karimuntoday.com

karimuntoday.com


images/1586.jpg

Keterangan Foto Berita : Bupati Karimun,H. Nurdin Basirun Pimpin rapat persiapan HUT Kabupaten Karimun ke-15 tahun 2014 yang dirayakan 12 Oktober nanti, Senin (29/9/2014) sekitar pukul 10.00 WIB di ruang rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun.(PHOTO.Novel Kartino)

KARIMUN, (KT) - Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun menggelar rapat persiapan HUT ke-15 yang jatuh pada 12 Oktober 2014 nanti, yang mengangkat tema " Dengan semangat HUT ke-15 Kabupaten Karimun kita galang kebersamaan dalam membangun Kabupaten Karimun yang maju, berdaya saing berlansasakan iman dan taqwa".

Rapat yang berlangsung, Senin (29/9/2014) sekitar pukul 10.00 WIB di ruang rapat Cempaka Putih, langsung dipimpin oleh Bupati Karimun, Nurdin Basirun dan dihadiri Sekda Kabupaten Karimun, Arif Fadillah, seluruh SKPD serta Camat dilingkungan Pemkab Karimun.

Bupati Karimn, Nurdin Basirun saat ditemui usai rapat mengatakan, kegiatan dalam merayakan HUT Kabupaten Karimun ke-15 nanti sudah dimulai sejak, Sabtu 11 Okotober yaitu, gotong royong bersama di Coastal Area pukul 07.30 WIB.

Selain itu lanjutnya, Minggu 12 Oktober pukul 07.30 WIB dilaksanakan upacara peringatan HUT ke-15 Kabupaten Karimun bertempat di Coastal Area Karimun. Kemudian dihari yang sama pukul 09.00 WIB dilanjutkan acara syukuran/resepsi bertempat di halaman rumah dinas Bupati Karimun.

" Sejak pagi dilakukan dua rangkaian kegiatan. Dan malamnya masih dihari yang sama pukul 19.30 WIB diadakan tabliq akbar bertempat di Coastal Area, yang menghadirkan Ustadz H. Yusuf Masyur," terang Nurdin kepada karimuntoday.com.

Lebih jauh lagi Nurdin menyebutkan, setelah berakhirnya pelaksanaan kegiatan dari 11-12, pada 13 Oktober kembali dilaksanakan kegiatan yang masih dalam merayakan HUT Kabupaten Karimun ke-15. Yang mana kegiatan tersebut adalah, bedah buku dan talkshow inspiratif " Meniti Deburan Ombak" karya Dr. Helmi, SE. M.Si pukul 09.00 WIB di Gedung Nasional.

" Sebagi rangkaian kegiatan terakhir perayaan HUT Kabupaten Karimun ke-15 tahun ini akan ditutup dengan acara perkemaahan pemuda dan remaja lintas agama,  Jum'at 31 Oktober pukul 16.0 WIB di Stadion Badang Perkasa Karimun," pungkas Nurdin.(nov.k)

images/1585.jpg
4 unit kapal isap produksi timah (KIP) yang beroperasi diperairan Desa Kobel, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun disegel oleh aparat dari Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) dikarenakan tenaga kerja asing (TKA) di KIP tersebut tidak jelasnya legilitas izinnya,(photo.net)

 

KARIMUN, (KT) - Kabar sebanyak 4 unit kapal isap produksi timah (KIP) yang beroperasi diperairan Desa Kobel, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun disegel oleh aparat dari Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) dikarenakan tenaga kerja asing (TKA) di KIP tersebut tidak jelasnya legilitas izinnya, menjadi pembicaraan hangat.

Informasi terbaru yang didapat karimuntoday.com, penyegelan dilakukan terhadap keempat KIP itu, sudah berlangsung seminggu lalu. Dan, KIP-KIP tersebut merupakan mitra kerja dengan PT. Timah (Persero) Tbk Unit Kundur, Kabupaten Karimun,Kepri

Selain itu masih informasi terbaru, saat ini keempat KIP yang kabarnya telah disegel, dilabuhkan
di perairan perbatasan antara Tanjung Balai Karimun dengan Singapura.

Terkait informasi didapat 4 KIP yang disegel Mabes Polri, Humas PT. Timah (Persero) Tbk Unit Kundur, Kabupaten Karimun, Made ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat (SMS) mengatakan, tidak mengetahui kabar itu.

