humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: September 2017

 

 

Ket Photo : Anggota DPRD kota batam Aman Spd bersama Pengurus DKM Masjid Villa Pesona Asri Batam Center lagi Menyimak Thausiyah Ustadz Asep.

 

BATAM, (KT). - Dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1439 H dan Khotmil Qur'an Santri TPQ,Pengurus Dewan Kemakmuran  Masjid (DKM) An Nur Villa pesona asri kelurahan belian kecamatan batam kota batam,melaksanakan kegiatan ceramah agama dan menyantuni anak yatim yang ada dilingkungan perumahan setempat.

 

Acara yang dilaksanakan pada hari sabtu (30/09/2017),dimulai pukul 20.00 WIB dihadiri oleh anggota DPRD kota Batam Aman Spd, aparat pemerintah,tokoh agama,tokoh masyarakat,dan para santri,serta kaum muslimin dan muslimat yang berdomisili divilla pesona asri.

 

Dengan menghadirkan Ustadz Asep Izzudin Abdis Salam S.Pd.I,acara ini mengangkat tema"Beristighfar Untuk Hari Kemaren,Bersyukur Untuk Hari ini,Berdoa Untuk Hari Esok",berjalan dengan lancar dan khidmat.

 

 Dalam sambutannya Aman Spd anggota DPRD kota batam,mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh DKM mesjid An Nur dalam memberikan pendidikan agama kepada anak - anak kita yang ada diperumahan villa pesona asri.

 

 Ditambahkannya juga,agar kita selalu meningkatkan kegiatan dibidang sosial dan berbagi dengan sesama, seperti pemberian santunan anak yatim ini,” ujar aman.

 

 Sementara itu Ketua Penyelenggara Muhamad Saleh melaporkan bahwa kegiatan santunan anak yatim (SAY) ini,merupakan kegiatan yang dilakukan setiap tahunnya oleh DKM mesjid An Nur kepada anak yatim yang ada di internal lingkungan perumahan villa pesona asri,dalam bentuk santunan yang berkaitan dengan kepentingan pendidikan.

 

Pada puncak acara,ustadz Asep dalam thausiyah dan ceramahnya meminta,agar para jemaah bisa memaknai datangnya tahun baru islam ini. Kadang - kadang kita malah lebih bersemangat merayakan dengan euforia yang berlebihan ketika datangnya tahun baru masehi,sampai - sampai rela bergadang sampai pukul 24.00 WIB,padahal kebiasaan itu bukanlah budaya kita umat Islam.

 

 Lebih lanjut disampaikan juga rasa senang dan bangganya,dengan kegiatan menyambut tahun baru Islam yang dilakukan oleh DKM mesjid An Nur,yang memadukan kegiatan Khotmil Qur'an dan santunan anak yatim yang memang merupakan sunnah Rasulullah SAW.

 

 Ditekankan juga oleh ustadz Asep, supaya para jemaah menanamkan kepada anak - anaknya untuk selalu mempelajari dan membaca Al Qur'an setiap hari walaupun hanya satu ayat,” ujar sang ustadz. (Ardi oyong)

Published in BATAM

 

Ket Photo : Wakil Bupati Inhil, Rosman Malomo  hendak menendang bola.

 

Sungai Guntung(KT) - Sore tadi sabtu (30-09-17),dilaksanakan Pertandingan Sepak Bola dilapangan kelapa gading jalan kesehatan sungai guntung.turnamen sepak bola yang di adakan oleh pemuda pancasila kecematan kateman yang ditutup oleh wakil bupati Rosman malomo. untuk penutupan kali ini antara Tim Raja wali dan Maja Pahit.

.

Tampak hadir dipenutupan turnamen sepak bola dilapangan kelapa gading.danramil 06 kateman kapten zainuar sikumbang dan waka polsek kateman Akp.J.harahap dan ketua pemuda pancasila bang junaidi kasmas dan anggota dewan Asnawi dari partai PBB dan dari partai PDIP surya lesmana.dan ketua LMR H.Saidnan ali.dan camat kateman diwakili oleh Kaharuddin S.sos dan ketua DPC PP Inhil Roby cayadi.

