humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Wednesday, 09 August 2017

 

Ket Photo : Wakil Bupati Kuansing. H. Halim Menyerahkan Bendera Pramuka ke Salah Seorang Anggota Pramuka yang hendak mengikuti Raimuna Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur.

 

Kuansing,(KT)  - Wakil Bupati Kuantan Singingi H.Halim didampingi Ka Kwarcab Kuansing Hardi Yacub Lakukan Pelepasan 24 orang Peserta Raimuna Nasional (RaiNas) di halaman kantor Bupati Kuansing, selasa (8/8/2017).

 

 Raimuna Nasional ini Merupakan Raimuna yang ke XI, yang akan dilaksanakan di bumi perkemahan Cibubur jakarta pada tanggal 13 Agustus sampai 21 agustus, 2017 Adapun calon peserta yang diberangkatkan berjumlah 24 orang terdiri dari 12 orang Anggota Pramuka Penegak dan 12 Orang Anggota Pramuka Pandega Kontingen yang diberangkatkan berasal dari 12 sekolah/Gugus Depan diantaranya: 1. Dewan Kerja Cabang (DKC) Kuantan Singingi (1 orang) 2. Dewan Kerja Ranting kuantan mudik (1 orang) 3. Dewan Kerja Ranting Sentajo raya (1 orang).

 

4. Dewan Kerja Ranting Pangean (1 orang) 5. SMAN1 Teluk Kuantan (1 orang) 6. SMAN2 Teluk Kuantan (1 orang) 7. SMKN2 Teluk Kuantan (6 orang) 8. Ponpes Kh. Ahmad Dahlan (3 orang) 9. SMAN1 Kuantan Mudik (3 orang) 10. SMAN1 Benai (2 Orang) 11. SMAN1 Pangean (1 orang) 12. SMAN1 Kuantan hilir seberang (1 orang) 13. SMK Muhammadiyah Cerenti (1 orang) 14. Madrasah Aliyah Al-hidayah Singingi Hilir (1 orang).

 

 Wakil Bupati Kuansing H Halim Berharap kepada seluruh kontingen Raimuna Nasional Kuansing agar menjaga nama baik pribadi, sekolah dan kabupaten kuantan singingi

 

"Karena Raimuna Nasional ini bergabung antara pramuka PENEGAK dan PANDEGA yang dituntut untuk kreatif, inovatif, edukatif, rekreatif, kompetitif karena itu kontingen Kuansing harus bisa bersaing dengan daerah lainnya sehingga berhasil meraih prestasi terbaik, "ujar Wabup

 

 Pesan Wabup," Jaga silaturahmi dan kekompakan antara sesama anggota kontingen baik dari Kuansing maupun dari daerah lainnya," tutupnya (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

LINGGA,(KT) - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menggelar jumpa pers, terkait permasalahan obat-obatan di beberapa Rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Lingga, yang menjadi keluhan masyarakat akhir-akhir ini hingga ancaman Demo dari berbagai pihak, Selasa (8/8/17).

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lingga, dr. Syamsurizal kepada sejumlah wartawan yang hadir menyampaikan, dirinya sudah melakukan berbagai upaya untuk menangani permasalahan obat ini. Namun segala sesuatu yang berhubungan dengan anggaran dibutuhkan proses panjang, yang tidak boleh di langgar.

Sejak awal kepemimpinannya di Kabupaten Lingga Dinas Kesehatan Kabupaten lingga mengalami Defisit anggaran pada tahun sebelumnya, sehingga membuat pihak rumah sakit tidak dapat membeli stok kebutuhan Obat-obatan serta Alat Medis habis pakai.

" Saya datang kesini, beberapa stok AMS (Alat Medis Habis Pakai) kosong, bahkan kita kehilangan kepercayaan dari pihak ketiga, ini membuat saya putar otak," sebutnya.

Setelah melakukan beberapa upaya dengan menghubungi pihak Provinsi Kepri hingga Dirjen di Kementerian Kesehatan pusat, akhirnya Kabupaten Lingga kembali mendapatkan bantuan dan respon positif dari Penyedia obat atau pihak ketiga. " Saya berjuang dan alhamdulillah membuahkan hasil, bahkan saya menjamin jika tidak di bayar saya akan gunakan uang pribadi saya," ujarnya.

Mengenai proses penggunaan obat-obat di Rumah sakit saat ini kosong menurutnya, karena ada beberapa kendala dalam pengimputan data dengan sistim digital yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar kita harus melalui proses E- Katalog untuk mendapatkan beberapa obat yang disiapkan pemerintah pusat.

" Proses itu saja membutuhkan waktu empat bulan paling cepat, tapi sekarang semuanya sudah terpenuhi, kemudian untuk kekurangan lainnya kita juga melakukan lelang," sebutnya.

