humas karimun
humas karimun

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

  

 Ket Photo : Kapolres Karimun, AKBP.Hengki Pramudya SIK, Kapolsek Meral, AKP. Hadi Sucipto dan Imanuel Napitupulu Perwakilan dari Telkomsel, serta Kedua Tersangka dan Barang Bukti pada Acara Konfrensi Pers di Polsek Meral, Jum'at (22/6/2018).

Karimun,(KT) – Polres Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri menggelar Konfrensi Pers terkait aksi pencurian perangkat tower milik Telkomsel di Polsek Kecamatan Meral dan pelaku pencurian berhasil di tangkap di Kota Dumai, Provinsi Riau.

Kapolres Karimun, AKBP.Hengki Pramudya SIK dalam keterangan persnya, Jum’at(22/6/2018), mengatakan, Aksi pencurian perangkat telkomsel terjadi pada Hari Kamis, (21/5/2018),silam,sekitar pukul,02,13 Menit serta dilanjutkan pada hari Sabtu,(02/6/2018), adapun Lokasi Tempat Kejadian Pencurian di Tower TBK 294 jalan, Poros Kecamatan Meral.

“ Pencurian pernagkat tower milik telkomsel tersebut dilakukan oleh dua orang dengan inisial, WI dan EN, satu dari dua tersangka tersebut berhasil di tangkap oleh anggota satreskrim di Kota Dumai, Provinsi Riau, dan keduanya saat ini sudah diamankan di Tahanan Polres Karimun, untuk dilakukan pemeriksaan,” Tukasnya

Ditambahkanya lagi, Modus kedua tersangka tersebut menjalankan aksinya dengan menggunakan satu unit mobil jenis pick up untuk membawa barang hasil curianya yang disewa seharga rp.200 ribu rupiah perhari, adapun mobil pick up tersebut sudah kita amankan untuk barang bukti, atas kejadian tersebut pihak telkomsel mengalami kerugian sebesar, Rp.245.558.000,” Tutup Kapolres

Secara terpisah, Imanuel Napitupulu Perwakilan dari Telkomsel kepada wartawan mengatakan, Dia melaporkan kejadian atas terjadinya pencurian perangkat telkomsel di Jalan Poros Kecamatan Meral, setelah dia melihat kejanggalan-kejanggalan atas sinyal telkomsel, setelah dilakukan pengecekan di lokasi terlihat gembok pintu RBS dimana tempat posisi kedua alat yang dicuri sudah terbuka,setelah dipastikan kedua barang tersebut memang hilang, maka dia lansung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Meral, adapun kedua perangkat tersebut harganya berkisar Rp,250 juta,” Tukasnya

“ Dia sangat berterimakasih kepada Bapak Kapolres Karimun serta Bapak Kapolsek Meral beserta jajaranya yang telah berhasil menangkap kedua pencuri yang melakukan pencurian terhadap alat perangkat telkomsel, adapun perangkat yang dicuri tersebut saat ini sudah diserahkan kembali oleh bapak kapolres,” Ujarnya dengan Senang (*)

Penulis  : Johanes Tambunan

Editor   : Helmy Ridar

   

Ket Photo :  Tito Staf Disprindag Karimun, Ketika Melakukan Sidak Harga Sembako di Pasar Puan Maimun, Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, Kamis (21/6/2018).

Karimun,(KT) – Memasuki Hari ke 6 (enam), Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, harga kebutuhan pokok kembali normal seperti biasanya, hal tersebut ditandai dengan dilakukanya sidak oleh Disprindag Karimun ke beberapa pasar di karimun, Kamis,(21/6/2018).

Hal tersebut dikatakan, Tito salah seorang Staf di Disprindag Karimun ketika melakukan sidak ke Pasar Puan Maimun dan Pasar Bukit Tembak kepada karimuntoday.commengatakan, Jelang memasuki bulan suci ramadhan dan di sambut oleh Hari Raya Idul Fitri harga bahan pokok di beberapa pasar di karimun relative naik, namun, setelah 6 hari pasca lebaran usai, harga bahan pokok kembali normal seperti biasanya, seperti hari ini, Kamis,(21/6/2018), di Pasar Puan Maimun, harga cabe sebelumnya per kg, 65 ribu, sekarang turun menjadi rp.60 ribu rupiah, harga bawang merah sebelumnya, per kg mencapai, 40 ribu rupiah, sekarang menjadi rp.30 ribu rupiah, begitu juga dengan ayam potong, sebelumnya harga per kg, 35 ribu sekarang menjadi, rp,30 per kilogramnya.

