karimuntoday.com

karimuntoday.com

images/1162.jpg
Ketua DPD LMB Kabupaten Karimun, Datuk Panglima Muda Azman Zainal

KARIMUN, (KT) - Dewan Pimpinan Daerah Lasakar Melayu Bersatu (DPD LMB) Kabupaten Karimun meminta dengan tegas kepada Bupati Karimun, Nurdin Basirun menganti Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Kadisparsenibud), Suryaminsyah dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Ka Satpol PP), Jefridin dengan yang baru.

Ketua DPD LMB Kabupaten Karimun, Datuk Panglima Muda Azman Zainal mengatakan, permintaan dengan tegas terhadap dua orang Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (Ka SKPD) tersebut, terkait Hotel Satria sudah menyalahgunakan izin yang ditanda tangani Gubernur Kepri, HM.Sani.

Disampaikannya, sudah bertahun-tahun Hotel Satria diduga kuat dioperasikan sebagai tempat hiburan malam (THM) serta tempat prostitusi terselubung tidak pernah mendapat tindakan dari Disparsenibud selaku pemberi rekomendasi izin, dan Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).

" Tugas dan pungsi dari Disparsenibud serta Satpol PP sangat jelas. Kalau memang tidak berani kedua instansi tersebut menutup Hotel Satria, hanya karena takut dengan Gubernur Kepri yang telah menandatangi izin sehingga menjadi hotel berbintang, ganti saja dua pejabat itu," pinta Azman dengan tegas saat ditemui karimuntoday.com, Rabu (3/9/2014).

Azman menyebutkan, Hotel Satria terletak di Jl A Yani  Kecamatan Karimun sangat tidak layak berstatus sebagai berbintang sebab tidak memenuhi sayaratnya. Mengapa Gubernur Kepri mau menandatangani izinnya tanpa meninjau kelayakannya terlebih dahulu.

" Status Hotel hanya sebagai kedok saja. Setelah memiliki izin menjasi sebagai hotel bebintang yang ditandangi Gubernur Kepri, pemilik Hotel Satria semena-mena menyalahgunkannya.
Percuma Kabupaten Karimun berlandaskan beberapa azam, diantaranya "Azam Iman dan Taqwa" jika tempat maksiat semakin menjamur," ungkapnya dengan lantang.

Berdasarkan peraturan yang diterapkan PHRI untuk persyaratan hotel menjadi sebagai hotel bintang 1, diantaranya seluruh atau sebagian bentuk bangunan hotel, dekorasinya mencerminkan budaya Indonesia, jumlah kamar sekurang-kurangnya 10 unit (diantaranya 1 kamar tunggal), tersedianya tempat atau lahan parkir dengan kapasitas 1 mobil untuk setiap 5 kamar tidur, tersedianya ruang umum (lobby lounge, ruang makan).

Persayatan lainnya, tersedia lapangan rumput, pintu masuk terpisah untuk tamu dan barang keperluan hotel, tersedia tempat untuk menerima tamu, penerangan, pembayaran, penitipan barang berharga dan ruang penitipan koper, lalu adanya toilet umum yang (pria dan wanita).

Namun, beberapa persyatan tersebut tidak dimiliki Hotel Satria. Menurut informasi didapat, kamar yang dimiliki hotel tersebut hanya sebanyak 5 unit. Kemudian, Hotel Satria lebih memperbanyak kamar-kamar tempat berkaraoke atau vip room.(nov.k)

images/1474.jpg

Muzamil Ismail mantan Kadishub berphoto bersama dengan Kadishub baru serta para Kabid dan Staf.

LINGGA,(KT) - Kepala Dinas Perhubungan yang lama Muzamil Ismail menyerahkan konsep dan masterplane pembangunan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Dishubkominfo Lingga  Hendri Efrizal ,sekaligus perpisahan Ibu Normadia Sekretaris dishub lama pindah  ke sekret badan Pemberdayaan perempuan , acara serah terima jabatan yang  berlansung di ruangan kantor Dishub lingga Selasa (2/9).

