humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: July 2017

 

 

 

Ket Photo :  Kabid Perikanan Budidaya Eka Satria,SPI.

 

Kuansing,(KT) - Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau, akan melaksanakan Kaji terap Percontohan kerambah apung di sungai batang kuantan untuk jenis ikan lokal seperti ikan jelawat/Lemak dan bawung disungai batang kuantan.

 

 Kabid Perikanan Budidaya Eka Satria,SPI menyampaikan kepada karimuntoday.com,  diruang kerjanya Senin, (31/7/2017).

 

Dalam hal ini kita akan mempersiapkan Lokasi yang lebih tepat untuk dibuatnya keramba dimaksud, "Direncanakan pembuatan kerambah apung ini di bulan September sudah selesai, meski kita sekarang tengah mempersiapkan segala sesuatunya berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, namun akan kita upayakan secepatnya,"ujarnya

 

Harapannya kegiatan ini berhasil, sehingga bisa mengembangkan budidaya selain yang biasanya dikolam, sekarang bisa kita disepanjang sungai batang kuantan Bahkan kita telah Survei kerambah yang sudah berhasil membudidayakan ikan lemak dan ikan baung di sepanjang sungai kampar (20/7/2017), beberapa waktu lalu,” Tuturnya (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Polres Kuantan Singingi Meluluh Lantakan PETI di Kecamatan Kuantan Mudik.

 

Kuansing(KT)  - Polres Kabupaten  Kuantan Singingi,Provinsi Riau, kembali mengamankan 1 dari 2 Orang Laki-laki yang Melakukan TP. Penambangan emas tanpa izin di desa Muara Lembu Kec.Singingi Kab. Kuansing senin (31/7/2017),

 

 Anggota opsnal yang dipimpin oleh Bripka Solehan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di desa Muara Lembu ada kegiatan PETI, kemudian mendengar informasi ini, Anggota opsnal langsung menuju Tempat Kejadian Perkara.

 

 Kapolres Kuantan Singingi AKBP Dasuki Herlambang sik MH melalui Ka. Humas AKP, G Lumban Toruan Sik menyampaikan bahwa anggota Opsnal melakukan penindakan, dijumpai 2 Orang pekerja namun dengan medan yang begitu berat team Opsnal mampu mengamankan satu orang laki-laki berinisial AS (19) pelaku TP. PETI sebagai pekerja penambang emas

 

Adapun Barang bukti yang diamankan petugas diantaranya Satu buah paralon, Empat lembar karpet, Satu buah spiral, Satu buah ns, Satu buah mesin Dompeng merk Tianli dan Satu buah keongan Selanjutnya Untuk Tersangka dan Barang Bukti dibawa dan diamankan di Mapolres Kuansing guna Penyidikan lebih lanjut.

 

Secara terpisah, Lukman Hakim Warga Kuansing di perantauan sangat memberikan apresasi kepada pihak Polres Kuantan Singingi yang telah berhasil meluluh lantakan kegiatan PETI Ilegal dibumi kuansing, dan dia berharap, agar kedepanya tidak ada lagi PETI illegal di kuansing, pasalnya, dia sangat percaya dengan Kapolres Kuamsimh beserta jajaranya komit dalam memberengus PETI, dan dia berharap andaikata ada pihak-pihak yang membeking kegiatan illegal tersebut untuk ditangkap,” Harapnya (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Hj Heryulita Alias Wello.

Lingga (KT)- Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lingga melaksanakan kegiatan pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke - 14 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke - 45 disetiap Kecamatan yang ada di Lingga.

Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Hj Heryulita Alias Wello mengatakan pelaksanan kegiatan itu dilakukan untuk mengajarkan dan mengukuhkan kembali semangat gotong royong yang pernah diwariskan oleh nenek moyang dahulu.

"Iya kita canangkan BBGRM dan HKG ini di setiap kecamatan dengan tujuan untuk mengukuhkan semangat itu tadi. Kegiatan ini juga dilaksanakan di tingkat Kabupaten bahkan Provinsi dan Nasional," kata dia saat mencanangkan kegiatan ini di Kecamatan Selayar, Senin (31/7/2017)

Menurutnya, untuk melestarikan semangat gotong royong dilingkungan hidup yang semakin individualis dan kompetitif ini sangatlah tidak mudah. Karena setiap orang lebih cenderung menonjolkan persaingan daripada kebersamaan.

