humas karimun
humas karimun

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

 

Ket Photo : Iwan Gondrong Koordinator Pelingkar Memberikan Keterangan Pers Usai Bertemu dengan Pihak Syahbandar Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) – Puluhan massa mengatas namakan Peduli Lingkungan Karimun,(PELINGKAR), menggeruduk Kantor Syahbandar di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, puluhan massa tersebut meminta kepada pihak KSOP untuk menghentikan pemberian olah gerak kapal kepada kapal-kapal yang melakukan pendalaman alur serta untuk kepentingan reklamasi PT Grace Rich Marine dan juga sekaligus meminta kepada Dirjen Hubla untuk mencopot jabatan ka, Syahbandar

Karimun karena dinilai sangat mudah mengeluarkan izin oleh gerak kapal.

 

Hal tersebut dikatakan, Iwan Gondrong Koordinator Aksi Pelingkar dan juga sebagai orator dalam aksi dilakukan di depan kantor syahbandar karimun, Rabu,(6/6/2018), dalam Orasinya, Iwan Gondrong mengatakan, Pihak KOSP Karimun diminta agar tidak lagi memberikan izin oleh gerak kapal kepada kapal-kapal yang melakukan kegiatan pendalaman alur yang nota bene matrial pasirnya dimanfaatkan untuk kepentingan reklamasi pantai PT Grace Rich Marine, pasalnya, perusahaan tersebut belum memiliki Izin Usaha Pertambangan dan berbagai izin yang belum mereka,(perusahaan-red),miliki, dan juga meminta kepada Dirjen Hubla untuk mencopot jabatan Ka. Syahbandar Karimun, karena dinilai kebablasan mengeluarkan izin oleh gerak kapal untuk kepentingan PT Grace Ric Marine.

 

“ Itu’ Kapal-kapal yang melakukan pendalaman alur yang matrialnya diperuntukan reklamasi pantai PT Grace Rich Marine diminta kepada pihak syahbandar agar tidak memberikan izin oleh gerak kapal lagi, sebelum mereka memiliki izin yang lengkap dari pihak berwenang, dan juga saat ini pelingkar juga sudah melaporkan kasus dugaan adanya tindak pidana atas kegiatan tersebut ke polres karimun,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Setelah digelarnya pertemuan dengan Pihak Syahbandar Karimun di Ruanganya dan dihadiri beberapa pejabat tinggi dilingkungan KSOP Karimun serta Massa Pelengkar, maka kami tetap mengambil keputusan, Bahwa Pelingkar tetap mengawasi aktivitas perusahaan tersebut, pasalnya, indikasi yang kita lihat izin damping tidak dibenarkan karena mereka menggunakan kapal sampan yang lansung mengangkat matrial, dan indikasi lainya,kedua lahan yang ditimbun bukan atas nama PT Grace Rich Marine, tetapi atas nama Perusahaan lain, dan indikasi terakhir, Izin dimiliki hanya 100 meter dari bibir pantai, tapi dari investigasi dilapangan terlihat kurang lebih 200 meter dari bibir pantai.

 

“ Pihak Syahbadar dalam Rapat tadi akan meninjau kembali soal periizinan PT Grace Rich Marine dan bekerja sama dengan Pihak Pemerintah yang ikut serta memberikan izin,” tutup Iwan 

 

Dari pantauan Wartawan karimuntoday.com dilapangan, terlihat puluhan anggota polres dan polsek tanjungbalai, serta di bantu oleh TNI AL dan Satuan Polisi Lalu Lintas menjaga ketat aksi dilakukan oleh Massa pelingkar, (*)

 

Penulis   : Johanes Tambunan

 

Ediotr      : Helmy Ridar

 

 

Ket Foto : Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kepri H. Sardison saat meninjau pengembangan desa wisata Ceruk Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, kemarin. foto helmy ridar.

