humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 13 March 2018

 

Ket Photo : Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq.

 

Karimun,(KT) – Pelantikan Pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab Karimun, Provinsi Kepri, seyogyanya dilaksanakan pekan kemarin sempat ditunda, pasalnya, bupati karimun berhalangan keluar kota dan insya allah pekan ini dilakukan pelantikan.

 

Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Via Hp selularnya membenarkan bahwa Pelantikan Pejabat eselon II dilingkungan Pemkab Karimun yang bakal mengisi beberapa dinas dan badan akan dilakukan minggu ini.

“ Insya Allah Pelantikan Pejabat Eselon II Dilingkungan Pemkab Karimun, Kepri akan dilaksanakan minggu ini, untuk mengisi beberapa Dinas dan Badan yang saat ini belum memiliki Kepala Dinas dan Badan Devinitif,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Adapun, Pelantikan nantinya yang akan dilantik adalah Kepala Dinas dan Badan yang akan mengisi Jabatan Eselon II seperti, di Dinas Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olah Raga, Dinas Sosial, Kesbang Linmas dan Pemberdayaan Perempuan,” Tukasnya

 

Tetapi dari informasi dan isu berkembang ditengah lingkungan gedung putih, Pelantikan Pejabat Eselon II Dilingkungan Pemkab Karimun, bakal di laksanakan besok, Rabu,(14/3/2018), benar atau tidaknya informasi tersebut hanya pejabat teras dan  bupati yang mengetahuinya (*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Anwar Abubakar Ketua Komisi I DPRD Karimun, Janto, Penanggung Jawab atarin,Sulfanow Putra, Abdul Hafiz, Nyimas Novi dan Kadis kesehatan, Rahmadi.

 

Karimun,(KT) - Legislator DPRD Kabupaten Karimun dari Komisi I dan II melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek Atarin milik PT. Tritirta Argajaya yang terletak di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Selasa, (13/03/2018).

 

 Wakil rakyat di parlemen Karimun itu tiba di pabrik Atarin sekira pukul 11:30 Wib yakni Anwar Abu Bakar, Sulfanow Putra, Zaizulfikar, Nyimas Novi Ujiani, Rosmeri dan Abdul Hafiz, tidak hanya DPRD, turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi serta Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM, M. Yosli, kedatangan mereka disambut Janto, Penanggung Jawab Pabrik Atarin.

 

Kedatangan DPRD Karimun ke pabrik Atarin dikarenakan banyaknya laporan masyarakat terkait temuan kotoran menyerupai lendir didalam kemasan gelas Atarin, "hari ini kita melihat secara langsung kondisi pabrik, kita berkeliling, melihat proses cetak botol plastik, cek bak penampungan, melihat proses pengemasan serta juga melihat produk Atarin bermasalah yang sudah mereka tarik, kata Ketua Komisi I DPRD Karimun Anwar Abu Bakar.

 

Ditegaskan Anwar, ada beberapa catatan yang kita minta agar pihak perusahaan berbenah, pertama, DPRD Karimun meminta perusahaan untuk menarik sisa produk Atarin yang bermasalah secepatnya, Kedua, kita meminta pihak perusahaan membenahi proses produksi dan peralatannya sesuai aturan ataupun standar yang berlaku, Ketiga, Kita meminta pihak perusahaan untuk lebih aktif menjaga kualitas air seperti melaporkan kegiatan produksi ke Dinas Kesehatan Karimun.

 

Dilanjutkannya, Keempat, kita meminta pihak perusahaan untuk mencantumkan label kedaluwarsa pada kemasan produk Atarin, tidak hanya pada kardusnya saja, namun juga pada gelas, botol ataupun kemasan lainnya, Kelima, kita meminta pihak perusahan untuk membenahi ruang penyimpanan, untuk dilakukan kontrol suhu ruangan, Keenam, Kita meminta pihak perusahaan untuk intens melakukan pengecekan terhadap distributor, ketujuh, kita minta pihak perusahaan agar melengkapai tenaga kerjanya dengan perlengkapan safety sesuai standar, seperti memakai sarung tangan saat bekerja, terang Anwar saat diwawancara awak media.

 

Ditempat yang sama, dari pihak perusahaan, Janto mengatakan akan menindak lanjuti apa-apa yang diminta oleh DPRD Karimun, kita juga sudah menarik sebagian produk-produk yang bermasalah, sampai saat ini kita sudah menarik sebanyak 90 kardus kemasan Cup (gelas-red), dari 800 Kardus yang bermasalah, sisanya masih kita sisir keberadaanya, kata Janto memberikan keterangan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Rahmadi mengungkapkan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri yang sudah turun ke Karimun lalu membawa dua gelas sebagai sampel untuk uji laboratorium sampai saat ini, hasil uji laboratorium BPOM belum keluar, hari ini kita konfirmasi, BPOM katakan masih dalam proses, tuturnya. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno buka rapat koordinasi pemerintahan provinsi dan kabupaten / kota se-Sumbar tahun 2018 dengan tema "Dalam Rangka Pengawasan Izin Usaha Pertambangan, Kita Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan, Serta Percepatan Penegasan Batas Daerah Kabupaten /kota Guna Peningkatan Pembangunan di Daerah Perbatan" di Hotel Emesia (13/3).

Batusangkar,(KT) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno buka rapat koordinasi pemerintahan provinsi dan kabupaten / kota se-Sumbar tahun 2018 dengan tema "Dalam Rangka Pengawasan Izin Usaha Pertambangan, Kita Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan, Serta Percepatan Penegasan Batas Daerah Kabupaten /kota Guna Peningkatan Pembangunan di Daerah Perbatan" di Hotel Emesia (13/3).