Dikatakan Muzamil, sejumlah pembangunan yang sedang dalam tahap pengerjaan  dan dalam kawasan Dishubkominfo Lingga yakni pembangunan 5 dermaga, yakni di  Tukul, Rejai, Tajur Biru, Teban dan Kuala Raya. Dilanjutkan Muzamil, pembangunan yang dalam tahap pengerjaan saat ini juga  pembangunan daerah pelabuhan Tanjung Buton yang hampir selesai.

Terkait dengan masterplane pembangunan Pelabuhan Sei Tenam, Muzamil  mengatakan paling lambat pada tahun 2015 bisa dilaksanakan baik transportasi  darat, maupun transportasi laut karena ditargetkan pada tahun 2016 pelabuhan Sei  Tenam bisa difungsikan.

Bukan hanya pelabuhan Sei Tenam, beberapa kawasan pakir yang saat ini belum  tertata rapi baik di Dabo, maupun di Daik, Muzamil menjelaskan perencanaan  perluasan parkir di Pelabuhan Jagoh sudah ada kajian dengan usulan perluasan  areal parkir. Serta untuk angkutan yang masuk di Pelabuhan Jagoh agar memakai
plat kuning.

Begitu juga selama ini, untuk membenahi lokasi parkir kendalanya adalah terhadap  retribusi. "Kadis yang baru mudah-mudahan bisa meneruskan fisik maupun
nonfisik,"ungkapnya.(RS)

images/1473.jpg
Penguatan kemampuan kinerja Kepsek SD yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, bertempat di Hotel Alisahn, Selasa (2/8/2014).

KARIMUN, (KT) - Bertempat di Hotel Alishan-Kapling Tanjung Balai Karimun, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun melaksanakan penguatan kemampuan kinerja. Dengan menghadirkan narasumber sebanyak dua orang, yaitu Drs. Sutarman dari LP2KS Solo, dan Drs. H. Raja Soyan berasal dari Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI).

Kegiatan yang dilaksanakan berlangsung sejak 01 sampai 04 September tersebut, dengan tujuan  untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi, diikuti
Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Karimun sebanyak 134 orang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, MS. Sudarmadi ketika dikonfirmasi mengakatan, penguatan kemampuan kepsek melalui program pelatihan kinerja kepsek dalam melaksanakan tupoksinya sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia (Menpan RI) Nomor 13 tahun 2007, merupakan program yang tidak dihindari.

Dalam penguatan tersebut lanjutnya, ada beberapa hal yang melatarbelakangi perlu dikembangkan, yakni Kepsek dituntut memiliki lima dimensi kompetensi,  serta adanya peningkatan kualitas pembelajaran dalam menghasilkan lulusan yang mampu berdaya saing," ungkap Sudarmadi.

Disampaikannya, Kepsek mempunyai tugas yang sangat penting didalam mendorong guru untuk melakukan proses pembelajaran.

Penguatan Kepsek sambungnya, merupakan salah satu program strategis Dinas Pendidikan (Disdik) untuk percepatan peningkatan mutu pendidikan. Hal ini didasari banyaknya hasil kajian yang mendukung, bahwa kualitas sekolah sangat erat kaitannya dengan kualitas kepemimpinan kepsek itu sendiri.

" Kepsek adalah guru yang diberi tugas tambahan untuk mengelola dan memimpin keseluruhan proses dan subtansi manajemen penidikan di sekolah. Dalam peningkatan mutu sekolah, dimulai denhan pembenahan kepsek dan pengawas sekolah, kemudian dilanjutkan pembenahan guru," tegas Sudarmadi.

Pada kesempatan ini Sudarmadi mengharapkan, melalui kegiatan yang dilaksanakan Kepsek SD dapat mengetahui, mengikuti perkembangan dan menerapkan peraturan serta ketentuan dalam penyelenggaraan sekolah. Kemudian, terciptanya persamaan persepsi antara Kepsek, yang nantinya dapat diterapkan di unit kerjanya masing-masing," pintanya mengakhiri.(nov.k)

images/1199.jpg

 Wakil Bupati Karimun,Kepri, H. Aunur Raqik.