" Mohon maaf saya tidak tahu. Tak ada beritanya ke saya," kata Made didalam SMS-nya kepada karimuntoday.com, Minggu (28/9/2014) siang.

Sementara itu Bidang Lingkungan Hidup (BLH) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepri, Bahriadi meminta dengan tegas penyegelan terhadap 4 KIP mitra dengan BUMN tersebut untuk ditindak tegas.

" Jika benar aparat dari Mabes Polri yang melakukan penyegelan harus mengusut sampai tuntas. Dan, jangan penindakan dilaksanakan terhadap empat KIP yang disegel setengah hati," pinta Bahriadi ketika diwawancara karimuntoday.com.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun, Berti menyebutkan memang mendengar kabar aparat Mabes Polri telah menyegel 4 unit KIP.

" Apabila Mabes Polri ada temuan terkait izin tinggal OA, mungkin langsung berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia," kata Berti didalam pesan singkatnya sewaktu dikonfirmasi.

Sedangkan untuk pemberitaan penyegalan 4 KIP, Kapolres Karimun, AKBP. Dwi Suryo Cahyono belum dapat dikonfirmasi.

Hanya saja, melalui Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dikri Olfandi saat dihubungi menuturkan, penyegelan KIP tersebut bukan dari Mabes Polri yang melakukannya.

" Tentang kejelasan dan kebenarannya saya belum tahu. Coba saya cari informasinya dulu" kata Dikri mengakhiri.(nov.k)

images/1584.jpg
Keterangan foto berita : Sejumlah komunitas sepeda mengikuti fun bike yang digelar TNI Tanjung Balai Karimun, dalam rangka memperingati HUT TNI ke-69,  didepan panggung rakyat Putri Kemuning, Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Minggu (28/9/2014) sekitar pukul 07.00 WIB.(photo.Novel.Kartino)

KARIMUN, (KT) - Tentara Negara Indonesia (TNI) Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun menggelar fun bike, Minggu (28/9/2014) sekitar pukul 07.00 WIB.

Pelaksanaan fun bike dalam rangka memperingati HUT TNI ke-69 tahun 2014 bertemakan " Patriot Sejati, Profesional dan Dicintai Rakyat" bertempat didepan panggung rakyat Putri Kemuning, Coastal Area Tanjung Balai Karimun, secara resmi dilepas oleh Bupati Karimun, Nurdin Basirun.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Hery Winarno mengatakan, fun bike yang tidak hanya diikuti dari komunitas sepeda dari dalam, tetapi dari luar daerah juga ada.

" Peserta yang mengikuti ribuan persepeda. Dari sekian banyak perserta, juga ada komunitas sepeda dari luar negeri, yaitu seperti Malaysia dan Singapur ikut dalam fun bike memperngati HUT TNI ke-69 tahun ini di Karrimun," terang Hery Winarno.

Disampaikan Hery Winarno lagi, pelaksanaan kegiatan olahraga  mengurangi polusi udara bersempena dengan HUT TNI ke-69, dilaksanakan serentak dari 34 Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

" Seperti yang dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko, target peserta dalam fun bike sebanyak 935 ribu. Sedangkan harapannya, untuk setiap Provinsi serta Kabupaten/Kota masing-masingnya ditargetkan berjumlah 25 ribu peserta," ungkapnya.

Lanjutya, fun bike yang dilaksanakan dengan rute dimulai star dari depan Putri Kemuning diteruskan sampai ke Jl. Petrambangan (Sei Ayam), kemudian balik ke garis finish tidak hanya semata-mata memberikan hiburan kepada masyarakat. Tetapi, pihaknya sudah menyediakan beragam hadiah didalam undian doorprize.

" Hadiah utamanya sepeda motor Honda Revo 2 unit. Sementara itu hadiah menarik lainya, berupa kulkas, mesin cuci dan sepeda gunung," paparnya.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun sebelum melepas mengatakan, sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan. 

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, serta untuk daerah. Dan fun bike dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa memandang status usia maupun  jenis kelamin.

