humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Monday, 15 January 2018

 

  Ket Photo :  Pengerjaan Proyek Fisik Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Mandailing Natal tahun Anggaran 2017 yang Diduga Lari dan Tidak sesuai Spek.

Mandailing Natal,(KT) -  Mengenai Pengerjaan Proyek Fisik Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Mandailing Natal tahun Anggaran 2017 yang Diduga Lari dan Tidak sesuai Spek. Anggaran yang dikucurkan melalui APBD Sumatera Utara sangat fantastis sangat disayangkan Anggaran milyaran disalah gunakan oleh Oknum Kontraktor akibat Lemah nya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas BMBK Provinsi Sumut dan UPT BMBK Kota Nopan.

Perlu diketahui oleh Publik Anggaran Dinas BMBK Sumut berupa Peningkatan dan Pemeliharaan Jalan serta Jembatan di Kabupaten Madina. Adapun Peningkatan Jalan Struktur jalan Provinsi jurusan jembatan merah-muara soma sebesar Rp.21.721.771.265,42.

 Selanjutnya Pemeliharaan berkala jalan provinsi ruas jembatan merah-muara soma sebesar Rp.6.808.070.000,00 dan Peningkatan struktur jalan provinsi jurusan simpang pulo padang - batahan (bts Sumbar) Sebesar Rp.9.656.269.000,00 Selain itu untuk pekerjaan Jembatan yaitu Pembangunan jembatan provinsi aek pulo padang pada ruas simpang pulo padang - batahan (tahap 1) sebesar Rp.6.241.730.809,21.

Dan pembangunan jembatan / box culvelt provinsi aek lubuk pusing 1 pada ruas jalan simpang pulo padang - batahan di kabupaten Mandailing Natal sebesar Rp. 1.378.652.282,69 dimana dalam pelaksanaan nya sangat melenceng dari Gambar dan Rab yang ada.

 Kurniawan Hasibuan Ketua LSM PMPR Indonesia Provinsi Sumatera Utara pada Senin (15/01) saat dimintai tanggapan di Kantor nya menegaskan bahwa sejumlah proyek milyaran pembangunan jalan dan jembatan milik Dinas BMBK Sumut sangat melenceng dari gambar dan Rab yang akibat ada Dugaan lemahnya pengawasan yang dilakukan dilapangan.

" Berdasar hasil kroscek kita dilapangan bahwa Proyek jalan dan jembatan milik Dinas BMBK sumut senilai Rp.44 Milyar lebih tidak sesuai dengan gambar dan RAB dan terindikasi Ajang Korupsi Berjamaah, Kita minta Penegak hukum segera panggil Kadis BMBK Sumut dan Jajaran nya yang terindikasi Korupsi sebut,”  Aktivis Muda tersebut.

Dilain tempat saat Kru Media ini Mencoba meminta tanggapan Kadis BMBK Sumut maupun UPT Kota Nopan terkait carut marut pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Mandailing Natal Tahun anggaran 2017 hingga berita ini sampai ke Redaksi masih belum berkenan begitu juga saat dilayangkan Komfirmasi dan klarifikasi tertulis belum juga mendapat keterangan Resmi dari Dinas BMBK Sumut dan UPT Kota Nopan.

Sudah selayaknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia di Jakarta segera bergerak memanggil dan memeriksa Kadis BMBK Sumut beserta Jajarannya terkait Dugaan Korupsi sejumlah pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Mandailing Natal. (Ardian)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Walikota Batam,M.Rudi ketika di Wawancara Awak Media.

Batam,(KT) -  Polemik antara pengemudi taksi online dengan taksi konvesional beberapa hari yang lalu di kawasan Harbuor Bay pada Minggu (14/1/2018) lalu mendapat respons Walikota Batam, Muhammad Rudi.