TANJUNGPINANG, (KT)
- Kepala Dinas Pmd Dukcapil Provinsi Kepulauan Riau Sardison, menghadiri Acara Malam Nuzulul Qur'an sekaligus disejalankan dengan Peninjauan Kegiatan Dana Desa Tahun 2017 s/d 2018 di Kabupaten Natuna, Jumat-Sabtu lalu. Sebelum melakukan kunjungan Kadis Pmd dukcapil Provinsi Kepri didampingi Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yaitu Bapak Andri Yudi dan Bapak Idir Fitri menuju Kantor Sekretariat P3MD Kabupaten Natuna untuk melakukan silaturahmi dengan para Pengiat Desa yaitu Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Natuna. Wakil Gubernur H Isdianto didampingi Kepala Dinas Pmd Dukcapil Provinsi Kepri Sardison, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Natuna Dan Kepala OPD lainnya Melakukan peninjauan kegiatan Dana Desa Tahun Anggaran 2017 dan 2018 di Desa Ceruk Kecamatan Bunguran Timur Laut yaitu Kegiatan Pengembangan Wisata Bukit Kapur. Melihat objek wisata yang punya nuansa lain di wilayah kepulauan menjadi sajian unik dan punya nilai tambah, hal membuat Wakil Gubernur Kepri memberikan aplus karena selama ini objek wisata di wilayah pulau adalah pantai, Desa Ceruk membuat menjadi istimewa dengan penampilan alternative yaitu pemandangan gunung dan kebun yang di danai melalui dana desa untuk pembukaan jalan dan pengerasan Angaran Tahun 2017 dengan nilai Rp. 222.309.000 dan Anggaran Tahun 2018 dengan nilai Rp. 180.103.005 Awalnya pembukaan jalan merupakan swadaya masyarakat dengan bergotong royong, pada Tahun 2017 melalui APB Desa Desa Ceruk yang bersumber Dana Desa di biayai untuk pengerasan jalan sepanjang 3 Km. Dan, Pada Tahun 2018 juga melalui Dana Desa di biayai pembuatan drainase dan pembangunan Tembok Penahan Tanah sehingga akses menuju Bukit Kapur menjadi Lancar, dampaknya ekonomi masyarakat meningkat dengan dibukanya jalan ini banyak masyarakat berkebun di kiri kanan jalan. "Dengan Dana Desa meningkatkan Pendapatan masyarakat menunju masyarakat Mandiri dan Sejahtera,"kata Sardison. Dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Kepri Isdianto disambut oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Natuna, Camat Bunguran Timur Laut, Kepala Desa Ceruk, Tokoh Masyarakat dan Pendamping Desa ( PD dan PLD). (r/helmy ridar) editor : helmy ridar
 
Ket Photo :  Kasat Lantas Polresta Barelang KoMPOL I Putu Bayu Pati didampingi Kanit Regident Satlantas Polresta Barelang IPDA Satri Putra kepada Karimun Today. Com di Mapolresta Barelang, Selasa (5/6/2018).(f.kt).

