humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: February 2018

 

Ket Photo : Ketua Pemuda Pancasila, junaidi Jasmas beserta Anggota Polsek Kateman Memberikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Sungai Guntung, Inhil. Riau.

 

Sungai Guntung,(KT) -  Pemuda Pancasila Kecematan Kateman,Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran disungai Guntung jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tagaraja, Kecematan Kateman,Minggu (25/02/18).

 

Kebakaran yang terjadi di sungai guntung kecematan Kateman kelurahan tagaraja.pada hari Rabu kemaren pada tanggal (21/02/2018), malam Kamis pada pukul jam 21:15,5 dan 5 unit rumah ludes dilalap api pada malam itu,Ketua Pemuda Pancasila. Junaidi Jasmas kepada karimuntoday.com,(25/2/2018), mengatakan, bantuan yang berasal dari sumbangan sesama anggota PP dan masyarakat sungai Guntung merupakan kepedulian terhadap korban.

 

Dia meminta kepada korban kebakaran untuk tabah menghadapi ujian. “Ini kepedulian kita sesama manusia, kalau ada yang kena musibah Pemuda Pancasila harus hadir membantu dan masyarakat kecematan Kateman kabupaten Inhil,” ucapnya.

 

Adapun Korban kebakaran yang di bantu oleh PP diantaranya, Asra' 68 tahun dan korban lainnya Azharudin dan Marjuki, sebanyak tiga kepala keluarga, bantuan tersebut lansung diberikan di lokasi kebakaran dijalan Jendral Sudirman Parit 8, Ujarnya

 

Saat dilakukan penyerahan bantuan pagi tadi di lokasi kebakaran disaksikan,Ipda,Sudirman dan Aiptu Sugianto dari Polsek Kateman, dan diserahkan bantuan tersebut kepada kepala keluarga korban kebakaran yang terjadi pada hari Rabu tanggal 21/02/2018 malam Kamis disungai Guntung kecematan Kateman Kelurahan Tagaraja Kabupaten Inhil. (Ridho)

Published in PERISTIWA

 

Bupati Kuansing, H Mursini dan Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng, D. Eng di Kampus UGM di Yogyakarta.

 

Kuantan Singingi,(KT) - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau, menjalin kerjasama di Sektor Pendidikan dengan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta, Kamis (22/02/2018).

 

Bupati H Mursini, mengatakan bahwa dalam menjalin kerjasama dengan Universitas Gajah Mada ini, ada 3 kabupaten diantaranya Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Wakatobi, Ujarnya.

 

Kerjasama ini diresmikan dengan penandatanganan kerjasama di bidang pendidikan antara Bupati Drs. H Mursini, M.Si dan Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng, D, Eng di Kampus UGM, tuturnya.

 

 H Mursini menjelaskan semenjak terpilih MH pada periode 2016-2021, sudah menetapkan visi kabupaten kuantan Singingi yang unggul, sejahtera, dan agamis di provinsi Riau tahun 2021.

 

Untuk mewujudkan visi tersebut beliau menambahkan untuk menciptakan potensi sumberdaya manusia yang handal di bidangnya, dengan melakukan kerjasama di berbagai pihak terutama pada pusat-pusat penelitian serta berbagai perguruan tinggi yang sudah maju,ungkapnya.

 

Selanjutnya, Bupati Kuansing menyampaikan harapannya di masa yang akan datang, dengan adanya kerjasama ini supaya terwujudnya SDM yang handal dibidangnya dan SDA yang dikelola dengan baik, tutupnya. (Lidia Ningsih)

Published in PERISTIWA

 

 Ket Photo : Tampak sejumlah awak media lokal dan nasional, cetak dan elektronik masih menunggu dengan sabar keterangan resmi terkait tangkapan kapal yang diduga membawa sabu 3 Ton, Sabtu, (24/02/18).

