humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Saturday, 12 May 2018

 

Ket Photo : Agus Ramadhan Wakil Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia,(LAMI), Provinsi Kepri,

 

Lingga,(KT) – Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri di hebohkan dengan adanya tudingan dari oknum yang tidak bertanggung jawab disalah satu media online yang mengatakan, bahwa Kepala Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat meminta potongan uang sebesar 1 juta  sebagai uang pengalihan lahan ke bupati lingga, hal tersebut dibantah dengan keras oleh Kepala Desa Marok Tua.

 

Hal tersebut di katakan, Agus Ramadhan Wakil Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia ,(LAMI), Provinsi Kepri, kepada karimuntoday.com Sabtu,(12/5/2018),Ya’ tadi dia sudah menghubungi Kepala Desa Marok Tua,(Udin-red), terkait adanya pemberitaan disalah satu media online yang menulis adanya aliran uang 1 juta rupiah kepada bupati lingga, H. Alias Wello, terkait sebagai uang pengalihan lahan ke bupati, dan Udin Kepala Desa Marok Tua membantah dengan Keras, bahwa dia tidak pernah memberikan uang kepada Bupati Lingga sebesar 1 juta per surat tanah, tudingan itu tidak benar dan fitnah.

 

“ Udin Kepala Desa Marok Tua membantah dengan keras bahwa dia tidak pernah memberikan uang 1 juta per surat sebagai uang pengalihan lahan kepada bupati lingga, bahkan tadi siang dia sudah berkonsultasi dengan pihak polsek singkep barat, dan tidak menutup kemungkinan dia akan melaporkan oknum-oknum yang menudingnya dengan laporan pencemaran nama baik ke polsek singkep barat,” tukasnya kata, Agus Ramadhan

 

Ditambahkanya lagi, Kepada Agus Ramadhan Kepala Desa Marok Tua mengatakan, bahwasanya surat tanah yang di keluarkanya masih berada dalam kawasan PT DBS (Kuasa Pertambangan), bukan Tanah Negara seperti yang hebohkan, oleh sebab itu, tidak ada uang 1 juta untuk bupati lingga seperti di sangkakan oleh oknum-oknum tersebut,” Tukasnya kepada Agus Ramadhan

 

Secara terpisah, Bupati Lingga, H.Alias Wello sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya tudingan bahwa dirinya mendapatkan aliran dana 1 juta rupiah sebagai uang pengalihan lahan oleh kepala desa marok tua seperti yang dikatakan warga Dusun Tanjung Paku, belum dapat dimintai tanggapanya (*)

 

Penulis   : lh/rs/am

Editor     : Helmy Ridar

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Khairul Ikshan Chaniago salah seorang Mahasiswa di Riau yang Terkenal Vokal.

 

Kuansing,(KT) – Beberapa bulan terakhir di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau pemberitaan terkait illegal logging mulai tidak terdengar lagi, disebabkan sawmill-sawmil di Kecamatan Kuantan Mudik sudah di Tutup oleh Polres Kuansing, dan saat ini kasus illegal logging mulai mencuat lokasinya di Kecamatan Hulu Kuantan Desa Kelelawar diminta kepada Dirkrimsus Polda Riau untuk turun lansung kelokasi tersebut untuk merazia serta melakukan penutupan.

 

Hal tersebut dikatakan, Khairul Ikshan Chaniago salah seorang Mahasiswa di Riau kepada karimuntoday.com Sabtu,(12/5/2018), Ya’ Dia mendengar aktivitas illegal logging kembali marak di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, padahal sebelumnya tidak terdengar lagi adanya illegal logging di kuansing, pasalnya beberapa sawmill yang ada di kecamatan lubuk jambi sudah tidak beroperasi lagi, pasca ditutup oleh Polres Kuansing, karena tidak memiliki izin dan kayunya disenyalir berasal dari hutan lindung, dan sekarang muncul illegal logging di Kecamatan Hulu Kuantan tepatnya di Desa Kelelawar oleh sebab itu diminta kepada bapak Kapolda Riau untuk menurunkan Tim Dirkrimsus Polda Riau untuk turun lansung dimana terjadinya tindak pidana illegal logging.

 

“ Diharapkan kepada Bapak Kapolda Riau agar menurunkan Tim Dirkrimsusnya ke Kecamatan Hulu Kuantan tepatnya di Desa Kellelawar,dari informasi didapat ada kegiatan illegal logging,(penembangan), kayu, dan terlepas dari pantauan penegek hukum di kabupaten kuansing, artinya, butuh penegak hukum dari polda untuk membasminya,” Pinta Khairul

 

Ditambahkanya lagi, Desa Kalelawar dalah sebuah Desa yang bisa dikatakan sangat kecil di Kecamatan Hulu Kuantan, selayaknya, apapun kegiatan di desa tersebut tentunya cepat terpantau oleh penegak hukum yang ada di kabupaten kaunsing, namun, kenyataanya, kegiatan illegal logging  tersebut sampai saat ini tetap berlanjut, dan dia menduga ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab mengambil keuntungan dari kegiatan illegal tersebut, oleh sebab itu butuh penegak hukum dari polda riau untuk melakukan penegakan hukum, agar aktivitas tersebut bisa dihentikan,” Tukasnya

 

Secara terpisah, Irjen Pol Drs.Nandang Kapolda Riau ketika dimintai tanggapanya terkait kembali maraknya illegal logging di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu,(12/5/2018), mengatakan, Saat ini saya sedang ada kegiatan, coba anda (wartawan-red), konfirmasi ke Dirkrimsus, biar Dirkrimsus menindak lanjuti informasi tersebut,” Ujarnya Singkat (*)

 

Penulis   : Roder

Editor   : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31