humas karimun
humas karimun

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

 

 Ket Photo : Proyek pembangunan sarana dan prasarana air minum (SPAM) IKK Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas (Multi Years) Tahun Anggaran 2014 dan 2015. Silam.

 

Tanjungpinang, (KT) – Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sarana dan prasarana air minum (SPAM) IKK Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas (Multi Years) Tahun Anggaran 2014 dan 2015, dengan pagu anggaran Rp30.000.000.000,00 (Tigapuluh Milair) dengan nilai kontrak Rp28.230.724.000,00, yang tengah kasusnya ditangani oleh Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) dikabarkan hampir rampung.

 

Pekerjaan ini dimenangkan oleh PT.Nirwana Jaya sejati, M. Najib selaku Direktur, berdasarkan dokumen kontrak, surat perjanjian, nomor 01.MY/SP-GB/SPM/DPU-CK/IX/2014, yang ditandatangani sdr. Rony Pranata, selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas.

Ditetapkannya Pt. Nirwana Jaya Sejati, sebagai Pelaksana Proyek Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Minum (SPAM) IKK Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas (Multi Years) Tahun Anggaran 2014 dan 2015, patut diduga merupakan persengkokolan terencana dari berbagai pihak yang memiliki kepentingan, yang dimulai dari Perencanaan Proyek, Penganggaran, Penetapan Pemenang, berujung pada rendahnya kualitas Pekerjaan, sehingga merugikan keuangan Negara.

“Sebelumnya, Tim Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) sudah menerjunkan tim penyidiknya ke kabupaten Anambas beberapa bulan lalu di dampingi dari pejabat vertikal. Dan BPKP Provinsi Kepri sudah melakukan audit di lapangan, sejumlah pejabat dan Kontraktor turut di periksa. “jelas kuncus.

Sebelumnya, Tim Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) sudah menerjunkan tim penyidiknya ke kabupaten Anambas beberapa bulan lalu di dampingi dari pejabat vertikal.

Perlu diketahui, dasar BPKP untuk mengaudit Proyek SPAM Anambas atas permintaan penyidik.

Kasus dugaan korupsi SPAM Anambas tahun 2014-2015 telah dilaporkan oleh salah satu penggiat pemirhati anti korupsi yang tidak lain Investigation Coruuption Transparan Independen (ICTI)-Ngo kepri.

“Menurut Ketum ICTI_Ngo Keepri, Kuncus Simatupang, berdasarkan hasil observasi lapangan terhadap semua jenis pipa, baik pipa transmisi, pipa distribusi, pipa SR, maupuan eksesoris pipa tidak ditemukan pipa ber-SNI sebagaimana dimaksudkan pada spesifikasi pekerjaan, harganya pun telah di mark-up. “Ucapnya.

Adanya dugaan mark up dalam pengadaan water meter, juga pada Pengadaan dan Pemasangan Reservoar Baja kapasitas 300 M3, plat baja yang digunakan bukan plat baja ber SNI, karena bekas potongan plat nampak sudah karatan.

Impormasi yang di peroleh Media ini, sebelum proyek ini di lelang pada tahun 2014, pihak perencanaan telah menganggarkan sekitar Rp15 M, Namun di tahun berikutnya proyek ini bertambah menjadi Rp30 Miliar atau dua kali lipat. Lalu ini kerja siapa? dan siapa biang keroknya?.

Potensi Kerugian Negara sebagaimana berikut:

Adanya Mark Up pada Pengadaan Pipa HDPE DN 200 mm untuk transmisi Gunung Samak dan transmisi Air Bersih IPA Batu Tabir sepanjang 12.610 M, dengan harga satuan Rp. 580.230, Harga Pekerjaan Rp7.316.700.300, Harga pasaran per Januari 2014, Pipa HDPE DN 200 mm, SNI, sebagaimana daftar harga dari Pabrik Pipa merk Wavin, harga satuan per meter hanya Rp. 336.000, selisih harga Rp244.230,00 x 12.610 M = Rp 3.079.740.300.

