humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: August 2017

  

Ket Photo :  Drs.Muradi M.Si, Mantan Kabag Umum saat ini menjabat sebagai Kabag Humas Pemkab Kuansing, Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT) – Teka Teki terkait adanya Stempel atau Cap milik Pemko Bukit Tinggi Sumatera Barat di Bagian Umum Pemkab Kuansing sudah terkuak, pasalnya, menurut keterangan dari mantan Kabag Umum Pemkab Kuansing saat ini menjabat sebagai Kabag Humas mengatakan, bahwa Stempel Pemko Bukit Tinggi berada di dalam laci kasubbag protocol.

 

Hal tersebut dikatakan, Drs.Muradi M.Si, Mantan Kabag Umum saat ini menjabat sebagai Kabag Humas Pemkab Kuansing ketika di konfirmasi karimuntoday.com via sms mengatakan,  Yang menandatangani surat itu Kasubbag Tata Usaha, yang menstempel stap kasubbag protocol, stempel itu didapat di lacinya kasubbag protocol, kalau dinda minta penjelasan, hubungi saja yang bersangkutan dinda.

 

Ketika karimuntoday.com melakukan konfirmasi dengan Kasubbag Protokol, Turis dalam pesan singkatnya mengatakan, Dulu Tidak ada masalah kata bang yusril, Ketua LSM –IWS tu bagai… Bahri…. Kerjasam yang  kan di buat tu, jangan masalah  yang  sepeleh2 tu dikembangkan,” Tuturnya lewat pesan singkat.

 

Secara terpisah, Febri Gusti Indrayanto Aktivis Pospera Kuansing, ketika dimintai tanggapanya, mengatakan, Dia sangat menyayangkan dengan adanya temuan stempel pemko bukit tinggi di bagian umum pemkab kuansing, seperti yang dapat dilihat di surat milik lsm, bahkan mantan kabag umum juga tidak membantah bahkan membenarkan adanya stempel tersebut, oleh sebab itu, agar tidak menjadi tanda Tanya besar ditengah masyarakat, selayaknya aparat kepolisian untuk melakukan pemanggilan terhadap oknum2 yang mengetahui persis tentang stempel tersebut, untuk dilakukan pemeriksaan.

 

“ Saat ini tentunya ditengah masyarakat akan timbul kecurigaan dengan ditemukan adanya stempel pemko bukit tinggi tersebut, spekulasi tentu bermacam-macam, untuk itu diminta kepada penegak hukum, untuk melakukan pemeriksaan, terkait untuk dipergunakan keperluan apa stempel pemko bukit tinggi di pemkab kuansing,” Tuturnya

 

Secara terpisah, Sekdako Bukit Tinggi, Sumatera Barat, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait, ditemukan stempel pemko bukit tinggi di bagian umum pemkab kuansing,provinsi riau, belum dapat dimintai konfirmasinya. (red/roder)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Terlihat Stempel Pemko Bukit Tinggi di Surat di Keluarkan Bagian Umum Pemkab Kuansing, Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT)  - Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM), Ikatan Warga Satya Indonesia (LSM-IWS) menduga adanya Cap Palsu yang digunakan oleh Oknum   pada Bagian Umum Pemkab Kuansing, Riau, menjadi temuan baru, bagi LSM- IWS ini Terbongkrnya kasus Stempel Pemerintah Daerah Bukit Tinggi di Bagian Umun Kantor Bupati Kuantan Singingi,Provinsi Riau.

 

Berawal ketika salah seorang Kabag Ops dan Koordinator Khusus Sumatera LSM-IWS Yusril mendatangi Kantor Bupati bagian Umum untuk melaporkan Surat pemberitahuan Keberadaan LSM-IWS,pada Tahun 2016 Silam di masa Kepemimpinan, H. Sukarmis selaku Bupati Kuansing.

 

 Saat itu salah seorang pegawai di bagian umum pemkab kuansing membuatkan bukti Tanda Terima Authentik namun kejanggalan datang setelah ditanda tangani dan Stempel ternyata pegawai tersebut memberikan Stempel Pemerintah Daerah Kota Bukit Tinggi. Bukan Stempel Pemerintah Daerah Kuantan Singigi.

