humas karimun
humas karimun

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

 

Batam,(KT) - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Dendi Purnomo dikabarkan terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Pihak Polda Kepri pada senin (23/10/2017) sekitar pukul 21.00 Wib.

Kasus penangkapan Orang nomor satu di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam ini membuat kaget sejumlah pegawainya.

Salah satu Pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam yang enggan namanya disebutkan mengaku tidak mengetahui kabar OTT atasannya tersebut, namun menurutnya memang sejak Jumat (14/10) lalu beliau berkantor.

“Gak tahu kita. Beliau terahir berkantor itu hari jumat, nanti kita cari informasi dulu.”ungkap salah satu pegawai dinas Lingkungan Hidup ini.

Sementara Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh awak media ini disalah satu pegawainya membenarkan kabar OTT tersebut.

“Iya Benar Bapak kenak OTT. Kami gak tahu kasus apa, mungkin ini udah takdir bapak.”Ungkap salah satu pegawainya yang meminta namanya dirahasiakan.

Salah satu petinggi di Polda Kepri membenarkan informasi tangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam ini.

“Iya betul, Tadi tertangkap dirumah ya. Besok akan di ekspos.”Ungkap Salah satu Sumber di Polda Kepri.

Dendi Purnomo dikabarkan terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan terkait dengan kasus perijinan Limbah. (sidaknews.com.karimuntoday.com)

 

 

Ket Photo : Kepala Kejaksaan Negeri  Karimun Slamet Saptono membimbing Aji Satrio Prakoso menyatakan sumpah jabatan sebagai Kacabjari Tanjung Batu,Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri. Senin (23/10/17).

 

Karimun,(KT) - Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Tanjung Batu yang semula dijabat Filfan Fajar Dermawan, resmi digantikan oleh Aji Satrio Prakoso yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun, sementara Filfan pindah tugas menjadi Kasipidum di Kejari Batam, sedangkan untuk posisi Kasi Intel Kejari Karimun yang semula dijabat Aji Satrio Prakoso ditempati oleh Nico Fernando.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Slamet Saptono, Kepala Kejaksaan Negeri Karimun saat memimpin Sertijab serta pisah sambut terhadap ketiganya di ruang serbaguna Kejaksaan Negeri Karimun, Senin siang,(23/10/17), sertijab serta pisah sambut siang itu turut dihadiri seluruh Kacabjari yang tersebar diwilayah Kabupaten Karimun para Kasi, pegawai serta staf di Kejari Karimun.

 

 Filfan Fajar ketika diwawancara awak media mengatakan, saya rasa tidak ada Pekerjaan Rumah (PR) khusus yang ditinggalkan untuk Kacabjari yang baru, saya hanya berpesan tunjukkan keberadaan hukum, tunjukkan keberadaan kejaksaan, buat inovasi dan terobosan, tuturnya.

 

Sementara itu, Aji Satrio Prakoso mengungkapkan bahwa, Kundur bukanlah daerah yang asing bagi saya, sebelumnya pada tahun 2003 saya juga pernah bertugas disana sebagai jaksa fungsional, nanti disana saya akan melanjutkan yang belum diselesaikan oleh Kacabjari yang lama, ujar Aji.

 

Ditempat yang sama, Kepala Kejari Karimun Slamet Saptono mengucapkan terima kasihnya terhadap pengabdian Filfan selama menjabat sebagai Kacabjari Tanjung Batu, dan juga pengabdian Aji Satrio selama menjadi Kasi Intel, Saptono juga mengatakan bahwa pergantian ini adalah hal yang biasa untuk penyegaran dan peningkatan karir mereka,” ucapnya. (DS)

 

     

 

Ket Photo : Papan Plang Proyek.

 

BATAM, (KT) - Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara,Wilayah,Riau,Sumatera Narat dan Kepulauan Riau,akan membangun Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam tahun 2017.