 

 

Karimun,(KT) - Beredar informasi bahwa Kanwil DJBC Khusus Kepri melakukan penangkapan terhadap kapal MV Win Long dengan nomor lumbung BH 2998 berbendera Taiwan dengan awak kapal 28 orang yang diduga membawa Narkotika jenis Sabu di Selat Philips tidak jauh dari Pulau Nipah sekira pukul 13:00 WIB, Jum'at, (23/02/18).

 

Kapal tersebut dikabarkan telah bersandar di pelabuhan Ketapang Kanwil DJBC Khusus Kepri di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepri sekira pukul 16:20 Wib kemaren, dan pada malamnya, sekira pukul 20:45 WIB kapal tersebut dilakukan pembongkaran oleh aparat gabungan dari Bea Cukai, TNI, Polri serta BNN.

 

Namun, sampai berita ini diunggah, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi kepada insan pers terkait tangkapan kapal yang diduga menyelundupkan sabu tersebut, para pemburu berita dari sore kemaren,(23/02/18) sampai siang ini (24/02/18) masih menunggu dan standby di pintu masuk Kanwil DJBC Kepri.

 

Dari keterangan yang disampaikan Humas Kanwi DJBC Kepri Refli Silalahi kepada wartawan melalui whatapps membenarkan bahwa Kanwil DJBC memang mengamankan sebuah kapal yang diduga membawa sabu, namun sampai saat ini belum diketahui karna masih dilakukan pembongkaran, katanya.

 

Pantauan karimuntoday.com di Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai (Kanwil DJBC) Khusus Kepri, sejumlah awak media baik lokal dan nasional, media cetak dan elektronik masih menunggu dengan sabar di Pos Security maupun di pintu masuk kantor tersebut di Kecamatan Meral, Karimun Kepri. (DS)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Ketua BKM Lingga,Dra.Hj.Asparoyah, bersama Anggota BKMT  Desa Resun.

Lingga,(KT) -  Dalam rangka menjalin silaturahmi acara ,Majelis Taklim Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, senantiasa di adakan satu kali setiap bulannya yang Alhamdulillah pada hari ini di adakan di Masjid AL- Hidayah Desa Resun. Jum,at (23/02/2018).

Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Desa Resun, Ibu Dahniar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua jemaah yang hadir atas pada acara ini.mudah-mudahan kehadiran kita semua mendapat berkah dari Allah SWT .

Di tempat yang sama Keua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Lingga Dra.Hj.Asparoyah,Menyampaikan kepada seluruh jema,ah agar Kita semua selalu memperbaharui Iman .salah satunya cara memperbaharui Iman ialah kita selalu menghadiri majelis-majelis seperti ini .

Dengan catatan kita harus ikhlas dan Tampa paksaan . selain itu kita juga tidak boleh menceritakan kelemahan orang lain,” ucapnya.

Dalam Acara Puncak ceramah yang di sanpaikan  Oleh Kepala urusan Agama Kecamatan Lingga Utara Bapk H.M.Latif ,dalam tausyiahnya menyampaikan nasehatnya salah satunya iyalah kita harus menjaga hubungan silaturahmi,dan menjaga kehormatan diri kita masing-masing ucapnya .

di akhir acara Pak H.Latif Membacakan Do,a untuk keselamatan masyarakat Desa Resun dan masyarakat Kabupaten Lingga Umumnya.

Tanpak hadir di acara ini Ketua Masjid Al-Hidayah Desa Resun Dorpamen beserta pengurusnya. Ketua BPD Resun Rusli dan  Tokoh masyarakat serta serta seluruh jemaat Masjid Al-Hidayah Resun.(Rusli)

Published in PERISTIWA

 

 Ket Photo : Acara Dialog 2 Tahun ke Pemimpinan Alias Wello dan M. Nizar di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Tanjungpinang,(KT) -  Ketua Umum Laskar Bunda Melayu (LBM), Hairul Anwar mengkritik orientasi pemerintahan yang menurutnya selama ini lebih fokus pada sektor Pertanian. Ia menilai ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dari pemerintahan Wello Nizar. "Pertama, mutasi pejabat. dalam kurun 2 tahun dan maret ini PNS dimutasi lagi. Berarti sudah tiga kali mutasi dalam 2 tahum. enam bulan delapan bulan diganti itu terlalu cepat.

