humas karimun
humas karimun

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

 

Ket Photo : Reza Pemilik Bengkel Putri Motor Sungai Jering, Teluk Kuantan, Riau bersama Dengan, Roder Wartawan Karimuntoday.com, Senin,(23/4/2018).

 

Kuansing,(KT) – Pemilik Bengkel Putri Motor di Sungai Jering, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau berencana akan melaporkan oknum di bagian perlengkapan pemkab kuansing ke pihak penegak hukum, pasalnya,ketika Auditor BPK RI melakukan Cros Chek ke bengkelnya terkait audit dilakukan ternyata dalam SPJ yang dilihatkan BPK kepada dirinya sebesar 80 jutaan lebih, padahal sesungguhnya hanya berkisar 6 jutaan rupiah, dan di sangat terkejut sekali di SPJ tersebut terlihat tanda tangan dan stempel bengkel miliknya, artinya,SPJ yang 80 jutaan lebih adalah fiktip, karena dia merasa tidak pernah menanda tangani serta menstempel.

 

Hal tersebut dikatakan, Reza Pemilik Bengkel Putri Motor kepada karimuntoday.com. Senin,(23/4/2018), di bengkelnya mengatakan, Ya dia beberapa waktu lalu di datangi  Auditor BPK RI untuk melakukan cros chek terkait temuanya di bagian perlengkapan pemkab kuansing, dan ketika di cocokan antara temuan BPK dengan yang diterimanya ternyata sangat jauh berbeda, bahkan di SPJ yang dibawa oleh BPK RI tersebut, tanda tangan dan stempelnya di palsukan, dan dia sudah memberi tahukan kepada auditor tersebut yang sebenarnya.

 

“ Memang benar beberapa waktu lalu sekitar bulan Pebruari 2018, dia didatangi oleh Auditor BPK RI untuk melakukan cros chek terkait SPJ di bagian perlengkapan pemkab kuansing dalam SPJ tersebut disebutkan bahwa bengkel saya sudah menerima uang sebanyak 80 jutaan lebih, tetapi sebenarnya hanya berkisar 6 jutaan saja, dan celakanya lagi, tanda tangan  saya dan stempel di SPJ yang dibawa oleh BPK RI, dipalsukan,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia sangat menyesalkan tindakan dilakukan oleh Oknum di Bagian perlengkapan Pemkab Kuansing yang sudah memalsukan tanda tangan dan stempel bengkelnya untuk meraup keuntungan, oleh sebab itu sekali lagi kasus ini akan dibawanya ke ranah hukum, karena dia merasa sudah dirugikan,dan juga dia berharap agar BPK RI,nantinya mau memberikan kesaksian apabila dia melaporkan hal tersebut,” Harapnya

 

Secara terpisah, Kabag Perlengkapan Setda Kuansing ketika hendak dikonfirmasi diruang kerjanya yang bersangkutan tidak berada di kantor, sehingga sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, begitu juga dengan Auditor BPK RI, belum dapat dimintai konfirmasinya. (roder/lidia)

 

Ket Photo : Wakil Gubernur Kepri Isdianto, Walikota Batam H. Muhammad Rudi dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo kompak bersama-sama mengecet perumahan warga cat warna-warni pelangi di Kampung Tua Tanjunguma, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam.

BATAM, (KT) -  Wakil Gubernur Kepri Isdianto, Walikota Batam H. Muhammad Rudi dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo kompak bersama-sama mengecet perumahan warga dengan cat warna-warni pelangi di Kampung Tua Tanjunguma, Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam.

Ketua Panitia Pengecetan, Nurapiyah mengatakan, sebanyak 200 rumah di Kampung Tua Tanjung Uma akan dicat berwarna-warni. Pelaksanaan program Tanjunguma Berpelangi ini demi mewujudkan kawasan tersebut sebagai destinasi pariwisata. 

Tanjung Uma ini strategis. Kalau rumah pinggir laut sudah dicat warna warni, mata wisatawan dari kapal akan tertuju ke kita. Dengan begitu kami berharap ada wisatawan yang mau berkunjung ke sini, kata Ketua Panitia, Nurapiyah, kepada wartawan, Minggu (22/4).

