humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Wednesday, 11 April 2018

 

 

Ket Photo : Bupati Karimun,H.Aunur Rafiq Kukuhkan FKDM Karimun 2018-2021 serta juga menjadi narasumber Raker FKDM bersama Kabinda Kepri dan Polres Karimun, Gedung Nasional, (11/04/18).

 

 Karimun,(KT) - Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Karimun resmi dikukuhkan Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, acara pengukuhan disejalankan dengan rapat kerja FKPD yang dilangsungkan di gedung nasional jalan Yos Sudarso, Rabu,(11/04/18), turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Badan Kesbangpol Karimun Herdan Firdaus, Camat Se-Karimun dan Kepala Badan Intelijen Negera Daerah (Kabinda) Provinsi Kepri Brigjen Pol Suharyono dan dari Polres Karimun Mukharram sebagai narasumber.

 

 Bupati Karimun,H.Aunur Rafiq, berharap, sebagai mitra pemerintah, FKDM diharapkan mampu membantu dalam rangka menghadapi persoalan-persoalan yang terjadi tengah-tengah masyarakat berupa informasi dari berbagai potensi konflik, gangguan serta ancaman yang muncul, misalnya terkait masalah terorisme, human trafficking, illegal fishing dan lain sebagainya.

 

"Karena berada ditengah-tengah masyarakat, FKDM akan menyerap, mendengar, lalu kemudian informasi yang didapat oleh FKDM ditengah-tengah masyarakat tersebut disampaikan ke kita, lalu kita mengambil langkah-langkah kebijakan terkait isu dari persoalan yang disampaikan itu, termasuk juga kewaspadaan terhadap ancaman narkoba, karena Karimun adalah pulau terdepan dan terluar, narkoba adalah persoalan terbesar yang menjadi sorotan, kata Rafiq dalam sambutannya.

 

Menurut Rafiq, selama ini, persoalan yang terjadi di Kabupaten Karimun bisa kita selesaikan dengan baik, isu-isu dari persoalan yang ada bisa kita carikan solusinya, semoga FKDM yang baru dan hari ini dikukuhkan dapat memberikan sumbangsih yang lebih baik lagi dalam mendukung Karimun yang kondusif, ucap dia.

 

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Karimun Herdan Firdaus mengatakan, FKDM itu ditugaskan untuk menyampaikan informasi data dan masuka kepada pemerintah daerah dari hasil pemantauan situasi dan kondisi isu-krusial, potensi ancaman keamanan, gangguan dan peristiwa bencana serta permasalahan masyarakat sebagai upaya pencegahan dini, terangnya.(DS)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo: Anggota Sat Lantas Polres Karimun memeriksa kelengkapan motor pengendara serta memberikan surat tilang kepada pelanggar, Selasa, (10/04/18).

 

 

 

Karimun,(KT) - Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Karimun kembali menggelar razia rutin dalam rangka penegakan hukum (gakkum) kendaraan bermotor, razia rutin kali ini dilangsungkan sekitar satu setengah jam digelar di depan Mapolres Karimun, Selasa sore,(10/04/18).

 

Dari razia yang dilakukan, polisi menemukan sebanyak 42 pelanggaran, dengan rincian jumlah tilang R2 sebanyak 39, kemudian R4 dan R6 sebanyak 3 perkara, pelanggaran didominasi karena tidak memiliki SIM, kelengkapan fisik kendaraan dan tidak menggunakan helm. kata Kasatlantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kennedy.

 

"Dalam operasi razia kali ini, sebanyak 19 personel kita turunkan, ‪digelarnya razia ini agar terciptanya Kamseltibcarlantas dan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Karimun, intinya melalui kegiatan ini pengendara di Karimun semakin tertib, terlebih kepada pelanggar yang ditemukan",terang Kennedy.

 

Ditambahkannya, bagi pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran, polisi memberikan penindakan berupa tilang, selain itu tentunya kita juga tidak henti-hentinya menghimbau masyarakat agar tergugah kesadarannya untuk memperhatikan kelengkapan lalulintas, terlebih lagi kepada pengendara yang melanggar, pungkasnya.(DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Trian Zulhadi. SE, Pengamat Ekonomi dan juga Dosen tetap PNS UIN Riau.