Mark Up pada Pengadaan dan Pemasangan PIPA Kapasitas 10 L/Detik, pada sub pekerjaan pengadaan Pipa air minum lengkap dengan aksesorisnya jenis Steel/GIP (class medium SNI) DN 150 mm, kuantitas 20M, harga satuan Rp. 73.400,00,- harga pekerjaan Rp. 1.468.000.000,- sebagaimana daftar harga pasaran, Pipa Baja perbatang Rp.1.900.000 (6M), per meter hanya Rp. 316.000 x 20M= Rp. 6.330.000, selisih harga Rp. 1.461.670.000.

Mark Up Pengadaan Pipa Distribusi dan aksesoris:

Pipa HDPE DN 200 mm, Harga pasaran per Januari 2014, Pipa HDPE DN 200 mm, SNI, sebagaimana daftar harga dari Pabrik Pipa merk Wavin, harga satuan per meter hanya Rp. 336.000, selisih harga Rp244.230,00 x 2.453 M= Rp599.096.190.

Pipa HDPE DN 150 mm, Harga pasaran per Januari 2014, Pipa HDPE DN 200 mm, SNI, sebagaimana daftar harga dari pabrik Pipa merk Wavin, harga satuan per meter hanya Rp215.000, selisih harga Rp228.922x769M= Rp176.041.018.

Pipa HDPE DN 100 mm, Harga pasaran per Januari 2014, Pipa HDPE DN 200 mm, SNI, sebagaimana daftar harga dari pabrik Pipa merk Wavin, harga satuan per meter hanya Rp103.000, selisih harga Rp123.566x 2.959 M = Rp365.631.794.

Pipa HDPE DN 75 mm, Harga pasaran per Januari 2014, Pipa HDPE DN 200 mm, SNI, sebagaimana daftar harga dari pabrik Pipa merk Wavin, harga satuan per meter hanya Rp48.250, selisih harga Rp106.478 x 981 M= Rp104.454.918.

Pipa HDPE DN 50 mm, Harga pasaran per Januari 2014, Pipa HDPE DN 200 mm, SNI, sebagaimana daftar harga dari pabrik Pipa merk Wavin, harga satuan per meter hanya Rp21.450, selisih harga Rp59.598 x 4.673 M = Rp278.501.454.

Mark Up Pengadaan WM SR (water meter) lengkap, harga WM SR yang dipasang oleh pelkasana di pasaran di jual (iklan oxl dengan harga Rp 120.000,- per pcs) potensi keruigian Negara diperkirakan, Rp120.000 x 3000 pcs + pipa Rp100.000 x 3000 = Rp660.000.000. Sementara harga pekerjaan Rp3.732.121.830, dengan selisih harga Rp3.132.121.830.

Tidak dilakukan penanaman (pekerjaan tanah) dengan pekerjaan galian dan urugan pasir pelindungan pipa, pada Pemasangan Pipa Transmisi dan Pipa Distribusi hasil wawancara kami kepada eks pekerja galian pipa, tidak ada pekerjaan urugan pasir, sedangkan dokumen kontrak menyebutkan adanya harga pekerjaan urugan pasir pelindungan pipa, nilai kerugian Negara ditaksir Rp. 1.024.511.696,-.

Bahwa potensi kerugian Negara sementara Rp. 10.221.769.200,-

Berdasarkan hasil observasi lapanagan terhadap semua jenis pipa, baik pipa transmisi, pipa distribusi, maupun eksesoris pipa tidak ditemukan pipa ber SNI sebagaimana dimaksudkan pada spesifikasi pekerjaan.

Bahwa sebagaimana dimaksud point 7, hasil konfirmasi kami kepada PPK dan PPTK, pihak pelaksana dalam dokumen penawaran menggunakan surat dukungan distributor di Batam, dan pada tahap pelaksanaan pipa dimkasud di datangkan dari medan. Dugaan kami semua Pipa dan eksesorisnya palsu karena tidak ber SNI, karena Pabrik Pipa yang ber SNI di Indonesia ada 7, dan semuanya berkedudukan di Pulau Jawa, antara lain:

-Unilon
-Vinilon
-Pralon
-Wavin
-Maspion
-Indopipe
-Tyco

Kami berkesimpulan sementara bahwa Pipa Transmisi, Pipa Distribusi dan eksesorisnya tidak sesuai spesifikasi. Bahwa sebagaimana point 7 dan 8, kami telah mengambil semua jenis sample pipa untuk dilakukan pemeriksaan Laboratorium, untuk unsur kandungan pipa dan menentukan kualitas pipa.

