humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Friday, 13 April 2018

 

Ket Photo : Gubernur Kepri, H.Nurdin Basirun.

TANJUNGPINANG, (KT) – Kabid Pertambangan Dinas ESDM Provinsi Kepri Budi Setiawan (BS),terancam dipecat dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan PemerintahProvinsi Kepri. Karena saat ini, Budi Setiawan tersandung tindak pidana narkoba dan sedang menjalani proses hukum di Polresta Tanjungpinang.

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengingatkan kepada Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri untuk tidak terlibat penyalahgunaan narkotika , baik sebagai pemakai maupun pengedar.

Ia juga akan memberi sanksi yang tegas kepada setiap ASN yang terbukti terlibat kasus narkoba tersebut. Hal ini disampaikan Gubernur Kepri Nurdin Basirun menanggapi persoalan keterlibatan salah satu oknum pejabat eselon III dilingkungan Pemprov Kepri terbelit kasus narkoba, belum lama ini.

“Kami tidak akan mentolerir, akan kami tindak tegas dan sanksinya baik itu menurunkan jabatan hingga pemecatan,” ungkap Nurdin menjawab wartawan di Tanjungpinang, Jumat (13/4/2018).

Nurdin mengingatkan untuk menjalankan pemerintahan yang baik, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan tentunya harus bersih dari pengaruh narkoba.

“Jangan sekali-kali ASN mencoba menggunakan serta terlibat Penyalahgunaan narkoba tersebut,” tegas Nurdin.

Terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah juga mengungkapkan bahwa untuk ASN yang terlibat, pemerintah provinsi Kepri akan mengikuti seluruh hukum yang berlaku hingga keputusan ditetapkan.

“Barulah setelah ada keputusan tersebut, pihaknya akan memberikan sanksi yang pantas kepada ASN tersebut dari sanksi pemberhentian sementara, penurunan dari jabatan yang diterima hingga pemecatan” pungkasnya, dikutip dari batamnews.co.id. (*/helmy ridar)

Published in TANJUNGPINANG
 
Ket Photo :Putra Riau, AKP Andri Kurniawan Jabat Kasat Reksrim Polresta Barelang,Photo Bersama Istri serta ke Tiga Putra dan Putrinya.

