humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Wednesday, 07 February 2018

 

 Ket Photo : Bupati Kuansing,H.Mursini di Dampingi, Jhon Pite Camat Logas Tanah Darat, Memukul Gong Ditandai Pembukaan Musrembang Tingkat  Kecamatan Logas Tanah Darat.

 

Kuansing,(KT) - Bupati Kuansing H Mursini disambut masyarakat Kecamatan Logas Tanah Darat saat menghadiri pembukaan Musrenbang tingkat kecamatan Logas Tanah Darat, Rabu (07/02/2018).

 

Tampak Bupati didampingi Camat Logas Tanah Darat Jhon Pite. Kegiatan musrembang di Kecamatan Logas Tanah Darat, Bupati mengatakan, lebih fokus terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan agribisnis, pariwisata, dan pembangunan infrastruktur yang memadai, maka untuk program pembangunan mendatang beliau lebih memfokuskan pada pengentasan kemiskinan dengan menggerakkan sektor-sektor ekonomi rakyat, ungkapnya.

 

Kecamatan Logas Tanah Darat pada tahun 2017 telah melaksanakan pembangunan di sektor pendidikan yaitu pengadaan meubiler di SDN 001 Perhentian luas, SDN 002 Logas, SDN 005 Rambahan, SDN 007 Sekijang, SDN 008 Sukaraja.

 

Selanjutnya pembangunan taman, lapangan upacara dan pagar SDN 015 Giri Sako, pengadaan meubiler ruang kelas SMPN 002, SMPN 003, SMPN 004 dan SMPN 005 Logas Tanah Darat.

 

Selanjutnya di sektor Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, sektor pertanian. Pada tahun 2017 pembangunan lebih fokus pada tiga sektor, yaitu Pendidikan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan sektor Pertanian. Dan pada tahun 2018, menjadi empat faktor pembangunan di bidang Pendidikan, bidang pertanian yang lebih mengarah pada penyediaan sarana pertanian bibit kelapa sawit (10.800) batang.Bidang perikanan, dan bidang yang terakhir bidang kesehatan.

 

Adapun prioritas usulan pada musrembang di kecamatan Logas Tanah Darat yakni mengenai infrastruktur pada peningkatan pengaspalan jalan penghubung antar desa, pembangunan turap, pembangunan kantor desa, rehab saluran irigasi, dan pembangunan rehab gedung sekolah. Dan usulan pada sektor ekonomi lebih fokus pada pemberdayaan kelompok tani dan individu melalui pengadaan dan bantuan bibit perkebunan, pertanian,perikanan, dan peternakan,” tutupnya (lidia ningsih/rls)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Salah Seorang Anggota Polsek Singingi, Berdiri di Atas Tempat Pengolahan Tambang Emas Ilegal.

 

Kuansing,(KT) -  Satgas Merkuri Polsek Singingi kembali melakukan penangkapan pelaku Penambangan emas Tanpa Izin,(PETI), pada hari selasa tanggal, 06 februari 2018 sekira pkl 16.00 wib dalam  di wilayah hukum Polsek Singingi operasi tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Singingi IPDA P.ARIS SURANTA.SH beserta 4 (empat) orang anggota polsek singing.

Hal tersebut dikatakan, Kapolres Kuansing, AKBP.Fibri Karpiananto Sik kepada karimuntoday.com Rabu,(7/2/2018), Ya’ Tim Satgas Merkuri Polsek Singingi kembali berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin di Daerah Pulau Pencong, Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

“ P.ARIS SURANTA.SH ,Kanit Reskrim Polsek Singingi beserta Anggotanya dalam operasi tersebut berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial, S alias P, Tempat tanggal lahir, Medan,21 Juli 1979, jenis kelamin, laki-laki, sebagai pekerja dompeng,alamat muara lembu, adapun barang bukti yang diamankan berupa,1.Mesin robin2.Karpet 3 lembar3. Air raksa\Merkuri berat 1 ons4.Paralon 1 buah,” Tutur Kapolres

 

Ditambahkanya lagi, Adapun Kronologis penangkapan Pada hari selasa tgl 06 Februari 2018 sekira pkl 16.00 wib, anggota Polsek singingi mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI ) tepatnya di daerah pulau pencong kel.muara lembu Kec.singingi yg telah meresahkan masyarakat.