PNS perlu waktu beradaptasi dengan bawahannya juga. waktu yang baik adalah satu tahun untuk kemudian bisa dirotasi maupun dievaluasi. saya kira yang realistis satu tahun sekali lagi saja. Keberhasilan bisa diukur satu tahun masa baru mulai lelang eh udah diganti, jadi pejabat harus memahami kembali," kata Hairul pada acara dialog di Kantor Koran Peduli, Batu 8 atas. Jum'at (23/02/2018).

"Kedua, Pengelolaan sawah selalu dijemput bupati dari alokasi anggaran pusat sedangkan bupati akan mundur apakah kite masih terus dapat berharap ke pusat dan menumpang APBD dari Provinsi? Padahal Lingga memiliki lahan sagu yang luas. Jika Pemerintah melalui BUMD memproduksi sagu dan penggelolaan dilakukan dengan lebih modern seperti sagu dikemas dalam bentuk barang siap pakai bukan sagu mentah dan ini jelas menambah PAD Kabupaten Lingga dan dapat menyerap tenaga Kerja."

"Ketiga, Tahun 2017 yang lalu Silva (sisa lebih pembiayaan anggaran) APBD murni Pemkab Lingga sebesar Rp81,38 miliar. Dalam kacamata masyarakat birokrasi,secara sekilas, Silpa yang tinggi tersebut dapat dimaknai dua hal, pertama bahwa daya serap pelaksanaan APBD kab. Lingga kurang maksimal atau lebih sering kita kenal dengan kinerja birokrasi kurang maksimal.

Ke empat, perencanaan APBD disusun dengan estimasi yang kurang matang, sehingga antara target pendapatan dan belanja tidak balance. Silpa yang tinggi akan merugikan pemerintah kabupaten lingga karena sesuai dengan ketentuan yang ada Silpa pada tahun berjalan harus dalam posisi nol (0) dengan demikian,Silpa yang tinggi akan menyulitkan dalam penyusunan APBD Perubahan. Dan disisi lain, tentu masyarakat sangat dirugikan yaitu dari aspek pelayanan yang membutuhkan anggaran dari pemerintah daerah sekaligus APBD yang berfungsi sebagai daya dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

" Lebih lanjut Hairul menilai, pemerintah wello-nizar jangan terlalu banyak berfantasi kepada masyakat. "Seperti sektor kesehatan, Pemerintah masih melakukan koordinasi dengan pihak BPJS untuk pengadaan ambulans laut untuk dipulau-pulau seperti yang disampaikan Wakil Bupati diforum diskusi tadi. Padahal kesehatan dipulau-pulau termasuk urgen, bahkan sebelumnya LBM menyoroti puskesmas disenayang yang tidak memiliki dokter menyebabkan salah satu warga meninggal dunia disenayang karena tidak ada dokter," paparnya

Ia juga menilai media terlalu membesar-besarkan Pencapaian Wello-Nizar, jika lihat ke bawah kesejahteraan masyarakat kabupaten lingga belum tampak. "Kedepannya pemerintah dapat berbenah dan jangan terlalu percaya diri dan menganggap sudah sesuai dengan visi-visi kampanye. Padahal pernyataan itu merupakan klaim pemerintah sendiri. Masyarakatlah yang menilai, 2 tahun ini belum sesuai yg diharapkan." Tutupnya (rls)

 

Published in PERISTIWA

 

Ket PhotoGubernur Sumbar Irwan Prayitno (IP) Menyerahkan LKPD Daerah yang ia pimpin pada Jumat (23/2), kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatra Barat.

 

 

PADANG (KT) - Provinsi Sumatra Barat menjadi daerah yang pertama menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (IP) menyerahkan LKPD daerah yang ia pimpin pada Jumat (23/2), kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatra Barat. "Sebetulnya sudah bisa diserahkan sejak Senin. Tapi saya baru sempat sekarang," kata IP.

