humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Wednesday, 16 May 2018

 

 Ket Photo : IG Mantan Kadis Sosial Pemkab Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) – IG Mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri hari ini resmi ditahan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi,(Tipidkor),Polres Karimun yang disangka melakukan dugaan  tindak pidana korupsi penyalahgunaan dalam kegiatan adminstrasi umum di Tahun 2014 s/d 2016 lalu.

 

Hal tersebut dikatakan, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP.Lulik Febryantara SIK melalui Kanit Tipidkor, Iptu Binsar Samosir, Ya’ IG Mantan Kadis Sosial Pemkab Karimun tadi sudah kita lakukan penahanan dengan surat perintah nomor : Sprint.han/42/V/Res/3.3.2018/Tipidkor-Reskrim, Tanggal, 16 Mai 2018 selama 20 hari kedepan, adapun IG sudah ditetapkan sebagai tersangka 6 bulan yang lalu.

 

“ Tadi IG kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan setelah cukup bukti serta perkaranya akan dilimpahkan kepengadilan maka yang bersangkutan lansung ditahan, dan sebelumnya kita lakukan pemeriksaan lanjutan diruang Riksa Unit Idik III Tipidkor satreskrim Polres Karimun,” Tuturnya  Rabu,(16/5/2018).

 

Ditambahkanya lagi, Tadinya sebelum dilakukan penahanan kita memberikan lima pertanyaan terkait pengembalian dana yang diselewengkan sebesar Rp 3.1 Milyar, namun tersangka masih belum memberikan kepastian, dan juga dalam kasus ini, penyidik sudah memeriksa 58 saksi 4 orang diantaranya saksi ahli dari, kemendagri,Ahli dari hukum pidana korupsi, ahli keuangan Negara dan Ahli dari BPKP,” Tutup Binsar (*)

 

Penulis  : Johanes Tambunan

 

Editor      : Helmy Ridar

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Terlihat Limbah dari PT Sago Nauli di Aliran Sungai di Kabupaten Madina, Sumatera Utara.

Madina,(KT) -  Terkait Dugaan Pembuangan Limbah yang diduga dilakukan oleh PT.Sago Nauli ke sungai batang Lobung Kecamatan Sinunukan. Informasi terbaru yang diterima media pada Rabu (16/05/2018), bahwa Pembuangan limbah tersebut bukan yang pertama kalinya tetapi sudah sering terjadi namun anehnya hingga kini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal dan Provinsi Sumatera Utara diduga masih belum memberikan tidakan tegas terhadap perusahaan sawit tersebut.

 Dan parahnya lagi PT Sago Nauli tersebut tidak memberikan ganti rugi terhadap masyarakat yang terdampak langsung Yakni Desa Muara Pertemuan Kecamatan Batahan. Seperti yang disampaikan oleh Abdi Lubis Kepala Desa Muara Pertemuan pada Media ini, Dirinya menuturkan bahwa pasca matinya ikan yang diduga akibat limbah PT Sago Nauli hingga kini belum ada kontribusinya kepada masyarakat.

"Sampai saat ini PT Sago Nauli belum pernah memberikan bantuan ke Desa kami dimana yang kami harapkan Air Bersih layak minum dan alternatif mata pencarian masyarakat yang mayoritas nelayan dan Akibat Matinya ikan akibat pembuangan Limbah ke Sungai Batang Lobung yang lansung ke Desa Muara pertemuan,tutur Abdi.

Dilain tempat saat media ini menghubungi Kurniawan Hasibuan Ketua DPD LSM PMPR Indonesia Prov.Sumatera Utara Via Telpon, Dirinya sudah mendapat informasi dari Kepala Desa terkait belum adanya kontribusi PT Sago Nauli yang seenaknya saja buang limbah kesungai. "Saat ini saya lagi di bandung dan saat ini Team kami sedang Rapat pasca Laporan Ke Bareskrim Mabes Polri pada Minggu lalu, saya sudah dapat informasi bahwa dampak akibat pembuangan limbah ke sungai Batang Lobung yang diduga dilakukan oleh PT.Sago Nauli sampai saat ini perusahaan tersebut belum memberikan kontribusi terhadap masyarakat yang terkena imbas dari limbah tersebut di Desa Muara Pertemuan.

Kemudian ditambahkan-nya Juga bahwa Masyarakat sangat mengharapkan Air bersih yang layak minum dan pekerjaan alternatif untuk masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan, terkait Laporan ke Mabes Polri kita yakin polri akan bekerja Profesional dalam melakukan tindakan tegas terhadap Perusak Lingkungan Hidup tutupnya. (*)

Penulis : Kurniawan

Editor   : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Hairul Anwar Ketua Umum LBM Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri.

Lingga,(KT) -  Sudah hampir 16 tahun Pembentukan Kabupaten Lingga namun Pelestarian Budaya Melayu Kabupaten Lingga belum tampak pada beberapa sektor-sektor seperti Hukum, Sosial dan Politik di Kabupaten Lingga Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Bunda Melayu (LSM-LBM) Lingga angkat bicara terhadap permasalahan ini mengingat LBM yang notabene merupakan LSM Melayu dikabupaten Lingga.

 Hairul Anwar Ketua Umum LBM Lingga memaparkan ada beberapa catatan LBM untuk menjadi Pertimbangan Pemerintahan Alias Wello mengenai Lembaga Adat Melayu, diantaranya masih kurangnya kajian tentang otensitas yang dimiliki LAM Lingga, LAM Lingga harus mencirikan adat istiadat yang ada dan perlu ada penegasan AD/ART LAM Pekanbaru, apakah sama dengan LAM Tanjungpinang, Batam, Riau, Aceh maupun tempat lainnya yang mayoritas masyarakatnya suku Melayu.

"Perda ini sangat penting untuk melestarikan budaya melayu yang ada di Kota Lingga. Tentu perlu ada payung hukum untuk memaksimalkan kinerja Lembaga Adat Melayu Lingga kedepannya." ungkap Hairul, Rabu (16/5/2018).

 Perda LAM Lingga diharapkan menjadi payung hukum untuk lembaga tersebut mengingat akhir-akhir ini masyarakat di suguhkan dengan ber-bagai macam isu seperti politik, sosial dan LAM dapat menjadi alternatif penyelesaian secara adat "Budaya melayu itukan budaya terbuka namun belum sepenuhnya dikabupaten Lingga menyelesaikan permasalahan-permasalahan berdasarkan Lembaga Adat. Juga ada sosialisasi tentunya kepada masyarakat Kabupaten Lingga mengenai LAM ini," pungkasnya.

Laskar Bunda Melayu mengharapkan Lembaga Adat Melayu kedepennya memiliki peran Aktif dalam kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam mengambil Keputusan seperti sektor seperti hukum, politik dan sosial agar Melayu Kabupaten Lingga berjaya kembali seperti sejarah Melayu Lingga terdahulu.

"Kami sangat-sangat mengharapkan ini seperti calon dewan atau Bupati sebaiknya Melayu rekomendasi oleh LAM seperti LAM Riau biar nampak kita orang Melayu selektif dalam memilih Pemimpin dan tidak asal duduk. Kita ketahui contohnya dewan sekarang ini seperti tidak pro ke rakyat Melayu. Udah mau pemilihan dewan baru mengubah janji, setelahnya ingkar. Nah LAM harus berperan disini" tutupnya.(*)

Sumber   : lbm

Editor    : Helmy Ridar

Published in LINGGA

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31