Untuk itu melalui kegiatan BBGRM ini, pihaknya kata Hj Heryulita mencoba dan berupaya membangkitkan kembali semangat gotong royong tersebut.

"Di jaman sekarang ini tidak mudah. Karna keberhasilan dalam menanamkan semangat gorong butuh peran semua pihak. Terutama kepada generasi muda," ungkapnya

Ia meminta kepada masyarakat baik orang tua, para pendidik dan para tokoh masyarakat untuk menyiapkan generasi muda yang lebih baik dari sebelumnya. Dimana generasi yang lebih siap menghadapi tantangan baru kedepan.

Begitu juga dengan pemerintah daerah untuk dapat memprogramkan kegiatan gotong royong minimal satu kali dalam sebulan di lingkungan kerja masing-masing.

"Saya minta mereka ikut andil. Kemudian sisi lain saya juga ingin melihat kegiatan PKK kedepan untuk lebih aktif lagi berkenaan apa yang telah di cita-cita kan bersama," tutupnya (Rs)

Published in LINGGA

 

 Ket Photo : Kuncus Simatupang, Ketua LSM ICTI -NGO Kepri.

 

……ini temuan 2016 kasus 2015 salah satu yg menerima Inisial(R.Uh) sebesar 3,,5 juta sebulan dikali 12 bulan..abang pernah protes ke Pak Doel..masak UI dapat ab tak dapat kalau memang tidak ada pengembalian angkat aje kasus ini … banyak orang keuangan yg kene tuuu..

 

Karimun,(KT) – Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM),ICTI-NGO Kepri. meminta kepada penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terkait Dana Tambahan Penghasilan atas dua jabatan berbeda tupoksi yang sama di Bagian Keuangan Pemkab Karimun, pasalnya menurut Badan Pemeriksa Keuangan,(BPK), merupakan kerugian daerah, celakanya lagi, ternyata uang dana penghasilan tersebut bukan saja para ASN dan honorer di Bagian Keuangan, namun, ASN diluar bagian keuangan juga kecipratan menerima dana tersebut.

 

Hal itu dikatakan, Ketua LSM ICTI-NGO Kepri,Kuncus Simaputang kepada karimuntoday.com Senin,(31/7/2017),Ya dia sudah mendapatkan data kongkrit, mengenai adanya oknum ASN diluar bagian keuangan pemkab karimun yang menerima dana tambahan penghasilan sesuai dengam ketetapan bupati karimun pada tahun 2015 silam, dan oknum ASN diluar bagian keuangan tersebut menerima, setiap bulanya, Rp, 3,5 juta rupiah.

 

“ Salah seorang Oknum ASN dilingkungan bagian keuangan pemkab karimun, pernah protes kepada kabag keuangan kala itu, Abdullah terkait di alokasikan dana tambahan kepada ASN diluar bagian keuangan, pasalnya, dia ASN yang bagian dari staf di keuangan tidak mendapatkan dana tambahan, namun, protesnya tersebut di abaikan oleh kabag keuangan, begini petikan yang diterima oleh LSM ICTI-NGO Kepri,

 

……ini temuan 2016 kasus 2015 salah satu yg menerima Inisial(R.Uh) sebesar 3,,5 juta sebulan dikali 12 bulan..abang pernah protes ke Pak Doel..masak UI dapat ab tak dapat kalau memang tidak ada pengembalian angkat aje kasus ini … banyak orang keuangan yg kene tuuu…

 

Ditambahkanya lagi, Selain diharapkan kepada pihak Kejati Kepri untuk melakukan pengusutan atas kasus ini, dia juga saat ini tengah melengkapi data-data konkrit, untuk dijadikan bahan pelaporan,” Ya saat ini kita sedang membuat telaahnya, apabila sudah selesai maka segera di laporkan, apabila dalam investigasi ke berbagai pihak dana tersebut tidak dikembalikan ke kas daerah, dan juga kita saat ini sudah memiliki daftar-daftar penerima dana tambahan penghasilan tersebut,artinya, tinggal  menyurati atau mengsingkronkan dengan pihak Bank dimana para ASN tersebut mengembalikan dana tambahan itu.” Tukas Kuncus

 

