humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: May 2018

 

Ket Photo : Andi Acok Ketua Dewan Pimpinan Cabang Patriot Nasional (PATRON), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) – Dewan Pimpinan Cabang Patriot Nasional (PATRON), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri mendukung apabila bupati karimun menutup aktivitas penambangan pasir laut untuk reklamasi pantai dengan modus pendalaman alur dilakukan oleh PT Grace Rich Marine di Perairan Kecamatan Meral Karimun.

 

Hal tersebut dikatakan, Andi Acok Ketua DPC Patron Karimun, kepada karimuntoday.com Kamis,(24/5/2018), Ya’ dia sangat setuju apabila bupati karimun menutup aktivitas penambangan pasir yang matrailnya diperuntukan untuk reklamasi perusahaan PT Grace Rich Marine berdasarkan recomendasi dari DPRD Karimun, pasalnya dia melihat dengan adanya, pendalaman alur serta penambangan pasir laut tersebut sangat berdampak kepada ekosistem serta biota laut dan terjadinya abrasi pantai.

 

“ Itu’ coba dilihat kelapangan, akibat penambangan pasir laut, bebatuan sudah terlihat, bahkan tiang-tiang rumah warga dipesisir pantai sebelumnya tidak terlihat sekarang sudah Nampak, bahkan beberapa lokasi sudah abrasi, dan juga informasi didapat perusahaan tersebut belum memiliki Izin Usaha Pertambangan,(IUP), artinya, secara jentel Patron mendukung apabila bupati karimun menutup aktivitas reklamasi tersebut,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, DPC Patron Karimun pada hakikatnya sangat mendukung dengan adanya investasi di kabupaten karimun, tetapi pihak perusahaan harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh UU, serta tidak merugikan masyarakat sekitar, serta tidak menimbulkan dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat dan daerah,” Tutupnya (*)

 

Penulis     : Johanes Tambunan

Editor       : Helmy Ridar

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Terlihat Masyarakat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri di Atas Kapal Isap Pasir Laut di Perairan Kecamatan Meral,Selasa,(22/5/2018), Malam.

 

Karimun,(KT) – Ratusan Masyarakat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri tadi malam,Selasa,(22/5/2018) sekitar pukul,21.00 wib, mendatangi kapal isap pasir laut di kelurahan sungai raya, kecamatan tebing, kabupaten karimun, provinsi kepri, masuk kedatangan masyarakat tersebut untuk menghentikan aktivitas penambangan pasir laut yang diperuntukan untuk reklamasi pantai PT Grace Rich Marine.

 

Ary salah seorang masyarakat karimun yang ikut serta mendatangi kapal isap pasir laut kepada karimuntoday.com Rabu,(23/5/2018), mengatakan,Ya’ sekitar ratusan masyarakat yang berasal dari kolong, sungai pasir serta Peduli Lingkungan Karimun,(Pelingkar), mendatangi kapal isap pasir laut yang melakukan aktivitas untuk reklamasi di PT Grace Rich Marine di Keluarahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, adapun tujuan kedatangan ratusan masyarakat tersebut untuk menghentikan aktivitas kegiatan kapal tersebut, karena disenyalir perusahaan PT Grace Rich Marine belum mengantongi Izin Usaha Pertambangan,(IUP).

 

“ Ya’ tadi malam kami masyarakat dari kolong, sungai pasir dan Pelingkar bertolak dari pelabuhan rakyat kolong menuju kapal isap pasir laut yang melakukan penambangan pasir diperuntukan untuk reklamasi perusahaan PT Grace Rich Marine, dan sesampainya kami di kapal isap ternyata kapal tersebut tidak beroperasi dan kami hanya mendapatkan dokumen yang dikeluarkan KSOP terkait olah gerak kapal,KM. Gunung Mas 88, tetapi tidak menemukan dokumen muat matrial,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Selain itu juga kami menemukan adanya pekerja asing disenyalir dari tiongkok yang tidak bisa berbahasa Indonesia, dan kami ketika itu menyarakankan kepada kapten kapal isap pasir laut untuk menghentikan aktivitasnya, setelah ada kesepakatan kamipun segera beranjak meninggalkan kapal tersebut,” Ujarnya

 