“ Alhamdulillah harga bahan pokok kembali normal, disebabkan pasokan mulai lancar dari kota pekanbaru sehingga suplai ke para pedangang bisa terpenuhi sehingga masyarakat bisa kembali membeli bahan pokok seperti semula,” Tutur Tito

Ditambahkanya lagi, Dalam 2 pekan mendatang pihak Disprindag memprediksi harga kebutuhan pokok kembali turun, karena kita mendapatkan informasi bahwasanya, suplai dari batam dan pekanbaru tidak mengalami hambatan, artinya, tidak menutup kemungkinan harga bahan pokok turun lebih dratis lagi,” Tutupnya

Secara terpisah, Sebut saja Ibu Ani ketika dikonfirmasi karimuntoday.com dilapangan pasar puan maimun mengatakan, Dia bersyukur harga bahan pokok kembali seperti semula dibandingkan ketika memasuki bulan puasa dan menyambut hari raya idul fitri dan kenaikan tersebut sangat memberatkan bagi dia sebagai ibu rumah tangga, dan terpaksa dia membeli kebutuhan pokok sesuai dengan keuangan, apalagi di saat ekonomi semakin sulit saat ini,” Tutupnya

Penulis  : Johanes Tambunan

Editor     : Helmy Ridar

 

  Ket Photo : Korban ketika berada di Rumah Sakit Bakti Timah PN, Kecamatan Tebing, Karimun, Kepri (f.ka).

 

 Karimun,(KT)  – Malang tidak dapat ditolak untung tidak dapat diraih itulah yang menimpa gadis cilik Salva Marisa Khairunnisa (13) Tahun salah seorang pelajar Mts Warga Baran II belakang Masjid AL Jihat Kecamatan Meral,Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, menghembuskan nafas terakhir setelah tergelincir kedalam  Kolam Renang Objek Wisata Air Terjun Pelambung Desa Pongkar Kacamatan Tebing, Selasa, (19/6/18) sekitar pukul 13.30 wib.

Menurut saksi mata Yurisda tante korban kepada wartawan menuturkan korban bersama kedua orang tuanya, tante, paman dan sepupu berada diatas kolam renang air terjun.saat itu korban bersama sepupunya yang lain bernama Dinda menemani saudara kembar korban Salma untuk buang air kecil ke lokasi kolam renang air terjun, dan menunggu di tepi kolam renang.

Namun, tiba-tiba korban tergelincir dan terjatuh ke dalam kolam renang dan pengunjung yang berada disekitar mengira korban bisa berenang. sehingga warga disekitar membiarkan dan mengabaikan korban karena terlalu lama korban meminta tolong akhirnya korban tenggelam.” Ungkap Yurisda

berselang beberapa menit, salah seorang warga disekitar kolam kemudian membantu korban dan mengangkat korban dari dalam kolam renang, sementara pengunjung lain masih mengira korban bercanda dan bisa berenang. sesaat setelah diangkat dari kolam renang , korban segera dilarikan keluarga ke rumah Sakit Bakti Timah di PN,” terang Yurisda

dari keterangan Dokter  Rumah Sakit Bakti Timah, dr. Devi Yuni Serani mengatakan, setelah dilakukan pengecekan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia “upaya penyelamatan telah dilakukan dengan melakukan tindakan evineprin obat pemacu jantung, namun tetap tidak bereaksi.”ujar dr devi

Ketika dinyatakan dokter, korban sudah meninggal dunia, dan pada pukul 15. 30 Wib korban dibawa ke rumah duka di Baran II belakang Masjid Al Jihad Kecamatan  Meral Kabupaten  Karimun untuk disemayamkan dengan dibantu oleh Personil Kepolisian  dari Anggota Polsek Tebing

 Dari informasi didapat dilapangan, kejadian tersebut tidak terlepas dari kurangnya pengawasan dan kelalaian pihak pengelola objek wisata tersebut, dan tentunya kejadian ini kedepanya tidak akan terulang lagi.

Secara terpisah, Kepala Desa Pongkar Kecamatan Tebing, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya. Terkait salah seorang pengunjung objek wisata air terjun yang kecebur ke kolam dan akhirnya meninggal dunia, belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

Penulis    : Rudi

Editor      : Helmy Ridar

 

 

Ket Photo : Kepala Desa Resun, Karma Wanto di dampingi Ketu BPD Resun Rusli Lepas Jalan Santai.

Lingga (KT) Dalam rangkka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1439H, bermacam macam perlombaan  dilakukan oleh masyarat  Desa Resun ,kabupaten lingga,kepri seperti Tingkat anak anak ada yang bertanding Azan baca surah pendek dan takbir ,sedangkan tingkat dewasa seperti main Futsal menembak dan ada juga Pertandingan Domino.

Hal ini di sampaikan Ketua Panitia Andre rabu (20/6 ),.Puncak dari semua kegiatan ini adalah Jalan santai berhadiah ,ratusan hadiah di sedia kan oleh panitia seperti Hadiah Utama Satu buah Mesen Cuci ,sedangkan hadiah No satu adalah satu buah Despenser  hadiah ke dua kipas angin ,hadiah ketiga satu set rantang ,dan ratusan hadiah lainnya ,acara Gerak Jalan santai ini di lepas Oleh Kepala Desa Karma Wanto dan Ketua BPD Desa Resun Rusli. 

