humas karimun
humas karimun
kabupaten lingga lagi
kabupaten lingga lagi
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 09 January 2018

 

Ket Photo : Ketua Komisi I DPRD Karimun Anwar Abu Bakar.

Karimun,(KT) - Ketua Komisi I DPRD Karimun Anwar Abu Bakar, menanggapi keterangan yang disampaikan Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun (Kanim TBK) kepada media ini beberapa waktu lalu terkait tidak bisanya Kanim TBK untuk mengeluarkan kebijakan khusus memberikan kemudahan pengurusan Paspor bagi masyarakat di Kabupaten Karimun.

 Anwar Abu Bakar melalui telepon selulernya, Selasa, (09/01/18) kepada karimuntoday.com mengatakan, pihak Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun memang tidak bisa memenuhinya, selain karena aturan dan ketentuan yang berlaku juga karena bukan kewenangan mereka, terang politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Dilanjutkannya, permintaan agar diberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin membuat paspor tersebut juga disampaikan Komisi I kepada Dirjen Imigrasi melalui Direktur lalu lintas keimigrasian (Dirlalintuskim) Cucu Koswala agar mempertimbangkan, karena dari dahulu Kabupaten Karimun memiliki hubungan kekerabatan dengan negara tetangga, ujarnya.

 Direktorat jendral Imigrasi, sambungnya, menanggapi bahwa mereka memahami kondisi tersebut dan akan dibahas dirjen Imigrasi bersama Kementerian terkait, terutama kementerian Hukum dan HAM, karena dirjen imigrasi dibawah payung Kemenkum HAM, dan selanjutnya, kami akan berkoordinasi kembali dengan dirjen Imigrasi terkait perkembangannya, sebutnya.

 Dikatakan Anwar lagi, bahwa Komisi I berharap jangan ada oknum Kanim TBK memanfaatkan situasi terhadap masyarakat yang ditolak penerbitan paspornya karena terindikasi TKI illegal, mengambil keuntungan pribadi terhadap situasi tersebut dengan menggunakan "calo" untuk meloloskan masyarakat itu, kata Anwar.

 

Kita tidak menyudutkan instansinya, yang tidak kita inginkan bila ada oknum pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun yang bermain dalam pengurusan paspor, baik bagi TKI non prosedural yang tidak lolos diloloskan, maupun pengurusan paspor secara umum memenuhi prosedur namun menggunakan "calo", tentu ini salah dan merugikan, pungkasnya.(DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Hendri Bawole Ketua LSM Pendidikan Karimun, Kepri.

 

Karimun,(KT) – Adanya pemberitaan di media online karimuntoday.com terkait dua orang guru di daerah pisisir,(hinterland-red), di kabupaten karimun, provinsi kepri hanya diberi gaji sebesar rp.400 ribu untuk satu bulan di bayar melalui dana BOS, mendapat tanggapan dari LSM Pendidikan Karimun.

 

Ketua LSM Pendidikan Karimun, Henry Bawole kepada karimuntoday.com Selasa,(9/1/2018), mengatakan, Dia sangat prihatin ketika  selesai membaca artikel dimedia online karimuntoday.com terkait kisah pilu guru bantu,(sukarela-red), di Pulau Akat Desa Semembang, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri,pasalnya, hampir satu tahun mengabdi sebagai tenaga pendidik hanya diberikan sagu hati uang sabun sebesar Rp.400 ribu rupiah perbulanya, artinya, beban kerja dilakukanya tidak sebanding dengan penghasilan diterimanya, mirisnya lagi, Kepala Sekolah SDN 007 Pulau akat sudah beberapa kali mengusulkan ke dinas pendidikan karimun, agar kedua guru tersebut diberikan honor insentif, ironisnya, belum ada respon dari dinas pendidikan.