 

 Pembangunan yang berlokasi sekitar lima ratus meter dari perumahan puri seleberiti arah SMA 3 batam tersebut,berada dikelurahan batu besar kecamatan nongsa saat ini masih terlihat dalam pematangan lahan.

 

 Lokasi pembangunan seluas sekitar 3000 m2 tersebut saat ini masih sedang dikerjakan oleh kontraktor  CV GUNA KREASI SUKSES,dengan menelan biaya sebesar Rp 1.221.903.000,dengan masa pekerjaan selama 126 (seratus dua puluh enam) hari kalender,terhitung sejak tanggal 21 agustus 2017 yang lalu.

 

Sekilas pembangunan proyek pematangan lahan milik KPKNL ini,memang tidak terlihat jelas dari jalan raya,pasalnya lokasi proyek yang agak tertutup oleh pepohonan,ditambah lagi plang merek dari proyek ini juga dipasang sekitar tiga puluh meter dari pinggir jalan dengan arah yang menyamping.

 

 Dari pantauan karimuntoday.com dilokasi proyek senin (23/10/2017),terlihat kesibukan para pekerja yang lagi memasang batu miring dan satu unit alat berat yang melakukan pengerukan dan pemadatan tanah.

 

Salah seorang pekerja proyek yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan,bahwa mereka bekerja diproyek tersebut untuk memasang batu miring,yang ketinggiannya  sampai sekitar empat meter dan juga saat ini melakukan pemadatan tanah,katanya.

 

Sementara itu pihak Kontraktor CV Guna Kreasi Sukses yang bernama Handoko,sedang tidak berada dilokasi proyek.

 

Ketika dihubungi oleh awak media ini melalui sambungan telepon selular,handoko sepertinya enggan untuk dimintai konfirmasi ,karena ketika diminta waktu untuk berjumpa,dikatakannya tidak dapat menentukannya karena banyak kesibukan.

 

 " Silahkan saja hubungi Kantor KPKNL dibatam center untuk lebih jelasnya",elak Handoko. (Ardi oyong)

 

 

Ket Photo: Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin beserta Danlanal/TBK, Totok Irianto, Perwakilan Bea Cukai serta Kejaksaan bersama-sama menuang sabu kedalam ember berisi air panas untuk dimusnahkan, Senin,(23/10/17).

 

Karimun,(KT) - Barang bukti Narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan oleh Lantamal IV pada tanggal 28 September 2017 lalu di perairan pulau Karimun anak Kecamatan Tebing terhadap dua orang tersangka (R) dan (M) dimusnahkan di Rupatama Mapolres Karimun, Senin pagi,(23/10/17).

 

Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin mengatakan, sebanyak 1.005 gram sabu kita musnahkan, sementara 53,6 gram lagi kita jadikan sebagai barang bukti di pengadilan, ujarnya, Agus menambahkan, TNI, Polri Bea Cukai dan instansi lainnya di Kabupaten Karimun serius serta bersungguh-sungguh terhadap pemberantasan narkotika, semoga kedepan sinergi ini tetap berlanjut, ucapnya.

 

Disambung Agus, hasil dari sinergi itu kita telah banyak mengungkap berbagai kasus, untuk tahun 2015, kita menangani 79 kasus, tahun 2016 sebanyak 84 kasus, dan untuk tahun 2017, yakni sampai Oktober 2017 ini kita telah menangani 60 kasus, harapan kita bukan bertambah oknum yang menyalahi penggunaan narkoba, namun ini saya sampaikan merupakan bukti komitmen kita dan selalu bersinergi untuk menindak pelaku tindak pidana narkoba, tegas Agus.

 

Sementara itu Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Totok Irianto mengharapkan peran serta masyarakat misalnya nelayan yang beraktivitas dilaut, jika ada mendapatkan informasi silahkan hubungi kami, kami siap kapan saja, kita akan tindak mereka, karena dari letak geografisnya Karimun ini rawan, kita harus berupaya bersama agar Karimun ini bersih dari narkoba, tutur Totok.