Kenapa dirinya lebih mendahulukan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) terlebih dahulu daripada dana APBD, hal tersebut menurutnya untuk memberikan kepercayaan kepada pusat, agar serapan anggaran dari Dana DAK tersebut dapat terserap maksimal. " Di Kepri sendiri kita dan Bintan mendapat serapan terbaik dalam penggunaan obat ini dan itu sudah di akui pusat," sebutnya.

Sementara itu untuk penggunaan pemenuhan kebutuhan lainnya melalui dana APBD, pihaknya pada hari ini sudah melakukan lelang dan proses itu akan segera terealisasi secepatnya. Jadi kesimpulannya dengan perjuangan dan memulai pendataan dari Nol ini, pemerintah kabupaten lingga dapat menarget bahwa ditahun 2018 yang akan datang persoalan obat ini akan segera terselsaikan.

Ada juga beberapa strategi dalam persoalan keluhan masyarakat terhadap pelayanan masyarakat ini, yang saat ini banyak terjadi di Rumah Sakit Encik Maryam. " Kita akan Evaluasi personil disana, dan kita juga menargetkan tahun ini RS Encik Maryam itu sudah berstatus BLUD sama dengan RSUD Dabo," tegasnya. (Rs)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Wakil Bupati Kuansing, H.Halim Usai Pimpin Acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke-60 tahun 2017.

 

Kuansing,(KT)  - Wakil Bupati Kuantan Singingi, H.Halim Pimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke-60 tahun 2017 yang dilaksanakan di Lapangan Limuno Teluk Kuantan Rabu (9/8/2017).

 

Hadir mendampingi Wakil Bupati H Halim, diantaranya Forkompinda , anggota DPRD, kepala OPD, Kepala Bagian, pejabat eselon III, eselon IV dan pegawai di lingkup Pemkab Kuansing serta para kepala sekolah dan siswa/siswi yang yang berada di sekitar Teluk Kuantan dan Hernalis, S.Sos Selaku Perwira Upacara dan Kabag Pemerintahan Umum Drs Masran Abdullah Sebagai Komandan Upacara.

 

Wakil Bupati H. Halim Dalam amanatnya membacakan sambutan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, bahwa tema HUT Provinsi Riau tahun ini adalah “terwujutnya Provinsi Riau sebagai pusat perekonomian dan kebudayaan melayu dalam lingkungan masyarakat yang agamis, sejahtera lahir dan bathin di Asia Tenggara 2020," “Provinsi Riau berintegritas dengan tema “menghulu budaya melayu, menghilir Riau berintegritas, "

 

Hal ini menunjukkan komitmen terhadap pentingnya integritas baik di lingkungan pribadi, keluarga maupun masyarakat. Enam poin pesan Gubernur terhadap aparatur sipil negara (ASN) yaitu pertama, selalu melakukan evaluasi dan instrospeksi diri atas apa yang telah dilakukan selama ini Kedua, selalu memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan keihlasan dan semangat tanpa pamrih, Ketiga, selalui memberikan contoh tauladan terutama pola pikir serta prilaku positif sebagai bentuk nyata penerapan nilai dan norma integritas.

 

Sedangkan yang Keempat , selalu memperbaiki diri dan meningkatkan kapasitas pribadi serta kompetisi, agar mampu menjadi manusia yang inovatif, kreatif dan produktif sehingga terwujut negeri Riau yang gemilang dan terbilang.(Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Terlihat Alat Berat Membongkar Puluhan Bangunan Kios Kaki Lima di Sepanjang Saluran Irigasi Milir Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

 

Grobogan,(KT),- Puluhan bangunan kios pedagang kaki lima di sepanjang Saluran Irigasi Mlilir,Grobogan,Jawa Tengah,terpaksa dibongkar paksa oleh petugasPembongkaran ini dilakukan karena pedagang masih belum membongkar kios mereka setelah batas waktu selama dua bulan yang diberikan petugas tak diindahkan.

 

Satu unit eksafator ini langsung merobohkan satu persatu bangunan permanen puluhan warga yang mendirikan bangunan dibantaran Saluran Irigasi Mlilir,Grobogan,Jawa Tengah,(08/8)bangunan yang digunakan tempat tingal dan lapak para pedagang kali lima ini terpaksa dirobohkan petugas/karena hingga batas waktu selama dua bulan sejak bulan mei hingga akhir bulan juli yang telah disepakati bersama tak dihiraukan. Dengan kawalan petugas gabungan Satpol ,Polisi,dan TNI bangunan yang masih berdiri terpaksa dirobohkan. Para pedagang pun tidak bisa berbuat banyak dan tidak memberikan perlawanan melihat lapak dan bangunan tempat mereka berjualan dirobohkan petugas.”Ya kita menyadari mas,karena tanah yang kita tempati bukan milik kita,kita hanya numpang tanah pemerintah,” ucap Soleh pedagang.

