humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Wednesday, 17 January 2018

 

Ket Photo : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs. H.Yusri,M.Si.

 

Bangkinang Kota,(KT) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs. H.Yusri,M.Si mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya dikalangan Sekretariat Daerah terlebih kepada Tenaga Harian Lepas (THL) untuk kedepan dan mulai hari ini Rabu (17/1) harus disiplin bekerja yang diawali kegiatan itu dari apel pagi bersama.

 

Penegasan disiplin pegawai disampaikan Sekda ketika memimpin apel pagi bersama seluruh ASN dan THL dilingkungan pegawai Sekretariat Daerah (Setda) pada  selasa (16/1), yang ketika apel pagi kemaren terlihat tingkat kehadiran pegawai baik ASN maupun THL sangat sedikit, untuk itu menjadi fokus sentral penegasan Yusri.

 

Soal disiplin pegawai dalam bekerja itu diawali dari apel pagi bersama di kantor Bupati apalagi kita di lingkup Setda yang merupakan pusat atau sentralnya pegawai, untuk itu harus dapat menjadi contoh pagi pegawai di Dinas dan kantor maupun instansi lainnya, terang Sekda.

 

Pegawai dilingkup Setda ini harus dapat menjadi corong bagi pegawai lainnya terlebih kepada THL, dan mulai hari ini kalau selama tiga hari tidak ikut apel pagi bersama dan tanpa keterangan akan saya berikan sanksi tegas bahkan dapat diberhentikan begitu juga bagi ASN akan keberikan sanksi tegas, kata Yusri. Selain itu menyangkut soal administrasi, baik tahun anggran 2017 harus sudah lengkap dan dipersiapkan betul begitu pula untuk anggaran kegiatan tahun 2018, ungkap Yusri.(zul/humas)

Published in KARIMUN

 

 Ket Fhoto : Bupati Karimun H. Aunur Rafiq didampingi Kabag Humas, Eko Riswanto saat diwawancarai awak media terkait kenaikan tarif air bersih di Karimun, (17/01/18).

 

Karimun,(KT) - Direncanakan mulai bulan Februari mendatang, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun akan menaikan tarif air bersih dari Rp. 850 per kubik menjadi Rp.1.750 per kubik, namun, kenaikan tarif air ini masih kita kaji yang dibahas bersama konsultan dan DPRD Karimun, apakah dinaikkan sekaligus atau bertahap.

 

Hal tersebut dikatakan Bupati Karimun H. Aunur Rafiq kepada awak media usai melantik Dirut BUP yang baru di gedung nasional jalan Yos Sudarso, Karimun, Rabu,(17/01/18), dijelaskannya, dilihat dari nominal tarifnya, dari Rp. 850 menjadi Rp.1.750 per kubik berarti naik Rp.900 per kubik, jadi persentase kenaikannya 100 persen, namun masih sedang kita kaji, karena air ini ada untuk masyarakat biasa, dan ada untuk industri, jelasnya.

 

Dilanjutkan Rafiq, kenaikan tarif air tersebut nantinya baru berlaku untuk pulau Karimun besar dulu, untuk Moro dan Kundur belum, kenaikan itu kedepan diharapkan dapat membiayai dana operasional serta juga untuk meningkatkan sistem pengelolaan air bersih yang maksimal, baik itu pelayanannya, maupun kualitas airnya juga menjadi lebih baik, harapnya.

 

Disampaikannya, kenaikan tarif air tersebut jangan di besar-besarkan, apabila kualitas airnya tidak bagus, baru dipermasalahkan, karena PDAM juga berusaha meningkatkan pelayanan, seperti memperbaiki jaringan yang bocor, menambah jaringan untuk pelanggan baru, serta dilakukan juga penertiban bagi yang tidak memiliki meteran, katanya. (DS)

Published in KARIMUN

 

 

 Ket Fhoto : Bupati Karimun H. Aunur Rafiq Membimbing M.Syahrizal membacakan sumpah jabatan sebagai Dirut BUP Karimun, Rabu, (17/01/18) di Gedung Nasional.

 

Karimun,(KT) - Bupati Kabupaten Karimun H. Aunur Rafiq resmi melantik M. Syafrizal sebagai Direktur Utama (Dirut) yang baru Badan Usaha Kepelabuhan (BUP) Kabupaten Karimun, pelantikan dirut BUP yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD yang dimiliki bumi berazam tersebut dilangsungkan di gedung nasional, jalan Yos Sudarso, Rabu (17/01/18).

