humas karimun
humas karimun

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

 

Ket Photo : Leting (Angkatan) Bharaduta Polres Kuansing, Lakukan Buka puasa bersama di Rumah Makan Sederhana Teluk Kuantan Rabu (21/6/2017).

 

TELUK KUANTAN,(Karimuntoday.com)- Leting (Angkatan) Bharaduta Polres Kuansing, Lakukan Buka puasa bersama di Rumah Makan Sederhana Teluk Kuantan Rabu (21/6/2017).

 

Sebagai pemrakarsa kegiatan yang dihadiri 31 orang ini adalah pengurus terdiri Ketua Bripka Hardianto Manik, Sekretaris Bripka Bambang Harianto dan Bendahara Bripka Tamsir SH.

 

Ketua Bripka Hardianto dalam sambutanya menyampaikan, bahwa, Ramadan adalah momentum yang paling tepat untuk membangun tali silaturahmi antara sesama anggota Bharaduta, Polres Kuansing.

 

“Kemudian Kegiatan ini tidak hanya kegiatan seremonial belaka, tetapi adalah menjalankan kegiatan ibadah yang berkaitan dengan hablumminanas yang diperintahkan oleh Allah melalui Rasululah Muhammad, dan semoga kegiatan ini memberikan manfaat kepada kita semua,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Bripka Roni Pasla sebagai anggota yang hadir dalam pertemuan itu menyampaikan, kegiatan silaturrahmi ini bagi mereka sangat bagus untuk dilaksanakan, karena dengan berkumpul, jiwa korsa antar personal dalam satu angkatan akan terbangun.

 

“sementara Roni berharap pertemuan ini frekuensinya bisa dilaksanakan sebulan sekali dalam bentuk kegiatan arisan atau apa namanya,” harapnya.

 

Dari Pantauan karimuntoday.com di lapangan, situasi silaturrahmi leting Bharaduta sangat cair. Tampak pada saat bercengkerama antar sesama anggota diselingi candaan dan gelak tawa, sambil menunggu saat buka puasa tiba.(Eki Maidedi))

 

Ket Photo : Terlihat Beras Raskin yang di Salurkan ke Masyarakat Pangke Barat Mutunya sangat buruk layaknya untuk makanan ternak seperti Babi.

 

Karimun,(KT) – Salah seorang masyarakat Desa Pangke Barat mengeluhkan beras raskin yang didapatnya pada bulan juni ini mutunya sangat buruk sekali, dan ketika di konsumsi, perut terasa sakit dan kembung, pasalnya, beras raskin yang dimasaknya terlihat kekuning-kuningan dan berbau.

 

Hal tersebut dikatakan, Mamat Warga Desa Pangke Barat kepada karimuntoday.com, Rabu.(21/6/2017), Ya, yang mendapatkan jatah raskin tersebut nenek saya,” Tama” sebanyak 45 kg dengan membayar uang Rp.72 ribu rupiah, karena beras tersebut berlebih nenek saya, memberikan kepada saya, dan ketika di masak habis makan, perut saya terasa mulas, begitu juga dengan nenek saya, dan ketika saya tanyakan kepada istri saya, beras apa yang dimasak, istri saya mengatakan beras raskin dari nenek, setelah saya liat, ternyata mutu beras raskin tersebut sangat buruk, pantas saja ketika mengkonsumsinya perut saya terasa mulas.