BATAM, (KT)
- AKP Andri Kurniawan, dipercaya pimpinan Polri menjabat Kasat Reksrim Polresta Barelang menggantikan seniornya, Kompol Arwien W yang kini menjabat sebagai Kabag Ops Polresta Barelang. Dengan dilantiknya Putra Riau, Asal Sei. Pinang, Kecamatan Hulu Kuantan (Lubuk Ambacang), kabupaten Kuantan Singingi ini, berarti Andri mencatat prestasi satu-satunya alumni Akpol yang beruntung mendapatkan tiga kali kesempatan menjabat Kasat Reksrim di sejumlah Kota di Provinsi Kepri. Andri sebelumnya pernah memegang jabatan Kasat Reskrim Polres Bintan di Tanjunubang tahun 2014 dan lalu pindah memegang amanah sebagai Kasat Reskrim Polres Tanjung Pinang tahun 2016, setelah itu pindah ke Polda Kepri, sebelumnya akhirnya beberapa bulan yang lalu dimutasi sebagai Wakil Kasat Reskrim Polres Barelang dan akhirnya dalam hitungan bulan, ayah tiga putra putri ini diamanahkan memimpin jajaran Satreskrim Polresta Barelang di Batam. Andri Kurniawan yang dibesarkan di Kota Pekanbaru itu, dikukuhkan sebagai Kasat Reskrim Polresta Barelang, oleh Kapolresta Barelang Kombes Hengki bersama sejumlah perwira yang ikut disertijabkan di Mapolres Barelang, Jum'at (13/4/2018) siang tadi. Mereka yaitu; Kompol Arwien A Weintama yang sebelumnya Kasat Reskrim dipromosikan sebagai Kabag Ops Polresta Barelang mengantikan Kompol Irham Khalid yang kini sedang mengikuti pendidikan sespimmen Polri. Selain itu, Kapolsek Sagulung Kota Batam, AKP Hendrianto pindah ke Polda Kepri menduduki Jabatan sebagai Kanit 2 Subdit 2 Direktorat Resnarkoba Polda Kepri. Selanjutnya, Kapolsek Sagulung yang baru dipimpin oleh AKP Yudha Suryawardana, yang sebelumnya merupakan Kapolsek Siantan, di Tarempa, Kabupaten Kepulaan Anambas. Kegiatan sertijab sejumlah PJU Polresta Barelang ini, dihadiri Wakapolresta Barelang AKBO Muji. S, sejumlah Kasat dan Kabag serta Kapolsek se jajaran Polresta Barelang. Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang sudah memberikan yang terbaik selama berkerja. "Saya sebagai senior, sahabat dan pimpinan mereka, saya mengucapkan terima kasih mereka dipromosikan di jabatan yang baru. Ini merupakan hal biasa dalam pekerjaan," kata Kombes Hengki, saat memimpin sertijab sejumlah PJU Polresta Barelang. Kombes Hengki juga meminta para pejabat baru yang dilantik untuk terus semangat dan memberikan kinerja dan prestasi yang terbaik. "Intinya, bagaimana kita bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat agar bisa nyaman dan terbit,"ujarnya. Sebelumnya diberitakan, para PJU Polresta Barelang yang disertijabkan hari ini, merupakan bagian dari keluarnya Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi, terhadap sebanyak 91 perwira, 24 orang Bintara dan 7 PNS dilingkungan Polda Kepri, pada awal April lalu. Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi melalui Karo SDM Polda Kepri Kombes Djoko Susilo kepada media ini mengatakan, mutasi yang dilakukan bertujuan untuk memberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi, hukuman bagi yang melanggar peraturan serta penyegaran atau kebutuhan organisasi khususnya di jajaran Polda Kepri. "Harapan dan sasaran kita agar personil Polda Kepri dapat bekerja lebih baik lagi dan memiliki tolak ukurnya serta tentunya dapat memberikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Ketika ditanya berapa kali pelaksanaan mutasi di Polda Kepri dilakukan dalam setahun?, Djoko menjawab pelaksanaan mutasi di jajaran Polda Kepri dalam 1 tahun tidak ada batasan jumlah banyaknya dilakukan mutasi personil, semua tergantung kebutuhan organisasi Polda Kepri dan jajaran. "Tetapi paling tidak minimal dua kali dalam setahun dalam rangka promosi naik pangkat reguler personil dua kali setahun,"ungkap perwira melati tiga dipundak yang murah senyum itu. (helmy ridar)
Published in BATAM
 
