humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 17 April 2018

Ket Photo : SDN Kopo Elok Kota Bandung, Jawa Barat dan Kurniawan Pengurus LSM PMPR Indonesia.

 

Bandung,(KT) – Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung Melalui Dinas Pendidikan mengucurkan anggaran untuk pembangunan Sejumlah Ruang kelas baru (RKB) pada tahun 2017 lalu. Seperti pada saat Reporter media ini mengunjungi SDN Kopo Elok dimana dalam Anggaran 2017 lalu salah satu dari belasan sekolah yang mendapat Pembangunan Ruang Kelas baru. Namun sangat disayangkan kondisi bangunan SDN Kopo elok tersebut diduga tidak Sesuai dengan Gambar dan RAB yang ada dan dalam waktu dekat akan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kota Bandung.

 

Informasi yang berhasil dihimpun bahwa pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Kopo elok tersebut dengan pagu Rp.1.580.134.3312,00 dan penawaran sebesar Rp.1.498.474.000,00 oleh Tekad Mulya yang beralamat di Jl.Sritunggal No. 31 Kota Bandung. Selain Pembangunan nya diduga tidak sesuai dengan RAB dan gambar yang ada Pembangunan Sekolah tersebut sudah di Audit oleh BPK RI Perwakilan Jawa Barat. Dan dalam hasil auditnya BPK RI menemukan sejumlah Kerugian negara terkait pekerjaan yang dilakukan oleh Tekad Mulya.

 

Kepada Media ini saat dimintai Tanggapannya, Kurniawan Pengurus LSM PMPR Indonesia pada Selasa (17/04), menuturkan bahwa pembangunan Ruang kelas baru kopo elok yang dikerjakan oleh Tekad Mulya Diduga tidak sesuai Gambar dan RAB. “ Bahwa pembangunan SDN Kopo Elok yang bersumber dari APBD Kota Bandung Melalui Dinas Pendidikan diduga Tidak sesuai dengan Gambar dan RAB yang ada,Selain itu Berdasarkan Konsultasi kita di BPK RI Perwakilan Jawa Barat belum lama ini bahwa pembangunan SDN Kopo Elok tersebut telah menemukan Kerugian negara berdasarkan Audit yang telah dilakukan oleh BPK RI, Tutur Kurniawan.

 

Kemudian ditambahkan nya Bahwa dalam waktu dekat LSM PMPR Indonesia yang dipimpin oleh Rohimat/Joker Selaku Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia akan membuat pengaduan resmi ke pihak penegak hukum terkait Temuan dilapangan dan Hasil Audit BPK RI. “ Mengenai Pembangunan SDN Kopo Elok kami sudah bahas dan dalam waktu dekat akan dilaporkan ke penegak hukum,tambahnya. (KH)

Published in KARIMUN

Ket Photo : Riko Pilihantoni KUA Kecamatan Kuantan Tengah,Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

 

Kuantan Singingi,(KT)  - Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten Kuantan Singing,Provinsi Riau, mengeluhkan anggaran rutin kantor yang sangat minus, sehingga setiap bulanya, harus merogoh kocek sendiri untuk menutupi kekurangan biaya operasional.

 

Hal tersebut dikatakan, Riko Pilihantoni KUA Kecamatan Kuantan Tengah kepada karimuntoday.com,Senin,(16/4/2018), Dia menyampaikan kepada awak media tentang jumlah dana untuk operasional KUA yaitu sebanyak 3 juta perbulan di ruangan Kerjanya dan setahun Rp. 36 Juta Rupiah, angka segitu relative sangat kecil, akibatnya setiap bulan dia harus mengeluarkan uang pribadi untuk menutupi beberapa pengeluaran.

 

“  Dana untuk operasional KUA sangat minim, terkadang untuk mengeluarkan biaya-biaya seperti honor tenaga pemeliharaan kantor, internet, listrik, jamuan tamu, dan Alat Tulis Kantor (ATK) tidak cukup untuk membayar biaya tersebut,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi,  Hampir setiap bulan dia menutupi kekurangan dana operasional menggunakan uang pribadinya  dan dia juga menyampaikan bahwa selama tahun 2018 sudah 127 orang yang terdaftar menikah di KUA kecamatan Kuantan Tengah, dan tahun 2017 lalu 352 orang yang terdaftar,” Tutupnya (Lidia Ningsih)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kepsek SMP I Guntung,Halijah.S.Pd.MSi Bersama Para Majelis Guru dan Photo, Siswa Kurang Mampu ketika sedang Mengikuti Ujian.(Ridho).