 

 Kepada karimuntoday.com, Dia mengatakan, kejadian ini merupakan suatu hal yang sangat memalukan Institusi Pemerintah Daerah Kuansing, kami menduga adanya dugaan Surat Perjalanan Dinas Fiktif yang dilakukan oleh oknum bagian kabag umum Kantor Bupati Kuansing, dan tentunya akan berakibat pada kerugian negara. “Ini murni temuan, selaku LSM wajib masuk untuk melakukan investigasi mengungkap dugaan pelanggaran yang dapat merugikan masyrakat Kuantan Singingi. Pelanggaran ini jangan sampai di biarkan sebab dampaknya luar biasa bagi masyarakat ,” ujar Yusril.

 

Selain pelanggaran ada dugaan pemalsuan, stempel ini Yusri juga menduga tidak menutup kemungkinan ada jenis pelanggaran adminsitrasi lainnya yang terjadi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuansing selama ini.

 

Atas temuan, pihak LSM-IWS meminta Kepala Bagian Inspektorat Kabupaten Kuantan Singingi  serta Pihak Kepolisian dan kejaksaan segera untuk menelusuri temuanya ini serta memeriksa pihak terkait,  sesuai dengan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dan tidak menutup kemungkinan ada kerugian Negara atas penggunaan stempel pemko bukit tinggi tersebut,” Tuturnya

 

Secara terpisah, Mantan Kabag Umum Pemkab Kuansing, Drs.Muradi M.Si. saat ini menjabat sebagai Kabag Humas Pemkab Kuansing, ketika dilakukan konfirmasi via hpnya terdengar nada tidak aktif, sehingga sampai berita ini diunggah belum mendapatkan klarifikasi terkait adanya stempel pemkab bukit tinggi di bagian umum dipimpinya saat itu.

 

Begitu juga dengan Sekko Bukit Tinggi sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait adanya stempel Pemko Bukit Tinggi di Pemkab Kuansing, belum dapat dimintai konfirmasinya. (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Denni Subairi selaku Sekretaris Panita Seminar kepada karimuntoday.com Rabu,(16/8/2017).

Karimun,(KT) – Lembaga Adat Melayu Karimun, Kecamatan Tebing dalam minggu ini akan menggelar Acara Seminar Anti Narkoba dan Adat Istiadat Budaya Melayu sekaligus melaksanakan Festival lagu melayu Se Pelajar mulai dari Tingkat SMP s/d SMU yang ada di Kecamatan Tebing. Acara bakal dilaksanakan pada tangga, 23 s.d 26 Agustus 2017, dan akan di buka oleh Bapak Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq.

Hal tersebut dikatakan, Denni Subairi selaku Sekretaris Panita Seminar kepada karimuntoday.com Rabu,(16/8/2017), Ya, Lembaga Adat Melayu Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri pekan ini menggelar acara Seminar Anti Narkoba serta Adat Istiadat Budaya Melayu, di ikuti oleh 12  Sekolah Dasar , 7 SMP, dan 6 SMU yang ada di Kecamatan Tebing, acaranya akan dilaksanakan pada tanggal, 23 sd 26 Agustus 2017, sedangkan untuk Festival Lagu Melayu di ikuti oleh, 7 SMP dan 6 SMU se kecamatan tebing dengan jumlah peserta 26 orang dengan rincian, 13 peserta putra dan 13 peserta putri.

“ Kegiatan Seminar ini di laksanakan salah satu upaya melakukan sosialisasi kepada para pelajar tentang bahayanya narkoba serta dampak ketika sudah kecanduan narkotika, jadi dengan adanya seminar ini, tujuanya agar para pelajar menjauhi narkoba, selain bisa mengakibatkan kematian juga konsekwensinya ke ranah hukum, begitu juga dengan Adat Istiadat Budaya Melayu, tujuanya, untuk memberitahukan kepada para pelajar generasi penerus, tentang adat istiadat serta budaya melayu, yang saat ini mulai tergerus,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Seminar tersebut nantinya akan di hadiri oleh, BNKK, Kapolsek Tebing,Ka.Puslesmas Tebing, Camat Tebing, H.Lawi, Muhd Tambi,R. Masnur dan Pengurus LAMKR Tebing, insya allah seminar akan di buka secara lansung oleh, Bapak Bupati Karimun.” Cetusnya (lh)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Kuansing, Drs H Mursini, M.S Kukuhkan 30 orang Personel Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kuantan Singingi, ditandai dengan pemasangan sabuk kepada seluruh personel. selasa malam (16/8/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan Singingi.Provinsi Riau,

 

Kuansing,(KT)  - Setelah ditempah selama 15 hari, akhirnya 30 orang personel Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kuantan Singingi dikukuhkan oleh Bupati Drs H Mursini, M.Si ditandai dengan pemasangan sabuk kepada seluruh personel. selasa malam (16/8/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuantan Singingi.

