humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Friday, 01 June 2018

 

Ket Photo : Bupati Kuansing, H. Mursini.

 

Kuansing,(KT) – Saat ini Penyidik Tidpikor Polres Kuansing, Provinsi Riau tengah melakukan penyelidikan adanya dugaan korupsi dana listrik senilai Rp.1, 2 Milyar yang  diduga melibatkan beberapa oknum di Pemkab Kuansing termasuk Bupati Kuansing Mursini serta pihak-pihak yang terlibat, oleh sebab itu diminta kepada penyidik untuk memeriksa orang nomor satu tersebut.

 

Hal tersebut dikatakan, Zubirman SH, Praktisi Hukum di Kuansing kepada karimuntoday.com Jum’at (1/6/2018), Ya’ Saat ini ditengah masyarakat bermacam opini liar berkembang yang mengatakan adanya dugaan bupati terlibat terkait penggunaan dana listrik sebesar, 1.2 Milyar tersebut, untuk itu agar bola liar tersebut dapat meminimalisir kecurigaan public diminta kepada penyidik agar memeriksa kedua petinggi dikuansing tersebut.

 

“  Supaya jangan menjadi opini liar penyidik Tidpikor Polres Kuansing harus segera mengungkap kasus rekening listrik untuk mengetahui kemana saja uangnya mengalir, jika memang ada keterlibatan bupati, Ya’ Periksa saja bupatinya, karena semua orang sama di depan hukum, jangan sampai kasus ini menjadi dagangan politik untuk mendiskriditkan pihak tertentu,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Saat ini ditengah masyarakat bermacam asumsi muncul mulai penggunaan dana listrik tersebut untuk kegiatan acara syukuran pemenangan Mursini dan ada juga untuk acara pesta di Lampung serta digunakan untuk kepentingan instansi lain, oleh sebab itu, untuk menjawab dugaan-dugaan ditengah masyarakat sebaiknya penyidik secepatnya menuntaskan kasus ini, dan hasilnya di ekspos ke public apakah memang ditemukan adanya dugaan korupsi atau tidak , andaikata memang ditemukan diminta secepatnya menetapkan tersangka, karena kasus ini sudah cukup lama di tangani oleh polres kuansing,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Kapolres Kuansing, AKBP. Fibri Karpiananto SH.SIK, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, tetapi dari informasi dirangkumkarimuntoday.com dilapangan, saat ini pihak penyidik tidpikor sedang menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Riau, untuk mengetahui seberapa besar kerugian Negara yang ditimbulkan, namun sampai saat ini belum dapat memastikan seberapa besar kerugian Negara karena masih dalam tahap penghitungan (audit).(*)

 

Penulis    : Roder/Lidia

Editor       : Helmy Ridar

Published in KARIMUN
 
Ket Foto : Kasat Reksrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan, S.Ik, MH. foto istimewa.

BATAM, (KT)
- Aparat kepolisian berhasil meringkus tiga pria komplotan kejahatan jalan yang diduga sudah beraksi puluhan kali di sejumlah lokasi di penjuru kota Batam. Dua dari tiga pelaku, terpaksa ditembak karena ketika akan dibekuk berusaha melawan dan melarikan. Padahal, sebelumnya aparat yang akan menangkap pelaku sudah memberikan tiga kali tembakan peringatan. Kapolresta Barelang Kombes Hengki melalui Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) ini sudah lama melancarkan aksinya di sejumlah lokasi di Kota Batam. Mereka berhasil di ciduk di tiga lokasi berbeda di kota Batam. “Sudah terdapat 24 TKP pelaku beraksi diantaranya Pasar Tanjung Piayu, Depan KFC Botania, ATM Pasar Botania, Taman Jodoh, Puri Agung Tanjung Uncang, ATM SPBU Baloi, ATM BCA Fanindo, Simpang Bandara, SP Batu Aji, Bengkong, Kantor Pos Tiban dan beberapa tempat lainnya,”kata Andri kepada Karimun Today.Com, di Mapolres Barelang, Baloi, Batam, kemarin. Menurut pengakuan para pelaku, komplotan BNN tersebut melancarkan aksinya mengaku-mengaku sebagai anggota BNN dengan modus menodongkan senjata api dan alat setrum, agar para korban mengaku kalau sedang memakai atau menggunakan narkoba, kemudian meminta dompet korban dan mengambil kartu ATM serta Pin-nya. "Anggota kita terpaksa melumpuhkan pelaku yang mencoba melawan dan berusaha melarikan diri ketika akan diamankan,"ujarnya. Ketiga pelaku yang diamankan polisi gabungan tim Satreskrim Polresta Barelang, Tim Jatantras Ditreskrimun Polda Kepri, Polsek Lubuk Baja dan Polsek Sagulung, yaitu; Agus Tinus, Marlis dan Venta. Dua pelaku terakhir ini, dilumpuhkan petugas kepolisian dengan tembakan di kaki, karena sebelumnya saat akan dibekuk sudah diberikan tembakan peringatan oleh polisi. "Selanjutnya para pelaku dibawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kini mereka sudah di jebloskan ke sel tahanan Rutan Polresta Barelang,"pungkasnya. (r/helmy ridar) editor : helmy ridar
Published in BATAM
 

Ket Photo : Inilah salah satu dari  sekolah negeri yang tidak menerapkan sistem zonasi tetapi bisa menerima siswa dari daerah manapun termasuk luar Batam tahun 2018/2019. foto helmy ridar.

