humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 29 May 2018

 

Ket Photo : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Irwan Prayitno Meninjau Kesiapan Sembilan Bahan Pokok serta Memantau Harga Bahan Pangan saat Ramadhan 1439 H.Selasa,(29/5/2018) di Pasar Raya Padang.

 

Padang,(KT) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Irwan Prayitno Selasa siang (29/5/2018), melakukan peninjauan ke Pasar Raya Padang dalam rangka meninjau kesiapan sembilan bahan pokok serta memantau harga bahan pangan saat ramadhan 1439 H.

 

Dalam pantauan tersebut Gubernur mengatakan bahwa pada pertengahan Ramadan ini, harga bahan pangan sangat stabil. Menurut Irwan Prayitno, stabilnya harga pangan di pasaran karena stok yang mencukupi. Terlebih sebelum Ramadhan, pemerintah bersama pihak terkait selalu menggelar koordinasi guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan ke pasaran.

 

“Tak ada yang perlu dikhawatirkan. Beras, gula pasir, minyak goreng, bawang, daging sapi, semua stabil. Daging ayam dan cabai merah justru harganya turun. Ini semua karena stok yang masuk ke pasar tidak kekurangan. Dengan demikian, kendati permintaan meningkat, harga tetap stabil,” ungkapnya ketika meninjau harga pangan di Pasar Raya Padang bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar Endy Dwi Tjahjono, serta Kepala Bulog Sumbar Suharto Djabar, dan Pjs Wali Kota Padang Alwis.

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BI Sumbar, Endy Dwi Tjahjono mengatakan, kondisi harga pangan di pasaran saat ini sesuai dengan target dari program Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Endy optimis, inflasi Ramadan tahun 2018 tak jauh beda dengan inflasi tahun 2017, berada di bawah angka 1 persen.

 

“Kalau prediksi kami, bisa mengulang kesuksesan capaian inflasi Ramadan pada 2017 lalu. Kira-kira di angka 0,3% - 0,4%,” ucapnya. (Sumber hms pemprov sumbar jasman Tulisan zulfahmi)

 

Editor  : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Khairul ikhsan Chaniago,Aktivis Anti Korupsi, 

 

Kuansing,(KT) - Terus terang, kita sangat prihatin mendengarkan respon Sekda Kuansing terhadap kasus OTT pungli yang menjerat pegawai Dinas Perhubungan beberapa waktu yang lalu. Ucapan beliau yang mengatakan, “soal ancaman sanksi kepada ASN, tentu melihat seberapa fatal kesalahan oknum tersebut dan memberhentikan PNS lebih sulit daripada merektrut PNS”.

 

Hal tersebut dikatakan, Khairul ikhsan Chaniago, Aktivis Anti Korupsi, kepada karimuntoday.com,(29/5/2018),mengatakan,  jelas sekali ucapan Sekda ini adalah bentuk pelecehan terhadap semangat daerah ini dalam hal melawan korupsi. Jadi kita meminta kepada pak Bupati, dengan segala hormat tolong oknum Dinas Perhubungan ini diberikan sanksi pemecatan dan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

 

Pungli adalah perbuatan yang jelas jelas melanggar aturan. Semangat negeri ini sangat jelas, tidak ada tempat untuk oknum-oknum pegawai berotak pungli dan maling. Kita apresiasi kepada Polres yang sudah berhasil mengungkap kasus ini, selanjutnya soal sanksi, kita tidak ingin oknum Dinas Perhubungan ini di diamkan begitu saja, ini masukan kepada Pak Bupati, tirulah kepala daerah lain yang tegas dalam memberikan sanksi terhadap pegawai yang melakukan pungli.

 

 Tidak ada cara lain untuk memutus rantai pungli selain memecat dan memenjarakannya, sebab jika hanya dirotasi atau diturunkan jadi staf, bukan tidak mungkin oknum tersebut akan melakukan perbuatanya kembali karena tidak berikan sanksi tegas,  Saya yakin pak Bupati sepakat soal ini, jangan sampai Bupati jadi korban ucapan “bakalebuik Sekda” yang terkesan melindung-lindungi pegawai pungli, Segera pecat dan penjarakan saja oknum Dinas Perhubungan tersebut,” Pintanya

 

Secara terpisah, Dianto Mampanini Sekda Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya tudingan dari salah seorang masyarakat kuansing mengatakan bahwa ucapan Sekda ini adalah bentuk pelecehan terhadap semangat daerah ini dalam hal melawan korupsi  belum dapat dimintai konfirmasinya. (rr)

 

Penulis    : Roder

Editor       : Helmy Ridar

Published in KARIMUN
 
Ket Fhoto : Kondisi salah satu Jalan Protokol di Kota Batam saat ini. Kedepan Pemerintah Kota Batam, akan melebarkan ruas jalan Tiban-Sekupang menjadi lima lajur seperti kondisi jalan Simpang Rosedela - Batam Center. foto int

BATAM, (KT) – Pemerintah kota Batam, dibawah kepimpinan Walikota H. Muhammad Rudi dan Wakil Walikota Amsakar Achmad terus memfokuskan infrastruktur, seperti pelebaran-pelabaran jalan yang sudah dan sedang dalam pengerjaan saat ini sejumlah ruas jalan di kawasan Jodoh, Nagoya, Tanah Longsor, Pelita, Windsor, Penuin, Sei Panas dan Batam Center.