Secara terpisah, Iwan Kurniawan Koordinator Pelingkar,(Peduli Lingkungan Karimun), kepada karimuntoday.com Rabu,(23/5/2018), mengatakan, Ya’ tadi siang dia bersama beberapa masyarakat kecamatan meral mendatangi Kantor Agen Kapal yang diberikan izin oleh KSOP untuk mempertanyakan apakah mereka memiliki dokumen muat, pasalnya di dokumen oleh gerak kapal hanya ada jurnal, seharusnya mereka juga memiliki dokumen muat, untuk mengetahui berapa ton kubik setiap harinya mereka menambang pasir untuk diangkut ke pesisir pantai yang diperuntukan untuk reklamasi PT Grace Rich Marine, ternyata pihak agen tidak mengantongi dokumen maut tersebut,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Cipto Agen Pelayaran Kapal Gunung Mas 88 yang bernaung di bawah CV Cuaca Marina Servicatama ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Rabu,(24/5/2018), di Kantornya mengatakan, Ya’ kami hanya sebatas agen pelayaran dan kami hanya memiliki dokumen oleh gerak kapal, atas nama, KM Gunung Mas 88, dan kami memang benar tidak memiliki dokumen muat, mengenai adanya tenaga kerja asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia kami tidak mengetahuinya, berkemungkinan itu kapal isap bukan berasal dari agen pelayaran kami,” Ungkapnya Singkat

 

 

Edy Lumawi General Manager PT Grace Rich Marine ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Rabu,(24/5/2018), via Hp selularnya sebanyak tiga kali terdengar nada tidak aktip, dan sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait ratusan masyarakat karimun menggeruduk kapal isap pasir laut yang diperuntukan untuk reklamasi perusahaanya belum dapat dimintai tanggapan.(*)

 

 

Penulis    : lh

Editor      : Helmy Ridar

Published in PERISTIWA
 

ket Foto : Laksamana Madya Siwi Sukma Adji dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (23/5/2018) siang ini. Danjen Akmil ini menggantikan Laksamana Ade Supandi yang akan memasuki masa pensiun 1 Juni mendatang. foto net/helmy ridar

JAKARTA,(KT)
- Presiden Joko Widodo akan melantik Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/5/2018) siang ini. Laksdya TNI Siwi Sukma Adji akan menggantikan Laksamana Ade Supandi yang memasuki masa pensiun, 1 Juni mendatang. Perwira tinggi yang sebentar lagi akan menyandang bintang 4 di pundak itu, saat ini menjabat sebagai Komandan Jenderal Akademi Militer (TNI). Sebelumnya, pria asal Cimahi, Jawat Barat ini juga pernah menjabat Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI. "Betul, perwira tinggi TNI AL yang akan dilantik sebagai KSAL adalah Laksdya TNI Siwi Sukma Adji. Pelantikan akan dilaksanakan di Istana Negara, pukul 11. 00 WIB," jawab Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo saat dikonfirmasi, tadi pagi. Siapakah Siwi yang namanya tiba-tiba?, ia merupakan Pria yang lahir 14 Mei 1962 di Kota Cimahi, Jawa Barat. Merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut pada 1985. Siwi kemudian memulai kariernya sebagai perwira bahari di Kapal Perang Indonesia OWA-354 dan dilanjutkan menjabat Kepala Departemen Operasi Kapal Perang Indonesia Untung Suropati-372. Selain itu, ia sempat beberapa kali mengomandoi Kapal Perang Indonesia, yakni KRI STS-376 dan KRI Nala. Ia juga beberapa kali menjabat sebagai Komandan Pelabuhan TNI Angkatan Laut, yakni Komandan Lanal Pontianak dan Komandan Komando Armada TNI AL Bagian Timur. Maka tak heran, saat meraih dua bintang di pundaknya, Siwi dipercaya untuk menjabat Panglima Komando Armada TNI AL Bagian Barat. Terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksma Gig Jonias Mozes Sipasulta membenarkan rencana pelantikan ini. "Iya betul, di Istana Negara," kata Gigs saat dikonfirmasi, Selasa (22/5/2018) malam. Sebelumnya juga sudah beredar undangan pelantikan dari Kementerian Sekretariat Negara untuk Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji. Namun, Gig menolak untuk mengonfirmasi kebenaran undangan tersebut. Ia masih menutup mulut rapat-rapat terkait sosok yang akan dilantik Jokowi sebagai KSAL. "Tunggu langsung saat pelantikan saja,"ujarnya. Kepala Staf TNI-AL (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi akan memasuki masa pensiun dari TNI pada 1 Juni mendatang. Sebelumnya, pada 19 April lalu, Ade Supandi sempat menemui Jokowi di Istana untuk melapor bahwa ia akan segera pensiun dari TNI. Dalam kesempatan itu, ia juga turut melaporkan kepada Jokowi mengenai apa saja yang sudah ia kerjakan selama memimpin TNI AL selama ini. Ade juga tidak membantah dalam pertemuan itu, bahwa dirinya memberi masukan soal siapa perwira tinggi AL yang dinilai layak untuk menggantikan posisinya sebagai petinggi TNI-AL. (*/helmy) sumber : kompas
Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : H. Aunur Rafiq Bupati Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) – Bupati Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri akan mempelajari dulu Surat Recomendasi dari DPRD Karimun terkait permintaan untuk melakukan penutupan terhadap aktivitas perusahaan PT Grace Rich Marine, dan juga surat tersebut belum saya terima dan dibaca karena katanya baru kemarin dikirim ke kantor bupati.

