humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Sunday, 13 May 2018
 
ket foto : Sekda Lingga Juramadi Esram didampingi Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) yang Juga Kadis Kebudayaan Lingga Dato' Muhammad Ishak sedang melakukan pencarian nelayan korban disambar buaya di Pulau Mepar, Kecamatan Lingga, Minggu (13/5/2018). foto istimewa

LINGGA, (KT)
- Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga Juramadi Esram didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Lingga yang juga Ketua Lembaga Adat Melayu Lingga Muhammad Ishak, turut prihatin dan tunjukan kepeduliannya untuk berbaur dengan masyarakat melakukan pencarian seorang warga setempat yang hilang disambar buaya di Desa Mepar, Kecamatan Lingga, malam Minggu. "Bersame Kadis Kebudayaan yang juge Ketue LAM Lingga Dato' Ishak ikut serta mencari korban yg di"sambar" buaye tadi malam di Desa Mepar, Kec Lingga. Udah hamper 12 jam sekarang ini, masih belum ditemukan. Mohon do'a ikhlas kite bersame, semoge korban segere ditemukan. Aamiin Ya Rabb,"kata Juramdi Esram, dengan dialek melayunya ketika dihubungi Karimuntoday.com, Mingu (13/5/2018). Hingga siang ini, masyarakat bersama aparat TNI-Polri serta Basarnas termasuk perangkat desa dan kecamatan berbaur bersama menemukan warga yang malang disambar buaya ketika sedang memancing di laut sekitar Pulau Mepar, KeCamatan Lingga, tadi malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Nelayan yang hilang diketahui bernama Azman yang beralamat di RT 07/RW 01, Desa Mepar, kecamatan Lingga, kabupaten Lingga, Provinsi Kepri ini diduga disambar Buaya. Kejadian tersebut sempat menghebohkan masyarakat setempat. Bagaimana kronologis kejadian tersebut masih belum diketahui. Sampai saat ini kabarnya, masyarakat setempat dibantu aparat masih melakukan pencarian korban. (*/helmy ridar) editor : helmy ridar
Published in LINGGA
 

Ket Photo : H. Isdianto Wakil Gubernur Kepri.

TANJUNGPINANG, (KT)
- Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengucapkan rasa duka yang dalam dan turut berlangsungkawa terhadap korban dan keluarganya atas tragedi ledakam bom yang terjadi di sejumlah gereja di Kota Surabaya, Minggu (12/5/2018) pagi. "Atas nama wakil gubernur propinsi Kepulau Riau. Saya MENGUTUK KERAS tindakan terorisme di Surabaya beberapa waktu silam. Saya mengucapkan turut berbela sungkawa dan berdukacita yang sedalam dalamnya. Semoga para korban yang meninggal dunia, segala karya amal dan ibadahnya, diterima disisi TUHAN YANG MAHA ESA dan semoga lekas diberi kesembuhan bagi korban yang sedang dalam perawatan. Amin,"kata Isdianto, dalam akun fb resminya. Hal yang sama disampaikan, Tokoh Pemuda Kota Tanjungpinang yang juga penggiat Ormas dan salah satu kader Parpol, Hendri Biron mengatakan bahwa teroris adalah musuh semua elemen masyarakat. Dirinya, berharap aparat Kepolisian segera mengusut tuntas tragedi bom meledak di Surabaya. "Teroris adalah Musuh kita bersama dan Musuh semua umat Beragama.. Tiada satu ajaran Agama apapun yang mengatasnamakan #KEKERASAN... SEMOGA PIHAK KEPOLISIAN MENGUSUT TUNTAS DALANG DARI SEMUA INI,"ujarnya Hendri kepada Karimun Today.com, ketika dimintai tanggapannya, Minggu (12/5/2018) siang. Sementara itu, dilansir dari Kompas.Com, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung mengatakan korban tewas dari ledakan di tiga gereja di Surabaya kini menjadi 9 orang. Perkembangan mengenai bertambahnya korban tewas akibat ledakan bom ini disampaikan Frans sekitar pukul 11.04 WIB. "Sembilan meninggal, baru (bertambah) 1 meninggal di Dr Sutomo, jadi tambah 1 (dari 8 sebelumnya)," kata Frans, Minggu (13/5/2018) siang. Dijelaskannya, jumlah korban luka yang sebelumnya sebanyak 38 orang kini menjadi 40 orang yang dirawat di rumah sakit. Ledakan di Gereja Pantekosta Diduga Bom Mobil Di antaranya korban yang dirawat, terdapat dua anggota kepolisian dari Polda Jawa Timur dan Poltabes Surabaya. Sebelumnya, ledakan terjadi di tiga gereja di Kota Surabaya. Tiga gereja tersebut adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja GKI, dan Gereja Pantekosta.Saat ini, tempat kejadian perkara (TKP) sedang dalam pengamanan aparat Polri. > Polisi Lacak Identitas Ibu-Anak Terduga Pelaku Seorang ibu dan dua orang anaknya diduga menjadi pelaku bom di gereja GKI Surabaya. Polisi masih mendalami identitas terduga pelaku itu. "Semua masih didalami," ujar Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera kepada wartawan di Surabaya, Minggu (13/5/2018), dikutip dari detik.com. Aksi keji ibu dan dua orang anaknya itu diungkapkan oleh Antonius, salah seorang saksi mata kejadian. "Saya sempat melihat 2 orang anak dan ibunya datang membawa 2 tas," kata satpam, Antonius kepada wartawan di lokasi, Minggu (13/4/2018). Awalnya, petugas menghadang ibu tersebut di depan pagar halaman gereja sekitar pukul 07.45 WIB. Namun ibu itu tetap mencoba masuk. Tiba-tiba saja ibu itu memeluk petugas. "Tiba-tiba meledak," kata Antonius. Suara ledakan cukup besar, hingga terdengar sampai lima kali. Kini, Jalan Diponegoro ditutup. Aparat kepolisian menyisir gereja. Selain di GKI yang ada di Jl Diponegoro, ada dua gereja lain yang menjadi sasaran teror yakni Gereja Katolik Santa Maria dan GPPPS Arjuna. (*/helmy ridar) editor : helmy ridar

 

Published in TANJUNGPINANG

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31