humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Wednesday, 02 May 2018

 

 

Ket Photo : Pabrik Kelapa Sawit PT Cerenti Subur Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

Kuantan Singingi,(KT) - Rizdi Anto Catur Manager PT Cerenti Subur, menyampaikan kepada karimuntoday.com  serta mengklarifikasi mengenai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT Cerenti Subur yang mencemari air sungai kukok beberapa waktu lalu di ruangannya, Rabu (02/05/2018).

 

Catur menjelaskan bahwa limbah IPAL PT Cerenti Subur ada tempat penampungannya sendiri, seluas 50 Hektar dan tempat line aplikasi itupun normal. Karena hujan lebat beberapa waktu lalu menyebabkan limbah abu boiler mengalir ke parit bukan ke sungai, ungkapnya.

 

Dia juga menambahkan bahwa pada saat naik berita dari Karimuntoday.com tentang limbah IPAL PT Cerenti Subur yang di buang ke sungai kukok pihaknya langsung turun ke lapangan bersama staf dari Dinas Lingkungan Hidup tepatnya pada tanggal 24 April 2018. pengambilan sampel air sungai kukok sebanyak 6 sampel yang akan di periksa Labor Pekanbaru dan sampai saat ini hasil sampel air tersebut masih belum diketahui apa terindikasi limbah IPAL atau tidak.

 

 Selanjutnya, Catur juga menerangkan bahwa setiap 6 bulan sekali pegawai dari Dinas Lingkungan Hidup turun kelapangan dan tidak di temukan pembuangan IPAL ke sungai kukok, ungkapnya.

 

Terakhir, catur menyebutkan dia sekaligus mengklarifikasi sekaligus tentang berita yang kemarin di ekspos di karimuntoday.com tentang PT Dutapalma Nusantara Group membuang air limbah di Sungai Kukok , dan dia juga menyebutkan pihaknya tidak mengetahui siapa dan  kapan foto limbah IPAL di ambil,” Tutupnya (*)

 

Reporter  : Roder/Lidia

Editor       : Helmy Ridar

 

 
Published in KARIMUN
 

Ket Photo : Wadir Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Sades Oloan Maruli Pardede,Kejaksaan Negeri Batam, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri, serta Pengacara tersangka.kepada wartawan terkait memusnahkan barang bukti (BB) Narkotika jenis sabu seberat 1.813,3 gram di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri  , Rabu (2/5/2018, tadi.