 

Bupati Karimun H. Aunur Rafiq dalam sambutannya mengatakan, pelantikan terhadap M. Syahrizal, SH sebagai dirut BUP telah melalui prosedur sebagaimana mestinya, ada tahapan yang telah dilalui sehingga ia terpilih dan dilantik pada hari ini, ia memenuhi syarat serta telah menjalani tes yang melibatkan akademisi serta pihak terkait lainnya, ia dilantik untuk menjalani sisa masa jabatan dirut yang lama Almarhum Indra Susanto, selama 6 bulan terakhir dijalankan oleh Dra. Sensiana sebagai pelaksana tugas (PLT), tutur Rafiq

 

Dengan telah dilantiknya, sambung Rafiq, M. Syahrizal mulai memikul tugas serta tanggung jawab penuh seperti 7 butir pakta integritas yang ia ucapkan, kedepan saya berharap, BUP semakin meningkatkan pelayanan dibidang kemaritiman serta lebih berkontribusi lagi bagi PAD, semoga apa yang telah dirintis dan dilakukan oleh dirut BUP yang lama dapat dipertahankan serta ditingkatkannya lagi, harap Rafiq.

 

Ditambahkannya, Dirut BUP harus mampu bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik secara internal maupun eksternal, di internalnya ia harus mampu memanagement serta berkomunikasi dengan baik, secara eksternal, dirut BUP harus dapat menjalin komunikasi yang baik pula dengan lintas sektoral dan instansi-instansi terkait, khususnya KSOP dan Pelindo.

 

Karena dua institusi ini berkaitan erat dengan kegiatan BUP, pesan Rafiq. Diharapkannya lagi, masih banyak potensi atau sumber pendapatan yang masih bisa digali, BUP harus jemput bola, jangan menunggu, misalnya terkait rencana kita bersama pemprov untuk merelokasi pelabuhan taman bunga ke coastal area, ambil kesempatan itu, sehingga pada akhirnya dapat memberikan kontribusi dengan menyumbang PAD bagi daerah, pintanya lagi.

 

Pantauan karimuntoday.com dilokasi, pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan M.Syahrizal sebagai Dirut BUP yang baru turut disaksikan Sekda Karimun,HM.Firmansyah dan FKPD, Anggota DPRD Karimun dari komisi I dan II, perusahaan mitra kerja BUP, OPD dilingkungan pemkab Karimun, Lembaga Swadaya Masyarakat serta undangan lainnya yang hadir. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Junaidi Azam Sekda Kabupaten Lingga, Menghadiri Pertemuan dengan Masyarakat di Empat Kecamatan Singkep Barat.

 

LINGGA DABO SINGKEP,(KT) – Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri melakukan pertemuan dengan empat desa yang terkena musibah pasca ombak besar yang merobohkan ratusan kelong ikan bilis masyarakat, pertemuan tersebut di lakukan di Kantor Desa Kuala Raya, Kecamatan Singkep Barat. Rabu,(16/1/2018). 

Sekda Lingga, Junaidi Azam dalam pertemuanya dengan masyarakat mengatakan, Dia sangat Prihatin atas  musibah yang di alami masyarakat empat desa, dan dia sudah memberitahukan ke dinas terkait untuk mencarikan solusinya, agar bisa membantu masyarakat yang saat ini merugi, pasca kelong roboh diterjang ombak besar.” Tuturnya

 Sementara itu, Kepala Cabang Bank Riau,Kepri turut hadir dalam pertemuan tersebut, dan beliau juga sangat prihatin atas musibah yang mendera masyarakat di empat kecamatan, dan beliau berjanji akan mencoba memberikan bantuan pinjaman, agar kelong masyarakat yang roboh dapat di bangun kembali.
 

Secara terpisah, Camat Singkep Barat, Riki mengatakan,  Dia meminta kepada para kepala desa di empat kecamatan untuk mendata nama-nama masyarakat yang kelongnya roboh diterjang ombak,pasalnya pihak pemerintah daerah melalui bapak sekda akan siap membantu masyarakat nelayan kelong api tersebut.

