joko.

Dikatakan Joko, jika para pengurus kapal tidak memberikan sejumlah uang pada pelaku, maka akan dipersulit untuk mendapat SIB nya. “Karena dipersulit, para agen mau serahkan uang kepada pelaku,” ujar Joko.

Pengungkapan kasus ini, sambung Joko, berkat laporan masyarakat. Atas laporan tersebut, kemudian petugas dari Tim Saber Pungli Polres Tanjungpinang melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan seorang agen kapal yang saat itu tengah memberikan uang pada petugas pos pelabuhan.

“Petugas menemukan seorang laki-laki memberikan amplop kepada petugas di depan Pos Domestik KSOP SBP Tanjungpinang. Rupanya, dalam amplop tersebut berisi uang tunai Rp500 ribu,” terang Joko.

Berikut uraian barang bukti yang berhasil diamankan polisi dalam kasus OTT Pungli ini sebagaimana yang diterima redaksi sidaknews.com :

1. Uang tunai Rp.500.000,- dari kapal Sabuk Nusantara
2. Uang tunai Rp.800.000,- dari kapal Anen (agen VOC Batavia)
3. uang tunai Rp.450.000,- dari agent kapal super jet dabo singkep
4. uang tunai Rp.300.000,- dari cheking kapal Seven Star
5. uang tunai Rp.200.000,- dari agen tiket Marina (Dedi yang ambil)
6. uang tunai Rp.400.000,- dari cheking kapal Sabuk Nusantara 59
7. lima rangkap insentif pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, terdiri dari masing masing 2 rangkap yang di cetak oleh Sdr.Sutoyo.
8. satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 373×5000 per bulan (Marina).
9. satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 373×4000 per bulan (Marina).
10. satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 588 trip.
11. lima lembar amplop berwarna coklat.
12. satu buah buku merk bintang obor warna kuning bermotif batik, berisikan catatan nama nama dan jumlah uang diberikan.
13. satu buah buku agenda warna hitam bertuliskan an. Dona Mentari, yang didalamnya bertuliskan nama dan rincian uang.
14. satu lembar kertas warna putih dengan judul ponton batam, yang berisikan nama pemberi dan jumlah uang.
15. dua lembar jadwal piket bulanan pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang.
16. satu bundel kwitansi merk sinar dunia yang bertuliskan pemberi sumbangan dari pelaut.
17. satu lembar amplop kosong berwarna putih bercorak biru merah, bertuliskan air mail.
18. satu buah laptop merk toshiba model NG.PSKOGL-09U05L serial No. 2B122492W, berwarna hitam yang berisikan jadwal kapal dan laporan.
19. satu buah tas berwarna hitam merk Polo clasic yang berisikan satu buah tabungan bank BCA An. Sutoyo dengan no rekening 090512373.

 

Kapolres menambahkan, para tersangka akan dijerat dengan pasal 2 huruf a san atau Pasal 12A UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Korupsi dan atau pasal 368 KUHP.

 

Muklansayah, Ketua LSM RCW Kepri kepada karimuntoday.com memberikan apresiasi kepada Tim Saber Pungli Polres Tanjungpinang,Provinsi Kepri, yang berhasil menangkap tiga oknum pegawai kesyahbandaran, dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, terkait pungli, dan dia berharap agar proses OTT ini menjadi pintu masuk bagi Tim Saber Pungli untuk melakukan pemantauan ke instansi lain seperti imigrasi  dan lainya,” Tutur Mulkan singkat.(sidaknews.com.karimuntoday.com)

Published in TANJUNGPINANG

KALENDER BERITA

« May 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31