humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Friday, 04 May 2018

 

 

Ket Photo : Karikatur.(net).

 

Kuansing,(KT) – Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Muharman dan Bendahara Doni Irawan semenjak di tetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi dana pendidikan bagi Aparatur Sipli Negara,(ASN), sampai dengan tahap persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru dan sampai dengan  penuntutan kedua terdakwa tidak pernah ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum, dan keduanya bebas berkeliaran menghirup udara segar.

 

Hal tersebut dikatakan, Zubirman SH Praktisi Hukum di Kuansing kepada karimuntoday.com Jum’at (4/5/2018), Dia sangat menyayangkan Pihak Pidsus Kejari Kuansing sampai dengan Jaksa Penuntut Umum tidak melakukan penahanan terhadap kedua tersangka Korupsi Dana Pendidikan, bahkan ketika sudah dilakukan penuntutan statusnya sudah terdakwa keduanya juga melenggang dengan bebas, terkesan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kuansing kurang serius dalam pemberantasan korupsi, bahkan kedua terdakwa hanya di tuntut selama 22 bulan, padahal kerugian Negara cukup besar sebanyak, 1,5 Milyar.

 

“ Itu’ kedua terdakwa hanya di vonis 22 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau, padahal kerugian Negara cukup signifikan sebanyak, 1,5 Milyar, celakanya lagi, semenjak ditetapkan sebagai tersangka sampai dengan terdakwa keduanya tidak pernah dilakukan penahanan, penegakan hukum sangat miris sekali,” Cetusnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap kepada Ketua Majelis Hakim beserta Anggota ketika melakukan vonis nantinya, agar memberikan hukuman setimpal selama 20 tahun kepada kedua terdakwa, pasalnya kedua terdakwa adalah seorang ASN, yang seyogyanya memberikan contoh tauladan ditengah masyarakat bukan sebaliknya merampok uang rakyat lewat APBD, dan akibat dari perbuatanya sangat menyakiti hati masyarakat kuansing masih banyak kehidupanya di bawah garis kemiskinan,dan juga diminta kepada Jaksa Pengawasan untuk melakukan penyelidikan kepada JPU tersebut,” Tukasnya (*)

 

Reporter   : Roder

Editor        : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kapolsek Pulau Burung, IPTU.Junaidi Berjibaku dengan Masyarakat Memadamkan Api.

 

Pulau Burung, (KT) - Musibah kebakaran kembali menimpa warga Desa Pulau Burung Kecamatan Pulau Burung, Inhil. Musibah ini terjadi pada Jumat (4/5/ 2018) sekira pukul 14.30 WIB siang tadi menghanguskan 3 unit rumah. Musibah ini terjadi di jalan menuju Pelabuhan KM. 00 di Desa Pulau Burung Kecamatan Pulau Burung, Inhil.Riau.

 

Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab terjadi kebakaran tersebut, namun berdasarkan informasi yang disampaikan Camat Pulau Burung, kepadakarimuntoday.com api saat ini sudah dapat dipadamkan.

 

"Alhamdulillah, saat ini api sudah dapat dikuasai oleh Tim Balakar dan masyarakat. Penyebab belum di ketahui dan kerugian belum dapat di taksir. Semoga korban yang terkena musibah tabah menghadapinya. Amin," ujar Camat Pulau Burung, M Yusuf SSos MM.

 

Secara terpisah, Kapolsek Pulau Burung, IPTU, Junaidi kepada karimuntoday.com via WA nya mengatakan, Pada hari Jum'at tgl 04 Mei 2018 sekira pukul 14.10 Wib pada saat Saksi Sedang bekerja memasang Dinding Batako di Dapur Rumah Sdra. YAN KIM (Korban) Tiba-tiba Saksi Melihat kepulan Asap Besar Dari Dapur Rumah milik Sdra. H. MONEL.

 

Selanjutnya Saksi mengecek Ke Dalam rumah Tersebut dan Ditemukan Seorang laki-laki Yang mengalami Keterbelakangan Mental dan Lumpuh An. HENDRI. Yang Sedang duduk di Dalam Rumah Tersebut, karna melihat Api semakin membesar selanjutnya Saksi dengan rekan kerjanya Langsung Menolong mengangkat Sdra. HENDRI

 

Kemudian saksi berterik meminta tolong kepada warga sekitar Selanjutnya Warga dan Masyarakat Melakukan Pemadaman Dengan alat seadanya, namun Api semakin meluas melahap Bangunan rumah yang terbuat dari bahan Kayu dan setelah Dibantu Dengan 4 Unit Mesin Robin Milik PT. RSUP Dan Tim Damkar PT RSUP, Masyarakat Serta Polsek Pulau Burung Api Dapat di Padamkan Sekira Pukul 15.30 WIB,Dalam Musibah kebakaran tersebut tidak terdapat Korban Jiwa,” Tutur Kapolsek

 

Sementara itu, menurut salah seorang warga Pulau Burung, Safrudin menyebutkan bahwa info yang beredar di lapangan asal api berasal dari dapur salah satu rumah warga. "Karena banyak kos-kosan disitu, jadi infonya penyebab awal diduga dari api dapur," katanya saat dihubungi Karimuntoday.com (*)

 

Reporter   : Ridho

Editor        : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : AKBP TA. Rahman Kasatpol PP Karimun Kadisprindag Karimun dan Lurah Sungai Lakam Timur.

