humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 06 February 2018

  

Ket Photo Jeki Efri Yunas-Sekretaris Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Riau-Kepri.
 
Kuansing,(KT) - Badko HMI Riau-Kepri meminta kepada Kejati Riau untuk Turun Tangan, pasca belum ditahanya SN tersangka dugaan korupsi pada kegiatan penataan dan invetarisasi tahun 2015 silam, dan andaikata kejari kuansing tidak memiliki nyali untuk melakukan penahanan terhadap tersangka lebih baik mengundurkan diri dari jabatan kejari.

 

Hal tersebut dikatakan, Jeki Efri Yunas-Sekretaris Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Riau-Kepri kepada karimuntoday.com, Selasa,(6/2/2018), Dia  mengecam keras tindakan kejari kuansing yang belum melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi pada kasus yang sudah lama ditangani. Kasus merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 420.750.000.- sepatutnya sudah ditahan sejak ditetapkannya sebagai tersangka, bukan dilindungi dan dibiarkan bebas begitu saja.

 

“ Mungkin sudah saatnya Jamwas Kejati Riau memeriksa Kejari Kuansing berkemungkinan ada keterlibatan oknum dari Kejari Kuansing dengan sengaja melindungi tersangka,hingga sampai detik ini belum ditahan,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia  khawatir ada ada oknum dilingkungan kejaksaan kuansing yang melanggar Pasal 55 dan Pasal 56, Pasal 88, Pasal 110, Pasal 209 dan 210 KUHP, Pasal 1 ayat (1) sub c dan Pasal 5, 6, 11 dan 12 Undang-Undang No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, pasalnya, jika hukum benar-benar ditegakkan pasti kasus ini sudah selesai,apalagi tersangka sudah mengembalikan uang dikorupsinya dan kenapa kejari kuansing sangat sulit untuk menahan tersangka, oleh sebab itu diminta sekali lagi alangkah baiknya Kejari kuansing  mengundurkan diri saja,” Tutup Jeki Efri Yunas

 

Secara terpisah, Kejati Riau sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait permintaan Badko HMI Riau-Kepri, agar turun tangan menyelidiki pasca belum ditahanya tersangka SN saat ini menjabat Kabid Pertanahan di Dinas Perumahan, Kawasan dan Pertanahan Pemkab Kuansing oleh Kejari Kuansing, belum dapat dimintai konfirmasinya, begitu juga dengan Kejari Kuansing,M. Jufri SH belum dapat dimintai konfirmasinya, atas permintaan Badko HMI Riau-Kepri agar dirinya mengundurkan diri dari jabatan kejari, karena tidak memiliki nyali untuk menahan tersangka SN, belum dapat dimintai tanggapanya.(red/roder)

 

 

 

Published in KARIMUN

 

 

 Ket Photo : Team ISPP dan Kepala Sekolah Melakukan Pelepasan Balon Cita-Cita Semua Murid SMP 5 Kuantan Mudik,Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

 

Kuansing,(KT) - Ikatan Sarjana Peduli Pendidikan kembali mengabdi untuk pendidikan dalam program JELAJAH PENDIDIKAN (JP) #4 . program ini membantu menanamkan cita-cita sejak dini. Kali ini dilaksanakan dikecamatan kuantan mudik kabupaten Kuansing provinsi Riau tepatnya SMP 5 kuantan mudik dari tanggal,2-4 februari 2018.dan Alhamdulillah program kita ini didukung oleh Kejaksaan Negeri Kuansing, dengan meminjamkan armada transportasi.

 

Hal tersebut dikatakan, Ketua ISPP Kuansing,Rizki erlando S.Pd kepada karimuntoday.com Selasa,(6/2/2018), "kita perlu menanamkan dan memberikan informasi bahwa orang susah dan terbatas bisa kok mencapai cita-citanya untuk jadi orang sukses karena diluar negri hal ini sudah dilakukan sejak dini seperti dibenua Eropa

 

Sementara itu laporan Ketua Pelaksana, Boy Nopri Yarko Alkaren, menyebutkan bahwa kendala untuk acara ini cukup banyak tapi kita bahu membahu dalam team dan banyak pihak yang turut mendukung acara kita.

 

Kalau kesan keinginan saya pribadi berharap anak- anak Disini bisa melanjutkan kejenjang lebih tinggi kalo perlu S3. Pihak sekolah sangat menyambut dengan antusias. Walaupun banyak masalah dan keterbatasan guru disini kami sangat semangat untuk mengajar.

 

Sementara Kejaksaan Negeri Kuansing sangat bangga karena selama jelalah pendidikan sebelumnya ISPP berangkat mandiri kadang ada mobil pinjaman kadang pake motor kadang juga sewa mobil maka kali ini kami di pinjamkan mobil lapangan selama 3 hari dipedalaman pokoknya Kejaksaan mendukung langkah-langkah ISPP dalam memajukan pendidikan kuansing dengan melakukan pendekatan real kepada para siswa dengan begitu ispp mengetahui secara persis permasalah kendala yang di hadapi sisiwa maupun pihak sekolah untuk teruskan kepada pemegang kebijakan.Terang Kasi Intel kejaksaan Kuansing Revendra, SH.