 

Hal tersebut dikatakan, H. Aunur Rafiq Bupati Karimun ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Rabu,(23/5/2018) Via Hp selularnya,” Ya nanti kalau surat recomendasi tersebut sudah saya terima akan saya pelajari dulu, isinya, setelah itu baru saya mengambil keputusan, apakah peruahaan tersebut ditutup akitivitasnya atau tidak, jadi tunggu saja berita selanjutnya.

 

“ Surat Recomendasi dari DPRD Karimun, bukankah baru kemarin dikirim ke kantor bupati, jadi saya belum menerima dan membacanya, apabila sudah saya baca, saya akan mengambil keputusan yang tepat,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat menahan diri untuk mengambil suatu keputusan terhadap PT Grace Rich Marine, kita harus menjaga iklim investasi serta menjaga agar karimun tetap aman dan kondusif, karena sebagai kepala daerah dia bertanggung jawab semua yang terjadi di wilayahnya, dan tentunya tidak terlepas dari  dukungan dari masyarakat serta Instansi Vertikal lainya,” Tutup Bupati (*)

 

Penulis    : lh

Editor      : Helmy Ridar

Published in PERISTIWA

 

Ket foto : Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Gusti Raizal Eka Putra, saat ekspose pertumbuhan ekonomi Kepri saat acara berbuka puasa bersama di Hotel Radisson, Batam, kemarin. foto dok

 

BATAM, (KT) -Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Gusti Raizal Eka Putra, mengatakan Realisasi tunda bayar pemerintah daerah membantu tingkatkan angka pertumbuhan ekonomi triwulan I 2018. Ini disampaikannya dalam Penjelasan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Kepri.

 

Sedangkan, untuk pertumbuhan ekonomi Kepri 2018, diperkirakan tumbuh menguat pada kisaran 3,6-4,0 persen dengan inflasi diperkirakan berada di kisaran target 3,5+/-1 persen. Kalau kwartal kedua baik, kemungkinan kwartal ketiga nanti juga membaik.

 

“Berdasarkan hasil FGD (focus group discussion), pertumbuhan konsumsi pemerintah dipengaruhi oleh tunda bayar proyek APBD triwulan IV-2017 yang dibayarkan triwulan I-2018,” kata Gusti, sebelum acara berbuka puasa bersama, di Hotel Radisson, Sukajadi Batam, kemarin.

 

Dijelaskannya, konsumsi pemerintah di triwulan I 2018 ini tumbuh menguat 9,00 persen (year on year/yoy). Pertumbuhan ini lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 3,01 persen (yoy). Faktor lain yang mempengaruhi peningkatan konsumsi pemerintah yakni realisasi APBN (tanpa belanja modal) sebesar 13,66 persen, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu sebesar 10,74 persen.

 

"Serta realisasi Belanja Pemda (tanpa belanja modal) tercatat sebesar 9,94 persen dari total anggaran, lebih tinggi dari triwulan IV-2017 sebesar 8,59 persen dari total anggaran. BI Kepri mencatat pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan I 2018 sebesar 4,47 persen (yoy), lebih tinggi dibanding pertumbuhan triwulan sebelumnya, 2,57 persen (yoy). Namun masih lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi nasional, 5,06 persen (yoy),"ujarnya.

