humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Saturday, 19 May 2018

  

Ket Photo : Gubernur Sumatera Barat,Irwan Prayitno Ketika Memberikan Kata Sambutan Beliau Mengingatkan Agar mengisi waktu Ramadhan dengan meningkatkan ibadah. "Perbanyaklah ibadah, shalat malam, baca Al-qur'an.

 

SUMBAR,(KT) - Sekitar Lebih kurang 150 orang dari organisasi yang diketuai oleh Ny. Nevi Irwan Prayitno menghadiri Buka Puasa bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Auditorium Gubernuran Sabtu (19/5/2018). Organisasi tersebut yaitu TP PKK, LKKS, Dekrnasda, P2TP2A, Forikan, Himpaudi, YJI, YKI dan PPTI dan beberapa organisasi lainnya. 

 

Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Barat mengingatkan untuk mengisi waktu Ramadhan dengan meningkatkan ibadah. "Perbanyaklah ibadah, shalat malam, baca Al-qur'an, insya'allah akan membuat jiwa dan hati kita tenang dan tentram, infak dan sedekah perbanyak begitupun zakat, " jelasnya.

 

 Dibulan Ramadhan suasana silaturahmi begitu kental, begitupun bersilaturahmi dengan keluarga "Dengan bersilaturahmi akan panjang umur, menambah rezki, apalagi berbuka puasa bersama sambil bersilaturahmi agar ibu-ibu antar organisasi semakin kompak, " lanjutnya. 

 

Allah tidak akan sia-sia menyuruh kita berpuasa, dibalik itu ada hikmahnya, kesehatan kita menjadi baik begitupun mental ikut menjadi baik karena sasaran puasa adalah nafsu yang dikendalikan sehingga kita dapat mengontrol diri. Puasa itu wajib bagi umat islam. "Jangan bergunjing, jauhkan maksiat dan dosa guna memaksimalkan ibadah puasa. 

 

Dengan berpuasa dibulan Ramadhan membentuk tkrakter, karena hasil dari berpuasa adalah takwa. Selanjutnya Nevi Irwan Prayitno dalam sambutannya berharap dengan kegiatan buka puasa bersama yang kita lakukan ini dapat menjaga dan menjalin silaturahmi yang baik serta meningkatkan kebersamaan, dan kesejahteraan masyarakat di Sumbar. Pada Buka Puasa kali ini diisi dengan tausiyah dari Ustad Gufron. (Zulfahmi/jasman Kiriman:hms pemprov sumbar)

 

EDITOR : HELMY RIDAR

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Yos Abramsyah Ketua LSM Transfaransi Anggaran dan Pembangunan,(TAP), Karimun,Provinsi Kepri. 

Karimun,(KT) – Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM), Transfaransi Anggaran dan Pembangunan,(TAP), Memberikan Apresiasi kepada Penyidik Unit Tipidkor Polres Karimun yang telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana administrasi umum,(ADUM), Tahun 2014 silam yang menjerat Mantan Kadinsos Karimun Inisial IG dan Bendaharanya berinisial AH, bahkan sudah dilimpahkan ke Pihak Kejaksaan, namun, alangkah baiknya penyidik juga melakukan penyelidikan terhadap pihak lain dilingkungan Dinas Sosial, karena tidak menutup kemungkinan masih ada yang belum tersentuh yang ikut serta menikmati aliran dana tersebut.

Hal tersebut dikatakan, Yos Abramsyah Ketua LSM TAP Karimun kepada karimuntoday.com Sabtu,(19/5/2018),di Pujasera Padi Mas, Ya’ pada hakikatnya dia memberikan jempol kepada Unit Tipidkor Polres Karimun yang sudah bekerja keras mengungkap kasus dugaan penyelewengan dana adum di dinsos karimun, namun dia berharap agar penyidik lebih tajam lagi menungkap kasus ini, karena dia menduga tidak mungkin hanya mereka berdua yang menikmati dana tersebut, karena nilainya cukup fantasis.

