humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: January 2018

 

Ket Photo : DR.H Dedi Iskandar Batu Bara S.Sos, SH, MSP yang Juga Senator asal Sumatera Utara yang Juga Ketua Umum DPP MAPAN-RI.

 

Madina, (KT) - Pasca tertangkapnya Warga Binaan Diduga bandar narkoba disalah satu hotel dikabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara belum Lama ini mendapat sorotan dari sejumlah Pihak salah satu nya DR.H Dedi Iskandar Batu Bara S.Sos, SH, MSP yang Juga Senator asal Sumatera Utara yang Juga Ketua Umum DPP MAPAN-RI.

 

Kemenkumham harus mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Rutan dan aparat lainnya yang diduga ikut terlibat dalam Perkara tertangkapnya Warga Binaan disalah satu Hotel di Madina dengan barang bukti berupa Narkotika.

 

" Saya minta Kementrian Hukum dan HAM harus mengambil tindakan Tegas Kepada Kepala Rutan dan Aparat lainya yang diduga terlibat dalam Perkara Warga Binaan yang bisa tertangkap di salah satu Hotel di Kab Mandailing Natal beberapa waktu lalu, Sebut Dedi pada Senin 21/01/2018 kepada Kru Karimuntoday.com saat dihubungi Via selular.

 

Kemudian ditambahkannya, Jangan ada Upaya-upaya melindungi terhadap Oknum pelaku yang mengakibatkan bisa keluarnya Narapidana dengan bebas berkeliaran Padahal yang bersangkutan sedang menjalani Proses Hukum di Lembaga Pemasyarakatan atau pun di Rumah Tahanan, karena jelas Narkoba itu Musuh kita semua,” Pungkasnya

 

Sebelum nya Juga M Syawaluddin Ketua DPC MAPAN-RI Kabupaten Mandailing Natal juga mendesak agar Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Wilayah Sumatera Utara agar Mencopot Oknum Kepala Rutan yang Diduga Lalai sehingga Seorang yang berstatus warga binaan bisa berkeliaran diluar Lapas.

 

" Kita Minta Kanwilkumham Sumatera Utara untuk segera mencopot Oknum Kepala Rutan yang dinilai lalai sehingga Warga Binaan yang masih menjalani hukuman bebas berkeliaran diluar Lapas,”Pinta Syawal (KH)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Gunernur Kepri, Nurdin Basirun Mendayung Sampan, untuk melihat secara Lansung Kondisi Jembatan Anak Tiri yang Ambruk di Desa Marok Tua.

 

Lingga, Dabo Singkep,(KT) – Gubenur Kepri, Nurdin Basirun mendatangi  Desa Marok Tua  untuk melihat langsung kondisi jambatan anak tiri yang roboh, Minggu (21/01/2018) sore.  

 

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun kepada awak media mengatakan, Dia sangat prihatin dengan kondisi jembatan anak tiri, dan insya allah, jembatan ini akan segera diperbaiki, pasalnya, akses jembatan ini sangat dibutuhkan bagi warga desa marok tua untuk beraktivitas sehari-hari.

 

“ Ya’ saya sangat prihatin sekali melihat kondisi jembatan anak tiri ini, apalagi semenjak jembatan ini roboh, masyarakat dan para pelajar terpaksa menggunakan sampan atau pompong ketika hendak menyebrang, dan insya allah dalam waktu dekat jembatan akan diperbaiki,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Selain sulitnya masyarakat untuk menyebrang tentu juga akan berdampak  dan berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat, karena akses mereka sudah terhambat akibat ambruknya jemabatan anak tiri,” Pungkasnya

 

Secara terpisah, Salah seorang warga desa marok tua kepada karimuntoday.com mengatakan, Dia berharap agar bapak gubernur kepri,secepatnya untuk membangun jembatan anak tiri, pasalnya, semenjak jembatan ini ambruk, masyarakat sangat sulit sekali untuk menyebrang,” Tuturnya

 

Dari pantauan karimuntoday.com dilapangan, terlihat hadir mendampingi Gubernur Kepri, Bupati Lingga, H.Alias Wello, serta beberapa orang OPD.(R.AG)

 

Published in PERISTIWA

 

 

Medan,(KT) -Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma apresiasi kegiatan perantau Padang Ganting Sakato (PGS) Medan. Hal tersebut disampaikan Wabup pada pelantikan pengurus PGS periode 2018-2020 dan pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Serba Usaha Palano Jaya di ruang serbaguna restoran Garuda Adam Malik Medan, Minggu (21/1).