 

Menyambung itu. Ketua ISPP juga akan memberikan hasil observasi kita pihak terkait terutama pemerintah untuk sama-sama saling membangun pendidikan Kuansing kearah lebih baik. Kita yakin GENERASI Kuansing punya kapasitas   yang sangat besar di masa hadapan, dan terimakasih kepada pihak kejaksaan kuansing, telah memberikan pinjaman armada transportasi,” tutupnya (roder/rls)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kasi Perbenihan, Dahlan Lubis S.P.

 

Kuansing,(KT) – Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau,untuk Tahun 2018 ini kembali memberikan bantuan bibit sawit kepada 62 kelompok tani  se kabupaten kuansing, dan sebelumnya pada tahun 2017, juga telah disalurkan bibit sawit ke 53 kelompok tani.

 

Hal tersebut dikatakan,Plt. Kadis Pertanian,Maisir melalui Kasi Perbenihan, Dahlan Lubis S.P. kepada Karimuntoday.com Selasa.(6/2/2018),bahwa ada 62 kelompok tani menerima bantuan bibit kelapa sawit tahun 2018, di 15 kecamatan dan 55 desa.

 

Jumlah untuk keseluruhan luas lahan kelompok tani tersebut 1.317 ha dan jumlah bibit sawit keseluruhan 177.795 Batang.

 

 Adapun nama-nama kecamatan Terbagi 3 wilayah, wilayah l (432) ha. Singingi hilir, Singingi, kuantan tengah, Sentajo raya.

 

Wilayah ll (475) ha kecamatan Cerenti, Inuman, Pangean, Benai, kuantan hilir,dan kuantan hilir seberang.

 

Wilayah lll (410) ha , mencakup kecamatan gunung Toar, kuantan mudik, pucuk rantau, logas tanah darat, dan hulu kuantan. Kuantan Singingi. Pemberian bibit sawit ini akan di lakukan bulan Juni 2018 ini”, tutupnya (Lidia Ningsih)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Gubernur Sumatera Barat Prof. Irwan Prayitno, Mengikuti Rakor di Pimpin Presiden RI di Istana Negara.

 

Jakarta,(KT) - Gubernur Sumatera Barat Prof. Irwan Prayitno bersama Kapolri, Panglima TNI, para Kapolda, Danrem, 12 Gubernur serta Menko Ekuin menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara. Rakor tersebut membahas tentang pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2018.

 

"Dari data yang saya terima, terjadi penurunan dari tahun 2015 sejumlah 2,6 jt ha menjadi 124 rb ha pada tahun 2017, saya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak termasuk TNI, Polri, kepala daerah dan masyarakat karena terjadi penurunan hotspot dari 21.929 menjadi 2.567" Ujar Presiden.

 

Namun demikian, Presiden meminta semua pihak agar tidak berhenti sampai di sini dan tidak cepat merasa puas, tetap selalu waspada melakukan deteksi dini dan pencegahan secara gerak cepat. "Jika ada hotspot terutama di daerah rawan, perhatikan betul kesiapan, dan mengaktifkan satgas di provinsi, kabupaten, kota, Kecamatan, desa. Bila mendapatkan info dari BMKG dan jangan menunggu terjadi kebakaran baru bergerak" sebutnya.

 

Selanjutnya Presiden memerintahkan seluruh kepala daerah untuk sosialisasi, merangkul dan menggalang kekuatan dari setiap elemen agar sadar dan peduli kepada kemungkinan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Tentunya penegak hukum diminta bersikap tegas dan segera bertindak bila ada yang membakar hutan.

 

"Apabila masih ada hutan dan lahan yang terbakar dan tidak segera diatasi, maka Kapolda dan Danrem akan dicopot dari jabatannya. Seperti perintah sebelumnya”.

 

Sekaitan dengan instruksi Presiden tersebut, Gubernur Sumbar akan menyikapinya dan akan mengkoordinasikan dengan Forkompimda serta stakeholder terkait. "Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, saya akan menindaklanjuti instruksi Presiden segera dan akan berkoordinasi dengan Forkompimda serta stakeholder terkait di sumbar.

 

Juga akan memberi sangsi bagi SKPD atau staf terkait yang tidak peduli. Ini penting, karena menyangkut dengan kelestarian alam dan keberlangsungan hidup kita semua," pungkas Irwan Prayitno.(zulfahmi/hms)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Drs. H. Mursini Bupati Kuantan Singingi, Provinsi Riau,(fr).

 

Kuansing,(KT) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, terus melakukan langkah-langkah kongrit untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui Program Pemberian Bibit Sawit, dan untuk tahun 2018 ini, program tersebut terus dilakukan secara stagnan, selain itu juga akan meningkatkan atau membenahi lokasi objek wisata agar nantinya bisa mendulang Pendapatan Asli Daerah,(PAD).