BATAM, (KT)
-Direktorat reserse Narkoba Polda Kepri memusnahkan barang bukti (BB) Narkotika jenis sabu seberat 1.813,3 gram di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri, Rabu (2/5/2018) sekitar pukul 11.00 WIB. Pemusnahan barang-bukti ini merupakan hasil tangkap polisi dari tangan tersangka yang diamankan di sejumlah lokasi berbeda di Kota Batam. "Total jumlah barang bukti (BB) Narkotika jenis sabu yang kita musnahkan sebanyak 1.813,3 gram. Tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 (2), juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman Pidana Mati, Pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 6 Tahun, Paling lama 20 Tahun,"kata Wadir Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Sades Oloan Maruli Pardede, kepada wartawan di Mapolda Kepri, Rabu (2/5/2018, tadi. Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika jenis Sabu dilaksanakan di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri pada hari Rabu tanggal 2 Mei 2018 sekira pukul 10.00 Wib dihadiri oleh Wadir Resnarkoba Polda Kepri Ajun Komisaris Besar Polisi Sades Oloan Maruli Pardede, SIK, Kejaksaan Negeri Batam, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri, serta Pengacara tersangka. "Adapun berikut narkotika golongan I jenis sabu dengan berat total 989 gram tangkapan pertama, dengan rincian disisihkan 31 gram untuk pemeriksaan Labfor Polri Cabang Medan kemudian dikembalikan dari labfor Medan dengan sisa total 30 gram. disisihkan 34 gram untuk pembuktian perkara ditambah sisa pengembalian dari Labfor Medan. Barang Bukti Sabu seberat 956 gram untuk dimusnahkan,"ujarnya. Selanjutnya, jelas AKBP Sades OPM, tangkap kedua, total 842,1 gram dengan rincian 57,5 gram disisihkan untuk pemeriksaan Labfor Polri Cabang Medan kemudian dikembalikan dari labfor Medan dengan sisa total 54,6 gram. 58,6 gram untuk pembuktian perkara ditambah sisa pengembalian dari Labfor Medan. 780,5 gram disisihkan untuk dilakukan Pemusnahan. "Barang bukti tangkapan ketiga total 130,3 gram, dengan rincian 47,5 gram disisihkan untuk pemeriksaan Labfor Polri Cabang Medan kemudian dikembalikan dari labfor Medan dengan sisa total 44,5 gram. 50,5 gram untuk pembuktian perkara ditambah sisa pengembalian dari Labfor Medan. Barang Bukti Sabu seberat 76,8 gram untuk dimusnahkan. Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes S. Erlangga memaparkan kronologis kejadiannya, berdasarkan Informasi dari Masyarakat, pada hari Selasa tanggal 10 April 2018 polisi melakukan Undercover Buy dengan berpura-pura memesan Narkotika kepada tersangka SR, Kemudian sekira pukul 18.50 Wib di Komplek Shangrila Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang Kota Batam, polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka SR bersama temannya AR. "Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan 1 bungkus plastik berisikan Kristal bening diduga sabu dari penguasaan tersangka SR. Selanjutnya ke 2 (dua) tersangka beserta barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri guna proses penyidikan perkaranya,"terangnya. Dijelaskannya,setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka SR dan AR, kemudian Polisi melakukan pengembangan dan menangkap tersangka RH pada hari Rabu tanggal 11 April 2018 sekira pukul 10.20 wib di Pulau Buluh Kecamatan Bulang Kota Batam, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tersangka RH, lalu ditemukan 3 bungkus Kristal Bening diduga Narkotika jenis sabu. "Selanjutnya dilakukan pengembangan lagi di pulau Jaloh Hutan Sungai Gading Kecamatan Bulang Kota Batam dan ditemukan 1 bungkus Kristal bening diduga sabu yang disimpan tersangka RH di dalam tanah, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri guna proses penyidikan perkaranya,"urainya. Lebih jauh dikatakannya, kemudian setelah dilakukan penangkapan terhadap RH, Polisi melakukan pengembangan dan menangkap HR dan RM dirumahnya, pada hari Rabu tanggal 11 April 2018, sekira pukul 20.30 wib di kebun ubi pulau Jaloh, kelurahan Gelam Kecamatan Bulang Kota Batam, ditemukan 5 (lima) bungkus sabu dari dalam tanah Kebun Ubi. "Atas pengakuan dari tersangka HR yang sebelumnya menyimpan sabu tersebut atas permintaan dari tersangka RM. Selanjutnya ke 2 (dua) tersangka beserta barnag bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri guna Proses penyidikan perkaranya,"bebernya. Kabid Humas Polda Kepri S. Erlangga menghimbau ?kepada Masyarakat Kepri khususnya Kota Batam agar selalu bekerja sama dengan Kepolisian apabila dilingkungan tempat tinggalnya terdapat jalur atau orang yang melakukan peredaran Narkotika, untuk segera melaporkan ke pihak Kepolisian. "Mari bersama kita menjaga Kepri Bebas dari Narkoba,"pungkasnya. (r/helmy ridar) editor : helmy ridar
Published in BATAM

 

Ket Photo : Sulfano Putra Anggota DPRD Karimun Didampingi, Hazmi Yuliansyah Kadisnaker Karimun, Menyerahkan Perlengkapan kepada Peserta Yang Mengikuti Pelatihan, Rabu,(2/5/2018), di Hotel 21 Karimun, Kepri.