 

Menurutnya, perekonomian nasional memang tumbuh 5,06 persen. Tapi melambat dibanding periode sebelumnya, 5,19 persen. Sumatera juga melambat.

 

Pada triwulan IV 2017 ekonomi tumbuh 4,43 persen. Sedangkan pada triwulan I 2018 tumbuh 4,37 persen. Sementara Kepri tumbuh positif dari 2,57 persen di triwulan IV 2017 menjadi 4,47 persen di triwulan I 2018 ini.

 

"Pertumbuhan ekonomi Kepri ini tak hanya didorong konsumsi pemerintah. Dari sisi permintaan, dorongan positif juga dipengaruhi oleh perbaikan kinerja investasi. Kinerja investasi meningkat 6,49 persen. Investasi bangunan tumbuh menguat sebesar 6,05 persen (yoy) dibanding triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,96 persen (yoy).

 

Sedangkan investasi non bangunan, jelas dia, tumbuh sebesar 5,35 persen (yoy), naik cukup signifikan dibanding triwulan sebelumnya yang terkontraksi 3,34 persen (yoy).

 

“Sementara dari sisi penawaran, pertumbuhan ekonomi Kepri didorong oleh industri pengolahan, konstruksi, dan pertambangan,” ungkapnya.

 

Lebih jauh dipaparkannya, Kinerja sektor industri mengalami pertumbuhan 4,43 persen (yoy), pertumbuhan ini terutama ditopang oleh pertumbuhan produksi kapal dan struktur terapung lainnya, serta produk besi baja. Sejalan dengan meningkatnya realisasi pertumbuhan investasi bangunan, sektor konstruksi juga tumbuh 5,08 persen (yoy) dari terkontraksi 0,18 persen (yoy) triwulan sebelumnya.

 

"Pertumbuhan juga dicatat oleh sektor pertambangan. Hal ini dipengaruhi oleh tren kenaikan harga minya dan gas bumi serta relaksasi ekspor bauksit. Sektor perdagangan tumbuh sebesar 5,84 persen (yoy), dipengaruhi oleh tingginya tingkat kunjungan wisatawan mancanegara pada triwulan laporan.

 

Kunjungan wisman disebutkan tumbuh 27,27 persen (yoy) dibanding triwulan lalu 17,23 persen (yoy),"bebernya.

 

“Untuk pertumbuhan ekonomi Kepri 2018, diperkirakan tumbuh menguat pada kisaran 3,6-4,0 persen dengan inflasi diperkirakan berada di kisaran target 3,5+/-1 persen. Kalau kwartal kedua baik, kemungkinan kwartal ketiga nanti juga membaik,” ujarnya.(r/helmy ridar)

 

editor : helmy ridar

sumber : mediacenter

Published in PERISTIWA

  

Ket Photo : Bakti Lubis Wakil Ketua DPRD Karimun (f.ko).

 

Karimun,(KT) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,(DPRD), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri hari ini melayangkan surat recomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, untuk melakukan penutupan aktivitas PT Grace Rich Marine sampai batas waktu yang belum ditentukan.

 

Hal tersebut dikatakan, Bakti Lubis Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karimun kepada karimuntoday.com Selasa,(22/5/2018), Ya’ Hari ini melalui Sekwan kita telah memberitahukan agar surat recomendasi permintaan agar ditutupnya aktivitas PT Grace Rich Marine agar dikirimkan ke Pemerintah Kabupaten Karimun, C/q. Bupati Karimun, berdasarkan hasil keputusan hearing dilakukan kemarin Senin (21/5/2018), dihadiri oleh beberapa OPD dan Tokoh masyarakat serta unsure pemuda dan elemen masyarakat.