 

  Bupati Mursini menyatakan bahwa personel Paskibraka merupakan putra-putri terbaik yang telah terpilih dan mengikuti proses seleksi serta pelatihan dan persiapan yang baik.

 

"Tunaikan tugas negara ini dengan sebaik-baiknya dan yang terpenting jangan lupa berdoa kepada allah," ujarnya

 

 Bupati Kuantan Singingi dalam amanatnya mengaku sangat bangga dengan putra-putri bangsa yang telah dipercayai dan diberi kehormatan untuk mengemban tugas yang mulia ini, karena Merupakan suatu kehormatan bagi Paskibraka dalam peringatan detik-detik Proklamasi,"jelasnya

 

Bupati berharap kepada Paskibraka supaya dapat mengembangkan diri sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dan tekad yang tulus untuk menjadi bangsa yang maju, unggul, berdaya saing tinggi dan berhasil memajukan kesejahteraannya.

 

"Teruslah belajar dan beribadah kepada allah serta mengembangkan sikap dan perilaku yang religius sehingga memiliki budi pekerti yang luhur dan sehat, Semoga sukses dan lancar dalam upacara nanti,"tutupnya

 

Secara terpisah Rino yang merupakan Ketua Purna Paskibraka saat disambangi wartawan menjelaskan personel Paskibraka tersebut telah dilatih selama 15 hari oleh instruktur yang berkompeten baik secara teori maupun praktik.

 

Rino juga berharap supaya seluruh personel tetap sehat selalu, kemudian Sukses dalam menjalankan tugas dan amanah ini nantinya tanpa satupun hambatan, "tutupnya

 

Menurut amatan dilapangan, Dalam cara pengukuhan tersebut hadir juga, Wakil Bupati H Halim, Plt Sekda Kuansing H Muharlius Ketua DPRD Kuansing Andi Putra SH MH, dan seluruh jajaran Forkompinda Kabupaten Kuantan Singingi, Camat se kuantan Singingi.

 

Pengukuhan berlangsung khidmat dan lancar ditandai juga dengan menyanyikan lagu "Padamu Negeri" dan "Syukur" diiringi dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka dan pemberian ucapan selamat (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Febri Gusti Indrayanto Aktivis Pospera Kuansing kepada karimuntoday.com. Selasa,(15/8/2017).

 

Kuansing,(KT) – DPC Pospera Kuansing salah satu  bagian Ormas Jokowi sangat memberikan apresiasi kepada Bupati Kuansing, Provinsi Riau, yang telah mendengarkan atau merespon dengan cepat keluhan masyarakat Pulau Bintang, Desa Kampung Baru Pangean, Kecamatan Pangean terkait  pemberitaan di media online karimuntoday.com beberapa hari lalu, terkait akses jalan mereka yang belum tersentuh oleh pemerintah, sehingga bertahun-tahun jalan tersebut tidak pernah diperbaiki, dan Alhamdulillah pada bulan September 2017 ini, jalan tersebut bakal di perbaiki, sehingga, pospera dan masyarakat pulau bintang, tidak jadi melakukan aksi demo ke kantor bupati kuansing.

 

Hal tersebut dikatakan,Febri Gusti Indrayanto Aktivis Pospera Kuansing kepada karimuntoday.com. Selasa,(15/8/2017), Ya,Insya Allah Mimpi Indah Masyarakat Pulau Bintang akan terwujud pasalnya, kami sudah melakukan pertemuan dengan bapak bupati kuantan singingi, dan beliau melalui dinas pekerjaan umum berjanji pada bulan September 2017 ini, jalan tersebut sudah diperbaiki,(pengerasan-red), dan pada APBD-P nantinya baru dilakukan pengaspalan, respon dari bapak bupati tersebut sangat kami apresiasi sekali,dan kami melihat beliau,(bupati-red), sangat mendengarkan aspirasi maupun keluhan masyarakat di perdesaan, bahkan supaya masyarakat mempercayai janjinya bupati membuatkan surat hitam di atas putih yang mana surat tersebut bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menepati janjinya kepada masyarakat.