 

Pantauan karimuntoday.com di lokasi, dua orang tersangka yakni (R) dan (M) turut dihadirkan dalam acara pemusnahan, selama pemusnahan berlangsung keduanya tertunduk tanpa kata, Sabu dengan berat 1.005 gram yang mereka bawa dari kukup, Malaysia dimusnahkan dengan cara dituang kedalam ember berisi air panas. (DS)

 

 

Ket Photo : Terlihat Antusias Masyarakat Kota Batam Mendaftar Pemasangan Baru maupun Tambah Daya.

 

BATAM, (KT) - Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Bright PLN Batam yang ke 17 dan juga dalam memperingati hari listrik nasional yang ke 72,pihak Bright Pln batam mengadakan kegiatan PLN FAIR, dimulai dari tanggal 23- 27 oktober 2017.

 

 Kegiatan Pln Fair yang diadakan dilantai dasar kepri mall batam tersebut,berlangsung selama lima hari dibuka dari pukul 08.00 - 19.00 WIB.

 

 Dalam acara ulang tahun kali ini,Bright Pln Batam memberikan kemudahan dan kado istimewa kepada masyarakat batam,berupa pemasangan baru dan naik daya 2200 VA - 6600 VA secara gratis ,untuk 250 orang pelanggan selama Pln Fair berlangsung.

 

 Dari pantauan langsung karimuntoday.com senin (23/10/2017) pada kegiatan Pln Fair Bright Pln dikepri mall batam,terlihat tingginya animo masyarakat yang datang untuk melakukan pemasangan baru dan sebagian juga ada yang datang untuk melakukan penambahan daya.

 

 Salah seorang warga dapur 12 kelurahan sei plenggut kecamatan sagulung kota batam Hasibuan,menyambut baik kemudahan yang diberikan oleh Bright Pln batam pada hari ulang tahunnya.

 

 " Kami merasa bersyukur sekali dengan pemasangan gratis ini,karena kalau mengikuti ketentuan biasa untuk pemasangan baru 10 Amper,biayanya bisa mecapai Rp 2.8 juta",terang hasibuan senang.

 

 Sementara itu Maneger Humas Bright PLN Batam Bukti Pangabean kepada karimuntoday.com Senin (23/10/2017) disela - sela kegiatan Pln Fair menyampaikan,kalau kegiatan tersebut sebagai cara dari Bright Pln batam dalam memberikan kemudahan dan sebagai kado bagi warga batam,dengan memberikan pemasangan baru dan penambahan daya secara cuma - cuma,selama kegiatan Pln Fair ini hanya untuk 250 pelanggan saja,ucap pangabean.

 

 Ditegaskannya juga,untuk syarat - syarat dan ketentuan dalam pemasangan baru dan penambahan daya gratis ini,tetap harus dilengkapi oleh pemohon,seperti bukti kemilikan rumah,photo copy KTP,dan KK,serta dokumen lain yang diperlukan,” tegasnya.(Ardi oyong)

 

 

Ket Photo : Roti yang di Makan Korban di Duga Mengandung Racun Serangga.

 

Lingga,(KT) -  Zulkifli (49) warga Dabo Singkep, meregang nyawa di Depot Air Minum Isi Ulang Aba, Kelurahan Dabo Kecamatan Singkep, Jumat (20/10/2017) sekitar pukul 06.00 WIB.

 

Pria itu tewas diduga setelah memakan roti berisikan racun serangga. Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Suharnoko mengatakan, Zulkifli pertama kali ditemukan oleh Zairan yang ingin memadamkan lampu di depot isi ulang air minum tersebut.

 

Setelah ia membuka pintu dan masuk ke dalam rumah untuk mematikan kontak listrik ia lalu menuju ke belakang,ia kaget melihat korban sudah dalam keadaan kejang-kejang dengan mulut berbusa di dalam kamarnya. "Kemudian Zairan langsung memanggil suaminya Melan dan tetangganya untuk membantu membawa korban ke RSUD Dabo untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun korban tidak bisa ditolong,"ungkapnya kepada karimuntoday.com Jumat (20/10/2017).