Bahwa kualitas pipa nya diragukan dengan seringnya pipa transmisi dan pipa distribusi pecah apalagi 2 (dua) mesin pendorong pada IPA PDAM dihidupkan dapat dipastikan terjadi trouble pecahnya pipa-pipa transmisi dan distribusi.

Dimana pihak Pelaksana dalam melaksanakan pekerjaan Pengadaan dan Pemasangan Reservoar Baja kapasitas 300 M3, tidak memperhatikan kualitas pekerjaan (tidak sesuai spesifikasi). Pelaksana menggunakan plat baja class rendah, ini dapat dinuktikan karatnya baja.

Saudara M. Najib selaku Direktur, bertindak untuk dan atas nama PT. Nirwana Jaya Sejati, sebagai Pelaksana Pekerjaan, menurut PPK dan PPTK, hanya 1 (satu) kali ke Lapangan, saat penandatangan Kontrak. Sehingga pihak Penyedia Pekerjaan kesulitan berkoordinasi dengan Pelaksana Pekerjaan.

Rendah kualitas Pekerjaan oleh Pelaksana Pekerjaan, dapat dilihat dari bekas Pipa pecah, dilakukan penyambungan kembali, akan tetapi pipa yang telah tersambung tidak dirapikan dan ditanam kembali.

Akibat rendahnya kualitas pekerjaan, dan rendahnya kualitas material pekerjaan menyebabkan terhambatannya kualitas air. Air yang sampai ke masyarakat kaulitas airnya keruh dan tidak lancar.

Tambah Kuncus, “kita Aspresiasi kinerja Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) yang telah bekerja hingga turun ke Kabupaten Anambas, Provinsi Kepri untuk menindaklanjuti kasus dugaan korupsi SPAM Anambas TA 2014-2015, dengan nilai kontrak Rp28 Miliar. Mudah-mudahan kasus ini segera di limpahkan, “terangnya. (sidaknews.com/karimuntoday.com)

 

 

Ket Photo :  Bupati Karimun H. Aunur Rafiq dan Kapolres Karimun, AKBP. Agus Fajaruddin Teken MoU tentang program pembinaan dan Pelatihan Calon Anggota Polri bagi putra dan putri daerah tertentu untuk tahun ajaran 2018, disaksikan Wakil ketua DPRD Karimun Bakti Lubis dan Kabag Dalpers Biro SDM Polda Kepri AKBP Hengky Pramundya, di Rumdis Bupati Karimun, Jum'at, (17/11/17).

Karimun,(KT) - Bertempat di Rumah Dinas Bupati Karimun, Jum'at pagi,(17/11/17) Polres Karimun dan Pemkab Karimun menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang program pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri bagi putra daerah di daerah tertentu untuk tahun ajaran 2018, penandatangan kerjasama tersebut di tandatangani oleh Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin dan Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, S.Sos,M.Si.

 

Penandatanganan kerjasama antara Polres dan Pemkab Karimun pagi itu turut dihadiri oleh Kabag Dalpers Biro SDM Polda Kepri, AKBP Hengky Pramudya, FKPD, wakil ketua DPRD Karimun Bakti Lubis, beberapa OPD yang akan menjadi mitra pelaksana dalam program tersebut, yakni Disnaker, Dinkes, Disdik dan Dispora, selain itu hadir juga Kejari Karimun yang diwakili Kasi Intel serta siswa/i SLTA di Karimun.

 

Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin mengatakan, kita sudah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yakni dari bulan september lalu hingga saat ini, sehingga terdata yang memenuhi persyaratan di Kabupaten Karimun sebanyak 186 orang, terdiri dari 142 pria dan 44 orang wanita, Kabupaten Karimun merupakan peminat terbanyak kedua se-Kepri setelah Tanjung Pinang, ungkapnya.

 

Program ini, lanjut Agus, dilakukan agar bibit unggul daerah terakomodir serta menciptakan SDM yang unggul dan kompetitif dan kita mengharapkan anak-anak khususnya di Kabupaten Karimun dapat memanfaatkannya sebagai sarana dan prasarana usaha untuk mempersiapkan diri dalam rekruitmen anggota Polri nanti, bimbingan akan dilakukan mulai dari kesehatan, psikologi, maupun akademik, tuturnya.