 

Selanjutnya Personil Polsek singingi langsung turun menuju ke daerah pulau pencong kel.muara lembu dan menemukan adanya aktifitas Peti dan kemudian anggota polsek singingi mengaman kan 1 (satu) orang pekerja peti dan tindakan yang diambil 1.Mengamankan tersangka2.Mengamankan barang bukti  3.Melakukan pemeriksaan terhadap Tsk dan Giat selesai  pkl 18.30 wib, situasi dalam keadaan aman kondusif.” Tutup Kapolres (roder/rls)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Ribuan Masyarakat Kabupaten Darmasraya Sambut Kedatangan Presiden Jokowi dan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno Beserta Rombongan.

 

Sitiung,(KT) - Pemerintah Provinsi dan Masyarakat Sumatera Barat mendukung program dan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah pusat saat ini. Kita senang dan bangga dengan Presiden Joko Widodo yang begitu perhatian dan peduli terhadap pembangunan dan masyarakat Sumatera Barat.

 

Hal ini disampaikan Gubernur Irwan Prayitno pada acara kunjungan Presiden Joko Widodo dan Ibu negara Hj. Iriana Joko Widodo dan beberapa menteri Kabiner dalam penyerahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 3.000 kk dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 1.245 siswa di Lapangan Bola Kecamatan Sitiung Darmasraya.

 

Lebih lanjut Irwan Prayitno menyampaikan, perhatian pemerintah pusat dan masyarakat Sumatera Barat terlihat dari berbagai program serta dukungan dana APBN dalam berbagai pembangunan infrastruktur dan kegiatan sektor lainnya. Tanpa dukungan pemerintah, percepatan pembangunan sulit dilakukan karena Sumatera Barat termasuk daerah yang minim pendapatan asli daerah dan APBD, sementara kebutuhan dalam meningkatkan daya saing daerah membutuhkan biaya besar, ungkap Irwan Prayitno.

 

Gubernur juga menyampaikan, berbagai program pro rakyat telah memberikan semangat masyarakat untuk bangkit, kerja, kerja dan kerja mewujudkan kesejahteraan. Sumatera Barat saat ini masih memiliki 3 daerah tertinggal yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat, guna keluar dari daerah tertinggal, karena ketiga daerah tesebut ( Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Solok Selatan) membutuhkan pembangunan infrastruktur tranportasi jalan dan jembatan yang memadai.

 

 Disamping pembangunan lain, pendidikan, kesehatan, penerangan listrik, alat telekomunikasi sebagai memenuhi kreteria 14 indikator terlepas dari daerah tertinggal. Perhatian dan kepedulian Presiden Bapak Joko Widodo dan Bapak Menteri Kabinet Kerja , atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat mengucapkan penghargaan dan terima kasih, ujar Gubernur Irwan Prayitno melalui syair pantunnya.

 

Presiden Joko Widodo dalam kesempatan menyampaikan, pemberian bantuan sosial PKH, ada dana Rp, 1.890 .000 tahap pertama dapat diambil Rp 500 000. PKH dapat digunakan untuk kebutuhan untuk gizi anak-anak, beli makan, seragam sekolah, buku pelajaran, tas kebutuhan bagaimana anak-anak kita jadi orang pintar dan cerdas Dana PKH gak boleh beli rokok suami, jangan dibentak. Dana PKH untuk gizi dan sekolah anak. Dan untuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) nilai bantuan untuk SD 450 ribu, SMP 750 ribu SMK/SMA 1 juta.

