humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Sunday, 15 April 2018

 Ket Photo : Tiga Penari Seksi yang tampilkan Goyang Eksotis di Engku Putri Batam Sabtu (14/4/2018/ Foto medsos)

 > Wali Kota Batam Kecewa dan Kapolresta Barelang Bertindak Cepat

BATAM, (KT) - Suguhan tiga penati erotis yang tampil dengan balutan merah dan celana pendek hitam dalam rangka pelantikan pengurus DPP Penjaga Marwah Rudi (PMR), di Lapangan Engku Putri, Batam Center, Batam, Sabtu (14/4/2018) jadi heboh. Pasalnya, salah satu rangkaian yang kegiatan tampilnya tiga penari wanita seksi banyak menarik perhatian penonton dan sempat menghebohkan masyarakat Kota Batam dan Kepulauan Riau.

 

Wali Kota Batam H. Muhammad Rudi mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. Orang nomor satu di Kota Batam yang sangat menggaungkan dan bertekad membangun kota ini sebagai 'Batam Kota Bandar Dunia Madani' mengaku tidak mengetahui adanya tarian seksi yang menghebohkan itu, di tengah acara pelantikan salah satu ormas di Kota Batam.

 

"Saya tidak tahu acara tersebut," kata HM. Rudi kepada Karimuntoday.com, Minggu (15/4/2018) siang.

 

Ketika ditanya komentar lebih jauh?, Rudi mengaku kejadian tersebut sudah dilaporkan dan diserahkan ke pihak Kepolisian untuk menanggani kejadian yang sempat menghebohkan penonton dan masyarakat kota Batam, serta bahkan menjadi viral di media sosial.

 

"Lagi ditangani Sat Intel (Satuan Intelkam Polresta Barelang)," ujar Rudi singkat yang mengaku kecewa dengan kejadian tersebut.

 

Disatu sisi, pihak kepoliian Polresta Barelang langsung bergerak cepat mengambil tindak terhadap kegiatan yang mencoreng acara pelantikan salah satu ormas di kota Batam. Saat ini, sejumlah orang yang diduga bertanggung jawab dengan kegiatan tersebut serta sederet saksi dibawa ke Mapolresta Barelang.

 

Kapolresta Barelang Kombes Hengki yang dihubungi wartawan media ini, mengaku sedang menangani kejadian tersebut. Bahkan pihak kepolisian, katanya, sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang.

 

"Sedang kita proses pemeriksaan di Polresta Barelang,"ungkap Kombes Hengki, Minggu (15/4/2018) petang.

 

Seperti diketahui, dari iklan dan banner kegiatan tersebut, diberi nama Pesta Rakyat Batam 3 R (silaturahmi, saudara dan selamanya) dalam rangka pelantikan pengurus DPP Penjaga Marwah Rudi (PMR) yang dilaksanakan Sabtu (14/4/2018) dari pukul 06.00 - 23.30 WIB, di lapangan Engku Putri, Batam Center, Batam.

 

Rangkaian kegiatan pelantikan DPP PMR diisi dengan kegiatan sosial dimulai dari, cek kesehatan gratis, donor darah dan sunatan massal. Sedangkan acara puncaknnya pesta rakyat bertabur doorprize itu dengan menghadirkan bintang tamu Moses Bradley Titan.

 

Sedangkan dalam sesi hiburan untuk memeriahkan acara juga diisi dengan kegiatan senam zumba, Sexy Bike Wash,

mandi busa dan machien show. Termasuk special performnya, hijabers fashion show, stand up comedy, country root, live music, dan freestyle motor show.

 

Sementara itu, Ketua Panitia atau penanggung jawab kegiatan Pelantikan DPP PMR Batam, hingga berita ini naik tayang, belum  memberikan konfirmasi atau keterangan resmi atas kejadian tersebut.

 

Namun yang jelas netizen, di media sosial, sempat heboh dengan komentar beraneka ragam tentang penampilan 3 penari seksi di tengah kegiatan pelantik DPP PMR tersebut. Pada umumnya, mereka mengecam kegiatan yang tidak pantas dipertontonkan bagi khalayak ramai di tengah masyarakat.

 

Tidak sedikit, yang menghujat dan menyesalkan peristiwa yang juga sempat ditonton dari berbagai kalangan yang hadir termasuk anak-anak, remaja dan dewasa. Dan begitu juga tidak sedikit yang larut menyaksikan langsung penampilan tiga penari seksi dengan goyang erotis tersebut. (helmy ridar)

 

Tarian Erotis di Pantai, Polres Jepara Tahan Panitia

 
Jepara,(KT) - Sementara itu, Kapolres Jepara, Jawa Tengah, AKBP Yudhianto Adhi Nugroho mengatakan satu orang panitia ditahan dalam kasus tarian erotis di Pantai Kartini, Jepara yang videonya beredar di media sosial.
 
Sejumlah saksi secara bertahap telah dimintai keterangan secara intensif Satuan Reserse Kriminal Polres Jepara. Tim penyidik juga memeriksa para anggota kepolisian yang saat itu bertugas berjaga di lokasi kegiatan.
 