 

Ditempat yang sama, Bupati karimun Aunur Rafiq mengatakan, saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Polres Karimun, yang melibatkan pemerintah daerah dalam Binlat ini, Binlat ini adalah untuk mendorong anak-anak kita agar semakin banyak yang lulus saat rekruitmen nanti, tahun lalu kabupaten Karimun lulus sebanyak 25 orang dari 227 peserta, tentu kita berharap Karimun lebih banyak lagi yang lulus, karena SPN nya di Kabupaten kita, harap Rafiq.

 

Sementara itu, Kabag Dalpers Biro SDM Polda Kepri, AKBP Hengky Pramudya mengatakan, untuk tahun ini Polri banyak membutuhkan calon anggota Polri yang mempunyai latar belakang Informasi dan Tekhnolgi (IT), karena ada program Polri yang akan menerima kuota 1.000 polisi yang mempunyai latar belakang IT, kita harapkan muncul bibit-bibit unggul dari Kabupaten Karimun yang akan menjadi abdi negara nantinya. (DS)

 

 

 Ket Photo : Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga.

 

BATAM, (KT) -  Kapolda kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH dan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs Didik Haryono SH MH,akan dimutasi dan menempati jabatan baru sesuai dengan telegram kapolri Nomor ST/2750/XI/2017,Nomor ST/2754/XI/2017, Nomor ST/2756/XI/2017, tanggal 16 November 2017.

 

 Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH akan menempati pos barunya sebagai Pati SDM Polri dan penugasan pada Lemhanas,dan akan digantikan oleh Irjen Pol Drs Didid Widjanarko SH,sementara Brigjen Pol Drs Didik Haryono SH MH akan menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat,dan penggantinya adalah Brigjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah MH yang sebelumnya adalah Karo Multimedia Divhumas Polri.

 

Demikiaan disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga kepada karimuntoday.com jumat 17/11/2017 ,saat dikonfirmasi tentang mutasi yang terjadi dijajaran polda kepri.

 

 Disamping itu juga terjadi mutasi terhadap beberapa orang pamen dilingkungan polda kepri,diantaranya AKBP Drs Helmy Santika SH SIK MSI dari Dirresnarkoba polda kepri menjadi Anjak Madya Bid Pidsus Bareskrim polri,AKBP K Yani Sudarto SIK MSI sebagai Dirresnarkoba polda kepri,AKBP Bariza Sulfi dari Karo SDM polda Kepri mejadi Anjak madya Bid Binkar SSDM polri,AKBP DJOKO SUSILO SH SIK menjabat sebagai Karo SDM polda kepri,terang Erlangga. 

 

 Selanjutnya terjadi juga pergantian Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto SIK menjadi WadirpamObvit polda Riau,digantikan oleh AKBP Boy Herlambang SIK yang sebelumnya Kabagwassidik Ditreskrimum polda Kalteng.

 

 Kapolres Natuna AKBP Charles Panuju Sinaga SIK menjadi Pamen polda Kepri,penggantinya adalah AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK,sementara itu AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung SIK MH ,yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Direskrimsus polda kepri mendapat tugas baru sebagai Kapolres Lamongan Jawa Timur. (Ardi oyong)

 

Ket Photo Bupati Karimun H. Aunur Rafiq dan Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi menyambut kedatangan Kontingen Jambore Kader Posyandu tahun 2017, Rumdis Bupati Karimun, Jum'at, (17/11/17).

 

 

Karimun,(KT) - Masyarakat Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, patut bersyukur dan bergembira, khususnya, bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia kesehatan, pasalnya, Kontingen Kader Posyandu Kabupaten Karimun kembali berhasil meraih Gelar Juara Umum dalam Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi tahun 2017 di Tanjung Pinang dalam rangka peringatan hari kesehatan nasional (HKN) yang ke-53 tahun, yang diselenggarakan dari tanggal 14-17 November 2017.

 

Kontingen kader posyandu asal Kabupaten Karimun yang bersaing dengan 63 orang kader dari perwakilan masing-masing Kabupaten/Kota se- provinsi Kepulauan Riau itu kembali dibumi berazam dan langsung disambut kedatangannya oleh Bupati Karimun H. Aunur Rafiq yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi, di rumah dinas Bupati Karimun Jum'at,(17/11/17).