 

 Dalam laporan ketua panitia penyelenggara Bapak junaidi kasmas. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan turnamen sepak bola tersebut telah dilaksanakan sejak tanggal 19 agustus sampai dengan 30 september 2017 selama 41 dengan jumlah peserta club yang mengikuti Turnamen sepak bola berjumlah 64 club yang mewakili pekon-pekon dan kelurahan-kelurahan se-dan desa se.kec.Kecamatan Kateman.

 

Dan dalam Penutupan turnamen sepak bola ini juga diserahkan tropi piala bergilir dan hadiah uang kepada para juara nantinya oleh pak wakil bupati Rosman malomo,dipangung turnamen sepak bola kelapa gading.dan untuk pemain terbaik.Sedangkan yang unggul dalam pertandingan kata ketua PP kecamatan kateman junaidi kasmas.

 

 Sementara dalam sambutan Wakil Bupati Rosman Malomo.Beliau menyampaikan, selamat kepada pemain yang telah menang dan meraih skor terbaik tetap semangat ,tingkatkan terus motivasi dan prestasi kalian.semoga kedepan dengan semangat olahraga ini bisa membuat harum nama baik kabupaten indragiri hilir kecematan kateman.dan bisa berlaga di tingkat nasional.

 

Salam Olahraga kata Rosman Malomo. Walaupun tempatnya sederhana namun yang paling utama adalah semangat dan slalu menjadi pemain sepak bola yang bisa membangkitkan generasi muda kita lebih termotipasi untuk lebih aktip dalam memajukan oleh raga sepak bola," Tuturnya (Roder)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo Gubernur Kepri Nurdin Basirun menghampiri Pelaku UKM di acara seminar daerah upaya peningkatan ekonomi lokal & Business Matching di gedung nasional, Jl. Yos Sudarso, Karimun, Sabtu(30/09/17).

 

 

Karimun, (KT) - Mendorong untuk tumbuh kembangnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Karimun, Ikatan Keluarga Alumni Pelajar, Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Karimun Pekanbaru (IKA-IPPMKK) menyelenggarakan seminar daerah dengan mengangkat tema"Upaya Peningkatan Ekonomi Lokal dan Business Matching" bertempat di gedung nasional, Jl.Yos Sudarso, Karimun, (30/09/17).

 

Pantauan Karimuntoday.com dilapangan, Seminar daerah yang disejalankan dengan pengukuhan pengurus IKA -IPPMKK itu dihadiri oleh gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, sejumlah Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Karimun, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kepri, sejumlah SKPD dilingkungan Pemprov Kepri, serta peserta business matching usaha UKM di Karimun.

 

Gubernur Kepri dalam sambutannya mengatakan, peluang bisnis, peluang usaha sangat terbuka lebar, pemprov kepri akan mendorong untuk menumbuh kembangkannya, kita akan bina, dan kita akan dorong pelaku usaha kecil dan menengah untuk mengembangkan diri, ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengakui ekonomi kepri melambat, namun ini dikatakannya banyak penyebab, "ekonomi kepri saat ini katakanlah memang sedikit terganggu, itu karena banyak hal, karena dulu kita bertumpu pada industri perkapalan, kemudian karena kondisi politik dan ekonomi dunia, lalu larangan tidak boleh ekspor bahan baku, dan lainnya, ungkapnya,

 

“  Dari pengamatan saya, lanjut gubernur, ekonomi yang bisa bertahan dalam kondisi apapun adalah ekonomi kerakyatan, karena bila kita kemas, kita manage dengan baik semua potensi yang kita miliki saya yakin kita bisa rubah kepri menjadi lebih baik. Kepulauan Riau adalah wilayah maritim, potensi laut kita luar biasa, disamping itu sektor pariwisata bisa kita kembangkan lagi, dan satu hal yang ingin saya sampaikan bahwa mewujudkan kemandirian ekonomi diperlukan peran dari seluruh komponen, termasuk pelaku UKM, berfikirlah, tunjukkan ide-ide serta kreasinya,” Tukas Nurdin

 

 Ditambahkanya, Khusus pesan saya kepada adek-adek alumni yang telah menuntut ilmu tinggi-tinggi, janganlah setelah selesai kuliah menanyakan untuk menjadi tenaga honor, bila honorer produktif tidak mengapa, tapi ini menjadi honorer yang hanya sibuk begincu dan besolek saja, ini sangat disayangkan, tidak produktif menjadi pebisnis adalah pilihan tepat untuk produktif dalam merubah hidup kita, yang merubah hidup kita adalah kita sendiri, pungkasnya. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo :  MUI Kecematan Kateman, H. Hamdan Zainudin yang disaksikan Wakil KUA Kateman Hayatusalis dan tokoh masyarakat Sungai Guntung, H. Nandrang yang membimbing Riyan Androw Novriyanto.