 

Selanjutnya,AKP Suharnoko mengungkapkan.pihak keluarga membawa korban ke rumah orangtuanya di Jalan Makam Pahlawan,untuk di kebumikan di Pemakaman Dabo Lama. "Pada pukul 10.00 WIB, Kapolsek Dabo Singkep bersama dengan anggota ident reskrim polres yang dibantu oleh Kasat Narkoba Polres Lingga datang ke TKP serta memeriksa dan melakukan olah TKP.dari hasil olah TKP di temukan sisa makanan sepotong roti yang di duga telah berisikan racun serangga.

 

 Pihaknya menilai, Zulkifli diduga sementara melakukan bunuh diri dengan memakan roti yang berisi sejenis racun serangga.

 

"Pihak keluarga korban sampai saat ini tidak mempermasalahkan kematian korban serta tidak membuat laporan terkait kejadian tersebut," katanya.

 

 Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kematian korban dengan memeriksa saksi-saksi.(SB / Am).

 

 Ket Photo Nur Haryanto Ketua GP Ansor Wilayah Kepri.

 

BATAM, (KT) - Walau baru masuk tahun yang kedua Hari Santri Nasional,yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo pada tanggal 22 oktober tahun 2015,melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015,secara resmi bahwa setiap tanggal 22 Oktober dijadikan sebagai Hari Santri Nasional,yang membuat para santri dinusantara menyambutnya dengan penuh kegembiraan.

 

Keputusan ini menjadi tonggak sejarah penting atas perjuangan santri dalam turut memerdekakan bangsa ini,kata Nur Haryanto Ketua GP Ansor Wilayah Kepri kepada karimuntoday.com minggu (22/10/2017)disela - sela persiapan kegiatan pawai para santri sekota batam yang digelar oleh PC NU kota batam,GP Ansor,Banser dan ormas Islam lainnya.

 

Pawai kenderaan dalam rangka hari santri nasional tahun 2017 dikota batam ini,diikuti oleh sekitar dua ribu peserta yang berasal dari para santri yang ada dikecamatan seluruh batam.

 Dengan mengambil start dikantor PC NU batam,selanjutnya pawai bergerak mengelilingi jalan - jalan utama yang ada dikota batam,dan selanjutnya kembali lagi kekantor PC NU.

 

 Dimata Nur,banyak hal - hal yang bernilai sejarah dengan lahirnya hari santri nasional ini,dimana dahulu pada tanggal 22 Oktober 1945, Hadlratusy Syaikh Hasyim Asy’ari telah mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad bahwa membela tanah itu hukumnya fardu ‘ain, artinya wajib bagi setiap individu rakyat Indonesia. 

 

 Karena itulah para santri se-Nusantara berangkat ke Surabaya sampai kelak terjadi pertempuran 10 Nopember 1945. Para santri dan rakyat Indonesia, di Surabaya, berhasil menumpas penjajah yang dikomandoi Brigjend Mallaby.

 

 Dengan demikian, kiranya spirit perjuangan Resolusi Jihad di masa lampau, mesti kita

kobarkan untuk konteks sekarang ini.

 

Namun penjajahan konteks sekarang tak jauh lebih berbahaya. Disaat hari Santri Nasional 2017 dirayakan di mana bangsa Indonesia masih dalam kondisi memprihatinkan, karena apalagi kalau bukan karena bahaya korupsi dan intoleransi,jelasnya.

 

 Ditambahkannya lagi,korupsi merajalela di mana-mana, di segala sektor kehidupan. Entah berapa banyak Kepala Daerah, para pejabat dll yang tertangkap tangan dan terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Anehnya mereka, para koruptor, justru seperti tak ada gurat menyesal sedikit pun. Bukannya meminta maaf kepada masyarakat, mereka justru tersenyum bangga, melambaikan tangan dan berkilah dengan seribu macam alasan.