 

 Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam kesempatan itu mengatakan, hal ini bisa kita capai karena kebersamaan, kita telah membuktikan bahwa kita mampu, namun prestasi ini tidak menjadikan kita sombong, ini merupakan motivasi bagi kita agar kedepan menjadi lebih baik lagi, saat ini pemkab belum bisa memberikan apa-apa, nanti pada perayaan HUT RI tahun mendatang kita akan berikan penghargaan atas capaian prestasi ini, tuturnya.

 

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi kepada awak media mengatakan, ini yang kelima kalinya kita meraih juara umum, dari 6 kategori yang diperlombakan yakni senam sehat, cerdas cermat, yel-yel, penyuluhan, lomba simulasi 5 meja dan lomba memasak menu bergizi seimbang, dari semua kategori itu hanya senam sehat yang belum berhasil mendapatkan juara, ujarnya.

 

Menurut Rachmadi, saingan dari Kabupaten lain juga bagus, namun saingan terberat kita dalam jambore kader posyandu tahun 2017 ini dari kota Tanjung Pinang, alhamdulillah setelah dibina dan dilatih selama 3 minggu kita berhasil membawa kembali trophy juara umum ke Kabupaten kita, kedepan harapannya, prestasi ini bisa kita pertahankan, harapnya.(DS)

 

Ket Photo : Padri Aktivis Serta Mahasiswa UNRI Putra Kuansing, Riau.

 

Kuansing,(KT) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sejak tahun 2010 silam  Rumah Dinas,(Rumdis), Bupati, Wakil Bupati,Sekda serta Tiga Unsur Pimpinan DPRD Kuansing telah selesai di bangun, namun, sangat disayangkan rumah dinas tersebut tidak pernah ditempati sampai sekarang, tetapi celakanya setiap tahun anggaran perawatan rumah tersebut selalu di anggarkan setiap tahunnya dialokasikan pada Anggaran Pendapatan Daerah(APBD), tetapi mirisnya lagi kondisi  terlihat dilapangan rumdis tersebut terlihat tidak pernah di rawat, oleh sebab itu diminta kepada penegak hukum seperti, kejaksaan atau kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

 

Hal tersebut dikatakan, Padri salah seorang Mahasiswa Universitas Riau,(UNRI), berasal dari Kuansing kepada karimuntoday.com Jum’at (17/11/2017), Ya’Dia sangat prihatin atas kondisi Rumdis yang diperuntukan kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda serta tiga orang Unsur Pimpinan Dewan, pasalnya sejak rumdis tersebut selesai di bangun tidak pernah ditempati, namun, sangat disayangkan biaya perawatan rumdis tersebut setiap tahunya di anggarkan.

 

“ Dia meminta kepada pihak kejaksaan maupun kepolisian kuansing, untuk melakukan penyelidikan atas anggaran perawatan rumdis tersebut, pasalnya, kondisi rumdis seperti terlantar dan tidak terawat,artinya, kemana raibnya anggaran perawatan tersebut,” Tuturnya

 

Ket Photo : Kondisi Rumdis Bupati,wakil bupati, sekda serta tiga unsur pimpinan dewan kuansing.

 

Ditambahkanya lagi, Selain itu juga  dia sangat menyayangkan bupati terdahulu juga telah mengeluarkan perbup sebagai paying hukum  pemberian tunjangan perumahan kepada tiga unsure pimpinan dewan, padahal mereka bertiga sudah dibangunkan rumah dinas,padahal kalau menurut aturan, andaikata pimpinan dewan sudah diberikan rumah jabatan yang di anggarkan dari APBD, tidak mendapatkan lagi tunjangan perumahan, dan dia menilai sudah terjadi pemborosan anggaran diminta kepada penegak hukum agar mengusut perihal pemberian tunjangan perumah tersebut,” Pintanya

 

Secara terpisah, H. Muharlius Plt. Sekdakab Kuansing ketika dikonfirmasi karimuntoday.com beberapa waktu lalu, Membenarkan setiap tahun anggaran perawatan rumdis bupati,wakil bupati,sekda serta tiga unsure pimpinan dewan di anggarkan, tetapi anggaranya tidak dipergunakan,benar atau tidaknya dikatakan, yang bisa memastikan apakah dana tersebut tidak dipergunakan atau sebaliknya, tentu aparat penegak hukum.