 

“ Alhamdulillah Suara Masyarakat Pulau Bintang, Desa Kampung Baru Pangean, Kecamatan Pangean di dengar oleh bapak bupati kuansing, sehingga tidak lama lagi jalan yang rusak tersebut akan diperbaiki, dan tentunya apabila jalan tersebut sudah diperbaiki, tentu anak-anak yang bersekolah akan bisa melintas,karena kondisi jalan sudah bagus,” tuturnya

 

Secara terpisah, Andry Marty  Supardi, Tokoh Masyarakat Pulau Bintang kepada karimuntoday.com, mengatakan, Dia sangat berterimakasih kepada adik-adik Aktivis Pospera Kuansing yang telah andil memperjuangkan keluhan masyarakat di daerah terisolir, dan akhirnya di dengar oleh bupati kuansing, sehingga jalan yang mereka lalui setiap harinya, segera diperbaiki, dan dia berharap agar pospera selalu hadir ditengah masyarakat marginal,(papa-red), di Wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau,” Harapnya (*)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Drs.Azhar,MM.CP, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kuantan Singingi,Selasa (15/8/2017) diruang kejanya.

 

Kuansing,(KT)  - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau, komitmen menumbuhkan minat baca peserta didik di Kabupaten Kuantan Singingi Kepala Dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Kuantan Singingi Drs.Azhar,MM.CPM menyampaikan kepada media ini selasa (15/8/2017) diruang kejanya.

 

 Bahwa program untuk mengintensifkan operasional mobil pustaka keliling Dalam rangka meningkatkan minat baca peserta didik Dinas DPK Kabupaten Kuantan Singingi akan membuat MoU dengan Sekolah-Sekolah dalam penyaluran buku-buku sebanyak 50 judul buku dalam satu sekolah dengan cara diroling karena ketersediaan buku yang belum mencukupi.

 

 Kemudian Drs.Azhar,MM.CPM menghimbau kepada Sekolah yang berkeinginan bekerja sama dengan dinas perpustakaan dan kearsipan untuk mengajukan permohonan kerjasama ke Dinas perpustakaan dan kearsipan untuk pengadaan buku dipustaka sekolah Drs.Azhar,MM.CPM Mengajak masyarakat untuk menghibahkan buku-buku dan bisa dihibahkan melalaui DPK kuansing yang nanti akan diteruskan kepada sekolah sekolah yang membutuhkan buku untuk mengisi perpustakaan sekolah,Selain  itu upaya peningkatan minat baca masyarakat dan para pelajar, dinas perpustakaan dan kearsipan sudah menyediakan akses Wifi.

 

 Azhar berharap pihak sekolah, terutama kepala sekolah untuk menerapkan sesuai yang dimuat dalam permendikbud nomer 23 tahun 2015 tentang budi pekerti "Didalam permendikbut tersebut ditegaskan bahwa kepada sekolah diwajibkan untuk menerapkan literasi artinya kepada pelajar diwajibkan untuk membaca lebih kurang 15 menit sebelum Pelajaran dimulai dan dibaca itu adalah buku diluar buku diluar pelajaran sekolah, "Tutupnya (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

Ket Photo :  Tarmizi Kabid  BPBD  Pemkab Lingga di dampingi Kepala Desa Resun Karma Wanto Ketua BPD Resun Rusli serta  sejumlah tamu yang hadir turut menyaksikan peletakan batu pertama Gedung Olahraga.

 

LINGGA, (KT) -  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lingga diwakili, Kabid BPBD, Tarmizi serta di dampingi Kepala Desa Resun Karma Wanto dan Ketua BPD Rusli melakukan Peletakan batu pertama  Pembangunan Gedung Olahraga Desa Resun Senin (14/08/2017).

Kepala Desa Resun Karma Wanto dalam sambutannya mengatakan,Pembangunan Gedung Olah Raga ini adalah suatu mimpi mudah-mudahan jadi kenyataan.untuk itu saya berharap semua kalangan masyarakat agar mendukung pasalnya andaikata gedung ini sudah selesai dibangun tentu akan menjadi suatu kebanggaan untuk masyarakat Desa Resun, ujarnya.

