humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Monday, 09 April 2018

 

 

Ket Photo : Ahmad Sulton, Ketua KPUD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) tentang penetapan daerah pemilihan (dapil) serta jumlah alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Karimun Periode 2019-2024 yang akan diperebutkan oleh calon anggota DPRD Karimun dalam pesta demokrasi Pemilu tahun 2019 mendatang.

 

Hal tersebut dikatakan, Ahmad Sulton, Ketua KPUD Kabupaten Karimun saat dikonfirmasi Karimuntoday.com, Senin,(09/04/18) melalui pesan WhatsApp, "Iya benar, SK tentang penetapan dapil dan jumlah alokasi kursi DPRD Karimun telah diterbitkan oleh KPU RI dengan nomor surat keputusan 273/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 04 April 2018 yang lalu.

 

 Ahmad Sulton menyebut, daerah pemilihan ditetapkan sebanyak 4 (empat) dapil dan jumlah alokasi kursi sebanyak 30 kursi, yakni dapil Karimun I (Karimun-Buru) sebanyak 7 kursi, lalu dapil Karimun II (Durai-Moro) 3 kursi, kemudian dapil Karimun III (Belat-Kundur- Kundur Utara- Kundur Barat dan Ungar) 9 kursi dan terakhir dapil IV (Meral- Tebing dan Meral Barat) sebanyak 11 kursi, ungkapnya.

 

Disampaikannya, KPU Karimun akan menyampaikan keputusan penetapan dapil dan jumlah alokasi kursi terhadap stakeholder secara langsung, selain itu, hari ini KPU Karimun telah mempublish keputusan tersebut di Web resmi KPUD Kabupaten Karimun serta juga menempelkan SK tersebut di papan pengumuman KPUD Karimun di Sungai Lakam, kata Sulton menerangkan.

 

Dikatakannya lagi, untuk pemilu tahun 2019 yang akan digelar pada tanggal 17 April 2019 mendatang ada penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), sebelumnya pada pemilu tahun 2014 jumlah TPS di Kabupaten Karimun sebanyak 492 TPS, namun pada pemilu 2019 nanti estimasi jumlah TPS di Kabupaten Karimun adalah sebanyak 806 TPS, penambahan jumlah TPS disebabkan jumlah pemilih pada pemilu 2019 per TPS batas maksimalnya adalah sebanyak 300 pemilih, sedangkan pada pemilu 2014 lalu batas maksimal per TPS 500 pemilih, jelasnya.

 

 Ditambahkannya, saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Karimun agar mempersiapkan KTP elektronik atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcapil) saat petugas pemutakhiran data pemilih melakukan coklit (pencocokan dan penelitian) ke rumah, jika warga yang akan didatangi petugas tersebut berpergian, harap meninggalkan atau menitipkan salinan (fotocopy) KTP nya dirumah,” himbaunya. (DS)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kurniawan Hasibuan, Ketua DPD LSM PMPR Indonesia Prov. Sumatera Utara, Usai Melaporkan Kasus Dugaa Korupsi di Dinas PUPR Mandailing Natal, Senin (09/04).

 

Jakarta,(KT) -  Maraknya penyimpangan di  Instansi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia di daerah salah satunya di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, dilaporkan oleh DPP LSM PMPR Indonesia Ke sejumlah penegak hukum di pusat jakarta.

 

Adapun yang menjadi temuan seperti di daerah Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Salah satu  Penyimpangan yang dilaporkan tersebut berada di dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kabupaten mandailing, yakni’ terkait pembangunan jalan dan jembatan yang menggunakan APBD Kabupaten Mandailing Natal tahun 2017.

 

Salah satu Angggaran Proyek dilaporkan menggunakan APBD Provinsi Sumatera utara yang diposkan di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi sumut yakni sejumlah pembangunan jalan dan jembatan tahun anggaran 2016-2017 yang diduga lari dari RAB. Tidak hanya disitu saja Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara yakni pembangunan tanggul penahan banjir dan bronjong sungai di kabupaten mandailing natal tahun anggaran 2016-2017 ikut dilaporkan.