Secara terpisah, Abdullah Mantan Kabag Keuangan Pemkab Karimun, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, seputar adanya alokasi dana tambahan penghasilan yang mengalir kepada ASN diluar lingkup bagian keuangan, serta adanya protes dari salah satu Stafnya terkait di alokasikan dana tambahan penghasilan diberikan kepada ASN diluar dari bagian keuangan belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Febri Gusti Indrayanto Aktivis Pospera Kuansing

 

Kuansing,(KT) – Merebaknya isu Forkogip melakukan pungutan uang sebesar Rp.200 ribu rupiah kepada para guru yang menerima Tunjangan Profesi Guru(TPG),mendapat kecaman dari Pospera Kuansing dan meminta kepada Tim Saber Pungli Polres Kuansing,Provinsi Riau, untuk melakukan penyelidikan.

 

Hal tersebut dikatakan,Febri Gusti Indrayanto Aktivis Pospera Kuansing kepada karimuntoday.com Senin(31/7/2017), Saat ini di kabupaten kuansing tengah di hebohkan dengan beredarnya isu bahwa Forkogip telah menerbitkan surat yang di tujukan kepada para sekolah yang isinya meminta sejumlah uang sebesar 200 ribu per guru yang menerima tunjangan profesi guru, dan apabila hal tersebut benar adanya, pospera kuansing sangat menyesalkanya, dan meminta kepada tim saber pungli polres kuansing untuk menindaknya.

 

“ Apabila benar adanya pungutan liar terhadap para guru yang menerima dana tunjangan profesi guru, pospera sangat mengecam tindakan tersebut, pasalnya, dari data dimiliki guru yang menerima TPG sebanyak,2.512 orang, kalau di kalikan perorang diminta 200 ribu, maka akan terkumpul uang sebesar, Rp.0.5 Milyar,” Tuturnya

 

Ditambahkahnya lagi, Ketika melakukan pungutan tersebut Forkogif berdalih untuk Advokasi,dan Pospera menilai modus tersebut tidak masuk akal, masak untuk Advokasi sebesar itu, selanjutnya pospera menilai dengan adanya pungutan liar tersebut sangat merugikan para guru, andaikata permasalahan ini tidak cepat dituntaskan maka pospera akan turun kejalan untuk menuntut agar tim saber pungli untuk bergerak cepat menangani kasus ini,” Cetusnya

 

Secara terpisah, Ketua Forkogip Kuansing sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya dugaan melakukan pungutan liar terhadap para guru yang menerima dana tunjangan profesi guru, belum dapat dimintai konfirmasinya, begitu juga dengan Tim Saber Pungli Polres Kuantan Singingi.(*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Raja Khairuddin Alias Raja Atan Memperlihatkan Surat Somasi yang di Kirimnya ke Pemkab Karimun, Kepri.

Karimun,(KT) – R. Khairuddin pemilik lahan di costal area tepatnya di ranggam kecamatan tebing, kabupaten karimun, provinsi kepri, yang lahanya belum juga di ganti rugi oleh pihak pemkab karimun,serta surat somasinya yang dilayangkanya tidak mendapatkan balasan dari pemkab karimun, maka dalam waktu dekat dia segera melaporkan ke mabses polri terkait, perusakan dan perambahan di atas lahan miliknya, sehingga dia merasa dirugikan, adapun pihak yang dilaporkan ke mabes polri adalah, bupati karimun, atas nama pemerintah kabupaten, Mantan Kadis PU Karimun, Ir. Abu Bakar dan Mantan Sekretaris PU, Ir. Yusrial Mahyuddin.

Raja Khairuddin kepada karimuntoday.com Senin.(31/7/2017), Diareal Kantor bupati karimun mengatakan, Sejak dua pekan surat somasi dilayangkanya kepada pemkab karimun, sampai saat ini belum ada balasan dan dia menilai tidak ada itikad baik dari pemkab karimun, untuk mengganti rugi lahanya,oleh sebab itu dia segera menempuh langkah hukum dengan melaporkan bupati karimun, serta Mantan Kadis PU dan Mantan Sekretaris PU, adapun sebelumnya, keduanya sudah pernah di laporkanya ke polres karimun, namun, karena kala itu pemkab karimun melalui bupati karimun berjanji untuk membayar ganti rugi lahan miliknya, pada bulan desember 2103,maka laporan tersebut di cabutnya, tetapi, janji tinggal janji sejak laporanya tersebut dicabut kurang lebih empat tahun silam, sampai sekarang janji untuk membayar lahanya hanya ucapan kosong belaka.