 Walikota Batam menjelaskan bahwa Pemko Batam tidak memiliki wewenang untuk pengurusan izin taksi online karena untuk kebijakan tersebut di bawah kewenangan Pemerintah "Ini wewenang Gubernur Nurdin Basirun," ujar Rudi Kepada wartawan usai ditemui pada rapat paripurna di kantor DPRD Kota Batam, Senin 15/1/2018.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa persoalan izin taksi online adalah kewenangan Gubernur. "Tanya sana sama Nurdin Basirun. Jangan tanya saya lagi,” ujarnya kesal.

Sebagaimana diketahui, regulasi taksi online ada di Pemerintah Provinsi, oleh karena itu langsung di bawah Gubernur, pinta Walikota buang badan. (rega/rls)

 

Published in BATAM

 

 

Ket Photo : Salah Satu Lokasi Tempat Tersangka (Z) 32 Tahun, Melakukan Aksi Bejatnya kepada DN 13 Tahun.(f.kt).

Karimun,(KT) - Setelah Publik Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, dihebohkan dengan kasus dugaaan tindak pidana pencabulan terhadap 13 orang anak dibawah umur yang dilakukan AM alias AT beberapa waktu lalu, kini publik bumi berazam kembali dibuat tercengang dengan kasus serupa.

Dalam rilis resminya, Satreskrim Polres Karimun menyebutkan, dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak kembali berhasil diungkap, kali ini, dugaan perbuatan pelecehan seksual tersebut dilakukan oleh tersangka Z (32) terhadap DN (13) di dua lokasi berbeda, lokasi pertama dilakukan tersangka Z di Rumah/Pondok DH, kampung Siderejo, Karimun, kemudian tersangka juga melakukan aksi bejatnya di Kolam Viarama, Lubuk Semut, Karimun.

Disebutkan bahwa tersangka Z mencium bibir, mencium kening, mencium pipi, serta memegang (maap-red),alat kelamin korban,tidak sampai disitu, tersangka juga mencongkel dubur korban menggunakan jari di kolam Viarama saat berenang, lalu pada malam harinya di pondok DH, tersangka membuka reseleting celana dan memegang alat kelamin korban.

Dijelaskan, dugaan tindak pencabulan tersebut terjadi pada bulan September- Desember 2017, setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, pada tanggal 11 Januari 2018, kita lakukan penangkapan terhadap pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Ditambahkan, setelah dilakukan penyelidikan, berdasarkan keterangan yang disampaikan saksi, korban dan tersangka bahwa tindakan pelecehan seksual yang dilakukan tersangka Z tidak hanya dilakukan terhadap DN, namun juga dialami oleh 11 anak lainnya yang dengan kisaran umur 12 - 13 tahun. Terhadap korban, saat ini dilakukan visum serta psikologi trauma hailing, selain itu, kita juga berkoordinasi dengan P2TP2A serta koordinasi juga dengan KPSK untuk pendampingan korban, sedangkan untuk tersangka dikenakan dengan pasal 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” Tutur Kasat Reskrim (red)

 

Published in KARIMUN

 

 

Ket Fhoto: Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TBK, Mas Arie Yuliansa Dwi Putra diwawancarai awak media usai melakukan pertemuan terbuka dengan Komisi I DPRD Karimun, Senin, (15/01/18).

 

Karimun,(KT) - Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun, Mas Arie Yuliansa Dwi Putra kepada wak media menanggapi persoalan terkait adanya indikasi praktek percaloan dalam pengurusan paspor yang disampaikan Komisi I DPRD Karimun saat menemuinya dan jajaran, Senin,(15/01/18).

 

Mas Arie Yuliansa Dwi Putra mengatakan, pertemuan kita tadi dengan Komisi I DPRD Karimun yang menyampaikan adanya temuan indikasi praktek percaloan dilapangan, masih belum bisa dipastikan kebenarannya, karena laporan inteligent yang masuk ke kita bahwa hal tersebut dimanfaatkan oleh pihak ketiga, tuturnya.

