humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: January 2018

 

LINGGA DABO SINGKEP,(KT) - Nelayan kecil (tradisional), di Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri, khususnya di Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir membutuhkan dukungan Pemerintah Daerah, untuk memudahkan mereka dalam mencari nafkah dan meningkatkan perekonomian, selain dari program pemerintah saat ini di bidang pertanian dan peternakan.

 "Pekerjaan nelayan itu merupakan kegiatan utama kami, kalau bertani dan beternak kami juga lakukan, tetapi itu kebutuhan sehari-hari bertani dan berternak butuh waktu untuk nelayan kecil seperti kami," kata Muzir, salah satu warga Desa Persing saat menerima kunjungan reses Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Neko Wesha Pawelloy beberapa waktu yang lalu.


Untuk itu, para nelayan di Desa Persing membutuhkan bantuan alat tangkap ikan sederhana seperti sampan dan jaring, untuk memudahkan mereka mencari nafkah meskipun saat ini peralatan tersebut sudah dimiliki namun beberapa perlengkapan tersebut sudah cukup lama sehingga sudah tidak layak dipakai.

"Sebagian besar masyarakat di sini nelayan kecil seperti ikan tamban atau ikan-ikan karang yang diambil dengan sampan," ujar Kepala Desa Persing, Khalid  saat itu.

Meski begitu, menurut Khalid pihaknya sudah mengupayakan untuk memajukan sektor pertanian di desa mereka, sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Lingga. Namun, untuk mengubah mainset masyarakat tersebut membutuhkan waktu dan pekerjaan nelayan tidak mungkin ditinggalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada tahun 2018 ini, menurutnya Desa Persing sudah menganggarkan beberapa kegiatan yang memantapkan program pertanian Bupati Lingga. Namun, diakuinya keterbatasan lahan di Desa Persing juga menjadi kendala utama.

 Kepala Desa Persing,  mengatakan, dirinya meminta agar ada kemudahan dalam melakukan pembebasan lahan, mengingat dana DD dan ADD tidak boleh digunakan untuk pembebasan lahan.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Neko Wesha Pawelloy  mengatakan,berupaya menyampaikan berbagai keluhan masyarakat tersebut kepada Pemerintah Daerah, bahkan beberapa hal kecil yang dapat diberikannya akan dibantu melalui anggaran pribadi sebagai bentuk kepedulian dan sumbangan atas apa yang telah didapatnya selama menjadi anggota DPRD Lingga, dan sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukungnya dalam Pemilu yang lalu.

"Saya tidak berani berjanji karna janji adalah hutang, tetapi sesuai kewenangan dan tupoksi sebagai anggota dewan, saya wajib menampung dan aspirasi semua keluhan masyarakat, apapun itu keluhannya," Ujar nya. (R.AG)

Published in LINGGA

    

Ket Photo : Bupati Kuansing, H. Mursini dan Wakil Bupati Kuansing, H. Halim.

 

Kuansing,(KT) – Bupati Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau sangat menyesalkan stetmen Wakil Bupati di salah satu media online yang secara gamblang menceritakan rasa kekecewaanya atas pelantikan kepala sekolah dan beberapa pejabat beberapa hari lalu, serta terkait proses masa pencalonan sebagai bupati dan wakil bupati setahun silam.

 

H.Mursini Bupati Kuansing kepada karimuntoday.com Rabu,(31/1/2018), Via Hp selularnya mengatakan, Dia sangat terkejut ketika membaca berita disalah satu media online, yang mana wakil bupati kuansing, H.Halim secara rinci mengungkapkan kekesalan hatinya, dan dia sebagai bupati tidak menyangka sama sekali wakil bupati seperti itu, selayaknya, apabila ada yang tidak berkenan atas kebijakanya,sebaiknya di bicarakan secara internal, bukan mengumbar ke public lewat media massa.