 

Acara yang dihadiri turut dihadiri Ketua GOW Tanah Datar Ny. Retry Zuldafri dan Kabag Humas dan Protokol Syahril juga dihadiri Kadis Koperasi dan UKM Medan, Ketua IKLB Provinsi Sumut dan diikuti ratusan perantau.

 

“Kita pemerintah KabupatenTanah Datar berikan apresiasi kepada organisasi perantau PGS Medan yang telah bersatu untuk membentuk koperasi dengan mengedepankan rasa kekeluargaan yang tinggi di rantau”, kata wabup Zuldafri.

 

"Menjadi istimewa bagi saya, tidak hanya melantik pengurus perantau yang baru juga membuka RAT Koperasi perantau sebagai wujud nyata maju bersama-sama dengan prinsip kekeluargaan dan gotong royong,” ujarnya.

 

Zuldafri menyampaikan, masyarakat kita yang berada di rantau juga tidak seluruhnya berhasil, dengan adanya koperasi inilah bisa menggilirkan modal melalui pinjaman koperasi, ungkap wabup.

 

Wabup juga tambahkan perantau mempunyai peran penting sebagai salah satu pilar dalam pembangunan selain pemerintah dan masyarakat, untuk itu pemerintah daerah ke depan akan selalu menjalin hubungan baik dengan perantau.

 

"Kita akan terus bina hubungan baik dengan perantau, sehingga tetap ingat kampung halamannya dan berperan aktif membantu pembangunan," terang wabup.

 

Di akhir sambutannya, Wabup Zuldafri, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PGS Medan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Tanah Datar di perantauan, khususnya di PGS Medan mau berperan aktif mendukung pemerintah kota Medan dan kepada pengurus Koperasi Palano Jaya laksanakan kegiatan koperasi ini dengan menjunjung rasa kekeluargaan, pungkasnya.

 

Sementara itu Ketua Komisariat Perantau PGS Medan dan sekaligus pengurus koperasi Palano Jaya Ir. Jalinus sampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kepada kami di rantau dan kami di rantau juga tidak akan lupa dengan kampung halaman, ungkapnya.

 

Jalinus didampingi bendahara Koperasi Palano Jaya Delfita Hendri mengatakan koperasi Serba Usaha Palano Jaya sudah berdiri dari tahun 2007 lalu sampai saat ini sudah memiliki anggota sebanyak 104 anggota dengan nilai modal sebesar Rp 1,7 miliar, ungkapnya.

 

“Alhamdulillah berkat kegigihan bersama dalam menjalankan koperasi ini, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Koperasi dan UKM memberikan bantuan hibah berupa dana usaha dan yang terakhir ini bantuan audio visual sebanyak 10 unit dan untuk SHU tahun 2017 pada RAT yang ke 10 tahun ini sebesar Rp 241 juta, pungkasnya.

 

Salah satu anggota Hendri mengatakan dengan bergabungnya dengan koperasi secara aktif dalam enam bulan saya sudah bisa meminjam modal untuk menjalankan usaha fotocopy. "Kami sangat terbantu dengan adanya koperasi dari persatuan masyarakat Padang Ganting yang berada di kota Medan, dan itupun tanpa agunan," ungkapnya.(Zul/humas)

Published in PERISTIWA

 

Ketua Tim Satgas Pangan, Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Suharnoko, Ketika melakukan Sidak di Pasar Dabo Singkep.

 

Lingga, Dabok Singkep,(KT) - Tim Satgas Pangan Polres Lingga, berkerjasama dengan Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Lingga, melaksanakan Inspeksi Mendadak di Pasar Dabo Singkep.

 

Ketua Tim Satgas Pangan, Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Suharnoko, menyampaikan, dari Sidak yang dilakukan harga kebutuhan masyarakat saat ini masih relatif stabil untuk di Pasar Dabo Singkep. Ada pun yang mengalami kenaikkan hanya Cabe, baik itu cabe kriting maupun cabe rawit.