Bahkan pada pertemuan kedua dengan bupati karimun, H.Aunur Rafiq menyatakan sikap dan berjanji untuk membayar ganti rugi tanah milik dia  pada bulan Maret 2017,selanjutnya pada kesempatan tersebut bupati juga menyatakan apabila tanah R.Khairuddin tidak dibayar maka silahkan lapor kepada pihak berwajib, karena janji sudah tidak ditepati serta adanya sinyal dari bupati karimun, maka kasus menimpa dirinya segera di laporkan ke mabes polri.

“ Ya dalam waktu dekat, dia segera berangkat ke Jakarta untuk melaporkan kasus yang menimpanya ke mabes polri, dengan delik aduan pengerusakan serta penyerobotan, dan tentunya dia berharap agar laporanya nanti secepatnya ditanggapi oleh mabes polri, karena sudah sekian tahun di kenak harapan palsu,” Tukasnya

 

Secara terpisah, Mantan Kadis PU Karimun, Ir.Abu Bakar MT dan Mantan Sekretaris Dinas PU Karimun, Ir. Yusrial Mahyuddin sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait bakal di laporkan kembali ke penegak hukum, oleh R,Khairuddin pemilik lahan,karena sebelumnya sudah di laporkan ke polres karimun, dan nantinya segera di laporkan ke mabes polri, belum dapat dimintai konfirmasinya (*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kabag Humas Pemkab Karimun, Eko Riswanto, Para Narsumber serta Para Jurnalis yang mengikuti acara Dialog Bulanan Jurnalis Karimun, Provinsi Kepri.(f.pv).

 

Karimun,(KT) – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, melalui Bagian Hubungan Kemasyarakatan,(HUMAS), Menggelar Dialog bulanan bersama para wartawan yang melakukan peliputan di wilayah karimun, bertempat di Gedung Nasional, Senin,(31/7/2017).

 

Ryo Gunawan Kasubbag, Publikas di Bagian Humas Pemkab Karimun juga sebagai Ketua Panitia kegiatan dalam kata sambutanya mengatakan, Kegiatan dialog bulanan jurnalis karimun, acaranya akan di pandu oleh beberapa narasumber, diantaran dari, pihak polres karimun, kejaksaan karimun, pengadilan karimun serta dari Aliansi Jurnalis Indonesia,(AJI) Kota Batam.

 

Bupati Karimun, Melalui Kabag Humas Karimun, Eko Riswanto dalam kata sambutanya mengatakan, Kegiatan dialog bulanan jurnalis ini di ikuti kurang lebih 60 orang jurnalis yang melakukan peliputan di kabupaten karimun, dan disamping itu juga dia menyampaikan permohonan maap dari bapak bupati karimun yang tidak bisa hadir untuk membuka acara dialog ini, karena sedang urusan  dinas ke kota batam.

 

Ditambahkanya lagi, Untuk dialog bulan ini, bagian humas pemkab karimun mengambil tema, Pers Sehat Karimun Kuat “, kenapa dikatakan demikian, karena peranan pers selama ini untuk melakukan publikasi ke masyarakat  local maupun internasional terkait pembangunan yang telah dilakukan oleh pemkab karimun sangat membantu sekali, sehingga dengan adanya pemberitaan-pemberitaan tersebut, sehingga para investor tidak merasa bimbang ketika hendak melakukan investasi, karena peranan pers tadi.

 

“ Dalam tahun ini bagian humas pemkab karimun bakal menggelar pelatihan uji kompetensi, yang nantinya akan bekerjasama dengan Dewan Pers, dengan tujuan agar para jurnalis di karimun, lebih professional dan dibekali dengan ilmu yang matang,sehingga ketika menyajikan sebuah pemberitaan lebih terukur dan berimbang, agar tidak menimbulkan polemic antara masyarakat dengan insane pers, terkait dengan pemberitaan, sehingga bisa berujung ke penegak hukum,” Tuturnya

 