“ Dia menduga masih ada pihak lain yang ikut menikmati dana adum tersebut yang belum tersentuh oleh penyidik, dan diharapkan kepada penyidik untuk mendalami kasus ini, karena tidak menuntup kemungkinan masih ada pihak lain yang terlibat, namun luput dari perhatian penyidik, karena uang yang di selewengkan nominalnya cukup besar, 3.1 Milyar Rupiah,” Tukasnya

Ditambahkanya lagi, Saat ini dia melihat Satreskrim Polres Karimun, Provinsi Kepri sangat agresif terhadap kasus-kasus tindak pidana korupsi atau tindakan penyelewengan anggaran yang bersumber dari APBD, salah satunya kemarin sudah melakukan penggeledahan di Kantor DPRD Karimun, bahkan dengan cepat menetapkan tersangka kepada Bendahara Sekretariat Dewan,(Sekwan-red), tentunya langkah maju tersebut sebagai Ketua LSM dan sebagai Masyarakat Karimun, Dia sangat memberikan dukungan serta Apresiasi kepada Polres Karimun, Khususnya Unit Tipidkor,” Tutupnya (*)

Penulis  : lh

Editor    : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket foto : karyawan/ti Restoran Golden Prawn Bengkong Laut, Batam menyajikan menu buka puasa bersama. foto helmy ridar

BATAM, (KT) – Seperti tahun-tahun sebelumnya, owner Restoran Seafood Golden Pram 933 & 555, Bengkong Laut, Batam, Abie, selama bulan Ramadhan 1439 H menyediakan paket berbuka puasa ekonomis bagi kaum Muslim dan muslimah yang menjalankan puasa menikmati paket hidangan hemat, yaitu; Rp49.000 / pax untuk dewasa dan Rp25.000 / pax untuk anak-anak.

“Menu yang dihidangkan setiap hari berbeda-beda dalam seminggu. Kita rutin setiap tahun menyediakan paket berbuka puasa hemat di Restoran Golden Prawn. Harganya sangat ekonomis dan terjangkau bagi masyarakat,”kata Owner Restoran Golden Prawn Abie, didampingi stafnya Ferry kepada Karimun Today.Com, di Bengkong Laut, Batam, Sabtu (19/5/2018).

Dijelaskannya, menu yang tersedia untuk hari Senin, tad’zil, ikan goreng tepung, udang lada hitam, sotong cabe kering, ayam masak lemak, tumis kacang panjang dan tempe, tahu tuco, sio pacai, soto ayam, nasi, kerupuk dan sambal serta minuman.

“Hari Selasa menu yang kita sediakan tad’zil, udang nestum, ikan goreng cabe, sotong kecap bombay, ayam poprika, baby kailan, tahu tempe tauco, kacang panjang belacan, sop pare, nasi, kerupuk, sambal dan minuman,”ujarnya.

Sedangkan menu untuk hari Rabu, jelasnya, yaitu ; tad’zil, ikan goreng tauco, udang saos nanas, sotong goreng tepung, chicken naku, tumis buncis dan tahu, tempe goreng sambal, acar, sop ayam, nasi, kerupuk, sambal dan minuman.

“Hari Kamis menunya, tad’zil, ikan asam pedas, udang cabe kering, sotong gulai, ayam kecap, sawi putih tumis, tempe goreng tepung, terong tauco, sop makaroni, nasi, kerupuk, sambal dan minuman,”urainya.

Sedangkan setiap hari Jumat, menunya, sambung dia, tad’zil, ikan goreng saos thai, udang saos kecap, bombay udang, sotong saos nanas, ayam kari, kentang tempe sambal teri, bun tahu, terong cabe hijau, sop jagung, nasi, kerupuk, sambal dan minuman.

“Untuk hari Sabtu tersedia menu, tad’zil, ikan gulai, udang goreng mentega, sotong tumis sayur, ayam goreng bawang, mie goreng, tauge tumis, terong sambal teri, sop tahu, nasi, kerupuk, sambal dan minuman,”terangnya lagi.

Sementara itu, jelas Abie, setiap hari Minggu restorannya menyediakan menu, tad’zil, ikan lada hitam, udang cabe hijau dan ketang, sotong goreng mentega, ayam semur, kol tumis kuning, capcai, tahu goreng sambal, sop tom yam, nasi, kerupuk, sambal dan minuman.