 

Sungai Guntung,(KT) - Riyan Androw Novriyanto telah menjadi mualaf dengan memeluk agama Islam pada hari Jumat kemarin (29-september-2017).

 

Ia masuk islam atas keinginan sendiri dan berdasar hidayah yang diterimanya.Saat ditanya imam yang memimpinnya dalam mengambil keputusan itu pun, Riyan Androw Novriyanto menegaskan bahwa dirinya masuk Islam atas kemauan sendiri.

 

Kemauan sendiri atau dipaksa ? tanya MUI Kecematan Kateman, H. Hamdan Zainudin yang disaksikan Wakil KUA Kateman Hayatusalis dan tokoh masyarakat Sungai Guntung, H. Nandrang yang membimbing Riyan Androw Novriyanto.

 

Dalam proses Riyan Andro Novriyanto masuk Islam, dilakukan di ruang utama Masjid tersebut."Atas kemauan sendiri," tegas Riyan Androw Novriyanto sebelum mengucapkan dua kalimat syahadat.

 

Setelah itu Riyan pun mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai syarat memeluk agama islam. Anak dari Joko Sunanto, seorang pengusaha pada tahun 2010-an itu pun sempat sedikit gagap.

 

Riyan datang bersama teman-teman dan karib kerabatnya. Saat wartawan karimuntoday.com langsung mengkonfirmasi ke orang tua Riyan, Joko Sunanto mengatakan cukup mengapresiasinya.

 

"Baguslah kalau dia masuk agama islam, karena itu semua kemauan anak saya yang bernama Riyan," ungkapnya

 

.H. Nandrang, tokoh masyarakat Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau sangat terharu kepada Riyan, anak dari Joko Sunanto yang sebelumnya memeluk agama Budha.Sebagaimana diketahui, Riyan masih duduk di bangku pendidikan SMA 1 Kateman.

 

Ia memeluk islam setelah melihat, mengamati dan mendapat hidayah menuju jalan yang benar. Semoga menjadi muslim sejati ya Riyan, aamiin... (roder)

Published in KARIMUN

 

  

Ket Photo : Warga RW 10 perumahan Villa Pesona Asri kelurahan belian kecamatan batam kota,menggelar nonton bareng (NOBAR) bersama  bertempat dipinggir jalan utama komplek perumahan setempat,pada jumat malam (29/09/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.

 

BATAM, (KT) - Instruksi yang dikeluarkan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo,agar dilakukan kembali pemutaran Film G30S PKI mendapat apresiasi dan sambutan yang positif dari masyarakat diseluruh tanah air.

 

 Pemutaran film ini kembali, bertujuan supaya masyarakat dan juga generasi muda anak bangsa ,tidak buta dan lupa dengan sejarah kelam perjalanan bangsa ini pada masa lampau.

 

Untuk menindak lanjuti himbauan Panglima TNI tersebut,warga RW 10 perumahan Villa Pesona Asri kelurahan belian kecamatan batam kota,menggelar nonton bareng (NOBAR) bersama  bertempat dipinggir jalan utama komplek perumahan setempat,pada jumat malam (29/09/2017) sekitar pukul 20.00 WIB,yang dihadiri oleh ketua RW 10 pesona asri,para ketua RT,tokoh agama dan tokoh masyarakat,serta warga yang berada pada perumahan itu.

 

Dari pantauan karimuntoday.com dilapangan,terlihat sekali tingginya antusias dan minat warga yang tediri dari laki - laki dan perempuan berbagai usia guna menyaksikan Film bersejarah tersebut.

 

 Acara nonton bareng didahului dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan gugur bunga,secara bersama - sama dengan seluruh penonton yang hadir dipimpin oleh ketua Rw,membuat suasananya menjadi khidmat dan terasa haru.

 

 Tidak kurang dari sekitar ratusan warga yang hadir,tampak dengan serius dan seksama mengikuti adegan demi adegan yang ada dalam film bersejarah  tersebut.