BATAM, (KT)
- Memasuki tahun pelajaran 2018/2019 bulan depan, sekolah negeri tingkat SD dan SMP di Kota Batam akan menggunakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), kecuali empat sekolah rujukan pemerintah. Keempat sekolah yang tidak akan terapkan sistem zonasi di PPDB 2018/2019 ini adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Sekupang, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Batam di Sekupang, SMP Negeri 6 Batam di Sei Panas dan SMPN 26 Batam. Artinya, empat sekolah ini bisa menerima siswa dari daerah manapun, tidak terikat pada aturan zonasi. “ Sekolah unggulan kan sudah tidak ada lagi, diganti dengan sekolah rujukan. Itu ada SK Menterinya. Untuk Batam, empat sekolah itulah yang menjadi rujukan seluruh sekolah,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan usai sosialisasi PPDB di Aula Kantor Walikota Batam, kemarin. Menurut Hendri, penetapan sekolah rujukan ini didasarkan pada prestasi hingga ketersediaan sarana prasarana. Sekolah rujukan untuk tingkat SMP akan disi maksimal 32 siswa sedangkan SD 28 siswa, sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. "PPDB di sekolah rujukan, akan melihat pada nilai siswa saat pendaftaran. Tidak saja siswa asal Batam, sekolah rujukan ini juga diperbolehkan menerima siswa asal luar Batam,"ujarnya. Dijelaskan, pendaftaran sekolah rujukan akan dibuka pada 26-28 Juni mendatang melalui daring (online). Namun tetap akan disediakan nomor antrean di sekolah, karena berdasarkan pengalaman orangtua tetap mendatangi sekolah meskipun pendaftaran secara daring. “Khusus untuk sekolah rujukan kita akan adakan tes tertulis dan wawancara. Ini dilakukan karena kami harus memperhatikan nilai siswa, karena menyangkut pencapaian sekolah rujukan ke depannya,” ungkap pria yang juga sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam itu. Ia mengungkap, untuk pelaksanaan tes tertulis dan wawancara dijadwalkan pada 29-30 Juni 2018. Dan hasil PPDB akan diumumkan 2 Juli, dilanjutkan dengan daftar ulang 3-4 Juli 2018. "Sedangkan untuk sekolah yang terapkan sistem zonasi, pendaftaran akan dibuka pada 3-5 Juli. Sistem zonasi ini tetap memperhatikan umur, nilai, jarak rumah ke sekolah hingga waktu siswa mendaftar. Setiap siswa diberikan kesempatan memilih dua sekolah di wilayah tempat tinggal mereka,"pungkasnya. (r/helmy ridar) editor : helmy ridar sumber : media center
Published in BATAM

 

Ket Photo : Para Donatur yaitu CSR Wardah, Hotel Emersia, Yayasan Baiturrahmah, Rumah Sakit Siti Hawa, Elzatta dan Pemprov Sumbar Memberikan Bantuan Paket Sembako.

 

Sumbar,(KT) - Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) selalu berupaya mengentaskan kemiskinan baik melalui pemerintah, Baznas Provinsi maupun berbagai donatur lainnya.

 

Kali ini LKKS menyerahkan 100 bantuan paket sembako oleh Ketua LKKS Provinsi Sumatera Barat Nevi Zuairina untuk 100 KK keluarga kurang mampu di Gedung Syamsiar Thaib Kabupaten Pasaman, Kamis (31/5/2018).

 

Sembako yang diberikan tersebut disponsori oleh beberapa donatur yaitu CSR Wardah, Hotel Emersia, Yayasan Baiturrahmah, Rumah Sakit Siti Hawa, Elzatta dan Pemprov Sumbar.

 

Sebelumnya telah diserahkan 400 paket sembako di Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam. Kali ini Nevi didampingi Wakil Ketua LKKS Kabupaten Pasaman Ny.Mira Arthos beserta menyerahkan 100 paket sembako untuk 100 KK keluarga kurang mampu.

 

Seberapapun yang kita dapat mari kita syukuri, semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bagi penerima, ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu terlebih lagi saat bulan Ramadhan.

Manfaatkan bantuan ini, niatkan semoga tahun depan kita juga bisa menjadi donatur bagi yang membutuhkan, tetaplah berusaha dan berdoa jangan biarkan malas menguasai kita.

 

Kami berharap ibu-ibu doakan donatur kita agar sehat selalu dan bisa menjalankan rutinitasnya dan tetap bisa membantu keluarga yang kurang mampu, namun meskipun dapat bantuan tetaplah berdoa dan berusaha jangan membuat kita menjadi malas, " ungkapnya. (*)

 

Sumber; : Hms pemprov sumbar jasman Tulisan:zulfahmi

Ediotor   : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

Ket Photo :  Fakultas Teknik Universitas Islam Kuantan Singingi pukul 14.00 WIB. Rabu tanggal 30 Mei 2018.