 

“ Usai makan beras raskin tersebut perut saya sakit, dan sampai saat ini belum juga sehat-sehat, esok hari saya akan cek ke rumah sakit, andaikata mala mini sakitnya tidak kunjung sembuh,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Selain dia dan neneknya mengkonsumsi beras raskin, adik iparnya juga merasakan hal yang sama, habis memakan beras raskin tersebut, perutnya juga sakit dan mulas-mulas, dan dia berharap agar kedepanya pihak kecamatan jangan lagi mensuplai beras raskin bukan untuk dikonsumsi manusia tetapi untuk ternak seperti babi,” Pintanya

 

Secara terpisah, Panji Sasmita Kepala Dinas Sosial Karimun, ketika dimintai konfirmaisnya, terkait adanya warga yang sakit perut habis mengkonsumsi beras raskin layaknya untuk makanan babi, mengatakan, Seharusnya, apabila beras raskin tersebut tidak layak di konsumsi masyarakat bisa melaporkan ke pihak kecamatan, dan pihak kecamatan akan mengganti beras yang tidak layak konsumsi tersebut, dan dia berjanji esok hari akan turun kelapangan ke desa pangke barat,” Ujarnya Singkat (*)

 

Ket Photo : Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara bersama Bupati Kuantan Singingi, Drs, Mursini.

 

Teluk Kuantan,karimuntoday.com)  - Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara safari ramadhan bersama pemerintah daerah kabupaten kuantan singingi rabu 21/6/2017.

 

Bupati Kuansing Drs.H.Mursini,M.Si dalam sambutanya menyampaikan apresiasi kepada kapolda Riau Irjen Pol Drs.Zulkarnaen adinegara yang telah menyempatkan hadir dalam acara safari ini Bupati juga menyampaikan bahwa Dua hari yang lalu bupati dan kapolres kuansing sudah mengunjungi pos lebaran di perbatasan kampar dan sumbar.

 

Kedatangan kapolda dapat memberikan spirit bagi kuansing dalam melaksanakan visi mewujutkan kabupaten kuansing yang unggul, sejahtera dan agamis.

 

Terkait dengan ini, Tokoh masyarakat Tuanku Datuk Bisai berharap kapolda riau betah di kuansing dan pada momen pacu jalur nanti kapolda berkenan datang menghadiri acara tersebut..

 

Kapolres Kuansing Dasuki Herlambang dalam hal ini sempat menjelaskan bahwa Polres kuansing menggelar 3 pos pam. Lebaran di tiga titik dalam LingkunganPolres Kuansing diantaranya Yaitu pos pam kasang. Di sini selalu ada selalu kecelakaan, pos pam carano. Berada di pusat kota dan pos pam tanjung pauh. Secara umum situasi keamanan dikuansing cukup kondusif.

 

Terakhir Kapolda Riau juga mengarahkan, Dia  hanya ingin memastikan menjelang idul fitri aman dan kondusif. Baik keamanan jiwa maupun ketersediaan pangan dan kelancaran lalu lintas arus mudik berjalan lancar. Alhamdulillah relatif bagus. Tujuan lainnya adalah merajut silaturahmi untuk menjaga uhwah islamiah sesama anak bangsa.

 

Arahan lainnya kapolda riau meminta  kepada pemda kuansing dan seluruh elemen masyarakat agar jangan merusak lingkungan. " Sembah sujut saya sampaikan jangan lagi ada oknum masyarakat yang merusak lingkungan karena yang rugi dan merasakan dampaknya adalah masyarakat kuansing sendiri," ujar Kapolda .(muhamad faisal)

 

Ket Photo : Tengku Muhtaruddin, Mantan Bupati Anambas, Kepri.

 

Tanjungpinang,(KT) – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau,(Kejati),Memastikan proses hukum dugaan korupsi dengan 6 tersangka untuk 3 tiga perkara akan segera berlanjut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi,(Tipikor),PN Tanjungpinang.