 

“ Dia dan wakil bupati satu paket dalam pencalonan sebagai bupati dan wakil bupati, dan sekarang sudah resmi menjadi bupati dan wakil bupati dipilih oleh masyarakat, andaikata ada ketidak cocokan sebaiknya diselesaikan dengan hati yang dingin, bukan dengan mengekspos ke media massa, akibatnya, akan menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat kuansing,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Sepulang dia dari Jakarta dia akan menemui wakil bupati untuk duduk satu meja, dalam rangka menyelesaikan permasalahan ini,karena kalau tidak diselesaikan secara cepat tentu dampaknya ke roda pemerintahan di kuansing, pasalnya antara bupati dan wakil bupati tidak singkron, tentu juga akan menghambat pelayanan kepada public.

 

Dan mengenai kekecewaan wakil bupati kuansing, terkait pelantikan kemarin dilakukan oleh Plt, Sekdakab, bukankah dalam waktu dekat akan dilakukan lagi pelantikan, artinya, usulan wakil bupati tentunya akan di akomodir, bukan di abaikan,tinggal menunggu waktu saja, untuk itu dia berharap kedepanya, wakil bupati jangan terlalu cepat mengumbar permasalahan di lingkup pemerintahan ke tengah masyarakat,” kalau ada yang tidak berkenan mari kita duduk bersama, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan asal dengan kepala dingin, bukan dengan emosional,” Tutupnya(lh)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo Zulkifli Samad Ketua Bidang Komunikasi dan Politik serta Ketua KPUD Kuansing, Firdaus Umar dan Anggota Partai PDIP.

 

Kuansing,(KT) –  KPU Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, firdaus umar SH  mendatangi Kantor DPC PDIP Jalan Proklamasi Kelurahan Sei Jering Teluk Kuantan, Rabu,(31/01/2018),dalam rangka melakukan verifikasi faktual.

 

Rombongan KPU Kuansing dipimpin Ketua Firdaus Umar diikuti oleh komisioner lainya, serta membawa petugas Administrasi untuk melakukan pengecekan terhadap keabsahan berkas-berkas yang di ajukan DPC PDIP Kuansing.

 

Adapun berkas administrasi yang diteliti antara lain,SK Kepengurusan, surat penyewaan kantor, surat domisili, rekening bank serta kartu tanda anggota dan lainya.

 

Plt. Ketua DPC PDIP Kuansing, Dr.Zainal Abidin melalui,Zulkifli Samad Ketua Bidang Komunikasi dan Politik kepada karimuntoday.com mengatakan, ketika KPU melakukan verfikasi ada beberapa hal yang belum dilengkapi yakni, adanya 4(empat) anggota PDIP belum menyerahkan KTP aslinya, namun, kami tetap menyerahkan berita acara, apakah memenuhi syarat atau tidak.

 

“ Mengenai persyaratan yang kurang seperti KTP empat anggota partai PDIP tersebut, insya allah akan dilengkapi persyaratan tersebut,” Tutupnya (roder)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bukti Setoran Tersangka SN.

 

Kuansing,(KT) –Tersangka dugaan Korupsi SN pada Kegiatan Penataan dan Invetarisasi Tahun 2015 silam dengan merugikan keuangan Negara kurang lebih 420 juta, ternyata uang kerugian tersebut sudah dikembalikan ke kas daerah.

 

Hal tersebut dikatakan, Hernalis, Kaban Inspektorat Kabupaten Kuansing kepada karimuntoday.com (30/1/2018), Ya, Tersangka SN saat ini menjabat sebagai Kabid Pertanahan di Dinas Perumahan.Kawasan dan Pertanahan Pemkab Kuansing sudah mengembalikan kerugian Negara yang di korupsinya, tetapi, belum sepenuhnya di setor ke kas daerah, masih tersisa sekitar 80 juta lebih.

 

“  Tersangka Dugaan Korupsi pada Kegiatan Penataan dan Invetarisasi Tahun 2015 silam dengan merugikan keuangan Negara kurang lebih 420 juta, sudah mengembalikan uang yang di korupsinya, namun, belum sepenuhnya di setor ke kas daerah masih tersisa kurang lebih 80 juta rupiah,” Tuturnya

 

Secara terpisah, Zubirman SH Praktisi Hukum di kuansing kepada karimuntoday.com mengatakan, Dia sangat menyambut baik itikad tersangka SN untuk mengembalikan kerugian Negara, tetapi, walaupun kerugian Negara sudah dikembalikan, namun, proses hukumnya tetap berlanjut, karena pengembalian kerugian Negara, paling-paling bisa untuk meringabkan hukumanya,” Tuturnya Singkat (red/roder)

Published in KARIMUN

 

 

 Ket Photo : Bupati Kuansing, H Mursini,(baju putih), Mengikuti Kegiatan Temu Bisnis Prokades di Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi,Gedung Utama Kementrian Desa  Jakarta. Rabu (31/01/2018).