Dikatakan, untuk harga cabe kriting saat ini di pasar Dabo Rp 58,000, yang sebelumnya hanya Rp 45,000, begitu juga dengan harga cabe rawit Rp 54,000 yang sebelumnya hanya Rp 50,000. sementara untuk harga beras masih stabil Rp 12,000 hingga Rp 12,500.

“Untuk harga kebutuhan lainnya, seperti bawang merah dan bawang putih juga stabil tidak pengalami kenaikkan dikisaran harga Rp 20,000. Sementara untuk ikan di pasar ikan Dabo Singkep juga mengalami kenaikkan, seperti ikan" ungkapnya, saat ditemui ketika Sidak di Pasar Dabo Singkep, Jum’at, (19/01/2018).

Untuk penimbunan barang kebutuhan, lanjut Suharnoko, dari pantauan kita saat ini tidak ada terjadi penimbunan. karena yang dikatakan penimbunan tersebut, jika terjadi kelangkaan barang kebutuhan sementara barangnya ada namun tidak dijual, jika hal ini terjadi dan kita temukan akan diproses.

Tujuan dari Satgas pangan ini, jalas Suharnoko, untuk mengontrol stabilitas harga, jika terjadi kenaikkan dan kelangkaan barang kebutuhan, kita akan minta Disperindag untuk melakukan operasi pasar. Karena yang melakukan operasi pasar yakni, Disperindag Pemerintah Daerah.

“Kenaikan harga kebutuhan dikarenakan faktor cuaca saat ini, dan yang mengalami kenaikkan saat ini hanya cabe, sementara untuk barang kebutuhan lainnya relatif stabil,” pungkasnya. (R.AG)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Bupati Kuansing H Mursini, Wakil Bupati Kuansing H Halim dan isteri Yuni Warti Halim dan Wakil Bupati Inhu Khairizal beserta isteri Hj Marlinawati Khairizal .melepas rombongan sepeda yang dikemas dalam kegiatan bernama "gowes bareng baserah bike community" Minggu,(21/1/2018).

Taluk Kuantan,(KT)  - Ratusan Pencinta Olahraga Sepeda Hadiri Gowes Bareng Basrah Bike Community di Baserah dan KHS BASERAH- Para pecinta olahraga sepeda baik yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi maupun di Kabupaten Indragiri Hulu Minggu pagi (21/1) " banjiri" kota Baserah Kecamatan Kuantan Hilir dan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Mereka mengikuti kegiatan bersepeda yang diselenggarakan oleh Baserah Bike Community (BBC).

 

 Hadir mengikuti acara ini Bupati Kuansing H Mursini, Wakil Bupati Kuansing H Halim dan isteri Yuni Warti Halim dan Wakil Bupati Inhu Khairizal beserta isteri Hj Marlinawati Khairizal .

 

Bupati Kuansing H Mursini saat melepas rombongan sepeda yang dikemas dalam kegiatan bernama "gowes bareng baserah bike community" ini start dimulai dari kantor camat Kuantan Hilir terus mengelilingi kota Baserah selanjutnya menuju Kuantan Hilir Seberang menyusuri desa Pelukahan, Lumbok, Koto Rajo, Teratak Joriang, Sungai Soriak dan terakhir di Pulau Baru kemudian kembali ke pasar Baserah finish di kantor Camat Kuantan Hilir.

 

Bupati Kuansing ketika membuka kegiatan ini didampingi Wakil Bupati H Halim dan Wakil Bupati Inhu Khairizal mengatakan kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi antar pemkab dan antar peserta. Kemudian dari kegiatan ini dapat pula menggerakkan masyarakat berolah raga.

 

 "Kemudian kita juga bisa sambil berwisata. Melihat desa kita di kuansing," kata bupati Mursini seraya mengatakan setelah acara bersepeda ini dilaksanakan, Pemkab Kuansing dan para pecinta olahraga sepeda Kuansing siap menunggu undangan acara serupa dari Pemkab Inhu.

 

Wakil Bupati Inhu Khairizal menanggapi bahwa Pemkab Inhu setelah ini juga siap untuk mengundang Pemkab Kuansing,” Katanya (lidia ningsih)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Perbup Nomor : 36  Tahun 2013.