 

“ Kemarin ketika dilakukan hearing dengan beberapa stakeholder, Ketua Komisi III beserta Anggota, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan elemen masayarakat disepakati untuk melakukan penutupan aktivitas perusahaan tersebut, dan Hari ini melalui Sekwan kita telah memberitahukan agar surat recomendasi permintaan agar ditutupnya aktivitas PT Grace Rich Marine agar dikirimkan ke Pemerintah Kabupaten Karimun, C/q. Bupati Karimun,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Disamping hari ini mengirimkan surat recomendasi kepada pemerintah daerah karimun, DPRD juga mengirimkan surat kepada Instansi yang memberikan izin kepada PT Grace Rich Marine terkait adanya dugaan penyalahgunaan izin dilakukan oleh perusahaan tersebut dan tidak menutup kemungkinan pemberi izin akan kita panggil apabila nantinya pansus dibentuk, dan dia mewakili DPRD Karimun, mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan,” tutupnya (*)

 

Penulis    : lh

Editor      : Helmy Ridar

Published in PERISTIWA
 
ket foto : Bupati Lingga Alias Wello menjelaskan kondisi Sumber daya alam (SDA) Lingga kepada Kepala Staf Kepresiden Jenderal Purn Moeldoko, saat berkunjung ke Lingga, kemarin. (foto ady indra prawennari).

LINGGA,(KT) -  Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan, salah satu faktor penting untuk memastikan layak tidaknya pengembangan sektor pertanian di suatu daerah adalah sumber daya air (SDA). Lingga sudah memiliki semuanya. Selain tanahnya subur, sumber daya airnya melimpah. Baik dari air terjun, maupun dari kolam - kolam bekas tambang timah," bebernya.

Ia menyakini Kabupaten Lingga yang berada di ujung paling selatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mampu mengatasi ketergantungan impor buah - buahan di wilayah Batam, Bintan dan Karimun.

"Saya yakin, dalam waktu empat tahun ke depan, Lingga sudah mampu mengatasi ketergantungan impor buah - buahan di Kepri, khususnya di Batam, Bintan dan Karimun," kata Moeldoko kepada wartawan di Batam, Selasa (22/5/2018).

Keyakinan Mantan Panglima TNI ini menguat setelah melihat langsung pertumbuhan tanaman buah - buahan yang dikembangkan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kepri, Alias Wello di daerah Tanah Putih, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga.

Selama berada di kabupaten berjuluk Bunda Tanah Melayu itu, Moeldoko menyempatkan diri menggelar ramah tamah dengan masyarakat setempat. Acara ramah tamah yang diberi nama "Kantor Staf Presiden (KSP) Mendengar" itu, disambut antusias masyarakat Lingga untuk menyampaikan uneg-unegnya.

"Tidak semua aspirasi masyarakat bisa langsung disampaikan kepada Presiden. Karena itu, saya membuat program KSP mendengar. Melalui program ini, KSP akan menampung aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada Presiden," katanya.

Sementara itu, salah seorang pengusaha Kepri, Ady Indra Prawennari yang digandeng Bupati Lingga Alias Wello dalam memajukan sektor pertanian dan perkebunan di kabupaten Lingga optimis dan punya keyakinan yang tinggi atas terobosan Bupati Lingga tersebut.

"Lahannya cukup luas (Lingga), posisinya sangat strategis karena berdekatan pasar potensial, yakni Singapura dan Malaysia,"ungkap Ady Indra Pawennari, Selasa (22/5/2018). (r/helmy ridar).



editor : helmy ridar

 

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Surat Dukungan Penghentian Kegiatan Pendalaman Alur dan Reklamasi Lingkungan Pantai.

 

Karimun,(KT) – Masyarakat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri bersama Peduli Lingkungan Karimun menyambut baik hasil hearing dilakukan oleh DPRD Karimun kemarin yang mengambil keputusan akan merecomendasikan kepada bapak bupati karimun,serta penegak hukum, agar melakukan penutupan aktivitas PT Grace Rich Marine yang tengah melakuan pendalaman alur serta reklamasi, pasalnya masyarakat menemukan beberapa kejanggalan terkait periizinan dimiliki oleh perusahaan tersebut.

 

Hal itu dikatakan, Iwan Kurniawan Koordinator Pelingkar kepada karimuntoday.com Selasa,(22/5/2018), di Areal Complek Padi Mas Karimun,” Ya’ kemarin kita sudah menghadiri hearing bersama Wakil Ketua DPRD Bakti Lubis serta Ketua Komisi III Rasno, OPD serta Tokoh Masyarakat, Pemuda dan elemen masyarakat, dan pada intinya kami mendukung kebijakan diambil DPRD untuk merecomendasikan kepada pemerintah daerah untuk menutup aktivitas perusahaan tersebut dan juge merecomendasikan kepengak hukum terkait adanya dugaan unsure pidana dilakukan oleh pihak perusahaan.