Rusli ketika di jumapi media ini mengatakan ,jalan Santai ini bukan lah memperebutkan hadiah semata, tujuan kita adalah untuk mengeratkan hubungan silaturrahmi antara Masyarakat Resun yang tinggal di Perantauaan dan yang berada di kampong ,Rusli menjelaskan acara ini di Sponsori oleh Donator dan sumbangan dari Masyarakat Resun .

Karmawanto Kepala Desa Resun mengatakan ,kegiatan permainan rakyat seperti ini perlu di pertahankan ,selain untuk memeriahkan Hari Raya Idul Fitri dapat juga dijadikan sebagai Silaturrahmi antara msyarakat yang tinggal di rantau dan yang berada di Kampung ,Karamawanto mengucapkan terimakasih kepada Ketua Panitia Pelaksana.dan seluruh pemuda dan masyarakat atas kerja sama yang baik sehingga terlaksananya kegiatan ini ,kedepan saya berharap kegiatan ini biasa lebih baik lagi ujarnya.(an)

Penulis  : Amren

Editor     : Helmy Ridar

 

Ket Foto : Ketua KPUD Kota Tanjungpinang Robby Patria bersama calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang  pada Pilkada Serentak 2018. foto dok kpu

> Berpesta Demokrasi Sambil Tetap Menjaga NKRI

BATAM, (KT) - Sebagai pimpinan Polri yang bertanggungjawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam negeri, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengharapkan, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018, dapat berjalan demokratis dan damai di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena Pilkada serentak merupakan sebuah proses demokrasi, dilakukannya pemilihan terhadap kepala daerah baik pada tingkat provinsi, kabupaten/kota, dalam lingkup wilayah tertentu yang dilakukan secara serentak di tanah air. Pilkada serentak ini merupakan implementasi selama 10 tahun belakangan dimana adanya perubahan sistem pemilu yang dianut. 

Hal ini bermaksud untuk menghadirkan sistem pemilu yang lebih efisien, sehingga dapat mengakomodir semua aspirasi publik sebelum tahun 2005, kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Namun, seiring semenjak terbitnya undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah yang menyebutkan bahwa Kepala daerah dan wakilnya dipilih langsung oleh rakyat.

Sejak peraturan perundang-undangan itu mulai diberlakukan, maka setiap calon kepala daerah dan wakil kepala daerah diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik. Pada tahun 2015 pemerintah mulai melaksanakan pilkada serentak terhadap pimpinan daerah-daerah yang masa kepemimpinan habis di tahun 2015.

Implementasinya adalah diharapkan dengan terselenggaranya pilkada serentak akan bisa lebih menghemat anggaran negara yang digunakan. Selain itu juga, diharapkan ada efektifitas dan efisiensi waktu dalam penyelenggaraannya. Dapat kita bayangkan bukan? dengan wilayah yang luas berapa banyak anggaran yang harus di keluarkan jika pilkada di laksanakan satu persatu.
 
Menurut pengamat Suryo Untoro, pilkada merupakan sebuah pemilu yang dilaksanakan oleh rakyat Indonesia. Rakyat yang telah memiliki hak pilih yang sah berhak untuk menentukan pilihannya dalam bentuk suara yang diberikan kepada kandidat pilihannya. 

"Dalam pilkada mekanisme pemilihan dilakukan untuk memilih Gubernur/wakilnya, Bupati/Wakilnya, Wali Kota/Wakilnya,"jelasnya.

Sebagaimana diketahui bersama, di Indonesia sendiri Pilkada dilaksanakan oleh sebuah lembaga Independen yakni Komisi pemilihan Umum (KPU). KPU memiliki perwakilan pada setiap daerah sehingga proses pendistribusian surat suara dan kelengkapan lainnya dibantu oleh KPU Daerah (KPUD) setempat.

KPU tidak bekerja tanpa pengawasan, karena untuk meminimalisir adanya pelanggaran yang terjadi maka dibentuklah Panwaslu. Panwaslu Provinsi atau Kabupaten/Kota memiliki tuga utama dalam mengawasi penyelenggaraan pilkada mulai dari tahap pengenalan calon, penetapan calon, kampanye hingga proses pemungutan suara berakhir.

Pilkada serentak menjadi sebuah tonggak demokrasi yang baru dan menjadi dampak positif golput . Dalam pelaksanaanya diharapkan berlangsung secara LUBER  (langsung, umum, bebas dan rahasia). Pemilihan kepala daerah serentak yang telah dilakukan sejak tahun 2015 juga telah tercantum secara jelas dan diatur dalam undang-undang (UU) Nomor 32 Tentang pemerintaham daerah. 

