KARIMUN

Kelompok Tani Karya Mandiri Desa Pangke Tolak Bantuan Pupuk Dari Dinas Pangan dan Pertanian Karimun

 

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN – Proyek Pengadaan Pupuk untuk para Kelompok Petani di Kecamatan Meral dan Meral Barat Pada Tahun Anggaran 2018 sebesar lebih kurang lima ratus juta rupiah melalui Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sampai saat ini belum bisa di manfaatkan oleh para petani.

Tubiono Ketua Kelompok Petani Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Sabtu (5/1/2019), di kediamanya mengatakan, Ya memang benar kelompoknya menerima bantuan pupuk dari Dinas Pangan dan Pertanian Pemkab Karimun sebanyak 2 ton, namun, sampai saat ini pupuk tersebut  secara keseluruhan belum kami pergunakan untuk memupuk tanaman, pasalnya pernah kami lakukan uji coba pupuk tersebut ditaburkan ketanaman jelang satu minggu tidak ada reaksi sama sekali.

“ Pupuk yang di distribusikan kepada kelompok petani dibawah naunganya NPK. 16.16.16 pupuk merek ” INTERFLOR ” tersebut belum pernah kami gunakan,kami menggunakan Pupuk NPK. 16.16.16 merek YaraMila,”  karena pupuk tersebut ketika ditabur ke tanaman tidak ada reaksi maka, kami menolak menerima pupuk tersebut,” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Dia telah memberitahukan kepada PPTK Dinas Pangan dan Pertanian Pemkab Karimun terkait hal tersebut, dan mereka sangat merespon dengan melakukan uji lab, mereka bilang apabila dari uji lab tersebut tidak sesuai dengan kadar pupuk yang seharusnya, maka pihak mereka juga tidak akan menerima pasokan pupuk tersebut dan meminta pihak rekanan kontraktor untuk menukar pupuk tersebut, dan juga saat ini antara petani dengan kontraktor belum ada serah terima atas pupuk tersebut, terkait  keberadaan pupuk dirumahnya, disebabkan pihak kontraktor tidak memiliki gudang, makanya pupuk dititipkan kepada para petani,” Imbuhnya

Secara Terpisah, Jepri PPTK Pengadaan Pupuk pada Dinas Pangan dan Pertanian Pemkab Karimun ketika dikonfirmasi karimuntoday.com disalah satu kedai kopi di kawasan Batu Lipai Minggu,(6/1/2019), mengatakan, Ya memang benar pada Tahun 2018 Dinas Pangan dan Pertanian melakukan pengadaan pupuk  sebanyak, 1053 karung dengan harga perkarungnya sesuai dengan spek sebesar Rp. 600 ribu rupiah dengan jenis NPK. 16,16,16, dengan proses lelang, dimenangkan oleh CV Adtiya dari Sumber Dana APBD Karimun Dana Aspirasi 8 (Delapan) orang anggota DPRD Karimun, sebesar lima ratus juta lebih.

“ Terkait penolakan kelompok petani atas pupuk tersebut dia tidak menapiknya, bahkan dia mengakui saat ini, sampel pupuk tersebut sudah di kirim ke lab scopindo batam, untuk dilakukan pengujian, dan insya allah pekan depan hasil lab tersebut sudah keluar dan dikirim ke Dinas Pangan dan Pertanian Karimun, “ apabila hasil lab tersebut nantinya tidak sesuai kadarnya, maka pupuk tersebut tidak akan diterima dan meminta pihak rekanan untuk menggantinya, pasalnya, anggaran pengadaan pupuk tersebut sampai saat ini belum dibayarkan kepada pihak kontraktor,” Tutupnya

Secara terpisah, Direktur CV Aditya selaku pemenang lelang pengadaan pupuk di Dinas Pangan dan Pertanian Pemkab Karimun, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, untuk dimintai tanggapanya terkait pengadaan pupuk tersebut. (*)

Laporan   : Lukman Hakim

Editor       : Indra H Piliang


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close