 Ketua RW 10 perumahan villa pesona asri Ali Akbar disela - sela pemutaran Film tersebut menegaskan,kegiatan nonton bareng yang dilaksanakan adalah bertujuan untuk mengingatkan kepada warga dan generasi muda yang ada diperumahan pesona asri pada khususnya,akan tragedi dan peristiwa sejarah yang sangat mencekam pada lima puluh dua tahun yang silam,tepatnya pada tanggal 30 september 1965,ujar Ali.

 

 "Kita sangat senang dan gembira melihat semangat warga untuk datang menyaksikan Nobar ini,semoga saja warga divilla pesona asri ini selalu mencintai Pancasila dan NKRI,serta selalu kompak dan tetap terjalin semangat kebersamaan",ucapnya.

 

 Sementara salah seorang warga yang ikut pada nonton bareng ini sebut saja Boy,sengaja datang bersama keluarganya untuk menonton Film G30 S Pki ini,karena keingintahuannya tentang peristiwa berdarah yang pernah terjadi dalam perjalanan bangsa ini.

 

 " Maklum kita tidak tahu kebenarannya seperti apa,karena memang masih belum lahir saat itu",tutur boy..(Ardi oyong)

 

Published in BATAM

 

 Ket Photo : Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla bersama Bupati Lingga,H.Alias Wello.

Jakarta (KT ) -  Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla menyatakan kesiapannya hadir di Daik Lingga, Kepulauan Riau untuk membuka perhelatan Tamadun Melayu bersempena Hari Ulang Tahun Kabupaten Lingga ke - 14 yang jatuh pada tanggal 20 November 2017.

"Insya Allah, saya datang. Nanti dikoordinasikan dengan protokoler," tegas Wapres JK saat menerima Bupati Lingga, Alias Wello di ruang kerjanya, Jumat (29/9/2017).

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Bupati Lingga, Alias Wello menjelaskan, acara yang dihelat selama satu minggu itu mengundang kerabat melayu  antar bangsa.

"Ada beberapa negara yang diundang, diantaranya Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, Vietnam, Kamboja sampai Madagaskar. Untuk dalam negeri, semua kita undang dari Sabang sampai Merauke," bebernya.

Hadir mendampingi Bupati Alias Wello dalam pertemuan itu, owners Takke Group, Laurence M. Takke dan konsultan Bupati Lingga, Ady Indra Pawennari.

Sejauh ini, pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga sudah memulai langkah persiapan rencana kegiatan akbar lintas negara tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan Lingga, H Muhammad Ishak, kepada pers belum lama ini mengatakan, kegiatan akbar ini bertujuan mengumpulkan para tokoh melayu dan budayawan antar bangsa serumpun di kabupaten berjuluk “Negeri Bunda Tanah Melayu” tersebut.

Perhelatan ini sekaligus disejalankan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Lingga pada bulan November mendatang. Didalamnya bakal ada perbincangan Melayu antar bangsa.

“Tahap tahap awal kita mulai persiapan. Pada awalnya ini kegiatan daerah. Kita bicara juga dengan tokoh senior seperti Said Parman, Said Barakbah, Pak Abdul Malik yang sudah sekelas dunia,” kata Ishak, Senin (18/9).

Dikatakan pada perbincangan untuk Tamadun Melayu yakni kebesaran-kebesaran Melayu yang dibuat oleh Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS). Bagaimana SMRS dari Bintan ke Lingga dengan serba kekurangan dan tekanan dari penjajah bisa berkomunikasi dengan bangsa lain. Baik itu dalam urusan perdagangannya dengan Rafles.

“Tapi intinya kondisi saat ini lebih hebat dari zaman dahulu. Ketika zaman Sultan Mahmud, bisa komunikasi ke negara lain. Apalagi di zaman kita yang sudah maju seperti ini. Lingga punya sejarah itu,” terang Ishak.

Dampak positif dari kegiatan tersebut, lanjut Ishak, bahwa pertama kita mengenal potensi-potensi yang ada. Baik itu objek wisata sejarah budaya yang dikemas sedemikian rupa. Sebagai Bunda Tanah Melayu ini negerinya. Dan setiap tahun orang datang ke ibunya.