Selain itu juga sudah diatur dalam  peraturan Pemerintah (Perpu) Nomor 17 tentang perubahan atas peraturan Nomor 6 Tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan, penggantian dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah dan PP pengganti UU Nomor 3 tentang Perpu nomor 3 tahun 2005.

Sepanjang sejarah demokrasi Indonesia, pilkada serentak yang dimulai sejak tahun 2015 telah berhasil berjalan secara sukses dengan terpilihnya kepala daerah dan wakilnya baik yang di usung dari partai politik ataupun jalur independen. Sejarah mencatat pilkada serentak telah dilaksanakan selama dua kali yakni pada tahun 2015 dan tahun 2017 dan insya allah pada tahun 2018 ini. 

Misalnya, beberapa provinsi dan kabupaten yang masuk ke dalam daftar pilkada serentak sebelumnya, sejak tahun 2015 dan 2017. Pada tahun 2015 pilkada serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2015 di 8 provinsi yakni Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. Dan pada tahun itu, selain itu pilkada juga diselengarakan dilebih dari 264 Kabupaten dan Kota.

Sedangkan, pada tahun 2017 pilkada serentak di Indonesia dilaksanakan secara bersama pada tanggal 15 Februari 2017 di tujuh provinsi yakni, DKI Jakarta, Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Papua Barat. 
Selain itu pilkada serentak juga dilaksanakan dikurang lebih 93 Kabupaten dan Kota. Pengecualian, meskipun masa jabatan Gubernurnya habis pada tahun 2015, namun Provinsi DI Yogyakarta tidak melaksanakan pilkada serentak karena ia merupakan provinsi yang diberikan hak Istimewa di tanah air ini.

Pelaksanaan pilkada serentak memang menjadi salah satu potensi politik yang memanas pada setiap daerahnya. Sebut saja Pilkada DKI yang menyita banyak perhatian publik. Sehingga banyak orang  hanya menyorot ke ibu kota negara saja. Padahal bersamaan dengan itu, ada 6 provinsi dan 93 Kabupaten dan kota yang juga ikut melaksanakan pilkada serentah di tahun yang sama. Ketiak itu,setiap lini berita masa hanya fokus pada pilkada di ibu kota dan sedikit menyorot pilkada di daerah lain.

Pada tahun 2018 ini pemerintah kembali akan menyelenggarakan pilkada serentak pada  17 Provinsi yakni Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat,  Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara dan Papua. Serta pilkada serentak juga akan dilaksanakan di 83 Kabupaten dan Kota lainnya. 

Jika dilihat seksama pada pilkada 2018 ini merupakan pilkada yang di laksanakan di banyak provinsi. Lebih banyak dari pilkada serentak di 2015 dan 2017. Memasuki awal 2018 ini, kondisi pilkada mulai terasa dengan banyaknya calon yang telah mendaftarkan diri ke KPU Provinsi dan KPUD Kabupaten/Kota. Sebentar lagi Pelaksanaan Pilkada Serentak 27 Juni segera dimulai, kita berharap bahwa pilkada serentak di tahun 2018 ini terlaksana dengan kondusif dan aman. 

Tidak ada isu-isu sara, black  campaign, negative campaign atau money politik yang selalu hadir setiap penyelenggaraan pilkada. Semua calon kandidat diharapkan mampu bekerja dan mengabdikan diri kepada masyarakat daerah. Karena bagaimanapun mereka adalah perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

Empat pengertian pilkada serentak bagi demokrasi indonesia, tentu dapat menjadi bahan pertimbangan bagi anda untuk bisa lebih memahami tentang makna demokrasi. Pilihan politik boleh saja berbeda namun, kekondusifan situasi dan kondisi harus tetap berjalan dengan aman. Guna menciptakan pilkada yang bisa memenuhi semua harapan masyarakat daerah.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian sebagai pemegang kendali keamanan dan ketertiban dalam negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Polri berkewajiban mengawal pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 ini, dapat berjalan secara demokratis dalam suasana damai. Ia mengingatkan pemberitaan media sangat memengaruhi suhu politik di Indonesia karena media berperan besar dalam membentuk opini publik. 

"Di tengah konstetasi politik yang terjadi polarisasi masyarakat dengan perbedaan pilihan, kita mohon media memberitakan dengan melihat dampak pemberitaannya. Jangan sampai konten pemberitaan mengabaikan prinsip jurnalistik. Demi mengejar rating dan berita eksklusif," kata Tito, di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/3/2018) lalu. 

Tito menyebutkan, dalam Undang-Undang Pers pun disebutkan bahwa media wajib menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mengindahkan etika dan moral dalam menyampaikan berita. Menurut dia, jika media memberitakan hal-hal buruk, masyarakat akan terprovokasi, begitu pula sebaliknya. 