" Saya merasa senang, dalam fun bike yang digelar juga ada keikut sertaan komunitas sepeda dari negara tetangga tersebut. Jadi, secara tidak langsung dijadikan sebagai ajang romosi kepada wisatawan mancanegara," tutup Nurdin.(nov.k)

Sunday, 28 September 2014 15:39

Bupati Karimun Tinjau Daerah Rawan DBD

 

images/1583.jpg

Keterangan foto berita : Bupati Karimun, Nurdin Basirun ddidampinggi Sekda Karimun, Arif Fadillah sedang meninjau ke daerah pemukiman masyarakat RT 02 RW 05 Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun yang dianggap rawan DBD, Minggu (28/9/2014) sekitar pukul 10.30 WIB.

KARIMUN, (KT) - Bupati Karimun, Nurdin Basirun melakukan tinjauan ke daerah RT 02 RW 05 Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Minggu (28/9/2014) sekitar pukul 10.30 WIB.

Tinjauan orang nomor satu didampingi Sekda Karimun, Arif Fadillah, sejumlah pejabat teras didlingkungan Pemkab Karimun serta Camat, dikarenakan semakin tinggi jumlah terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yakni tercata sebanyak 277 kasus, dengan korban jiwanya (meninggal dunia-red) berjumlah 7 orang.

Bupati Karimun saat ditemui disela-sela peninjauan mengatakan, melihat kondisi di daerah RT 02 RW 05 Kelurahan Sei Lakam Barat ini, dari sisi kebersihannya sangat mengkhawatirkan.

" Coba saja lihat didaerah ini banyak sampah menumpuk, tidak ada saluran drainase, limbah dari MCK-nyapun tidak jelas kemana mengalirnya. Dengan demikian, DBD akan berkembang biak lalu menyerang masyarakat dengan cepat," ungkapnya kepada karimuntoday.com.

Setelah meninjau dari mulai gang kecil sampai kebelakang rumah warga, Bupati Karimun berwacana dibeberapa daerah yang dianggap rawan terserang DBD akan dibangun rumah susun (Rusun). Dan, meminta kepada RT/RW didaerah tersebut tidak lagi membernarkan warga membangunan rumah baru.

" Wacana tersebut setelah melihat langsung kondisi di daerah Kelurahan Sei Lakam, yang sangat mengkhawatirkan tentang kesehatannya. Apabila wacana itu terwujud, masyarakat yang di alokasi bukan disakiti, tetapi untuk membantu masyarakat terbebas dari pengaruh lingkungan tidak sehat. Pada intinya, tidak ada pemerintah di Negara Indoensia yang mau menyakiti rakyatnya," kata Nurdin.

Sementara itu Agus, warga RT 02 RW 05 Kelurahan Sei Lakam Barat menyebutkan, sudah bertahun-tahun tidak ada dilakukan fogging (penyeprotan) maupun pemberian bubuk abate dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun.

" Sekitar 3 tahun lalu memang ada penyemprotan didaerah ini. Setelah itu, sampai saat ini tidak ada terlihat lagi dilakukan," tuturnya.

Ditempat yang sama Ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Sei Lakam Barat, Wandari juga mengungkapkan sama seperti yang disampaikan warganya tersebut." Untuk bubuk abate belum lama ini memang ada diberikan didaerah yang mencapai 200 KK. Namun, untuk fogging sudah bertahun-tahun tidak terlihat," ucapnya singkat.

Informasi yang berhasil dihimpun karimuntoday.com, usai melakukan tinjauan Bupati Karimun melakukan pertemuan dengan seluruh RT maupu RW se-Kelurahan Sei Lakam, Kecamatan di rumah dinasnya.

Selain itu masih informasi yang diperoleh, setelah pertemuan dengan perangkat pemerinta paling bawah berlangsung sekitar satu jam tersebut, Bupati Karimun didamping beberapa Kelapa SKPD mengunjungi masyarakat terkena DBD di RSUD Karimun.(nov.k)

images/259.jpg
Tampak, Kapal Isap Biji Timah yang Meluluh Lantakan Sumber Daya Alam di Perairan Kabupaten Karimun,Kepri.(photo.net)

KARIMUN, (KT) - Aparat dari Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) kabarnya telah menyegel 4 unit kapal isap produksi timah (KIP), yang beroperasi diperairan Desa Kobel, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Sabtu (27/9/2014) sore.