 

“ Itu’ Surat dukungan kami berikan kepada Tokoh Masyarakat Karimun,Bapak Raja Usman dan Hadimi untuk diberikan kepada DPRD sebelum dilakukan hearing dilaksanakan, pasalnya kami melihat banyak kejanggalan terkait pelaksanaan pendalaman alur serta reklamasi dilakukan oleh perusahaan tersebut yang bertentangan dengan UU serta aturan yang ada, sehingga kami mengambil kesimpulan, untuk sementara waktu aktivitas perusahaan tersebut dihentikan, pasalnya pihak perusahaan juga tidak mampu memperlihatkan seluruh dokumen dimilikinya,” Tutur Iwan Gondrong Panggilan Akrabnya

 

Ket Photo : Sebahgian Surat Dukungan dari Masyarakat sekaligus Membubuhi Tanda Tangan.

 

Ditambahkanya lagi,Sebagai Wadah Peduli Lingkungan Karimun,(PELINGKAR), tentunya kami tidak mau kecolongan terkait dampak dilakukan pendalaman alur serta reklamasi oleh perusahaan tersebut,apabila belum melalui proses pengkajian analisis dampak lingkungan, karena nantinya akan merusak ekosistem serta lingkungan sekitar dan biota laut, artinya, andaikata perusahaan tersebut memiliki izin, namun, dampak dari lingkungan yang ditimbulkan harus diperhatikan dan juga  izin diberikan harus dilakukan pengkajian terlebih dahulu oleh pihak pemberi izin,” Tukasnya

 

“ Pendalaman Alur serta Reklamasi pantai yang dilakukan perusahaan galangan kapal tanpa ada izin jelas menyalahi aturan,sehingga pihak yang bertanggung jawab dalam masalah lingkungan adalah para instansi teknis (stakeholder), mulai dari daerah sampai pusat,” Tutupnya (*)

 

Penulis   : lh

Editor     : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kantor Bupati Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Taluk Kuantan,(KT) – Mantan Bendahara Setda Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau saat ini kondisinya terlilit dengan hutang yang harus dibayarkanya ke pihak ketiga adapun piutang tersebut ketika dia menjabat sebagi bendahara umum setda pemkab kuansing  sebesar kurang lebih tiga milyar termasuk uang pribadinya.

Doni Mantan Bendahara Umum Setda Kuansing kepada karimuntoday.com Senin,(21/5/2018), Via Hp selularnya mengatakan, Pada Tahun 2016 kala itu masuk dalam masa transisi kasda kosong, sehingga untuk keperluan setda kuansing dia harus meminjam uang kepada pihak ketiga, itupun atas persetujuan Sekretaris Daerah,(Sekda-red), semua itu dilakukan demi lancarnya roda pemerintahan bahkan untuk membiayai keperluan dipemerintahan dia tidak sungkan menggadaikan SKnya di Bank, bahkan menggadaikan Rumah Pribadinya, namun,celakanya ketika dia di copot dari jabatanya sebagai bendahara umum setda kuansing, uang yang dipinjamnya untuk keperluan pemerintah daerah tidak dibayarkan oleh Bendahara yang baru menggantikan dirinya.

“ Itu’ uang yang dipinjam olehnya kepada pihak ketiga bukan untuk kepentingan pribadinya, tetapi demi kelancaran roda pemerintahan pemkab kuansing kala itu, bayangkan saja, ketika itu Kasda Kosong, kepala daerah, maupun wakil kepala daerah hendak pergi kemana-mana, sebagai bendahara tentunya dia mencari inisiatif untuk mencari uang, itupun atas persetujuan setda,” Tukasnya

Ditambahkanya lagi, Dalam hal ini dia bukan untuk membela diri, tetapi dia hanya hendak meluruskan pemberitaan selama ini, di media maupun di sosmed yang cukup ramai dibincangkan terkait bupati kuansing menggunakan anggaran listrik,semua itu tidak benar, yang benar adalah uang yang dipergunakan oleh Bupati Kuansing maupun Wakil Bupati Kuansing dan Setda adalah uang dari hasil dia meminjam kepada pihak ketiga serta uang pribadinya yang dia dapat dengan menggadaikan SKnya serta Rumahnya dan itu juga sudah dia jelaskan ketika dirinya dipanggil oleh Penyidik Tipidkor Polres Kuansing.

