humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Monday, 28 August 2017

 

 

Ket Photo : Ratih Purwanti merupakan warga Desa Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau.

Kuansing,(KT)  - Ratih Purwanti merupakan satu-satunya putri terbaik Kuansing lulus menjadi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) 2017.

Ratih Purwanti merupakan warga Desa Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau, lulus menempuh pendidikan di salah satu lembaga pendidikan bergengsi di Indonesia tersebut,

Setelah menempuh sejumlah tahapan seleksi yang sangat ketat dan bersaing dengan 1.043 calon Praja lain dari Riau Dari 1.043 peserta dari Riau yang telah mengikuti tes menjadi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) tahun 2017 ini,

Ratih Purwanti merupakan satu satunya yang mewakili Kabupaten Kuantan Singingi lulus dengan nomor peserta B1409215758.

Wakil Bupati Kuantan Singingi H Halim menyampaikan Selamat kepada Ratih Purwanti yang merupakan putri pilihan kuansing yang diterima menjadi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) 2017 kepada media ini minggu malam (27/8/2017) melalui via WA

Menurut H. HALIM," Ini semua merupakan rahmat Allah SWT. kesempatan bagi anak kuansing dalam menuntut ilmu, berharap semoga ilmu yang didapat dimamfaatkan untuk mengabdi di Negeri kita ini khususnya Kabupaten Kuantan Singingi."tutupnya (Eky Maidedi)

Published in KARIMUN

 

 

GROBOGAN (KT),- Diduga korsleting listrik,empat rumah milik warga Desa Sukorejo,Kecamatan Tegowanu,Kabupaten Grobogan,Jawa Tengah,ludes terbakar. Api berasal dari salah satu rumah warga yang sedang ditinggal pergi pemiliknya ziarah.

 

Musibah kebakaran terjadi di Desa Sukorejo,Kecamatan Tegowanu,Kabupaten Grobogan,Sabtu siang(26/8). Amukan si jago merah membuat empat rumah warga yang sebagian besar material terbuat dari kayu ludes terbakar. Keempat rumah rumah tersebut diketahui milik Japar,Suminah,Ari dan Wartoyo warga setempat. Keempat rumah rata dengan tanah,sementara satu rumah warga lainnya milik Mintono dan satu musola berhasil diselamatkan warga dan hanya sebagian yang terbakar.

 

Menurut keterangan Kasmono (56) warga setempat mengatakan,api berawal dari rumah belakang milik Japar ketua RW setempat yang sedang ditinggal pergi ziarah ke Solo. Api semakin membesar setelah terdengar bunyi ledakan didalam rumah Japar hingga kemudian menyambar tiga rumah milik warga lain yang saling berdekatan.” Api dari rumah belakang pak Japar yang ditinggal pergi ziarah,dan semakin membesar terus membakar rumah disekitarnya,” ucapnya dilokasi kejadian.

 

Dengan menggunakan alat seadanya,warga kemudian berusaha memadamkan api yang sudah membesar agar tidak merembet ke rumah warga yang lain. Hembusan angin yang kencang membuat kobaran api semakin membesar hingga membuat para pemilik rumah tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga yang berada di dalam rumah mereka. Api baru bisa dipadamkan dua jam setelah dua buah mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Grobogan dibantu dari Kabupaten Demak tiba dilokasi kejadian.

 

Menurut Kades Sukorejo Sudardi, pihaknya sudah mendata rumah warganya yang terbakar. Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik dari rumah Japar yang sedang ditinggal pergi.”Kita sudah mendata semua rumah warga yang terbakar,empat rumah milik Japar,Suminah,Ari,dan Wartoyo,terbakar semuanya,sementara satu rumah milik Mintono dan satu musola terbakar sebagian, sementara api diduga karena korsleting listrik dari rumah pak Japar,”jelasnya

 

Tiidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut,namun kerugian akibat kejadian ini mencapai 200 juta rupiah. Warga yang terkena musibah ini terpaksa harus mengungsi ke rumah saudara dan tetangga mereka. Belum tahu hingga kapan rumah mereka akan kembali ditempati.(nur)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« August 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31