 

Kuansing,(KT) - Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, M.Si mengikuti acara Temu Bisnis Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (PROKADES) di Gedung Utama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia di Kalibata Jakarta.

 

 Acara dibuka langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sanjoyo. Dalam kegiatan ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal mengundang 14 orang Bupati dari Kabupaten yang ada di Indonesia, Kepala perbankan yabg tergabung dalam Forum Perbankan Pemerintah, Forum Perguruan Tinggi untuk Desa, Perwakilan Bank Dunia, Kalangan dunia Usaha dan seluruh pejabat dijajaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.

 

Dalam arahannya Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk membangun keterpaduan dan kerjasama yang baik dari seluruh elemen dan stackholder untuk mewujudkan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (PROKADES). Untuk mewujudkan hal ini, menteri mengajak seluruh Bupati yang hadir untuk berkomitmen menciptakan Prokades dengan menetapkan beberapa produk unggulan dari Desa yang ada di wilayahnya.

 

Bupati Kuantan Singingi,Provinsi Riau, ditempat acara menyampaikan bahwa Kabupaten Kuantan Singingi memiliki potensi yang besar untuk wujudkan Program Prokades ini. Saya mengajak Dinas Terkait untuk fokus mewujudkan Prokades yang sangat menjanjikan ini. Kepada pihak perbankan dan Dunia Usaha saya menghimbau dan mengharapkan dukungan nya untuk mewujudkan program ini.

 

Disamping itu kepada petani saya mengajak untuk mensukseskan program ini sehingga Kuantan Singingi akan memiliki produk unggulan perdesaan yang akan mampu mengangkat derajat perekonomian masyarakat di pedesaan.

 

Adapun mendampingi Bupati pada acara ini Asisten II Dr. Indra Suandy, ST, M.Si, Kabag Pembangunan Andri Yama Putra, S.Hut, M.Si, Kabag Humas dan Protokoler Drs. Muradi, M.Si dan Kabag Umum H.M. Saleh, S.Sos, MM.”. Tutupnya.(lidia ningsih)

Published in KARIMUN

 

 

 

·   On track to become Southeast Asia's Biggest Mobile Payment Platform 

·   Funding and affirmation of strategic partnership with oBike   

·   Acquired over 5 million users in Southeast Asia

 

SINGAPORE,(KT) - SpherePay, Singapore's homegrown mobile payment app, announced today that it has completed its fundraising exercise which saw the company raising over USD 10 million. It has not disclosed the name of investors due to on-going developments. 30 January 2018.

 

With this latest round of funding and the affirmation of its strategic partnership with oBike since last December, SpherePay is well-placed to be the top three payment platforms in Southeast Asia. It currently serves over five million users and has more than 10,000 merchants in the region.

 

 Last year, SpherePay announced its strategic partnership with oBike, Southeast Asia's largest bike sharing operator. In a move that is set to deepen its partnership, SpherePay will integrate oBike's operating system into its app. This means that SpherePay will be able to support all services available on oBike's app including its geofencing feature and crowdsourcing delivery service, oBike Flash.

 

"Since our inception last year, we have been making good progress to ensure that SpherePay will be one of the most highly utilised mobile payment apps in the region. Our completion of the recent fundraising coupled with the strategic partnership with oBike, are testament to the commitment and rapid development of SpherePay. This partnership with oBike saw an immediate acquisition of over 5 million users in South East Asia and we are putting together new features that will bring even greater benefits to all our users." said Mr Joseph Chen, CEO of SpherePay.