 

Dipertujuan untuk kebutuhan sekolah, tidak boleh beli pulsa, nanti bisa kartunya akan dicabut, tegas pesan Presiden Jokowi Kunker Acara RI 1 dan ibu negara Iriana Jokowi ke Sumbar, Rabu (7/2/ 2018) Juga ada kegiatan Penyerahan Sertifikat tanah kpd 4000 orang di GOR kabupaten Darmasraya. Kemudian peninjauan lokasi Padat Karya di Nagari Sungai Duo kec Sitiung dan kemungkinan bermalam di Kabupaten Dhamasraya.(Zul Fahmi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Karimun H. Aunur Rafiq dan Manager PT. PLN Wilayah Riau-Kepri Area Tanjung Pinang Teken MoU, disaksikan Sekdakab Karimun HM. Firmansyah dan Manager area PLN TBK, Rabu, (07/02/18).

 

Karimun,(KT) - Pemerintah Kabupaten Karimun dan PT. PLN Wilayah Riau-Kepri area Tanjung Pinang menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) tentang rencana pengembangan sistem kelistrikan Karimun, kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU oleh kedua belah pihak dirumah dinas Bupati Karimun jalan Yos Sudarso, Rabu,(07/02/18).

 

Manager PT. PLN Wilayah Riau-Kepri area Tanjung Pinang, Fauzan mengatakan bahwa MoU tersebut merupakan payung hukum dalam upaya sinkronisasi dan sinergi antara PLN dan Pemkab Karimun, MoU tersebut bertujuan agar PLN sebagai penyedia kelistrikan di zona III harus seiring dan sejalan dengan program pembangunan pemerintah daerah, kata Fauzan saat diwawancara awak media.

 

Ditambahkannya, diantaranya terkait pembangunan jaringan oleh PLN harus sinkron dengan penataan kota yang diprogramkan pemerintah daerah, misalnya, jika pemerintah daerah ingin mengembangkan kota kemanapun, PLN harus siap, begitu juga ketika PLN membutuhkan terkait perizinan, pemkab Karimun juga support, terangnya.

 

Saat ini, kata Fauzan lagi, pembangkit PLN di Zona III Karimun terkonsentrasi di PLTU Tanjung Sebatak 2x7 MW atau 14 MW dan PLTD Bukit Carok sebanyak 25 MW, jika ditotalkan adalah 39 MW, namun karena PLTU hidupnya saling bergantian, jadi kami hitung kapasitas pembangkitnya adalah 35 MW, dan saat ini pemakaiannya 25 MW, jadi ada surplus 10 MW, jadi jika ada kebutuhan listrik, PLN masih surplus, tuturnya

 

Ditegaskan Fauzan, bahwa untuk tahun 2018 dan 2019, berdasarkan kesepakatan antara PLN dengan pemprov dan pemkab, PLN akan menuntaskan kebutuhan listrik pada 13 Desa yang belum dialiri listrik di Kabupaten Karimun, rata-rata desa-desa tersebut adalah di pulau-pulau, kita PLN optimis untuk mengalirkan listrik di 13 desa tersebut, yang tentunya juga ditunggu oleh masyarakat disana, tegasnya.

 

Sementara itu, Bupati Karimun H. Aunur Rafiq yang menandatangani langsung MoU tersebut mengatakan, Undang-undang memang menyebutkan bahwa terkait energi listrik adalah Kewenangan provinsi, namun bukan berarti pemerintah kabupaten tidak memiliki andil, karena harus ada sinkronisasi program, apalagi terkait pembangunan jaringan karena berkaitan dengan penataan kota, ucapnya.