 

Hal ini disampaikan, Asisten Tindak Pidana Khusus,(Aspidsus) Kejati Kepri Fery Tass SH.MH saat dijumpai radarkepri.com, Selasa,(30/6/2017) dikantornya,” Usai lebaran idul fitri berkas 3 kasus korupsi akan kita selesaikan,(P21),Selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan, Ucap Fery Tass

 

Hal itu sekaligus menepis kabar miring yang beredar ditengah masyarakat, bahwa kasus korupsi yang ditangani dan telah naik ketahap penyidikan,(ada tersangka-red), tidak akan dilanjutkan,(SP3),karena tersangka sudah mengembalikan uang Negara,” Pengembalian uang Negara tidak menghapus pidana,” Tegas Fery Tass

 

Adapun 3 kasus yang ditangani kejati kepri terjadi di kabupaten natuna,(dua kasus),Korupsi dana Koni dan hibah untuk Universitas Terbuka,(UT), Dan satu lagi di kabupaten anambas, kasus deposito berjangka yang menyeret mantan Bupati Anambas, Drs. Tengku Muhtaruddin

 

Secara terpisah, Kuncus Simatupang Ketua LS, ICTI-NGO Kepri pihak yang melaporkan kasus deposito berjangka yang melibatkan mantan bupati anambas kepada karimuntoday.com mengatakan, Sangat memberikan apresiasi kepada pihak kejati kepri, andaikata, habis lebaran idul fitri tersangka lansung di lakukan penahanan dan perkaranya dilimpahkan ke pengadilan tipikor,” Tutupnya Singkat (radarkepri.com.karimuntoday.com)

 

Ket Photo : Bupati Kuansing, Drs. Mursini Sedang Memaparkan Bererapa Keunggulan serta Masih adanya Kekurangan Infrastruktur yang mendesak di bangun, juga terkait maraknya perambahan hutan kepada Gubernur Riau.

 

Teluk Kuantan, (Karimuntoday.com) - Bupati Kuantan Singingi Drs.H.Mursini,M.Si mengatakan, Kepada Gubernur Riau Ir.H.Arsyadjuliandy rachman,M.B.A saat Safari Ramadhan pemerintah provinsi riau di mesjid baitul hamdi kelurahan simpang tiga taluk kuantan selasa malam (20/6/2017) menerangkan,"Bahwa Kabupaten Kuantan singingi memiliki beragam objek wisata termasuk wisata budaya sehingga diperlukan pengembangan infrastruktur yang layak.

 

Untuk itu Bupati Kuantan Singingi Drs.H. Mursini,M.Si minta pada Gubernur Riau Ir.H.Arsyadjuliandy rachan,M.B.A berharap agar tidak merasionalisasi masalah anggaran pembangunan untuk Kuansing, bahwa untuk tahun ini Pemkab Kuansing telah memasukkan pengembangan infrastruktur untuk jalan menuju destinasi wisata tersebut, melalui dana DAK, yakni jalan Kasang Mudik Ulo, Serosa dan Jake.

 

 "Atas nama Pemerintah kami minta pembangunan menuju destinasi ini jangan sampai dirasionalisasi oleh Pemerintah provinsi,Sedikitnya ada 6 objek Wisata yang disampaikan H. Mursini diantaranya air terjun batang koban, air terjun guruh gemurai, air terjun ngarai tangongan, air terjun tabijo, pemandian air panas dan budaya pacu jalur, objek-objek wisata ini,diperlukan pengembangan infrastruktur, untuk itu ia berharap Pemerintah Provinsi Riau memperhatikannya, ujarnya.

 

Selain tempat wisata, Bupati juga minta Pemprov untuk memfasilitasi pada Pemerintah Pusat untuk memelihara kelestarian hutan Kuansing, dimana Kuansing dilintasi hutan suaka marga satwa yang saat ini kondisinya sudah memprihatinkan hampir separuhnya telah gundul, akibat perambahan hutan secara liar,Keberadaan hutan yang sudah parah ini supaya kondisinya kembali kondusif, kami mohon Pemprov menyampaikan pada Pemerintah Pusat untuk menjaga kelestarian hutan marga satwa tersebut,"pungkasnya. (M.Faisal)

 

Ket Photo : Tersangka "SR" Tahanan Jaksa Muaro Bungo Jambi yang Berhasil di Tangkap oleh Tim Pospam Polsek Kuantan Mudik, Kuansing, Riau.