Berdasarkan informasi yang didapat karimuntoday.com, penyegalan ke empat KIP itu terkait tidak jelasnya legilitas izin tenaga kerja asing (TKA) di kapal tersebut serta IUP

Sementara itu Informasi lainnya yang dihimpun, keempat kapal disegel dari aparat Mabes Polri tersebut adalah KIP Cinta I, Shangai, Linda C dan Delista, yang diduga milik Bupati Karimun, Nurdin Basirun.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Kasi Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Berti ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat menyebutkan, memang mendengar kabar aparat Mabes Polri telah menyegel 4 unit KIP.

Hanya lanjut Berti, pihaknya belum ada menerima laporan terkait penyalahgunaan izin tinggal orang asing (OA).

" Apabila Mabes Polri ada temuan terkait izin tinggal OA, mungkin langsung berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia," kata Berti didalam pesan singkatnya sewaktu dikonfirmasi karimuntoday.com, Sabtu (27/9/2014) sore.

Disamping itu, Camat Kundur Barat, Anji Trisno ketika dihubungi melalui handpone celuler juga tidak mengetahui kabar aparat dari Mabes Polri telah menyegel 4 unit kapal isap produksi timah (KIP) diperairan wilayah kerjanya.

" Saya baru pulang Jakarta. Tentang kabar tersebut saya tidak mengetahuinya. Saya coba cari informasi tentang kabar itu. Jika sudah didapat kejelasannya, akan saya kabarkan," ucap Anji singkat.

Menindak lanjuti kabar 4 KIP diperairan Desa Kobel, Kecamatan Kundur Barat telah disegal aparat Mabes Polri, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dikri Olfandi saat dihubungi, juga belum mengetahui kabar tersebut.

" Kayaknya bukan dari Mabes Polri yang melakukan penyegelan KIP-KIP itu. Namun, tentang kejelasan dan kebenaran saya belum tahu," kata Dikri mengakhiri.

 

Bupati Karimun, H.Nurdin Basirun sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapan terkait penyenggelan 4 unit KIP yang disegel pihak Mabes Polri  diduga miliknya belum dapat dimintai konfirmasinya.

Secara Terpisah, Karo Humas Mabes Polri Brigjen. Boy Refli sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait adanya kabar pihak Mabes Polri menyegel 4 buah kapal KIP di Perairan Kabupaten Karimun,Kepri belum mendapatkan tanggapan. (nov.k)

Saturday, 27 September 2014 14:15

SDS 005 Cahaya Meral Juara I LKBB Polisi Cilik

images/1582.jpg
 
Keterangan foto berita : Salah satu SD sedang menampilkan kebolehannya dalam mengikuti lomba ketangkasan baris berbaris (LKBB) polisi cilik dilapangan upacara Mapolres Karimun, yang bertemakan, Sabtu, (27/9/2014) sekitar pukul 09.00 WIB.
 
KARIMUN, (KT) - Sebanyak 10 Sekolah Dasar (SD) negeri maupun swasta di Tanjung Balai Karimun mencapai 160 orang siswa mengikuti lomba ketangkasan baris berbaris (LKBB) polisi cilik di lapangan upacara Mapolres Karimun, yang bertemakan " Mewujudkan pelayanan kamseltibcar lantas prima, penguatan sinergi polisional yang proaktif, guna mendukung kamdagri yang mantap ".

Lomba yang digelar dari Satlantas Polres Karimun, dalam perayaan HUT Polantas Republik Indonesia yang ke-59 itu, secara resmi dibuka oleh Kapolres Karimun, AKBP Dwi Suryo Cahyono, Sabtu, (27/9/2014) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Karimun, Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Ngurah Joni menyampaikan, lomba dilakasanakan berlangsung satu hari dengan hadiah telah disediakan, berupa piala, piagam serta uang pembinaan untuk mengajarkan kepada siswa SD cara baris berbaris yang baik dan benar . Sehingga kedepannya bisa menjadi tauladan.

Disampaikannya, sistem penilaian pada LKBB polisi cilik sebagai penutup merayakan HUT Polantas tahun ini dari semua aspek. Seperti kerapiran barisan, kerapian, kekompakan, seragam dan semangat dari peserta.

" Berkemungkinan juara I dan II yang memenangkan lomba ini akan ditampilkan pada kegiatan-kegiatan lainnya. Selain itu, berkemungkinan juga juara tersebut akan diikut sertakan pada lomba serupa ketingkat lebih tinggi lagi," ujarnya kepada karimuntoday.com.

