humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: May 2018

 

Ket Photo : Kapolsek Meral, AKP. Hadi Sucipto beserta Ibu Ketua Bhayangkari Memberikan Takjil kepada Salah Seorang Pengendara Sepeda Motor yang Melintas.(f/johanes tambunan).

Karimun,(KT) - Dalam rangka menyambut bulan puasa Polsek Kecamatan Meral,Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, membagi - bagikan 100 bungkus Takjil kepada pengendara yang melintas  di depan  Kantor Polsek Meral .

Hal tersebut dikatakan,Kapolsek Meral, AKP. Hadi Sucipto kepada Karimuntoday.com Kamis,(31/5/2018), Ya’ kami membagikan 100 bungkus takjil kepada pengendara motor maupun mobil yang melintas di areal  Kantor Polsek Meral,

Adapun  pembagian Takjil ini akan terus berlanjut selama bulan suci rahmadhan disamping memberikan kepada para pengendara yang melintas kami juga memberikan takjil kerumah warga yang kurang mampu di wilayah hukumPolsek Meral "ungkapnya

Ditambahkanya lagi, Selain itu juga memasuki Hari Raya Idul Fitri kami melakukan pengamanan terutama dipelabuhan Roro , karena saat ini pos pengamanan telah disiapkan dan  juga  Polsek Meral menyediakan tempat penitipan kendaraan roda dua bagi masyarakat yang hendak bepergian keluar daerah atau pulang kampung,” Tutupnya (*)

Penulis    : Johanes Tambunan

Editor     : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Khairul Ikhsan Chaniago, Aktivis Anti Korupsi di Riau.

Kuansing,(KT) - Polres Kuansing didesak untuk segera menuntaskan dugaan Korupsi dana rekening listrik pemkab Kuansing desember 2016. Desakan ini disampaikan aktivis Riau, putra asli Kuansing, Khairul Ikhsan Chaniago, S.Sos, sebab penanganan dugaan kasus korupsi dana listrik pemkab Kuansing desember 2016 tersebut terkesan berjalan lamban selama ini.

“Penanganan kasus dugaan korupsi dana listrik pemkab Kuansing desember 2016 oleh pihak tipikor Polres Kuansing berjalan sangat lamban, bisa dikatakan macam gerakan siput, untuk itu kita mendesak Polres Kuansing untuk secepatnya mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkaran pemkab Kuansing ini," kata Khairul, Kamis (31/05/2018).

Menurut Khairul Ikhsan Chaniago, aktivis yang biasa dipanggil dengan KIC ini, penegak hukum jangan lamban menuntaskan kasus ini, karena masyarakat Kuansing memantau perkembangan kasus ini, jadi bila pihak Polres sudah menemukan bukti kerugian negara agar jangan ragu-ragu untuk menetapkan tersangka.

 “Kasus ini kan sudah lama, jadi aneh saja sudah selama ini prosesnya masih di tahap audit, kok bisa selamban itu ya, hal-hal semacam ini saya kira yang membuat kepercayaan masyarakat berkurang terhadap supremasi hukum di negeri jalur, jadi kita ingin penegak hukum untuk secepatnya tuntaskan kasus ini, jangan berleha-leha diatas rasa keprihatinan masyarakat, jangan ada istilah ragu-ragu dan menunda-nunda menetapkan tersangka,” ujar Khairul.

Ditambahkan KIC, bila memang tingkat Polres agak kesulitan menuntaskan kasus dugaan korupsi rekening listrik pemkab Kuansing desember 2016 ini, ada baiknya kasus ini diserahkan saja ke tingkat Polda Riau. "Jadi begini ya, kita juga memahami mungkin di tingkat Polres ada keterbatasan dalam perangkat penyelidikan, mempertimbangkan hal-hal lain juga mungkin, karena kabar yang saya dengar kasus ini diduga melibatkan Bupati, jadi ya kita harap maklumlah,