 

Dijelaskannya, pihak ketiga tersebut meminjamkan IC dan paspor warga negara Malaysia dan nomor telepon yang secara pribadi mengundang warga Karimun dengan tarif Rp.1.800.000-Rp. 2.300.000, sedangkan surat undangan dari Malaysia itu mereka membayar lagi dengan nominal RM.100-150, ungkap Arie.

 

Ditambahkannya, "itu indikasi yang pertama, yang kedua, bulan Desember lalu, saya memecat dua orang pegawai saya yang tertangkap tangan melakukan transaksi dibelakang kantor Imigrasi dalam hal pengurusan paspor, satu pegawai cleaning service, satu lagi pegawai dibagian cetak paspor, mereka membantu orang mengurus paspor dengan biaya tambahan sebesar Rp.150.000 per kepala, keduanya saya berhentikan saat itu juga, ungkap Arie lagi.

 

Dilanjutkannya lagi, kedepan kita akan tingkatkan lagi pengawasannya, sedangkan persoalan terkait memberikan kemudahan pengurusan paspor bagi warga Karimun yang menjadi TKI di negara tetangga, kita akan berkoordinasi dengan Disnaker Karimun, karena mereka yang mengeluarkan surat rekomendasi untuk calon TKI, jika ada rekomendasi dari mereka, tentu paspornya kita terbitkan,”  tutupnya (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Ketua Komisi I Anwar Abu Bakar beserta anggota komisi I DPRD Karimun melangsungkan pertemuan terbuka dengan Kepala Kantor Kanim Karimun dan Jajaran, Senin, (15/01/18).

Karimun,(KT) - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun tiba-tiba mendatangi Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun, (Kanim TBK) Senin,(15/01/18), rombongan Komisi I DPRD Karimun dipimpin langsung Ketua Komisi I Anwar Abu Bakar didampingi Wakil Ketua Komisi I Rodiansyah, Sekretaris Komisi I Sulfanow Putra, serta 3 orang anggota Komisi I yakni Rohani, Suharsono dan Sumardi.

Kedatangan mendadak Komisi I DPRD Kabupaten Karimun ke Kanim TBK bertujuan untuk membicarakan persoalan-persoalan ditengah masyarakat terkait pengurusan Paspor, kata Anwar Abu Bakar saat diwawancarai awak media usai melangsungkan pertemuan terbuka dengan Kepala Kantor Kanim TBK Mas Arie Yuliana Dwi Putra dan jajaran.

 "Kita mengapresiasi peningkatan pelayanan yang dilakukan Kanim TBK dalam pengurusan paspor melalui APM, namun disamping itu, kita meminta Kepala Kantor Kanim TBK untuk menanggapi temuan-temuan kita dengan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap jajarannya terkait indikasi praktek percaloan pengurusan Paspor," pintanya.

 Dilanjutkannya, Kita yakin dan percaya bahwa pihak Kanim TBK dapat mengatasi persoalan yang ada di internal mereka untuk menindak tegas jajarannya yang terbukti melakukan praktek calo, dan tadi pihak Kanim TBK mengakui bahwa memang masih ada yang harus dibenahi serta akan meningkatkan pengawasan, dan kita menyambut baik itu serta mendukung usaha peningkatan pelayanan dan pengawasan yang dilakukan mereka ujarnya.

Terkait temuan indikasi praktek percaloan, Anwar mengatakan, hal itu baru indikasi, baunya ada namun belum diketahui dari mana sumbernya, perlu dilakukan penelusuran lebih lanjut, tarif yang diminta sekitar Rp.1,8 -2 juta untuk satu paspor, kita tidak mengatakan bahwa ada orang dalam yang terlibat, namun kita minta kepada pihak Kanim TBK untuk membenahinya, harapnya. (DS)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Kondisi Pasar Ikan Dabo Singkep, Senin,(15/1/2018), Terlihat Lengang.

 

LINGGA DABO SINGKEP,(KT) - Akibat buruknya cuaca yang terjadi sepekan ini mempengaruhi harga ikan dipasar Dabo Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri,selain mahal juga ketersediaannya di pasar sangat sedikit,ditambah lagi dengan terpuruknya perekonomian masyarakat  sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat.