 Kuantan Singingi,(KT) -  Kuliah Umum Kewirausahaan dengan Tema “Marketing Dan Manajemen Resiko Dalam Kewirausahaan” selaku narasumber yaitu Ali Rahman seorang Owner Cempaka Group tempat dilaksanakannya kuliah ini di Fakultas Teknik Universitas Islam Kuantan Singingi pukul 14.00 WIB. rabu tanggal 30 Mei 2018.

Acara ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi UNIKS yaitu ketua LPMP, LPPM, GKM, Ka. Prodi, Kabag Akademik, Kabag Sistem Informasi, Ka. Labor Komputer serta tenaga pendidik dan karyawan dilingkungan fakultas teknik Pembukaan acara dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik Gusmulyani, S.T., M.T, Selaku ketua panitia Riki Ruspianda, S.P., M.Si menyampaikan kepada peserta yang mengikuti kuliah umum dengan mengikuti acara ini para peserta dapat memulai menjadi seorangentrepreneur dengan melakukan usaha yang kecil hingga menjadi besar.

Ali Rahman selaku narasumber dalam kegiatan ini menyampikan bagaimana cara memulai berwirausaha saat ini, kita menyadari bahwa saat ini indonesia mulai mengalami kerisis keuangan yang sangat berat, dimana kita mengetahui bahwa saat ini indonesia memiliki jumlah pengangguran yang lumayan cukup banyak dari negara lain dikarnakan kurangnya memiliki jiwa entrepreneurship yang dimiliki kalangan masyarakat, oleh karena itu kita harus berani memulai usaha walupun sekecil mungkin, dari 10 juta masyarakat indonesia dengan memulai berwirausaha kita dapat mengurangi pengangguran yang ada diindonesia saat ini.

Setelah selesai acara dekan fakultas teknik Gusmulyani, S.T., M.T, memberikan sebuah plangkat dan piagam penghargaan kepada narasumber yaitu Ali Rahman dan diakhiri dengan foto dan buka bersama di fakultas teknik. (*)

 

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Surat Pemberitahuan Kegiatan Unjuk Rasa dan Aksi Damai.

 

Karimun,(KT) – Ratusan Massa Peduli Lingkungan Karimun akan melakukan Unjuk Rasa Aksi Damai di Depan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Karimun di Provinsi Kepri, menolak aktivitas Kegiatan PT Grace Rich Marine melakukan Pendalaman Alur serta Reklamasi Pantai adapun unjuk rasa tersebut dilaksanakan pada Rabu,(6/6/2018), dan Surat Pemberitahuan unjuk rasa aksi damai sudah dikirimkan ke Polres Karimun.

 

Hal tersebut dikatakan, Iwan Gondrong Koordinator Pelingkar kepada karimuntoday.com Jum’at,(1/6/2018), Ya’ Minggu ini Pelingkar bersama elemen masyarakat karimun akan menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Syahbandar sebagai Otoritas Pelabuhan menuntut agar KSOP melakukan pelarangan terhadap aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh PT Grace Rich Marine, pasalnya kami menilai kegiatan dilakukan oleh perusahaan tersebut  ditemukan adanya unsure pelanggaran sesuai dengan UU oleh sebab itu kami menolak seluruh aktivitas perusahaan tersebut.

 

“ Ya’ kemarin Kamis (31/5/2018), Surat Pemberitahuan Aksi Unjuk Rasa Damai sudah kami kirimkan ke Polres Karimun dan insya allah aksi tersebut akan di gelar pada hari Rabu,(6/6/2018), di Depan Kantor Syahbandar sebagai pihak Otoritas Pelabuhan, dalam aksi tersebut kami meminta agar pihak syahbandar tidak memberikan izin olah gerak kapal kepada pihak-pihak yang bersentuhan lansung dengan PT Grace Rich Marine untuk melakukan pendalaman alur serta reklamasi pantai, pasalnya kami menilai kegiatan tersebut menyalahi prosedur,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi,  Kami dari Peduli Lingkungan Karimun,(PELINGKAR) serta elemen masyarakat kabupaten karimun, berharap agar surat permohonan menggelar aksi unjuk rasa damai tersebut di kabulkan oleh pihak kepolisian,(Polres Karimun), pasalnya aksi kami tersebut dilindungi Konstitusi dan Undang-Undang, karena dalam UU tersebut memberikan jaminan dan kebebasan kepada setiap warga Negara untuk berserikat dan berkumpul mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan sesuai Pasal 28 UUD tahun 1945 dan tentunya sudah semestinya seluruh pihak menghormati hak-hak konstitusional setiap warga,dan apabila ada pelarangan atau menghalang-halangi rencana aksi demontrasi  justru adalah perbuatan melanggar konstitusi dan Undang-Undang,” Tutupnya (*)

 

Penulis    : lh

Editor      : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30