humas karimun
humas karimun

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

 

Ketua Tim Satgas Pangan, Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Suharnoko, Ketika melakukan Sidak di Pasar Dabo Singkep.

 

Lingga, Dabok Singkep,(KT) - Tim Satgas Pangan Polres Lingga, berkerjasama dengan Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Lingga, melaksanakan Inspeksi Mendadak di Pasar Dabo Singkep.

 

Ketua Tim Satgas Pangan, Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Suharnoko, menyampaikan, dari Sidak yang dilakukan harga kebutuhan masyarakat saat ini masih relatif stabil untuk di Pasar Dabo Singkep. Ada pun yang mengalami kenaikkan hanya Cabe, baik itu cabe kriting maupun cabe rawit.


Dikatakan, untuk harga cabe kriting saat ini di pasar Dabo Rp 58,000, yang sebelumnya hanya Rp 45,000, begitu juga dengan harga cabe rawit Rp 54,000 yang sebelumnya hanya Rp 50,000. sementara untuk harga beras masih stabil Rp 12,000 hingga Rp 12,500.

“Untuk harga kebutuhan lainnya, seperti bawang merah dan bawang putih juga stabil tidak pengalami kenaikkan dikisaran harga Rp 20,000. Sementara untuk ikan di pasar ikan Dabo Singkep juga mengalami kenaikkan, seperti ikan" ungkapnya, saat ditemui ketika Sidak di Pasar Dabo Singkep, Jum’at, (19/01/2018).

Untuk penimbunan barang kebutuhan, lanjut Suharnoko, dari pantauan kita saat ini tidak ada terjadi penimbunan. karena yang dikatakan penimbunan tersebut, jika terjadi kelangkaan barang kebutuhan sementara barangnya ada namun tidak dijual, jika hal ini terjadi dan kita temukan akan diproses.

Tujuan dari Satgas pangan ini, jalas Suharnoko, untuk mengontrol stabilitas harga, jika terjadi kenaikkan dan kelangkaan barang kebutuhan, kita akan minta Disperindag untuk melakukan operasi pasar. Karena yang melakukan operasi pasar yakni, Disperindag Pemerintah Daerah.

“Kenaikan harga kebutuhan dikarenakan faktor cuaca saat ini, dan yang mengalami kenaikkan saat ini hanya cabe, sementara untuk barang kebutuhan lainnya relatif stabil,” pungkasnya. (R.AG)

 

Ket Photo : Bupati Kuansing H Mursini, Wakil Bupati Kuansing H Halim dan isteri Yuni Warti Halim dan Wakil Bupati Inhu Khairizal beserta isteri Hj Marlinawati Khairizal .melepas rombongan sepeda yang dikemas dalam kegiatan bernama "gowes bareng baserah bike community" Minggu,(21/1/2018).

Taluk Kuantan,(KT)  - Ratusan Pencinta Olahraga Sepeda Hadiri Gowes Bareng Basrah Bike Community di Baserah dan KHS BASERAH- Para pecinta olahraga sepeda baik yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi maupun di Kabupaten Indragiri Hulu Minggu pagi (21/1) " banjiri" kota Baserah Kecamatan Kuantan Hilir dan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Mereka mengikuti kegiatan bersepeda yang diselenggarakan oleh Baserah Bike Community (BBC).

 

 Hadir mengikuti acara ini Bupati Kuansing H Mursini, Wakil Bupati Kuansing H Halim dan isteri Yuni Warti Halim dan Wakil Bupati Inhu Khairizal beserta isteri Hj Marlinawati Khairizal .

 

Bupati Kuansing H Mursini saat melepas rombongan sepeda yang dikemas dalam kegiatan bernama "gowes bareng baserah bike community" ini start dimulai dari kantor camat Kuantan Hilir terus mengelilingi kota Baserah selanjutnya menuju Kuantan Hilir Seberang menyusuri desa Pelukahan, Lumbok, Koto Rajo, Teratak Joriang, Sungai Soriak dan terakhir di Pulau Baru kemudian kembali ke pasar Baserah finish di kantor Camat Kuantan Hilir.

 

Bupati Kuansing ketika membuka kegiatan ini didampingi Wakil Bupati H Halim dan Wakil Bupati Inhu Khairizal mengatakan kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi antar pemkab dan antar peserta. Kemudian dari kegiatan ini dapat pula menggerakkan masyarakat berolah raga.