Sementara itu Kapolres Karimun, AKBP Dwi Suryo Cahyono dalam pembukaan mengatakan, lomba seperti ini sebagai bentuk mendidik  tentang pehamanan berlalu lintas, dan juga memberikan pelajaran mengenai kedisiplinan kepada siswa SD.

" Memang perlu dari sejak dini diajarkan tengan pemahaman berlalu lintas yang baik dan benar, begitu juga dengan kedisiplinan. Sebab, disiplin tidak hanya diwaktu sekolah, tetapi perlu dilakukan dimana saja berada," ungkap Dwi.

Pada kesempatan Dwi juga menyebutkana, Polantas merupakan etalase polisi didepan. Jika sedikit saja berbuata kesalahan atau penyimpangan akan berdampak besar terhadap nama besar kepolisian.

" Diharapkan kepada Polantas khususnya Satlantas di Mapolres Karimun di usia ke-59 harus lebih profesional, dan tulus ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pinta Dwi dengan sangat.

Seteleh menjalani perlombaan yang menjadi pusat perhatian masyarakat, akhirnya keluar sebagai juara I dalam lomba ketangkasan baris berbaris (LKBB) polisi cilik tahun 2014 adalah, SDS 005 Cahaya Meral dengan perolehan nilai 975. Sedangkan juara II dari SDN 004 Tebing dengan nilai 660, sementara diposisi juara III diraih SDN 003 Meral dengan nilai 655.

Selain ketiga juara-juara tersebut, untuk juara harapan I didapat oleh SDN 004 Meral dengan nilai 570 ,juara harapan II SDN OO6 Tebing dengan nilai 485, dan juara harapan III SDS Mahabodhi dengan nilai 450.(nov.k)

images/1581.jpg
 
Keterangan foto berita : Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Adi Wananda bersama BNN Kabupaten Karimun sedang memeriksa salah pengunjung Diskotik Bravo saat menggelar razia pembarantasan narkoba bersandi Operasi Antik Seligi tahun 2014, ketempat hiburan malam (THM) sekitar pukul 23.30 WIB, Jum'at (26/9/2014).
 
KARIMUN, (KT) - Razia lanjutan pembarantasan narkoba bersandi Operasi Antik Seligi tahun 2014 dari aparat gabungan diantaranya, Polres Karimun bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun ketempat hiburan malam (THM) di Tanjung Balai Karimun membawa hasil.

Razia dimulai sekitar pukul 23.30 WIB, Jum'at (26/9/2014) bergerak dari Mapolres Kaimun langsung dipimpin Kabag Ops Polres Karimun, Kompol Arifin Sihombing itu merazia sedikitnya enam THM, seperti Diskotik Bravo, Star Club Wiko, Hotel Paradise, Champion's Exsekutif Club, Hotel Aston Karimun, Satria dan THM Gabion.

Hasil dari razai yang digelar, tim berhasil menjaring sebanyak 8 orang, terdiri 5 perempuan pekerja di THM (Waiter) dan 3 laki-laki (pengunjung THM) dinyatakan positif penguna narkoba setelah dilakukan tes urine oleh pihak BNN Kabupaten Karimun.

" 5 perempuan itu, empat dari THM Hotel Satria, dan satunya lagi dari THM Hotel Gabion. Sedangkan untuk 3 pengunjung tersebut, dua dari Diskotik Bravo, satunya lagi dari THM Hotel Satria. Saat ini 8 orang terjaring razia, menjalani pemeriksaan di Mapolres Karimun unutk pengembangan lebih lanjut," terang Kabag Ops Polres Karimun, Kompol Arifin Sihombing saat ditemui karimuntoday.com, Sabtu (27/9/2014).

Pantauan karimuntoday.com dilapangan saat razia digelar, dari ke enam THM yang didatangi rata-rata sepi dari pengunjung. Seperti diduga kuat, razia pemberantasan narkoba di THM sudah bocor terlebih dahulu.

Buktinya, seperti merazia ke Diskotik Bravo, banyak minuman alkohol masih ada diatas meja, tetapi pengujungnya sudah tidak terlihat lagi. Kemudian saat razia di Star Club Wiko, juga tidak ada pengunjung, padahal minuman serta musik didalam ruang vip room masih hidup.
 