Ia akui untuk menarik wisatawan khususnya mancanegara tidak cukup dengan mengecat dinding rumah warga. Tapi juga harus disiapkan atraksi yang bisa membuat pengunjung terhibur.

Salah satu yang akan dibuat adalah lokasi berfoto dengan latar menarik. Rencananya akan dibuat agak menjorok ke laut sehingga turis bisa berfoto dengan latar rumah berpelangi.

Sampan dan boat nelayan juga akan kita cat. Kita alih fungsikan jadi pengangkut wisman yang ingin keliling laut Tanjunguma. Insya Allah akan ada balai adat juga sehingga warga bisa menampilkan kesenian untuk atraksi wisata,ujarnya.

Dijelaskannya, warga Tanjung Uma saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menyambut wisatawan. Karena masyarakat sadar, mereka harus terlibat untuk pembangunan kampungnya.Kami siap berubah. Kami siap maju. Rumah berpelangi jadj awal gerakan kami untuk menjadikan Tanjunguma sebagai destinasi wisata," ulasnya.

Walikota Batam, H. Muhammad Rudi mendukung penuh inisiatif masyarakat yang bernilai positif seperti ini. Hal ini menunjukkan partisipasi masyarakat dalam upaya pemerintah menumbuhkembangkan dunia pariwisata Batam.

“Pemerintah akan membantu dengan pembangunan infrastruktur penunjang. Khususnya akses wisatawan untuk sampai ke Tanjung Uma. Tugas kita pemerintah untuk membantu, misal infrastruktur. Masyarakat sepakat tidak, mau berkorban tidak. Misal pagarnya dibuka karena kita mau benahi aksesnya,"ungkap orang nomor satu di Kota Batam itu.

Ia mengatakan, setelah objek disiapkan, infrastruktur dibenahi, tugas warga selanjutnya adalah menyediakan apa yang dicari oleh wisatawan. Misalnya membuat berbagai kerajinan untuk buah tangan atau tempat menginap yang nyaman.

Kemewahan hotel tidak menarik bagi orang asing. Mereka lebih suka tinggal di rumah gini-gini. Tapi harus lengkap fasilitasnya. Bapak Ibu siapkanlah itu,tuturnya.

Tugas lain pemerintah, jelas Rudi adalah mempercepat penyelesaian legalitas tanah kampung tua. 

Hal ini penting agar masyarakat bisa membangun dan pemerintah dapat mengucurkan anggaran tanpa ragu-ragu.

Tugas saya (Wako) dan Pak Lukita (Kepala BP) bagaimana legalitas diselesaikan. Kita maunya semua selesai.

PL bukan diberikan ke Pemko tapi langsung ke warga. Karena kalau jadi aset negara tidak bisa dikeluarkan lagi.

BP berikan langsung ke mereka. Fasum fasos ke Pemko, biar bisa kami bangun jalannya," terangnya. (r/helmy ridar)

Ket Photo : Kapolsek Belakang Padang, Kota Batam, AKP Ulil Rahim menyampaikan Tausiah tentang banyaknya manfaat yang didapat apabila melaksanakan sholat subuh berjamaah.

BATAM, (KT) – Kapolsek Belakang Padang, Kota Batam, AKP Ulil Rahim menyampaikan tentang banyaknya manfaat yang didapat apabila melaksanakan sholat subuh berjamaah. Pandangan dan masukan ini disampaikannya kepada remaja-remaja mesjid agar ke depan kegiatan gerakan sholat subuh berjamaah keliling (suling).

“Karena kegiatan yang sifatnya positif mampu membuat para remaja lebih baik dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,”kata AKP Ulil Rahim, kepada Karimuntoday.com, Senin (23/4/2018), menanggapi kegiatan program suling yang dilaksanakan di Mesjid Al-Jihad Dapur Arang, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Minggu (22/4/2018), kemarin.

Menurut Kapolsek, selain melaksanan kegiatan gerakang Suling secara bergiliran juga kesempatan itu, rutin dilakukan dengan mengisi tausiah bersama pemuda-pemudi dan masyarakat kecamatan Belakang Padang. “Kegiatan subuh keliling polisi perbatasan Polsek Belakang Padang ini dimulai dari pukul 04.45 WIB hingga selesai. Diisi dengan sholat subuh berjamaah atau suling dan diisi dengan tausiah bersama jamaah yang hadir terdiri dari remaja-remaja dan masyarakat Belakang Padang,”ujarnya.