Ket Photo : Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi melaksanakan Pelaksanaan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas penerimaan terpadu Taruna Akpol, Bintara PTU, Bintara Komsus dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2018, di stadion Tumenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam, Jum'at (13/4/2018).
BATAM, (KT) - Polda Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan Pelaksanaan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas penerimaan terpadu Taruna Akpol, Bintara PTU, Bintara Komsus dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2018, di stadion Tumenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam, Jum'at (13/4/2018). Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi yang dhadiri orang tua/wali Peserta Seleksi Penerimaan Polri tahun ini. Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi mengatakan, hasil kelulusan peserta seleksi dalam proses rekrutmen ini merupakan murni dari kemampuan dan kapasitas dari calon peserta itu sendiri, tanpa adanya bantuan atau intervensi dari pihak manapun, hal inilah yang perlu dipedomani oleh para peserta dan para orang tua/wali. "Dibidang rekrutmen calon anggota polri yang berkualitas, baik itu dari aspek mental, kepribadian, jasmani maupun intelijensianya, maka proses penyelenggaraan penerimaan anggota polri didasarkan pada prinsip–prinsip, 'bersih, transparan, akuntabel dan humanis,kata Irjen Didid Widjanardi didampingi Karo SDM Polda Kepri Kombes Djoko Susilo. Dijelaskannya, guna menjamin pelaksanaan prinsip tersebut, Polda Kepri telah mengimplementasikan salah satunya adalah melakukan kerja sama dengan pihak-pihak eksternal dalam rangka mengawal dan mengawasi pelaksanaan rekrutmen di Polda Kkepri pada tahun 2018 ini melalui penandatanganan pakta integritas dengan 9 instansi. “Selain itu, perlu saya ingatkan dalam pelaksanaan rekrutmen ini, Mabes Polri telah bekerja sama dengan komisi pemberantasan korupsi guna turut mengawasi pelaksanaan rekrutmen anggota Polri, sehingga tidak menutup kemungkinan pihak KPK akan malaksanakan audit pelaksanaan rekrutmen penerimaan anggota Polri T.A. 2018 di Polda Kepri,"ujarnya. Selaku pimpinan Polda Kepri, ia telah menginstruksikan kepada seluruh personel Polda Kepri dan jajaran untuk mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan rekrutmen ini dengan sebaik-baiknya. “Saya tekankan untuk tidak memanfaatkan dan mencari kesempatan guna kepentingan pribadi selama proses rekrutmen ini,"tegasnya. Turut hadir dalam kegiatan ini, Irwasda Polda Kepri Kombes Heru Pranoto, Karo SDM Polda Kepri Kombes Djoko Susilo, sejumlah pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang Kombes Hengki, Ombusmen Kepri, Para Kepala Dinas Provinsi Kepri dan Kota Batam, Rektor Universitas Internasional Batam, IDI Cabang Kepri, Himpunan Psikologi Batam dan LSM FKPM Kepri. (r/helmy ridar)
Published in BATAM

 

Ket Photo : Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Tahun Anggaran 2018 Membangun Fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Budi Mulia bersama Masyarakat.di Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau.

 

Keritang,(KT)  - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Tahun Anggaran 2018 membangun fasilitas mandi cuci kakus (MCK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Budi Mulia di Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). "

 

Salah satu sasaran fisik dalam TMMD ke-101 yang digelar Kodim 0314/Inhil yakni membantu peningkatan derajat kesehatan masyarakat dengan membangun MCK baik di lingkungan sekolah maupun permukiman penduduk," kata Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Inf Adrian Siregar melalui Pasi Intel Kapten Cba Justis, Jum'at (13/04/18).

 

Ia mengatakan hingga kini masih banyak warga sekitar yang kurang memperhatikan masalah kesehatan, terutama keberadaan MCK. Oleh karena itu, program TMMD ke-101 tahun ini menyasar pembuatan MCK, sehingga diharapkan dengan dibangunnya MCK kesehatan masyarakat akan semakin baik.

 

 Kepala Sekolah SMK Budi Mulia, Taufik, M.Pd, kepada awak media mengucapkan rasa terimakasihnya kepada TNI yang telah membangun MCK di sekolahnya itu.

 

"Terima kasih sekali kepada TNI yang telah membangun MCK di rumah sekolah ini, tentunya ini sangat berguna dan bermanfaat sekali bagi kami, semoga dapat di gunakan dengan baik," ungkapnya

 

Sementara itu, meski sesekali diguyur hujan, namun hal itu sepertinya tidak menyurutkan semangat para satgas TMMD ke-101 itu untuk merampungkan pekerjaannya.

 

"Jangankan panas, hujan pun tak menyurutkan niat dan semangat para satgas untuk terus membangun dan membantu rakyat. Kami TNI akan memberikan yang terbaik bagi rakyat. Sedari awal kami menyadari bahwa kami hadir disini untuk membantu rakyat, jadi apapun halangan dan rintangan selama masih bisa dihadapi akan kami lakukan. Untuk itu ujian apapun yang kami hadapi (hujan), tidak menyurutkan semangat kami untuk terus membantu masyarakat," tambah Pasi Intel Kapten Cba Justis.