 

Begitu juga, Muradi Mantan Kabag Umum Pemkab Kuansing saat ini Menjabat sebagai, Kabag Humas Pemkab Kuansing ketika dikonfirmasi prihal, anggaran perawatan rumdis bupati,wakil bupati,sekda dan ketiga unsure pimpinan dewan, sampai berita ini diunggah belum memberikan jawaban atau tanggapan.(red/roder)

 

Ket Photo : Sekretaris LSM LAMI dan Ketua Karang Taruna Beserta Anggota.

 

Lingga,(karimuntoday.com) - Aksi sosial yang di lakukan rekan-rekan dari lsm lami,beserta karang taruna raya sudah sepantasnya kita acungi jempol, karena apa yang mereka lakukan sangatlah membantu bagi masyarakat kita yang saat ini membutuhkannya.dengan susah payah mereka masuk dari satu pintu ke pintu yang lain tanpa kenal lelah demi meringankan beban saudara kita yang mendapat musibah(sakit) khususnya masyarakat Singkep barat.

 

Hal tersebut di katakan,Abdullatif Sekretaris DPC LSM LAMI Lingga kepada karimuntoday.com Jum’at (17/11/2017),Kami harap hal seperti ini akan terus terjaga untuk membantu masyarakat kita yang pada saat ini ekonominya tidak menentu,jangankan untuk berobat, untuk sehari-hari aja sulit. berkat kerja sama rekan-rekan dari lsm lami bersama karang taruna raya masyarakat yang membutuhkan sangat terbantu.

 

“ Kegiatan ini spontanitas dilakukan oleh LSM LAMI dan Karang Taruna Keluarahan Raya Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, dan Alhamdulillah Aksi Sosial tersebut sangat didukung oleh masyarakat serta stakeholder yang ada ditingkat kelurahan sampai dengan kabupaten,sehingga hasil dari sumbangan tersebut, nantinya akan disalurkan berupa paket sembako sedangkan berbentuk uang akan diberikan kepada masyarakat yang sakit dan tidak memiliki biaya untuk berobat,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Adapun hasil dari sumbangan yang didapat dari para dermawan akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,agar mereka terlepas dari  beban di derita, dan juga biasa untuk biaya berobat bagi masyarakat yang tidak memiliki uang untuk berobat kerumah sakit,” Tutur Abdullatif (am)

 

Ket Photo Para Peserta Bimtek Pengelolaan Administrasi bagi Aparatur Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Karimun antusias mendengarkan materi yang dipaparkan Narasumber, Kamis, (16/11/17).

 

 

Karimun,(KT) - Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun,Provinsi Kepri, melalui Bagian Pemerintahan Umum menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan Administrasi bagi aparatur Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Karimun, Bimtek tersebut diadakan di gedung nasional, jalan Yos Sudarso, Karimun, Kamis,(16/11/17).

 

Chaironi, S.Sos, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Umum Setda Pemkab Karimun mengatakan kegiatan Bimtek tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan aparatur kecamatan dan kelurahan dalam pengelolaan administrasi, bimtek bagi aparatur kecamatan dan kelurahan ini menghadirkan narasumber dari biro pemerintahan dan perbatasan Setda kepulauan Riau, Inspektorat Kabupaten Karimun serta dari Dinas perumahan kawasan pemukiman dan kebersihan, ujarnya.

 

Asisten I Bupati Karimun Muhammad Tang yang membuka bimtek dalam sambutannya mengatakan, tolong, administrasi dilakukan dengan tertib baik di kecamatan maupun kelurahan, tertib administrasi di kecamatan dan kelurahan adalah wajah administrasi kabupaten, kemudian, dokumen disimpan dikantor, jangan dibawa pulang, mungkin saat itu dikomen itu belum diperlukan, namun mungkin dibutuhkan pada waktu mendatang, jadi ketika dokumen itu dibutuhkan, mudah ditemukan, tuturnya.