 

Lubuk Jambi,(karimuntoday.com) - Disaat Pospam Lebaran Berlangsung, tim pospam yang berada didesa kasang berhasil amankan tersangka yang kabur dari kejaksaan negri muaro bungo selasa (20/6/2017).

 

Menurut informasi yang disampaikan Kapolsek Kuantan Mudik, Akp.Eddy Renhar.Sik melalui Kanit Aipda.Hainur Rasyid,SH kepada wartawan karimuntoday.com bahwa tersangka inisial (SR) yang kabur merupakan tahanan jaksa muaro bungo jambi. Kendati inisial SR yang kabur menurut informasi lisan dari anggota sat intel polres muara bungo jambi bahwa tahanan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) H.Hanafie yang berada di Muaro bungo, kemudian SR siketahui Kabur selasa pagi (20/6/2017).

 

Dalam hal ini sat res muara bungo jambi sempat mengetahui arah kabur SR kearah pekanbaru, Kemudian sat res muara bungo jambi langsung meminta bantuan kepada unit reskrim polsek kuantan mudik yang dipimpin langsung kanit reskrim Aipda Hainur rasyid,SH bersama 2orang anggota bripka anton purnawan dan bripka mario suwito dibantu anggota Pospam Lebaran dengan Kapospam Aiptu Hendri yang tengah melakukan Razia terhadap kendaraan Akhirnya Tim Pospam Lebaran yang ada didesa kasang kecamatan kuantan mudik berhasil menemukan tersangka SR pada kendaraan yang ditumpanginya bersama istrinya Reni.

 

Kemudian Tim pospam Langsung membawa tersangka ke mapolsek kuantan mudik untuk diamankan dan diproses lebih lanjut sambil menunggu Polres dan kejaksaan Muaro bungo jambi menjemput tersangka ujar Kapolsek Kuantan Mudik melalui Kanit Aipda Hainur Rasyid,SH menandaskan (Muhamad faisal)

Ket Photo : Salah satu Pintu Gerbang Menghiasi malam 7 Likur.

LINGGA,(KT) - Malam 7 likur adalah malam yang paling di tunggu msyarakat Lingga. beberapa gerbang lampu hias perayaan malam 7 Likur sudah tampak berdiridisejumlah ruas jalan di Daik Lingga. Tradisi hiasan lampu malam 7 Likur yang setiap tahun dirayakan sejumlah masyarakat salah satunya di kota Daik dan sekitarsepertinya akan semarak.

Walaupun tidak adanya wacana diperlombakan setiap pintu gerbang oleh instansi Kebudayaan Lingga, namun antusias dan semangat budaya yang tinggi olehmasyarakat Daik dan sekitar, tradisi ini tetap di lestarikan.

“Kita hanya ingin menyemarakkan saja. Karena sudah tradisi, sayang kalau dihilangkan hanya sekedar berharap pada pemerintah, mizi dan kawan-kawan yang sedang membangun sebuah pintu gerbang di Kampong Daik Lingga, senen (20/06/2017).

“Untuk pendanaan kita swadaya, selebihnya kita minta sumbangan masyarakat. Alhamdulillah masyarakat pun ingin berbagi dalam soal ini, kerna uda terbiasa setiap tahunnya kita buat. lanjut .

Dibeberapa titik ruas jalan, pembangunan gerbang lampu tahap demi tahap sudah terbangun. Mulai dari pondasi awal hingga, ada yang sudah siap mendesain kaligrafi sebagai hiasan khattil gerbang.

“Sudah banyak kalau disekitar Daik, ada di Kampung Tanda, Cening, Budus, depan Masjid Sultan Lingga, Kampung Damnah, Kampung Pahang, Melukap dan di setiap kampung lainnya..