BATAM, (KT)
- Walau secara nasional Kakorlantas Mabes Polri mengumumkan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) akan tutup selama libur bersama, dari 11 hingga 20 Juni 2018, namun demi kepentingan masyarakat Kota Batam, Satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Barelang, membuka pelayanan pengurusan SIM lebih awal dari masa libur bersama, akan dibuka kembali pada tanggal 18 Juni 2018. "Sehubungan dengan libur/cuti bersama Idul Fitri, maka kita informasikan ke masyarakat, bahwa pelayanan SIM di Polresta Barelang ditutup selama beberapa hari, yakni tanggal 15,16 dan 17 Juni dan kita akan buka pelayanan SIM kembali pada Senin tanggal 18 Juni,"kata Kasat Lantas Polresta Barelang KoMPOL I Putu Bayu Pati didampingi Kanit Regident Satlantas Polresta Barelang IPDA Satri Putra kepada Karimun Today. Com di Mapolresta Barelang, Selasa (5/6/2018). Putu mengatakan kepada masyarakat pemegang SIM yang masa berlakukanya berakhir pada tanggal tersebut, dihimbau untuk segera melakukan perpanjangan sebelum pelayanan SIM tutup libur cuti bersama. Namun bagi yang tidak sempat akan diberikan masa tenggang akan diberikan tenggang perpanjangan seminggu kedepan, hingga 27 Juni setelah pelayanan SIM kembali dibuka. "Apabila lewat tanggal 27 Juni, maka bagi masyarakat yang akan mendapatkan layanan dari kami harus mengikuti prosedur penerbitan SIM baru,"ujarnya. Dijelaskannya, untuk pelayanan penerbitan SIM baru hari datang langsung ke kantor pelayanan SIM Satlantas Polresta Barelang. Tetapi bagi yang akan melakukan perpanjangan SIM dapat mendatangi 4 empat lokasi yang ada di kota Batam, yaitu Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Sim Corne Mega Mall di Batam Center, Kecamatan Batam Kota, Batam. Selain itu, jelasnya, kepada masyarakat yang akan melakukan perpanjang SIM juga dapat dilayani langsung di Kantor Satlantas Polresta Barelang di Baloi dan Sim Corne BCS (Batam City Square) di Penuin, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.
Sebagai diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenaga Kerjaan dan Men PAN Reformasi Birokrasi Nomor 223, Nomor 46 dan Nomor 13 Tahun 2018, tanggal 18 April tentang libur/cuti bersama Idul Fitri 2018 mulai tanggal 11 - 20 Juni 2018. "Pelayanan SIM di Polresta Barelang tutup tanggal 15,16 dan 17 Juni. Dan akan dibuka kembali pada hari Senin, tanggal 18 Juni mendatang,"ungkapnya. Informasi yang dihimpun media ini, di Indonesia ada dua jenis Surat Izin Mengemudi (SIM), yakni: Surat Izin Mengemudi (SIM) Kendaraan Bermotor Perseorangan dan Surat Izin Mengemudi (SIM) Kendaraan Bermotor Umum. Kedua jenis SIM ini dibagi lagi menjadi beberapa golongan. Golongan SIM adalah sebagai berikut, SIM A, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg. SIM B1, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg. SIM B2, untuk mengemudikan kendaraan alat berat, kendaraan penarik, atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perseorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg. sedangkan SIM C untuk mengemudikan kendaraan bermotor roda dua yang dirancang dengan kecepatan lebih dari 40 km/jam. SIM C1, untuk pengendara motor dengan kapasitas mesin 250-500 cc.SIM C2, untuk pengendara motor berkapasitas mesin di atas 500 cc. SIM D, untuk mengemudikan kendaraan khusus bagi penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus. Selanjutnya, Golongan SIM Umum ada kemudahan yang diberikan untuk pemegang SIM agar tidak perlu memiliki banyak jenis SIM jika hendak berganti-ganti jenis kendaraan bermotor yang akan dikemudikannya. SIM untuk kendaraan bermotor dapat digunakan sebagai SIM kendaraan bermotor yang jumlah beratnya sama atau lebih rendah. Misalnya, SIM A Umum dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A. SIM B1 dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A. SIM B1 Umum dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A, SIM A Umum, dan SIM B1. Sedangkan SIM B2 dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A dan SIM B1. SIM B2 Umum dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A, SIM A Umum, SIM B1, SIM B1 Umum, dan SIM B2. Persyaratan Pembuatan SIM Perseorangan persyaratan yang dipenuhi, Batas Usia Minimal SIM A 17 tahun, SIM B1 20 tahun, SIM B2 21 tahun, SIM C 17 tahun, SIM D 17 tahun. Sedangkan Syarat administratif memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Mengisi formulir permohonan, Sehat jasmani dan rohani, berpenampilan rapi, dan bersepatu (tidak diperkenankan memakai sandal). Lulus ujian teori, ujian praktik, dan/atau ujian keterampilan melalui simulator. Sementara itu bagi pemohon SIM B1 dan B2, ada syarat tambahan, yaitu: Untuk membuat SIM B1 harus memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan. Untuk membuat SIM B2 harus memiliki SIM B1 sekurang-kurangnya 12 bulan. Membayar biaya pembuatan SIM baru. Persyaratan Pembuatan SIM Umum khusus untuk golongan SIM Umum, persyaratannya sedikit berbeda dengan golongan SIM Perseorangan. SIm golongan Umum, batas Usia Minimal Pemohon SIM A Umum: 20 tahun, SIM B1 Umum: 22 tahun, SIM B2 Umum: 23 tahun Syarat Administratif, Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Mengisi formulir permohonan, Sehat jasmani dan rohani, berpenampilan rapi, dan bersepatu (tidak diperkenankan memakai sandal), Lulus Ujian dan Ujian teori. Dan diwajibkan mengikuti klinik mengemudi untuk mendapatkan Surat Keterangan Uji Klinik Pengemudi (SKUKP), Persyaratan tambahan Untuk membuat SIM A Umum harus memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan, Untuk membuat SIM B1 Umum harus memiliki SIM B1 atau SIM A Umum sekurang-kurangnya 12 bulan. Untuk membuat SIM B2 Umum harus memiliki SIM B2 atau SIM B1 Umum sekurang-kurangnya 12 bulan. SIM A Umum, untuk mengemudikan mobil umum dan barang dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg. SIM B1 Umum, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg. SIM B2 Umum, untuk mengemudikan kendaraan penarik atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.(helmy ridar) editor : helmy Ridar

 

 

Ket Photo :  Ketua LBH Pijar Melayu Ferry Sapma, SH.Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pijar Melayu. 