“ Mana ada sejarahnya di Kuansing seorang Bupati dipanggil Polres karena dugaan korupsi,” sebut Khairul Lebih lanjut Khairul menjelaskan, karena kasus ini diduga melibatkan Bupati, jadi sudah seharusnya kasus ini diserahkan ke Polda Riau. “Jadi jelas ya, dimanapun kasus ini ditangani, prinsifnya bagaimana kasus ini cepat tuntas, biar tidak ada lagi opini liar dan saling curiga dikalangan masyarakat, jadi ya limpahkan saja ke Polda Riau, kita semua harus sportif ya, maksud saya berbicara seperti ini juga tidak lain agar pengusutan kasus dugaan korupsi dana listrik pemkab Kuansing desember 2016 tersebut tidak mandeg dan dapat ditangani dengan baik, cepat dan profesional,” Tutupnya.(*)

Penulis    : Roder

Editor     : Helmy Ridar

Published in KARIMUN
 
Ket Foto : Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang dengan menggunakan alat beras memusnahkan barang bukti minumas keras (beralkohol) di Mapolres Bintan, di Tanjung Uban, kemarin. foto istimewa.

BINTAN, (KT)
- Polres Bintan bersama sejumlah pejabat daerah di kabupaten Bintan, secara bersama-sama melakukan pemusnahan barang bukti (BB) ribuan minuman berakholol (miras) hasil tangkapan aparat Polres Bintan, di depan ruangan Satuan Reserse Kriminal Mapolres Bintan, di Tanjung Uban, Rabu (30/5/2018) siang.
"Kemarin kita melakukan pemusnahan barang bukti (BB) minuman beralkohol (miras) yang diawali dengan pembacaan penetapan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang dan kemudian BB Miras itu kita hancurkan/digiling dengan menggunakan alat berat,"kata Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang kepada Karimun Today.Com, Kamis (31/5/2018).

Pemusnahan barang bukti Miras ini dipimpin Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, didampingi Asisten I Pemkab Bintan Ismail, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Haryo Nugroho, Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan, Kantor Kesbangpol Linmas Kabupaten Bintan Syamsuri dan Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadjar, 

"Adapun BB miras dari berbagai merek yang dimusnahkan sesuai dengan Laporan Polisi (LP) A Nomor:14/III/2018/Kepri/ ResBintan/Polsek Bintan Timur pada tanggal 06 Maret 2018,"ujarnya.

Dijelaskannya, miras yang dimusnahkan tersebut terdiri dari 155 kantong plastik/pcs minuman beralkohol merk grey goose,
8 pcs merk Glenfiddich, 49 pcs merk Galliano, 4 pcs merk Vaccari, 198 pcs merk Bol's,99 pcs merk Hendricks, 81 pcs merk Jose Cuervo, 29 pcs merk Cointreau.

Selain itu, ada juga minuman beralkohol Martel 61 pcs, minuman beralkohol 99 merk Black Label, 9 merk Empire dan 9 pcs merk Glenmorange serta 24 pcs minuman beralkohol merk Red Label. Total barang bukti  yang dimusnahkan sebanyak ribuan botol minuman beralkohol.  

"Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di depan kantor Satuan Reskrim Polres Bintan dengan diawali pemecahan botol miras pertama yang dilakukan oleh Kapolres Bintan selanjutnya pemusnahan dilakukan dengan cara menggiling menggunakan alat berat,"ungkapnya. (*/helmy ridar).



editor : helmy ridar 
Published in TANJUNGPINANG

Ket Fhoto : Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang didampingi Kasat Reserse Narkoba Polres Bintan AKP Joko Purnawanto saat ekspose pengungkapan tindak pidana kasus narkotika jenis sabu di Mapolres Bintan, kemarin. foto dok polres.

BINTAN, (KT) -  Satuan Reserse Narkoba Polres Bintan berhasil meringkus tiga orang pria, tersangka tindak pidana narkotika di sejumlah lokasi berbeda. Dalam operasi pekat tersebut, aparat kepolisian Polres Bintan, berhasil menemukan 3 KG sabu. Selanjutnya tersangka beserta barang bukti (BB) diamankan di Mako Polres Bintan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengakui keberhasilan anggotanya di satuan Reserse Narkoba Polres Bintan ini merupakan hasil kerja keras dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bintan. 

