humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 20 February 2018

 

Ket Photo : Bupati Kuansing, Mursini di Dampingi, Plt,Kadis Pertanian, H.Maisir Menghadiri Panen Raya Cabai di Desa Benai Kecamatan Benai Kecil.

 

Kuantan Singingi,(KT) - Panen raya cabai di Desa Benai Kecamatan Benai Kecil , di hadiri oleh Bupati Kuansing H Mursini beserta istri Emi Safitri bersama kelompok tani Beken Jaya, Plt Kadis Pertanian, H maisir, kepala OPD, Kabag di lingkup Setda, Camat Benai, Yuhendra dan jajaran. Kemudian juga mengundang manajemen P.T. Meroke Tetap Jaya (Perusahaan pupuk), dan P.T East West Seed (Perusahaan Saprodi). Kedua perusahaan tersebut siap mendorong perkembangan usaha holtikultura yang ada di kabupaten kuantan Singingi, Selasa (20/02/18).

 

 Yulisman, sebagai Ketua Kelompok Tani Beken Jaya mengatakan kelompok tani ini di dirikan November 2016, dengan anggota sebanyak 10 orang. Dan Sekarang jumlah anggotanya bertambah menjadi 24 orang yang fokus budidaya cabai, tumpang sari, bawang merah, kubis, dan bunga kol,Tuturnya.

Selanjutnya, Yulisman menambahkan, bahwa cabai yang di tanam dan siap panen saat ini berjumlah 500 batang. Tahun 2017 kelompok taninya menerima bantuan pupuk, benih, dan pestisida dari P.T East West Seed cap panah, ungkapnya.

 

" Yulisman mengharapkan supaya Pemkab Kuansing memberi bantuan pembuatan rumah komlos, sumur bor untuk menyiram tanaman dan rumah pembenihan," tukasnya.

 

Dengan adanya harapan kelompok tani Beken Jaya, Bupati Kuansing H Mursini menyampaikan akan memenuhi harapan tersebut secara bertahap. BeliauJuga mengungkapkan cabai hasil panen kelompok Tani Beken Jaya juga berkualitas dan dapat bersaing dengan daerah lain seperti daerah Sumatera Barat dan beliau juga berharap supaya masyarakat Kuansing lainnya termotivasi untuk membuat kelompok tani, seperti yang dilakukan kelompok tani Beken Jaya yang dapat meningkatkan Tarap ekonomi masyarakat, tutupnya. (Lidia Ningsih)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Mengantongi Ijin HO tidak berlaku lagi, Oknum Masyarakat Desa Kasang Lolos Mengelabui, Dinas Kehutanan dan Aparat Penegak hukum Menjalankan Usahanya Sawmill.

Kuansing,(KT) – Beberapa elemen masyarakat dan praktisi hukum di kabupaten kuantan singing, provinsi riau, merasa aneh ketika melihat ijin salah satu sawmill yang beroperasi di Desa Kasang, Kecamatan Lubuk Jambi, di media online karimuntoday.com, pasalnya sepengetahuan mereka beberapa ijin tersebut seyogyanya tidak berlaku lagi, alias kedaluwarsa.

Hal tersebut dikatakan, Zubirman SH Praktisi Hukum di Kabupaten Kuantan Singingi, provinsi Riau, kepada karimuntoday.com mengatakan, Dia sangat menyesalkan sawmill yang masa berlaku ijin-nya sudah kedaluwarsa masih bisa beroperasi untuk mengolah kayu bulat untuk dijadikan kayu pecahan, bahkan di komersilkan, dan dia menilai pengawasan dari Dinas Kehutanan Provinsi Riau terkesan lemah,terkesan terjadi pembiaran, apalagi kayu gelondongan yang di olah terindikasi berasal dari kawasan hutan lindung bukit betabuh.

“ Itu Ijin HO berdasarkan Permendagri Nomor : 19 Tahun 2017, ijin HO sudah di cabut dan sebagai turunanya andaikata keterkaitan dengan lingkungan hidup pihak perusahaan atau sawmill mengajukan UKL-UPL,SPPL atau AMDAL,artinya, Aneh saja ketika diperlihatkan Ijin HO masih bisa dipergunakan di jaman Now ini,” Katanya Geli

Ditambahkanya lagi, Dia juga melihat kerancuan pada Ijin dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Kuansing, kalau tidak salah ijin tersebut tidak ada lagi karena sudah diganti dengan Ijin Tanda Daftar Perusahan.(TDP), adapun masa berlaku Ijin TDP tersebut selama lima tahun, sedangkan yang dimuat di karimuntoday.com ijin-ijinya  dikeluarkan tahun 2008 s/d tahun 2009, begitu juga dengan bukti pembayaran pajak daerah di Dispenda pada tahun 2008,pertanyaanya, andaikata keseluruhan ijin tersebut di keluarkan pada tahun 2009, tentu pada tahun 2014 sudah habis masa berlakunya, jadi,mana ijin yang baru dimiliki oleh 4 sawmil di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, pasalnya, selama ini mereka beroprasi mengolah kayu,” Ungkapnya Bingung (red/roder)

 

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Erwin Ismail sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Sumatera Barat, (IKSB) Kota Batam Bersama Para Pengurus.