“ Rabu ini dia akan menghadap bupati kuansing, untuk membicarakan terkait uang milik pihak ketiga serta uang pribadinya yang  terpakai sebanyak 450 juta untuk keperluan pemerintah kabupaten kala itu, dan tentunya dia berharap agar uang tersebut diganti, pasalnya, uang tersebut bersumber dari menggadaikan SKnya dan Rumah Pribadinya dan perlu diketahui sampai saat ini gaji yang diterimanya akibat meminjam uang di bank sangat minus dan tentunya sangat berdampak kepada ekonominya dirumah tangga,” tutupnya

Secara terpisah, Zubirman SH Praktisi Hukum di kuansing kepada karimuntoday.com Senin,(21/5/2018) mengatakan, Permasalahan ini yang dia ketahui sudah sampai ke polres kuansing bahkan sudah beberapa orang dimintai keterangan, andaikata dalam penyelidikan pihak kepolisian tidak ditemukan adanya dugaan penyelewengan hendaknya di ekspos ke publik dan begitu juga apabila ditemukan adanya penyimpangan diberitahukan juga ke masyarakat sudah sejauhmana hasil dari penyelidikan tersebut, atau sudah ditingkatkan ke penyidikan, sehingga masyarakat akan mengetahui perkembangan hasil dari pemeriksaan tersebut, " Pintanya (*)

Penulis   : lh/roder

Editor   : Helmy Ridar

 

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Lingga, H.Alias Wello mendampingi Jenderal Purn. DR.Moeldoko  Kepala Staf Kepresidenan RI  Pertemuan bersama Masyarakat Kabupaten Lingga berlangsung di Gedung Nasional Dabo (Senin 22/5/2018) lalu.

Lingga, (KT) - Jenderal Purn. DR.Moeldoko  Kepala Staf Kepresidenan RI  Pertemuan bersama Masyarakat Kabupaten Lingga berlangsung di Gedung Nasional Dabo (Senin 22/5/2018)lalu.

 Moeldoko dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Lingga yang telah menyambut kedatangannya dengan antusias

Dalam kesempatan ini di mengatakan, saya berkewajiban memajukan lingga mempercepat pertumbuhan ekonomi oleh karena itu saya sempatkan berkunjung kesini melihat hasil kunjungan saya yang pertama dulu yaitu tentang penanaman kebun percontohan di pasir putih Dabok saya mau tinjau langsung ke sana hari ini..

“ saya berharap Lingga nantinya bisa menghasilkan buah-buahan yang bisa di pasarkan di Bintan dan di Batam itu harapan saya .dia juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat Lingga agar ber sabar yang mana sawah yang kita ceta belom berhasil ini semua butuh waktu,”  ucapnya .

Acara ini di hadiri Bupati Lingga, H.Alias Wello dan Wakil Bupati Lingga, M.Nizar tampak juga Sekda Lingga Juramadi Esram dan semua Kepala  OPD yang ada di lingkungan Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri.

Dalam sesi Dialok H.Musfar selaku tokoh masyarakat Lingga mempertanyakan tentang Mahalnya harga sembako dan BBM di Kabupaten Lingga .muspar menuntut mana janji pemerintah tentang harga BBM seragam dan sembako murah.bahkan di lingga BBM mecapi 10.000 rupiah per Liter begitu juga sembako semakin hari semakin mahal sehingga masyarakat kami semakin susah, ujarnya.

Jendral Moeldoko Menjawab pertanyaan H.Musfar”  nanti saya akan sampai kan pada rapat terbatas bersama Presiden mengenai keluhan masyarakat Lingga tentang  Mahalnya BBM. kalau masalah sembako biasanya itu diatur melalui pasarnya daerah kota setempat,”  tutupnya.(Rs)

Penulis   : Rusli

 

Editor      : Helmy Ridar

Published in LINGGA
Page 1 of 9

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31