Dijelaskannya, kegiatan yang diikuti Kapolsek dan personil Polsek Belakangpadang ini bermaksud untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, katanya, juga untuk memakmurkan tempat- tempat ibadah dan agar pemuda-pemudi kedepan selalu lebih dekat dengan sang pencipta.

“Bagi generasi muda, penerus bangsa, agar mereka terjauh dari hal-hal yang negatif. Dalam kegiatan subuh keliling, hari Minggu kemarin, juga sama-sama di dengar tausiah agama yang diisin oleh Ustadz Zulkifli, S.Pdi, MA,”ungkapnya.

Orang nomor satu di Polsek Belakang Padang ini mengatakan, hasil yang dicapai, dengan kehadiran Polri ditengah-tengah masyarakat ikut menggerakan remaja-remaja untuk memakmurkan mesjid dengan sholat berjamaah di Mesjid. Tokoh-tokoh agama dan masyarakat sangat apresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan Polsek Belakang Padang, karena menginspirasi anak-anak dan remaja untuk rajin sholat berjamaah di Mesjid.

Hadir pada kesempatan itu, pengisi tausiah Ustad Zulkifli, Lurah Sekanak Raya Amir, Ketua BKPRMI Kecamatan Belakang Padang Hanafi, Ketua Mesjid Al Jihad Nasir, Ketua Ormas-ormas Islam, remaja dan masyarakat dari masing-masing Masjid/Mushollah yang ada di kecamatan Belakang Padang. (helmy ridar)

 

Ket Photo :  Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Irwan Prayitno yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Ny. Nevi Zuairina Irwan Prayitno,Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen Mirza Agus S.IP,Ketua Gempita Lima Puluh Kota, Hendra saat gelar Panen Raya Jagung di lahan pertanian Gempita Kabupaten Lima Puluh Kota di Buluh Kasok, ahad (22/04).

Sumbar,(KT) - "Kita sangat mendukung anak-anak muda yang mau bertani." Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Irwan Prayitno yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Ny. Nevi Zuairina Irwan Prayitno saat gelar Panen Raya Jagung di lahan pertanian Gempita Kabupaten Lima Puluh Kota di Buluh Kasok, ahad (22/04).

Menurut Gubernur, salah satu cara kita bersyukur kepada Allah adalah dengan mengubah dan memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan pertanian. "Kita harus menjadikan lahan kosong yang tidak terpakai menjadi lahan pertanian, supaya menghasilkan nilai ekonomi, sehingga akan membantu perekonomian keluarga" ujar Gubernur

 

Lebih lanjut Gubernur mengucapkan terima kasih kepada TNI khususnya jajaran Korem 032 / WB Sumbar yang tiada lelah mensupport dan membantu program nasional ketahanan pangan di Sumbar "Tanpa bantuan jajaran tentara, saya rasa program nasional ketahanan pangan ini akan sulit terlaksana.

 

Untuk itu kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Sumbar mengucapkan terima kasih yang tulus dan tak terhingga atas bantuan Bapak Dan Rem beserta jajarannya menjadikan lahan kosong menjadi lahan produktif. Kerjasama dan koordinasi Korem dengan anak-anak muda, pemda sangat baik sehingga program ini berjalan dengan baik" tukuk IP. Kepada beberapa perbankan yang hadir pada acara tersebut Irwan Prayitno berharap bank-bank akan memberikan bantuan dana untuk modal kepada gempita.

 

Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen Mirza Agus S.IP, mengajak kepada semua unsur masyarakat yang ada di Sumbar untuk saling bekerjasama untuk menggenjot pertanian. Selaku Danrem 032/WRB Mirza Agus beserta semua staf dan prajurit siap mendukung sepenuhnya program Gunernur untuk ketahanan pangan Sumbar. "Kami seluruh jajaran Korem 032/WB, siap mendukung program ketahanan pangan nasional di Sumbar" tegas Mirza.