“Ada orang lain yang kita libatkan. Membuat konsep ini tidak harus melibatkan semua orang dulu. Semua sisi kita angkat. Kedepan juga ekonomi,” ujarnya.

Dijelaskan Ishak, sebagaimana SMRS dahulunya, dalam tekanan penjajah, tapi bisa membangun semua sisi. Baik itu mengembangkan agama. Untuk, apa yang direncanakan pada kegiatan Tamadun Melayu tersebut dapat bergiliran di tempat lain. Artinya dikeroyok.

“Pak Bupati Berharap, empat tahun sekali. Serumpun Melayu dikeroyok bersama-sama oleh kabupaten kota yang lain. Tujuannya meningkatkan ekonomi negeri-negeri Melayu dan rumpun bisnis Melayu,” imbuhnya.

Pada Tamadun Melayu itu nanti, kata H Ishak, tahap budaya yang dimunculkan terlebih dahulu menyangkut perkembangan bisnis, usahawan saudagar-saudagar Melayu dengan mengemukakan semangat memelihara, mengembangkan budaya, membangun kreatifitas yang harus dikembalikan lagi.

“Budayawan-budayawan mari kita berkordinasi dengan pakar pakar. Karena APBD-P setahun dua tahun persiapan. Kita salut juga dengan pemikiran Pak Bupati dengan segala keterbatasan. Ini bukan pertama dan terakhir. Mungkin tahun depan sempurna. Kita mulai mengenal negeri yang bertamadun,” ucap Ishak.

“Kegiatan daerah tersebut, koordinatornya Dinas Kebudayaan. Seperti MTQ. Materi dari kami. Ini kegiatan daerah, tupoksinya kebudayaan. Masyarakat dan sebagai OPD pendukung. Sudah beberapa kali rapat baru menyiapkan ini,” ujarnya.

Dengan digelarnya kegiatan daerah tersebut, Ishak berharap mendapat dukungan maksimal budayawan dan seniman. Karena kegiatannya disejalankan dengan Hari Jadi Kabupaten Lingga. Beberapa rencana kegiatan pendukungnya seperti pembacaan puisi, pawai budaya, bazar makanan tradisional khas Lingga dan stand fotografi.

“Kalau SMRS jadi Pahlawan Nasional, sekaligus syukuran. Allah izinkan SMRS dinobatkan gelar Pahlawan Nasional,” ujarnya.(Rs)

Published in LINGGA

 

 

 

Ket Photo : Pasangan mesum satu diantaranya adalah seorang oknum perangkat desa di Grobogan,Jawa Tengah,Jumat siang (29/09).

 

GROBOGAN,(KT),- Pasangan mesum satu diantaranya adalah seorang oknum perangkat desa di Grobogan,Jawa Tengah,Jumat siang (29/09) di grebek petugas gabungan Sabhara Polres grobogan dengan Satuan Polisi Pamong Praja. Saat diamankan,keduanya berdalih sedang menjalankan ritual untuk menyelesaikan masalah yang sedang dialaminya.

 

SM (39)  seorang oknum perangkat desa ,Desa Karanganyar,Kecamatan Purwodadi, Grobogan,Jawa Tengah,Jumat siang (29/09) terjaring razia operasi penyakit masyarakat bersama pasangannya  didalam sebuah kamar hotel di Purwodadi. Saat dirazia polisi pintu kamar tertutup rapat dan terkunci dari dalam. Polisi bersama Satpol pp kemudian mengetuk pintu dan menemukan keduanya sedang berduaan didalam kamar hotel.

 

Saat  diperiksa keduanya berdalih sengaja bertemu di hotel untuk menjalankan ritual. Perempuan yang sekaligus perangkat desa ini mengaku sudah mendapatkan ijin dari suami untuk mengadakan pertemuan dengan sang paranormal.”Saya sudah minta izin suami,untuk ketemu mbah dukun untuk menyelesaikan masalah keluarg,” ucapnya

 

SM mengaku meminta bantuan paranormal untuk menyelesaikan permasalahan didalam keluarganya. Meski terus mengelak,petugas tetap menggelandang keduanya kedalam truk polisi.

