humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Monday, 21 May 2018

 

Ket Photo : Kantor Bupati Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Taluk Kuantan,(KT) – Mantan Bendahara Setda Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau saat ini kondisinya terlilit dengan hutang yang harus dibayarkanya ke pihak ketiga adapun piutang tersebut ketika dia menjabat sebagi bendahara umum setda pemkab kuansing  sebesar kurang lebih tiga milyar termasuk uang pribadinya.

Doni Mantan Bendahara Umum Setda Kuansing kepada karimuntoday.com Senin,(21/5/2018), Via Hp selularnya mengatakan, Pada Tahun 2016 kala itu masuk dalam masa transisi kasda kosong, sehingga untuk keperluan setda kuansing dia harus meminjam uang kepada pihak ketiga, itupun atas persetujuan Sekretaris Daerah,(Sekda-red), semua itu dilakukan demi lancarnya roda pemerintahan bahkan untuk membiayai keperluan dipemerintahan dia tidak sungkan menggadaikan SKnya di Bank, bahkan menggadaikan Rumah Pribadinya, namun,celakanya ketika dia di copot dari jabatanya sebagai bendahara umum setda kuansing, uang yang dipinjamnya untuk keperluan pemerintah daerah tidak dibayarkan oleh Bendahara yang baru menggantikan dirinya.

“ Itu’ uang yang dipinjam olehnya kepada pihak ketiga bukan untuk kepentingan pribadinya, tetapi demi kelancaran roda pemerintahan pemkab kuansing kala itu, bayangkan saja, ketika itu Kasda Kosong, kepala daerah, maupun wakil kepala daerah hendak pergi kemana-mana, sebagai bendahara tentunya dia mencari inisiatif untuk mencari uang, itupun atas persetujuan setda,” Tukasnya

Ditambahkanya lagi, Dalam hal ini dia bukan untuk membela diri, tetapi dia hanya hendak meluruskan pemberitaan selama ini, di media maupun di sosmed yang cukup ramai dibincangkan terkait bupati kuansing menggunakan anggaran listrik,semua itu tidak benar, yang benar adalah uang yang dipergunakan oleh Bupati Kuansing maupun Wakil Bupati Kuansing dan Setda adalah uang dari hasil dia meminjam kepada pihak ketiga serta uang pribadinya yang dia dapat dengan menggadaikan SKnya serta Rumahnya dan itu juga sudah dia jelaskan ketika dirinya dipanggil oleh Penyidik Tipidkor Polres Kuansing.

“ Rabu ini dia akan menghadap bupati kuansing, untuk membicarakan terkait uang milik pihak ketiga serta uang pribadinya yang  terpakai sebanyak 450 juta untuk keperluan pemerintah kabupaten kala itu, dan tentunya dia berharap agar uang tersebut diganti, pasalnya, uang tersebut bersumber dari menggadaikan SKnya dan Rumah Pribadinya dan perlu diketahui sampai saat ini gaji yang diterimanya akibat meminjam uang di bank sangat minus dan tentunya sangat berdampak kepada ekonominya dirumah tangga,” tutupnya

Secara terpisah, Zubirman SH Praktisi Hukum di kuansing kepada karimuntoday.com Senin,(21/5/2018) mengatakan, Permasalahan ini yang dia ketahui sudah sampai ke polres kuansing bahkan sudah beberapa orang dimintai keterangan, andaikata dalam penyelidikan pihak kepolisian tidak ditemukan adanya dugaan penyelewengan hendaknya di ekspos ke publik dan begitu juga apabila ditemukan adanya penyimpangan diberitahukan juga ke masyarakat sudah sejauhmana hasil dari penyelidikan tersebut, atau sudah ditingkatkan ke penyidikan, sehingga masyarakat akan mengetahui perkembangan hasil dari pemeriksaan tersebut, " Pintanya (*)

Penulis   : lh/roder

Editor   : Helmy Ridar

 

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Lingga, H.Alias Wello mendampingi Jenderal Purn. DR.Moeldoko  Kepala Staf Kepresidenan RI  Pertemuan bersama Masyarakat Kabupaten Lingga berlangsung di Gedung Nasional Dabo (Senin 22/5/2018) lalu.

Lingga, (KT) - Jenderal Purn. DR.Moeldoko  Kepala Staf Kepresidenan RI  Pertemuan bersama Masyarakat Kabupaten Lingga berlangsung di Gedung Nasional Dabo (Senin 22/5/2018)lalu.