 

Ketua Gempita Lima Puluh Kota, Hendra dalam sambutannya merasa sangat terbantu dengan program "Jagungkan Lahan Tidur" dari provinsi. "Gempita Lima Puluh Kota merasa sangat terbantu dengan program Jagungkan Lahan tidur yang merupakan Program dari Bapak Gubernur dan berterima kasih kepada Bapak Dan Rem atas bantuannya" ujar Hendra

 

Lahan yang telah digarap oleh Gempita Lima Puluh Kota sampai saat ini berada di empat titik. "Kita telah garap lahan di Padang Kandi seluas125 hektar, di Talago Tujuah Koto 12 hektar, di Buluah Kasok seluas 30 hektar, dan 25 hektar di Taram" lanjut HendraTidak sebatas sebagai lahan pertanian saja, lahan Gempita yang berada di Buluah Kasok tersebut juga akan dijadikan sebagai lokasi agrowisata dan akan ditanami duren, jeruk, dan Manggis. Gempita Lima Puluh Kota Juga akan mendirikan Kios dan Membuat Pupuk Organik Sendiri untuk mengatasi Permasalahan kelangkaan pupuk.

 

"Yang menjadi kendala Gempita Lima Puluh Kota saat ini adalah permasalahan bibit dan puput untuk itu kami akan mendirikan kios, dan membuat pupuk organik sendiri"

 

Lanjut Hendra Wakil Bupati (Wabup) Lima Puluh Kota yang juga hadir pada acara tersebut berharap kegiatan tersebut bisa mencapai program-program pertanian yang sudah ditargetkan Pemda Kabupaten Lima Puluh Kota. "Pemda Kabupaten 50 Kota targetkan jagung seluas 17.000 hektar, padi gogo seluas 16.000 hektar dan kedele seluas 14 hektar" kata Wabup.

 

Terakhir Wabup juga berharap dengan adanya program Gempita ini bisa memenuhi kebutuhan jagung di Lima Puluh Kota. "Saat ini Kabupaten Lima Puluh Kota butuh 180 ton Jagung perhari terutama untuk pakan ternak, kita belum mampu untuk memenuhi jumlah tersebut sehingga masih dipasok dari daeraha lain, mudahan dengan adanya Gempita bisa menjawab itu semua" tutup Wabup.(zulfahmi/hms sumbar)

 

Ket Photo : Jalan Nasional di KM 115 Kebun Lado Kecamatan Singingi Ambles, Akibat Hujan Mengguyur Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau.

 

Kuantan Singingi,(KT) - Jalan Nasional di KM 115 Kebun Lado Kecamatan Singingi ambles, akibat hujan mengguyur Kabupaten Kuantan Singingi beberapa hari terakhir sangat lebat. Minggu (22/04/2018) di Jalan ambles ini, terdapat lobang besar yang menganga di tengah-tengah ruas jalan. Apabila tidak cepat di lakukan perbaikan maka dapat membahayakan pengguna jalan raya yang melintas di kawasan ini, baik sepeda motor maupun mobil.

 

Irfansyah S.Ip M Si Camat Singingi, melaporkan kepada Wakil Bupati Kuansing H. Halim, Sekda Dianto Mampanini dan Plt Kadis PUPR Ade Fahrer Arif, melalui pesan WhatsApp di grup Humas dan protokoler.

 

Menanggapi laporan Camat Singingi, Wabup H. Halim meminta Ade Fahrer segera berkoordinasi dengan Provinsi Riau. Supaya melakukan perbaikan di jalan nasional yang ambles tersebut, karena jalan ini merupakan wewenang provinsi. Jangan sampai sudah putus jalannya baru sibuk tukas Halim.

 

Selanjutnya, Dianto juga meminta pada Plt Kadis PUPR supaya segera berkoordinasi dengan provinsi sesuai dengan arahan Wabup ujarnya.

 

Lebih lanjut, Ade Fahrer menjelaskan melalui pesan WhatsApp bahwa dirinya telah melaporkan kejadian jalan ambles tersebut, kepada P2JN untuk segera dilakukan penanganan dengan segera.

 

Plt PUPR mengungkapkan yang bisa dilakukan saat ini adalah pemasangan rambu lalu lintas dan sedang dicetak.

Kemudian Ade juga menambahkan PUPR Kuansing tidak bisa menangani langsung jalan ambles ini, karena ini jalan nasional dan saat ini pun di lokasi tersebut sedang ada paket Kegiatan provinsi.