 

IP mengatakan, penyerahan LKPD di waktu awal memberi penegasan bahwa Sumatra Barat melakukan perbaikan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan daerahnya. Ia berharap, pemeriksaan BPK di tahun ini bisa menjadikan Sumbar menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang keenam kalinya secara berurutan.

 

Sumatra Barat memang menerima WTP lima kali berturut-turut sejak 2012. IP berharap dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK yang diserahkan April 2018 nanti akan menjabarkan catatan yang lebih sedikit dibanding catatan-catatan di dalam LKPD 2016 lalu. "Rasanya tak mungkin WTP tanpa ada catatan. Semoga catatan-catatan ini semakin berkurang. Walaupun faktnya ada saja isu-isu baru," ujar IP.

 

Menurutnya, ada sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus disempurnakan penyelesaiannya oleh Pemprov Sumbar. Salah satunya adalah perpindahan sejumlah aset dari kota/kabupaten ke provinsi, menurut Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda). Beleid tersebut menyebutkan adanya perubahan kewenangan kelola untuk sektor pendidikan, pertambangan, perhubungan, dan beberapa sektor lain. Untuk pendidikan misalnya, kewenangan SMA berpindah dari kabupatan/kota ke provinsi. "Juga aset terminal, pertambangan. kami coba benahi satu persatu ini tambah kerjaan. Termasuk berikutnya reevaluasi aset," katanya.

 

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sumatra Barat Pemut Aryo Wibowo mengapresiasi langkah Pemprov Sumbar untuk menjadi yang pertama dalam penyerahan LKPD tahun 2017. Ia memandang, semakin awal penyerahan LKPD menunjukkan semakin tinggi pula progres perbaikan yang dilakukan daerah dalam melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan.

 

 "Kalau provinsi berani serahkan cepat kan berarti sistemnya sudah bagus. Sistem bagus, normalnya sih hasilnya juga bagus," katanya. LHP BPK untuk Sumatra Barat dijadwalkan akan terbit pada 23 April 2018. Selanjutnya, LHP tersebut akan diserahkan kepada DPRD Provinsi Sumbar. N Sapto Andika Candra (zulfahmi)

Published in PERISTIWA

 Ket Photo : Ketua Organizing Commitee (OC) DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri, Anis Anorita Zaini bersama dengan Peserta dan Pengurus AJOI se Kabupaten/Kota di Kepri.

 

TANJUNGPINANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Jurnalis Online (AJO) Indonesia Provinsi Kepri, menggelar Rapat Kerja (Raker) I di Hotel Bintan Plaza, Kamis (22/02/2018). Sedikitnya, 65 peserta akan menghadiri kegiatan ini. Mereka berasal dari utusan AJO IIndonesia, kabupaten/kota se Kepri, ditambah pengurus sementara DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri.

 

Ketua Organizing Commitee (OC) DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri, Anis Anorita Zaini, mengatakan agenda penting Raker, menetapkan pengurus DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri dan pengurus AJO Indonesia Kabupaten/kota se Kepri defenitif periode 2018-2023.

Selain itu, agenda Raker ikut dibarengi penyampaian visi dan misi pengurus, serta pembacaan program kerja AJO Indonesia.

 

Dilanjutkan pembacaan draf usulan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AJO Indonesia yang telah disiapkan pengurus AJO Indonesia pusat.

 

''Penyampaian visi dan misi ini langsung disampaikan Ketua DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri terpilih. Hal ini perlu dilaksanakan agar seluruh peserta dari kabupten/kota memahami visi dan misi AJO Indonesia secara luas,''kata Anis Anorita Zaini.

 

Setelah penyampaian visi dan misi, dilanjutkan penyerahan surat keputusan pengurus AJO Indonesia Kabupaten/kota se Kepri. Penetapan ini hasil pemilihan kabupaten/kota tanpa campur tangan pengurus provinsi Kepri. DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri hanya mengeluarkan surat rekomendasi sekaligus surat penetapan pengangkatan pengurus.