"Kita mendorong teman-teman media di tengah kontestasi politik sekarang. Peran media penting, bisa mendinginkan suasana, bisa juga memanaskan suasana. Jika berita tersebut berpotensi memprovokasi suatu pihak, maka perlu dipertimbangkan lagi untuk dipublikasikan. Saya tidak menekan. Saya mengimbau dan saya yakin teman media memiliki idealisme," ujarnya.

Dengan demikian, Tito berharap pelaksanaan pilkada dan pemilu bisa berjalan lancar, tanpa kampanye negatif ataupun kampanye hitam. Dengan menunjukkan Indonesia dewasa dalam berdemokrasi, negara lain akan melihat bahwa iklim di Indonesia aman untuk aktivitas ekonomi. 

Senada juga hal yang sama disampaikan, Karo Penmas Mabes Polri Brigjen (Pol) M. Iqbal ia mengatakan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk membuat sejuk pesta demokrasi melalui cooling system di bidang media, melalui pemberitaan. 

"Kami minta teman-teman (pers) untuk menyampaikan pesan-pesan sejuk. Pemberitaan yang sejuk itu kita lombakan,"kata Brigjen Pol M. Iqbal, Karo  Penmas Mabes Polri, saat berkunjung ke salah satu kantor media nasional, di Jakarta, Rabu (23/5/2018) lalu.


Ciptakan Pilkada Tanjungpinang, Polda Kepri Turunkan 1000 Personel 

Menjalankan intruksi dari Mabes Polri, sejumlah Polda melaksanakan apel persiapan pengamanan pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada) seluruh Indonesia. Di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hanya satu daerah di Kota Tanjungpinang yang melaksanakan pesta demokrasi.

Ketika itu, diawal pekan pertama Januari 2018, menjelang siang hari, seluruh jajaran Polres Tanjungpinang bersama stake holder lintas aparat menggelar apel kesiapan Pilwako kota Tanjungpinang. Seperti TNI, Satpol PP, Basarnas dan instansi lainya. Karo Ops Polda Kepri Kombes (Po) Haryadi memimpin apel.

"Kita pastikan persiapkan Polres Tanjungpinang sesuai intruksi Mabespolri. Ini adalah konsolidasi terhadap persiapan, ?mulai dari peralatan, para anggota dan intansi terkait," ujar Kombes Haryadi usai menjalankan apel di Kota Tanjungpinang, Jumat (5/1/2018).

Menurutnya, di Polres Tanjungpinang? telah dipersiapkan 330 personel. Selanjutnya akan dibackup oleh jajaran Personel Polda Kepri sebanyak 1000 personel. Seluruh jajaran personel polda Kepri saat ini sebanyak 5000 anggota. Dua pertiga dari seluruh jajaran Polda Kepri akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya Pemilukada Kota Tanjungpinang.

"Seluruh Polres-Polres akan kita ploting untuk melaksanakan pengamanan. Selain itu satu Kompi dalmas juga akan kita kerahkan ke sini (Tanjungpinag)," ujarnya.

Dijelaskan, beberapa titik rawan juga telah dipetakan. Namun secara detail ia tidak menjawab spesifikasi kerawanan yang dimaksud.Apakah itu tahapan yang diselenggarakan KPU ataupun masyarakat pendukung fanatik di tempat-tempat tertentu yang berpotensi terjadinya gesekan.

"Intelegen pihak terkait akan saling bahu-membahu untuk mengantisipasi potensi rawan. Kita bersama-sama untuk mengantisipasi itu," ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardyanto Tedjo Baskoro, menuturkan jajaranya terus melakukan persiapan. Di seluruh TPS sebanyak 313 akan diisi oleh seluruh jajaran personel kepolisian dan aparat terkait.

"Nanti Polres-Polres tetangga akan membackup karena memang hanya kita saja. Kita harapkan masyarakat membantu dalam menciptakan kondisi yang aman," kata Ardyanto Tedjo, saat masih menjabat Kapolres Tanjungpinang.

Dilain sisi, pihak kepolsiain seiring dengan popularitas media sosial yang dimanfaatkan oleh sekelompok orang maupun individu yang mempunyai tujuan untuk bersenang-senang (Having Fun) atau humor, namun juga tidak sedikit dilakukan untuk alat propaganda dalam tujuan politis, misalnya dalam melakukan pencitraan maupun sebaliknya memburukkan seseorang atau kelompok dengan penyebaran berita Hoax.

Dalam dunia digital berita maupun informasi sering ditemui melalui media sosial, sayangnya berita maupun informasi yang didapatkan dari media sosial tidak semuanya berisikan kebenaran melainkan berita Hoax. Hoax adalah informasi palsu, berita bohong, atau fakta yang diplintir dari kenyataan yang sebenarnya terjadi (berita buatan) atau direkayasa untuk tujuan lelucon maupun tujuan tertentu hingga serius (politis).