"Kita telah berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 3 Kg dari tangan tiga tersangka, pada hari Sabtu, tanggal 26 Mei lalu sekitar pukul 22.00 WIB (malam),"kata AKBP Boy Herlambang kepada Karimun Today. Com, Kamis (31/5/2018).

Dijelaskannya, barang bukti (BB) Narkoba jenis sabu itu rencananya akan dibawa ke Madura, Jawa Timur oleh ketiga tersangka diamankan. Namun belum empat dibawa ke daerah tujuan, personil dari satuan reserse narkoba Polres Bintan berhasil meringkus tiga tersangka di Wisma Nusantara, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

"Pengungkapan tindak pidana narkotika kali ini bertepatan dengan kegiatan Operasi Pekat yang sedang dilaksanakan personil Polres Bintan. Di sebuah Wisma daerah Kijang, pengakuan ketiga tersangka yang kita amakan, narkotika ini akan mereka bawa ke Madura, Jawa Rimur,"ujar pria melati dua dipundak, yang akrab disapa Boy tersebut.

Boy mengatakan dalam pengungkapan kasus tindak pidana narkotika ini, dari tangan ketiga tersangka, Imam Safi'i, Marsidi alias Edi Sayyedi dan Sukron alin kron Bin Daki, ditemukan barang bukti (BB) berupa 3 paket besar Sabu +/- 3 Kg, 1 Kotak Minyak Goreng, 11 Bungkus Kerupuk, 6 HP, Uang Tunai Rp1.600.000, 2 Tabungan BCA dan 1 ATM. (*/helmy ridar)


editor : helmy ridar
Published in TANJUNGPINANG
 
 Ket Photo : Pasca Kebakaran KMP PARAY rute Pelabuhan Jagoh Singkep - Penarik Lingga, kemarin petang. Hari ini, tim kemenhub akan tinjau kondisi kapal tersebut. foto dok roro jagoh
  
LINGGA, (KT) - Musibah kebakaran menimpa sebuah kapal roro KMP Paray yang selama ini melayani rute Pelabuhan Jagoh, di Pulau Singkep - Pelabuhan Penarik, di Pulau Lingga, kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, hangus terbakar, Rabu (30/5/2018) senja atau bertepatan 14 Ramadhan 1439 H. Api diduga berasal dari salah satu bagian kursi penumpang sehingga merambat dengan cepat ke semua bagian kursi penumpang.

Pihak ASDP diminta mengambil langkap cepat dan tepat mendatangkan penggantinya agar tak terlalu lama terganggu penyeberangan angkutan kenderaan, barang dan orang di kabupaten Lingga, apalagi salam suasana menjelang lebaran. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, namun kondisi kapal penyeberangan itu dalam kondisi rusak parah akibat kebakaran hebat tersebut.

Begitu api mulai membesar, tim SAR yang stand bye di Pulau Penuba, tepatnya berseberangan dengan lokasi kebakaran, langsung bergerak cepat ke tempat kejadian, untuk membantu petugas pemadam kebakaran yang datang dari Dabo Singkep, berjarak sekitar 27 KM. Upaya pemadaman juga dibantu warga setempat, petugas kepolisian dan ABK kapal KMP Sembilang yang kebetulan sedang sandar di pelabuhan yang sama, Jagoh, Singkep. 

Sementara itu, Harun Abdul Gani, mengomentari kebakaran kapal roro KPM Paray yang melayani rute Jagoh - Penarik meminta kepada pemerintah pusat dan daerah untuk intopeksi diri untuk melakukan antisipasi-antisipasi kedepannya sebelum terjadi. Selain itu, ia meminta pemerintah untuk segera mengganti kapal roro yang sudah tergolong dimakan usia tersebut.