 

Batam,(KT) -Erwin Ismail sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Sumatera Barat, (IKSB) Kota Batam resmi membuka launching IKSB CUP ke-V di Sekretariat Jalan Raden Patah No 79 pada hari selasa jam 16.15 tanggal 20 februari 2018.

 

Kemudian dari pada itu, Ketua IKSB, Erwin Ismail sekaligus memberikan mandat kepada Ikatan Keluarga Agam (IKLA), dan untuk Ketua  Panitia Pelaksana Penyelenggara Kegiatan di tunjuk saudara, H.Renol yang di ikuti oleh 18 IKA Kota dan Kabupaten yang berada di Kota Batam asal dari sumatera barat. 1 . Kab Tanah Datar 2 . Kab Solok 3 . Kab solok selatan 4 . Kab Damasraya 5 . Kab Sijunjung 6 . KotaBukit tinggi 7 . Kab Payah kumbuh 8 . Kab Padang Pariaman 9 . Kab Pasaman 10.Kab Pasaman Barat 11.Kab 50 Kota 12.Kota Padang 13.Kota padang Panjang 14.Kota sawah lunto 15.Kota pariaman 16.Kota Solok 17.Kab Pesisir selatan 18.Kab agam,

 

Dengan ajang IKSB Cup ke V yang di ikuti oleh 18 ika kota dan kabupaten insyah allah lansung di Buka oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Pariyetno pada hari jumat tanggal 16 maret 2018.

 

Kemudian, Salah seorang Pembina Ikatan keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota batam. Bapak H.Sudirman Sikumbang mengatakan kepada awak media kami mengadakan ajang olah raga ini melibatkan semua pengurus dan jajaran di kota Batam demi meningkatkan tali persaudaraan orang minang yang berda di kota batam asal dari sumateta barat,”  tuturnya (zulfahmi)

Published in BATAM

 

Ket Photo : Surat Izin di Miliki Sawmill dan Photo Sawmil di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT) – Kapolres Kabupaten Kuantan Singingi, melaporkan terkait pengecekan tempat kejadian perkara dugaan adanya kegiatan illegal logging dan melakukan intrograsi terhadap pemilik Sawmill di Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, setelah dilakukan cek ke TKP sementara belum ditemukan adanya kegiatan illegal loging.

 

Hal tersebut dikatakan, Kapolda Riau, Irjen Pol. Nandang kepada karimuntoday.com Selasa,(20/2/2018), YaKapolres Kuansing sudah melaporkan kepada saya bahwasanya pada hari senin,(19/2/2018), sekira jam,14.00 s/d 18.00 wib, telah dilaksanakan Cek TKP dugaan adanya kegiatan illeggal logging dan intrograsi terhadap pemilik sawmill yang terjadi di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik,Kabupaten Kuantan Singingi, Pengecekan TKP dipimpin oleh KBO Satreskrim dan kanit Idik II Satresrim Polres Kuansing beserta anggota Opsnal.

 

Adapun intograsi dilakukan kepada 4 orang pemilik sawmill, diantaranya, Amir, Umur 63 tahun, Islam, Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Puri, Desa Kasang, Umur 57 tahun, islam, Desa Kasang, Kabupaten Kuansing, Gamal,58 tahun, Islam, Desa Kasang, Kabupaten Kuansing, Siap, Umur 48 Tahun, Islam, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansung, dari hasil pengecekan di TKP tersebut, terdapat 4 buah sawmill di desa kasang, kecamatan kuantan mudik, kabupaten kuansing, dan saat dilakukan pengecekan di sawmill dalam keadaan tidak beroprasi.

 

Ditambahkan, Hasil Intrograsi terhadap pemilik sawmill tersebut didapatkan bahwasanya, kayu tersebut berasal dari kebun-kebun masyarakat, adapun jenis kayu tersebut diantaranya, jenis toro.durian dan pohon karet,sawmill tersebut melakukan pengolahan kayu bulat menjadi kayu pecahan, dan selanjutnya, kegiatan usaha sawmill  tersebut dilengkapi dengan izin berupa Surat Izin dari Disperindag berupa,TDP dan RPBBI,HO,NPWP, pembayaran Distribusi dan Surat Keterangan dari Kepala Desa tentang pengambilan kayu.

 

Terakhir, Giat pengecekan TKP dan Intrograsi terhadap pemilik sawmill di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi berjalan lancar, Sementara belum ditemukan adanya kegatan illegal logging dan kegiatan sawmill tersebut tetap di awasi oleh Polres,perkembangan akan kami laporkan kemudian,Demikian, Tutur Kapolres ke Kapolda Riau.

 

Secara terpisah, Sumber layak dipercaya kepada karimuntoday.com Selasa,(20/2/2018), mengatakan, Kegiatan usaha sawmill tersebut, kayunya diduga kuat dari hutan lindung bukit betabuh,modus mereka dengan melansir kayu dari hutan lindung ke sawmill,untuk menghilangkan barang bukti,mengelabui petugas, setibanya di sawmill lansung diolah dan dimuat kedalam truk jenis fusso, setelah penuh sekira tengah malam atau subuh, baru dibawa menuju sumatera barat untuk mendapatkan dokumen, Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Kayu,(SKSHHK), setelah dokumen didapat, kayu tersebut lansung di bawa ke Medan dan Jakarta,Tukasnya (red/roder)

 

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« February 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28