 

Menurut Kasat Sabhara Polres Grobogan,Ajun Komisaris Polisi Lamsir, membenarkan bahwa perempuan tersebut adalah berstatus sebagai seorang perangkat desa. “Ya kita temukan satu pasangan tak resmi, yang perempuan adalah seorang perangkat desa,satu lagi laki-laki asal Purwodadi juga,alasannya karena urusan supranatural,tapi tak mungkin karena dalam satu kamar,” jelasnya

 

Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, sementara perangkat desa tersebut akan diserahkan ke pihak terkait untuk dijatuhi sanksi administraftif oleh pemerintah daerah.”Karena satu adalah perangkat desa akan kita kembalikan kepada desanya untuk diberikan sangsi,” pungkasnya

 

 

Razia kemudian dilanjutkan ke beberapa hotel kelas menengah yang ada di Purwodadi. Namun petugas tidak menemukan pasangan mesum karena mereka telah check out terlebih dahulu sebelum petugas datang. Setelah dilakukan pembinaan, polisi kemudian memanggil masing-masing pasangan suami istri untuk datang dan menjeput. Jika tidak ada pihak keluarga yang datang maka/ polisi tidak akan melepaskan keduanya.(nur)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Fhoto.. Perwakilan Kodim Karimun foto bareng usai nobar dgn panitia HMI dan STIE Cakrawala.

 

Karimun,(KT) - Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Komisariat Karimun menggelar nonton bareng film G 30 S/PKI di dua kampus di karimun . yakni pada malam rabu di kampus STIE Cakrawala Karimun , dan lanjut pada malam Kamis di kampus Universitas karimun  , kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama HMI dengan Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM masing-masing kampus .

 

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 8.00 wib tersebut di ikuti oleh puluhan mahasiswa , di STIE Cakrawala Karimun acara nobar dilaksanakan di lantai 2 gedung STIE Cakrawala, sementara di Univ Karimun acara nobar dilaksanakan di ruang terbuka halaman kampus Univ Karimun , selain para mahasiswa , ikut hadir rector STIE Cakrawala Maimunah Rusyaid , dan sejumlah dosen civitas kampus, serta perwakilan dari kodim karimun.

 

PJS Ketum Komisariat HMI Karimun, Bagus Tira Sanjaya  mengatakan , kegiatan nobar ini terlaksana setelah adanya himbauan dari kodim karimun untuk memutar ulang fil tersebut , dan langsung kami -bertindak dan  mendapat dukungan dari masing_masing kampus , untuk dokumentasi filmnya di dapat dari pihak kodim karimun . bagus juga mengatakan , film G 30 S/PKI merupakan rangkaian dari sejaraah bangsa , yang harus terus di ingatkan pada generasi penerus bangsa , “ film G 30 S/PKI tdk hanya bagian dari sejarah bangsa tapi jg  merupakan peringatan bagi kita kedepan, terhadap kekejaman dan bahaya komunis “.

 

Sementara itu , Arbi Yunus, penaggung  jawab kegiatan nobar di kampus Unih Karimun , juga mengatakan secara berjenjang di HMI , juga  di intruksikan oleh PB HMI agar seluruh jenjang organisasi di HMI , memperkasai kegiatan nobar film G 30 S/PKI , dan ketika kami di undang oleh kodim karimun terkait penyebar luasan film tersebut , maka HMI sebagai organisasi yang berbasis di kampus , langsung melaksanakan kegiatan nobar tersebut di dua kampus yang cukup besar di karimun ,

 

” PB HMI juga mengintruksikan dan ketika di perkuat oleh TNI kami semakin berani , Alhamdulillah tanggapan mahasiswa , selaku generasi penerus sangat antusias , hal tersebut terlihat dari ramainya jumlah mahasiswa yang hadir, kami juga berterimakasih pada pihak kampus , yang mengalihkan jam perkuliahan pada malam tersebut , untuk nobar bersama kami” ungkap arbi ..

 

Arbi juga menambahkan, bagi masyarakat yang belum menyaksikan kembali film tersebut , kodim bersama sejumlah OKP juga akan menggelar nobar pada sabtu malam di areal coastal area Karimun mari sama-sama kita ramaikan(*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Dra. Rosmawati, MM.Pub saat memberikan pengarahan kepada petugas kebersihan di Taman Hijau, depan RSUD M. Sani, Jum'at, (29/09/17).