Dalam .razia pemberantasan narkoba di THM juga terlihat hadirKasat Narkoba Polres Karimun, AKP Adi Wananda, dan Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dikri Olfandi.(nov.k)


images/1580.jpg

Keterangan foto berita : Kabag Ops Polres Karimun, Kompol Arifin Sihombin bersama BNN Kabupaten Karimun sedang memerika pengunjung disalah satu tempat hiburan malam (THM) di Tanjung Balai Karimun, dalam melaksanakana lanjutan razia pembarantasan narkoba bersandi Operasi Antik Seligi tahun 2014, yang dimulai sekitar pukul 23.30 WIB, Jum'at (26/9/2014).
 
KARIMUN, (KT) - Aparat gabungan terdiri dari Polres Karimun, Kodim 0317 Tanjung Balai Karimun, Polisian Militer Angkatan Darat (Pomad), serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun kembali melanjutkan razia pembarantasan narkoba bersandi Operasi Antik Seligi tahun 2014.

Razia yang telah dimulai sejak 18 September hingga 1 Oktober 2014 itu, kali ini kali terfokus ketempat hiburan malam (THM) yang ada di Tanjung Balai Karimun.

Dalam razia berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB, Jum'at (26/9/2014) dipimpin langsung oleh, Kabag Ops Polres Karimun, Kompol Arifin Sihombing.

" Kali ini razai diberlakukan ke THM, setelah melakukan razia terhadap penumpang di pelabuhan Tanjung Balai Karimun beberapa hari kemarin. Pada razai  masih dalam razia pembarantasan narkoba bersandi Operasi Antik Seligi tahun 2014, kita turunkan sebanyak 55 orang perseonel," ungkapnya saat ditemui karimuntoday.com.

Disampaikan Sihombig panggilan akrabnya, razia dengan sasaran ke THM yang dilakukan terbagi dua tim. Yang mana masing-masing tim mendatangi tiga THM. Diberlakukan dua tim untuk mempercepat gerak, sehingga mendapatkan hasil dalam razia.

" Untuk tim pertama merazia Diskotik Bravo, Star Club Wiko, dan THM Hotel Paradise. Sementara tim kedua di Champion's Exsekutif Club, Hotel Aston Karimun, Satria terakhir di Gabion," terangnya kepada karimuntoday.com.
 
Lebih jauh diutarakan Sihombing, razia pembarantasan narkoba bersandi Operasi Antik Seligi tahun ini, setiap pengunjung THM bukan hanya diperiksa secara detail, juga dilakukan tes urine.
 
" Pihak kita (Polisi) memeriksa mulai secara detail pengunjung yang di razia. Sedangkan pihak BNN melakukan tes urinenya. Apabila hasil tes urine dinyatakan pengunjung tersebut positif penguna narkoba, akan langsung kita bawa ke Mapolres Karimun untuk pengembangan dalam mengetahui dari mana barang haram tersebut didapat," tuturnya mengakhiri.(nov.k)


images/1579.jpg

UMK.

KARIMUN, (KT) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Karimun dalam waktu dekat akan inspeksi mendadak (Sidak) ke setiap perusahaan kecil sampai skala besar. Apabila didapati perusahaan (nakal-red) dalam sidak digelar , Disnaker akan memberikan sanksi.

" Diduga banyak  perusahaan di Kabupaten Karimun  telah melanggar Undang-Undang Nomor 13, tentang Ketenagakerjaan. Pasalnya, keluhan dari pekerja terkait gaji serta jam kerjanya sudah terdengar kuat," ungkap Kabid Pengawasan Keselamatan dan Kesejahteraan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Karimun, Mujarab Mustafa, Jum'at (26/9/2014).

Hasil penelusuran karimuntoday.com dilapangan, banyak sekali ditemukan pekerja seperti perhotelan, minimarket dan bidang usaha lainnya diberikan gaji dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp. 1,8 juta perbulannya. Selain itu, pekerja perusahaan ditempat pekerja tersebut mentiadakan hari libur.

Seperti disampaikan pekerja swasta dari luar daerah Kabupaten Karimun yang bekerja disalah satu minimarket di Tanjung Balai Karimun saat ditemui karimuntoday.com hanya bisa pasrah dengan peraturan yang diberlakukan perusahaannya itu.

