humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Sunday, 04 March 2018

 

Ket Photo : PJS. Bupati Inhil, Rudiyanto Menghadiri Peresmian   Masjid besar Al-Falah Sungai Guntung, Kelurahan Taga Raja Kecamatan Kateman,Minggu,(04/03/2018).

 

SUNGAI GUNTUNG,(KT) - Pjs.Bupati Indragiri Hilir,Rudiyanto,menghadiri peresmian   Mesjid besar Al-Falah Sungai Guntung Kelurahan Taga Raja Kecamtan Kateman  yang di dampingi Anggota DPRD Provinsi Riau, Anggota DPRD Inhil Dapil 4, beberapa Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Camat dan Upika Kecamatan Kateman serta Alim,ulama dan tokoh masyarakat Sungai Guntung Kelurahan Taga Raja, Minggu,(04/3/2018).

 

Adapun, Pembangunan Mesjid besar Al-Falah Sungai Guntung Kelurahan Taga Raja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, di mulai sejak Agustus 2009 -2018 dengan menelan biaya lebih kurang Rp 9 M dari sumbangan swadaya masyarakat.

 

Kamren S.Sos Camat Kateman dalam sambutannya mengatakan, Syukur Alhamdulillah pada hari syukuran peresmian Mesjid besar Sungai Guntung di hadiri Pjs.Bupati Inhil dan pembangunan Mesjid ini terlaksana berkat kerjasama masyarakat. Pada kesempatan tersebut Camat juga menyampaikan Kondisi di Kecamatan Kateman dalam menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri hilir.

 

Sementara itu sambutan Pjs.Bupati Rudiyanto mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Kateman untuk menjaga kondisi yang kondusif dalam mengahadapi Pemeilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri hilir, semoga dapat berjalan dengan lancar.

 

Beliau juga menambahkan, merasa senang bisa hadir di acara syukuran dalam rangka peresmian masjid besar Al-Falah Sungai Guntung dan mengapresiasi atas pembangunan mesjid besar Al-Falah Sungai Guntung yang di laksanakan dari tahun 2009-2018 dengan memakan biaya yang cukup besar berasal dari swadaya masyarakat. Beliau juga berharap, agar menjaga serta menjadikan mesjid besar Al-Falah sebagai pusat-pusat kegiatan yang positif,” Pintanya (Ridho)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo :  Pengerukan Pendalaman Alur Limbah Berupa Pasir untuk Reklamasi Pantai PT Grace Rich Marine di Tanjung Balai.Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT)  - Komisi I DPRD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri menjadwalkan melakukan Hearing dengan PT Grace Rich Marine Perusahaan bergerak dibidang industry galangan kapal.(shipyard),yang berkantor di Perumahan Taman Mutiara Karimun, Blok F No.27 dan 28 Keluarahan Sungai Raya, Kecamatan Meral Kabupaten Karimun, Kepri, setelah usai melakukan Reses.

Hal tersebut dikatakan, Drs. Anwar Abu Bakar Ketua Komisi DPRD Karimun kepada karimuntoday.com,(03/03/2018), Ya’ Insya Allah setelah habis masa reses kita akan memanggil pihak perusahaan PT Grace Rich Marine serta instansi terkait, atas temuan Komisi I DPRD Karimun, ketika melakukan Sidak beberapa waktu lalu, dan kita memutuskan untuk melakukan hearing.

“ Kita sudah menjadwalkan sekitar tanggal, 12 Maret atau tanggal, 13 Maret 2018, untuk melakukan hearing dengan Pihak Perusahaan PT Grace Rich Marine beserta pihak Imigrasi dan Koordinator Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Kepri, terkait temuan Komisi I DPRD Karimun ketika melakukan Sidak ke Perusahaan tersebut, beberapa waktu lalu,dan pada prinsifnya kita tidak menghambat investasi di karimun, ketika perusahaan tersebut mengikuti aturan yang di tetapkan oleh UUD,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Salah satu poin yang akan dihearingkan nanti diantaranya, Ditemukan adanya Tenaga Kerja asing dari Tiongkok yang Non Skill( tenaga kerja kasar), di perkerjakan oleh Subcont di Perusahaan tersebut dan juga Tenaga Kerja Asing tersebut tidak bisa berbahasa Indonesia dan terakhir terkait Pendalaman Alur yang limbah dari pengerukan pendalaman alur pasirnya diperuntukan untuk Reklamasi, karena selama ini kita belum melihat seluruh Dokumen Periijinan yang dimiliki oleh PT GRACE RICH MARINE,” Ungkapnya (red) 

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq saat menyampaikan sambutan dalam acara puncak Cap Go Meh 2569 di Kecamatan Meral, Sabtu malam, (03/03/18).

 

Karimun,(KT) - Bupati Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, H. Aunur Rafiq, S.Sos, M.Si yang hadir dalam perayaan acara puncak Cap Go Meh 2569 bernyanyi dihadapan ribuan pengunjung yang memadati Kelenteng Toa Pek Kong jalan Atena, Kecamatan Meral, Sabtu,(03/03/18).

 

 Bupati Aunur Rafiq menyumbangkan suaranya tidak lama berselang usai ia menyampaikan sambutan, setelah artis asal Malaysia tampil, panitia penyelenggara kembali memanggil Rafiq keatas panggung, ternyata kali ini orang nomor satu di bumi berazam itu menyanyikan lagu "Terima Kasih" yang dipopulerkan rocker asal malaysia Awie.