 

 "Kemudian kita juga bisa sambil berwisata. Melihat desa kita di kuansing," kata bupati Mursini seraya mengatakan setelah acara bersepeda ini dilaksanakan, Pemkab Kuansing dan para pecinta olahraga sepeda Kuansing siap menunggu undangan acara serupa dari Pemkab Inhu.

 

Wakil Bupati Inhu Khairizal menanggapi bahwa Pemkab Inhu setelah ini juga siap untuk mengundang Pemkab Kuansing,” Katanya (lidia ningsih)

 

Ket Photo : Perbup Nomor : 36  Tahun 2013.

 

Kuansing,(KT) – Kapolda Riau diminta untuk melakukan penyelidikan terkait tunjangan perumahan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Pasalanya, berdasarkan Perbup : 36 Tahun 2013, sebagai payung hukum proses pencairan tunjangan perumahan bagi ketua dan wakil ketua beserta anggota dprd kuansing dengan nominal angka sangat fantasis serta diluar kewajaran serta kepatutan.

 

Hal tersebut dikatakan, Muhammad Ridwan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau juga Putra dari Kuansing kepada karimutoday.com Minggu,(21/1/2018), Ya’ Dia berharap agar pengusutan tunjangan perumahan ketua dan wakil ketua beserta anggota dprd kuansing agar dijadikan skala proritas oleh bapak kapolda riau,pasalnya, setelah perbup di terbitkan oleh bupati kuansing kala itu, ketua dprd menerima uang tunjangan perumahan sebesar, 18 juta perbulan dan setahun, 216 juta, begitu juga dengan wakil ketua dprd kuansing juga menerima besaran nominal yang sama tentu sangat diluar azas ketidak patutan.

 

“ Mana ada kontrak rumah di kabupaten kuantan singingi, dengan nominal angka sebesar, Rp.216 juta rupiah pertahun pada tahun 2013 silam, oleh sebab itu diminta kepada bapak kapolda riau, untuk melakukan penyelidikan serta memeriksa pihak-pihak terkait atas pemberian tunjangan perumahan kepada ketua dan wakil ketua serta anggota dprd kuansing,” Pintanya

 

Ditambahkanya lagi, Dia selaku Putra Asli Kuansing, juga sangat menyesalkan pemberian tunjangan tersebut terus berlanjut, apalagi ketiga unsure pimpinan dewan tersebut sudah dibangunkan rumah dinas, tetapi masih juga diberikan tunjangan perumahan, dan dia menilai ada kerugian keuangan Negara atas pemberian tunjangan tersebut, selayaknya bapak kapolda riau untuk mengusut tuntas adanya dugaan korupsi ini, Harapnya

 

Secara terpisah, Kapolda Riau, Irjen Pol Drs. Nandang MH ketika dikonfirmasi karimuntoday.com beberapa waktu lalu, terkait tunjangan perumahan ketua dan wakil ketua dprd kuansing beliau mengatakan, akan segera kita lidik,” Ujarnya singkat (red/roder)

 

Ket Photo :  M Syawaluddin Ketua MAPAN-RI Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

 

 

Madina,(KT) - Maraknya peredaran narkoba di kalangan masyarakat indonesia membuat pemerintah pusat melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan perang terhadap Narkoba. Seperti kejadian yang Belum lama ini terjadi Kabupaten Mandailing Natal.Provinsi Sumatera Utara, seorang Napi yang diduga Bandar Narkoba ditangkap disalah satu hotel mengkonsumsi Narkotika Jenis sabu, Maka dari itu Eleman Masyarakat Penggiat Anti Narkoba Republik Indonesia ( MAPAN-RI) Kabupaten Mandailing Natal yang dengan nyata mendeklarasikan Perang Terhadap Penyalah gunaan dan Peredaran gelap Narkoba.

 

MAPAN- RI Kabupaten Mandailing Natal Meminta Kepada Kanwil KEMENKUMHAM Sumut khususnya Bidang Pemasyarakatan untuk segera mengusut tuntas ada apa di sebalik Pemindahan Tahanan Narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan yang kelasnya Lebih Tinggi ke Rumah Tahanan Cabang Natal, seperti yang disampaikan oleh M Syawaluddin Ketua MAPAN-RI Kabupaten Mandailing Natal pada Jurnalis Karimuntoday.com pada Minggu (21/01).