 

“ Bupati Karimun sebagai pemangku kebijakan di daerah, diminta untuk mengambil langkah cepat untuk memberikan honor insentif kepada kedua guru tersebut,pasalnya, masyarakat pada umumnya mengetahui sosok bupati karimun, H.Aunur Rafiq sangat peduli dengan dunia pendidikan, serta memproritaskan kesejahteraan para guru,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia menduga permasalahan guru bantu SDN 007 Pulau Akat Desa Semembang, Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, mendapatkan bayaran honor sebesar Rp.400 ribu sebulan, tidak diketahui oleh Bupati Karimun, karena tidak adanya laporan yang masuk kepada beliau, tidak menutup kemungkinan laporan yang masuk, hanya yang baik-baik saja disampaikan, alias asal bapak senang,” Tukasnya

 

Secara terpisah, Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait masih ditemukanya gaji guru di daerah pesisir,(hinterland-red), sebesar Rp.400 ribu sebulan, belum dapat dimintai konfirmasinya.(lh)

Published in KARIMUN

  

 Ket Photo : Dua Orang Pelaku Penjual Sie Jie Judi Togel, yang Berhasil di tangkap Satreskrim Polres Kuansing, Riau.

Kuansing,(KT) - Satreskrim Polres Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, berhasil menangkap serta mengamankan dua orang pelaku penjual sie jie berinisial, HL Aias Doyok,(42),Tahun dan HI Alias Ideng,(49), Tahun di Desa Kampung Datar dan Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing.

Hal tersebut dikatakan, Kapolres Kuansing, AKBP.Fibri Karpiananto SH.SIK melalui Ka.Humas Polres Kuansing, AKP.G.Lumban Gaol kepada karimuntoday.com, Selasa,(9/1/2018), Ya' Satreskrim Polres Kuansing kemarin berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku penjual judi togel jenis sie jie didua lokasi berbeda serta dengan barang bukti berupa,1. 1 (satu) unit Handphon merk Samsung warna putih digunakan untuk menerima sms pemesanan dari pembeli dan untuk mengirimkan sms pemesanan tersebut kpda Sdr. als Ideng.


" Barang Bukti lainya berhasil diamankan, Uang tunai Rp. 750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah ) 1 (satu) unit Handphonemerk NOKIA type 105 warna hitam yang digunakan untuk menerima dan mengirimnomor siejie / togel 1 (satu) unit handphonemerk Nokia type 105 warna putih yang digunakan untuk menerima dan mengirimnomor siejie / togel. 100 (seratus) lembar kertasrekapan,1 (satu) lembar kertas bertuliskan hutang penyetoran penjualan nomor siejie/ togel. 1 (satu) lembar kertas bertuliskan nomor siejie/ togel yang sudah keluar. 2 (dua) unit calculatormerk citizen warna hitam. 5 ( lima ) buah pena merk my gell dengan tinta warna merah, 18 ( delapan belas ) buah pena merk my gell dengan tinta warna hitam," Tuturnya

Ditambahkanya lagi, Adapun Pasal disangkakan kepada kedua pelaku adalah,Pasal 303 ayat (1) ke 1, 2 Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidanam sedangkan Kronologis kejadian sebagai berikut, Pada hari Senin tanggal 8 Januari 2018, sekira jam16.00 WIB di Desa Kampung Datar Desa Pulau Komang Kec. Sentajo Raya Kab. Kuansing.Berdasarkan hasil lidik Sat Reskrim Polres Kuansing ada perjudian jenis sie jie/ togel di wilayah Kec.Sentajo Raya Kab. Kuansing kemudian tim opsnal sat reskrim menemukan serta mengamankan seorang laki- laki an. HL Als DOYOK diduga selaku penjual nomor siejie / togel disebuah warung sedang duduk. Setelah dilakukan interogasi terhadap sdr. HL Als DOYOK sedang melakukan penjualan nomor siejie/ togel menggunakan sebuah handphone miliknya.

Kemudian dilakukan pengembangan terhadap diduga tersangka an. HL Als DOYOK bahwa ia menyetorkan SMS dan uang hasil penjualan nomor siejie / togel kepada Sdr. HI Als IDENG Bin HUSIN,Kemudian tim opsnal melakukan penyelidikan dan menemukan serta mengamankan sdr. HI Als IDENG Bin HUSIN diduga selaku pengepul uang penjualan nomor sie jie/ togel tersebut di rumah kebun miliknya.

Setelah di introgasi oleh anggota opsnal sat reskrim polres kuansing bahwa benar ia seorang pengepul uang hasil penjualan nomor sie jie / togel dari para penjual nomor siejie / togel yang salah satunya an. Hl Als Doyok.