 

Terakhir, Ade Fahrer menyampaikan pihaknya telah menghubungi PPK, pihak Perusahaan dan konsultan yang akan mengerjakan paket kegiatan di lokasi jalan ambles tersebut.

 

Hasil komunikasi kami dengan pihak P2JN bahwa mereka akan segera melakukan perbaikan terhadap jalan yang ambles dengan cara memasang gorong-gorong, tutupnya.(lidia ningsih)

 

 

 Ket Photo : Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya saat peluncuran Kepri Hot Deals 2018 di Hotel Planet Holiday Batam, Kamis (19/4) lalu.

 

BATAM, (KT) - Pelaksanaan program Hot Deals Kementerian Pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau tahun lalu dinilai sukses. Terjual 105.000 paket Hot Deals dari target 100.000 paket.

 

"Hot Deals Kepri dinilai sukses. Maka Jakarta akan meniru Kepri. Tanggal 3 Mei nanti kita luncurkan Jakarta Hot Deals. Lalu di Bali pada bulan Juni," kata Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya saat peluncuran Kepri Hot Deals 2018 di Hotel Planet Holiday Batam, Kamis (19/4) lalu.

 

Menurutnya, tahun ini ditargetkan 500.000 paket Hot Deals terjual di Kepri. Sedangkan Jakarta dan Bali masing-masing ditargetkan penjualan 1 juta paket. Sehingga total 2,5 juta wisatawan mancanegara ditargetkan masuk melalui tiga besar pintu pariwisata Indonesia ini.

 

Arief mengatakan untuk mencapai target tersebut, jumlah paket yang ditawarkan pun semakin banyak. Tahun lalu disiapkan 282 paket Hot Deals Crossborder di Kepri. Sedangkan tahun ini semakin beragam karena ada 295 pilihan paket. Selain itu, pelaku usaha pariwisata yang berpartisipasi juga bertambah. Ada yang tahun lalu belum masuk dalam paket, kini ikut berkontribusi di program ini.

 

"Harinya juga kita perpanjang, sampai Jumat,"ujarnya.

 

Dijelaskan, bentuk promosinya yaitu wisatawan mancanegara bisa mendapatkan tiket kapal ferry dengan diskon sampai 60 persen, tapi dengan catatan harus membeli paket yang ditawarkan. Untuk penawaran paketnya ada yang berupa diskon kamar hotel, paket bermain golf, spa, voucher belanja, dan sebagainya.

 

"Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kunjungan di hari biasa atau bukan akhir pekan. Sehingga barang atau jasa yang tidak laku atau excess capacity bisa terjual. Kapasitas lebih dari cukup. Akses kapal weekdays itu baru terisi 30-40 persen. Dengan kata lain ada kapasitas 60-70 persen yang kosong. Sehingga kalau diisi 500.000 itu tidak ada masalah. Demikian juga dengan hotel dan atraksi," tuturnya.

 

Staf Ahli Menteri Pariwisata, Anang Sutono mengatakan pemerintah harus optimis program Hot Deals ini akan laku. Karena Kepri masih menjadi 15 destinasi utama pariwisata di Indonesia.

 

"Amenity (fasilitas) Kepri semakin baik. Aksesibilitas sudah mulai bagus. Atraksi, semua tahu Kepri kaya budaya. Culture (budaya) dan nature (alam) bagus, kombinasi yang sangat bagus," jelasnya.

 

Apalagi ada 140 agenda pariwisata yang akan digelar Kepri tahun ini. Agenda pariwisata ini akan mengundang banyak orang datang ke Kepri. Semua perpaduan ini akan membuat orang senang berada di Kepri khususnya Batam, Bintan, dan sekitarnya.

 

"Dan kita punya pasar yang kuat dari Singapura dan Malaysia," pungkasnya. (r/helmy ridar)

 

 

Ket Photo : Aswirmanto Ketua DPC LSM Clean Governance,Bersama Reza Pemilik Bengkel Putri Motor Sungai Jering Teluk Kuantan, Riau.

 

Kuansing,(KT) – Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM), Clean Governance Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, bakal melaporkan hasil temuan BPK RI, terkait SPJ Fiktip Bagian Perlengkapan Setda Kuansing di Bengkel Putri Motor Sungai Jering Teluk Kuantan ke Pihak Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan.