"Pemerintah daerah dan pusat harus intropeksi diri (atas kebakaran) ini, untung kejadian kemarin petang itu terjadi saat merapat di pelabuhan (Jagoh). Coba kalau di tengah laut, macam kapal KM Tampo Mas yang terbakar dulu, mungkin bisa buat penumpang panik dan tentunya tidak kemungkinan akan ada korban jiwa. Ganti baru, tak layar berlayar lagi,"kata kader Partai Gerindra Lingga yang berencana maju sebagai Caleg dari Dapil Singkep tahun 2019.

Kebakaran tersebut membuat kapal yang setiap harinya melayani rute Jagoh (Dabo) - Penarik (Daik) tersebut tidak dapat beroperasi untuk sementara waktu. Meskipun terbakar dibagian atas, kondisi mesin kapal masih dalam kondisi baik karena api tidak sampai menjalar kebagian mesin. Dan saat kapal terbakar beberapa Anak Buah Kapal (ABK) juga sedang tidak berada di dalam kapal, sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Menurut Kapten KMP Paray Surono, kobaran api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh beberapa petugas di pelabuhan roro dan dibantu dengan kapal KMP Sembilang yang kebetulan sedang sandar ditempat yang sama. Kapal penyeberangan penumpang ini memiliki mesin 162 GT (Gross Tonnage) dengan panjang keseluruhan 31 (Loa), dugaan sementara api menjalar dan membesar dengan cepat karena sebagian besar bahan kursi adalah benda-benda yang mudah terbakar seperti plastik dan karet. 

"Api berhasil dipadamkan dengan cepat dengan bantuan mesin pemadam dari KMP Sembilang, dan masyarakat sekitar, penyebab pastinya nanti akan ada tim yang mengecek.Api berasal dari salah satu bagian kursi penumpang dan merambat dengan cepat kesemua bagian kursi penumpang,"ujarnya, dilansir Karimun Today dari Antara.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga Yusrizal melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat Novrizal mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait khususnya Kementerian Perhubungan untuk menangani masalah kapal tersebut. Dan pada hari ini tim dari Kementerian Perhubungan akan turun langsung, untuk mengecek penyebab kebakaran bagian lantai dua kapal tersebut.

Selain itu, dia mengaku juga telah berkoordinasi dengan pihak PT. ASDP Ferry Indonesia untuk mengganti kapal yang baru, hal ini bertujuan untuk mengantisipasi tingginya arus mudik dan arus balik saat libur panjang anak sekolah yang bertepatan dengan libur Idulfitri. Pihak PT. ASDP Ferry Indonesia mengatakan akan mempertimbangkan hal tersebut.

"Kami ingin permasalahan ini segera dicarikan solusinya, karena saat ini arus penumpang mulai padat, padahal roro Tanjungpinang - Dabo Singkep juga baru selesai docking, malah ada masalah baru ini (kebakaran),"pungkasnya. (*/helmy ridar)

editor : helmy ridar

 

Published in LINGGA

Ket Photo : Peserta acara Pembinaan Desa Wisata di Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri.

Lingga, (KT) - Dalam rangka memajukan  Wisata di wilayah Kepri Dinas Pariwisata kepulauan Riau mengadakan pelatihan terhadap masyarakat Desa Wisatawan yang ada di Kabupaten Lingga di Hotel Lingga Pesona Kamis 30/5/2018.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lingga, Raja Fakhrurrazi membuka langsung acara ini. R.Farurrazi dalam sambutannya mengajak semua Masyarakat Kabupaten Lingga agar turut berperan demi kemajuan semua Objek wisata yang ada di Lingga Kepri Khususnya.

Raja Fakhrurrazi juga mengharapkan kepada Dinas Pariwisata Provinsi Kepri agar, memberikan perhatian Khusus terhadap Kabupaten Lingga demi kemajuan objek wisata yang ada di kabupaten Lingga.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili Oleh Kabit Destinasi menyampaikan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri siapa membantu apa-apa kebutuhan di Desa Wisata Yang ada Di Lingga," ucapnya.