 

 

Karimun, (KT) - Guna menjalin keakraban dan ikatan emosional dengan petugas kebersihan, petugas pertamanan serta para sopir yang bertugas untuk Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Kebersihan, pagi tadi Jum'at, (29/09/17) Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Kebersihan Kabupaten Karimun Rosmawati mengumpulkan seluruh petugas tenaga kontrak tersebut di Taman Hijau depan RSUD M.Sani Karimun.

 

 Hari ini sengaja kita kumpulkan karena mereka ini lokasinya berbeda-beda, jadi kita berkumpul hari ini untuk silaturrahmi serta memberikan arahan kepada mereka terkait pantau satu, pantau dua serta verifikasi Piala Adipura 2018, Jumlah mereka secara keseluruhan ada sekitar 500 orang, terdiri dari petugas kebersihan, petugas pertamanan, sopir dan ABK, itu keseluruhan Kabupaten Karimun, khusus untuk pulau Karimun besar petugas kebersihan 160 orang dan petugas pertamanan 85 orang.

 

 Hal itu disampaikan Rosmawati kepada karimuntoday.com saat ditemui usai memberikan pengarahan kepada tenaga kontrak tersebut, Rosmawati menambahkan, pertemuan ini juga dalam rangka evaluasi serta memberikan motivasi kepada mereka yang bekerja dilapangan untuk persiapan menghadapi pantau satu piala Adipura 2018 mendatang,ujarnya.

 

Rosmawati dalam arahannya mengingatkan para pekerja agar kepercayaan yang telah diberikan jangan disalahgunakan, misalnya sopir, untuk mendapatkan penghasilan tambahan menggunakan mobil untuk angkut pasir, jangan main-main, jika ketahuan, saya akan cabut SK nya, tegasnya,Karena hal ini merupakan tanggung jawab saya, petugas itu di SK kan, honor yang diberikan adalah tanggung jawab saya, jadi saya mohon kita bekerja dikoridor yang telah ditentukan.

 

Dalam kesempatan itu, Rosmawati menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada para petugas, menurutnya, berkat mereka jugalah piala bergengsi Adipura diraih," saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada bapak dan ibu, karena bapak dan ibu dilapangan telah menunjukkan kinerja yang bagus sehingga dua kali Kabupaten kita ini meraih piala Adipura, meskipun ada komplain dari sana sini kepada kita terimalah dengan hati lapang, yang terpenting kita berusaha dan telah menunjukkan hasilnya, tuturnya.(DS)

Published in KARIMUN

 

 

BATAM, (KT) - Kepolisian daerah (POLDA) Kepulauan Riau kembali melakukan pemusnahan terhadap narkoba jenis ganja hasil tangkapan beberapa waktu yang lalu.

 

Hal tersebut disampaikan oleh kepala bidang (KABID) Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga kepada media jumat (29/09/2017).Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dilaksanakan di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda  Kepri pada hari Jumat tanggal 29 September 2017 sekira pukul 10.00 wib.

 

Kasubdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri AKBP Arthur Sitindaon SH, MH, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Edi Santoso SH, dihadiri oleh Perwakilan dari Bea dan Cukai, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, BPOM, LSM Granat.Laporan Polisi : LP – A / 120 / IX / 2017 / SPKT – Kepri.

 

KRONOLOGIS KEJADIAN :Bahwa pada hari Rabu tanggal 06 September 2017 sekira pukul 12.30 wib anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri telah melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang mengaku berinisial WP alias W di dalam Hall Deck 4 Kapal Pelni KM. Kelud yang berlabuh di Pelabuhan Pelni Batu Ampar – Kota Batam dikarenakan pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti 

berupa 1 (satu) bungkus daun kering berupa Ganja yang dibungkus dengan plastik bening dan dililit lakban warna coklat dari badan pelaku WP alias W yang saat itu diselipkan dibagian perut pelaku WP alias W. 