 

Menurut Kepala Balai PSDA Bodri Kuto Indah Sulistyowati,saat ditemui dilokasi mengatakan pembongkaran kios pkl ini dilakukan disamping lokasi yang tidak diperolehkan untuk didirikan bangunan,pembongkaran ini dilakukan untuk memperlancar kebutuhan air para petani di daerah irigasi glapan yang selama ini belum optimal.” Pembongkaran ini kita lakukan untuk optimalisasi demi ketercukupan kebutuhan air para petani yang menggunakan air dari irigasi bendung glapan,terutaam saat musim kemarau yang selama ini belum optimal,karena terkendala bangunan-bangunan disepanjang irigasi,”ucapnya

Ia menambahkan,pembongkaran tersebut akan dilakukan selama tiga hari mulai tanggal 8 hingga 10 Agustus sesuai hasil kesepakatan bersama dengan Balai Besar,kecamatan gubug,Koramil,Polsek,dan kepala desa tangal 1 agustus lalu.” Ini aksi terakhir setelah dua bulan tenggang waktu yang diberikan ada bangunan yang masih berdiri,terpaksa kita eksekusi,kita berterima kasih sudah 80 persen warga dengan kesadaran sendiri sudah membongkar bangunannya,” jelasnya

 

Daerah irigasi glapan mengairi sekitar 18 ribu hektar sawah petani yang meliputi dua Kabupaten Demak Dan Grobogan. Dengan dibongkarnya bangunan tersebut,diharapkan bisa memperlancar kebutuhan air para petani dan mempermudah pemeliharaan dan rehabilitasi saluran irigasi glapan yang selama ini terkendala keberadaan kios bangunan pkl di sepanjang saluran irigasi. Tidak ada kompensasi bagi para pedagang yang kios mereka dobongkar karena keberadaan mereka yang ilegal. Jika mengacu dengan Perda Provinsi No 8 Tahun 2009 dan Permen PU-PR No 8 TH 2015 pkl yang berdiri diatas saluran atau sempadan saluran melanggar sehingga perlu ditertibkan.(nur)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Suasana di Kantor Kejaksaan Negeri Kuansing Tadi Malam Pasca Penangkapan Ketua KUD Siampo Pelangi.

 

Kuansing,(KT) – Sejak diberitakan media online karimuntoday.com beberapa waktu lalu dan desakan dari Ormas Jokowi Pospera dengan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri Kuansing, untuk mendesak agar Ketua KUD Siampo Pelangi untuk segera di tahan karena sudah sekian bulan di tetapkan tersangka, akhirnya membuahkan hasil, pasalnya tepatnya tadi malam, Kejari Kuansing telah menangkap sekaligus menahan ketua siampo pelangi kuansing di Rumah Tahanan Negara, Teluk Kuantan, dan Pospera Kuansing sangat memberikan apresiasi kepada pihak kejaksaan, rupanya penegakan hukum masih berjalan di kuansing dan diharapkan kedepanya untuk mengungkap kasus besar lainya, seperti Proyek Tiga Pilar.

 

Hal tersebut dikatakan, Febri Gusti Indrayanto Aktivis Pospera Kuansing kepada karimuntoday.com Rabu,(9/8/2017), Ya dia berikan apresiasi kepada pihak kejaksaan negeri kuansing, yang telah melakukan penangkapan serta melakukan penahanan kepada Ketua KUD Siampo Pelangi, artinya, pertemuan antara Pospera dengan Kejari beberapa waktu lalu, telah di buktikan oleh Kejari Kuansing, dan kedepanya Pospera berharap agar kasus besar seperti Proyek Tiga Pilar untuk segera di lakukan penyelidikan dan penyidikan, karena dinilai sangat sarat korupsi., bahkan sudah dilaporkan.

 

“ Bravo Kejari Kuansing, Provinsi Riau, kami percaya penegakan hukum masih berjalan dikuansing, terutama untuk kasus korupsi, pospera siap menjadi garda terdepan untuk mengawal kejaksaan untuk memberantas korupsi di negeri jalur ini, jangan ragu, masayarakat kuansing yang anti korupsi juga siap memberikan motivasi kepada kejari kuansing,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Selain Proyek Tiga Pilar masih ada lagi PR kejari kuansing yakni, kebun pemda, dan kasus dugaan korupsi lainya, dan kami percaya, kejari kuansing akan serius menangani kasus-kasus korupsi di kabupaten kuansing, provinsi riau,” Tukasnya (lh/eky)

 

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« August 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31