 

 Dikatakan Rafiq lagi, untuk 2018, mereka PLN insya allah akan mengaliri listrik di 11 Desa dari 13 desa yang direncanakan, sisanya, mudah-mudahan pada tahun 2019 bisa diselesaikan, selain itu saya juga berharap agar penyedia listrik di zona I, II dan III, yakni PLN, PT.KPP dan PT. Soma agar saling bersinergi, atau saling berkomunikasi terkait kelistrikan di bumi berazam, harapnya. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Terlihat Aktivitas pemberian Imunisasi di Pos Yandu BHAYANGKARI KEMALA 25 Ranting Kateman Sungai Guntung. 

 

Guntung,(KT) - Pos Pelayanan Terpadu atau lebih dikenal dengan istilah Posyandu adalah program kegiatan dari PKK. Posyandu merupakan upaya sinergitas program pembinaan terhadap keluarga menyangkut kesehatan, gizi, tumbuh kembang anak, hingga pendidikan anak usia dini.

 

 Program utama Posyandu menyangkut pemantauan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita. Kegiatan ini kemudian meluas pada : Bina Keluarga Balita terkait tumbuh kembang anak, dan pendidikan usia dini,Bina Keluarga Remaja terkait pola asuh dan perkembangan pergaulan remaja saat ini,Bina Keluarga Lansia untuk memberikan ruang ekspresi dan aktivitas bagi lansia.

 

Kegiatan Posyandu dilakukan Rutin setiap bulannya di Pos Yandu BHAYANGKARI KEMALA 25 Ranting Kateman Sungai guntung kata salah seorang Istri polri saat wartawan Karimuntoday.com lansung memantau kegiatan tersebut.Rabu(07/02/18) pagi.

 

Pantauan karimuntoday.com dilapangan terlihat, Bahyangkari Kemala 25 Ranting kateman sungai guntung kelurahan tagaraja kabupaten Inhil,riau,dengan aktivitas rutin meliputi penimbangan bayi/lansia, pengukuran lingkar kepala, penimbangan ibu hamil, pengukuran lingkar lengan atas ibu hamil, pemberian makanan tambahan untuk meningkatkan status gizi, pemberian imunisasi, vitamin dan obat cacing bagi balita, pemberian zat besi bagi ibu hamil, penyuluhan dan lain sebagainya.(Ridho)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Ketua DPD Partai Gerindra Kabupaten Karimun, M.Yunus Memberikan Nasi Tumpeng kepada Ustad Sustina di Saksikan oleh, Pengurus Partai Gerindra.

Karimun,(KT) – DPD Partai Gerindra Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Merayakan Hari Lahir Partai Gerindra yang ke-10 Tahun di Kantor DPD Gerindra dengan sederhana, serta di hadiri oleh para kader dan pengurus partai gerindra.

Ketua DPD Partai Gerindra Karimun, M.Yunus kepada karimuntoday.com Selasa,(6/2/2018), mengatakan, Di Hari Lahir Partai Gerindra yang ke-10 Tahun ini, diharapkan para pengurus dan para kader untuk memantapkan diri menyonsong pemilihan bakal calon legislative dan bersempena dengan pemilihan presiden dan wakil presiden republic Indonesia, pasalnya, persaingan semakin ketat dengan bertambahnya partai yang bakal mengikuti perhelatan di tahun 2018 ini.

“ Para Calon Bacaleg diminta untuk bekerja secara super ekstra dengan melakukan sosialisai ketengah masyarakat, untuk memaparkan program-program andalan yang menyentuh untuk kepentingan masyarakat banyak, seklaigus untuk memperkenalkan diri sebagai bacaleg dari partai gerindra,” Tuturnya

Ditambahkanya lagi, Mengenai target kedepan, Partai Gerindra Karimun berupaya untuk menjadi pemenang pemilu untuk legislative dan siap memenangkan Bapak Ketua Umum, Prabowo sebagai Presiden RI di Tahun 2019, di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri,” Tuturnya

Dari pantauan karimuntoday.com diacara tersebut, di awali dengan pembacaan doa selamat atas harlah partai gerindra, dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua DPD Partai gerindra, namun, yang sangat menarik, di hari harlah tersebut, tidak terlihat satupun Anggota DPRD Karimun dari Partai Gerindra yang hadir pada acara tersebut.(lh)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Tarian Kolosal Penyangek Siso Api - Si Malin Kundang Memeriahkan Peringatan Hari Pers Nasional 2018  di Sumatera Barat.