 

Pekanbaru,(KT) - Pengamat ekonomi dan juga dosen tetap PNS UIN Riau ,Trian Zulhadi. SE. mengatakan, ditengah keterpurukan ekonomi kuansing saat ini pekan budaya kuansing 2018 dinilai positif untuk menggerakan perekonomian kuansing dalam jangka pendek dengan asumsi perekonomian kuansing dalam kondisi stabil hal itu dikatakan oleh pengamat ekonomi trian zulhadi jebolan Doktor Ilmu Ekonomi Unpad Bandung saat di konfirmasi karimuntoday.com di rumahnya di jalan soebrantas Selasa, (10/04/2018)

 

Ekonomi kuansing akan bergerak dalam waktu singkat saja selama pelaksanaan pekan budaya itu sama halnya dengan pelaksanaan even paju jalur tradisional setiap tahun dan geliat ekonomi bukan dalam waktu jangka panjang Hanya saja disaat kondisi perekonomian kuansing saat ini tidak stabil karena anjloknya harga komoditi karet dan tibanya musim penghujan menyebabkan perekonomian kuansing  semakin terpuruk.

 

Oleh karenanya dengan kondisi ekonomi saat ini diasumsikan elastisitas permintaan terhadap semua komoditi yang diperdaggankan selama pekan budaya permintaan pasar relatif bersifat inelastis sempurna artinya berapapun harga yang ditawarkan oleh pedagang di pasar pekan budaya kuansing nantinya diprediksi tidak akan ada respon positif dari masyarakat atau pembeli karena memang pada saat ini trend penurunan income pendapatan perkapita itu sendiri.. tetapi yang uniknya nanti masyarakat akan tetap datang menonton karena pacu jalur ini sudah menjadi warisan budaya kuansing bukan karena untuk konsumtif.

 

Nah? barangkali inilah yang kita harus pikirkan bersama sama dengan konsep perubahan dibawah kepemimpinan MH bahwa potensi untuk mendongkrak pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata di negeri jalur ini sebenarnya sudah nampak indah dihadapan kita semua dari sejak dulu kala tinggal menunggu waktu saja yang tepat.

“ Marilah kita lestarilan budaya kita ini agar memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat kuansing dan perekonomian ekonomi kuansing dalam jangka panjang,” Tutupnya  (roder alvaro)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Alfian SHum. Kepsek SDN 021 Tagaraja Sungai Guntung,Memperlihatkan Data Murid yang Menerima KIP.

 

Sungai Guntung, (KT)  -Salah seorang wali murid SDN 021 Tagaraja, Sisap yang pekerjaan sehari-harinya sebagai tukang ojek pagi ini (11/04) mengatakan pada wartawan karimuntoday.com  bahwa ia sangat kecewa dengan kepala SDN 021 Tagaraja, Alfian SHum.

 

Pasalnya, sang Kepsek disebut memilih-milih penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar yang diluncurkan Pemerintah.

 

"Masak saya orang susah tidak mendapat bantuan Kartu Indonesia pintar, malah sebaliknya yang mendapatkannya banyak orang kaya," ungkapnya kecewa.

 

Ia menyebutkan bahwa kebanyakan murid yang mendapatkan bantuan tersebut di SDN 021 adalah orang kaya besar yang punya kebun luas dan bahkan yang punya banyak emas.

 

Ungkapan tersebut Saat wartawan karimuntoday.com bertemu dengan Sisap salah seorang orang tua wali murid di salah satu warung mengatakan bahwa program Indonesia pintar ini sangat tidak tepat sasaran.

 

Mendengar info tersebut, wartawan karimuntoday.com setelah langsung mengkonfirmasi Kepala Sekolah SDN 021 Tagaraja, Alfian SHum pagi ini di ruangan kelasnya saat membagikan formulir Indonesia pintar kepada wali murid yang mendapat bantuan tersebut untuk bisa mengambil langsung ke Bank BRI terdekat di Pasar Sungai Guntung.

 

Ternyata memang benar yang dikatakan Sisap tersebut, bahwa sebagian besar murid yang mampu orang tuanya alias memiliki kebun kelapa luas dan memakai emas. Berarti sasaran KIP adalah untuk orang kaya dan berada, sementara yang miskin akan hancur dan bisa-bisa putus sekolah.