Dan juga, Camat Singkep Barat, Riki dan Kades Kuala Raya, Diki sangat berterima kasih kepada Sekda Junaidi Azam serta rombongan yang telah hadir dalam acara pertemuan dengan masyarakat," tutup nya.(R.AG)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Bupati Kuantan Singingi ( Kuansing ) Drs. H.Mursini M.Si ,melakukan peninjauan  Tanggul yang jebol di arena Vanue dayung di Danau Kobun Nopi Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik Kab Kuansing Selasa (16/01/2018). 

 

Kuansing,(KT) - Bupati Kuantan Singingi ( Kuansing ) Drs. H.Mursini M.Si ,melakukan peninjauan  Tanggul yang jebol di arena Vanue dayung di Danau Kobun Nopi Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik Kab Kuansing Selasa (16/01/2018). Dalam peninjauan tersebut Bupati Mursini yang di dampingi assisten 3 Dr. H. Agusmandar, Kabid sarana dan prasarana provinsi Riau Jayusman ,ST Kabid pemuda dan keolahragaan kab Kuansing Suherman Yusuf serta kasi keolahragaan Surya Kurniawan.

 

Peninjauan tersebut dilaksanakan Bupati Mursini sesaat setelah usainya kegiatan pelaksanaan serah terima sementara pengamanan dan pemeliharaan Vanue Atlit Dayung dari dinas pemuda dan olahraga provinsi Riau kepada Disdikpora Kab. Kuansing, hal tersebut disampaikan oleh Kabid Sumber Daya Air dinas PUPR Kuansing Pebri S.P.M,Eng saat di konfirmasi di

teluk kuantan.

 

Kehadiran bupati sekaligus menindak lanjuti rencana Venue Dayung Kebun Nopi akan diserahkan asetnya ke Kuansing. Jadi sebelum dilakukan penyerahannya ke Kuansing, maka harus ditinjau terlebih dahulu,ungkap Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kuantan Singingi, Pebri Mahmud, S.Sos, M.Eng ketika dihubungi melalui Handphone selulernya, Selasa (16/1) sore

 

Dijelaskannya, untuk memperbaiki kerusakan yang ada di lokasi Vanue Dayung Kebun Nopi yang jebol dibutuhkan anggaran sekitar Rp18 miliar lebih, Dengan usia bangun yang cukup tua , tanggul tersebut yang di bangun pada tahun 1978 sampai 1982 hingga kini telah berusia lebih 32 tahun, dan perlu dirombak secara total, sebut pebri Namun sampai sekarang, rehab tanggul jebol Venue Dayung Kebun Nopi belum juga dilakukan, padahal sudah lebih lima tahun.

 

Sementara Pemkab Kuansing melalui Dinas PUPR, telah melaporkan ke Pemerintah Pusat untuk segera diperbaiki. Bahkan pada tahun 2017 lalu telah dibuatkan DED dan dilaporkan ke Balai Sumatera III, dimana untuk pembangunan fisiknya direncanakan akan dilakukan pada tahun 2018 ini. Akan tetapi karena tidak memperoleh surat rekomendasi dari Gubernur Riau, sehingga tidak masuk dalam APBN Murni 2018. Kita rencanakan akan masuk dalam perubahan APBN pusat, tambahnya lagi.

 

Sementara itu berdasarkan pantauan lapangan, kondisi danau kebun nopi sangat memprihatinkan, arena dayung sudah ditumbuhi semak dan rumput yang cukup tinggi, serta bangunan yang berada di sepanjang arena dayung sudah tidak terawat dan tidak bisa difungsikan lagi. Pada tahun 2012 yang lalu hingga kini belum ada dilakukan perbaikan, karena menurutnya secara keseluruhan Vanue dayung tersebut telah mengalami rusak berat dan tidak bisa dilakukan penambalan, dan seharusnya dilakukan rehap total atas semua bangunan di sepanjang danau kobun Nopi tersebut. Selama ini hanya dilakukan perbaikan atau penambalan karena APBD kita hanya cukup untuk itu sebut Pebri.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kab Kuansing, Jupirman melalui Kabid Pemuda dan Keolahragaan, Suherman Yusuf menyampaikan bahwa Vanue dayung telah dilakukan penyerahan sementara dari Dispora provinsi Riau ke Dispora kab.Kuansing Selasa (16/01/2018).

 

Selanjutnya Suherman mengatakan, bahwa penyerahan ini hanya penyerahan sementara Pengamanan dan pemeliharaan saat di konfirmasi Rabu (17/01/2018),di teluk kuantan,( Lidia Ningsih)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« January 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31