 

Padang,(KT)  - Sumatera Barat memilki banyak seniman, budayawan dan koreografer berskala nasional dan internasional. Dan salah satunya koreogeafer internasional Eri Mefri ikut serta meramaikan meriahnya Peringatan Hari Pers Nasional 2018 dengan menampilkan seni tarian kolosal Penyangek Siso Api - Si Malin Kundang.

 

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat saat membuka penampilan tari kolosal Pinyangek Siso Api yang mengambil tema Si Malin Kundang, di Pantai Muaro Lasak Padang, Selasa sore (6/2/2018).

 

Hadir dalam kesempatan itu para tamu HPN 2018, Forkopimda, Tokoh Pers Nasional, Budayawan Sumatera Barat, beberapa kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar serta masyarakat yang Kota Padang yang memadati Muaro Lasak.

 

Lebih lanjut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, kisah legenda Malin Kundang merupakan sesuatu kisah nasehat bagaimana seorang anak tidak boleh durhaka kepada orang tuanya disini kepada ibunya. Malin Kundang sosok orang miskin dan merasa terhina di kampung halaman, pergi merantau mengadu nasib peruntungan di rantau orang. Ada pepatah minang,

 

" Karantau madang di hulu, Babuah ba bungo balun, Marantau bujang dahulu, Dirumah paguno balun ". Si anak bujang yang dianggap belum berguna, disuruh merantau, mencari ilmu, harta dan pangkat.

 

 Kelak kalau sudah di dapat barulah berguna, bersama doa dan kerelaan mandeh (ibunya) pergi merantau merobah nasib. Malin terusir merantau menghindari cercaan sebagai pinyangek siso api pergi merantau yang jauh,” ungkap Irwan Prayitno.

 

Gubernur Irwan Prayitno, ada sesuatu yang rasa tidak masuk akan dari cerita legenda ini, dimana orang minang itu jati dirinya bukan anak durhaka kepada ibunya. Apakah benar orang minangkabau itu berprilaku durhaka? Muncul pertanyaan yang kadang mengelitik kita.

 

 Karena seperti yang diketahui orang minangkabau itu memakai garis keturunan ibu (matrilinial). Betapa orang minang itu amat menyanyangi ibunya. Untuk itu kepada Dinas Kebudayaan agar melakukan kajian dan penelitian khusus ini dalam meretas nilai-nilai cerita malin kundang ini secara baik. Apakah legenda Malin Kundang sebagai cerita nasehat bohong belaka untuk mendidik anak-anak kita tidak boleh durhaka pada ibunya.

 

Tolong ini lebih kaji secara nilai-nilai budaya dan karakter masyarakat minang yang sebenarnya melalui para ahli sejarah dan kebudayaan, apa benar orang minangkabau itu durhaka kepada ibunya ?, pinta Gubernur Irwan Prayitno.

 

 Gubernur juga menyatakan banyak cara orang membuat kisah-kisah legenda dan cerita unik agar membuat daerahnya menjadi magnet kunjungan wisatawan, walau cerita itu tidak benar. Orang minang membudayakan prilaku perantau bertujuan untuk membangkit batang tarandam.

 

Cerita seni yang indah dan menghanyutkan dapat meluruskan Malin Kundang bukan sosok yang durhaka melainkan sosok yang sangat menyayangi ibunya. Tidak ada orang minang kabau yang durhaka. Mudah-mudahan tampilan tarian kolosal ini menjadi hiburan dan hikmah dalam menjadi pribadi masyarakat minangakabau yang baik, tegas Irwan Prayitno diantara sunset sore pantai pandang,(Zulfahmi)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« February 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28