Bagi masyarakat yang berminat menikmati hidangan berbuka puasa di restoran terkenal di Kota Batam itu, silahkan datang langsung ke restoran Golden Prawn 555 & 933 atau dapat melakukan pemesann melalui telepon (0778) 411138, 411142 atau faxsmile (0778) 411146 atau email :  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. .

“Manajamen dan karyawan/ti Restoran Golden Prawn mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1439 H/2018 M”.

 (*/helmy ridar)

Published in BATAM

 

 ket foto : Managemen PT. Bandar Victory Shipyard diminta bayarkan hak mantan karyawan yang menang di Pengadilan Hubungan Indusrial Tanjungpinang. foto net.

 

" Sesuai Putusan Pengadilan Hubungan Industrial di Pengadilan Negeri Tanjungpinang "

 

BATAM, (KT)- Manajemen PT. Bandar Victory Shipyard terkesan ‘membandel’ dan tidak beritikad baik untuk melaksanakan/menjalankan putusan perkara majelis hakim Pengadilan Hubungan Industrial pada pengadilan negeri Tanjungpinang atas gugatan dua mantan karyawan galangan kapal yang berada di Sekupang, Batam, yang menanti pembayaran hak dan pesangonnya diberikan.

Menyikapi hal tersebut, dua mantan karyawannya, Sukar (44) dan Hoiri (43), yang sudah melakukan pembelaaan haknya dengan menempuh jalur hukum itu, Senin, (12/5/2018) lalu kembali melayangkan surat meminta Ketua Pengadilan Hubungan Industrial di Tanjungpinang, agar mendesak manajemen PT Bandar Victory Shipyard menjalankan putusan perkara yang mereka menangkan.

Dalam salinan putusan, perkara gugatan antara Sukar dan Hoiri (Penggugat) dengan PT. Bandar Victory Shipyard (Tergugat) pada putusan nomor : 37/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Tpg, tanggal 1 Februari 2018 majelis Hakim menghukum tergugat membayar upah selama proses PHK, uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penganti hak, upah selama proses pemutusan hubungan kerja sebesar Rp.83.487.000 untuk Sukar.

Sedangkan, hak yang sama juga diputuskan majelias hakim pengadilan hubungan industrial pada Pengadilan Negeri Tanjungpinang nomor : 38/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Tpg, tanggal 1 Februari 2018 tergugat, PT Bandar Victory Shipyard juga dihukum untuk menyangkut hak-hak yang sama kepada Hoiri sebesar Rp75.786.826,50.

“Kami telah mengajukan permohonan kepada Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang untuk melaksanakan Aan Manning untuk proses SITA EKSEKUSI atas beberapa asset penting PT. Bandar Victory Shipyard, berupa beberapa unit alat-alat berat, peralatan kerja dan kenderaan operasional,”kata Hoiri didampingi rekannya, Sukar kepada Karimun Today.Com, di kawasan Sei Panas, Batam, Sabtu (19/5/2018).

Mereka berdua berharap, dengan demikian aset-aset penting perusahaan yang terancam disita oleh juru sita yang ditunjuk Pengadilan Negeri Tanjungpinang untuk dilelang guna mengamankan putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

“Karana sudah tiga bulan lebih putusan pengadilan, tetapi tidak ada niat perusahaan (PT. Bandar Victory Shipyard) untuk menyelesaikan hak-hak kami. Terkait dengan sikap arogan dan tidak taat hukum yang dipertontonkan Manajemen PT. Bandar Victory Shipyard maka tanggal 12 Mei lalu kami menyurati Ketua Pengadilan Hubungan Industrial di Tanjungpinang agar memberikan teguran kepada tergugat untuk menuntaskan masalah kami yang berlarut-larut ini,”ujarnya.