 

''Kita berharap, teman-teman yang menjadi pengurus AJO Indonesia Kabupaten/kota dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab. Yang paling perlu, kita harus selalu menanamkan rasa persatuan dan kekompakan agar organisasi yang kita cintai ini berjalan mulus tanpa ada gejolak,''kata Anis.

 

Sesi akhir Raker, tambahnya juga akan dilakukan dialog dan ramah tamah pengurus AJO Indonesia Provinsi Kepri dengan AJO Indonesia Kabupaten/kota se Kepri. Dengan adanya dialog ini, diharapkan tercetus usulan baru dalam rangka upaya peningkatan wadah AJO Indonesia secara luas. ''Intinya, kita berupaya dialog menghasilkan suatu rumusan tentang upaya meningkatkan kesejahteraan dan keterbukaan pers secara profesional dan bertanggungjawab.

 

Karena itu, kita minta seluruh peserta jangan malu untuk bertanya terkait organisasi kewartawanan AJOI,''tukasnya. (HUMAS DPD AJO Indonesia Provinsi Kepri)

Published in PERISTIWA

 

Ket foto : Kakanwil DJBC Kepri Rusman Hadi, Direktur P2 BC Pusat Wijayanta Bekti Mukarta serta musnahkan minuman alkohol dengan cara dipecahkan ke batu, 22/02/18.

Karimun,(KT) - Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kanwil DJBC Khusus Kepri) memusnahan barang bukti tindak pidana Kepabeanan dan Cukai, pemusnahan dilakukan di halaman dermaga Kanwil DJBC Khusus Kepri, Kamis (22/02/2018).

 

Kakanwil DJBC Khusus Kepri Rusman Hadi dalam rilis Konferensi persnya menyebutkan bahwa, barang bukti yang kita musnahkan hari ini adalah hasil penindakan terhadap 10 Kapal, yakni KM Auliya Putri, KM Usaha Sebati, KM Sinar Cahaya, KM Arung Bahari, SB Senopati, KM Sakinah Jaya, KM Samudra Emas, KM Usaha Nelayan, KM Hasil Laut dan satu Kapal tanpa nama, ungkapnya.

 

Diungkapkannya lagi, 10 Kapal itu hasil penegahan dari Januari hingga pertengahan Februari 2018, barang bukti penegahan dari 10 kapal tersebut yakn berupa minuman alkohol, minuman ringan, makanan ringan, berbagai jenis sembako, furniture, barang elektronik serta 2.276 ballpress pakaian bekas.

 

"Seluruh barang bukti penegahan ini akan kita musnahkan, namun karena tempat kita terbatas, akan dilakukan pemusnahan lanjutan di Mako Brimob, karena yang banyak itu pakaian bekas, dan itu memakan tempat, tempat kita terbatas, jadi kita kerjasama dengan Mako Brimob Karimun untuk pemusnahan lanjutan", katanya.

 

Pantauan dilokasi, acara pemusnahan turut dihadiri instansi terkait seperti pihak pengadilan, kejaksaan, kepolisian serta TNI, dalam kesempatan itu Kakanwil DJBC Khusus Kepri Rusman Hadi juga menyerahkan secara simbolis hibah satu unit kapal speedboat (SB) Senopati kepada Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) Kantor Pusat DJBC Wijayanta Bekti Mukarta. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : SN Tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada kegiatan penataan dan invetarisasi tahun 2015 silam, dengan merugikan keuangan Negara kurang lebih 420 juta sampai saat ini belum juga dilakukan penahanan dan terkesan kebal hukum.

 

Kuansing,(KT) – Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sejak  SN di Tetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada kegiatan penataan dan invetarisasi tahun 2015 silam, dengan merugikan keuangan Negara kurang lebih 420 juta sampai saat ini belum juga dilakukan penahanan dan terkesan tersangka kebal hukum.