 

 Masyarakat pun mengapresiasi kinerja Prajurit TNI karena tetap semangat dalam menuntaskan pembangunan walaupun cuaca tidak bersahabat. "Ini sungguh luar biasa, bapak-bapak TNI dengan cuaca hujan, mereka tetap semangat dan melanjutkan pekerjaan tanpa kenal lelah," kata Selamat salah satu warga Desa Lintas Utara yang menerima manfaat program TMMD ke-101.(*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : bu Diana sebagai seorang penjual ikan keliling yang dia dapat dr pinggiran sungai Siak tinggal bersama suaminya Tukiran 53 th pekerjaan serabutan di jalan Pemudi RT 01/RW 04 Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki. Trio Bhabinkamtibmas didampingi Ketua Forum RTRW Darson, Ketua FKPM Payung Sekaki Wendrizal, Manager Mitsubishi Motor Arengka Triono ikut dalam kegiatan Jumat Barokah ini.

Pekanbaru,(KT) -  Ibu Diana 53 th mendapat rezeki dari Polisi Peduli Trio Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Polresta Pekanbaru, Jumat 13 April 2018. Trio Bhabinkamtibmas Polsek Payung Sekaki yaitu Bripka Subagio , Bripka Khaidir dan Bripka Waluyo berkunjung kekediaman ibu Diana dalam rangka melaksankan Program Jumat Barokah dan niat tulus hati sebagai Anggota Polri yang senantiasa membantu masyarakat yang kurang mampu.

 Ibu Diana sebagai seorang penjual ikan keliling yang dia dapat dr pinggiran sungai Siak tinggal bersama suaminya Tukiran 53 th pekerjaan serabutan di jalan Pemudi RT 01/RW 04 Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki. Trio Bhabinkamtibmas didampingi Ketua Forum RTRW Darson, Ketua FKPM Payung Sekaki Wendrizal, Manager Mitsubishi Motor Arengka Triono ikut dalam kegiatan Jumat Barokah ini.

Jumat Barokah merupakan salah satu Program dari Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH dan Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi SIK yang sudah berjalan cukup lama dan dilaksanakan oleh Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru dan juga Polsek Jajaran Polresta Pekanbaru guna mendekatkan silaturrahmi antara masyarakat dan Polri.

 Kegiatan Jumat Barokah kali ini dilaksanakan Trio Babinkamtibmas Polsek Payung Sekaki berkunjung ke kediaman ibu Diana untuk berbagi resqi guna meringankan beban lbu Diana dan keluarga. Begitu terharunya, ibu Diana dan suaminya bpk Tukiran kedatangan ketiga Mantan Anggota Brimob ini.Ibu diana mengucapkan rasa terimakasih atas perhatian dan kemurahan hati bapak2 Polisi yang mau berbabgi resqi kepada kami.

 

Kami doakan semoga Bapak Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH dan Bpk Wakapolresta AKBP Edy Sumardi SIK sukses dalam berkarir dan dimurahkan reskinya telah membuat Program Jumat Barokah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu dengan cara berbagi resqi dan membantu kaum yang tidak mampu. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Trio Babinkamtibmas Polsek Payung sekaki yang telah membantu meringankan beban kami,” Ujarnya (Roder/Ridho/hms polresta)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Alfian Kepsek SDN 021 Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Guntung,(KT) – Terkait salah seorang pelajar miskin bersekolah di SDN 021 Tagaraja Sungai Guntung Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri, Provinsi Riau yang tidak mendapatkan bantuan Kartu Indonesia Pintar,(KIP), saat ini tengah menjadi perhatian public, pasalnya ditenggarai pendataan terhadap murid oleh pihak sekolah kurang professional, karena adanya oknum pelajar yang orang tuanya bisa dikatakan mampu menerima bantuan KIP.