 

Kepala SDN 021 Tagaraja mengatakan kepada wartawan karimuntoday.com pagi ini bahwa ia tidak mengetahui siapa yang mendapatkan bantuan kartu Indonesia pintar yang diperuntukkan untuk murid yang kurang mampu tersebut. Pertanyaannya, siapa yang mendata ?

 

Kepsek mengatakan bahwa 82 siswa SDN 021 Tagaraja mendapatkan bantuan uang Kartu Indonesia Pintar. 14 murid mendapatkan Rp.250.000, dan 68 murid mendapatkan Rp.450.000.

 

"Ini datanya, kalau saya hanya membagikan bantuan tersebut karena mereka kan ada keterangan dari RT dan Kelurahan bahwa kurang mampu," sebut Kepsek.

 

Padahal sumber data calon penerima yang melibatkan banyak pihak itu ternyata membuka peluang kemelesetan. Sebab pusat tidak bakalan tau siapa sebenarnya yang berhak maupun tidak. Bisa jadi data penerima di Kecamatan Kateman Inhil adalah data bodong dan kerja asal-asalan dari pemangku kepentingan. Siapa yang bertanggung jawab ? (Ridho)

 

Published in KARIMUN

Ket Photo : Rumah Sakit Umum Daerah, HM. Sani, Kabupaten Karmun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) - Beragam jenis penyakit diderita pasien yang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, RSUD bumi berazam tersebut setiap bulannya mengidentifikasi 10 penyakit terbanyak yang ditangani, yang terdiri dari 10 penyakit diantaranya, rawat inap, rawan jalan dan 10 paling terbanyak kunjungan UGD.

 

Berdasarkan data yang diperoleh karimuntoday.com dari Kepala Bidang Pelayanan RSUD M. Sani Karimun Dedi Abrianto saat dikonfirmasi Selasa,(10/04/18 ) menyebutkan, dari 10 penyakit terbanyak untuk rawat jalan dan rawat inap didominasi oleh pasien penyakit mata, untuk peringkat teratas penyakit terbanyak rawat jalan adalah pasien penyakit Myiopia (rabun jauh), kemudian peringkat teratas rawat inap yakni other cenile cataract (Katarak siniles).

 

Dedi menyebut, data tersebut adalah data bulan Februari 2018, untuk data bulan Maret masih direkap, dari data tersebut menunjukkan bahwa sepanjang bulan Februari 2018 tercatat sebanyak 35 kunjungan pasien rawat inap penyakit other cenile cataract yang terdiri dari 13 pasien laki-laki dan 22 orang perempuan, kemudian diperingkat kedua adalah penyakit Diabetes Melitus sebanyak 29 kunjungan terdiri dari 6 laki-laki dan 23 pasien perempuan, ungkapnya.

 

Diperingkat ketiga terdapat penyakit Pneomonia (infeksi paru) tercatat sebanyak 26 kunjungan, 17 laki-laki dan 9 perempuan, peringkat keempat adalah penyakit Cerebrovaskular (penyebab Stroke) sebanyak 24 kunjungan, 14 laki-laki dan 10 perempuan, kelima adalah penyakit Tubercolosis (TBC) tercatat sebanyak 21 kunjungan, 11 laki-laki dan 10 perempuan.

 

Peringkat keenam adalah Neoplasm of uncertain or unknown behavior of other and unsefified sites ( jenis tumor) yakni 21 kunjungan, 9 laki-laki dan 12 perempuan, ketujuh adalah Hypertensive diseases sebanyak 17 kunjungan, 5 laki-laki dan 12 perempuan, peringkat kedelapan adalah penyakit Diarhohea dan Gastroenteritis (Diare) sebanyak 15 kunjungan, 11 laki-laki dan 4 perempuan, lalu peringkat kesembilan adalah human immunodeficiency virus (HIV) sebanyak 12 kunjungan, 10 laki-laki dan 2 perempuan, kesepuluh adalah penyakit Dyspepsia (gangguan pencernaan) tercatat sebanyak 11 kunjungan, 4 laki-dan 7 perempuan,” paparnya. (DS)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30