humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Monday, 18 June 2018

 

Ket Photo : Mangkrak' Proyek Pembangunan Cargo Malako di Pelambung Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, 

 

Karimun,(KT) – Wadah Peduli Lingkungan Karimun,(PELINGKAR), Provinsi Kepri pekan depan akan melaporkan Proyek Pembangunan Cargo Malako di Pelambung Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, pasalnya sejak di bangun kurang lebih tujuh tahun silam sampai saat ini belum juga rampung dikerjakan dan terkesan mangkrak.

 

Hal tersebut dikatakan, Iwan Kurniawan Koordinator Pelingkar kepada karimuntoday.com Senin,(18/6/2018), Ya’ Insya Allah Pekan depan kita akan melaporkan proyek pembangunan pelabuhan cargo malarko ke Kejaksaan Negeri Karimun, pasalnya kita menduga adanya indikasi dugaan korupsi pada pembangunan proyek tersebut, sebab,dari informasi didapat anggaran yang sudah dikucurkan untuk membiayai proyek tersebut sudah mencapai kurang lebih 200 milyar dengan sumber Anggaran APBN, dan kita melihat dengan uang sebesar itu tidak sesuai dengan kondisi phisik yang di bangun.

 

“  Dia melihat adanya indikasi kebocoran anggaran pada proyek pembangunan pelabuhan cargo malarko, pasalnya kalau dilihat secara kasat mata tidak sebanding anggaran yang dikucurkan dengan phisik yang sudah selesai dikerjakan, oleh sebab itu dia melaporkan proyek tersebut kepada pihak kejaksaan agar dapat melakukan pengusutan,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Selain adanya indikasi kebocoran anggaran pada pembangunan proyek pelabuhan tersebut, dia juga menyentil terkait mangkraknya proses pekerjaan dilakukan oleh pihak rekanan kontraktor, artinya, agar proses pengerjaan pelabuhan cargo malarko tidak bias serta menjadi tanda Tanya di elemen masyarakat karimun, agar terang benderang makanya dia laporkan, dan nantinya, pihak penegak hukum (kejaksaan-red), dan BPK RI lah yang menentukan apakah proyek tersebut  ditemukan apakah ada kerugian negaranya atau tidak,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Dirjen Hubla RI sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait adanya salah satu wadah masyarakat pelingkar yang bakal melaporkan adanya dugaan korupsi pada pembangunan proyek pelabuhan cargo malarko ke pihak kejaksaan karimun, dan terlihat proyek tersebut mangkrak, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, begitu juga dengan Pihak Kontraktor Pelaksana Pembangunan Proyek tersebut belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

 

Penulis    : lh

Editor      : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Ruas Jalan Menuju Pantai Cermin Terlihat Berlumpur dan Licin di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

 

Kateman,(KT) - Tak kenal makanya tak sayang.kalau belum pernah melihat lansung dan berkunjung ketempat destinasi objek wisata yang selalu Ramai dikunjungi setiap harinya mulai dari orang tua dan anak anak serta para Remaja, yakni objek wisata pantai Cermin terletak di antara parit 2 dan parit 1.sungai guntung tepatnya tidak jauh dari Kawasan PT.Oscar Investama kelurahan Bandar Sri-Gemilang kecematan Kateman kabupaten Inhil/Propinsi Riau.

 

Acara pesta Rakyat lebaran ke 3 dipantai Cermin dihiasi oleh lumpur disepanjang 700 meter menuju pantai Cermin dengan penuh perjuangan karena masyarakat yang hendak ke lokasi objek wisata tersebut harus berjibaku dengan lumpur-lumpur yang menghiasi ruas jalan, dan masyarakat yang melintas harus ekstra hati-hati, pasalnya, kurang gesit niscaya akan terjatuh kedalam lumpur.

 

Dari pantauan karimuntoday.com, Minggu,(17/6/2018), melihat langsung kondisi ruas jalan menuju pantai Cermin memasuki lahan PT.Oscar Investama menjadi ladang Lumpur layaknya kubangan kerbau banyak para pengunjung melihat acara yang di adakan pantai Cermin kecewa dengan Kondisi jalan yang mendadak menjadi lumpur karna Diguyur Hujan kurang lebih 1 jam.

 

Kepada karimuntoday.com ibu Yati beserta anak-anaknya mengatakan, Dia pergi berkunjung kepantai Cermin ketika cuaca masih cerah, dan tiba-tiba mendadak Hujan,padahal Karcis udah dibeli kepada penjaga karcis di pantai Cermin dengan Seharga 15 Ribu Rupiah dan.baru mau masuk kedalam  lokasi pantai tiba-tiba hembusan angin kencang diiringi dengan Hujan deras  lansung menguyur pantai Cermin yang katanya ada Artis dari Tanjung batu menghibur warga yang datang,”.ulasnya

 

Masih kata Ibu Yati kepada karimuntoday.com,kalau tidak diguyur hujan Pantai Cermin diprediksi akan dipadati oleh pengunjung dari berbagai penjuru yang ada di Inhil Utara,saat ini saja yang berada dipantai Cermin sekitar 300 Ratus orang, dan juga terlihat di objek wisata tersebut dipenuhi oleh kendaraan roda dua kurang lebih  2 Ratus kendaraan milik warga yang datang ke pantai cermin” kalau tidak diterpa hujan mungkin pantai Cermin dipenuhi para pengunjung bisa-bisa pantai Cermin jadi lautan orang,” kata ibu Yati

 

Hal senada di katakan oleh, Syamsuri salah seorang pengunjung Pantai Cermin kepada karimuntoday.com, Dia menyebut, Kondisi ruas jalan yang berlumpur menuju objek wisata menjadi ladang rezeki juga oleh salah seorang warga guntung yang memiliki spead boat berukuran kecil dengan sigap melayani masyarakat yang hendak pergi ke pantai cermin, dengan biaya relative standar, yakni, untuk satu orang dipatok dengan tarif, 100 ribu rupiah begitu juga dengan kendaraan roda dua, selain itu dia berharap agar pemerintah daerah maupun provinsi dapat memperbaiki ruas jalan menuju pantai cermin tersebut, pasalnya kalau dikelola dengan baik tentunya dapat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,(PAD),serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar karena Pantai Cermin memiliki pemandangan yang cukup asri,sehingga masyarakat yang datang akan merasa nyaman di lokasi tersebut,” Tutupnya (*)

 

Penulis  : Ridho

Editor     : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30