humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Saturday, 03 February 2018

 

Ket Photo : H.Halim, Wakil Bupati Kuansing Beserta Istri dan Mempelai Wanita serta para Tamu Undangan.

 

Kuansing,(KT) – Drg. Selly Harnova,Putri Sulung Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau mengakhiri masa gadisnya pada tahun 2018 ini, rencananya pesta pernikahan jatuh pada tanggal,(4/2/2018), besok, berbagai persiapan dihari bahagiapun sudah terlihat dirumah Wakil Bupati Kuansing, H.Halim, di Kelurahan Sungai Jering, Teluk Kuantan dan 5000 undangan sudah disiapkan.

 

Hal tersebut dikatakan, Dasmuri Kasubag Humas Pemkab Kuansing kepada karimuntoday.com, Sabtu,(4/2/2018),malam, Ya’ Besok siang insya allah putri sulung bapak wakil bupati kuansing akan melaksanakan proses akad nikah, dan pada malam ini dilakukan acara khatam alqur’an oleh, putri bapak wakil bupati, dan setelah khatam alqur’an dilanjutkan dengan acara siraman pengantin, dilanjutkan dengan persiapan bainai kedua mempelai, adapun untuk menghibur malam baini didatangkan hiburan berupa campur sari dari kecamatan sentajo raya desa marsawa.

 

“ Drg. Selly Harnova Putri Sulung Bapak Wakil Bupati Kuansing dipersunting oleh, Rayh Anugradi SE.MM, akad nikah akan dilansungkan besok di kediaman bapak wakil bupati kuansing di Kelurahan Sungai Jering,Teluk Kuantan, dan  insya allah pesta pernikahan tersebut akan di hadiri oleh, Gubernur Riau serta Bupati dan Walikota se Riau, dan Bupati Kabupaten Tetangga,” Ujarnya

 

Ditambahkanya lagi, Adapun rangkaian kegiatan dalam proses pernikahan tersebut sebelumnya akan dilantunkan pembacaan ayat suci alqur’an oleh, Aprilia, nasehat perkawinan akan disampaikan oleh, Arisaman Arianto, sedangkan untuk membaca doa adalah, H.Armadis, dan selanjutnya kedua mempelai pria dan wanita sungkeman,tepung tawar, yang paling menarik terlihat pengantin pria mengantar seekor ayam kerumah mempelai wanita diiringi dengan tarian payung dan randai pimpinan bapak Sagiro,” Tuturnya (lidia ningsih)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Pak Rais Warga Miskin Bukit Abun RT.01/RW.01, Kecamatan Dabok Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

 

Lingga- Dabo Singkep,(KT) – Sungguh malan nasib pak rais warga miskin bukit abun RT.01/RW.01, Kecamatan Dabok Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri,pasalnya selama menderita penyakit stroke tidak pernah mendapkan bantuan dari pemerintah daerah maupun provinsi apalagi pusat.

 

Pak Rais, (58) Tahun warga bukit abun melalui saudaranya kepada wartawan karimuntoday.com dikediamanya, Sabtu,(3/2/2018), mengatakan, Dia sangat merasa sedih pasalnya selama ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah melalui Dinas Sosial kepada dirinya, akibatnya untuk menghidupi dirinya dia dibantu oleh saudaranya yang berdekatan dengan rumahnya.

 

“ Pak Rais menderita cacat ditambah lagi dengan penyakit stroke, dan tidak mampu ntuk berbicara, dia tinggal dirumah sendiri, karena belum pernah menikah, ironisnya sampai saat ini belum ada mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah,provinsi maupun pusat,” Tuturnya

 

Ditambahkan lagi,Keluarganya berharap uluran tangan pemerintah daerah melalui dinas social untuk membantu serta memberikan biaya untuk berobat, agar penyakit pak rais bisa disembuhkan,” Pintanya

 

Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lingga sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tangapanya, seputar warga bukit abun dabok singkep pak rais yang belum pernah mendapatkan bantuan, belum dapat dimintai konfirmasinya.(R.AG)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Terlihat Masyarakat Membeli BBM Menggunakan Jerigen di SPBU Sungai Jering, Teluk Kuantan pada Malam Hari.

 

Kuansing,(KT) – Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM), Clean Governance Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, mempertanyakan pihak SPBU yang berada di Sungai Jering maupun di Kebun Nenas menjual Bahan Bakar Minyak,(BBM), seperti bensin dan solar kepada masyarakat menggunakan jerigen, sehingga pasokan BBM di SPBU sering kehabisan, akibatnya, masyarakat yang hendak melakukan pengisian BBM sering merasa kecewa, oleh sebab itu diminta kepada pemerintah daerah kuansing, maupun aparat penegak hukum untuk mengawasi pembelian menggunakan jerigen tersebut.

 

Aswirman, Direktur Eksekutif LSM Clean Governance Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, kepada karimuntoday.com Sabtu,(3/2/2018), Via Hp Selularnya mengatakan, Selama ini memang ada aturan dari pemerintah daerah kuansing, masyarakat diperkenankan membeli BBM di SPBU Menggunakan jerigen, tetapi hanya dua jerigen perorang,itupun yang sudah mengantongi ijin dari Dinas Perindag, tetapi dari hasil investigasi dilapangan, terlihat membludaknya masyarakat membeli BBM di SPBU, akibatnya, sering pasokan BBM habis, sehingga masyarakat sering kecewa.

