humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Monday, 04 June 2018

 

 Ket Photo : Muhammad Ali Bendahara PATRON Karimun sedang Memberikan Paket Sembako kepada Salah Seorang Kaum Dhufa.

 

Karimun,(KT) – Dewan Pimpinan Cabang Patriot Nasional,(PATRON), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri berbagi kasih dengan para Anak Yatim Piatu serta Kaum Dhufa dengan menggelar buka bersama sekaligus membagikan paket sembako.

 

Ketua DPC PATRON Karimun, Andi Acok kepada karimuntoday.com Senin,(4/6/2018), mengatakan, Ya, malam ini Patron menggelar acara buka bersama dengan para anak yatim piatu beserta kaum dhufa dan dihadiri juga oleh Bapak Dandim, Yonif 123 serta dari pihak kepolisian dan tamu undangan, dan tahun ini kita kembali memberikan santunan berupa sembako kepada para anak yatim dan kaum dhufa untuk berbagi kepada sesama umat muslim.

 

“ Tentunya dengan adanya bantuan sembako ini semoga dapat meringankan beban para anak yatim piatu serta kaum dhufa walaupun bantuan yang diberikan belum maksimal, namun, dapat hendaknya membantu mereka,” Ucapnya

 

Ditambahkanya lagi, Untuk tahun ini Patron menargetkan bantuan paket sembako kepada anak yatim dan kaum dhufa akan berkesinambungan sampai bulan suci ramadhan berakhir, dan semua itu terlaksana atas berkat solidnya keluarga besar Patron di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Andi salah seorang anak yatim ketika dimintai tanggapanya mengatakan, Dia sangat berterimakasih kepada keluarga besar Patron Karimun, Khususnya kepada Bapak andi Acok Ketua Patron Karimun yang telah memberikan paket sembako kepada dirinya, dan semoga amal kebaikanya dib alas oleh Allah SWT,” tuturnya singkat (*)

 

Penulis   : Johanes Tambunan

 

Editor    : Helmy Ridar.

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kondisi Ruas Jalan di Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT) -  Masyarakat Gunung Kesiangan Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sangat mengeluhkan kondisi jalan di tempat mereka yang rusak parah seperti kubangan kerbau, dan ketika beberapa hari lalu Bupati Kuansing melakukan safari ramadhan berjanji akan memperbaiki jalan tersebut, dan masyarakat menagih janji sang bupati.

 

Salah seorang Warga Gunung Kesiangan, Imus kepada karimuntoday.com Senin,(4/6/2018), mengatakan, Kondisi jalan di Gunung Kesiangan yang rusak parah tersebut sudah cukup lama, belum ada tanda-tanda di perbaiki, dan alhamdulilah ketika bupati kuansing safari ramadhan ke gunung kesianagan berjanji akan memperbaiki ruas jalan tersebut, dan semoga janjinya secepatnya di realisasikan.

 

“  Kondisi ruas jalan di gunung kesiangan kecamatan benai kondisinya sangat parah, disana sini terlihat lubang menganga dan licin, apabila tidak ekstra hati-hati tidak menutup kemungkinan pengendara yang melintas akan terjatuh, untuk itu sebelum adanya korban diminta kepada bupati kuansing menepati janjinya,” Pinta Imus

 

Ditambahkanya lagi, Dia beserta segenap masyarakat gunung kesiangan menunggu janji bupati tersebut, apakah akan ditepatinya atau tidak, masyarakat menunggu, karena ruas jalan tersebut setiap hari di lalui oleh masyarakat bukan saja dari gunung kesiangan tetapi masyarakat lainya yang melintas di ruas jalan tersebut,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Bupati Kuansing, H.Mursini sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait masyarakat gunung kesiangan menagih janji agar ruas jalan di kampungnya diperbaiki, belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

 

Penulis   : Roder

Editor       : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Karcis Pungutan Retribusi yang di Berikan kepada Pedagang Kaki Lima dan Pemilik Ruko oleh Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

 

Sungai Guntung,(KT) – Warga Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau mempertanyakan Pungutan Retribusi dilakukan oleh Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam kepada Pedagang Kaki Lima serta Ruko yang ada di Pasar Sungai Guntung, apakah sudah memiliki payung hukum maupun dasar hukum yang jelas, pasalnya di karcis yang diberikan kepada pedagang kaki lima dan ruko hanya berdasarkan Keputusan Lurah Tagaraja.

 

Hal tersebut dikatakan, Salah seorang Pemilik Ruko kepada karimuntoday.com Senin,(4/6/2018), Ya’ Dia sebagai pemilik Ruko sebenarnya tidak mempersalahkan dengan adanya pungutan retribusi dilakukan oleh Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam Pasar Sungai Guntung asalkan sesuai dengan payung hukum yang sudah ditetapkan oleh pemerintah serta uang yang dipungut tersebut jelas peruntukanya.

 

“  Dia dalam satu bulan membayar retribusi kepada Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam Pasar Sungai Guntung sebesar, Rp. 120 ribu, dan kalau tidak salah ada sekitar 400 ruko yang membayar retribusi tersebut, dengan pembayaran bervariasi, mulai dari 60 ribu s/d 120 per satu bulanya, ditambah lagi dengan lapak pedagang kaki lima dipungut setiap harinya sebesar 3000 rupiah dengan jumlah lapak kalau tidak salah sebanyak kurang lebih 400 lapak,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia sebagai warga sungai guntung dan pemilik ruko tentunya merasa keberatan apabila pungutan retribusi tersebut andaikata belum memiliki payung hukum maupun dasar hukum yang jelas dan dia berharap agar pihak yang berkompeten dapat menjelaskan kepada pemilik ruko dan pedagang kaki lima, untuk menghindari adanya Pungutan Liar,(PUNGLI),apalagi sampai saat ini di Sungai Guntung belum memiliki Tempat Pembuangan Sampah,(TPS), Tutupnya

 

Secara terpisah, Masri.Ag, Lurah Tagaraja Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Minggu,(3/6/2018) Via WA nya terkait adanya pungutan retribusi kepada pedagang kaki lima dan pemilik ruko mengatakan, “ Do lansung aja ke pak ketua lpm jawaher(jo) nanti saya salah jawab mhon maap ya rido, ketika ditanya lagi,tapi sedikit banyak tentu pak lurah mengetahui, karena di karcis thu SK Kelurahan Tagaraja No: 19/TGR/V/2017,” Itulah mau dirubah rido,sdh sya sampaikan hasil kesepakatan yg kita rapat dlu baik ktr cmt maupun ktr lurah kesepakatan itu yg kita buat,” Ketika ditanya lagi, tapi sampai sekarang kenapa,kenapa masih pakai karcis yg lama pak lurah,owh ya pak apa sudah ada perdesnya pak, terkait pungutan retribusi tersebut,pasalnya, kalau hanya surat keputusan kalau tidak salah tidak dibenarkan lagi pak, itu bisa di katogorikan pungli, seperti yang terjadi di beberapa daerah,” Insya Allah rido dlm bln puasa ini akan kita tarik, Mudahan selasa,rabu mau dirombak do senin saya mandah lgi ,ok do bsk sya konsul lgi dgn cmt,” Ungkap Lurah Tagaraja.

 

Secara terpisah, Ketua Tim Saber Pungli Polres Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait apakah, Pungutan Retribusi dilakukan oleh Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam Pasar Sungai Guntung, apakah masuk dalam katagori pungli atau tidak belum dapat dimintai tanggapanya, (*)

 

Penulis  : Ridho

 

Editor     : Helmy Ridar

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30