Kepala Sekolah SDM 021 Tagaraja, Kecamatan Kateman, Alfian ketika dikonfirmasi karimuntoday.com diruangan kerjanya, Jum'at(13/4/2018), tidak bisa menunjukan data-data murid yang menerima KIP, dengan alasan serta berdalih data tersebut berada di tangan operator sekolah, sehingga menjadi pertanyaan besar.

“ Itu data siswa/I menerima KIP datanya dengan operator sekolah, karena dia yang mengirimkan ke Dinas Pendidikan Tembilahan, kalau saya tidak ada pegang, ketika ditanya apakah tidak ada arsip di kantor bapak, Kepsek kembali mengatakan tidak ada,” Tukasnya

Ketika ditanya, kenapa salah serang murid bernama (x), anak dari saudara Sisap warga miskin tidak menerima bantuan KIP sedangkan anak oknum warga cukup mampu mendapatkan KIP, Kepsek mangatakan, Dia tidak mengetahui secara persis dan tidak terlibat lansung dalam pendataan siswa yang diusulkan untuk mendapatkan KIP, artinya, Dia hanya menerima data kongkrit lalu diserahkan ke operator, dan operator mengirimkan nama-nama siswa/I tersebut,” Pungkasnya

Ketika dikonfirmasi tentang penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah,(BOS), Kepsek mengatakan, Dana BOS yang diterimanya pada Tahun 2017 kurang lebih 81 jutaa lebih, adapun peruntukanya 15 persen untuk membayar gaji guru honorer, untuk guru pendidikanya SI, dibayarkan 350 ribu untuk satu bulan, sedangkan guru pendidikanya SLTA mendapatkan gaji,250 ribu rupiah perbulanya, sedangkan 60% untuk pembelian buku ada juga untuk membeli buku belajar para siswa sebanyak 35 orang, adapun satu orang kalau diuangkan kurang lebih 20 ribu rupiah, dan selanjutnya 20%  untuk membeli buku bahasa Indonesia dan Matematika dan buku tersebut dibagikan kepada 35 orang murid kelas I, namun, ketika diminta nama-nama murid yang menerima bantuan buku tersebut, lagi-lagi kepsek enggan memperlihatkan kepada wartawan karimuntoday.com.

Secara terpisah, Sisap orang tua wali murid yang tidak menerima KIP ketika dikonfirmasi karimuntoday.com di kediamanya mengatakan, Dia tidak menapik anaknya ada mendapatkan bantuan buku dari pihak sekolah, namun kalau Kartu Indonesia Pintar,(KIP), kedua anaknya tidak mendapatkan sama sekali,” Ujarnya Singkat (ridho)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Aswirmanto Ketua DPC LSM Clean Governance, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT) – Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM), Clean Governance Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, meminta kepada Kejaksaan Negeri Kuansing, untuk melakukan pemanggilan terhadap Kabag Umum Setda Kuansing untuk dimintai keterangan pasca ditemukan adanya SPJ Fiktip dari hasil audit BPK pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah,(LKPD), Tahun 2017 silam.

 

Hal tersebut dikatakan, Aswirmanto Ketua DPC LSM Clean Governance kepada karimuntoday.com, Jum’at.(13/3/2018), Dia sangat menyayangkan kasus korupsi di kuansing sudah masuk fase mengkwahtirkan, mulai dari petinggi dilingkungan pemkab kuansing sampai ketingkat bawah,(kabid-red) dan para staf, dan saat ini kembali ditemukan adanya SPJ Fiktip untuk biaya makan minum di Rumah Makan Bunguar Indah yang nilainya ratusan juta rupiah,temuan tersebut dari hasil audit BPK, diminta kepada kejari kuansing untuk mengusut kasus tersebut.