 

Kuansing,(KT) – Kapolda Riau diminta untuk melakukan penyelidikan terkait tunjangan perumahan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Pasalanya, berdasarkan Perbup : 36 Tahun 2013, sebagai payung hukum proses pencairan tunjangan perumahan bagi ketua dan wakil ketua beserta anggota dprd kuansing dengan nominal angka sangat fantasis serta diluar kewajaran serta kepatutan.

 

Hal tersebut dikatakan, Muhammad Ridwan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau juga Putra dari Kuansing kepada karimutoday.com Minggu,(21/1/2018), Ya’ Dia berharap agar pengusutan tunjangan perumahan ketua dan wakil ketua beserta anggota dprd kuansing agar dijadikan skala proritas oleh bapak kapolda riau,pasalnya, setelah perbup di terbitkan oleh bupati kuansing kala itu, ketua dprd menerima uang tunjangan perumahan sebesar, 18 juta perbulan dan setahun, 216 juta, begitu juga dengan wakil ketua dprd kuansing juga menerima besaran nominal yang sama tentu sangat diluar azas ketidak patutan.

 

“ Mana ada kontrak rumah di kabupaten kuantan singingi, dengan nominal angka sebesar, Rp.216 juta rupiah pertahun pada tahun 2013 silam, oleh sebab itu diminta kepada bapak kapolda riau, untuk melakukan penyelidikan serta memeriksa pihak-pihak terkait atas pemberian tunjangan perumahan kepada ketua dan wakil ketua serta anggota dprd kuansing,” Pintanya

 

Ditambahkanya lagi, Dia selaku Putra Asli Kuansing, juga sangat menyesalkan pemberian tunjangan tersebut terus berlanjut, apalagi ketiga unsure pimpinan dewan tersebut sudah dibangunkan rumah dinas, tetapi masih juga diberikan tunjangan perumahan, dan dia menilai ada kerugian keuangan Negara atas pemberian tunjangan tersebut, selayaknya bapak kapolda riau untuk mengusut tuntas adanya dugaan korupsi ini, Harapnya

 

Secara terpisah, Kapolda Riau, Irjen Pol Drs. Nandang MH ketika dikonfirmasi karimuntoday.com beberapa waktu lalu, terkait tunjangan perumahan ketua dan wakil ketua dprd kuansing beliau mengatakan, akan segera kita lidik,” Ujarnya singkat (red/roder)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo :  M Syawaluddin Ketua MAPAN-RI Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

 

 

Madina,(KT) - Maraknya peredaran narkoba di kalangan masyarakat indonesia membuat pemerintah pusat melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan perang terhadap Narkoba. Seperti kejadian yang Belum lama ini terjadi Kabupaten Mandailing Natal.Provinsi Sumatera Utara, seorang Napi yang diduga Bandar Narkoba ditangkap disalah satu hotel mengkonsumsi Narkotika Jenis sabu, Maka dari itu Eleman Masyarakat Penggiat Anti Narkoba Republik Indonesia ( MAPAN-RI) Kabupaten Mandailing Natal yang dengan nyata mendeklarasikan Perang Terhadap Penyalah gunaan dan Peredaran gelap Narkoba.

 

MAPAN- RI Kabupaten Mandailing Natal Meminta Kepada Kanwil KEMENKUMHAM Sumut khususnya Bidang Pemasyarakatan untuk segera mengusut tuntas ada apa di sebalik Pemindahan Tahanan Narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan yang kelasnya Lebih Tinggi ke Rumah Tahanan Cabang Natal, seperti yang disampaikan oleh M Syawaluddin Ketua MAPAN-RI Kabupaten Mandailing Natal pada Jurnalis Karimuntoday.com pada Minggu (21/01).

 

Selain itu, DPC MAPAN-RI Madina juga meminta agar seluruh Petugas Rutan Cabang Natal segera di periksa kenapa dengan mudah Narapidana lolos dari Penjagaan dan yang lebih parahnya tertangkap di salah satu Hotel yang tidak jauh dari Rutan Cabang Natal. Jika terbukti ini kelalaian maka di harapkan segera di beri tindakan administrasi agar tidak terulang lagi.