 

Karimun,(KT) – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, melaksanakan Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian yang di ikuti sebanyak 25 orang peserta dari 4 Kecamatan di antaranya, Kecamatan Karimun, kecamatan Meral, Kecamatan Tebing dan Kecamatan Meral Barat, Rabu,(2/4/2018), di Hotel 21 Karimun.

 

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Disnaker Karimun, Iksan kepada karimuntoday.com mengatakan,Kegiatan Pelatihan ini untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat petani yang dulunya mengelola pertanian biasa menjadi pertanian modern, dalam rangka menghadapi tantangan globalisasi,artinya dengan adanya pelatihan ini tentunya kedepan para petani lebih professional lagi, sehingga hasil dari pertanianya bisa berkembang dan menembus ke mancanegara, Tukasnya

 

Secara terpisah, Hazmi Yuliansyah Kepala Dinas Tenaga Kerja Karimun, Dalam kata sambutanya mengatakan,Dia berharap dengan adanya pelatihan ini para peserta yang mengikuti pelatihan agar serius mendengarkan pemaparan dari narasumber, karena ilmu yang didapat selama pelatihan akan berguna di masa yang akan datang, oleh karena itu jangan di sia-siakan pelatihan ini.

 

“ Tujuan dari pelatihan ini agar para peserta terutama para ibu-ibu agar dapat mandiri dalam bidang pertanian, dan tentunya kalau ditekuni akan membantu ekonomi keluarga, oleh sebab itu ambil manfaatnya,” Ujarnya

 

Ditambahkanya lagi, Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari terhitung dari tanggal, 2 April s/d 5 April 2018, dan narasumbernya di datangkan dari Institut Pertanian Bogor,(IPB),” Tutupnya

 

Secara terpisah, Sulfano Putra Anggota DPRD Karimun Dalam kata sambutanya mengatakan, Dia sangat mendukung pelatihan pengolahan hasil pertanian yang ditaja oleh Disnaker Karimun kepada para Ibu-Ibu dari 4 Kecamatan, dan dia berharap dengan adanya pelatihan ini, dapat memajukan pola pikir yang dulunya hanya mengelola produk pertanian biasa menjadi pertanian modern,dan dia sekaligus mewakili dari Komisi I DPRD Karimun tentu sangat diberikan apresiasi, dan kedepanya diharapkan agar pelatihan ini merambah ke masyarakat di kecamatan yang ada diluar karimun besar,” Pintanya (*)

 

Reporter  : Johanes Tambunan

Editor       : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Mandailing,(KT) -  Natal, Sejumlah Ikan mendadak mati pada Sungai Batang Lobung Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara pada Selasa 1 Mei 2018. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Kru Media Ini pada Selasa (1/05) dilokasi bahwa sepanjang Aliran Sungai ada Berdiri Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Milik PT.Sago Nauli.

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada media ini menuturkan bahwa kejadian sungai berwarna hitam pekat dan mati nya ikan sudah berlangsung pada Senin 30 April 2018 Kemarin. “ Kalau air sungai Berwarna hitam pekat dan ikan mati di Sungai Batang Lobung sudah dari hari Senin Kemarin bang (30/04), jelasnya saat ditemui di Lokasi.

Namun Sayangnya hingga saat ini PT.Sago Nauli belum bisa dijumpai dan dimintai keterangan nya terkait Dugaan Pembuangan Limbah Ke Sungai yang menyebabkan sungai berwarna hitam pekat dan berbau serta spesies ikan yang mati.

 Menanggapi hal tersebut Pebri Ardian Sekretaris DPD LSM PMPR INDONESIA Provinsi Sumatera Utara Kepada Media ini menjelaskan bahwa dirinya telah turun ke lokasi Dugaan Pembuangan Limbah Sungai Batang Lobung oleh PT.Sago Nauli atas informasi dan laporan masyarakat. “ Kita sudah turun bersama Team Investigasi Kelokasi Sungai Batang Lobung Atas Dugaan pembuangan Limbah yang dilakukan oleh PT.Sago Nauli yang menyebabkan sungai hitam dan spesies ikan mati, Sebut Pebri.