Tarmizi selaku mewakili Kepala Dinas BPMD menyampaikan,Dia berharap agar pemerintah desa selalu berhati-hati dalam melaksanaan pembangunan baik melalui Dana desa (DD )maupun dana (ADD) kita berharap agar semuanya sesuai prosedur sehingga tidak ada masalah di kemudian hari," ungkapnya singkat

Ketua BPD Resun Rusli mengatakan, Pembangunan Gedung yang berukuran 28x40 meter ini yang memakai biaya lebih kurang 1.3M di kerjakan dalam dua tahap tahun ini di anggaran 520 juta dari Dana Desa(DD) selebihnya kita kerjakan tahun 2018 .

Gedung olah raga ini adalah salah satunya mewujudkan Visi dan Misi Kepala Desa.dan telah tertuang di rancangan kerja pemerintah Desa (RKPDes ) selama Lima tahun kepemimpinannya.kita dari Badan Permasyarakatan Desa BPD mengesahkan anggaran dan mengontrol semua bangunan yang di kerjakan,"  ujarnya.(Rs)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Kades dan Perangkat Desa di Seberang Taluk Kuantan Mengikuti Kegiatan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan.

 

Kuansing(KT)  - Kades dan Perangkat Desa di Seberang Taluk dilindungi Program BPJS Ketenagakerjaan  bersempena BPJS Ketenagakerjaan KCP Kuansing menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan pada tanggal 10 Agustus 2017 yang dihadiri oleh seluruh Ketua Forum Desa Tingkat Kecamatan di Kab. Kuantan Singingi.

 

Sosialisai bertujuan untuk memberikan pemahaman akan pentingnya Program BPJS Ketenagakerjaan untuk Kades dan Perangkat desa. Bahwa Kades dan perangkatnya merupakan garda terdepan dari pemerintahan di kabupaten yang langsung bersentuhan dengan masyarakat desa dalam hal pelayanan.

 

Dengan terdaftarnya kades dan perangkat desa menjadi peserta diharapkan dapat memberikan rasa tenang dalam bekerja dan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakatnya.

 

Kades dan perangkat desa seberang taluk kec kuantan tengah sudah lebih dulu terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan dua program yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

 

 Ir. Emil Harda, MM, MBA, Ketua Forum Tingkat Kabupaten mengatakan, "Kami sangat menyadari pentingnya seluruh kades dan perangkat desa untuk dilindungi oleh program BPJS ketenagakerjaan, untuk memberikan ketenangan saat bekerja. "mengingat pengalaman sebelumnya salah satu Kades meninggal dan ahli waris tidak menerima santunan," tuturnya

 

Dinarta Tarigan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Kuansing berharap agar seluruh kades dan perangkat desa di Kabupaten kuantan singingi untuk segera terdaftar, sehingga ketika terjadi resiko dapat langsung di lindungi oleh program BPJS ketenagakerjaan Program BPJS Ketenagakerjaan pada dasarnya merupakan program perlindungan yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap individu, baik pekerja formal maupun informal.

 

 Manfaat utama yang diperoleh sangat banyak diantaranya perlindungan kecelakaan kerja yang menjamin biaya pengobatan serta pendapatan yang berkurang saat tidak mampu bekerja dan program jaminan kematian sebagai bentuk santunan kepada ahli waris apabila tenaga kerja meninggal dunia.

 

 Selain itu juga terdapat program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun yang dapat dimanfaatkan pada saat tidak lagi bekerja atau pensiun," tukasnya (Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Ibu Yuni Warti Halim Ketua GOW Kuantan Singingi, Provinsi Riau, melepas Pawai Tingkat PAUD, TK DAN SD se Kecamatan Kuantan Tengah.

 

Kuansing,(KT)  - Ibu Yuni Warti Halim Ketua GOW Kuantan Singingi,Provinsi Riau, melepas pawai tingkat PAUD, TK DAN SD se Kecamatan Kuantan Tengah dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke 72 tahun, Senin (14/8/2017). di lapangan Limuno Teluk Kuantan.

 

 Hadir pada acara pawai karnaval ini kepala OPD, Ibu Ketua Darma Wanita Pembangunàn Oni Muharlius, camat Kuantan Tengah Reffendi Zukman serta pejabat Eselon III dan IV, Tidak ketinggalan rombongan awak media dan Humas Pemkab kuansing juga turut andil ikut berpartisipasi memeriahi HUT kemerdekaan ke 72 RI yang dilaksanakan kecamatan kuantan tengah.