Dikatakanya lagi, Dengan dilakukanya dialog bulanan jurnalis ini tentunya dapat juga menambah wawasan para insane pers serta sekaligus mempererat tali silaturahmi antara sesama insane pers serta bagian humas pemkab karimun, dan paling utama kedepanya diharapkan jurnalis di karimun lebih ekstra lagi untuk melakukan publikasi keberhasilan-keberhasilan yang sudah dilakukan oleh pemkab karimun,” Pintanya

 

Secara terpisah, Pempred Liputan Kepri.com, Udo Rajo Ameh kepada karimuntoday.com mengatakan, Dia sangat menyambut baik kegiatan yang ditaja oleh Humas karimun, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia,(SDM), para Jurnalis dengan tujuan agar lebih profesional lagi, dan juga di berharap agar pelatihan Uji Kompetensi Wartawan secepatnya di laksanakan, sehingga nantinya, wartawan yang dilapangan benar-benar kemampuanya sudah teruji," harapnya(*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Wakil Bupati Lingga, M.Nizar Melepas Jemaah Haji di Masjid Azulfa Dabok Singkep.

Lingga,(KT) - Calon jemaah haji asal lingga akan di berangkat hari sabtu pagi (29/7.2017 ) dengan jumlah 45 orang. Calon jemaah haji di lepas oleh wakil bupati lingga M.Nizar di masjid azulfa dabo singkep (28/7 ). Ke 45 orang calon jemaah haji asal lingga diketuai oleh 1 orang dari kementrian agama atas nama endang.

Kabag Kesra H.ahmad sukri pada sambutan katanya menyebutkan," calon jemaah haji asal lingga ini semulanya hanya 31 orang namun kita mendapat tambahan 12 orang dari haji reguler hingga jumlah calon jemaah haji asal lingga berjumlah 43 orang" ungkap sukri.

Lalu.dari 43 orang ini kita mendapat tambahan lagi 1 orang dari TPAD dan 1 orang lagi yang sudah terlebih dahulu berangkat ke mekah.serta di tambah lagi 1 orang dari kementrian agama yang skalikus sbagai ketua rombongan.1 orang dari kementrian agama yang mwnjadi ketua ini atas nama endang dan satu orang lagi calon jemaah haji yang sudah brangkat terlebih dahulu atas nama h.zahid sag.papar sukri.

Lanjutnya, ke 45 orang calon jemaah haji ini akan di berangkatkan bsok pagi ke batam dengan kapal laut km oceanna untuk masuk ke asrama haji bersama sama calon jemaah haji lainnya asal kepri.urainya.

Pada kesempatan pembukaan dan pelepasan calon jemaah haji asal lingga yang lepas oleh wakil bupati lingga m nizar.bliau menyampaikan,
"Kepada calon jemaah haji agar dapat betul betul memanfaatkan kesempatan melaksanakan ibadah haji ini.karena tidak smua umat islam itu mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah hajinya.ungkap nizar.

Lanjutnya, jadi manfaatkanlah kesempatan itu hingga mencapai haji yang mabrur,karena saat ini jikalaulah kita mendaftar pada tahun ini itu baru bisa melaksanakan ibadah hajinya cukup lama dari 6 tahun ke atas.untuk itu tentunya dengan menjaga kesehatannya.dan smoga dalam menjalankan ibadah haji para calon jemaah haji asal lingga dalam keadaan pergi dan pulang nanti.papar nizar.

Dari pantauan awak media dari ke 45 orang calon jemaah haji asal lingga ini ada 2 orang yang melaksanakannya dari golongan masyarakat yang kurang mampu namun dapat melaksanakan rukun iman yang ke 5 ini.kedua orang ini masing masing dari 1 orang dari buruh kuli panggul dan 1 orang lagi tukang bakso.acara pelepasan calon jemaah haji asal lingga yang di gelar di masjid azulfa dabo singkep ini di isi tausiah oleh H.lukman nur hakim.dr prov kepri.(Rs)

Published in KARIMUN

 

 

Pekanbaru,(KT) - Pengurus baru lembaga adat melayu Riau periode 2017 – 2022 telah dikukuhkan oleh Guberrnur Riau Arsyadjuliandi Rahman.

 

Dengan telah dikukuhkannya pengurus baru tentunya banyak menuai harapan dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah lembaga pusat Ilmu Dan jaringan Rakyat(PIJAR) Melayu. Direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadani,SP mengucapkan tahniah atas dikukuhkannya pengurus baru Lembaga Adat Melayu(LAM) Riau periode 2017 – 2022.