 

Selain itu, DPC MAPAN-RI Madina juga meminta agar seluruh Petugas Rutan Cabang Natal segera di periksa kenapa dengan mudah Narapidana lolos dari Penjagaan dan yang lebih parahnya tertangkap di salah satu Hotel yang tidak jauh dari Rutan Cabang Natal. Jika terbukti ini kelalaian maka di harapkan segera di beri tindakan administrasi agar tidak terulang lagi.

 

Jika hal tertangkapnya salah satu Narapidana yang sedang menjalani masa Binaan di Rutan cabang Natal akibat dari perlakuan khusus dari petugas Rutan Cabang Natal maka kita Harapkan agar Petugas yang memberi fasilitas segera di Copot dan apa bila perlu di pecat dari Tugas sebagai Pegawai Pemasyarakatan di bawah kemenkumham.

 

MAPAN-RI­ Madina juga sangat menyayangkan kejadian ini dimana seharusnya Warga Binaan Berada di dalam Rutan Cabang Natal, ini malahan tertangkap di salah satu Hotel dan yang lebih memprihatinkan saat di grebek Warga Binaan itu memiliki Narkoba Jenis Happy Five dan Extasi, dan Sabu-sabu.

 

 Jika hal ini di biarkan berlarutan maka tak guna kita berharap Mata rantai peredaran gelap Narkoba akan terputus, sia-sia Saja Pihak Kepolisian Republik Indonesia bersama Badan Narkotik Nasional Bertungkus lumus memberantas Peredaran Narkoba.

 

Untuk ini dengan Tegas di harapkan agar Kakanwil Kemenkumham dalam hal ini Bidang Pemasyarakatan diminta segera turun tangan dan mengusut tuntas Terkait Pemindahan warga Binaan ke Rutan Cabang Natal yang mana di sinyalir banyak kejanggalan dan menyalahi aturan pemasyarakatan serta di harapkan membongkar kebenaran yang terjadi di Rutan Cabang Natal, jelas M Syawaluddin.

 

 Diharapkan kepada Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia melalui Dirjen Lapas melakukan tindakan tegas terhadap Oknum Lapas yang diduga Lalai dalam melaksanakan Tugas nya sehingga Napi bebas berkeliaran diluar Lapas.” Pintanya(KH)

 

 

Ket Photo: Bupati Kuansing,Drs.H.Mursini Menebaskan Pedang ke Guci Beranda Ditandai di bukanya Kejuaraan Tapak Suci se Provinsi Riau.

 

Teluk Kuantan,(KT)  - Perguruan Silat Tapak Suci 206 Muhammadiyah Kuantan Singingi, menggelar kegiatan kejuaraan daerah tapak suci se Provinsi Riau,Kejuaraan tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Bupati Kuansing Drs H Mursini, M.Si bertempat di sekolah MIM Muhammadiyah Kuantan Singingi di Teluk Kuantan Sabtu (20/1).

 

Ketua Panitia Penyelenggara, Sardiono, A.Md ketika memberikan sambutan menyampaikan bahwa kejuaraan tapak suci ini merupakan agenda rutin dari pimpinan daerah tapak suci 206 Kuansing yang semestinya telah diselenggarakan pada tahun 2017 silam namun karena belum siapnya panitia maka baru sekarang bisa diselenggarakan.

 

Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci 206 Muhammadiyah Kuansing ini menambahkan kejuaraan tapak ini merupakan kejuaraan tapak suci sesama kader se Provinsi Riau dengan peserta sebanyak 135 orang peserta.

 

"Dengan adanya kejuaraan ini diharapkan akan memotipasi kader muda di provinsi riau menjadi atlet berprestasi dan menjadi pembela perserikatan muhammadiyah," kata Wakil Ketua 1 DPRD Kuansing itu menjelaskan.

 

Sementara itu, Bupati Kuansing H Mursini menambahkan kejuaraan daerah ini merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan teknik teknik tapak suci sebagai persiapan atlet tapak suci mengikuti kejuaraan baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

 

 Dirinya berharap dari kejurda tapak suci tercipta pola pembinaan olahraga silat yang berkesinambungan dengan keterlibatan seluruh komponen pendukung sehingga melahirkan atlet yang handal dan mampu berprestasi disemua ajang tingkatan kejuaraan,” Pintanya  

 

Hadir pada pembukaan kejuaraan daerah tapak suci Ketua KONI Kuansing, Ketua Pimwil 25 tapak suci Riau, Pimpinan daerah Muhammadiyah, Kepala OPD, Kabag Humas dan Kabag Umum Setda.(lidia ningsih/hms)

 

Ket Photo : Anggota TNI-POLRI Bersama Masyarakat Bergotong Royong Membangun Rumah Warga yang Roboh di Hantam Gelombang beberapa Waktu Lalu.