 

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kuansing, Ravendra SH ketika dikonfirmasi karimuntoday.com, Kamis,(22/2/2018), di Kantor Kejari kenapa sampai saat ini tersangka SN belum juga dilakukan penahanan, Kasie Intel mengatakan,” Tanyakan ke Kasie Pidsus secara detil kenapa tersangka SN belum ditahan.” Katanya

 

“  Ketika di Tanya,Kabid Pertanahan di Dinas Perumahan, Kawasan dan Pertanahan Pemkab Kuansing, SN Tersangka dugaan korupsi pada kegiatan penataan dan invetarisasi tahun 2015 silam, dengan merugikan keuangan Negara kurang lebih 420 juta sampai saat ini belum juga dilakukan penahanan, Kasie Intel Kejari Kuansing mengatakan,” Tanyakan ke Kasie Pidsus secara detil kenapa tersangka SN belum ditahan.” Ucapnya

 

Secara terpisah, Jhon Leonardo Hutagalung SH,Kasie Pidus Kejari Teluk Kuantan, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau, ketika hendak dikonfirmasi karimuntoday.com tidak dapat ditemui, pasalnya ketatnya SOP di Kantor Kejaksaan Tersebut, hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan tanggapan dari Kasie Pidsus, kenapa tersangka SN belum juga ditahan, padahal tersangka sudah terbukti melakukan tipikor dengan mengembalikan kerugian Negara di Korupsinya.(red/roder)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Koordinator Aksi dari LSM Penjara Menyerahkan Bukti Tambahan kepada Kasi Penerangan Sumanggar Kajatisu.

 

Medan,(KT) - Puluhan massa yang tergabung LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia (LSM Penjara Indonesia) sambangi Kajatisu Jalan Abdul Haris Nasution untuk menyampaikan aspirasi tentang dugaaan tindak pidana korupsi Sarmadan Hasibuan sewaktu menjabat Sekda di kota Padangsidimpuan, kamis (22/2).

 

Sesuai informasi yang dihimpun, Kordinator lapangan (korlap) Ridho Suwarno menyuarakan laporan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Sarmadan Hasibuan sewaktu menjabat Sekda sudah pernah diperiksa oleh Kajatisu melalui keterangan Kasipenkum Kejati Sumut, Bobbi Sandri, SH.MH melalui Yos Gernold Tarigan, SH.di media online kabar hukum.

 

 Lanjutnya, Atas laporan yang diterima Kejatisu ada beberapa item dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan sarmadan Hasibuan yang diantaranya : Dugaan penggelapan uang kas daerah kota Padangsidimpuan senilai kurang lebih Rp.5 Milyar, Dana MTQ tingkat provinsi yang dilaksanakan di kota Padangsidimpuan T.A 2007, Temuan BPK terkait APBD ganda kota Padangsidimpuan pada anggaran tahun 2007, Dana hibah PSKPS kota Padangsidimpuan, Dugaan pengalihan gaji 14 PNS yang ditampung di APBD. Atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Sarmadan Hasibuan,

 

LSM Penjara Indonesia mendesak agar Kejatisu secepatnya menindaklanjuti dan memeriksa kembali Sarmadan Hasibuan yang sekarang menjabat Pj.Walikota Padangsidimpuan dan Kadispenda Provsu, terangnya.

 

 Kajatisu melalui Kasi Penerangan Sumanggar menerima langsung aspirasi LSM Penjara Indonesia di pintu gerbang Kejatisu dan berjanji akan secepatnya menyampaikan aspirasi ini kepada Kejatisu sebagai pimpinan, dan akan secepatnya memproses atas laporan yang kita terima, apalagi laporan ini sudah pernah kita proses sebelumnya. sebutnya.

 

Sumanggar juga menambah, apabila nanti ada data yang baru sebagai pendukung dari data yang kita terima ini tolong secepatnya di bawa kemari dan langsung ke ruang kerja saya supaya langsung kita berikan kepada pimpinan (Kejatisu), dan secepatnya kita akan tindaklanjuti,” Pungkasnya (Kh)

Published in KARIMUN
Page 1 of 13

KALENDER BERITA

« February 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28