 

Pekanbaru,(KT) - Densus 88 menangkap terduga teroris di Universitas Riau. Aparat juga mengamankan benda diduga bom di gedung gelanggang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Sabtu (02 - 06 - 2018).

 

Penangkapan ini menuai banyak komentar dari berbagai kalangan, salah satunya adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pijar Melayu. Ketua LBH Pijar Melayu Ferry Sapma, SH mengapresiasi aparat kepolisian terutama densus 88 yang telah berhasil menangkap terduga teroris dikampus Universitas Riau beberapa hari yang lalu.

 

Namun sangat disayangkan banyak pihak yang mengembangkan opini seolah - olah pimpinan Universitas yang salah akibat kejadian ini. jangankan universitas, tempat tempat yang dijaga ketat dengan senjata lengkap dan telah terjamin keamanannya pun berhasil dimasuki oleh teroris,Apalagi hanya kampus yang bebas siapapun boleh masuk. Karena kampus tempat publik, " tuturnya.

 

Saya mengajak seluruh pihak terkait untuk berfikir obyektif dan tidak melihat persoalan ini dari satu sudut pandang saja, sehingga kita tidak buru - buru untuk menyimpulkan bahwa pimpinan Universitas yang salah, "ujarnya.

 

Ferry juga menyayangkan pernyataan menristekdikti di media online jawapos dan CNN Indonesia yang mengancam memecat Rektor UR dari jabatannya terkait adanya dugaan perakitan bom di Universitas Riau. Seharusnya sekelas menteri mestinya bijaksana dalam menyikapi kejadian di UR. Tidak langsung mengancam melakukan pemecatan tanpa dilakukan terlebih dahulu investigasi, Tutupnya.(*)

 

Penulis   : Roder

Editor      : Helmy Ridar

 

Ket Photo : Perbup yang di Keluarkan oleh Bupati Kuansing terdahulu sebagai Payung Hukum Proses Pencairan Tunjangan Perumahan Ketua dan Wakil Ketua serta Anggota DPRD Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT) – Beberapa bulan silam Dirkrimsus Polda Riau sudah melakukan penyelidikan adanya dugaan korupsi tunjangan perumahan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kuansing, bahkan beberapa pihak sudah dimintai keteranganya dan juga telah mendatangi Kantor DPRD Kuansing, namun sampai saat ini kasus tersebut belum terlihat naik ke penyidikan dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

 

Kapolda Provinsi Riau, Irjen Pol. H. Nandang ketika dikonfirmasi karimuntoday.com beberapa waktu lalu terkait sejauh mana penyelidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus), Polda Riau terkait dugaan korupsi tunjangan perumahan tersebut mengatakan, Anda (wartawan-red), lansung saja konfirmasi ke Dirkrimsus Polda Riau, karena kasus tersebut mereka yang menangani.

 

“ Coba tanyakan lansung ke Dirkrimsus Polda Riau, terkait sudah sampai dimana penyelidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kuansing tersebut,” Ujarnya Singkat

 

Secara terpisah, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, AKBP, Gidion Arif Setiawan sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait sejauh mana penyelidikan terhadap kasus adanya dugaan korupsi tunjangan perumahan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kuansing yang saat ini tengah dilidik, belum dapat dimintai tanggapanya.(*)

 

Penulis    : Roder

Editor      : Helmy Ridar

 

 Ket Photo : Muhammad Ali Bendahara PATRON Karimun sedang Memberikan Paket Sembako kepada Salah Seorang Kaum Dhufa.

 

Karimun,(KT) – Dewan Pimpinan Cabang Patriot Nasional,(PATRON), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri berbagi kasih dengan para Anak Yatim Piatu serta Kaum Dhufa dengan menggelar buka bersama sekaligus membagikan paket sembako.