 

Lingga, Dabo Singkep,(KT) -  Pasca rumah warga yang roboh akibat hantaman gelombang disertai air laut pasang beberapa waktu lalu tepatnya di Pulau Buyu, Desa Rejai. kamis (18/1/2018) bersama TNi, polisi ikut membantu warga yang lagi gotong royong membangun rumah warga yang kena musibah tersebut

"Kami juga melakukan penyerahan bantuan material bangunan untuk saudara Amran. Beliau pun menyambut baik atas apa yang kami lakukan bersama ini," ujar Bhabinkamtibmas Desa Rejai, Bripda Wira Tama Hadi kepada awak media, Sabtu (20/1/2018).

Dia mengatakan, dengan dilakukannya gotong royong tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran terhadap masyarakat setempat tentang pentingnya upaya membantu bersama-sama jika terkena musibah.

"Selain itu, kami juga berharap, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan Polri,"katanya.

Dengan dikerjakan secara bergotong royong tersebut, rumah Amran mulai berdiri secara bertahap. Diharapkan, bangunan tersebut dapat segera selasai dan dihuni kembali.

Diketahui, gotong royong itu diikuti oleh Ketua BPD Rejai, Perangkat Desa setrmpat, Kapolsub Sektor Pulau Rejai Brigadir Richard P Napitupulu, Pos AL Pulau Rejai Serda Nav Sarto Titis serta masyarakat Pulau Buyu.(R.AG) 

 

 

Ket Photo : 7 Orang Tersangka diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sejumlah TKP berbeda di Kabupaten Karimun,Kepri.

 

Karimun,(KT) - Satresnarkoba Polres Karimun kembali berhasil mengamankan 7 orang tersangka yang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di sejumlah TKP berbeda di Kabupaten Karimun, kata Kasat Reserse Narkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madiyatias dalam rilis resminya yang diterima media ini, Sabtu, (20/01/18).

 

Disebutkannya, pengungkapan terhadap 7 orang tersangka tersebut berawal dari adanya informasi bahwa adanya seseorang yang tanpa hak telah mesebutkannya dengan memiliki, menyimpan dan melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, kemudian pada tanggal (17/01/18), sekira pukul 21:35 Wib Tim menuju TKP dan langsung mengamankan dua orang tersangka inisial RE (25) dan A (27) bersama barang bukti sabu seberat, 1,80 gram, sebutnya.

 

Setelah dilakukan pengembangan, sebutnya lagi, dari keterangan tersangka RE bahwa ia mendapatkan sabu dari MS (34), pada tanggal 18/01/18, Tim menangkap MS, dia mengakui memang telah melakukan transaksi narkoba dengan RE serta juga mengakui bahwa masih menyimpan sabu dirumahnya di Sungai Raya, Kecamatan Meral, dengan disaksikan RT setempat, kita berhasil mendapatkan barang bukti sabu dengan berat kotor 64,78 gram sabu, 1 unit alat timbangan digital, pembungkus plastik sabu dan 1 unit handphone, ungkapnya.

 

 Disebutkannya lagi, dari pengakuan MS, ia mendapatkan sabu bukt Malaysia dengan cara memesan langsung yang dibawa melewati pelabuhan Karimun, ia juga mengakui sudah lima kali melakukan pembelian sabu ke Malaysia, dari keterangan MS pula bahwa ia memberikan barang bukti sabu kepada TH (27) dan RA (30), lalu pada tanggal 19/01/18, sekira pukul 08.30 WIB kita mengamankan TH dan RA di perumahan Komplek PT. Timah, Prayun Kundur, paparnya.

 

Dari pengakuan TH, lanjut Nendra, bahwa TH telah membagikan sabu tersebut kepada HK (35), lalu dilakukan pengembangan lagi, sekira pukul 16:00 Wib kita mengamankan HK, HK mengatakan bahwa barang bukti itu ia simpan dirumah UHP (33), dan Tim berhasil menemukan barang bukti yang diberikan TH tersebut, selanjutnya kita mengamankan tersangka dan barang bukti ke kantor Satnarkoba Polres Karimun untuk pengembangan lebih lanjut,” jelasnya.(DS)

 

  

Ket Photo : Bupati Karimun,H. Aunur Rafiq dan Sekda Karimun, MH.Firmansyah foto bersama dengan atlet SSB Tunas Bahari, Sabtu, (20/01/18).