Peserta acara ini berasal dari  Desa Wisata di Kabupaten Lingga.seperti Desa Mepar, Desa Resun,Desa Benan Desa Panggak Darat dan Kelurahan Pancur.tamapak juga hadir di acara ini Kepala Desa Benan Ma.at kepala Desa Mepar Kamran Lurah Pancur Shelfi dan dan ketua BPD Mepar Kandar.(rs)

Penulis    : Rusli

Editor      : Helmy Ridar

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Kapal Isap Pasir Laut Milik Subcon PT Grace Rich Marine yang Hendak Melakukan Pendalaman Alur serta Reklamasi. Rabu,(30/5/2018), (f.fr).

 

Karimun,(KT) – Kurang lebih 50 orang masyarakat Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri turun kembali untuk melakukan pelarangan terhadap Kapal Isap Pasir Laut Subcon PT Grace Rich Marine bergerak dibidang galangan kapal,(shipyard), yang hendak melakukan pengerukan pasir laut di wilayah alur serta reklamasi pantai,niat masyarakat tersebut terhenti ketika para pihak sudah di hubungi via telp termasuk kasi gamat dan diterima langsung juga oleh Kapolsek meral di lapangan serta berdialog dengan masyarakat serta meminta pihak Syahbandar agar kapal-kapal isap pasir laut tersebut dihentikan aktivitasnya dan menjahui lokasi penggalian pasir laut di alur, dan Alhamdulillah setelah di hubungi dan di saksikan oleh kapolsek di lapangan, kapal-kapal isap pasir laut tersebut menghentikan kegiatanya.

 

Hal tersebut dikatakan, Iwan Gondrong salah seorang Koordinator Peduli Lingkungan Karimun,(Pelingkar), kepada karimuntoday.com, Rabu,(30/5/2018). Ya’ tadi sekitar pukul, 10.00 wib kami mendapatkan informasi bahwa kapal-kapal isap pasir laut yang melakukan kegiatan kembali di wilayah perairan telaga tujuh jumlah kapal angkut ada 2 tongkang sedang melakukan kegiatan penggalian material pasir laut di untuk di pakai sebagai material reklamasi kepentingan PT Grace Rich Marine yang nekad kembali beroperasi, mendapat informasi tersebut kami secara spontan lansung menuju pesisir pantai dan kami melihat kapal-kapal isap pasir laut tersebut sedang beroperasi, selang berapa lama ketika kami hendak pergi ke lokasi dimana kapal tersebut beroperasi bapak kapolsek karimun datang ketempat dimana kami berkumpul, dan bapak kapolsek menyarankan agar kami jangan turun ke lokasi tersebut, dan kami meminta agar bapak kapolsek menghubungi para stake holder dan pihak syahbandar untuk mengentikan aktivitas kapal isap tersebut, dan Alhamdulillah setelah di hubungi pihak syahbandar oleh bapak kapolsek kapal-kapal tersebut menghentikan aktivitasnya, dan setelah itu kami membubarkan diri.

 

“ Ya’ tadi puluhan masyarakat berasal dari telaga tujuh dan sungai pasir, akan mendatangi kapal isap pasir laut tersebut, namun tidak jadi karena bapak kapolsek karimun keburu datang dan meminta agar kami tidak kelokasi, dan kami menyanggupinya dan kami meminta agar bapak kapolsek mau menghubungi pihak syahbandar KSOP, agar mengentikan aktivitas kapal isap tersebut, dan Alhamdulillah setelah dihubungi bapak kapolsek kapal isap tersebut lansung menghentikan aktivitasnya,” Tukas Iwan

 

Ket Photo : Iwan Gondrong, Koordinator Pelingkar bersama Masyarakat dan Kapolsek Karimun. Rabu,(30/5/2018).