 Moeldoko dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Lingga yang telah menyambut kedatangannya dengan antusias

Dalam kesempatan ini di mengatakan, saya berkewajiban memajukan lingga mempercepat pertumbuhan ekonomi oleh karena itu saya sempatkan berkunjung kesini melihat hasil kunjungan saya yang pertama dulu yaitu tentang penanaman kebun percontohan di pasir putih Dabok saya mau tinjau langsung ke sana hari ini..

“ saya berharap Lingga nantinya bisa menghasilkan buah-buahan yang bisa di pasarkan di Bintan dan di Batam itu harapan saya .dia juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat Lingga agar ber sabar yang mana sawah yang kita ceta belom berhasil ini semua butuh waktu,”  ucapnya .

Acara ini di hadiri Bupati Lingga, H.Alias Wello dan Wakil Bupati Lingga, M.Nizar tampak juga Sekda Lingga Juramadi Esram dan semua Kepala  OPD yang ada di lingkungan Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri.

Dalam sesi Dialok H.Musfar selaku tokoh masyarakat Lingga mempertanyakan tentang Mahalnya harga sembako dan BBM di Kabupaten Lingga .muspar menuntut mana janji pemerintah tentang harga BBM seragam dan sembako murah.bahkan di lingga BBM mecapi 10.000 rupiah per Liter begitu juga sembako semakin hari semakin mahal sehingga masyarakat kami semakin susah, ujarnya.

Jendral Moeldoko Menjawab pertanyaan H.Musfar”  nanti saya akan sampai kan pada rapat terbatas bersama Presiden mengenai keluhan masyarakat Lingga tentang  Mahalnya BBM. kalau masalah sembako biasanya itu diatur melalui pasarnya daerah kota setempat,”  tutupnya.(Rs)

Penulis   : Rusli

 

Editor      : Helmy Ridar

Published in LINGGA

 

Ket Photo :  Ruas Jalan Provinsi Jurusan Simpang Pulo Padang - Batahan di Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2017 terindikasi Ajang Korupsi pasalnya terlihat adanya keretakan pada pekerjaan pembangunan jembatan pulo padang (Tahap 1).

Madina,(KT) -  Pembangunan jembatan Pulo padang pada ruas jalan Provinsi jurusan simpang pulo padang - batahan di Kabupaten Mandailing Natal (Tahap 1) tahun 2017 terindikasi Ajang Korupsi. Pasalnya Proyek yang ditampung di APBD Sumatera Utara melalui Dinas Bina marga dan bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara diduga adanya pengurangan volume pekerjaan. Seperti pantauan Kru media ini dilapangan pada Senin (21/05/2018), tampak sejumlah keretakan yang amat membahayakan bagi pengguna jalan.

 Salah seorang warga yang bermarga Nasution kepada media ini membenarkan bahwa terjadi keretakan pada pekerjaan pembangunan jembatan pulo padang (Tahap 1). "Benar bang ada keretakan pada sejumlah titik pekerjaan jembatan kita sebagai pengguna jalan sangat Khawatir akibat adanya keretakan jalan,jelasnya.

Informasi yang berhasil dikumpulkan Proyek pengerjaan tersebut dengan Pagu senilai Rp.7.600.000.000,00 namun ditawar oleh PT.Sekawan Jaya Bersama sebesar Rp.6.241.730.809,21. Sayangnya hingga berita ini dikirim ke Redaksi Baik Kepala UPT Bina Marga dan bina konstruksi Kota nopan maupun Kepala Dinas Bina Marga dan Bina konstruksi provinsi sumatera utara masih bungkam dan belum mau memberikan Tanggapan Terkait pengerjaan Pembangunan Jembatan Pulo padang tahap 1 yang dikerjakan oleh PT.Sekawan Jaya Bersama yang diduga Asal jadi.

Sementara itu dilain tempat Pebri Ardian Ketua DPC LSM PMPR Indonesia Kabupaten Mandailing Natal kepada media ini mengaku kecewa atas kualitas pekerjaan yang dikerjakan oleh PT.Sekawan Jaya Bersama. " Mengenai pekerjaan pembangunan oleh PT.Sekawan Jaya Bersama untuk pembangunan jembatan Pulo padang tahap 1 terkesan asal jadi,

 Tahun ini kita dapat informasi untuk tahap 2 nya sedang di tender, kita minta agar Panitia Pokja Lelang segera Memblaclist PT.Sekawan Jaya Bersama,sebut nya.