 

 Tak kalah berbahaya, kasus demi kasus intoleransi semakin hari semakin marak terjadi. Ini bermula dari kejemuaan pemikiran dan pemahaman terhadap ajaran Islam. Islam yang dipahami sebagai agama yang paling benar, dan di saat yang sama menyalahkan agama-agama lain. Tumbuh suburlah kelompok-kelompok ormas radikal.

 

Mereka berkelompok dengan mengatasnamakan Islam tetapi prilakunya justru jauh dari kemuliaan Islam.

 

 Pemahaman dan pemikiran sempit terhadap Islam itulah yang akhirnya melahirkan intoleransi, radikalisme dan terorisme. Orang melakukan kekerasan dan bom bunuh diri justru mengatasnamakan Islam. Jelas, ini menyalahi spirit Islam yang rahmatan lil’alamin; Islam yang mengasihi sekalian alam.

.

Dia juga menghimbau,agar kita harus bersama melawan korupsi dan intoleransi mulai sekarang juga. Mulai dari hal yang paling sederhana, mulai dari diri sendiri dengan melalui banyak cara. Misalnya melalui jalur pendidikan toleransi dan anti korupsi di setiap lembaga pendidikan, menguatkan peran KPK, menguatkan peran serta pesantren, menguatkan kontrol sosial masyarakat dan lain sebagainya.

 

 Akhirnya, kita berharap semoga melalui perayaan Hari Santri Nasional 2017 ini, bangsa Indonesia yang ditakdirkan Allah menjadi bangsa yang beragam, akan menjadi bangsa yang bersih dari korupsi dan intoleransi; baldatun toyyibatun wa rabbun ghafuur. Mari kita membaca shalawat nariyah 1 milyar secara serentak pada malam ini bakda shalat isya untuk keselamatan bangsa Indonesia,tutup ketua Pw Gp Ansor tersebut. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2017. (Ardi oyong)

 

 

Pekanbaru,(KT) - Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Nandang mengklarifikasi berita yang diterbitkan oleh sebuah media online di Riau yang dalam beberapa hari ini menjadi viral.

 

Dalam berita yang dimuat oleh wahanariau.com yang dilansir pada Jumat 20 Oktober 2017 lalu berjudul 'Kapolda Riau : Negara Boleh Tak Ada Tentara, Tapi Polisi Harus Ada'.

 

Berita itu dimuat dalam acara silaturahmi Kapolda Riau bersama Pemred dan wartawan mitra Kepolisian yang digelar Rabu, 18 Oktober 2017 malam di salah satu restoran di Pekanbaru.

 

"Isi berita itu tidak seperti yang sebenarnya. Saya waktu itu menjelaskan peran penting media dalam tugas TNI dan Polri. Harusnya dimuat dari awal sambutan saya, jangan sepenggal-sepenggal," ungkap Nandang kepada wartawan, Minggu (22/10/17).

 

Awalnya, kata Nandang, Ia menjelaskan bahwa Polri dan TNI harus bersinergi dengan empat pilar, istilah yang dibuat. 

 

"Paling pokok, bagaimana bersinergi dengan empat Pilar. Polri, TNI, Pemda dan Pranata Sosial. Agar tujuan nasional berupa wawasan nusantara, ketahanan nasional, pembangunan, penegakan ham dan hukum, dapat tercapai. Keempat pilar ini berkontribusi dan bersinergi termasuk dengan dengan media," kata Nandang.

 

Lebih lanjut, diungkapkannya, ‎sinergi itu tujuanya termasuk untuk pengelolaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

 

Keberadaan Bhayangkara Pembina Kamtibmas‎ (Bhabinkamtibmas) Polri, kata Nandang, perlu disiapkan dengan baik untuk tujuan itu.