 

Laporan tersebut tidak hanya di Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Republik indonesia melainkan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Mabes Polri juga dilaporkan hal tersebut dikatakan, Kurniawan Hasibuan Ketua DPD LSM PMPR Indonesia Prov. Sumatera Utara kepada media ini pada Senin (09/04), usai penyerahan berkas di KPK menerangkan bahwa dirinya berharap agar Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Prov Sumut, Bupati Mandailing Natal dan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mandailing natal agar segera diperiksa terkait dugaan korupsi di sejumlah kegiatan fisik di sumatera utara.

 

" Hari ini kita sudah menyampaikan temuan kita terkait kegiatan fisik di lingkungan Dinas pekerjaan umum Kabupaten mandailing natal,Dinas Sumber daya Air Prov. Sumut dan Bina Marga sumut,” sebutnya.

 

Ditambahkanya juga, Dia berharap dengan dilaporkanya sejumlah kasus dugaan korupsi ke KPK untuk segera memanggil dan Memeriksa Gubernur Sumatera utara beserta Kadis Sumber daya air dan Kadis Bina Marga Prov. Sumut, dan Bupati Kabupaten Mandailing Natal beserta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mandailing Natal," Ujarnya (roder)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kondisi Ruas Jalan Menuju Objek Wisata Pantai Senyum Masih Jalan Setapak.

 

Guntung,(KT) -  Tak kenal makanya tak sayang.kalau belum pernah melihat lansung dan berkunjungk ketempat destinasi objek wisata yang selalu Ramai dikunjungi setiap harinya mulai dari orang tua dan anak anak serta para Remaja, yakni objek wisata pantai senyum terletak diparit 2 sungai guntung tepatnya tidak jauh dari Kawasan PT.Oscar Investama kelurahan Bandar Sri-Gemilang kecematan Kateman kabupaten Inhil/Propinsi Riau.

 

 Namun sangat disayangkan keberadaan objek wisata tersebut belum terlihat  didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai,pasalnya ruas jalan menuju bjek wisata tersebut kondisinya masih sangat memprihatinkan, sehingga sejumlah obyek wisata di sungai Guntung diparit 2 Pantai Senyum.itu belum mampu menarik perhatian para pelancong dengan jumlah yang besar.

 

Sehingga Pantai senyum yang diterletak dibagian utara Kelurahan Bandar Sri-Gemilang, Kecamatan Kateman. Obyek wisata ini hanya mengandalkan keindahan pemandangan yang cukup luas dan ditambah dengan pepohonan. Sementara fasilitas pendukung, seperti tempat duduk, toilet dan tempat berteduh sangat minim,tentu sangat disayangkan sekali karena apabila dikelola dengan baik tentunya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah,(PAD).

 

 Kepada karimuntoday.com Salah seorang  pengunjung sebut saja namanya, ,Andro mengatakan,Obyek wisata pantai senyum terlihat belum mampu menarik perhatian pengunjung lantaran tidak didukung oleh fasilitas yang memadai. "Setiap pengunjung yang datang selalu menyayangkan karna belum ada tempat yang layak untuk bersantai dengan keluarga seperti pondok - pondok warung dan tempat istirahat yang dikelola oleh masyarakat setempat.

 

 Seharusnya dibangun sarana yang memadai, seperti tempat berteduh dan lainya,". Menurut Andro, minimnya fasilitas penunjang menyebabkan para peminat pantai senyum belum terlalu ramai dikunjungi masyarakat, padahal kalau di kelola dengan maksimal,tidak menutup kemungkinan pantai senyum akan ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar guntung, maupun dari daerah lain.

 

“ Untuk menikmati liburan, saat hari Minggu, Andro bersama keluarganya harus membawa tikar dan tenda untuk berteduh. "Fasilitasnya memang sangat kurang, sehingga sebagian pengunjung yang datang merasa masih kurang nyaman.sangatlah sayang kalau pantai tersebut tidak dikelola dengan baik.” ungkapnya Andro.