Ditambahkan juga Jika Panitia Lelang Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara masih memenangkan PT.Sekawan Jaya Bersama berarti dalam proses lelang ini ada permainan antara Dinas dan rekananTutup nya. (Kh)

Penulis  : Kurniawan

Editor    : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo :Wakil Ketua DPRD Karimun, Bakti Lubis Sedang Memimpin Hearing Senin,(21/5/2018).

 

Karimun,(KT) -  Dewan Perwakilan Rakyat DPRD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, kembali melakukan hearing dengan pihak Perusahaan PT Grace Rich Marine beserta OPD diantaranya dari, Dinas Lingkungan Hidup, KSOP, Bapenda serta masyarakat pemilik lahan, namun, sangat disayangkan Direktur Perusahaan tersebut berhalangan hadir dengan alasan sakit, dan Hearing dipimpin lansung oleh Wakil Ketua DPRD Karimun di Dampingi oleh Ketua Komisi III dan Anggota.

 

Wakil Ketua DPRD Karimun, Bakti Lubis mengatakan, Dari hasil kesepakatan pada hearing disimpulkan dengan suatu keputusan bahwasanya untuk sementara waktu aktivitas perusahaan tersebut dihentikan sampai batas yang belum ditentukan, bahkan masukan dari salah seorang Anggota DPRD dari Komisi III untuk menyarankan membentuk Pansus.

 

“ Ya’ tadi kita sudah sepakat dalam hearing, bahwasanya untuk sementara waktu aktivitas PT Grace Rich Marine dihentikan karena pihak perusahaan belum dapat memenuhi janjinya untuk memperlihatkan seluruh dokumen dimiliki seperti yang  dijanjikan pada hearing sebelumnya, bahkan Direktur perusahaan tersebut tidak hadir dengan alasan berhalangan dalam kondisi sakit,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia juga sudah berkonsultasi dengan Ketua Komisi III saudara Rasno beserta para Anggota DPRD dari Komisi III hasilnya,sepakat untuk menutup perusahaan tersebut sambil menunggu pihak perusahaan memperlihatkan periizinanya secara lengkap, dan juga pada kajian kita ditemukan adanya dugaan unsure pidana ketika perusahaan tersebut melakukan aktivitas, dan nantinya kita akan membuat surat recomendasi kepada Bupati Karimun, sebagai pihak memiliki wilayah untuk melakukan penutupan, sedangkan untuk ranah pidananya kita akan merecomendasikan kepada pihak kepolisian,(Kapolres-red),Karimun,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Raja Usman yang mewakili masyarakat mengatakan, Dia memiliki pandangan sama dengan Para Wakil Rakyat agar aktivitas perusahaan tersebut dihentikan untuk sementara waktu sampai pihak perusahaan bisa membuktikan bahwa memiliki  periizinan lengkap serta dapat memenuhi kewajibanya kepada masyarakat, dan dia merasakan kewibaan pemerintah daerah di injak-injak oleh pihak perusahaan,” ujarnya Singkat

 

Sementara, Edy Lumawi General Manager PT Grace Rich Marine ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Senin,(21/5/2018), via Hp selularnya, terkait hasil hearing di DPRD Karimun untuk sementara menutup aktivitas perusahaanya mengatakan, Bahwa Dia sedang sakit, “ Saya saat ini tengah sakit,” Singkatnya

 

Diwaktu yang sama, Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait hasil hearing di DPRD Karimun, meminta kepada bupati karimun untuk menghentikan aktivitas perusahaan tersebut belum dapat dimintai tanggapanya. (*)

 

Penulis  : lh/Johanes Tambunan

Editor      : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Gubernur  Irwan Prayitno, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal Menyambut Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan meresmikan pengoperasian kereta api (KA) Bandara Internasional Minangkabau, Provinsi Sumatra Barat, pada Senin, 21 Mei 2018.

Padang,(KT) - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan meresmikan pengoperasian kereta api (KA) Bandara Internasional Minangkabau, Provinsi Sumatra Barat, pada Senin, 21 Mei 2018.

Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Kepala Negara beserta rombongan bertolak menuju Provinsi Sumatra Barat dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 07.50 WIB.

Tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman pukul 09.15 WIB, Presiden dan Ibu Iriana disambut Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal.

Dari Ruang Tunggu Utama Bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan menuju tempat acara peresmian KA bandara tersebut dengan menggunakan kendaraan minibus.