 

Karimun,(KT) – Satuan Polisi Pamong Praja, Disprindag, Perhubungan dan Lurah Sungai Lakam Timur melakukan penertiban terhadap Pasar Ramadhan di areal Pasar Puan Maimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, dari hasil penertiban dan sidak tersebut ditemukan adanya Tiang untuk dijadikan lapak terlalu menjorok ke bahu jalan sehingga berpotensi menganggu arus lalu lintas.

 

Hal tersebut dikatakan, AKBP TA. Rahman Kasatpol PP Karimun kepada karimuntoday.com Jum’at (4/5/2018), Ya’ dari hasil sidak sekaligus penertiban yang kita lakukan dilapangan bersama beberapa OPD, ditemukan adanya letak posisi tiang untuk dijadikan pasar ramadhan terlalu memakan badan jalan, sehingga tentunya akan menggangu arus lalu lintas, dan nantinya bisa menimbulkan kemacetan, dan tadi kita sudah memberitahukan kepada pengurus pasar ramadhan agar memindahkan posisi tiang tersebut.

 

“ Alhamdulilah Pengurus Pasar Ramadhan menerima usulan dari kita agar memindahkan tiang-tiang yang mau dijadikan pasar tersebut dari bahu jalan, dan juga apabila dalam waktu 3 (tiga), hari, tiang tersebut belum juga dipindahkan maka kita akan melakukan tindakan tegas,” tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Tujuan dari penertiban dan sidak ini, agar nantinya memasuki bulan puasa masyarakat yang hendak melewati jalan tersebut untuk  berbelanja ke pasar puan maimun tidak terganggu dengan keberadaan pasar ramadhan tersebut, artinya, kita harus mendeteksi dini kemungkinan-kemungkinan yang akan datang,sebelum terjadi kemacetan arus lalu lintas,” tutupnya

 

Secara terpisah, Yunus Pengurus Pasar Ramadhan Areal Pasar Puan Maimun kepada karimuntoday.com mengatakan, Dia akan memenuhi permintaan Ka.Satpol PP Karimun dan OPD lainya, untuk memindahkan tiang pasar yang menganggu bahu jalan, adapun pasar ramadhan sudah di bangun sebanyak 100 buah lapak dengan harga sewa, 1.8 juta perbulanya dan di proritaskan menempati lapak adalah pedagang lama yang sebelumnya sudah pernah menyewa lapak tersebut, dan untuk tahun ini terjadi penurunan pembuatan lapak, sebelumnya di tahun 2017 kemarin kita membangun 200 lapak,” Ucapnya (*)

 

 Reporter   : Johanes Tambunan

Editor         : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Suasana Pedagang Ayam Potong di Pasar Taluk Kuantan, Kuansing, Riau.

 

Kuantan Singingi,(KT)  - Dalam Rangka menyambut bulan Suci Ramadhan tidak berapa lagi, harga ayam potong di pasar taluk kuantan, kabupaten kaunsing merangkak naik dari 27 ribu per kilo hingga 29 ribu perkilo,akibatnya daya beli masyarakat semakin menurun pasca ekonomi masyarakat semakin turun di sebabkan harga karet yang murah.

 

 Ridwan pedagang ayam potong di pasar Taluk Kecamatan Kuantan Tengah, ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Jum'at (4/05/2018),menuturkan, memang benar saat ini harga ayam potong yang dijual kepada masyarakat sudah mulai naik karena sudah mendekati  bulan puasa dan saat ini harga ayam  potong naik berikisar 500 rupiah per kilo sampai 1000 rupiah per kilo, adapun ayam potong tersebut di datangkan dari Sumatera Barat.

 

“ Sudah menajdi tradisi harga ayam potong ketika memasuki bulan suci ramadhan merangkak naik, dan saat ini kenaikan harga ayam potong berkisar, 5 ratus rupiah s/d 1000 rupiah, dan juga naiknya harga ayam potong disebabkan kekurangan stok,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Untuk saat ini perhari dia bisa menjual ayam potong sebanyak 100 ekor perhari, dan juga keuntungan dari menjual ayam potong tidak begitu besar, pasalnya, ayam tersebut di datangkan dari sumbar, ketika sampai di taluk kuantan beratnya sudah menyusut, dan dia berharap kedepanya di taluk kuantan ada masyarakat atau pengusaha yang melirik untuk bertenak ayam potong,sehingga pasokan tidak tergantung ke sumbar lagi,” Harapnya (*)

 

Reporter    : Lidia

Editor         : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31