“ harga ikan ini murah bukan tanpa sebab karena  turun disebabkan tidak laku di jual,di ungkapan dari salah satu pedagang di pasar ikan yang mengaku sudah 28 tahun menjadi pedagang ikan di pasar Dabo Singkep kepada karimuntoday.com Senin,(15/1/2018).

Ditambahkanya lagi, Ikan yang di jual sudah tidak segar lagi, harganya otomatis menjadi turun, namun, jauh beda dengan harga ikan segar relative mahal, tentu masyarakat tidak mampu untuk membeli,akibatnya, ikan-ikan segar tersebut menjadi busuk, dijual murahpun tidak ada yang hendak membeli sehingga para pedagang ikan merugi.

 Kalau saja semuanya normal kami penjual ikan, bisa tutup di tengah hari, sekarang ini kami terpaksa tutup hingga sampai pukul 10.00 wib saja, sepi, di karena kan di dabo lapangan kerja untuk masyrakat itu tak ada, untuk yang belanja beli ikan di pasar tak ramai hanya sedikit. 

jauh berbeda ketika  zaman nya perusahaan lagi lancar beroperasi di dabo,  sampai-sampai  kami para pedagang  mendatangkan ikan dari daerah pulau jika di dabo para penyaring ikan tak bisa turun kelaut di karena angin kencang, Tetapi pada saat ini  kami para penjual ikan ini merasa tak berani untuk masuk kan ikan dari daerah pulau, di sebab daya beli masyarakat sangat menurun.

“ Bagi kami, para pedagang ikan keadaan seperti ini sangatlah berpengaruh pada perekonomian keluarga yang bisa bertahan tetnunya pedangan memiliki  modal besar , "tutup nya. (R.AG)

Published in LINGGA

  

Ket  fhoto : Bola Turnamen Mega Motor Cup Ke I diserahkan wasit pertandingan kepada Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, didampingi Wakil Bupati Karimun, H.Anwar Hasyim, untuk ditendang Bupati sebagai pertanda Mega Motor Cup Ke-1 dibuka, Minggu,(14/01/18) di stadion Badang Perkasa.

Karimun(KT)- Turnamen Sepak bola Mega Motor Cup ke-I, yang digelar perusahaan distributor sepeda motor berbagai merek antar kelurahan/Desa di Kabupaten Karimun, dibuka secara resmi oleh Bupati Karimun H.Aunur Rafiq didampingi wakil Bupati, pimpinan Mega Motor, Koni Karimun, serta Pengcab PSSI Karimun, Minggu,(14/01/18).

Pada kesempatan itu Rafiq mengatakan, kita menyambut baik turnamen yang digelar Mega Motor, karena kita pemerintah daerah juga intens menghadirkan event-event olahraga, selain meningkatkan kemampuan atlet, tentu ini juga menjadi hiburan dan tontonan masyarakat, saya himbau agar seluruh pihak menjaga situasi kondusif agar tahun depan Mega Motor menggelarnya lagi serta dengan hadiah yang lebih besar lagi, himbaunya.

 Ditempat yang sama, Try Supyko, Ketua Panitia Pelaksana Mega Motor Cup I mengatakan, pagelaran turnamen ini adalah sebagai bentuk kontribusi sosial Mega Motor kepada masyarakat Kabupaten Karimun, jika turnamen ini berjalan tertib lancar dan aman, kita akan menggelar kembali di tahun-tahun mendatang, katanya.

Dikatakannya lagi, turnamen ini diikuti 21 kelurahan dan 4 Desa yang ada di Karimun, masing-masing kelurahan/Desa mengirimkan 2 team,48 tim akan bertarung memperebutkan uang tunai puluhan juta, Piala dan medali, selain itu juga ada, uang pembinaan dan piala untuk top scorer dan best player, tuturnya.