 

“ Kejari Kuansing diminta pro aktif terkait kasus-kasus korupsi di kabupaten kuansing, khusunya di pemerintah daerah, salah satunya agar mengusut adanya temuan BPK terkait SPJ Fiktip di Bagian Umum Setda Pemkab Kuansing yang nominalnya ratusan juta rupiah,” Pintanya

 

Ditambahkanya lagi, Dia sudah membaca dibeberapa media online, bahwa SPJ tersebut sudah diperbaiki dan tidak ada permasalahan lagi,stetmen dari Kabag Umum tersebut memperkuat adanya SPJ Fiktip yang dilakukan untuk biaya makan minum di Rumah Makan Bunguar Indah, dan sudah bisa menjadi pintu masuk bagi penyidik kejaksaan untuk melakukan penyelidikan,” Tukasnya

 

“ Dengan memperbaiki SPJ Fiktip menjadi tidak fiktip, disebabkan adanya temuan BPK, tentu sangat dramatis sekali, pasalnya, andaikata tidak menjadi temuan BPK, tentunya SPJ Fiktip tidak diketahui dan oknum pejabat tersebut sudah mendapatkan keuntungan dari hasil SPJ Fiktip tersebut, artinya, Mens Rea atau Niat Jahat dalam teori hukum pidana sudah ditemukan untuk melakukan tindak pidana korupsi,” Tutupnya (*)

 

 

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Barang bukti 936 botol mikol yang diamankan DJBC Kepri terhadap Speedboad HSC Yamaha tanpa nama, (13/04/18).

 

Karimun,(KT) - Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepulauhan Riau (Kepri) berhasil menggagalkan penyeludupan minuman alkohol dan rokok yang diangkut oleh HSC tanpa nama di perairan pulau kas oleh tim patroli BC 11022 pada hari Rabu (11/04/18) lalu.

 

Hal tersebut dibenarkan Humas BC DJBC Kepri Refly R. Silalahi, dikatakannya, ratusan minuman alkohol tersebut diangkut menggunakan HSC bermesin Yamaha 3 x 200 HP 2 Tak dari Batam menuju Kuala Enok, setelah dilakukan pemeriksaan kapal memuat 43 karung BKC MMEA yang terdiri dari MARTELL VSOP, 192 botol,BOLS 700, 120 botol,BACARDI, 108 botol,GORDON'S, 84 botol,SMIRNOFF, 108 botol,JOSE CUERVO ESPECIAL 324 botol, total keseluruhan sebanyak 936 botol, kata Refly, Jum'at,(13/04/18).

 

Dikatakannya lagi, tidak hanya minuman alkohol petugas juga mendapatkan BKC HT impor untuk kawasan khusus Batam yakni 12 karung rokok Double Happiness made in Hongkong sebanyak 115.000 batang.

 

"Kedua jenis barang illegal tersebut, yakni untuk BKC MMEA potensi kerugian negara Rp. 97.953.300, sedangkan untuk BKC HT potensi kerugian negara adalah Rp. 71.875.000, jadi total potensi kerugian negara adalah sebesar Rp. 169.828.300", terang Refly.

 

Adapun saat ini, sambungnya, untuk HSC, ABK serta muatannya sudah diamankan di Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauhan Riau (Kepri) guna pemeriksaan lebih lanjut.(DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Drs.H.Rudiyansah Kepala Dinas Pendidikan Inhil,Riau, bersama Ridho M. Wartawan karimuntoday.com.

 

Guntung,(KT) – Sedikit demi sedkit mulai terkuak proses penerimaan dana Bantuam Kartu Indonesia Pintar,(KIP), yang sebelumnya mengatakan, bahwa pihak yang melakukan pendataan untuk mendapatkan bantuan KIP adalah Pihak RT dan Kelurahan, namun, hari ini, Kadisdik Kabupaten Inhil mengatan, bahwa data penerima bantuan KIP berasal dari pihak sekolah dikirimkan secara online ke disdik.