 

Adapun tema yang diangkat pada pawai karnaval kali ini adalah "Kita wujutkan pendidikan berkarakter menjunjung tinggi nilai nilai perjuangan dan budaya adat kuantan Singingi. Ribuan peserta pawai telah memenuhi sejumlah ruas jalan mengambil rute sepanjang jalan protokol. Meskipun dibawah terik matahari, peserta tetap bersemangat berbaris yang disaksikan penonton. Ibu

 

Ketua GOW Kuantan Singingi Yuni Warti Halim dalam pelepasan Pawai ini mengatakan, kegiatan akbar ini juga menunjukan rasa nasionalisme peserta didik, ternyata hari ini terjawabkan dengan harta dengan tenaga dan waktu serta pikiran mereka bersedia untuk merayakan karnaval dalam rangka HUT RI Ke 72. Dengan persiapan yang singkat tapi hasilnya cukup memuaskan, untuk menghibur warga, Wujud Nasionalisme terbukti masih ada.

 

Hal ini dapat dilihat langsung saat pelaksanaan karnaval dengan antusias peserta di tahun ini sangat luar biasa dari tahun-tahun sebelumnya.Ditambah lagi ribuan penonton yang memadati pinggir pinggir jalan yang menjadi rute pawai menambah kemeriahan suasana," Tutupnya dengan Gembira,(Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

SINGAPORE,(KT)  - Deutsche Post DHL Group and the United Nations Development Programme (UNDP) will support the Maldives authorities in their efforts to build resilience against future natural disasters. The two partners will team up with Maldives Airports Company Limited, National Disaster Management Centre and government officials, as well as representatives of the military and other humanitarian response experts in the South Asian island republic to host their internationally recognized Get Airports Ready for Disaster (GARD) Programme from August 13 to 17 at Velana International Airport, the main international airport in the Maldives.

Over 35 officials and experts from the Maldivian airport authorities, government ministries, the Armed Forces and other humanitarian responders will participate in the four-day GARD workshop, led by specialists from Deutsche Post DHL Group and UNDP. During the workshop, the participants and trainers will assess and evaluate the current level of preparedness at the airports, conduct training exercises, and develop specific recommendations and an action plan to ensure that the airports in the Maldives are prepared for future disasters.

Airports play a critical role in channeling humanitarian teams and relief goods quickly to people in need in the immediate aftermath of a disaster caused by natural hazards like floods, earthquakes, tsunamis, storms, cyclones, etc. In addition to having the necessary airport infrastructure and local transport connections to smoothly deliver lifesaving support to impacted communities, the team on site needs to be trained in the necessary protocols and know-how to handle the dramatic rise in air traffic and flow of goods and people that typically follows a natural disaster.

"A clear and flexible action plan can help airport operators to minimize logistics bottlenecks and better manage sudden influxes of relief aid, bulky supplies like food, water and medical supplies, as well as NGO personnel entering the country," said Chris Weeks, Director of Humanitarian Affairs for DHL. "It is very encouraging to see the way the government and airports are considering preparedness as a priority and incorporating it into action plans that could potentially save more lives in the future."

"The Maldives is situated in an isolated position in the Indian Ocean. Airports can play an important role in the country's resilience to potential natural disasters, and are critical to its emergency response capability," said Shoko Noda, UN Resident Coordinator and UNDP Resident Representative in the Maldives. "The impact of the 2004 tsunami showed the extent of damage that can be caused by a disaster, and the need to react quickly to contain additional losses. More than 100,000 people (33% of the population) suffered directly or indirectly from the tsunami, which caused loss of life, large-scale flooding and damage. The GARD workshop is an opportunity to develop strong and effective contingency plans to manage the flow of emergency relief goods to the people in need. It will assist in UNDP's ongoing efforts to support the Maldivian government to prepare for future disasters."

"Effectively channeling relief efforts from airports to affected communities requires appropriate infrastructural capabilities and efficient administrative procedures. In addition to reassessing airport facilities and strengthening staff expertise at Velana Internaional Airport, the workshop will lead to a series of follow-up activities including an action plan that we can use to build up our readiness for any potential emergencies," said Adil Moosa, Managing Director of Maldives Airports Company Ltd. "We are committed to working together with all emergency counterparts to follow up on implementation and further strengthening our resilience."