Dijelaskannya, untuk juara I diberikan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 30.000.000 + Piala bergilir + piala tetap + medali emas, juara kedua, Rp. 15.000.000 + piala + medali perak, juara tiga diberikan hadiah uang pembinaan Rp. 10.000.000 + piala+ medali perunggu dan untuk peringkat keempat, uang pembinaan Rp. 5000.000, ungkapnya.

Pantauan Karimuntoday.com dilapangan, turnamen disambut animo dan antusias masyarakat, tampak tribun penonton dipenuhi pengunjung menyaksikan pertandingan exhibition (persahabatan) antara tim pemda Karimun Vs Tim dari Mega Motor, " ini baru pertandingan persahabatan, sudah ramai, apalagi nanti kalau sudah kelurahan atau Desa mereka yang bertanding, penuh stadion, ucap Ardi, salah seorang pengunjung yang hadir. (DS)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Terlihat Rindu Sianipar Wartawan Sidaknews.com di Photo Aparat Kepolisia,

Tanjungpinang, (KT) – Keributan kembali terjadi didepan PAB OZON menambah panjang pekerjaan pihak keamanan, tentunya akan menjadi PR bagi Polres Tanjungpinang yang harus dituntaskan, karena selama ini Kota Tanjungpinang Ibu Kota Provinsi Kepri kondusif, akan dapat berubah suasana menjadi tidak nyaman.

PAB OZON merupakan salah satu tempat hiburan yang cukup digemari para penghobi dunia malam di komplek Bintan Plaza Jalan MT.Haryono KM 3 Kota Tanjungpinang, namun sayangnya selalu diwarnai keributan.

Seperti subuh malam Minggu sekitar pukul 3 WIB, 14 Januari 2018 salah seorang wartawan media cetak lokal SidakNews, Rindu Sianipar menjadi sasaran tindak kekerasan, karena melihat ada keributan di depan PAB OZON, secara sepontan melakukan peliputan prestiwa keributan tersebut.

Namun apa yang terjadi, menurut keterangan Rindu Sianipar. “melihat ada keributan saya berhenti untuk melihat. Setelah melihat kejadian itu saya naik ke motor saya, tiba-tiba saya dipukuli dari belakang, dari kanan dan depan bagian kepala saya, tiga orang yang memukul saya,” ucapnya di Mapolsek Bukit Bestari.

Akibat pengeroyokan dan pemukulan oleh oknum itu, membuat Rindu Sianipar babak belur hampir sekujur tubuhnya, sampai berita ini dipostingkan belum diketahui indentitas pelaku tersebut secara pasti, di depan PAB OZON Minggu subuh (14/1/2018) dini hari.

Rindu Sianipar menunjukkan luka pukulan dan hasil visum RSUD Raja Abdul Thabib, Tanjungpinang. terlihat luka robek bagian pelipis matanya dan sekujur tubuhnya memar akibat dihujani pukulan oknum pelaku pengeroyokan.

Menurut sumber media ini yang tidak disebutkan namanya disini, Selain Rindu Sianepar menjadi korban pengoroyokan dan pemukulan, juga sebelumnya beberapa orang mengalami hal yang serupa. Namun tidak satupun perkaranya sampai kepengadilan.

Prestiwa demi prestiwa keributan dan kekrasan yang terjadi didepan PAB OZON menjadi Pekerjaan Rumah Tangga (PR) pihak kepolisisan. Hingga saat ini Polisi masih menyelidiki kasus pemukulan Wartawan Sidak News Rindu Sianipar, agar pelakunya segera ditangkap..

Prestiwa tersebut menyiksakan cerita panjang yang belum ada muaranya. sehingga mengundang pertanyaan besar bagi masyarakat. Ada apa sebenarnya di PAB OZON. Hingga selalu diwarnai keributan, pihak keamanan dan pemerintah sudah patut mengepaluasi keberadaan PAB OZON. Ikuti ulasan selanjutnya,( (leadernusantara.com/karimuntoday.com)

Published in TANJUNGPINANG

KALENDER BERITA

« January 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31