 

Ditambahkanya lagi, Dalam waktu dekat masyarakat yang tergabung dalam Peduli Lingkungan Karimun akan melakukan aksi demo atas penolakan keberadaan kapal isap tersebut untuk melakukan pendalaman alur serta reklamasi, dan sebelum melakukan aksi kami nantinya akan melayangkan surat pemberitahuan kepada polres karimun dan tentunya kami berharap agar surat pemberitahuan kami tersebut di terima oleh bapak kapolres karimun serta kami juga akan meminta tanda bukti pelaporan yang sampai hari ini belum kami terima dari pihak kepolisian sebagai bukti kami sudah melaporkan secara resmi karena sebagai laporan untuk jenjang yang lebih tinggi akan kami bawa masalah ini ,” Pintanya

 

Secara terpisah, Edi C Lummawie Manajemen PT Grace Rich Marine sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya pelarangan kapal isap pasir laut milik subcon PT Grace Rich Marine oleh masyarakat karimun untuk melakukan aktivitas pendalaman alur untuk kepentingan reklamasi belum dapat dimintai konfirmasinya walaupun beberapa kali dihubungi via hpnya tidak mengangkat dan ketika di sms belum memberikan jawaban. (*)

 

Penulis : lh

Ediotr : Indra Helmy

Published in KARIMUN
 
Ket Photo : Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq.

KARIMUN, (KT) - Kebijakan pimpinan daerah Kabupaten Karimun, dalam memberikan tunjangan hari raya (THR) bagi pegawai honorer dan ASN dilingkungan Pemerintah kabupaten Karimun patut diacungkan jempol. Tenaga honorer akan menerima THR atau gaji 13, seperti halnya ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota Bumi Berazam ini. Pemkab Karimun menganggarkan dana sebesar Rp43 Miliar.

Bukan tidak beralasan, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan anggaran yang dialokasi untuk pembayaran THR tersebut, bukanlah sebagai sebuah beban dari pemerintah daerah. Disamping kewajiban THR itu, sudah menjadi hak dari seluruh pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun honorer.
  
"Seluruh pegawai akan mendapatkan THR atau gaji 13 termasuk tenaga honor dan tenaga insentif seluruhnya akan kita berikan. Sebab Peraturan Pemerintah (PP)nya sudah ditandatangani dan kita tinggal mengikuti itu (Aturan)," kata Rafiq ketika dikonfirmasi KARIMUN TODAY.COM, melalui telepon selularnya, Rabu (30/5/2018).

Menurut orang nomor satu di kabupaten Karimun ini, ada sekitar 7000 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer di lingkungan Pemerintah kabupaten Karimun. Untuk merealisasikan THR tersebut, yang dibayarkan pada pekan pertama Juni ini, pemerintah kabupaten Karimun, mengalokasikan anggaran yang harus dikeluarkan mencapai Rp43 Miliar .

"Ada sebanyak 7000 lebih ASN dan pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun akan mendapat THR atau Gaji 13. Nanti dibagikan melalui sistem non tunai atau ditransfer melalui rekening masing-masing,"ujanya.(*/helmy ridar).

Rafif berharap dengan diberikannya THR kepada Honorer dan ASN di Karimun, semoga bermamfaat bagi yang menerima dan daerah agar kedepan kabupaten Karimun semakin maju dan berkembang serta dapat meningkatkan pendapat dari berbagai sumber untuk kelangsungan pembangunan di Kabupaten Karimun. 

"Semoga dengan diberikannya THR mereka mendoakan daerah kita ini (Karimun) semakin baik dan semakin bisa membangun serta meningkatkan kinerja masing-masing,"pungkasnya. (*/helmy ridar)


editor : helmy ridar

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo :  Menurut Pengamat Ekonomi Riau Trian Zulhadi .

 

Kuansing,(KT) - Menurut Pengamat Ekonomi Riau Trian Zulhadi disela sela kesibukanya menyelsaikan disertasi doktor bidang ekonomi pembangunan di UNPAD kepada karimuntoday selasa 29 Mei 2018 Rencana pemerintah Jokowi Jk memberikan THR dan gaji ke 13 kepada PNS.TNI.Polri.Pensiun hanyalah hal biasa biasa saja tidak ada yang aneh dalam hal ini.

 

Pasalnya dari dulu sebelum reformasi dan sesudah reformasi THR juga sudah ada cuma dahulunya THR diberikan oleh instansi ybs. Perusahaan ybs dan besarnya juga bisa bervariasi dan memang gaji ke 13 hadir pada zaman Megawati. Nah berbicara hal THR dan gaji ke 13 bila dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi secara makro akan mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga di kuartal II-2018.