"Sementara kami sudah tahan satu orang panitia yang bertanggung jawab mendanai dan memfasilitasi kegiatan itu. Untuk hasilnya masih dalam proses. Kami juga masih memintai keterangan anggota polisi yang pada saat itu mendapat sprint pengamanan giatnya," terang Yudhianto, Minggu (15/4), dikutip media ini dari tribunews.com.
 
Ia menjelaskan, video tidak senonoh tersebut merupakan puncak acara reuni komunitas motor yang digelar pada Sabtu (14/4/2018) siang.
 
"Jadi tarian erotis itu pas bubaran reuni komunitas di Pantai Kartini Jepara sekitar pukul 16.00 WIB. Kami akan proses sesuai dengan koridor hukum," tegas Yudhianto.
 
Menurut dia, pihaknya sangat menyayangkan insiden tersebut bisa terjadi. Panitia yang menggagas kegiatan tersebut dinilai telah melanggar aturan, karena apa yang terjadi tidak sesuai dengan izin rundown acara yang diajukan semula. Sesuai izin, acara reuni komunitas itu diikuti sekitar 100 orang, dimulai pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan dimeriahkan hiburan organ tunggal.
 
"Kami sangat sayangkan. Izinnya diramaikan dengan organ tunggal, tapi kenyataannya tidak sesuai. Kami sudah periksa sejumlah saksi," ungkapnya.
 
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta menambahkan dalam kasus ini, kepolisian akan menjerat siapa pun yang dinilai telah bersalah dengan UU Pornografi.
 
"Ini melanggar UU Pornografi. Tunggu masih dalam proses sidik," ujarnya.
 
Untuk diketahui, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah tengah mendalami kasus merebaknya video yang mempertontonkan adegan tarian erotis di pantai Kartini, Jepara.
 
Dalam video amatir yang tersebar melalui media sosial itu mengabadikan tiga orang perempuan yang hanya mengenakan bikini berjoget sensual di muka umum dengan diiringi dentuman "House Music".
 
Manajer Pantai Kartini Jepara, Joko Wahyu Sutejo, membenarkan jika tarian erotis itu digelar di pantai Kartini Jepara. Pihaknya mengaku kecolongan karena tarian erotis di luar sepengetahuan pihaknya.
 
Sebab, izin pinjam tempat yang diterimanya dua pekan lalu itu hanya menyebutkan kegiatan reuni komunitas dengann dimeriahkan hiburan organ tunggal.
 
"Kami terkejut ternyata izinnya tidak sesuai dengan yang diajukan semula. Selama ini kami melarang kegiatan berbau maksiat. Kami serahkan semuanya kepada kepolisian dan atas kejadian ini. Kami akan lebih memperketat izin dan pengawasan. Kami mohon maaf sebesar-besarnya," tegas dia. (*/helmy ridar)

 

Published in BATAM

   

 Ket Photo : Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Masyarakat Desa Nusantara Jaya serta Masyarakat Desa Kembang Mekar Sari, karena telah bahu membahu mengerjakan pembuatan jembatan beton di Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang.

 

KERITANG,(KT)  - Ringan sama dijinjing berat sama dipukul. Itulah kalimat yang pantas disematkan untuk jajaran Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Masyarakat Desa Nusantara Jaya serta Masyarakat Desa Kembang Mekar Sari, karena telah bahu membahu mengerjakan pembuatan jembatan beton di Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang.

 

Sergam yang basah dan tak jarang berbalut lumpur, sama sekali tidak membuat semangat para satgas TMMD ke-101 Kodim 0314/Inhil mengendur untuk terus mengerjakan konstruksi jembatan beton di bawah sengatan terik matahari, Sabtu (14/04/18).

 

Satgas TMMD ke-101 Kodim 0314/Inhil, Kapten Inf Sugiono mengatakan pembuatan jembatan yang memiliki panjang 56 Meter dan lebar 3 meter ini sudah mulai menunjukan peningkatan, mencapai 25% pada hari kesebelas setelah dibuka secara resmi oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil, Rudiyanto pada Rabu, (04/04/18) yang lalu. "Pada hari ke hari ke-11 ini pengerjaan jembatan beton ini sudah mencapai 25% dan kita saat ini sudah masuk ketahap pengecoran balok air," ungkap Kapten Inf Sugiono

 

Tidak hanya itu, Sugiono juga menuturkan, kerja keras dan cepat yang dilakukan para satgas TMMD tidaklah mengurangi kualitas jembatan beton yang dibangun, sering pekerjaan dilanjutkan sampai malam hari. Karena hal tersebut menurutnya merupakan bentuk komitmen dan pengabdian TNI terhadap masyarakat.

 

"Sejauh ini tidak ada kendala yang berarti, kita berharap pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu, sehingga diharapkan mampu menunjang aktifitas pertanian dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Desa. sesuai nawa cita presiden Jokowi membangun dari Desa," imbuhnya.(Ridho)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30