 

Hal tersebut dikatakan, Aswirmanto Ketua DPC LSM Clean Governance kepada karimuntoday.com Sabtu,(21/4/2018), Ya’ Dia sudah bertemu lansung dengan pemilik bengkel Putri Motor di Sungai Jering Teluk Kuantan, dari hasil investigasinya tersebut, pemilik bengkel mengakui telah didatangi Auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, untuk mencocokan SPJ dari Bagian Perlengkapan Pemkab Kuansing, ketika SPJ yang dibawa oleh BPK tersebut diperlihatkan kepadanya, dia merasa terkejut pasalnya, nilainya puluhan juta rupiah, sedangkan bagian perlengkapan melakukan pembayaran kepadanya hanya berkisar jutaan rupiah saja.

 

“ Itu SPJ yang dibawa oleh BPK ke Bengkel Putri Motor,diperlihatkan kepadanya anggaranya sangat jauh berbeda dengan sebenarnya, dan juga, tanda tangan serta stempel  di palsukan,” Ujar Pemilik Bengkel kepada dirinya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap Auditor BPK RI saat ini melakukan audit di Pemkab Kuansing diminta untuk professional,artinya, jangan sampai audit selesai dilaksanakan tidak ada temuan sama sekali, pasalnya, LSM yang dipimpinya, akan mengawal proses audit dilakukan oleh BPK RI, apabila nantinya ada dugaan kongkalingkong dengan pemkab kuansing, maka dia tidak segan-segan melaporkan auditor BPK tersebut ke penegak hukum,” Cetusnya

 

Secara terpisah, Kabag Perlengkapan Pemkab Kuansing sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait temuan BPK RI tersebut, begitu juga dengan Plt. Kejari Kuansing, Roy Ravilino belum dapat dimintai tanggapanya, terkait salah satu LSM di Kuansing bakal melaporkan SPJ Fiktip dilingkungan bagian perlengkapan pemkab kuansing dari hasil temuan BPK RI.  (*)

 

  

Ket Photo : Nakhoda bersama 4 anak buah kapal (ABK) speed boat bermesin 4 x 200 PK, karena tersandung tindak pidana Keimigrasian dan Pelayaran di Giring Aparat Kepolisian.

 

BATAM, (KT) – Direktorat Polair Polda Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan seorang nakhoda bersama 4 anak buah kapal (ABK) speed boat bermesin 4 x 200 PK, karena tersandung tindak pidana keimigrasian dan pelayaran.

 

Kelima tersangka tersebut, masing-masing berinisial HT alias H selaku Nakhoda, ART alias R, MY alias Y, Z dan YR selaku ABK speed boat. Mereka kini dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolda Kepri guna pemeriksaaan lebih lanjut.

 

“Mereka diamankan berdasarkan laporan polisi nomor : LP / 67 / IV / 2018 / Ditpolair Polda Kepri, tanggal 19 April 2018. Barang bukti yang kita amankan 1 unit speed boat warna abu-abu bermesin temple merk Yamaha 4 x 200 PK,”kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes S. Erlangga didampingi Dirpolair Polda Kepri, Kombes Benyamin Sapta. T pada jumpa pers di Mako Dit Polair Polda Kepri, di Sekupang, Batam, Jumat, (20/4/2018).

 

Dijelaskan Erlangga, pasal yang disangkakan kepada mereka yaitu : Pasal 120 Ayat (1) Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, Pasal 219 ayat (1) Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran dan Pasal 323 ayat (1) Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran.

 

Sementara itu, Dirpolair Polda Kepri, Kombes Benyamin Sapta. T menjelaskan kronologis kejadiannya: pada hari Kamis tanggal 19 April 2018 sekira pukul 03.30 WIB pada saat Kapal Patroli Polisi XXXI – 1005 Ditpolairud Polda Kepri melaksanakan Patroli disekitar perairan Selat Singapura menerima informasi dari Police Coast Guard Singapura.

 

“Bahwa kapal patroli Police Coast Guard Singapura PC 52 telah menemukan dan mengamankan 1 (satu) unit Speed Boat warna abu – abu bermesin tempel merk Yamaha 4 x 200 Pk dengan membawa penumpang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) sebanyak 101 (seratus satu) orang dan Crew sebanyak 5 (lima) orang berlayar dari Johor Malaysia tujuan Indonesia,”ujarnya.