Malam 7 Likur merupakan tradisi masyarakat melayu yang sudah turun temurun sudah membudaya. Pada malam puncak pelaksanaan malam 7 likur yaitu tepatnyapada malam 27 Ramadhan, setiap gerbang menyajikan beragam makanan khas yang disediakan secara gratis bagi masyarakat yang mau menikmati, silakan singgah dan nikmatilah bermacam macam makanan yang tersedias," Tuturnya (RS)

Ket Photo : Gubernur Kepri, H.Nurdin Basirun sedang Memberikan Santunan kepada Anak Yatim.

LINGGA (KT)- Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Safari Ramadhan di Kabupaten Lingga, tepatnya di Masjid Sultan, Kecamatan Lingga, Jumat (16/6) yang lalu.

Sebelumnya Gubernur bersama rombongannya yang terdiri dari beberapa kepala SKPD di lingkungan Provinsi Kepulauan Riau itu malam sebelumnya memusatkan Safari Ramadhan di sejumlah masjid yang ada di wilaya Kecamatan Senayang.

Dengan rangkaian kegiatan yang sama, orang nomor satu di Kepri itu pada kesempatan ini juga memberikan santunan kepada sejumlah anak-anak yatim piatu, kaum duafa dan uang pembinaan untuk Imam dan guru ngaji di Masjid Sultan Daik Lingga.

Setelah penyerahan santunan secara simbolis, Nurdin yang ditemani Wakil Bupati Lingga M Nizar, mendengarkan tausiah agama sambil menunggu waktu berbuka. Setelah berbuka puasa bersama, Nurdin Basirun, melanjutkan sholat maghrib berjamaah dan sholat Isya. Kemudian taraweh berjamaah bersama Wakil Bupati dan tokoh agama di Daik Lingga.

Dalam sambutannya, Nurdin berpesan kepada masyarakat Lingga untuk selalu berbagi di bulan yang penuh berkah, rahmat dan hidayah ini. Karena ia meyakini Tuhan yang maha segalanya senantiasa akan membalas dengan seribu kebaikan dan menurunkan rezeki yang berlimpah.

Allah katakan, kasihlah walaupun setetes air, maka akan kubalas dengan sepeti emas. Makanya penting memberikan zakat kepada orang-orang yang tidak mampu, agar mereka bisa merasakan juga kebahagiaan di hari raya Idul Fitri nanti,” ujarnya.

Disamping itu ia juga mengingatkan kepada seluruh jamaah masjid dan sejumlah pejabat terasnya baik itu pejabat Provinsi maupun di Pemkab Lingga bahwa tidak ada jabatan yang abadi, termasuk jabatannya sebagai Gubernur.ujarnya.(rs)

 

Ket Photo : Ibu-Ibu Bhayangkari Polres Grobogan, Jawa Tengah sedang melayani Masyarakat.

 

GROBOGAN,(KT),- Puluhan warga di Grobogan,Jawa Tengah,berdesakan saat berebut paket sembako murah yang dibagikan oleh ibu-ibu Bhayangkari Polres Grobogan,Jawa Tengah. Tak kurang dari satu jam,sembako murah yang dibagikan saat penutupan pasar murah ini pun habis diserbu warga.

 

Puluhan warga langsung menyerbu sembako murah yang di stan bazar dan sembako murah yang diadakan ibu-ibu Bhayangkari Polres Grobogan,Jawa Tengah,saat turut serta kegiatan pasar murah di halaman Pendopo Kabupaten Grobogan,Jawa Tengah(20/6). Warga yang hampir dua jam menunggu ini tak sabar langsung menyerbu sembako yang disediakan panitia karena takut tidak kebagian.Tak kurang dari satu jam,sembako berupa gula pasir,beras,telor,mie instan,kecap dan minyak goreng ini pun  ludes diserbu warga.