 

Ketua DPC PATRON Karimun, Andi Acok kepada karimuntoday.com Senin,(4/6/2018), mengatakan, Ya, malam ini Patron menggelar acara buka bersama dengan para anak yatim piatu beserta kaum dhufa dan dihadiri juga oleh Bapak Dandim, Yonif 123 serta dari pihak kepolisian dan tamu undangan, dan tahun ini kita kembali memberikan santunan berupa sembako kepada para anak yatim dan kaum dhufa untuk berbagi kepada sesama umat muslim.

 

“ Tentunya dengan adanya bantuan sembako ini semoga dapat meringankan beban para anak yatim piatu serta kaum dhufa walaupun bantuan yang diberikan belum maksimal, namun, dapat hendaknya membantu mereka,” Ucapnya

 

Ditambahkanya lagi, Untuk tahun ini Patron menargetkan bantuan paket sembako kepada anak yatim dan kaum dhufa akan berkesinambungan sampai bulan suci ramadhan berakhir, dan semua itu terlaksana atas berkat solidnya keluarga besar Patron di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Andi salah seorang anak yatim ketika dimintai tanggapanya mengatakan, Dia sangat berterimakasih kepada keluarga besar Patron Karimun, Khususnya kepada Bapak andi Acok Ketua Patron Karimun yang telah memberikan paket sembako kepada dirinya, dan semoga amal kebaikanya dib alas oleh Allah SWT,” tuturnya singkat (*)

 

Penulis   : Johanes Tambunan

 

Editor    : Helmy Ridar.

 

Ket Photo : Kondisi Ruas Jalan di Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT) -  Masyarakat Gunung Kesiangan Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sangat mengeluhkan kondisi jalan di tempat mereka yang rusak parah seperti kubangan kerbau, dan ketika beberapa hari lalu Bupati Kuansing melakukan safari ramadhan berjanji akan memperbaiki jalan tersebut, dan masyarakat menagih janji sang bupati.

 

Salah seorang Warga Gunung Kesiangan, Imus kepada karimuntoday.com Senin,(4/6/2018), mengatakan, Kondisi jalan di Gunung Kesiangan yang rusak parah tersebut sudah cukup lama, belum ada tanda-tanda di perbaiki, dan alhamdulilah ketika bupati kuansing safari ramadhan ke gunung kesianagan berjanji akan memperbaiki ruas jalan tersebut, dan semoga janjinya secepatnya di realisasikan.

 

“  Kondisi ruas jalan di gunung kesiangan kecamatan benai kondisinya sangat parah, disana sini terlihat lubang menganga dan licin, apabila tidak ekstra hati-hati tidak menutup kemungkinan pengendara yang melintas akan terjatuh, untuk itu sebelum adanya korban diminta kepada bupati kuansing menepati janjinya,” Pinta Imus

 

Ditambahkanya lagi, Dia beserta segenap masyarakat gunung kesiangan menunggu janji bupati tersebut, apakah akan ditepatinya atau tidak, masyarakat menunggu, karena ruas jalan tersebut setiap hari di lalui oleh masyarakat bukan saja dari gunung kesiangan tetapi masyarakat lainya yang melintas di ruas jalan tersebut,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Bupati Kuansing, H.Mursini sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait masyarakat gunung kesiangan menagih janji agar ruas jalan di kampungnya diperbaiki, belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

 

Penulis   : Roder

Editor       : Helmy Ridar

 

 Ket Photo : Karcis Pungutan Retribusi yang di Berikan kepada Pedagang Kaki Lima dan Pemilik Ruko oleh Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

 

Sungai Guntung,(KT) – Warga Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau mempertanyakan Pungutan Retribusi dilakukan oleh Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam kepada Pedagang Kaki Lima serta Ruko yang ada di Pasar Sungai Guntung, apakah sudah memiliki payung hukum maupun dasar hukum yang jelas, pasalnya di karcis yang diberikan kepada pedagang kaki lima dan ruko hanya berdasarkan Keputusan Lurah Tagaraja.