 

"Saat acara dengan wartawan itu saya sampaikan bahwa pagi sebelum acara itu saya baru mengumpulkan ratusan Bhabinkamtibmas. Saya rasa perlu saya perlu sampaikan itu di depan wartawan," kata Nandang.

 

Kepada Bhabinkamtibmas, pagi itu, Nandang menyampaikan empat pilar tadi. Dan hal itu diulangnya kembali saat di hadapan wartawan. 

Kemudian Nandang menyebutkan, ‎contohnya, untuk menertibkan arus lalu lintas, menjaga hubungan antar masyarakat, keberadaan Bhabinkamtibmas sangat diperlukan.

 

"Ketika saya sebut TNI itu, bukan dalam konteks untuk penting atau tidak penting, tapi dalam konteks menguatkan Bhabinkamtibmas. Karena tugasnya masing-masing beda. Justru saya menyampaikan kepada Bhabin bahwa TNI itu mitra paling dekat. Jadi tak seperti yang diberitakan itu," lanjut Nandang.

 

Akibat informasi yang beredar ini, Nandang pun menyatakan memoho‎n maaf kepada masyarakat dan pihak-pihak yang membaca dan mendengar berita yang menurutnya tak benar itu.

 

"Saya hanya memberikan gambaran di negara-negara tertentu bukan di Republik ini. ‎Itu ilustrasi untuk sinergitas TNI-Polri, jangan dianalogkan. Harusnya secara utuh dicermati sambutan saya. Bahkan, saya meminta media untuk mencerdaskan, demokratis dan tidak memprovokasi," lanjutnya.

 

Ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo menjelaskan bahwa media yang bersangkutan tidak tercatat hadir dalam absensi wartawan yang hadir saat acara itu.

 

"Ada puluhan wartawan baik lokal dan nasional serta beberapa Pemred media hadir ketika itu. Tak satupun ada yang memberitakan itu, karena Bapak Kapolda menyampaikan konteks yang normatif. Kalau ada pernyataan ‎yang tendensius, saya rasa wartawan yang hadir pada hari itu pasti akan memuat ketika itu juga," kata Guntur.

 

Setelah dipantau, lanjut Guntur, media itu malah memuat berita itu pada hari Jumat, dua hari kemudian. Kemudian, ternyata media itu mengutip dari sumber lain yang tidak memuat seperti judul itu.

 

"Bahkan hasil monitoring kita sore tadi sekitar pukul 18.00 WIB. Berita di media itu telah dihapus oleh media itu sendiri. Dan, sudah kita cek, media itu tidak terdaftar di dewan pers," jelas Guntur.

 

Guntur menambahkan bahwa pihaknya sangat menyayangkan adanya aksi penggiat media yang memuat berita memprovokasi itu. Namun sejauh ini, pihaknya baru sebatas mengklarifikasi berita itu. 

 

"Upaya hukum belum, kita klarifikasi dulu agar masyarakat dan mitra kita dapat penjelasan yang sebenarnya. Hoax itu !," tutup Guntur. 

 

Untuk diketahui, judul berita yang dimuat media tersebut jadi perguncingan di media sosial. Dari screenshot media tersebut sebelum dihapus, berita itu telah dibaca sebanyak 60.812 kali. (putrariau.com/karimuntoday.com)

 

 

Ket Photo : Masyarakat yang terkurung didalam Lift Kejadiannya Tanggal, 9 Oktober 2017 lalu.  

 

 

Batam,(KT) - Belum satu bulan pelabuhan penumpang telaga punggur di operasikan fasilitasnya sudah ada yang rusak seperti lift, dan banyak pihak mengatakan pengroperasinya terkesan sangat terburu -buru dan seakan dipaksakan,contohnya hari ini lift tidak berpungsi sama sekali.

 

Disamping banyaknya fasilitas yang belum tersedia dan belum selesai pekerjaannya,seperti lokasi parkir yang belum diaspal dan terlihat becek,juga lift yang sudah terpasang sering rusak dan tidak bisa dipakai.