 

Berikut liriknya, "Terima kasih sayang Ku ucap padamu Kerana menyambut tanganku Yang hampir layu Badai cinta melanda Mengarah arus Menjadikan pantai Yang indah Kian bercelaru Marilah oh sayangku Dekat padaku Sayangilah diriku ini Seadanya aku Tak sanggup lagi Menyebut kata rindu Kamar hatiku yang sayu Fikirlah sayang Fikirlah seharusnya Janganlah engkau khianati Cinta ini Istana yang ku bina Mahligai cinta Menjadi lambang Pepohonan redup kasihku. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq menyanyikan lagu Awie "Terima Kasih" didampingi Plt Dinas Pariwisata Karimun Zamri, Dandim 0317/TBK serta tokoh masyarakat Tionghoa di Karimun, Sabtu, (03/02/18)

 

Karimun,(KT) - Perayaan Cap Go Meh Imlek 2569/2018 Masehi di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri yang dipusatkan di kelenteng Toa Pek Kong, jalan Atena Kecamatan Meral yang digelar dari hari Kamis,(01/03/18) hingga acara puncak Sabtu,(03/03/18) malam tadi berlangsung meriah.

 

Pantauan media ini, kemeriahan acara puncak Cap Go Meh 2569 malam itu, bertabur undian berhadiah dengan hadiah utama satu unit mobil, lalu juga ada hadiah motor, HP serta hadiah menarik lainnya, kemeriahan berlanjut dengan pesta kembang api, lalu penampilan artis mancanegara dari Malaysia dan Taiwan yang menghibur ribuan masyarakat Karimun yang datang.

 

Tidak sampai disitu, Bupati Karimun H. Aunur Rafiq yang turut hadir ikut menyumbangkan sebuah lagu berjudul "Terima Kasih" yang dipopulerkan rocker Malaysia Awie, ribuan masyarakat yang tidak hanya dari etnis Tionghoa namun juga dari berbagai suku dan etnis di Karimun yang menyaksikan terpukau dengan suara sang Bupati. Dalam kesempatan itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, perayaan Cap Go Meh dari tahun ke tahun di Karimun berjalan dengan baik, etnis tionghoa merupakan bagian dari kebhinekaan bangsa kita, termasuk di Karimun ini, jadi saya berharap masyarakat Tionghoa bersama masyarakat lainnya dapat bergandengan tangan membangun daerah kita kearah yang lebih baik, ajaknya.

 

 Disamping itu, sambungnya, Cap Go Meh merupakan salah satu ikon pariwisata di Karimun, setiap tahun selalu meriah, kita juga berterima kasih terhadap etnis Tionghoa di Karimun atas usaha-usahanya dalam membantu dengan semangat kebersamaan membangun Kabupaten yang kita cintai ini, tutupnya.

 

Secara terpisah, Salah seorang Warga Tionghoa kepada karimuntoday.com mengatakan, Kehadiran bupati karimun  di Acara Puncak Cap Go Meh Menandakan sosok seorang pemimpin milik masyarakat karimun keseluruhan dan dia merasa bangga memiliki seorang bupati seperti, H. Aunur Rafiq, Ujarnya Singkat (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kolam Ikan Milik Edi Terindikasi Tercemar.

 

Kuansing,(KT)  - Sinambek LK lll, Kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau, memiliki aliran sungai sebagai pengairan budidaya ikan sebanyak 27 kolam dan saat ini ada 10 kolam yang sudah tercemar, Sabtu (03/03/2018).

 

Edi salah seorang budidaya ikan di sinambek mengatakan kepada karimuntoday.com bahwa akhir-akhir ini ikan di kolamnya banyak mati, sudah hampir 2 bulan. Dari jumlah bibit 15.000 ekor, sebanyak 1.500 yang mati ikannya. Belum di ketahui apa sebab ikannya mati,Dia juga menambahkan jika ikan yang mati tersebut mempunyai ciri-ciri matanya putih dan sisiknya kemerahan, tuturnya.

 

 Selanjutnya, Edi juga menyampaikan telah memberi obat ke kolam ikan seperti daun rondo, amoxcilin, amficilin dan veta enterodine. Akan tetapi ikannya masih mati, tukasnya.

 

Warniati, istri Edi juga menjelaskan nama pemilik kolam di sekitarnya, yaitu Martini, Suparjo, Nono, Ropi, Rapi, Dedek, budidaya ikan dari desa Kari, Beringin, dan Lubuk Jambi. Dari beberapa pembudidaya ikan tersebut sebanyak 10 kolam ikan yang mati hamper setiap hari, ujarnya.

 

Kemudian, Edi mengungkapkan bahwa pakan ikan yang didapatnya selama 2 bulan ini dari hasil pinjaman, setelah ikan panen baru dibayarkan.dia panik, jika ikannya mati tiap hari bagaimana cara untuk membayar pakan ikan tersebut. dia juga berharap kedepan, ikannya tidak ada yang mati sampai  masa panen, supaya memperoleh hasil panen ikan yang memuaskan, dan juga dia berharap agar dinas perikanan untuk meninjau ke kolamnya, untuk mencari tahu, apa penyebab matinya ikan-ikan di kolamnya,” Tutupnya (Lidia Ningsih)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« March 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31