 

Menurut Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano mengatakan,kegiatan pasar murah ini sengajadilaksanakan,selain karena program Polri di bulan ramadhan juga sebagai bentuk partisipasi Polres Grobogan untuk meringankan warga untuk memperoleh sembako murah dipasaran ditengah naiknya harga sembako saat bulan ramadhan dan menjelang lebaran.”pasar murah ini kegiatan dari Polri di bulan ramadhan dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat utuk memperoleh sembako murah,”ujar Kapolres.

 

Dalam kegiatan pasar murah tersebut,warga pun mengaku senang memperoleh sembako murah.Selain harganya yang jauh lebih murah dari harga dipasaran,sembako yang diperoleh nanti bisa digunakan untuk kebutuhan saat ramadhan dan menjelang lebaran.”Alhamdulillah sembako yang dijual ibu-ibu polisi lebih murah,terpaut 3000 rupiah dari harga dipasar,saya senang bisa membeli sembako murah bisa untuk kebutuhan lebaran,”ucap Yati warga Purwodadi

 

Dalam kegiatan pasar murah tersebut,gula,beras,telor,kecap dan minyak goreng dijual lebih murah 30 persen dari harga pasaran.Rencananya kegiatan pasar murah ini akan terus dilaksanakan setiap tahun di saat bulan ramadhan tiba.(nur)

 

 Ket Photo : Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Kapolres Karimun memeriksa pasukan yang terlibat dalam Operasi Ramadiya untuk pengamanan Idul Fitri di Karimun selama 16 hari.  (tribunnewas.com).

 

Karimun,(KT)  - Sebanyak 500 personel gabungan intansi terkait mengikuti apel pengamanan Lebaran bersandi Operasi Ramadniya 2017 di Coastal Area, Kabupaten Karimun , Senin (19/6/2017).

 

Bupati Karimun Aunur Rafiq yang menjadi pembina upacara apel kali ini melakukan pengecekan pesonil bersama Kapolres Karimun (AKBP Agus Fajaruddin, Dandim 0317/TBK Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa, Danlanal TBK Letkol (P) Laut Totok Irianto dan Kepal KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun Letkol Mar Eko Priyo Handoyo.

 

Rafiq yang membacakan amanat dari Kapolri Tito Karnavian menyebutkan dengan adanya operasi Ramadniya maka masyarakat yang mudik lebaran dapat merasa aman. Selain itu masyarakat yang meninggalkan rumah dalam kondisi kosong juga tidak was-was.

 

"Operasi Ramadniya ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran. Kita harapkan keamanan di Kabupaten Karimun selama lebaran tetap kondusif," ujar Rafiq.

 

Sementara itu, Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin menjelaskan Operasi Ramdniya 2017 akan dilaksanakan selama 16 hari, yakni sejak tanggal 19 Juni hingga 4 Juli nanti.

 

Ratusan personil yang bersinergi dalam pengamanan lebaran di Kairmun ini diantaranya Polri, TNI AD, AL, Satpol PP, Damkar, Dishub, Imigrasi dan Bea Cukai.

 

"Jadi totalnya 500 personil dari gabungan instansi terkait," kata Agus.

 

Mengenai titik pengamanannya, petugas fokus ke pintu keluar masuk Karimun, area keramaian serta pemukiman yang ditinggal mudik oleh warganya.

Untuk pintu masuk diantaranya pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjungbalai Karimun , pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau KPK serta pelabuhan roro Parit Rempak.

 

Selain itu, guna mendukung operasi Ramadniya 2017 di Karimun , petugas telah menyediakan sebanyak delapan posko pengaman yang terdiri dari tiga posko pelayanan dan lima posko pengaman.

"Itu titik-titik yang menjadi atensi kita. Di titik-titik itu juga ada pos pengamanan yang didirikan," ujar Agus. (sumber: Tribunnews.com/karimuntoday.com)

 

 

Page 1 of 72

KALENDER BERITA

« June 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    
DISPENDA KARIMUN
DISPENDA KARIMUN