 

Hal tersebut dikatakan, Salah seorang Pemilik Ruko kepada karimuntoday.com Senin,(4/6/2018), Ya’ Dia sebagai pemilik Ruko sebenarnya tidak mempersalahkan dengan adanya pungutan retribusi dilakukan oleh Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam Pasar Sungai Guntung asalkan sesuai dengan payung hukum yang sudah ditetapkan oleh pemerintah serta uang yang dipungut tersebut jelas peruntukanya.

 

“  Dia dalam satu bulan membayar retribusi kepada Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam Pasar Sungai Guntung sebesar, Rp. 120 ribu, dan kalau tidak salah ada sekitar 400 ruko yang membayar retribusi tersebut, dengan pembayaran bervariasi, mulai dari 60 ribu s/d 120 per satu bulanya, ditambah lagi dengan lapak pedagang kaki lima dipungut setiap harinya sebesar 3000 rupiah dengan jumlah lapak kalau tidak salah sebanyak kurang lebih 400 lapak,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia sebagai warga sungai guntung dan pemilik ruko tentunya merasa keberatan apabila pungutan retribusi tersebut andaikata belum memiliki payung hukum maupun dasar hukum yang jelas dan dia berharap agar pihak yang berkompeten dapat menjelaskan kepada pemilik ruko dan pedagang kaki lima, untuk menghindari adanya Pungutan Liar,(PUNGLI),apalagi sampai saat ini di Sungai Guntung belum memiliki Tempat Pembuangan Sampah,(TPS), Tutupnya

 

Secara terpisah, Masri.Ag, Lurah Tagaraja Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Minggu,(3/6/2018) Via WA nya terkait adanya pungutan retribusi kepada pedagang kaki lima dan pemilik ruko mengatakan, “ Do lansung aja ke pak ketua lpm jawaher(jo) nanti saya salah jawab mhon maap ya rido, ketika ditanya lagi,tapi sedikit banyak tentu pak lurah mengetahui, karena di karcis thu SK Kelurahan Tagaraja No: 19/TGR/V/2017,” Itulah mau dirubah rido,sdh sya sampaikan hasil kesepakatan yg kita rapat dlu baik ktr cmt maupun ktr lurah kesepakatan itu yg kita buat,” Ketika ditanya lagi, tapi sampai sekarang kenapa,kenapa masih pakai karcis yg lama pak lurah,owh ya pak apa sudah ada perdesnya pak, terkait pungutan retribusi tersebut,pasalnya, kalau hanya surat keputusan kalau tidak salah tidak dibenarkan lagi pak, itu bisa di katogorikan pungli, seperti yang terjadi di beberapa daerah,” Insya Allah rido dlm bln puasa ini akan kita tarik, Mudahan selasa,rabu mau dirombak do senin saya mandah lgi ,ok do bsk sya konsul lgi dgn cmt,” Ungkap Lurah Tagaraja.

 

Secara terpisah, Ketua Tim Saber Pungli Polres Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait apakah, Pungutan Retribusi dilakukan oleh Tim Pengendalian Kebersihan dan Ronda Malam Pasar Sungai Guntung, apakah masuk dalam katagori pungli atau tidak belum dapat dimintai tanggapanya, (*)

 

Penulis  : Ridho

 

Editor     : Helmy Ridar

 

Ket Photo : Kabankesbangpol Sumbar Nazwir, Kabag ops Polres 50 Kota Kompol Efrizal, Camat Harau Andri Yasmen, Kasatpol PP Kab. 50 kota Nasriyanto. B.Adapun rangkaian kegiatan penertiban pedagang kaki lima di sepanjang jalan Kelok 9 Kab. 50 kota 

 

Padang,(KT) - Pada hari Sabtu tanggal 02 Juni 2018 pkl 12.05 s.d wib telah dilaksanakan penataan pedagang Kaki lima di sepanjang jalan kelok 9 Kab. 50 Kota oleh -+ 100 orang personil Gabungan TNI/Polri dan Satpol PP. Kegiatan penataan ini di Koordinir langsung oleh KaBan Kesbangpol Prov. Sumbar (Bpk. Nazwir, SH) A.

 

Adapun yang ikut dalam kegiatan penertiban pedagang kaki lima di kelok 9 tersebut diantaranya Kabankesbangpol Sumbar Nazwir, Kabag ops Polres 50 Kota Kompol Efrizal, Camat Harau Andri Yasmen, Kasatpol PP Kab. 50 kota Nasriyanto. B.