Karimun,(KT) – Desas desus  ditengah masyarakat semakin menghangat terkait adanya isu reshuffle di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun,Kepri, dan tentunya masyarakat berharap kalau benar adanya reshuffle agar bupati menempatkan seseorang sebagai kepala dinas sesuai dengan begron yang dimilikinya, sehingga  satuan perangkat kerja yang dinaunginya akan berkesja secara maksimal memberikan pelayanan prima kepada  masyarakat luas.

Wakil Bupati Karimun, Kepri, H.Aunur Raqik ketika dikonfirmasi media ini via hp selularnya  selasa(2/9), terkait isu yang beredar ditengah masyarakat tentang adanya reshuffle bagi pejabat eselon II,III dan IV, dijajaran pemkab karimun, wakil bupati mengatakan, Dia belum mendapat informasi dari bupati terkait adanya reshuffle dan dia juga mendengar adanya selentingan ditengah masyarakat yang ramai membicarakan hal tersebut, namun, pada prinsipnya dia belum mengetahui tentang hala itu, sebab, sekda juga belum ada memberitahukan kepada dia.

“  Ya saya juga mendengar isu ditengah masyarakat terkait adanya reshuffle dijajaran pejabat di pemerintahan kabupaten karimun, namun, sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi dari bupati, apalagi saat ini saya masih dijakarta ada urusan dinas,” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Seandainya memang ada isu reshuffle tentu saya diberi tahu oleh bupati, dan juga sampai saat ini sepengetahuan saya, belum ada satupun nama-nama pejabat yang diusulkan kepada gubernur kepri untuk di ajukan mutasinya, artinya, isu tersebut hanya isapan jempol belaka, tetapi, saya sangat senang dengan andilnya masyarakat karimun dalam memberikan masukan criteria seperti apa yang layak untuk di promosikan sebagai kepala dinas maupun kepala badan, pokoknya saya sangat apresiasi atas kepedulian masyarakat karimun, Tuturnya

Secara terpisah, Lukman Hakim Wakil Ketua Umum Forum Wartawan Kabupaten Karimun, ketika dimintai menanggapi isu reshuffle mengatakan, Dalam kacamatanya reshuffle yang dilakukan oleh bupati melalui baperjakat hanya berkutat pada eselon III dan IV, kalau untuk setingkat eselon II hanya menggantikan pejabat yang memasuki masa pensiun atau pindah ke tempat lain, artinya, dia menilai sampai habis masa kepempinan Nurdin Basirun tidak akan ada penggantian para SKPD, walaupun ada ya itu tadi menggantikan yang memasuki masa pensiun,kalau gak ada yang pension maka para pejabat eselon II saat ini masih dalam posisi aman,  Tuturnya.(***)


images/1472.jpg

Rapat rencana keberangkatan JCH yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, H.T.S. Arif Fadillah, bertempat diruang rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Selasa (2/9/2014) sekitar pukul 10.00 WIB.

KARIMUN, (KT) - Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri akan melepas Jemaah Calon Haji (JCH) 1435 H/2014 M, yang tergabung kloter 15 emberkasi Batam (BTH) pada 14 September nanti, oleh Bupati Karimun, Nurdin Basirun pukul 09.00 WIB melalui pelabuhan Domestik Karimun.

Penetapan keberangkatan bertenpat di rumah dinas Bupati Karimun tersebut, dalam rapat rencana keberangkatan JCH yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, H.T.S. Arif Fadillah, bertempat diruang rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Selasa (2/9/2014) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sekda Kabupaten Karimun, H.T.S. Arif Fadillah saat ditemui usai memimpin rapat mengatakan, JCH asal daerah berlandaskan azam yang akan diberangkatkan berjumlah 134 orang, terdiri dari laki-laki berjumlah 64 orang, sedangkan perempuan 70.

" Kecamatan Karimun sebanyak 25, Tebing 32, Meral 32, Buru 3, Kundur 13, Kundur Utara 7, Kundur Barat 20 dan Moro 2, sedangkan Kecamatan Durai tidak mengirimkan utusannya. Jadi, khusus JCH dari luar Pulau Karimun besar sebanyak 45 orang," terangnya merincikan kepada karimuntoday.com.