 

Saya melihat LAMR belum mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Padahal fungsi LAMR adalah supervisi untuk anak kemenakan di Provinsi Riau,ujarnya.

 

Pijar Melayu sebagai kelompok kajian strategis yang concern di bidang kebudayaan memberikan catatan untuk pengurus baru LAMR yang sudah dikukuhkan yaitu: 1. Mampu merepresentasikan nilai - nilai kemelayuan secara nyata dalam semua aspek kehidupan masyarakat melayu riau, yang terintegrasi dalam filosofi " Adat bersandikan syara', syara' bersandikan kitabullah, dalam tatanan kehidupan tiga tungku sejarangan, tali yang berpilin tiga

 

2. Bertanggung jawab dalam implementasi nilai – nilai adat, sehingga menjadi bahan pembelajaran bagi anak kemenakan di Provinsi Riau pada setiap jenjang pendidikan ke dalam muatan lokal kurikulum pendidikan Provinsi Riau

 

3. Bertanggung jawab dalam menjaga, menggali dan merekonstruksi kembali, tentang nilai - nilai adat dan sejarah yang sebenar – benarnya tentang melayu riau sebagai adat jati masyarakat melayu riau.

 

4. Sebagai tempat berkumpulnya ninik mamak atau orang orang yang memahami adat resam melayu riau bertanggung jawab mengumpulkan seluruh kekuatan adat dalam mengadvokasi anak kemenakan melayu riau, sehingga rantau yang beraja, raja yang berpenghulu, penghulu yang beradat menyatu dalam satu kesatuan sinergi soko pisoko dan limbago.

 

5. Bertanggung jawab terhadap pembentukan peraturan daerah Provinsi Riau dan Kabupaten Kota dimana LAM berdiri, tentang Hak Ulayat masyarakat adat provinsi Riau dalam rangka mendukung penetapan RTRWP Provinsi riau yang permanen dan berkeadilan.

 

Saya berharap agar Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau mampu memperkuat fungsinya sehingga program Pemerintah Provinsi Riau untuk menjadikan Riau sebagai The Home Land Of Melayu terwujud dan tidak menjadi pepesan kosong,” ,tutupnya.(*)

Published in KARIMUN

 

  

Ket Photo : Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq.

 

Karimun,(KT) – Bupati Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri mengingatkan kepada calon investor yang hendak melakukan investasi di karimun untuk lebih mengutamakan merekrut tenaga kerja local sebanyak 70% dan tenaga kerja dari luar daerah sebanyak 30%, apabila tidak mengindahkan imbauanya tidak di indahkan lebih baij jangan berinvestasi di karimun cari saja lahan di daerah lain.

 

Penegasan bupati tersebut ketika mersmikan BKK SMKN 1 Karimun, Sabtu, (29/7/2017). Ya memang disadari saat ini ekonomi tengah merosot akibat dunia usaha dan industry sedang mengalami kemunduran, namun, bupati tetap optimis kedepanya lapangan pekerjaan di karimun bakal membaik kembali.

 

 Pasalnya, ada beberapa investor, yang akan membuka lapangan pekerjaan cukup signifikan,di antaranya, PT Karimun Storage Terminal, Elisamantha dan PT Batam Properta ditambah lagi dengan Mega Proyek di Kawasan Wisata Terpadu serta Pembangunan Terminal Domestik sekaligus pembangunan terminal internasional di Costal Area, semua perusahaan tersebut balak merekrut ribuan tenaga kerja.

 

“ Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri selalu berusaha semaksimal mungkin untuk menggandeng investor agar melakukan investasi di karimun, dan tentunya harus di dukung oleh masyarakat secara keseluruhan dengan menciptakan karimun, aman dan kondusif, sehingga para investor akan tenang menjalankan usahanya,” Tutur Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq

 

Ditambahkanya lagi, Untuj tahun ini akan di mulai proyek pengerjaan Ground Breaking.(kawasan terpadu), di costal area, pengerjaan proyek tersebut butuh 3 ribu tenaga kerja, dan kedepan tentunya ekonomi perlahan-lahan akan mulai membaik,” Ungkapnya (*)

Published in KARIMUN
Page 1 of 10

KALENDER BERITA

« July 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31