 

Kabiro Pemerintah Sekretariat Pemprov Sumbar Iqbal Ramadi Payana, dalam laporannya menyampaikan bahwa Maksud dan Tujuan dari kegitan rakor ini adalah Meningkatkan koordinasi, singkronisasi dan sinegritas penyelenggaraan dan pembangunan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah provinsi (pemprov) dan Pemeritahan Daerah (pemda) kabupaten kota di se-Sumbar.

 

Irwan Pryitno sebagai keynote speaker dalam acara tersebut menyampaikan "salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam penentuan kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan adalah melalui pendekatan dalam penyiapan dokumen perencanaan berbasis lingkungan" kata Irwan Prayitno Pemerinta pusat, pemprov, dan pemda kabupaten/kota sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 32 tahun 2014 diwajibkan menyusun dokumen daya dukung dan daya tampung Lingkungan Hidup (DDDTLH), Rancangan Perlindungan dan Pengelollaan Lingkungan Hidup (RPPLH), serta membuat Kajian Lingkungan Hidup Strategis(KLHS).

 

Lebih lanjut Irwan Prayitno mengimformasikan bahwa melalui kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh pemprov sumbar, pada tahun 2017 kab/kota telah menyusun Dokumen DDDTLH terdata sebanyak 10 kab/kota, yaitu : 1. Kab Agam 2. Kab Padang Pariaman 3. Kab Solok 4. Kab Pasaman 5. Kab Lima Puluh Kota 6. Kab Pesisir Selatan 7. Kab Solok Selatan 8. Kota Bukittinggi 9. Kota Padang Panjang 10. Kota Solok Pada 2018 ada 6 kab/kota yang sedang menyusun DDDTLH yaitu 1. Kab Tanah Datar 2. Kab Sijunjung 3. Kab Pasaman Barat 4. Kab Dharmasraya 5. Kota Pariaman 6. Kota padang Kemudian kab/koya yang sedang menyusun dokumen (RPPLH) 2018 yaitu 1. Kab Agam 2. Kab Pasaman 3. Kan Lima Puluh Kota 4. Kab Pesisir Selatan 5. Kab Solok Selatan 6. Kota Padang Panjang 7. Kota Solok.

 

Gubernur mengharapkan agar pemerintah Kab/kota bersama-sama berupaya meningkatkan pemahaman bahwa pentinya sebuah izin pembangunan dalam perencanaan pembangun. "Izin lingkungan adalah dokumen yang merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan, bahkan menjadi persyaratan dari izin operasional lainnya, contohya penerbitan Izin Usahan Pertambangan (IUP), atau Ijin Usaha Pemanfatan Hasil Hutan Kaya (IUPHHK)" kata Irwan Prayitno

 

Selanjutnya Irwan Prayitno mengimformasikan kondisi terkini penegasan kegiatan batas kab/kota di Prov Sumbar "Dari total jumlah segmen batas daerah sebnyak 32 segmen batas daerah, yang telah ditetapkan melaui Praturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) sebanyak 16 segmen, masih tersib16 segmen lagi" ujar Irwan prayitno 16 segmen yang belum ditetapkan, 7 segmen telah diusulkan kepada kemendagri untuk ditegaskan melalui permendagri pada Januari 2018 lalu, provinsi akan menfasilitasi sebanyak 5 segmen pada 2018 dan 4 segmen akan difasilitasi pada tahun 2019. Tutup Irwan Prayitno.(humas pemprov/zulfahmi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Tampak Mobil Damkar Pemkab Karimun terbalik menutupi ruas jalan saat mengalami kecelakaan tunggal di Pasir Panjang, Senin, (12/03/18).

 

Karimun,(KT) - "Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak", begitulah kata pribahasa menggambarkan kejadian naas menimpa mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkab Karimun yang terbalik saat mengalami kecelakaan tunggal di Guntung Punak, Jalan Raya Pasir Panjang, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Karimun, Senin (12/3/2018).

 

Malapetaka yang tak dapat ditolak itu terjadi sekira pukul 11:00 Wib, mobil damkar itu bertolak dari kandangnya berencana hendak memadamkan api yang membakar lahan di Sememal, Pasir Panjang, " Iya terbalik mobil damkarnya, tapi sudah dievakuasi petugas menggunakan alat berat", kata seorang warga Guntung punak kepada Karimuntoday.com yang berada dilokasi kejadian.

 

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kennedy ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, "Iya Kecelakan tunggal, mobil damkarnya terbalik menutupi badan jalan, sopir dan rekannya alami luka ringan, kata Teuku saat dikonfirmasi karimuntoday.com melalui pesan Whatsapp.

 

Ditambahkan Kasatlantas, kejadian bermula ketika mobil damkar Pemkab Karimun yang dikendarai Ediyanto (44) bersama dua rekannya Tri Haryono (30) dan Rahmadi (44) datang dari arah simpang tiga Jelutung menuju Pasir Panjang, setibanya di Guntung Punak, jalan raya Pasir Panjang mobil mengalami slip ban, tak terkendali menyebabkan mobil terbalik dikarenakan tidak mampu menahan muatan air yang dibawa, sebutnya.

 

Akibat kejadian itu, sambung Kasatlantas, sopir Ediyanto mengalami luka di pelipis bagian kanan, sedangkan Tri Haryono luka di telinga kanan, kemudian Rahmadi tidak mengalami luka, sedangkan kerugian materinya diperkirakan Rp. 3 juta, petugas kita telah mendatangi dan mengamankan TKP serta meminta keterangan saksi-saksi, mobil damkar yang terbalik sudah petugas evakuasi, “tutur Kennedy.(DS)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« March 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31