Adapun rangkaian kegiatan penertiban pedagang kaki lima di sepanjang jalan Kelok 9 Kab. 50 kota sebagai berikut :

 

Ket Photo : Terlihat Anggota Satpol PP mengangkut Lapak para Pedagang.

 

1. Pada pkl 10.00 s.d 11.00 wib KaBan kesbangpol Sumbar didampingi Kabid Binmas dan Kasubid Pam dan Waspadnas, menemui Wali Jorong Ulu Aia dan tokoh masyarakat Ulu Aia untuk menyampaikan penertiban pedagang kaki lima di kelok 9 sesuai kesepakatan sebelumnya akan dilaksanakan hari ini.

 

2. Pada pkl 12.15 wib sekitar -+ 100 orang personil gabungan TNI/Polri dan Satpol yang dipimpin Kasatpol PP Sumbar Zul Aliman melakukan pembokaran terhadap lapak-lapak pedagang di sepanjang kelok 9 yang disaksikan KaBan Kesbangpol Sumbar, Camat Harau, Walinagari Ulu Aia, Wali jorong Ulu Aia dan tokoh masyarakat Ulu Aia [3/6 00:22] Ka Humas Jasman. sumbar:

 

Kegiatan berlangsung hingga pukul 17.45 dan akan dilanjutkan besok hari (Minggu 03 Juni 2018).. kegiatan hari berlangsung dgn lancar dan terkendali... [3/6 00:24] Ka Humas Jasman. sumbar: Pembongkaran dilakukan sendiri oleh masyarakat dengan penuh kesadaran (Sumber:Hms pemprov sumbar )

 

Penulis   : :Zulfahmi

Editor      : Helmy Ridar

 

Ket Photo : Kondisi Pasar 26 pada sore Hari Terletak di Jalan, Yos Sudarso Tepatnya di Pelantar I Pelabuhan Syahbandar lama Kecamatan Kateman, Inhil, Riau.

 

Sungai Guntung,(KT) – Seiiring dengan adanya pasar 26 di Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau sangat membantu masyarakat, pasalnya, pasar tersebut mulai membuka lapaknya mulai pukul, 14.00 Wib sampai dengan Pukul, 17.00 Wib sangat ramai dikunjungi masyarakat yang hendak berbelanja lauk pauk,adapun pasar tersebut terletak di Jalan, Yos Sudarso tepatnya di Pelantar I Pelabuhan Syahbandar lama.

 

Ibu Yuliana ketika dikonfirmasi karimuntoday.com ketika habis belanja di pasar 26 tagaraja mengatakan, Dia sangat senang belanja di pasar tersebut, karena ikan-ikan yang dijual pedagang semuanya pada segar, dan harganya relative murah, harga perkilonya, hanya berkisar, Rp.25 Ribu Rupiah s/d Rp, 30 Ribu Rupiah dengan harga segitu tentunya sangat terjangkau oleh masyarakat.

 

“ Keberadaan pasar 26 Tagararaja Sungai Guntung yang menjual ikan segar sangat membantu sekali bagi masyarakat,apalagi di saat bulan suci ramadhan ini, masyarakat bisa membeli ikan pada siang hari untuk persiapan berbuka puasa, ditambah lagi dengan harga relative murah,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Pasar 26 ini, Masyarakat dilingkup Inhil Utara ini tidak asing lagi dengan keberadaan pasar ini, pasalnya sudah lama keberadaanya, dan bermacam ikan dijual, mulai dari ikan sembilang,ikan belanak, kepeting dan udang, pokoknya sejenis ikan laut dan ada juga ikan darat, selain menjual ikan, pedagang disini juga menjual sayur mayor, pokoknya keberadaan pasar 26 sangat membantu terutama bagi ibu-ibu rumah tangga,” Katanya.

 

Dari pantauan karimuntoday.com dilapangan, Sabtu,(2/6/2018) sore, terlihat membludaknya masyarakat berbelanja dipasar 26 tersebut, dan tampak bukan kaum wanita saja yang berbelanja, bapak-bapak juga Nampak terlihat dan suasana sangat riuh sekali dan secara tidak lansung bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, andaikata di kelola serta di Tata dengan baik tentunya dapat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,(PAD). (ro)

 

Penulis  : Ridho

Editor     : Helmy Ridar

Page 4 of 226

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30