Dalam dunia media sosial memungkinkan semua orang menjadi publisher atau penyebar berita, bahkan berita yang dibuat sendiri termasuk berita palsu atau Hoax dari sumber yang tidak dapat dipercaya fakta maupun kebenarannya. Untuk mengantisipasi berita Hoax yang banyak beredar dan sangat meresahkan perseorangan maupun masyarakat.

Apalagi pada saat sekarang ini merupakan tahun Politik bagi beberapa wilayah di Indonesia yang sedang memilih pemimpin kepala daerah dalam Pilkada.Salah satu wilayah dalam pemilihan Kepala Daerah adalah Kota Tanjungpinang yang akan memilih Walikota dan Wakil Walikota 5 tahun mendatang.

Untuk menyikapi peredaran berita Hoax, Polda Kepri khususnya Polres Tanjungpinang berusaha semaksimal mungkin untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat dengan memberikan himbauan maupun dengan produk hukum melalui UU ITE agar tidak membuat maupun menyebarkan informasi serta berita bohong maupun Black Campaign ( Kampanye Hitam ) yang dapat menghancurkan kehidupan sosial, beragama,ideologi, berbudaya maupun bernegara.

Polri menghimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan Hoax, dewasa dalam berpolitik, wujudkan Pilkada serentak 2018 yang berkualitas aman dan nyaman dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang 2018, karena jarimu merupakan tanggungjawabmu serta masa depanmu dalam Hukum.(*)


penulis : indra helmi
editor  : indra helmi
Tuesday, 19 June 2018 18:17

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kerukunan

 

Ket Photo : Terlihat Raut Wajah Ceria Wakil Gubernur Kepri, H.Isdianto (PECI HITAM), ketika Menggelar Open House di  Perumahan Taman Golf Residence Sukajadi, Batam.

Batam,(KT) - Wakil Gubernur H Isdianto menggelar rumah terbuka pada Lebaran ketiga di kediaman pribadi, Perumahan Taman Golf Residence Sukajadi, Batam. Tampak warga Kepri khususnya Batam dari berbagai kalangan hadir pada Open House di Kediaman Wakil Gubernur sambil menikmati beragam hidangan.

Wakil Gubernur berharap dengan Rumah Terbuka ini agar bisa bersilaturahmi dan saling menjaga kerukunan umat beragama

“Dengan masuknya Syawal semoga kita semua bisa lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT karena nilai-nilai ibadah di Ramadhan harus terus kita laksanakan meskipun Ramadhan sudah berlalu,” kata Isdianto, di Taman Golf Residence, Batam, Ahad (17/6).

Wagub mengajak masyarakat hendaknya berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Kepri untuk mewujudkan kesejahteraan. Tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif sehingga menjadi daya tarik untuk berinvestasi kembali.

Tampak hadir tokoh masyarakat Kepri HM Soerya Respationo, anggota DPD RI Dapil Kepri Haripinto Tanuwijaya, Bupati Karimun Aunur Rafiq. Hadir juga angggota DPRD Kepri Sukri Fahrial, Asmin Patros. Staf Khusus Gubernur Kepri diantaranya Sahidul Khudri, Bali Dalo, Herizal Hood juga hadir.

Beberapa Kepala OPD Kepri diantaranya Kepala BP2RD Reni Yusneli, Kepala Kesbangpol Lamidi, Kepala BPMD Azman Taufik, Kadis Kesehatan Tjejep Yudiana, Karo Umum Martin Maromon, Kadis Kelautan dan Perikanan Eddy Sofyan, Kadis Pariwisata Buralimar, Kepala BPBD Muramis, Kepala Bapelitbang Naharuddin, Kepala BKPSDM Firdaus, Kadisperindag Burhanuddin.

Hadir juga Ketua Baznas Kepri Mustamim Husein, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Kepala Kantor Kemenag Kota Batam Erizal Abdullah dan Imam Masjid Agung Batam M. Alwi Husein.

Tampak Wagub Isdianto berbaur langsung dengan masyarakat yang hadir di kediamannya. Wagub tampak menyapa masyarakat yang hadir. Kadang berbincang-bincang sejenak dengan masyarakat yang hadir.(ae)

Sumber   : humaspemrov Kepri

 

 

Ket Photo : Mulkansyah Aktivis Anti Korupsi tersandung Hukum Atas Pencemaran Nama Baik yang Dilaporkan Bupati Lingga, H.Alias Wello ke Polda Kepri.