Selanjutnya 2 (dua) orang laki- laki diduga tersangka tindak pidana perjudian jenis siejie/ togel tersebut dibawa ke Polres Kuansing guna dilakukan proses lebih lanjut dan barang bukti ditemukan dilakukan penyitaan," Tutur Ka.Humas Polres Kuansing(Lidia Ningsih)

 

Published in KARIMUN

Ket Photo : Pak Den Pengusaha Kerupuk dari Penuba, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

LINGGA DABO SINGKEP,(KT) - Usaha kerupuk udang yang di diri warga desa penuba ini ramai di minati oleh warga lingga. Senin (8/1/2018) kami dari awak media KARIMUN TODAY.COMdatang menemui pengusaha kerupuk udang tersebut, pak den mencerita tentang usaha yang di dirikan nya.

Ia mulai mendirikan usaha pembuatan kerupuk udang ini "dari tahun 2003, dengan modal sendiri, hingga sampai sekarang, dalam jenis bahan untuk membuat kerupuk tersebut, seperti udang" ia beli dari nelayan setempat. Pak den ini mempunyai karyawan 6 orang, untuk  membantu dalam pengolahan 
pembuatan kerupuk udang tersebut.

Kerupuk udang DEPATI ini di jual dengan harga 1 bungkus nya setengah kilo Rp 27,000. Banyak di pesan oleh para langganan, kata nya sampai di pesan " dan dikirim keluar daerah

Pak den pernah ikut pelatihan UMKM dalam di bidang usaha tersbut, serta dapat bimbingan, dalam untuk mengembangkan usaha yang di dirikan nya." Pak den memapar kan", Ia" sangat berterima kasih kepada UMKM yang telah memberikan dorongan dalam usaha yang telah ia dirikan. " tutup nya.(AM)

Published in LINGGA
Tuesday, 09 January 2018 07:43

Siapa Yang Hendak Membakar Istana Siak ??

 

 

Siak, (KT) - Kebakaran terjadi di dalam Istana Siak Sri Indrapura, Senin (8/1/2018) sekitar pukul 14.45 WIB menjelang ashar. Kebakaran diduga sengaja dilakukan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya dengan menggunakan bensin.

 

Sumber Putera Riau di Siak Sriindrapura menyebutkan bahwa ketika terjadi kebakaran sewaktu para pegawai istana istirahat dan mereka masih di dalam istana.

 

"Untuk keterangan resmi mengenai kronologis kejadian masih diLakukan penyelidikan oleh tim inafis Polres Siak," ujar Jofrizal, salah seorang sumber di lapangan.

 

Dikatakan bahwa kebakaran itu berkisar antara 5 sampai 10 menit, dan api pun padam. Untung saja hanya membakar kain yang dipakai salah satu patung dan kain gorden. Di TKP ditemukan botol aqua yang diperkirakan berisi sisa bensin.

 

Ini kejadian yang sangat langka terjadi di Siak, dan merupakan kejadian yang kedua setelah peristiwa Tapa.

 

Dimana orang Melayu Lubuk Muda yang pernah berhasil masuk ke istana ketika maghrib dan berhasil membawa beberapa barang. "Tapi kejadian ini sudah lama, sekitar tahun 80-an," ungkap sumber.

 

Mengenai kisah pembakaran, pasukan Jepang pun pernah berniat akan membombardir istana Siak, namun tidak bisa karena target yang mau di bom tidak kelihatan. Kejadian itu terjadi pada hari Jumat, katanya.

 

Dilain sisi, keterangan dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Fauzi Asni yang dikutip Putera Riau menyebutkan bahwa kebakaran itu terjadi begitu cepat. Untung saja staf yang bertugas cepat mengetahui keberadaan api dan melakukan pemadaman, katanya.

 

Beberapa manekin (patung) di bagian ruang pertemuan atau ruang kedua terbakar. Dan gorden antara ruang juga terbakar, tikar atau permadani juga terlihat terbakar sedikit di sekitar patung para pengawal.

 

"Kita belum tahu pelakunya siapa, nanti akan di cek dari rekaman cctv di dalam Istana. Yang jelas kita melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar diusut tuntas," kata Fauzi Azni. (beni/fadil/pr)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« January 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31