 

Jika hal tertangkapnya salah satu Narapidana yang sedang menjalani masa Binaan di Rutan cabang Natal akibat dari perlakuan khusus dari petugas Rutan Cabang Natal maka kita Harapkan agar Petugas yang memberi fasilitas segera di Copot dan apa bila perlu di pecat dari Tugas sebagai Pegawai Pemasyarakatan di bawah kemenkumham.

 

MAPAN-RI­ Madina juga sangat menyayangkan kejadian ini dimana seharusnya Warga Binaan Berada di dalam Rutan Cabang Natal, ini malahan tertangkap di salah satu Hotel dan yang lebih memprihatinkan saat di grebek Warga Binaan itu memiliki Narkoba Jenis Happy Five dan Extasi, dan Sabu-sabu.

 

 Jika hal ini di biarkan berlarutan maka tak guna kita berharap Mata rantai peredaran gelap Narkoba akan terputus, sia-sia Saja Pihak Kepolisian Republik Indonesia bersama Badan Narkotik Nasional Bertungkus lumus memberantas Peredaran Narkoba.

 

Untuk ini dengan Tegas di harapkan agar Kakanwil Kemenkumham dalam hal ini Bidang Pemasyarakatan diminta segera turun tangan dan mengusut tuntas Terkait Pemindahan warga Binaan ke Rutan Cabang Natal yang mana di sinyalir banyak kejanggalan dan menyalahi aturan pemasyarakatan serta di harapkan membongkar kebenaran yang terjadi di Rutan Cabang Natal, jelas M Syawaluddin.

 

 Diharapkan kepada Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia melalui Dirjen Lapas melakukan tindakan tegas terhadap Oknum Lapas yang diduga Lalai dalam melaksanakan Tugas nya sehingga Napi bebas berkeliaran diluar Lapas.” Pintanya(KH)

Published in PERISTIWA

 

 

Ket Photo: Bupati Kuansing,Drs.H.Mursini Menebaskan Pedang ke Guci Beranda Ditandai di bukanya Kejuaraan Tapak Suci se Provinsi Riau.

 

Teluk Kuantan,(KT)  - Perguruan Silat Tapak Suci 206 Muhammadiyah Kuantan Singingi, menggelar kegiatan kejuaraan daerah tapak suci se Provinsi Riau,Kejuaraan tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Bupati Kuansing Drs H Mursini, M.Si bertempat di sekolah MIM Muhammadiyah Kuantan Singingi di Teluk Kuantan Sabtu (20/1).

 

Ketua Panitia Penyelenggara, Sardiono, A.Md ketika memberikan sambutan menyampaikan bahwa kejuaraan tapak suci ini merupakan agenda rutin dari pimpinan daerah tapak suci 206 Kuansing yang semestinya telah diselenggarakan pada tahun 2017 silam namun karena belum siapnya panitia maka baru sekarang bisa diselenggarakan.

 

Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci 206 Muhammadiyah Kuansing ini menambahkan kejuaraan tapak ini merupakan kejuaraan tapak suci sesama kader se Provinsi Riau dengan peserta sebanyak 135 orang peserta.

 

"Dengan adanya kejuaraan ini diharapkan akan memotipasi kader muda di provinsi riau menjadi atlet berprestasi dan menjadi pembela perserikatan muhammadiyah," kata Wakil Ketua 1 DPRD Kuansing itu menjelaskan.

 

Sementara itu, Bupati Kuansing H Mursini menambahkan kejuaraan daerah ini merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan teknik teknik tapak suci sebagai persiapan atlet tapak suci mengikuti kejuaraan baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

 

 Dirinya berharap dari kejurda tapak suci tercipta pola pembinaan olahraga silat yang berkesinambungan dengan keterlibatan seluruh komponen pendukung sehingga melahirkan atlet yang handal dan mampu berprestasi disemua ajang tingkatan kejuaraan,” Pintanya  

 

Hadir pada pembukaan kejuaraan daerah tapak suci Ketua KONI Kuansing, Ketua Pimwil 25 tapak suci Riau, Pimpinan daerah Muhammadiyah, Kepala OPD, Kabag Humas dan Kabag Umum Setda.(lidia ningsih/hms)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Anggota TNI-POLRI Bersama Masyarakat Bergotong Royong Membangun Rumah Warga yang Roboh di Hantam Gelombang beberapa Waktu Lalu.