Karimun,(KT) – Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM), ICTI NGO-KEPRI memberikan dukungan moril serta support kepada Ketua LSM RCW Kepri yang tersandung masalah hukum pasca di laporkan oleh Bupati Lingga ke Polda Kepri terkait pencemaran nama baik, dan saat ini kasus tersebut sudah bergulir ke persidangan di Pengadilan Kota Batam

Hal tersebut dikatakan, Kuncus Simatupang Ketua LSM ICTI-NGO Kepri kepada karimuntoday.com Selasa,(19/6/2018), Ya’ Dia selaku sesama aktivis yang bergerak dibidang anti korupsi sangat trenyuh dengan kasus hukum yang menimpa saudara Mulkansyah Ketua LSM RCW Kepri, karena sepengetahuan dia sepak terjang dalam mengungkap kasus korupsi di negeri segantang lada bisa dikatakan luar biasa dan namanya tidak asing lagi dikalangan para aktivis di kepri, oleh sebab itu dia berharap agar nantinya ketua majelis hakim yang memimpin persidangan agar bijkasana dalam membuat keputusan.

“ Itu’ saudara, Mulkansyah Ketua LSM Riau Corruption Watch (RCW) Kepulauan Riau dari kasat matanya sesama aktivis anti korupsi memiliki Track Record yang tidak diragukan lagi, apabila saat ini beliau tersandung hukum, berkemungkinan dwi fortuna belum berpihak kepada dirinya, namun,sesama aktivis dia akan memberikan dukungan moril dengan harapan semoga jaksa penuntut umum beserta majelis hakim, untuk bijak membuat suatu keputusan hukum,” Pintanya

Ditambahkanya lagi, Dia berharap kepada para aktivis di kepri untuk bersatu padu memberikan dukungan moral kepada kolega kita saudara Mulkansyah, yang tersandung masalah hukum terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Bupati Lingga, Alias Wello, artinya, hari ini, saudara mulkansyah yang tersandung hukum, mana tau esok lusa entah siapa lagi yang menyusul,” Tutupnya

Penulis  : LH

Editor     : Helmy Ridar

 

 

 

Ket Photo : Mangkrak' Proyek Pembangunan Cargo Malako di Pelambung Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, 

 

Karimun,(KT) – Wadah Peduli Lingkungan Karimun,(PELINGKAR), Provinsi Kepri pekan depan akan melaporkan Proyek Pembangunan Cargo Malako di Pelambung Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, pasalnya sejak di bangun kurang lebih tujuh tahun silam sampai saat ini belum juga rampung dikerjakan dan terkesan mangkrak.

 

Hal tersebut dikatakan, Iwan Kurniawan Koordinator Pelingkar kepada karimuntoday.com Senin,(18/6/2018), Ya’ Insya Allah Pekan depan kita akan melaporkan proyek pembangunan pelabuhan cargo malarko ke Kejaksaan Negeri Karimun, pasalnya kita menduga adanya indikasi dugaan korupsi pada pembangunan proyek tersebut, sebab,dari informasi didapat anggaran yang sudah dikucurkan untuk membiayai proyek tersebut sudah mencapai kurang lebih 200 milyar dengan sumber Anggaran APBN, dan kita melihat dengan uang sebesar itu tidak sesuai dengan kondisi phisik yang di bangun.

 

“  Dia melihat adanya indikasi kebocoran anggaran pada proyek pembangunan pelabuhan cargo malarko, pasalnya kalau dilihat secara kasat mata tidak sebanding anggaran yang dikucurkan dengan phisik yang sudah selesai dikerjakan, oleh sebab itu dia melaporkan proyek tersebut kepada pihak kejaksaan agar dapat melakukan pengusutan,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Selain adanya indikasi kebocoran anggaran pada pembangunan proyek pelabuhan tersebut, dia juga menyentil terkait mangkraknya proses pekerjaan dilakukan oleh pihak rekanan kontraktor, artinya, agar proses pengerjaan pelabuhan cargo malarko tidak bias serta menjadi tanda Tanya di elemen masyarakat karimun, agar terang benderang makanya dia laporkan, dan nantinya, pihak penegak hukum (kejaksaan-red), dan BPK RI lah yang menentukan apakah proyek tersebut  ditemukan apakah ada kerugian negaranya atau tidak,” Tutupnya

 

Secara terpisah, Dirjen Hubla RI sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait adanya salah satu wadah masyarakat pelingkar yang bakal melaporkan adanya dugaan korupsi pada pembangunan proyek pelabuhan cargo malarko ke pihak kejaksaan karimun, dan terlihat proyek tersebut mangkrak, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, begitu juga dengan Pihak Kontraktor Pelaksana Pembangunan Proyek tersebut belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

 

Penulis    : lh

Editor      : Helmy Ridar

 

Ket Photo : Ruas Jalan Menuju Pantai Cermin Terlihat Berlumpur dan Licin di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

 

Kateman,(KT) - Tak kenal makanya tak sayang.kalau belum pernah melihat lansung dan berkunjung ketempat destinasi objek wisata yang selalu Ramai dikunjungi setiap harinya mulai dari orang tua dan anak anak serta para Remaja, yakni objek wisata pantai Cermin terletak di antara parit 2 dan parit 1.sungai guntung tepatnya tidak jauh dari Kawasan PT.Oscar Investama kelurahan Bandar Sri-Gemilang kecematan Kateman kabupaten Inhil/Propinsi Riau.