 

Secara nasional, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2018 sebesar 5,06%, sedangkan konsumsi rumah tangga hanya 4,95%. Tentu dengan jumlah PNS mencapai 4 juta orang diharapkan akan mendorong konsumsi rumah tangga di angka 5,2% pada kuartal II-2018.

 

Sementara di Riau pada triwulan I ini ekonomi tumbuh 2.91 % dengan penggerak utama adalah pengeluaran konsumsi Rumah tangga 11.25. Nah dengan adanya THR dan gaji 13 Pada triwulan II ini ekonomi tumbuh diatas 3 %. Karena PNS di Riau akan membelanjakan uang THR dan gaji ke 13 terutama pada sektor retail makanan pakaian dan minuman.

 

Tapi harus ingat april 2018 inflasi riau 0,19 persen, di mana inflasi tahun kalender (Januari - April 2018) 1,04 persen, dan Inflasi Year on Year (April 2018 terhadap April 2017) 3,63 persen. Di perkirakan pada Mei dan Juni 2018 akan terjadi kenaikan harga yang tersebar cukup merata di semua lini komoditas.

 

Kelompok bahan makanan mengalami kondisi inflasi yang tertinggi karena kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri. Nah apa yg harus dilakukan pemerintah daerah dalam hal ini tim pemantauan dan pengendalian inflasi baik di provinsi dan didaerah perlu bersinergi untuk menjaga pasokan kebutuhan masyarakat selama ramadhan agar tetap berjalan

kondusif.

 

Menurut hemat saya secara politik THR dan gaji ke 13 bisa menaikkan popularitas pemerintahan sekarang karena

tahun 2019 bertetapan dengan tahun politik.. tetapi juga bisa menurunkan popularitas pemerintahan karena selama pemerintahan sekarang tidak ada kenaikan gaji pns tutupnya.(rr)

 

Penulis  : Roder

Editor    : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Irwan Prayitno Meninjau Kesiapan Sembilan Bahan Pokok serta Memantau Harga Bahan Pangan saat Ramadhan 1439 H.Selasa,(29/5/2018) di Pasar Raya Padang.

 

Padang,(KT) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Irwan Prayitno Selasa siang (29/5/2018), melakukan peninjauan ke Pasar Raya Padang dalam rangka meninjau kesiapan sembilan bahan pokok serta memantau harga bahan pangan saat ramadhan 1439 H.

 

Dalam pantauan tersebut Gubernur mengatakan bahwa pada pertengahan Ramadan ini, harga bahan pangan sangat stabil. Menurut Irwan Prayitno, stabilnya harga pangan di pasaran karena stok yang mencukupi. Terlebih sebelum Ramadhan, pemerintah bersama pihak terkait selalu menggelar koordinasi guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan ke pasaran.

 

“Tak ada yang perlu dikhawatirkan. Beras, gula pasir, minyak goreng, bawang, daging sapi, semua stabil. Daging ayam dan cabai merah justru harganya turun. Ini semua karena stok yang masuk ke pasar tidak kekurangan. Dengan demikian, kendati permintaan meningkat, harga tetap stabil,” ungkapnya ketika meninjau harga pangan di Pasar Raya Padang bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar Endy Dwi Tjahjono, serta Kepala Bulog Sumbar Suharto Djabar, dan Pjs Wali Kota Padang Alwis.

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BI Sumbar, Endy Dwi Tjahjono mengatakan, kondisi harga pangan di pasaran saat ini sesuai dengan target dari program Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Endy optimis, inflasi Ramadan tahun 2018 tak jauh beda dengan inflasi tahun 2017, berada di bawah angka 1 persen.

 

“Kalau prediksi kami, bisa mengulang kesuksesan capaian inflasi Ramadan pada 2017 lalu. Kira-kira di angka 0,3% - 0,4%,” ucapnya. (Sumber hms pemprov sumbar jasman Tulisan zulfahmi)

 

Editor  : Helmy Ridar

Published in KARIMUN
Page 1 of 12

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31