 

Hal tersebut dikatakan, Drs.H.Mursini Bupati Kuansing kepada karimuntoday.com, Senin,(5/2/2018), Ya’  Target Pemkab Kuansing untuk tahun 2018 ini masih melanjutkan program tahun 2017, yakni, memberikan bantuan bibit sawit kepada masyarakat, dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat, karena sawit saat ini masih dikatakan primadona, selain memberikan bantuan bibit sawit kepada masyarakat, pemkab kuansing tahun ini juga memfokuskan pembenahan terhadap objek-objek wisata yang ada di kuansing, pasalnya, objek wisata dikuansing kalau dikelola dengan baik tentunya akan mendatangkan PAD yang sangat menjanjikan, potensi di sector tersebut, sebelumnya kurang dilirik, padahal sangat memiliki nilai jual yang sangat tinggi, andaikata di promosikan dan ditata secara berkisambungan.

 

“ Kita masih focus dengan program memberikan bantuan bibit sawit kepada masyarakat secara gratis dalam upaya pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakat agar terlepas dari himpitan ekonomi, disamping itu juga sector pariwisata akan ditingkatkan dengan melakukan pembenahan-pembenahan lokasi objek wisata yang ada di kuansing,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap kepada masyarakat yang sudah menerima bantuan bibit sawit ditahun 2017 silam, agar serius untuk merawatnya sampai bisa menghasilkan,karena andaikata sudah berbuah dan dijual, tentu akan meningkatkan pendapatan masyarakat, dan angka kemiskinan bisa di tekan, pasanya masyarakat sudah mempunyai kebun sawit yang sudah menghasilkan,” apabila masyarakat sejahtera dan bahagia, berarti pemerintah daerah berhasil mensejahterakan, namun, apabila jalan ditempat,pendapatan perkapita masih rendah, berarti pemerintah daerah gagal menjalankan roda pemerintahanya,” Tutur Bupati (roder)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Tampak Ribuan Jama'ah bak lautan manusia banjiri Coastal Area menyaksikan Ustad Abdul Somad dalam tabligh akbar yang digelar Pemkab Karimun, Senin Malam, (05/02/18).

Karimun,(KT) -Tabligh Akbar yang diselenggarakan Pemkab Karimun dengan mendatangkan Ustad Abdul Somad, LC,.M.A yang digelar di panggung rakyat putri kemuning coastal area, Senin,(05/02/18), tampak berbeda dari tabligh akbar yang pernah diselenggarakan Pemkab Karimun sebelumnya Pasalnya, jumlah jama'ah yang hadir saat tabligh akbar dengan penceramah ustad lulusan Universitas Al Azhar Kairo,Mesir itu disambut tumpah ruah jama'ah yang hadir, pantauan media ini, coastal area bak menjadi lautan manusia, sungguh berbeda dari kedatangan ustad-ustad ternama sebelumnya yang pernah hadir di bumi berazam.

 Sebelum acara puncak tabligh akbar dengan tema "menyongsong kebangkitan umat' ba'da Isya di Coastal Area, kehadiran UAS di Aula Darun Nadwah Mesjid Agung yang di agendakan menyampaikan tausyiah dan motivasi bagi mubaligh/ah di Kabupaten Karimun juga tidak hanya para pendakwah saja yang hadir, pantauan media ini di Mesjid Agung, Tausyiah UAS juga disaksikan masyarakat.

Azwir, salah seorang warga yang hadir mengatakan, saya sering mengikuti tausyiah UAS di Youtube, mengetahui beliau akan datang, saya telah menjadwalkan diri karena saya sangat ingin menyaksikannya secara langsung, alhamdulillah, pemerintah daerah kita berhasil mengundang beliau katanya.

Sementara itu, Bupati Karimun H. Aunur Rafiq yang menyambut kedatangan UAS di rumah dinasnya, kemudian mengikuti tausyiah sang ustad di Mesjid Agung, lalu menghadiri tabligh akbar di Coastal Area dalam sambutannya juga mengakui bahwa kedatangan UAS di bumi berazam berbeda dari mubaligh sebelumnya yang pernah diundang, masyarakat yang hadir sangat ramai, sudah 18 tahun umur Kabupaten Karimun, inilah acara tabligh akbar dengan jama'ah terbanyak, tutur Rafiq.

Dari rilis agenda ustad Abdul Somad selama berada di bumi berazam yang diterima media ini, usai syi'ar Islam di Coastal Area Senin Malam, pada waktu subuh, Selasa tanggal 06/02/18, UAS diagendakan akan sholat subuh di Mesjid Baitul Karim, setelahnya, ustad UAS dan rombongan menuju rumah dinas Bupati Karimun lalu diantar Bupati Aunur Rafiq kepulangannya. (DS)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« February 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28