Selain meresmikan, Presiden juga akan mencoba langsung kereta api yang diberi nama KA Minangkabau Ekspres tersebut untuk menuju Kota Padang.

Setibanya di Kota Padang, Presiden dijadwalkan meresmikan gedung sekolah SMP, SMA, dan rumah susun yang ada di Pondok Pesantren Modern Prof. Dr. Hamka II.

Sore harinya, Presiden beserta rombongan dijadwalkan kembali ke Jakarta.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Sumatra Barat, diantaranya adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar.

Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Penulis : Zulfahmi.Jasman

Editor : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kondisi Kantor Camat Kateman, Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

 

Guntung,(KT) – Kantor Kecamatan Kateman, Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau kondisinya terlihat sangat memprihatinkan dan terlihat kurang terawatt begitu juga dengan Rumah Dinas Camat juga terlihat sudah ditumbuhi semak belukar, sehingga terliat sebuah pemandangan yang kurang elok dipandang mata.

 

Hal tersebut dikatalan, Gusrimen Can Ketua FKPPI Kecamatan Kateman kepada karimuntoday.com Senin (21/5/2018), Ya’ Dia tidak habis pikir semenjak Camat saat ini, terlihat kondisi kantor camat, pagar serta rumah dinas kurang terawat jauh beda dengan camat terdahulu kantor camat terlihat bersih dan asri dan disamping itu pelayanan di kantor camat kurang maksimal.

 

“ Itu’ Kantor Camat Kateman seperti tidak berpenghuni pasalnya, disana sini terlihat sampah beserakan dan ditumbuhi semak belukar, selayaknya kantor tersebut menjadi contoh bagi kantor yang lain bukan sebaliknya, diminta kepada bapak bupati inhil untuk menegur sang camat tersebut,” Pintanya

 

Ditambahkanya lagi, Selain Kantor, Pagar, rumah Dinas, diteras kantor camat juga terlihat sampah-sampah beserakan dan tidak terlihat adanya niat untuk dibersihkan, berkemngkinan karena sang camat sering tidak berada dikantor sehingga para staf merasa tidak peduli, dan akibatnya juga pelayanan terhadap masyarakat tentunya akan terhambat, sekali lagi diminta kepada bapak bupati inhil untuk mengevaluasi kinerja camat tersebut,” harapnya

 

Secara terpisah, Kamren Camat Kateman sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait kurang terawatnya rumdis dan lainya, belum dapat dimintai konfirmasinya (*)

 

Penulis   : Ridho

Editor        : Helmy Ridar 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Aktivitas Reklamasi di Lakukan Oleh PT Grace Rich Marine di Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) – Dewan Perwakilan Daerah,(DPRD), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri meminta kepada Dinas terkait Khusunya Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri untuk menghentikan aktivitas Perusahaan PT Grace Rich  Marine melakukan reklamasi pantai,(pendalaman alur-red), pasalnya dari kajian dilakukan perusahaan tersebut izinya sangat diragukan dan diminta kepada penegak hukum untuk melakukan penyelidikan.

 

Hal tersebut dikatakan, Bakti Lubis Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri ekpada karimuntoday.com Senin,(21/5/2018), diruang kerjanya, Ya. Nanti kita akan merecomendasikan kesetiap instansi terkait agar aktivitas PT Grace Rich Marine untuk sementara waktu dihentikan dulu aktifitasnya, dan juga diharapkan kepada penegak hukum untuk melakukan penyelidikan, pasalnya dari hasil kajian dan telaah kita ada unsure melawan hukum ditemukan.

 

“ Itu koordinat yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan untuk pendalaman alur bukan untuk melakukan penambangan pasir darat, dan celakanya badan periizinan provinsi kepri mengeluarkan koordinat pertambangan dimana, artinya, antara koordinat kementerian perhunbungan dengan koordinat pertambangan di lokasi yang sama, itu tidak dibenarkan,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, selain permasalahan koordinat dia juga menemukan adanya penyimpangan terkait reklamasi dilakukan oleh PT Grace Rich Marine, salah satunya melakukan reklamasi di areal daratan, padahal di dalam izin, perusahaan tersebut hanya bisa melakukan reklamasi di perairan,dan masih banyak keracuan-kerancuan yang dia ketemukan, dan juga hari ini akan digelar hearing kembali dengan pihak perusahaan, tunggu aja informasi selanjutnya,” Tutup Lubis (*)

 

Penulis   : lh

Editor     : Helmy Ridar 

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31