 With the launch of this integration which will complete by March 2018, users of oBike and SpherePay will be able to access both services on their preferred app. oBike users can now log in to SpherePay from their oBike account. Similarly,

SpherePay users can scan, unlock oBike bicycles, and even book for deliveries via SpherePay.

 

Upcoming enhancements of SpherePay will include new features like merchant deals listing which will be supported by a LBS (Location Based Services). This means that users will be notified of a merchant deal happening near them. This new function will also enable merchants to list their own products and promotions in the SpherePay app at their convenience. Other new functions that will be introduced in SpherePay will be the addition of payment capabilities such as booking of events, courses and classes, paying for bills such as telco and utility bills and booking of tickets such as cinema, flight or hotels in the later stage of developments.

 

While SpherePay has recently announced its regional expansion plan to Indonesia and Thailand last December, the company has now confirmed a bigger plan to rapidly expand throughout South East Asia covering Singapore, Malaysia, Indonesia, Thailand, Philippines, Vietnam and Cambodia. The target date to complete this expansion plan is by second quarter of 2018.

 

About the Company: 

SpherePay is developed by OPG Asia Pte Ltd, a company founded in Singapore in 2017. OPG is the world's leading provider of financial innovation and payment services. The company is committed to the development of electronic business and operations to improve the operational efficiency of the society.

 

 With the support of cloud computing, OPG have developed SpherePay which is a mobile application with secured online payment, fund management and consumer finance.  OPG ensures that all data are being protected and secured. This allows consumers to have a fast, hassle free and convenient experience, and ensure our merchant partners have a safe, reliable and efficient payment gateway platform.

 

Launched in Singapore in November 2017, SpherePay has quickly grown its footprint and acquired over 60,000 users in Singapore by December 2017. SpherePay aims to be among the fastest growing mobile payment app in South East Asia.(rls)

 For more information, please visit our website or Facebook page:- Website: www.spherepay.com Facebook: www.facebook.com/spherepay

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Budi Kepala Desa Penuba Timur.

 

LINGGA DABO SINGKEP,(KT) - Sudah sekian lama warga di empat desa, di kecamatan penuba berharap lampu listrik PLN bisa hidup siang dan malam,pasalnya selama ini, pasokan aliran listrik menerangi rumah warga ketika malam hari saja.  

Hal tersebut dikatakan, Kades Penuba Timur, Budi ketika dikonfirmasi karimuntoday.com,(Selasa,(30/1/2018),melalui telpon seluler, Dia memaparkan sudah sekian lama kami di empat desa di kecamatan Penuba meminta dan  berharap lampu penerangan Listrik PLN bisa di hidup siang dan malam, karna sudah sekian lama listrik PLN ini di nyalakan  hanya di malam hari aja. kami di empat desa ini pengen merasa kan listrik di kampungnya bisa di nyala kan 24 jam, " Ujar nya.

 

“ Saat ini di empat desa di kecamatan penuba, kabupaten lingga, provinsi kepri, aliramlistrik menyala kerumah warga ketika malam hari saja, kondisi seperti itu sudah bertahun-tahun kami alami, dan kami berharap agar pihak PLN  dan Pemerintah Daerah bisa mencarikan solusi, bagaimana kami warga di pedesaan bisa menikmati pasokan listrik menyala 24 jam,” Ujarnya 

Ditambahkan Kades Penuba Timur, Budi  apa yang menjadi impian masyarakat hendaknya bisa direalisasikan oleh pihak PLN dan warga berharap agar ada solusi agar pemrintaan warga bisa terwujud,” Pintanya.(R.AG)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Drs.H.Mursini Bupati Kuansing Menghadiri Kegiatan Seminar Anti Korupsi di Gedung Dang Purnama rengat (Inhu), Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT) - Bupati Kuantan Singingi Drs. H. MURSINI, M.Si menghadiri acara seminar Anti Korupsi dalam rangka Hari Bhakti Perbendaharaan ke - 14 Tahun 2018 yang dipusatkan di Gedung Dang Purnama Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu pada hari Selasa tgl 30 Januari 2018,Kegiatan ini ditaja oleh Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN) Rengat.