" Saya memang sudah tahu UMK daerah ini Rp 1,8 juta setiap bulannya. Tetapi, perusahaan tempat saya bekerja saat (Mini Market) hanya membayar gaji sebesar Rp 1,2 juta perbulannya. Jika dibandingkan dengan UMK yang ditetapkan, sangat jauh berbeda," keluhnya.

Diutarakannya, mengenai perusahaan tempat ia bekerja memberikan gaji dibawah UMK seperti diamanatkan UU Nomor 13, tentang Ketenagakerjaan seperti memberontak maupun komplin, dirinya tidak berani melaukan hal tersebut.

" Saya datang jauh-jauh kesini (Karimun) untuk bekerja dalam mencari uang. Jadi, meskipun pemberian gajinya dibawah ketentuan berlaku, tidak berani melakukan tindakan. Sebab takut diberhentikan," ucapnya.

Dengan tidak diberlakukan pemberian gaji kepada pekerja sesuai UMK, pekerja tersebut menuding kesalahan dari pemerintah setempat, yang dinilia tidak memperhatikan nasib para pekerja disegala usaha yang di daerah ini.

" Pemerintah setempat melalui Disnaker lemah dalam pengawasan kelapangan. Semestinya dalam menjalan kerja, tidak harus menunggu laporan keluhan dari pekerja. Tetapi, dinas tersebut peka dalam menjalankan tupoksinya," katanya.

Disamping itu Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar sangat mendukung Disnekar akan melakukan sidak kesetiap perusahaan kecil hingga berskala besar.

Namun, dirinya sangat menyesalkan sampai selama ini Disnaker terkesan sengaja membiarkan pekerja yang mengeluh mengenai pemberian gaji dibawah UMK, serta tidak mendapat libur dari tempat kerjanya.

" UU-nya sudah ditetapkan dan sangat jelas. Semestinya Disnaker sudah bisa mengambil tindakan keras terhadap perusahaan yang melanggar aturan berlaku," tegas Fajar mengakhiri.(nov.k)

Friday, 26 September 2014 16:26

KPK Tetapkan Gubernur Riau Sebagai Tersangka

JAKARTA, (KT)  - Setelah melakukan pemeriksaan intensif lebih kurang 20 jam, KPK akhirnya menemukan kesimpulan atas OTT Gubernur Riau, Annas Maamun. KPK akhirnya menetapkan Annas Maamun sebagai tersangka suap.

Gubernur Riau, Annas Maamun

JAKARTA, (KT)  Setelah melakukan pemeriksaan intensif lebih kurang 20 jam, KPK akhirnya menemukan kesimpulan atas OTT Gubernur Riau, Annas Maamun. KPK akhirnya menetapkan Annas Maamun sebagai tersangka suap.


"Dari OTT yang dilakukan KPK, telah berhasil mengamankan 9 orang dilakukan pemeriksaan intensif, dari hasil pendalaman berdasar alat bukti dan pemeriksaan terhadap saksi," kata Ketua KPK, Abraham Samad di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2014).


Satgas dan pimpinan akhirnya menggelar ekspose dan menetapkan Annas Maamun sebagai tersangka. Annas ditetapkan sebagai tersangka suap.


"Ditetapkan tersangka saudara AM, Gubernur Riau, penerima suap dengan sangkaan 12 a atau 12 b atau 11 UU Tipikor," tegas Abraham.

Secara terpisah, Lukman Hakim salah seorang Masyarakat Riau ketika dimintai tanggapanya seputar penangkapan Gubernur Riau Mengatakan, Dia sangat memberikan apresiasi kepada pihak KPK yang telah menangkap Gubernur tersebut, sebab, dari kacamatanya semenjak Annas Mamun menjabat Gubernur sudah banyak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat riau, artinya, dia tidak pantas menjadi pemimpin di Riau.

" Dia dan teman-teman sebenarnya dalam waktu dekat akan membuat surat mosi tak percaya atas kepemimpinan Annas sebagai gubernur riau, belum surat kami bikin dia sudah keburu ditangkap KPK. Ujar Lukman (sumber.Detik,Com/KT)

 

Canggai Putri

:: KEPRI

KALENDER BERITA

« October 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    
DISPENDA KARIMUN