Tahun 2020, Pemerintah Kota Batam akan memfokuskan pelebaran jalan protokol Simpang Jam - Sekupang, menjadi lima lajur. Jalan gajah mada itu, rencananya akan dibangun menjadi lima lajur dari kondisi saat ini dua lajur.

“Space (Jalan) di Sekupang besar, satu jalur bisa lima lajur. Seperti Batam Centre bisa. Tahun 2020 kita mulai rambah ke sini (Tiban-Sekupang),” kata Rudi pada Safari Ramadhan Pemko Batam di Masjid Raudhatul Jannah, Tiban Raya, Kelurahan Tiban Baru, akhir pekan.

Menurut Rudi, selain jalan utama, Pemerintah Kota Batam juga akan membangun jalan di bagian dalam. Tepatnya dari Tiban Princess di kelurahan Tiban Indah sampai ke Mentarau, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang. Jalan di kawasan ini akan dibuat menjadi dua lajur tahun depan.

“Nantinya ingin kita sambungkan (jalan lingkar) sampai Tanjung Uma sehingga akses jalan dari Tiban ke Nagoya jadi cepat. Termasuk dari Patam Lestari semakin mudah ke Nagoya,” ujarnya, ketika menggelar Safari Ramadhan di Kampung Tua Patam, Kecamatan Sekupang, kemarin.

Rudi mengatakan, pemerintah ke depannya ingin mengembangkan Batam sebagai daerah tujuan wisata. Termasuk Kampung Tua seperti Patam Lestati. Oleh karena itu, orang nomor satu di kota Batam ini berharap dukungan masyarakat setempat untuk mewujudkan mimpi nyata tersebut.

“Kita ingin Batam jadi tujuan wisata, bagaimana kita bikin wisatawan datang kemari. Ayo bapak-ibu sambut peluang ini. Karena ada potensi pariwisata di Patam ini. Tadi kata panitia jembatan Patam ramai setiap akhir pekan oleh orang lokal. Bagaimana nanti dibuat ikon sehingga wisatawan dari luar juga datang ke Patam Lestari,”ungkapnya.

Selain itu, Rudi menyarankan, daerah-daerah lain di Kota Batam juga bisa ikut berbenah untuk menarik wisatawan. Misal di satu tempat mengembangkan tempat yang cantik untuk berfoto. Kemudian di lokasi lain mengangkat kuliner khas melayu. 

"Atau di wilayah tertentu khusus untuk pembuatan kerajinan tangan sebagai oleh-oleh wisatawan,"pugkasnya. (r/helmy ridar)

Editor : Helmy Ridar
editor : helmy ridar sumber : media center
Published in BATAM

 

Ket Photo : R.Hadimi Sakih SH, Masyarakat Karimun ketika Melaporkan PT Grace Rich Marine ke Polres Karimun, Kepri.

 

Karimun,(KT) -  Manajemen PT Grace Rich Marine menyikapi laporan masyarakat beberapa hari lalu ke Polres Karimun terkait perusahaan yang dipimpinya dan dia sangat menghormati proses hukum.

 

Hal tersebut dikatakan, Edi C Lummawie Manajemen PT Grace Rich Marine kepada karimuntoday.com Selasa,(29/5/2018), Via Hp selularnya, Ya’ dia selaku manajemen PT GRM sangat menghormati proses hukum, terkait adanya laporan dari beberapa elemen masyarakat ke polres terkait aktivitas perusahaanya dan juga mengenai adanya surat recomendasi dari DPRD Karimun ke Pemerintah Kabupaten Karimun,meminta agar aktivitas perusahaanya di tutup, bukankah hanya surat recomendasi, bukan surat keputusan.

 

“ Itu masayarakat yang melaporkan perusahaannya ke polres karimun dia sangat menghormati proses hukum, dan juga mengenai adanya surat recomendasi yang dikeluarkan oleh DPRD Karimun untuk menutup aktivitasnya perusahaanya kepada bupati karimun, bukan berupa surat keputusan, tetapi hanya surat recomendasi,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Beberapa hari lalu dia sudah melakukan konfrensi pers dengan sejumlah wartawan online dan cetak yang melakukan peliputan di karimun di Restoran Hotel Holiday dan dia sudah membeberkan semua dokumen periizinan dimilikinya, dan dia beranggapan izin dimiliki perusahaanya sudah lengkap untuk melakukan kegiatan operasional,” Tutupnya

 

Ket Photo : Djufrial Koordinator Aliansi Peduli Karimun juga Sekretaris Laskar Merah Putih Karimun.