 

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Kuantan Singingi, Bupati Indragiri Hilir diwakili Sekda, Wakil Bupati Indragiri Hulu, Pejabat Kementerian Keuangan dan dari Komisi Pemberantasan Korupsi RI. Disamping acara seminar, juga dilaksanakan kegiatan

Penandatangan Fakta Integritas antara Bupati dengan Kepala KPKN Rengat.

 

Disamping itu juga di laksanakan kegiatan Cerdas Cermat DAK Fisik dan Dana Desa. Menurut ketua Panitia, acara ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan negara dan daerah yang bersih dan bebas dari Korupsi.

 

Dalam sambutannya Bupati Kuantan Singingi mengajak semua ASN terutama yang diberi amanah dalam mengelola keuangan Daerah dan Negara untuk taat aturan dengan selalu mempedomani ketentuan yang berlaku. Baca dan pelajari regulasi yang selalu berubah sehingga pengelolaan keuangan akan berjalan dengan baik dan bersih serta terhindar dari praktek Korupsi.

 

Dalam kegiatan ini Bupati Kuantan Singingi mengikutsertakan seluruh OPD terkait yaitu : Asisten III Dr. Agus Mandar, M.Si, Kepala BPKAD Hendra, AP, M.Si, Kepala Bappeda Litbang Ir. H. Maisir, Kadis Pendidikan Pemuda & Olahraga Jupirman, S.Pd, Kadis Kesehatan dr. Reza Tjahyadi, Kadis Koperasi UKM Perindag H. Tarmis, S.Pd, MH, Direktur RSUD dr. H. Fahdiansyah, S.POG, Kabag Humas dan Protokoler Drs. Muradi, M.Si dan Kabag Umum H.M. Saleh, S.Sos, MM,(lidia ningsih.rls)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dalam acara launching Logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke 15 tahun 2018 di Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin, (29/1/2018).

 

Parik Malintang.(KT)  - Logo dan maskot Pekan Olah Raga Provinsi Sumatera ke 15 tahun 2018 di Padang Pariaman kita launching hari ini sebagai momentum semangat memasyarakatkan olah raga dan membangkitkan prestasi olah raga di daerah ini. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dalam acara launching Logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke 15 tahun 2018 di Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin, (29/1/2018).

 

 Hadir dalam kesempatan tersebut, Forkopimda, Ketua DPRD Sumbar, Ketua KONI, Bupati Ali Mukni, DPRD Padang Pariaman, Kadis Dispora, OPD terkait dilingkungan Pemkab Padang Pariaman. Lebih jauh Wagub Nasrul Abit menyampaikan, peluncuran logo dan maskot Porprov ini sebagai tanda Pekan Olahraga Provinsi ini akan segera dimulai dan diharapkan semua kontingen kabupaten/kota dapat menyiapkan diri sebaik mungkin dalam memacu prestasi olahraga di Sumatera Barat.

 

Porprov Sumbar ini selain sebagai ajang menciptkan prestasi olahraga daerah juga sebagai sarana untuk melahirkan atlit-alit yang mampu nanti mengharumkan nama baik Sumatera Barat di pentas nasional dan internasional. Saat ini ada 35 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Porprov Sumbar ke 15 ini dan akan dilaksanakan pada bulan November 2018, ungkap Wagub Nasrul Abit.

 

Wagub Nasrul Abit dalam kesempatan itu juga menyampaikan, kita perlu perhatian terhadap perkembangan prestasi olahraga di daerah ini, karena kegiatan olahraga ini juga dapat menjadi sarana peningkatan pengembangan pembangunan pariwisata di Sumatera Barat. Lihatlah betapa belum ada satupun atlit sepeda kita mampu bersaing dalam Tour De Singkarak sebagai event internasional Sport Tourism di Sumatera Barat.

 

Melalui Porprov ini tentu akan menjadi ajang produktifitas yang baik dalam meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga di daerah ini. Mari kita sukseskan penyelenggaraan Porprov Sumatera Barat ke 15 tahun 2018 di Padang Pariaman, tingkatkan sportifitas, prestasi dan persaudaraan yang lebih baik dalam dunia olahraga di Sumatera Barat, harap Nasrul Abit Dt. Malintang Panai.