 

Menurut Muhammad Tang, dengan tertib administrasi itu jualah, pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan, sebagai upaya dari good gevernance, kedepan, kita akan lakukan E goverment, semua dengan elektronik, tentunya nanti kita juga bisa untuk beradaptasi, tutupnya. (DS)

  

Ket Photo : Oknum Wartawan Detak Riau, Hendra Riko Purnomo " Sok Hebat dan Lebay "

 

Kuansing,(KT) - Iri dan sirik ibarat dua jenis penyakit yang jika sudah bersemayam membuat oknum pelakunya kalang kabut. Begitu agaknya dengan oknum wartawan Detak Riau, Hendra Riko Purnomo yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Mungkin karena ketidakmampuannya menyamai rekan lain, sehingga harus bersikap lebay dan sok hebat termasuk menghina sekalipun.

 

Kabiro karimuntoday.com Kabupaten Kuantan Singingi, Roder Alvaro membenarkan bahwa oknum wartawan kacangan tersebut telah menghinanya. "Bukan malah saling membina, eh dia malah sok-sok macam menjadi wartawan paling hebat pula," ungkap Roder yang didampingi wartawan Putera Riau Halpianto dari Inuman, Wahyu dari Baserah, Januardi dari Cerenti dan Depri dari Pangean

 

 Ia berharap agar jajaran Detak Riau lebih memperhatikan kondisi kejiwaan wartawannya di lapangan. "Bisa berbahaya jika oknum wartawan macam itu ada di daerah, merusak nama baik perusahaan pers  mereka sendiri," ungkapnya. 

 

Apalagi oknum wartawan tersebut pergi berlalu saja setelah berkata seenaknya pada wartawan karimuntoday.com. Terlihat rendahnya etika oknum tersebut.

 

Hal serupa pernah terjadi di beberapa tempat terhadap wartawan karimuntoday.com di lapangan. Selama ini cenderung diakibatkan keras dan independennya wartawankarimuntoday.com di lapangan yang membuat ada rekan sesama merasa risih dan terganggu. 

 

Mengenai hal ini, mendapat perhatian pula dari jajaran redaksi Surat Kabar Mingguan Tirai Investigatif yang merupakan salah satu koran keras di Propinsi Riau. Disebutkan, oknum-oknum wartawan semacam itu ada karena ketidakmampuan mereka menerima persaingan yang makin kompetitif di bidang industri pers. Dan juga tindakan seperti itu, bukan sosok seorang jurnalis professional, bikin malu Media Detak Riau aja memiliki wartawan seperti itu.

 

"Masih banyak pekerjaan rumah mereka lagi untuk mengungkap kasus besar, eh hal-hal kecil yang mereka soroti, kecil kali persepsi mereka," ujar petinggi SKM Tirai Investigatif menimpali.

 

Secara terpisah, Pemimpin Redaksi Detak Riau sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait prilaku wartawanya di kuansing yang tidak memiliki etika,belum dapat dimintai konfirmasinya. (ridho/depri)

 

Ket Photo : Asisten III Bupati Lingga, Abdurakhman.

Lingga, (KT) - Mandi Safar di Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri, sudah tidak asing lagi. Karena sudah menjadi tradisi masyarakat setempat secara turun temurun. Tradisi ini kembali diangkat oleh Pemkab Lingga melalui Dinas terkait menjadi salah satu event wisata tahunan.

Pada tahun 2017 ini juga Pemkab Lingga kembali menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan acara yang langsung dipimpin oleh Asisten III Bupati Lingga, Abdurakhman mewakili Bupati dan Wakil Bupati yang berhalangan hadir di objek Wisata Lubuk Papan pada Rabu (15/11/2017).

“Tradisi Mandi Safar ini sudah dilaksanakan sejak zaman Sultan Riau Lingga, Sultan Abdulrahman Muazamsyah yang memerintah tahun 1883-1911,” kata Asisten III Bupati Lingga, Abdurakhman

Saat ini, ungkap Abdurakhman, kegiatan Mandi Safar sudah menjadi agenda rutin pemerintah kabupaten Lingga yang dilaksanakan melalui Dinas terkait. Karena berpotensi menjadi objek wisata baru yang sangat menarik, khususnya objek wisata sejarah dan budaya.