Karimun,(KT) - Sebanyak enam team dari SSB Tunas Bahari Putra Kundur dan Karimun Junior, yang terdiri dari 4 team dari Pulau Karimun besar dan 2 team dari pulau kundur, dilepas keberangkatannya menuju Batam oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Sekda Karimun M. Firmansyah, di Rumah Dinas Bupati Karimun, jalan Yos Sudarso, Sabtu, (20/01/18).

 

Manager SSB Tunas Bahari, Nurman Anka Saputra saat dikonfirmasi karimuntoday.com mengatakan, Iya, tadi kita dilepas Bupati Aunur Rafiq dan juga pembina kami HM. Firmansyah, kita berangkat ke Batam mewakili Kabupaten Karimun untuk mengikuti seleksi pra regional wilayah Kepri Aqua Danon Nation Cup, yang merupakan ajang bergengsi dan kebanggan anak se dunia, seleksi tersebut diikuti oleh 74 team se Kepri, tuturnya.

 

Dilanjutkannya, kita berterima kasih sekaligus bangga, karena pemda Karimun peduli serta juga memperhatikan pembinaan usia dini bagi atlet sepak bola di Kabupaten Karimun, seleksi pra regional saja kita dilepas, apalagi nanti kita berhasil mewakili Kepri ke tingkat nasional seperti sejarah yang kita ukir pada tahun 2014 lalu, jika berhasil, tentu harapan kita semakin di support lagi, tuturnya.

 

 "Kita minta do'a dari masyarakat Karimun agar kita mendapatkan hasil maksimal, semoga kedepan pembinaan dini atlet sepak bola semakin lebih baik, karena pembinaan dini merupakan pondasi sepak bola modern, jika pembinaan dini salah sistem, maka akan salah sampai senior, oleh sebab itu diperlukan dukungan dari orang tua, masyarakat serta Pemda terhadap SSB yang ada, untuk melahirkan atlet yang dapat mengharumkan nama bumi berazam," harapnya lagi.

 

 Bupati Karimun H. Aunur Rafiq dalam kesempatan itu mengatakan, saya ucapkan terima kasih karena telah melakukan pembinaan dan pelatihan kepada SSB yang ada, kepada atlet saya ucapkan selamat berkompetisi, selamat perginya dan selamat juga pulang, begitu juga terhadap manager dan official team, do'a masyarakat Karimun menyertai perjuangan kalian, ujarnya.

 

Pemkab Karimun selalu berusaha untuk memperhatikan bidang olahraga, berbagai kegiatan cabang olahraga digelar di Karimun ini, termasuk sepak bola yang merupakan olahraga favorit, tentu ini menjadi perhatian, dan hal itu kita tunjukkan, semoga kedepan pembinaan atlet sepak bola usia dini di Karimun semakin baik serta menciptakan atlet berprestasi yang pada akhirnya membuat kebanggan tersendiri bagi kita, katanya. (DS)

 

 

Ket Photo: Kades Pebaun Hulu, Guntur di dampingi Pendamping Desa, Azirwan Tonizon lakukan Peninjauan Pembangunan Phisik Jalan Usaha Tani.

 

Kuantan Mudik,(KT) - Azirwan Tonizon Pendamping Desa yang bertugas untuk melakukan pendampingan terhadap 4 Desa di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing),Provinsi Riau, mengutamakan Kualitas Pembangunan Fhisik yang menggunakan ADD terhadap Desa Dampingannya sehingga Bangunan tersebut betul betul bermanfaat terhadap masyarakat, 4 Desa Dampingannya adalah Desa Muarao Tombang, Desa Saik, Desa Pebaun Hulu dan Desa Pebaun Hilir.

 

 Dalam pendampingan tersebut setiap pendamping melakukan tugasnya sebagai memfasilitasi masyarakat dalam Musyawarah Desa ( Musdes ) pembuatan Rencana Kerja Pemerintah ( RKP ) pada setiap desa yang didampinginya sampai ke pelaksanaan teknis serta membantu membuat spj dan pemantau kegiatan yang sedang di kerjakan, hal tersebut disampaikan pendamping Desa, Azir melalui akun Wa nya Kamis (19/01/2018) malam, Kepada karimuntoday.com.