 

“ Dua SPBU tersebut menjual BBM kepada pembeli yang menggunakan jerigen, sebagai LSM dia meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mengawasinya serta mengontrol,pasalnya, tidak menutup kemungkinan BBM bersubsidi tersebut di jual ke Industri,karena masyarakat yang membeli minyak menggunakan jerigen tidak mengalami kesulitan di SPBU,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia pernah mempertanyakan lansung kepada salah seorang pemilik SPBU di Kuansing terkait hal tersebut, dan pemilik SPBU mengatakan, tidak bisa menolak masyarakat yang hendak membeli BBM menggunakan jerigen, dan pernah suatu hari, minyak masuk dari pertamina sekitar jam, 20.00 wib, sebanyak 16 ton, pada pukul, 2.00.00 wib, dini hari, pasokan minyak tersebut sudah habis di SPBU, tentu menjadi pertanyaan besar,” Tutupnya (red/roder)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Rudi Husien Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPD KNPI Kabupaten Kuansing,Provinsi Riau. 

 

Kuansing,(KT) – Kasus Pencabulan anak terjadi di Desa Pahu Angit, Kecamatan Pangean merupakan tamparan di Kabuaten Kuansing,Provinsi Riau dimana kasus ini sudah diproses oleh, Kapolres Kuansing,tindakan dilakukan oleh Oknum tersebut sangat dikecam serta diminta kepada aparat kepolisian untuk memberikan pasal berlapis, agar ada efek jera.

 

Hal tersebut dikatakan, Rudi Husien Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga DPD KNPI Kuansing kepada karimuntoday.com Sabtu,(03/2/2018), Dia mengatakan,  dengan apa yang terjadi saat ini. Mengecam dengan keras dengan kejadian yang terjadi kepada korban dibawah umur (anak 3 tahun). Di Desa Pauh Angit sungguh memilukan hati dan diminta pelaku dihukum berat, kapan perlu dikebiri.

 

“ Dia sangat memberikan apresiasi kepada Kapolres Kuansing beserta jajaranya yang sangat cepat menerima pengaduan dari orang tua korban, dengan sigap melakukan penangkapan terhadap pelaku pencabulan dan saat ini sudah dilakukan penahanan,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap kasus ini menjadi atensi oleh, Badan Perlindungan Anak Kabupaten Kuansing, untuk melakukan pendampingan terhadap korban,serta mengawal proses hukum, agar keadilan bisa ditegakan, dan terakhir diharapkan kepada para orang tua untuk dapat mengawasi anaknya lebih baik lagi, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa akan datang, dan juga peranan pemerintah daerah juga diharapkan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang maraknya kasus-kasus pelecehan atau pencabulan terhadap anak, agar para orang tua lebih waspada, karena, pelaku bukan saja orang luar, tetapi banyak kasus terjadi, pelakunya bisa saja orang terdekat,jadi waspadalah,” Ungkapnya (roder)

  

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Imran Chaniago SH, Tokoh Muda Kuansing di Perantauan di Sumatera Selatan,(Sumsel).

 

Kuansing,(KT) – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau sempat bertikai beberapa waktu lalu, berkemungkinan tidak adanya miss komunikasi yang baik antara bupati dan wakil bupati terkait hal-hal hanya mereka berdua mengetahui, dan Alhamdulillah kemarin mereka sudah rujuk kembali tentunya sangat diberikan apresiasi.

 

Hal tersebut dikatakan, Imran Chaniago SH  Tokoh Masyarakat Muda Kuansing di perantauan tepatnya di Sumsel kepada karimuntoday.com, Sabtu,(03/2/2018), Ya’ Dia sangat gembira kedua pemimpin di kuansing sudah islah kembali, artinya, antara mereka berdua sudah berdamai, dan tentunya roda pemerintahan di kuansing akan berjalan normal kembali,salah satunya membuktikan janji kampanye dan program mereka untuk mensejahterakan masyarakat seutuhnya sampai usai masa kepimpinan selama lima tahun.

 

“ Dia berharap polemic antara bupati dan wakil bupati jangan sampai terulang kembali dimasa hadapan, pasalnya, dengan bertikainya mereka berdua, selain merusak citra kabupaten kuansing dimata luar, juga berdampak kepada kredibilitas mereka berdua, dan juga bermunculan persepsi negative ditengah masyarakat, dan juga diminta ketika memberikan stetmen kepublik untuk berhati-hati,apalagi ucapan tersebut untuk mempermalukan orang lain,karena tidak ada masalah tidak bisa diselasaikan, tetapi dengan kepala dingin,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Andaikata ada ketidak sepahaman dalam menjalankan roda pemerintahan kedepanya agar bersikap bijak dengan melakukan musyawarah dan mufakat kapan perlu dilibatkan tokoh masyarakat, alim ulama, cerdik pandai dan ninik mamak serta tokoh-tokoh masyarakat diperantauan, dan jangan terlalu cepat mengumbar ke public yang mengakibatkan kegaduhan ditengah masyarakat, karena, tidak ada gading yang tidak retak. Tetapi tergantung kita menyikapinya dengan hati jernih, sehingga silang pendapat tersebut dapat diselesaikan dengan baik, tanpa ada gejolak dan  di dua belah pihak tidak ada terlukai hati serta pikiran,” Harap Imran (lh)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« February 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28