 

Menurutnya, jelas Sapta, speed boat mengalami kehabisan BBM (Bahan Bakar Miyak) dan hanyut memasuki perairan Indonesia dan mendekati dengan perairan perbatasan Singapura. Selanjutnya pihak PCG (Police Coast Guard) Singapura meminta Kapal Patroli Polisi XXXI – 1005 Ditpolairud Polda Kepri untuk menjemput pada koordinat 01o18’686” LU – 104o25’ 209” BT.

 

“Selanjutnya Kapal Patroli Polisi XXXI – 1005 Ditpolairud Polda Kepri bergerak menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melakukan Evakuasi terhadap TKI (Tenaga Kerja Indonesia) namun dikarenakan banyaknya penumpang diatas Speedboat tersebut yaitu TKI (Tenaga Kerja

Indonesia),”ungkapnya.

 

Karena penumpangnya banyak, beber dia, Kapal Patroli Polisi XXXI –1005 Ditpolairud Polda Kepri tidak cukup untuk mengevakuasi seluruh TKI (Tenaga Kerja Indonesia) tersebut maka Komandan Kapal Patroli Polisi XXXI – 1005 Ditpolairud Polda Kepri melaporkan hal tersebut kepada Dirpolairud Polda Kepri.

 

“Selanjutnya Dirpolairud Polda Kepri memerintahkan Kapal Sea Rider Ditpolairud Polda Kepri, Kapal Patroli Polisi Baladewa – 8002 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri BKO Polda Kepri dan Kapal Patroli Polisi Bangau – 5006 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri BKO Polda Kepri untuk membantumengevakuasi 1 (satu) unit Speed Boat warna abu – abu bermesin tempel merk Yamaha 4 x 200 Pk yang membawa TKI (Tenaga Kerja Indonesia) sebanyak 101 (seratus satu) orang tersebut,”terangnya panjang lebar.

 

Kemudian, lanjutnya, sekira pukul 09.00 Wib Kapal Sea Rider Ditpolairud Polda Kepri, Kapal Patroli Polisi Baladewa – 8002 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri dan Kapal Patroli Polisi Bangau – 5006 Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara) mengamanak 1 (satu) unit Speed Boat warna abu – abu bermesin tempel merk Yamaha 4 x 200 Pk dengan membawa penumpang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) sebanyak 101 (seratus satu) orang dan Crew sebanyak 5 (lima) orang tersebut.

 

“Seluruh TKI (Tenaga Kerja Indonesia) sebanyak 101 (seratus satu) orang dan 1 (satu) unit Speed Boat warna abu – abu bermesin tempel merk Yamaha 4 x 200 Pk berikut Crew sebanyak 5 (lima) orang dibawa menuju pelabuhan Batu Ampar Batam,”urainya.

 

Kemudian, terang dia, sekira pukul 14.00 Wib seluruh TKI (Tenaga Kerja Indonesia) sebanyak 101 (seratus satu) orang dan Crew sebanyak 5 (lima) orang tersebut dibawa menuju Mako Ditpolairud Polda Kepri guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Dalam konferensi pers yang digelar Polda Kepri, selain Kabid Humas dan Dirpolair Polda Kepri, juga hadir perwakilan dari kantor Imigrasi kelas 1 Khusus Kota Batam. (r/helmy ridar)

 

Ket Photo : Junaidi Ajam Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

 

Lingga,(KT) – Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri membantah adanya tudingan salah satu LSM di Kepri bahwasanya ada permainan  dalam penggunaan anggaran publikasi di Dinas dipimpinya, pasalnya, anggaran tersebut sudah disalurkan sesuai dengan prosedur.

 

Hal tersebut dikatakan, Junaidi Ajam kepada karimuntoday.com, Sabtu,(21/4/2018), Ya dia tidak menapik adanya dana publikasi di SKPD yang dipimpinya, tetapi dana tersebut sudah kita salurkan dengan beberapa media yang bekerjasama,(MoU), dan selebihnya anggaran tersebut di berikan kepada setiap SMP dan SD se Kabupaten Lingga untuk dana publikasi.