 

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam kesempatan itu menyampaikan, kesiapan kabupaten Padang Pariaman selaku tuan rumah porprov Sumbar yang ke 15 pada tahun 2018, telah mencapai 70-80% dan diharapkan sebelum bulan November 2018, semua siap pakai. Moskot Porprov Sumbar ke 15 ditetapkan si Kambia, sosok yang diambil dari pohon kelapa (yang merupakan komoditi utama kabupaten Padang Pariaman) yang dianggap bersifat kuat dan dapat melindungi, serta bijaksana sebagai logo dan maskot yang akan digunakan selama helatan pekan olah raga antar kabupaten kota 2 tahun sekali itu. Maskot si kambia, yang terinspirasi dari buah kelapa yang digambarkan memiliki gonjong di kepalanya tersebut mewakili kekompakan dan persaudaraan antar kabupatem kota se Sumatera Barat, terang Bupati Ali Mukhni .(zulfahmi)

Published in KARIMUN

 

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH didampingi oleh Dir Resnarkoba Polda Kepri, Kepala Kantor KPU Bea 4. Cukai Tipe B Batam, Kabid Penindakan, KPU BC Tipe B Batam dan Kabid Humas Polda Kepri serta dihadiri oleh Kapolresta Barelang, Ka BNNP Kepri, Ka Ditpam BP Batam, Ka AVSEC,  Kabid Dokes Polda Kepri, Kabid Propam Polda Kepri, Dir Reskrimum Polda Kepri, Ka Bandara Hang Nadim Batam.

 

Batam,(KT) - Kerjasama penyelidikan antara Polda Kepri dan Bea Cukai dalam pengungkapan tindak pidana Narkoba. 2. Pada hari Selasa tanggal 16 Januari 2018 sekira pukul 10.15 wib di Cargo Bandara Hang Nadim Internasional. Kel Batu Besar Kec. Nongsa Kota Batam, petugas bea dan cukai mengetahui adanya barang yang mencurigakan, kemudian berkoordinasi dengan Dit Resnarkoba Polda kepri ditemukan sebanyak 2 (dua) koli, yang masing-masing koli berisi 2 (dua) karton Detergen Boom Super yang didalamnya diduga shabu.

 

Hal tersebut dikatakan,Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH didampingi oleh Dir Resnarkoba Polda Kepri, Kepala kantor KPU Bea 4. Cukai Tipe B Batam, Kabid Penindakan, KPU BC Tipe B Batam dan Kabid Humas Polda Kepri serta dihadiri oleh Kapolresta Barelang, Ka BNNP Kepri, Ka Ditpam BP Batam, Ka AVSEC,  Kabid Dokes Polda Kepri, Kabid Propam Polda Kepri, Dir Reskrimum Polda Kepri, Ka Bandara Hang Nadim Batam dan para awak media,Senin.(29/1/2018).

3. Selanjutnya tim gabungan Dit Resnarkoba Polda Kepri dan Bea Cukai melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap kepemilikan shabu tersebut. 4. Paket barang yang berisi narkoba tersebut dikirim dari Singapura, melalui jalur laut oleh PT. AEO tujuan Batam. 5. Hasil penyelidikan telah diamankan 2 (dua) orang tersangka : • Yang bersangkutan spesialis pengiriman sabu antar provinsi. • Jalur pengiriman shabu, Medan ke Jakarta, Jakarta ke Surabaya, Palembang ke Surabaya, Pekanbaru ke Surabaya, Pontianak ke Surabaya, Batam ke Tangerang, Jakarta ke Banjarmasin. •

 

Modus Operandi : - Dengan menaruh diselangkangan, dengan upah Rp. 12.000.000 sampai dengan Rp. 14.000.000,-. - Pengiriman dengan menggunakan mesin cuci bekas. (9,5 Kg) dengan upah sebesar Rp. 120.000.000. - Tersangka menggunakan identitas KTP Palsu untuk mengambil paket shabu tersebut. - Paket narkoba tersebut dikemas dalam kemasan detergen Boom Power yang berisi 62 bungkus kemasan teh China.