 

Hal tersebut dikatakan,Drs.H.Rudiyansah Kepala Dinas Pendidikan Inhil,Riau  saat dikonfirmasi karimuntoday.com Jum;at,(13/4/2018),mengatakan.kalau terkait dana KIP pihak dinas pendidikan menerima data siswa dari sekolah-sekolah secara online, setelah itu diterusakan ke pusat, dan juga  kami dinas pendidikan inhil juga menerima dana KIP untuk disalurkan kembali  sekolah yang mengajukan bantuan dana KIP.

 

“ Dinas Pendidikan hanya menerima usulan nama-nama/data siswa penerima dana bantuan KIP,dari pihak sekolah, dan setelah itu data tersebut dikirimkan ke pusat, dan pihak pusat mentransfer dana tersebut ke disdik, ketika dana KIP sudah masuk kerekening, lansung di cairkan dan kami kirimkan ke sekolah yang mengajukan untuk diberikan kepada para siswa yang menerima bantuan,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Terkait adanya siswa miskin yang tidak mendapatkan dana bantuan KIP tepatnya di SDN 021 Tagaraja Sungai Guntung, dia sangat menyesalkan sekali, apalagi dia mendengar bahwasanya ada orang tua murid bisa dikatakan mampu, anaknya mendapatkan bantuan dana KIP,seharusnya itu tidak mesti terjadi, pasalnya KIP digelontorkan untuk siswa kurang mampu atau tidak mampu sama sekali, dan dia berharap kedepanya temuan seperti ini jangan sampai terjadi lagi dan benar-benar tepat sasaran,apalagi saat ini, penyaluran dana KIP dan BOS dalam pegawasan KPK, jadi harus ekstra hati-hati, agar tidak terjerat hukum,” Imbuhnya(ridho)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Temuan BPK, terkait SPJ Fiktip pada Laporan Keuangan Daerah,(LKPD), Pemkab Kuansing, Riau.

 

Taluk Kuantan,(KT) - Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, HM Saleh membenarkan adanya Surat Pertanggungjawaban (SPJ) fiktif pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2017."Memang itu fiktif. Karena kegiatannya tidak ada, ya kita ikuti saran BPK supaya membuat kegiatan yang sebenarnya," ujar Saleh, Kamis (12/4/2018) di ruang kerjanya.

 

SPJ fiktif yang dimaksud Saleh adalah biaya makan minum di RM Bunguar Indah. Berdasarkan laman GoRiau.com yang dilansir karimuntoday.com, kegiatan makan minum di rumah makan tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Dikabarkan, sang pemilik warung kaget saat BPK melakukan uji petik beberapa waktu lalu.

 

"Karena itu fiktif, SPJ-nya tidak kita pakai lagi. Kita buat yang baru. Jadi, tidak ada lagi persoalan dengan hal itu," ujar Saleh

 

Saleh mengaku tidak tahu dengan pasti kenapa ada SPJ fiktif tersebut. "Tak mungkin pula Kabag mengerjakan itu," katanya.

 

Menaggapi hal ini, Zubirman, tokoh masyarakat Kuansing, menilai sudah ada niat untuk melakukan perbuatan korupsi, walaupun SPJ tersebut sudah dibetulkan.

 

"Pembetulan itu bukan itikad baiknya, tapi karena ketahuan sama BPK. Kalau seandainya tak ketahuan, tentu tak akan dibetulkan," ujar Zubirman.

 

Zubirman menduga, banyak kegiatan fiktif pada LKPD 2017, hanya saja tidak ketahuan oleh BPK. Dengan SPJ fiktif tersebut, Zubirman menilai sudah ada percobaan korupsi.

 

"Hanya saja, BPK tidak merekomendasikan proses hukum, tapi pembinaan. Karena itu, mereka gagal melaksanakan korupsi," pungkas pegiat hukum di Kuansing ini (sumber: GoRiau.com)

Published in KARIMUN
Page 1 of 2

KALENDER BERITA

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30