 

Di samping itu, dari desa yang di dampinginya adalah desa pebaun Hulu, yang dalam melaksanakan kegiatannya menggunakan pendapatan keseluruhan pada tahun 2017 sebanyak Rp. 992.787.000 dengan penggunaan sebagai berikut: 24 persen untuk bidang pemerintahan Desa, 70 persen untuk Pembangunan Desa , 3 persen untuk pembinaan kemasyarakatan dan 3 persen untuk pemberdayaan Masyarakat.

 

Sementara itu. Kepala Desa Pebaun Hulu Guntur menyampaiakan, bahwa pada tahun 2018 ini akan memprioritaskan pembangunan Jalan Usaha Tani dan Jalan Produksi menuju lahan cetak sawah baru yang di laksanakan pada Tahun 2009/2010 yang lalu hingga kini belum ada jalan, karena akses jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat dan akan menjadi potensi baru dalam pengembangan desa.

 

Lebih lanjut pembangunan kantor desa yang kondisi kantor desa sekarang cukup sempit dan sudah seharusnya di lakukan pembangunan gedung baru , namun berkaitan dengan hal tersebut Guntur akan mengkomunikasikan kepada dinas terkait bisa atau tidaknya dana desa di gunakan untuk itu, sebutnya.

 

Selain itu Guntur menambahkan prioritas lainnya adalah pemberdayaan masyarakat dengan cara membantu masyarakat untuk mengembangkan usahanya dengan keahlian yang dimiliki oleh masyarakat tersebut dengan tujuan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa , oleh karena itu dalam waktu dekat Desa pebaun Hulu akan melakukan sosialisasi pembentukan BUMDES untuk menampung usaha usaha yang di miliki masyarakat nantinya.

 

Sementara itu di sampaikan pendamping desa Pebaun Hulu Azir menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan yang ada di desa yang menggunakan DD dan ADD haruslah terlaksana sesuai dengan RAB dan tidak asal membangun, Kualitas fisik sangat di utamakan ,sebutnya.

  

Adapun, dari Dana Desa yang ada di desa pebaun hulu tersebut telah berhasil membangun gedung PAUD, TK, Semenisasi, Turap dan Kompang,Selanjutnya pendamping desa mengatakan bahwa jika pengerjaan sesuai dengamn RAB tepat waktu maka desa binaan bisa menjadi Desa yang mandiri dan dana transparan. Aggaran 2018 ADD Rp.382.256.000 dana desa Rp. 676.648.000 dengan total yang akan di terima desa Pebaun Hulu Rp.108.048.9000.,” Tutupnya (Lidia Ningsih /Roder Alvaro)

 
Ket Photo : Bupati Lingga, H. Alias Wello dan 
Duta Besar (Dubes) RI untuk Azerbaijan yakni Dr. Husnan Bey Fananie.

Lingga ,(KT) - Ditemani beberapa Kepala OPD, Bupati Lingga Alias Wello melakukan pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) RI untuk Azerbaijan yakni Dr. Husnan Bey Fananie, Kamis (17/1/2018) di Jakarta. 


Dalam pertemuan itu turut dihadiri Ketua BPK RI, Prof. Barullah Akbar dan Anggota DPR RI Komisi XI. 


  Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan pertemuan dilakukan untuk membahas tentang potensi komuditi yang ada Kabupaten Lingga. Apa-apa saja yang bisa dijadikan target dan kemudian bisa di pasarkan di Azerbaijan. 


Selain itu sekaligus mengenalkan peluang investasi yang ada di Lingga,provinsi kepri kepada investor Azerbaijan nantinya. 

"Ada dua hal yang kita bahas dalam pertemuan ini, yakni mengenalkan komuditi yang kita miliki seperti lada putih dan olahan hasil perikanan dalam kemasan, pengalengan ikan dan sejenisnya. Kemudian dipasarkan di Azerbaijan.  Juga mengenalkan peluang investasi yang di miliki Kabupaten Lingga kepade investor Azerbaijan," kata Alias Wello 

Ia berharap, substansi pembahasan dalam pertemuan tersebut dapat di akomodir oleh Dubes RI Azerbaijan. Mengingat potensi yang dimiliki Lingga saat ini bisa dijadikan target pasar ke luar Indonesia. (Rs/rls)

Page 1 of 162

KALENDER BERITA

« January 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31