 

CATATAN : Dilokasi tempat pengiriman terakhir di Perumahan Modern Land, Tangerang saat digeledah ditemukan beberapa unit mesin cuci bekas yang diduga digunakan sebagai alat penyimpanan shabu pada saat pengiriman tanggal 5 Januari 2018.

 

C. KRONOLOGIS KEJADIAN Berawal dari tindakan pemeriksaan X-Ray oleh Petugas BC di Cargo Bandara tanggal 16 Januari 2018, pukul 10.15 wib kemudian ditemukan BB Narkotika diduga Shabu pada 2 koli (4 Kardus) barang Expedisi milik (PT. IDL) Batam yang belum diketahui siapa pemiliknya dengan alamat tujuan pengiriman yaitu (PT. DC) JI. Pancoran 2 No 3 Jakarta Selatan. kemudian Pelugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dan Petugas Bea & Cukai berangkat ke Jakarta untuk melakukan penyelidikan.

 

Kemudian pada hari Jumat tanggal 19 Januari 2018 pukul 13.40 wib. petugas melakukan penangkapan terhadap Tersangka BW dan Tersangka Z Alias U yang datang ke Gudang PT DC Jl. Pancoran 2 No 3 Jakarta Selatan untuk mengambil 4 Kardus Detergen BOOM POWER yang berisi 62 (enam puluh dua) paket Bungkus Narkotika Jenis shabu dengan berat kurang Iebih 66.043 (enam puluh enam ribu empat puluh tiga) gram.

 

Setelah 2 (dua) orang Tersangka diambil keterangan, menjelaskan bahwa tersangka mengambil 4 Kardus Merk Detergen BOOM POWER berisi 62 Bungkus Aluminium Foil yang berisi Serbuk Kristal diduga Narkotika jenis shabu tersebut dari Gudang (PT. DC) Jakarta atas perintah dan arahan SDR. B (DPO).

 

Bahwa upah dari kedua tersangka tersebut belum dibicarakan oleh tersangka dengan SDR. B. D. TERSANGKA 1. BW Alias AS Alias MS Alias FL Bin ENDRI MARDIANTO, 27 TH , Laki-laki. Islam,Swasta ( bengkel ), Alamat Jln Serai Simpang Gatot Subroto VIII Kec Banjarmasin Timur Kalimantan Selatan. 2. ZA Alias U Alias BP Alias AF Bin MAHYUDIN, 28 TH, Laki-laki, Islam, Jln Sepakat Kec. Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan.

 

 E. BARANG BUKTI Dari tersangka Z alias U Bin M Dan tersangka B alias A Bin E berupa : 1. 4 (empat) Karton berisi 16 bungkus Deterjen Boom Power dimana setiap bungkus detergen boom super berisi 3 sampai 4 teh china yang berisikan Serbuk Kristal yang diduga shabu. Total ada 62 bungkus teh china dengan berat bruto 66.043 (enam puluh enam ribu empat puluh tiga) gram Shabu. 2. 1 (satu) unit Handphone merk Slomy warna hitam MIA 1 dengan Nomor 0812 5865 2094 (milik Z). 3. 1 (satu) unit Handphone merk Nokia N1280 warna merah dengan Nomor 08l2 5618 7128 (milik Z). 4. 4 (empat lembar KTP asli an. BW dan KTP palsu an. AS, an MS dan an. FL bin Endri Mardianto (milik BW). 5. 1 (satu) unit handpone Merk Samsung Galaxsi S7 dengan nomor 081935674028 (milik Z ).

 

6. 3 (tiga) buah KTP An. Z. An. BP Dan an. AF (milik Z ). F. PASAL YANG DILANGGAR Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republuk Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. Pasal 114 ayat (2) dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I sebagai mana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman berat nya melebihi 1 Kg atau melebihi 5 batang pohon atau dalam bentuk bukan tanamanan berat nya 5 gram, pelaku dipidana dengan pidana mati,pidana penjara," Tutur Kapolda Kepri (zul/hms polda kepri)

Published in BATAM
Page 1 of 19

KALENDER BERITA

« January 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31