 

Ditambahkanya lagi, Terlebih Lagi akses jalan menuju lokasi pantai senyum masih jalan setapak apabila diterpa hujan kondisinya agak becek, akibatnya masyarakat tentu agak merasa enggan untuk datang ke pantai senyum, selayaknya pemerintah kabupaten melalui Dinas Pariwisata untuk melirik objek wisata tersebut, agar dapat menjadi ikon wisata di kabupaten Indragiri hilir, dengan cara melakukan pembenahan serta fasilitas memadai, untuk menunjang agar masyarakat mengunjungi objek wisata tersebut merasa nyaman,” Pinta Andro

 

Dari pantauan karimuntoday.com di lokasi objek wiasata pantai senyum terlihat para pengunjung cukup ramai, berkisar 60 orang, tetapi andaikata dilengkapi dengan fasilitas cukup lengkap, tentunya minat masyarakat untuk berkunjung ke pantai tersebut semakin banyak, dan tidak menutup kemungkinan akan menambah pundi-pundi PAD. (Ridho)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq menyerahakan Piala Bergilir MTQ kepada Camat Meral Barat Monalisa didampingi Wabub Anwar Hasyim, Kakanwil Kemenag Kepri dan Anggota DPR RI Dapil Kepri Ria Dwi Latifah, (08/04/18).

 

Karimun,(KT) - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke X Kabupaten Karimun yang diselenggarakan di Lapangan Sepak Bola Beram Kelurahan Alai Kecamatan Ungar dari tanggal 4-8 April 2018 usai digelar, perhelatan MTQ Se-Kabupaten Karimun tersebut resmi ditutup Bupati Karimun H. Aunur Rafiq Minggu malam,(08/04/18).

 

 Dari 12 Kecamatan yang mengikuti, Kecamatan Meral Barat keluar menjadi juara umum MTQ X Kabupaten Karimun tahun 2018 dengan nilai 43 poin, total perolehan poin tersebut adalah dari hasil juara I sebanyak 6 nilai 30, juara II sebanyak 4 nilai 12, dan juara III sebanyak 1 nilai 1, sedangkan perolehan poin dibawah Kecamatan Meral Barat diikuti Moro dengan 31 poin, kemudian tuan rumah Ungar 29 poin, Meral 25 poin, Kundur 22 poin, Buru 19 poin, Karimun 17 poin, Tebing 16 poin, Durai 13 poin, Kundur Utara 12 poin, Belat 11 poin dan Kundur Barat 8 poin, kata Dewan Hakim membacakan pengumuman.

 

 Dengan hasil tersebut, menjadikan Kecamatan Meral Barat meraih dua kali berturut-turut menyandang gelar juara umum, karena pada perhelatan MTQ IX tahun 2017 lalu juga diraih Kecamatan Meral Barat, dengan demikian, Meral Barar berhak memboyong piala tetap dan piala bergilir Bupati Karimun, kedua piala tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Karimun H. Aunur Rafiq dan Wakil Bupati H. Anwar Hasyim kepada Camat Meral Barat, Monalisa.

 

Dalam kesempatan itu Bupati Karimun, Aunur Rafiq menilai perhelatan MTQ kali ini berjalan dengan lancar dan sukses, Alhamdulillah, mulai dari pelantikan dewan hakim, pawai taaruf, perlombaan hingga malam ini MTQ Kabupaten Karimun yang Ke- X resmi kita tutup berjalan dengan lancar dan sukses, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan MTQ yang menjadi agenda tahunan kita ini, lebih khusus saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan ungar, tutur Rafiq dalam sambutannya.

 

 Rafiq menyebut, Kecamatan Ungar telah membuktikan diri bahwa ia mampu menjadi tuan rumah serta juga menjadi tuan rumah yang baik, awalnya kita kurang yakin, namun sampai penutupan kecamatan Ungar menunjukkan hasil yang positif, dan untuk tahun depan, berdasarkan hasil dari Rakerda LPTQ, ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ Yang Ke-XI tahun 2019 adalah Kecamatan Karimun, semoga nanti lebih sukses dari ini, tukasnya. (DS)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30