Terpisah Direktur Utama PT Bandar Victory Shipyard, Suyanto Listyohadi maupun Manager HRD PT. Bandar Victory Shipyard, Rionardi Saputra belum berhasil dimintai tanggapannya atas putusan pengadilan Hubungan Industri Tanjunpinang atas gugatan dalam perkara Pemutusan Hubungan

  kerja (PHK) yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) ini antara dua mantan karyawan dengan pihak perusahan. Berulang-ulang kali wartawan media ini menghubungi manajemen perusahaan melalui telepon kantor, untuk melakukan konfirmasi, walau ada terdengar nada aktif dan berdering, tetapi teleponnya tidak pernah diangkat.

Sementara itu, dalam penelusuran media ini di lapangan, PT. Bandar Victory Shipyard yang beralamat di jalan R.E Martadina, Sekupang Batam itu, selama ini dalam penerapan kontrak kerja dengan pekerja, perusahaan galangan kapal yang tergolong besar itu diduga tidak taat hukum. Karena hampir semua pekerja galangan kapal yang beroperasi sejak 1979 atau sudah berusia 39 tahun itu, dikontrak secara terus menerus tanpa ada kejelasan menjadi pekerja permanen.

Dan bilamana pekerja tidak dipekerjakan lagi, tidak pernah diberi pesangon dengan alasan kontrak kerja berakhir. (helmy ridar)

 

 

Editor : helmy ridar

Published in BATAM

 

Ket Photo : loggo Kejaksaan.

 

Kuansing,(KT) – Kejaksaan Negeri Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau sampai saat ini belum juga melakukan penangkapan serta menahan terhadap SN tersangka dugaan korupsi dan terindikasi kurang serius untuk memberantas korupsi akibatnya berdampak lemahnya institusi tersebut dimata public.

 

Hal tersebut dikatakan, Zubirman SH Praktisi Hukum di Kuansing kepada karimuntoday.com, Sabtu (19/5/2018), Ya’ sejak Kejari Kuansing dipimpin oleh, Jufri, SN tersangka korupsi belum juga dilakukan penahanan,sampai dengan mutasinya Jufri diganti dengan Kejari yang baru, SN tersangka korupsi masih melenggang bebas menghirup udara segar, akibatnya bisa menimbulkan kepercayaan masyarakat kepada institusi tersebut akan berkurang, dan tentunya diminta kepada bapak Kejati Riau untuk turun tangan untuk menurunkan jaksa pengawasan agar melakukan penyelidikan, kenapa sampai tersangka SN belum juga di tahan.

 

“ Diharapkan kepada bapak Kejati Riau untuk menurunkan Jaksa Pengawasan ke Kejari Kuansing, untuk mencari tahu kenapa SN tersangka dugaan korupsi belum juga ditangkap untuk dilakukan penahanan, pertanyaanya apakah begitu besar kekuatan yang melindungi tersangka SN, sehingga pihak kejari kuansing kesulitan untuk melakukan eksekusi terhadap tersangka,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berasumsi kepala kejaksaan negeri kuansing yang baru ini, ternyata kurang lebih juga dengan kejari lama, tidak memiliki kekuatan serta intregritas tinggi dalam penindakan terhadap tersangka kasus korupsi oleh sebab diharapkan kepada bapak kejati riau untuk mengirimkan kejari yang memiliki elektabilitas serta komitmen tinggi dalam pemberantasan korupsi,agar dapat menurunkan tingkat korupsi di kuansing,” Pintanya

 

Secara terpisah, Roy Rovalino Plt.Kejari Kuansing sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, begitu juga dengan Kasie Pidsus, Yendri Adil Fitha belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait belum ditahanya SN tersangka dugaan korupsi.

 

Perlu diketahui Publik, Beberapa bulan silam Kejaksaan Negeri Taluk Kuantan, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau telah menetapkan tersangka dugaan korupsi kepada SN dalam kegiatan penataan dan invetarisasi pada Tahun 2015 yang merugikan keuangan Negara kurang lebih 420 juta, bahkan menurut Kepala Inspektorat Kabupaten Kuansing, tersangka SN sudah mengembalikan kerugian Negara,artinya unsure melawan hukum sudah terpenuhi, tetapi tersangka masih melenggang bebas dan terkesan kebal hukum.(*)

 

Penulis   : Roder

Editor     : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31