 

“ Memang benar ada dana publikasi sebesar Rp. 570 Juta di Dinas Pendidikan Lingga, dana tersebut di salurkan kepada 10 media sebesar 200 juta untuk satu tahun dengan melakukan MoU, dan sisanya sebanyak Rp.350 Juta diberikan kepada SMP dan SD se Kabupaten Lingga untuk anggaran publikasi, artinya, tidak benar anggaran tersebut dilakukan penyimpangan,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Anggaran publikasi tersebut memang sudah lama di alokasikan di dalam APBD dan masuk ke Anggaran Rutin Dinas Pendidikan, dan pada prinsipnya dia baru mengetahui bahwa dana tersebut di anggarkan, karena dia baru beberapa bulan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Lingga, dan dia berencana tahun depan anggaran tersebut akan di hapuskan alias di tiadakan lagi,” Tukasnya (*)

 

Ket Photo : Regu 2 patroli terdiri dari 1 brigadir korpri Naldi 2 Satrio 3 polhut santino Gomes 4 polhut Firmansyah 5r Yadi Melaksanakan patroli ke kebun eboni afdling 4. yang berhasil Melumpuhkan Harimau Bonita.

 

INDRAGIRI HILIR, (KT) – Upaya Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk mengevakuasi harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) akhirnya berhasil setelah empat bulan lamanya. Bonita ditangkap setelah dilakukan penembakan bius oleh petugas gabungan, sekira pukul06.50 pagi, kemarin.

“Malam ini (tadi malam) langsung menuju pusat rehabilitasi harimau di Kabupaten Dharmasaraya Sumatera Barat,” kata Kepala BBSKDA Riau, Suharyono, kepada wartawan, Jumat malam, (20/4/2018).

Menurutnya, Tim gabungan terdiri dari TNI, Polri dan BBKSDA Riau membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengevakuasi Harimau Bonita pemangsa manusia di suatu daerah di kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, karena medan yang ditempuh cukup sulit.

“Malam ini (tadi malam) saya langsung meluncur ke lapangan untuk memantau evakuasi harimau,” ujarnya, seperti dikutip karimun today.com dari riaukepri.com.

Dijelaskannya, setelah ditembak bius, Harimau Bonita langsung ditempatkan di dalam kerangkeng besi tersebut langsung dibawa ke Sumatera Barat melalui jalur darat.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Roni Putra mengatakan harimaun Bonita ditangkap di Kecamatan Pelangiran, tepatnya areal perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantation.

“Lokasi itu yang selama ini menjadi areal jelajah satwa dilindungi tersebut dan sempat menerkam dua warga korban, yakni Jumiati, karyawan perusahaan sawit asal dan seorang warga, Yusri Efendi,”pungkasnya.

Adapun Kronologis penangkapan di himpun karimuntoday.com, Sekira pukul 06:00 Wib, regu 2 patroli terdiri dari 1 brigadir korpri Naldi 2 Satrio 3 polhut santino Gomes 4 polhut Firmansyah 5r Yadi Melaksanakan patroli ke kebun eboni afdling 4.

Setiba di area blok 76/77 tem melihat keberadaan HS (Bonita) ditepi kebun dan tem lansung melaksanakan pengendapan dan penembakan bius yang di lakukan oleh polhut Firmansyah,dan mengenai bagian paha sebelah kiri dan setelah di ikuti kurang lebih 1km dgn cara mengikuti jejak tem menemukan HS dlm keadaan pingsan di tepi areal kebun blok 79 afdling 4 kebun eboni dan tem segera menghubungi dr tem dr Dita untuk melaksanakan evakuasi dan di bantu pihak perusahaan

 

 Karena curah hujan yang cukup lebat dan daya tahan tubuh HS yang kuat dr tem memutuskan untuk melaksanakan pembiusan ulang dengan cara di tulup.setelah tem dr menyatakan HS dlm keadaan tertidur aman tem memasukan hs ke bok evakuasi dan pd pukul 12:00 hs berhasil di evakuasi dan rencana akan di karantina di pusat penyelamatan harimau Damasraya sumbar.(*/helmy ridar/Ridho).

Page 1 of 206

KALENDER BERITA

« April 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30