 

Kemudian ditemukan juga 1 (satu) bungkus daun kering berupa ganja yang dibungkus dengan plastik bening dan dililit lakban warna coklat dari bagian pinggang pelaku WP alias W, selanjutnya dilakukan Interogasi terhadap pelaku WP alias W dan ianya mengaku bahwa daun kering berupa ganja tersebut sebelumnya diperoleh dari seorang laki-laki bernama Aldi (DPO) DI PINGGIR JALAN Tembung pasar 10 Medan (Sumut) dengan cara membeli seharga Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah).Selanjutnya terhadap pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

BARANG BUKTI :Narkotika Jenis Daun Ganja Kering seberat 460 (empat ratus enam puluh) gram dengan rincian :1. Total keseluruhan yang dimusnahkan : 437,5 (Empat ratus tiga puluh tujuh koma lima) gram.2. Untuk dikirim ke Puslabfor Polri cabang Medan : 21,5(dua puluh satukoma lima) gram.3. Untuk pembuktian di pengadilan sisa dari hasil Puslabfor Polri : 1 (satu) gram. Narkotika Jenis Daun Ganja Kering seberat 330 (tiga ratus tiga puluh) gram dengan rincian : 1. Total keseluruhan yangdimusnahkan : 310,8 (tiga ratus sepuluh koma delapan) gram.

 

2. Untuk dikirim ke Puslabfor Polri : 18,2 (delapan belas koma dua) gram.

3. Untuk pembuktian di pengadilan sisa dari hasil Puslabfor Polri: 1 (satu) gram.. (Ardi oyong/Humas polda kepri)

 Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Hasil Tangkapan  Narkoba Jenis Ganja

 

 BATAM, (KT) - Kepolisian daerah (POLDA) Kepulauan Riau kembali melakukan pemusnahan terhadap narkoba jenis ganja hasil tangkapan beberapa waktu yang lalu.

 

Hal tersebut disampaikan oleh kepala bidang (KABID) Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga kepada media jumat (29/09/2017).Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dilaksanakan di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda  Kepri pada hari Jumat tanggal 29 September 2017 sekira pukul 10.00 wib.

 

Kasubdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri AKBP Arthur Sitindaon SH, MH, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Edi Santoso SH, dihadiri oleh Perwakilan dari Bea dan Cukai, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, BPOM, LSM Granat.Laporan Polisi : LP – A / 120 / IX / 2017 / SPKT – Kepri.

 

KRONOLOGIS KEJADIAN :Bahwa pada hari Rabu tanggal 06 September 2017 sekira pukul 12.30 wib anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri telah melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang mengaku berinisial WP alias W di dalam Hall Deck 4 Kapal Pelni KM. Kelud yang berlabuh di Pelabuhan Pelni Batu Ampar – Kota Batam dikarenakan pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti 

berupa 1 (satu) bungkus daun kering berupa Ganja yang dibungkus dengan plastik bening dan dililit lakban warna coklat dari badan pelaku WP alias W yang saat itu diselipkan dibagian perut pelaku WP alias W. 

 

Kemudian ditemukan juga 1 (satu) bungkus daun kering berupa ganja yang dibungkus dengan plastik bening dan dililit lakban warna coklat dari bagian pinggang pelaku WP alias W, selanjutnya dilakukan Interogasi terhadap pelaku WP alias W dan ianya mengaku bahwa daun kering berupa ganja tersebut sebelumnya diperoleh dari seorang laki-laki bernama Aldi (DPO) DI PINGGIR JALAN Tembung pasar 10 Medan (Sumut) dengan cara membeli seharga Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah).Selanjutnya terhadap pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

BARANG BUKTI :Narkotika Jenis Daun Ganja Kering seberat 460 (empat ratus enam puluh) gram dengan rincian :1. Total keseluruhan yang dimusnahkan : 437,5 (Empat ratus tiga puluh tujuh koma lima) gram.2. Untuk dikirim ke Puslabfor Polri cabang Medan : 21,5(dua puluh satukoma lima) gram.3. Untuk pembuktian di pengadilan sisa dari hasil Puslabfor Polri : 1 (satu) gram. Narkotika Jenis Daun Ganja Kering seberat 330 (tiga ratus tiga puluh) gram dengan rincian : 1. Total keseluruhan yangdimusnahkan : 310,8 (tiga ratus sepuluh koma delapan) gram.

 

2. Untuk dikirim ke Puslabfor Polri : 18,2 (delapan belas koma dua) gram.

3. Untuk pembuktian di pengadilan sisa dari hasil Puslabfor Polri: 1 (satu) gram.. (Ardi oyong/Humas polda kepri)

 

Published in BATAM
Page 1 of 18

KALENDER BERITA

« September 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30  
DISPENDA KARIMUN
DISPENDA KARIMUN