 

Kateman,(KT) - .Fitriyah anak Dari Pakde Waras Wijaya warga kurang mampu serta mengalami storoke  murid SMP 1 Kateman kelurahan Bandar Sri-Gemilang Kecematan Kateman Kabupaten Inhil/Propinsi Riau tidak mendapatkan Kartu Indonesia Pintar, dan sebelumnya, salah seorang warga guntung bernama Sisap Putrinya yang bersekolah di SDN 021 Sungai Guntung juga tidak mendapatkan bantuan KIP, padahal sangat miskin.

 

Ketika Awak media lansung mengkonfirmasi ke sekolah SMP 1 Kateman pagi ini Selasa,(17/4/2018), diruangan Kepsek Halijah.S.Pd.MSI mengatakan, kalau yang bernama Fitriyah tersebut memang tidak mendapatkan Bantuan (KIP).saat awak media menanyakan kepada Kepsek apa kendala nya sampai Fitriyah Anak pakde Waras Wijaya tersebut tidak mendapatkan bantuan (KIP) tersebut.lalu kepsek SMP 1 Kateman(Halijah.S.Pd.MSi)mengatakan kami pun tak mengerti pak kenapa Fitriyah tersebut tidak dapat Bantuan (KIP) tersebut.dan lalu kepsek juga mengatakan kalau data tersebut itu dari RT dan Kelurahan katanya.

 

“ Karena surat keterangan tidak Mampu tersebut kan dari RT baru kelurahan baru dilampirkan ke sekolah kalau tak begitu mana tau kami anak tersebut mampu atau tidak mampu ungkap Kepsek tersebut kepada awak media diruangan kerjanya pagi ini Selasa(17/04/18)”

 

Dan ada juga beberapa guru saat diruangan kepsek SMP 1 Kateman mengatakan kepada karimuntoday.com.kadang kadang kita bingung juga dengan anak-anak murid kita pak.kalau ada bantuan buku atau pun tas dari sekolah dibagikan untuk anak-anak yang kurang mampu mereka tak mau ambil dan gengsi mungkin pak.padahal kita kalau bantuan buku atau pun tas disekolah SMP 1 Kateman selalu kita umumkan namun satu oarng siswa pun tidak mau mengambilnya,Ujar guru tersebut kepada awak media diruangan kepsek tersebut.

 

Mengenai Dana Bos Kepsek SMP 1 Kateman Halijah.S.Pd.MSI juga mengatakan, kalau untuk dana Bos tidak ada peruntukannya untuk murid yang kurang mampu.kalau untuk bantuan (KIP) tersebut ada 43 orang murid yang mendapatkan bantuan tersebut ungkapnya.

 

“  kita hanya Hanya menerimah data tersebut dari anak murid yang dilampirkan dari RT dan Lurah untuk surat keterangan kurang Mampu.dan setelah itu kita kirimkan data tersebut kekabupaten.urainya Dan Dia juga menyayangkan anak muridnya yang bernama Fitriyah yang duduk di bangku SMP 1 Kateman kelas 9 tersebut tidak mendapatkan bantuan (KIP) tersebut.padahal dia memang wajar mendapatkan bantuan tersebut ungkap kepsek kepada awak media pagi ini diruangan kerja nya.

 

Dan lalu kepala Sekolah SMP 1 Kateman juga membeberkan kepada awak media pagi ini.katanya ada isu tentang Fitriyah anak dari Pakde Waras Wijaya tersebut tidak bisa mengikuti Ujian.tapi nyatanya kepsek SMP 1 Kateman lansung membawa awak media untuk melihat lansung kalau anak murid kami yang bernama Fitriyah tersebut ikut Ujian seperti anak-anak yang lain kata kepsek.berarti berita isu tentang Fitriyah murid SMP 1 Kateman itu tidak ikut Ujian adalah tidak benar.

 

“ Dia sangat menyayangkan entah siapa yang menyebar issu yang tidak jelas.sehingga public tentunya berpandangan negative kepada sekolah dipimpinya, dan dia berharap dengan dilihatnya murid an.Fitriyah mengikuti ujian, semoga oknum yang menyebar issu tersebut diberikan hidayah oleh allah swt,” Katanya  

 

Terakhir dia mengatakan, Tapi kalau bantuan yang lain seperti buku ataupun tas anak murid kita bernama Fitriyah tersebut pernah mendapatkan dan diterima lansung oleh anak murid kita tersebut,  ungkapnya didampingi para guru-Guru yang lain(Ridho)  

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30