The Maldives relies heavily on air routes to transport aid and supplies during times of emergency.  As part of the current GARD workshops, experts from Deutsche Post DHL Group and UNDP will be equipping participants with best-practice logistics management during natural disasters and working with them to devise customized disaster-response plans for their airports. The workshops will also raise awareness of Disaster Risk Reduction and identify priorities for investment in national infrastructure that could further improve the resilience of emergency supply chains during a disaster.

Background

Despite covering a relatively small territory of 298 square kilometers and a resident population of just over 400,000, Maldives is one of the most geographically dispersed locations in the world. The island archipelago comprises 1,192 coral islands, of which only 188 are inhabited. As the lowest-lying country in the world, the Maldives has been identified as one of the most exposed countries globally to rising sea levels due to climate change, and it is regularly affected by monsoons and flooding. Due to its proximity to the Great Sumatra fault, it is also particularly vulnerable to tsunamis.

The experiences of UNDP and Deutsche Post DHL Group in addressing disaster response and recovery in locations that are vulnerable to adverse events around the world have shown that an adequate level of infrastructure and effective logistical operations would not only save lives but also help reduce economic loss.

About GARD

In 2009, GARD was developed by Deutsche Post DHL Group in cooperation with the United Nations Development Programme (UNDP) with the aim of preparing airports in disaster-prone areas to handle the surge of incoming relief goods after a natural disaster occurs. It also enables the various organizations and aid agencies to better understand the processes at the airport in the aftermath of a disaster, which will help facilitate relief efforts and enhance overall coordination.

To date, GARD workshops have been held at around 40 airports in Armenia, Bangladesh, the Dominican Republic, El Salvador, India, Indonesia, Jordan, Lebanon, Macedonia, Nepal, Panama, Peru, the Philippines, the Seychelles, Sri Lanka and Turkey.

GARD trainers and training materials are provided free-of-charge by Deutsche Post DHL Group while UNDP leads the project implementation and facilitates the coordination with the government authorities. GARD training workshop arrangements and logistics costs are fully covered by UNDP with funding contribution by the government of Germany. 

GARD is an integral part of Deutsche Post DHL Group's GoHelp program in which the Group pools all of its activities related to disaster preparedness and management. As a form of crisis prevention, GARD workshops are used to prepare airports for coping with potential natural disasters. Should a disaster strike, Disaster Response Teams (DRTs) provide emergency aid and ensure that relief supplies can be accepted in a coordinated manner and passed on to the correct aid organizations.

The DRTs were established in cooperation with the United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UNOCHA). They encompass a worldwide network of more than 400 volunteers, all specially trained employees of Deutsche Post DHL Group.

You can find the press release for download as well as further information on dpdhl.com/pressreleases

 Deutsche Post DHL Group is the world's leading mail and logistics company. The Group connects people and markets and is an enabler of global trade. It aspires to be the first choice for customers, employees and investors worldwide. The Group contributes to the world through responsible business practices, corporate citizenship and environmental activities. By the year 2050, Deutsche Post DHL Group aims to achieve zero emissions logistics.

Deutsche Post DHL Group is home to two strong brands: Deutsche Post is Europe's leading postal service provider. DHL offers a comprehensive range of international express, freight transport, and supply chain management services, as well as e-commerce logistics solutions. Deutsche Post DHL Group employs approximately 510,000 people in over 220 countries and territories worldwide. The Group generated revenues of more than 57 billion Euros in 2016.

Die Post für Deutschland. The logistics company for the world.

UNDP works in some 170 countries and territories, helping to achieve the eradication of poverty, and the reduction of inequalities and exclusion. We help countries to develop policies, leadership skills, partnering abilities, institutional capabilities and build resilience in order to sustain development results.

This is a critical time for the world. At UNDP, we see this period as a huge opportunity to advance the global sustainable development agenda. Last year, world leaders adopted the 2030 Agenda for Sustainable Development to continue the work of the Millennium Development Goals. UNDP is working to strengthen new frameworks for development, disaster risk reduction and climate change. We support countries' efforts to achieve the new Sustainable Development Goals, or Global Goals, which will guide global development priorities for the next 15 years.  www.undp.(*)

Published in KARIMUN
Page 4 of 9

KALENDER BERITA

« August 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31