 

Secara terpisah, Djufrial Koordinator Aliansi Peduli Karimun juga Sekretaris Laskar Merah Putih Karimun kepada karimuntoday.com Selasa,(29/5/2018), di Complek Padi Mas mengatakan, Bahwa ucapan Manajemen PT Grace Rich Marine Edi.C Lummawie bisa dikatakan pelecehan kepada institusi lembaga Negara, karena dia mengatakan, surat yang di keluarkan oleh DPRD Karimun hanya surat recomendasi bukan surat keputusan, dan dia menyimpulkan ucapan Edi C Lummawie tersebut sebuah pembangkangan terhadap lembaga dewan yang terhormat.

 

“ Ucapan Edi C Lummawie yang mengatakan surat Recomendasi dari DPRD Karimun meminta kepada bupati karimun menutup aktivitas perusahaan PT Grace Rich Marine bukan sebuah surat keputusan itu sudah biasa dikatakan, pelecehan dalam tanda kutip, pasalnya, seolah-olah surat recomendasi tersebut tidak memiliki kekuatan hukum untuk menutup aktivitas perusahaanya, sedangkan kita ketahui bahwa surat recomendasi tersebut di keluarkan oleh lembaga yang terhormat,mewakili masyarakat karimun, dan dia berharap agar bupati karimun secepatnya merespon surat dari DPRD Karimun tersebut,” Ujarnya Simgkat

 

Ket Photo : Bakti Lubis Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.(net).

 

Secara terpisah, Bakti Lubis Wakil Ketua DPRD Karimun ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Selasa,(29/5/2018), terkait adanya stetmen dari manajemen PT GRM Edi C Lummawie mengatakan, bahwa surat yang dikirimkan DPRD ke Bupati Karimun hanya surat recomendasi bukan surat keputusan mengatakan, Ya’ memang betul surat yang kita kirimkan ke Pemerintah Kabupaten Karimun adalah surat recomendasi meminta agar bupati karimun untuk menutup aktivitas perusahaan tersebut, dan juga surat recomendasi itu bukan saja kita kirimkan ke Pemkab saja tetapi juga ke Polres Karimun, dan tentunya kita berharap agar bupati karimun secepatnya merespon surat recomendasi yang kita kirimkan.

 

Ketika ditanya, adanya respon dari APK bahwasanya stetmen Manajemen PT Grace Rich Marine Edi C Lummawie terkesan melakukan pelecehan terhadap institusi DPRD yang mengatakan, bahwa surat recomendasi yang diterbitkan hanya surat recomendasi bukan surat keputusan, seolah-oleh tidak perlu ditanggapi, Lubis Mengatakan, Mengenai hal itu dia belum bisa berkomentar banyak, biar saja masyarakat yang menilai ucapan manajemen perusahaan tersebut,” Imbuhnya (*)

 

Penulis     : lh

Editor        : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kondisi Pasar Ramadhan di Kawasan Kolong, Karimun, Sepi Pembeli.

 

Karimun,(KT) – Jelang dua Minggu memasuki bulan ramadhan para penjual takjil makanan berbuka puasa lokasinya disediakan oleh pemkab Karimun yang letaknya dikawasan kolong sungai lakam barat mengeluh disebabkan sepinya pembeli hal ini tidak sesuai dengan sewa tempat harus dibayar kepada pengurus pasar Ramadan .

 

Menurut Yudi salah satu pedagang pasar Ramadan Kolong kepada karimuntoday.com Senin,(28/5/2018), " kami berjualan disini sudah memasuki Minggu kedua tapi sangat disayangkan kondisi saat ini sangat jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,pasalnya saat ini masyarakat yang hendak membeli takjil untuk berbuka puasa sangat sepi, akibatnya banyak makanan,(takjil-red), dibawa pulang kerumah karena tidak laku, sehingga merugi.

 

“ Kondisi tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, pasalnya pasar ramadhan yang kami tempati ini berkemungkinan kurang strategis atau factor ekonomi yang merosot, sehingga masyarakat sangat sepi mendatangi tempat kami untuk membeli takjil berbuka puasa,sehingga makanan yang kami jual tidak habis,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dengan kondisi seperti ini, tentunya akan berdampak kepada kami sebagai penjual takjil, pasalnya,untuk menyewa lapak, kami harus merogoh kocek sebesar Rp.500 ribu rupiah untuk selama bulan suci ramadhan ditambah lagi dengan membayar uang keamanan setiap harinya,dan kedepanya kami berharap kepada Disprindag Karimun untuk menyediakan lokasi yang strategis, agar ramai pengunjung, sehingga takjil yang kami jual laris manis tidak seperti saat ini,” Harapnya (*)

 

Penulis    : Johanes Tambunan

Editor       : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31