 

Acara pesta Rakyat lebaran ke 3 dipantai Cermin dihiasi oleh lumpur disepanjang 700 meter menuju pantai Cermin dengan penuh perjuangan karena masyarakat yang hendak ke lokasi objek wisata tersebut harus berjibaku dengan lumpur-lumpur yang menghiasi ruas jalan, dan masyarakat yang melintas harus ekstra hati-hati, pasalnya, kurang gesit niscaya akan terjatuh kedalam lumpur.

 

Dari pantauan karimuntoday.com, Minggu,(17/6/2018), melihat langsung kondisi ruas jalan menuju pantai Cermin memasuki lahan PT.Oscar Investama menjadi ladang Lumpur layaknya kubangan kerbau banyak para pengunjung melihat acara yang di adakan pantai Cermin kecewa dengan Kondisi jalan yang mendadak menjadi lumpur karna Diguyur Hujan kurang lebih 1 jam.

 

Kepada karimuntoday.com ibu Yati beserta anak-anaknya mengatakan, Dia pergi berkunjung kepantai Cermin ketika cuaca masih cerah, dan tiba-tiba mendadak Hujan,padahal Karcis udah dibeli kepada penjaga karcis di pantai Cermin dengan Seharga 15 Ribu Rupiah dan.baru mau masuk kedalam  lokasi pantai tiba-tiba hembusan angin kencang diiringi dengan Hujan deras  lansung menguyur pantai Cermin yang katanya ada Artis dari Tanjung batu menghibur warga yang datang,”.ulasnya

 

Masih kata Ibu Yati kepada karimuntoday.com,kalau tidak diguyur hujan Pantai Cermin diprediksi akan dipadati oleh pengunjung dari berbagai penjuru yang ada di Inhil Utara,saat ini saja yang berada dipantai Cermin sekitar 300 Ratus orang, dan juga terlihat di objek wisata tersebut dipenuhi oleh kendaraan roda dua kurang lebih  2 Ratus kendaraan milik warga yang datang ke pantai cermin” kalau tidak diterpa hujan mungkin pantai Cermin dipenuhi para pengunjung bisa-bisa pantai Cermin jadi lautan orang,” kata ibu Yati

 

Hal senada di katakan oleh, Syamsuri salah seorang pengunjung Pantai Cermin kepada karimuntoday.com, Dia menyebut, Kondisi ruas jalan yang berlumpur menuju objek wisata menjadi ladang rezeki juga oleh salah seorang warga guntung yang memiliki spead boat berukuran kecil dengan sigap melayani masyarakat yang hendak pergi ke pantai cermin, dengan biaya relative standar, yakni, untuk satu orang dipatok dengan tarif, 100 ribu rupiah begitu juga dengan kendaraan roda dua, selain itu dia berharap agar pemerintah daerah maupun provinsi dapat memperbaiki ruas jalan menuju pantai cermin tersebut, pasalnya kalau dikelola dengan baik tentunya dapat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,(PAD),serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar karena Pantai Cermin memiliki pemandangan yang cukup asri,sehingga masyarakat yang datang akan merasa nyaman di lokasi tersebut,” Tutupnya (*)

 

Penulis  : Ridho

Editor     : Helmy Ridar

   

Ket Photo : Lokasi Open House Bupati Lingga, H.Alias Wello di Keluarahan Pancur.

Lingga,(KT) - Lebaran pertama Idul Fitri 1439 Hijriah, Bupati Lingga, Kepulauan Riau,H. Alias Wello akan membuka open house di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara. Open house itu akan dilaksanakan usai shalat Id di Masjid Al Falah, kelurahan Pancur

"Bupati dan keluarga InsyaAllah melaksanakan silahturahmi dengan masyarakat Lingga Utara di Kelurahan Pancur setelah shalat Ied, kata sekcam Lingga Utara Kimat Awal  kepada Karimuntoday.com, Kamis (14/6/2018).

Dia menjelaskan, kegiatan silahturahim itu berlangsung sejak selesai shalat Ied hingga menjelang siang.

"Karena dijadwalkan menurut ajudannya, Pak Bupati akan kembali ke Dabo Singkep, siangnya," ucapnya.

Open house tersebut terbuka untuk umum, bahkan panitia sudah berkoordinasi dengan pengurus mesjid agar mengundang masyarakat maupun tokoh lintas agama pada kegiatan tersebut.

"Alhamdulilah respon dari saudara-saudara kita cukup antusias. Pemuda lintas agama pun ikut serta melaksanakan persiapan ini,” ungkapnya ,(*)

Penulis   : Rusli

Editor     : Helmy Ridar

Page 1 of 227

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30