Sekaligus untuk meningkatkan silaturahmi, baik dengan sesama tetangga maupun dengan keluarga lainnya.

“Makna sosial yang diambil dari kegiatan ini adalah terjalinnya hubungan silaturahmi antarkeluarga dan masyarakat yang ditandai dengan kekompakan dan kebersamaan,” ujarnya.

Di samping menjalin hubungan silaturahmi, makna lain yang diambil dari pagelaran Mandi Safar adalah sebagai sarana untuk introspeksi diri. Baik secara lahiriah maupun secara batin dan mengharapkan rida dari Allah SWT. Dan untuk melestarikan budaya lama yang sudah ada di daerah ini sejak ratusan tahun yang lalu.

"Bulan Safar dikenal sebagai bulan naas, jadi perlu menjadi intropeksi bagi seluruh kalangan. Tradisi menolak bala dari seluruh marabahaya ini harus tetap kita jaga dan lestarikan," ungkapnya

Tradisi Mandi Safar juga dilaksanakan masyarakat Lingga umumnya. Ada yang melaksanakannya secara berkelompok di tempat pemandian umum, pantai dan ada juga yang melaksanakannya di sekitar masjid-masjid yang ada.

Ke depannya, sambung Abdurakhman kegiatan Mandi Safar diharapkan dapat menjadi daya tarik wistawan untuk berkunjung ke Kabupaten Lingga. (Rus)

 

 

Ket Photo Ket Photo : Hermawan HS, ST Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karimun yang turut menjadi narasumber dalam Kegiatan Pelatihan Dinas PMD Karimun bagi Pengurus BP SPAMS dari Program PAMSIMAS, Rabu,(15/11/17).

 

 

Karimun,(KT) - Semenjak tahun 2014-2015, Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, turut serta dalam Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) karena Sesuai dengan amanat RPJN 2015-2025 dan RPJM 2015-2019, pemerintah melalui program pembangunan nasional "Akses universal air bersih dan sanitasi 2019" yang menetapkan bahwa tahun 2019 Indonesia dapat menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang layak bagi 100% rakyat Indonekarenmaka program PAMprogr adalah jalan untuk meningkatkan jumlah masyarakat pedesaan agar terlayani untuk mengakses air dan sanitasi.

 

 Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Karimun Suwedi melalui Kepala Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Ratna SE,MM dalam kegiatan pelatihan bagi 20 orang pengurus badan pengelola penyediaan air bersih dan sanitasi (BP SPAMS) dari Desa/Kelurahan sasaran dari program PAMSIMAS 2015 di meeting room Maximilian hotel, Karimun, Rabu,(15/11/17).

 

Dilanjutkannya, untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan sarana dan prasarana dibentuklah BP SPAMS, kemudian PMD adalah OPD yang ditunjuk sebagai pembinanya serta mengakomodir segala sesuatu terkait pemberdayaan masyarakatnya, oleh sebab itu, kami mengharapkan agar peserta yang terdiri dari ketua dan bendahara yang mengikuti pelatihan ini bertambah kapasitasnya baik dari segi administrasi maupun teknis, ujarnya.

 

Kegiatan ini, sambungnya, kita selenggarakan dari tanggal 14-16 November 2017, sedangkan untuk narasumber kita hadirkan dari Dinas Pekerjaan umum, Dinas Kesehatan, Bappeda, Satker pengembangan sistem penyediaan air KemenPUPR, Dustric koordinator program PAMSIMAS Karimun serta dari kami Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa sendiri, tuturnya.

 

 Sedangkan pesertanya terdiri dari desa sasaran program PAMSIMAS 2015 yang telah memiliki BP SPAMS, mereka dari kelurahan Tebing Kecamatan Tebing, Selat Mendaun Kecamatan Karimun, Sungai Raya Kecamatan Meral, Sanglar dan Semembang dari kecamatan Durai, sungai ungar dari kecamatan Kundur, Jang dari kecamatan Moro, kemudian Tebias dan Degong dari kecamatan Belat dan dari Desa Teluk Radang Kecamatan Kundur Utara, masing-masing 2 orang yang terdiri dari Ketua dan Bendahara BP SPAMS di Desa/Kelurahannya, tutupnya. (DS)

Page 1 of 133

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30