 

Sementara itu Kurniawan Hasibuan Ketua LSM PMPR INDONESIA Provinsi Sumatera Utara yang dihubungi Via seluler mengatakan saat ini dirinya sedang berada di Bandung dan Kordinasi dengan Pengurus LSM PMPR INDONESIA. “ Saat ini saya lagi berada di Kota Bandung, Mengenai adanya Dugaan Pembuangan limbah ke Sungai Batang Lobung oleh PT.Sago Nauli saya sudah diinformasikan oleh pengurus yang turun ke lokasi dan Data terkait Hasil Investigasi yang dilakukan sudah dikirim dan sampai sama saya,ucap nya.

Kemudian ditambahnya juga bahwa LSM PMPR INDONESIA sedang melakukan pengkajian dan rencana nya Kami akan turun menyampaikan Aspirasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia di Jakarta, Dimana Tuntutan kami Tangkap dan Penjarakan Oknum Direktur PT.Sago Nauli Berserta terkait Pembuangan Limbah ke sungai Batang Lobung Dan Cabut Izin Operasional PT.Sago Nauli yang diduga telah menyalahi Undang Undang tentang Lingkungan Hidup,Tambahnya

Secara terpisah, Direktur PT.Sago Nauli sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait adanya dugaan bahwa membuang limbah disungai batang Lobuang Mandailing Natal,. Belum dapat dimintai konfirmasinya/(*)

Reporter  : Kurniawan

Editor       : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Turnamen Futsal U-27 dan Junior di Prakarsai Oleh Koramil 06 Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau,di Lapangan Balai Rakyat.

 

Guntung,(KT) - Koramil 06 Kateman, Sungai Guntung menggelar Turnamen Futsal Koramil 06 Cup. di Lapangan Balai Rakyat Kecematan Kateman Kabupaten Inhil.Selasa (01/05/18). dan tampak antusias masyarakat  meramaikan lapangan Rakyat untuk menonton turnamen futsal tersebut Tingkat U-27. Yang di Ikuti 60 Club yang dilaksanakan selama satu bulan.

 

Ketua Panitia Turnamen Futsal, Pelda Wagianto saat dikonfirmasi awak media ini, Selasa,(1/5/2018), mengatakan, Secara teknis, turnamen ini mencari bibit-bibit yang berpotensi untuk dijadikan pemain profesional dan menjalin silaturahmi antar pemain serta Menjunjung tinggi sportifitas dalam pertandingan futsal merupakan hal yang harus dilakukan oleh peserta turnamen.

 

"Saya minta kepada peserta yang mengikuti laga turnamen futsal agar menjunjung tinggi sportivitasnya supaya berjalan dengan baik," tuturnya.

 

Ditambahkanya lagi, Setelah Turnamen usai dilaksanakan keluar sebagai  pemenang Final Futsal turnamen Koramil 06 Kateman. Yang Juara-U 27. Di antaranya, 1.Alif Ramadhan 2.SMAN 1 3.Bahabum 4.Alfira U.15 1.Dandi FC 2.Alfira 3.Bsg 4.Parit 8 darat

 

Terakhir disampaikan, Dengan adanya kegiatan ini, maka bisa dijadikan agenda untuk mempererat kedekatan antar TNI dan masyarakat,dan semoga saja turnamen ini menjadi iven tahunan koramil 06, untuk para juara di ucapakan selamat dan tingkatkan lagi kemampuan untuk lebih baik lagi, agar kedepanya bisa mengikuti ajang turnamen yang lebih bergengsi lagi, dan alhamdulillah selama satu bulan turnamen ini digelar berjalan dengan lancar,” Tutupnya (*)

 

Reporter   : Ridho

 

Editor        : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31