 

 Sangat disayangkan sekali,pembangunan gedung pelabuhan yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya, dengan menelan biaya sekitar Rp 65 Milyar,sangat jauh sekali dengan harapan masyarakat dan juga sangat tidak sebanding dengan besarnya dana yang dikucurkan.

 

 Dari informasi yang didapat karimuntoday.com dilapangan minggu (22/10/2017),lift yang menghubungkan lantai satu kelantai tiga ini,bukan sekali ini saja mengalami kerusakan,tapi sebelumnya juga pernah rusak,sehingga ada pengguna lift yang sampai terkurung didalamnya,padahal belum ada satu bulan difungsikan,kata ferry yang sehari - hari beraktifitas dipelabuhan tersebut.

 

 Pihak pengelola pelabuhan Yadi,yang dihubungi oleh karimuntoday.com melalui sambungan telpon selular,membenarkan sering dan adanya lift yang rusak,namun dikatakannya bahwa sampai saat ini semua fasilitas dan segala perlengkapan yang ada dipelabuhan telaga punggur,masih menjadi tanggung jawab pihak PT Hutama Karya,yang membangun gedung ini,katanya. 

 

 " Kami hanya sebagai pengelola yang mengurusi operasional saja,kalau untuk bangunannya masih belum ada serah terima antara Pt Hutama  Karya dengan kantor pelabuhan batam",tambah yadi.

 

 Pihak PT Hutama Karya sebut saja Anggi yang dihubungi karimuntoday.com,mengaku lift tersebut tidak rusak,cuma ada kesalahan saja. "Sekarang lagi ada orang dari perusahaan Hyhundai yang akan datang untuk mengecek",ujarnya.(Ardi oyong)

 

 

Ket Photo : Papan Plang Proyek Seminisasi Bersumber dari Dana Desa di Rusak.

 

Kuansing,(KT) - Ketidakpercayaan masyarakat pada Kades Pulau Panjang Hulu Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau, mulai terlihat. Plang proyek yang baru 2 jam berdiri langsung rusak.

 

Masyarakat desa memang sudah tak mempercayai oknum perangkat desa setempat yang diberitakan dulu di media baru pusing.” Sudah ribut-ribut, baru Kades berinisiatif membuat plang proyek desa yang sarat manipulatif tersebut.

 

"Sekitar jam 12 siang papan plang nama proyek di Jalan Dusun 1 Desa Pulau Panjang Hulu dibuat, jam 2 siang sudah tinggal tiangnya aja lagi kenapa ya," ungkap warga yang enggan disebut namanya.

 

Dari keterangan sumber karimuntoday.com di Desa Pulau Panjang Hulu membenarkan bahwa ketika belum sempat membaca plang nama proyek yang dikerjakan di dusun 1, plang proyek terbut sudah hilang.

 

Menurut sumber lapangan di Desa Pulau Panjang Hulu Inuman mengatakan bahwa plang nama proyek itu dipasang karena sudah diberitakan dahulu.

 

"Kalau tidak, manalah mereka mau pasang," ungkapnya. Namun karena ada warga kesal sudah hampir siap proyek tersebut baru dipasang plang namanya, sehingga bisa jadi itu salah satu penyebabnya.

 

Intinya masyarakat Desa Pulau Panjang Hulu sangat berharap agar Pemerintah Desa bisa transparan, jangan ada terkesan ditutupi.

 

Mereka menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya, bukan mengajarkan masyarakat yang tak bagus dan bermain anggaran demi keuntungan semata.

 

Secara terpisah wartawan karimuntoday.com mengkonfirmasi hal ini pada Kapolres Kuansing via ponsel pribadinya. Kapolres mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki hal itu, dan jika memang terbukti akan segera ditindak lanjuti. Dan sudah memerintahkan bhabinkantibmas untuk kelokasi meninjau proyek tersebut. (roder/ridho maghribi)

 

Page 1 of 121

KALENDER BERITA

« October 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31