 

Lingga, Dabo Singkep,(KT) -  Pasca rumah warga yang roboh akibat hantaman gelombang disertai air laut pasang beberapa waktu lalu tepatnya di Pulau Buyu, Desa Rejai. kamis (18/1/2018) bersama TNi, polisi ikut membantu warga yang lagi gotong royong membangun rumah warga yang kena musibah tersebut

"Kami juga melakukan penyerahan bantuan material bangunan untuk saudara Amran. Beliau pun menyambut baik atas apa yang kami lakukan bersama ini," ujar Bhabinkamtibmas Desa Rejai, Bripda Wira Tama Hadi kepada awak media, Sabtu (20/1/2018).

Dia mengatakan, dengan dilakukannya gotong royong tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran terhadap masyarakat setempat tentang pentingnya upaya membantu bersama-sama jika terkena musibah.

"Selain itu, kami juga berharap, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan Polri,"katanya.

Dengan dikerjakan secara bergotong royong tersebut, rumah Amran mulai berdiri secara bertahap. Diharapkan, bangunan tersebut dapat segera selasai dan dihuni kembali.

Diketahui, gotong royong itu diikuti oleh Ketua BPD Rejai, Perangkat Desa setrmpat, Kapolsub Sektor Pulau Rejai Brigadir Richard P Napitupulu, Pos AL Pulau Rejai Serda Nav Sarto Titis serta masyarakat Pulau Buyu.(R.AG) 

Published in LINGGA

 

 

Ket Photo : 7 Orang Tersangka diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sejumlah TKP berbeda di Kabupaten Karimun,Kepri.

 

Karimun,(KT) - Satresnarkoba Polres Karimun kembali berhasil mengamankan 7 orang tersangka yang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sejumlah TKP berbeda di Kabupaten Karimun, kata Kasat Reserse Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madiyatias dalam rilis resminya yang diterima media ini, Sabtu, (20/01/18).

 

Disebutkannya, pengungkapan terhadap 7 orang tersangka tersebut berawal dari adanya informasi bahwa adanya seseorang yang tanpa hak telah mesebutkannya dengan memiliki, menyimpan dan melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, kemudian pada tanggal (17/01/18), sekira pukul 21:35 Wib Tim menuju TKP dan langsung mengamankan dua orang tersangka inisial RE (25) dan A (27) bersama barang bukti sabu seberat, 1,80 gram, sebutnya.

 

Setelah dilakukan pengembangan, sebutnya lagi, dari keterangan tersangka RE bahwa ia mendapatkan sabu dari MS (34), pada tanggal 18/01/18, Tim menangkap MS, dia mengakui memang telah melakukan transaksi narkoba dengan RE serta juga mengakui bahwa masih menyimpan sabu dirumahnya di Sungai Raya, Kecamatan Meral, dengan disaksikan RT setempat, kita berhasil mendapatkan barang bukti sabu dengan berat kotor 64,78 gram sabu, 1 unit alat timbangan digital, pembungkus plastik sabu dan 1 unit handphone, ungkapnya.

 

 Disebutkannya lagi, dari pengakuan MS, ia mendapatkan sabu bukt Malaysia dengan cara memesan langsung yang dibawa melewati pelabuhan Karimun, ia juga mengakui sudah lima kali melakukan pembelian sabu ke Malaysia, dari keterangan MS pula bahwa ia memberikan barang bukti sabu kepada TH (27) dan RA (30), lalu pada tanggal 19/01/18, sekira pukul 08.30 WIB kita mengamankan TH dan RA di perumahan Komplek PT. Timah, Prayun Kundur, paparnya.

 

Dari pengakuan TH, lanjut Nendra, bahwa TH telah membagikan sabu tersebut kepada HK (35), lalu dilakukan pengembangan lagi, sekira pukul 16:00 Wib kita mengamankan HK, HK mengatakan bahwa barang bukti itu ia simpan dirumah UHP (33), dan Tim berhasil menemukan barang bukti yang diberikan TH tersebut, selanjutnya kita mengamankan tersangka dan barang bukti ke kantor Satnarkoba Polres Karimun untuk pengembangan lebih lanjut,” jelasnya.(DS)

Published in KARIMUN
Page 1 of 13

KALENDER BERITA

« January 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31