Disampaikan Arif sebelum diberangkatkan, JCH sudah melakukan beberapa kegiatan, yaitu melakukan suntik vaksinasi maningitis di Pukesmas Karimun dan Tanjung Batu sejak 19 sampai 23 Agustus. Kemudian dari 30-31 Agustus seluruh JCH mengikuti pemantapan manasik haji dan gladi posko di Masjid Agung Karimun serta rumah dinas Bupati Karimun.

Rangkaian kegiatan lain lanjutnya, pada 12 September nanti penyambutan JCH dari luar Pulau Karimun besar. Dan, besok harinya 13 September digelar pembinaan JCH sebelum diberangkatkan bertempat di Gedung Nasional, setelah itu dihari yang sama diteruskan Do'a Selamat di rumah dinas Bupati Karimun.

Setelah pelepasan nanti sambung Arif lagi, pukul 15.00 WIB JCH Kabupaten Karimun mengikuti kegiatan di Asrama Haji Kota Batam.

" Senin 15 September JCH Karimun, Batam dan Kalimantan Barat yang tergabung di kloter 15, melalui Bandara Hang Nadim Batam, pukul 10.00 WIB seluruh JCH tersebut di terbangkan mengunakan pesawat ke Jeddah. Dan, diperkirakan pukuk 14.55 Waktu Arab Saudi (WAS) selerruh JCH sampai ditempat tujuan (Jeddah)," paparnya.

Dalam rapat rencana keberangkatan JCH tahun ini juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Drs. H. Afrizal, Kabag Kesra Karimun, Usman, Camat se-Kabupaten Karimun, serta isntansi terkait lainnya.(nov.k)

images/155.jpg

Kuncus Ketua Umum  DPP LSM Investigation Coruption Transparan Independen Government Organization,(ICTI-NGO), Kepri

Karimun,(KT) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), meminta Aparat penegak hukum untuk tanggap menelusuri kebenaran adanya dugaan penggelapan barung bukti yang dilakukan oleh oknum  petinggi di KPPBC TMP B Tanjung balai Karimun, Provinsi Kepri, sebab kalau hal tersebut tidak disikapi dengan jeli, maka tidak menutup kemungkinan kedepanya oknum tersebut akan berbuat hal yang sama terhadap hasil barang tangkapan, oleh sebab itu, sebelum hal itu terjadi untuk selanjutnya diminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan.

Hal tersebut dikatakan, Kuncus Ketua Umum  DPP LSM Investigation Coruption Transparan Independen Government Organization,(ICTI-NGO), Kepri  kepada media ini senin(1/9), Dia sangat menyayangkan ketika dilakukan pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh pihak KPPBCTMP B Tanjungbalai Karimun, tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, sebab dari press rilis yang diberikan kepada wartawan, ada sebahgian barang bukti tidak dimusnahkan, dengan tidak dimusnahkan beberapa item barang bukti tadi, tentu timbul kecurigaan bahwa barang bukti tersebut sudah digelapkan oleh oknum di KPPBCTMP B Karimun, untuk menelusuri kebenaran tersebut diharapkan kepada aparat penegak hukum, kepolisian atau kejaksaan untuk melakukan penyelidikan, sehingga kejadian ini menjadi  terang benderang.

“  Dia sangat memberikan apresiasi kepada jajaran Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk melakukan pencegahan  terhadap para penyeludup, namun, ketika melakukan pemusnahan barang tangkapan seharusnya, semua barang bukti harus dimusnahkan sesuai anjuran atau izin dari menteri keuangan RI, tetapi sangat disayangkan ada indikasi barang bukti tidak semuanya dimusnahkan, dengan adanya stetmen Kasi Penindakan dan Barang Bukti, Andi Krisdianto di media mengatakan, yang ditangkap hanya kotak saja, sedangkan isinya tidak tauhu entah kemana, stetmen tersebut sangat tidak masuk  akal sama sekali, penegak hukum diminta tanggap atas hal ini,’ Pinta Kuncus

Ditambahkanya lagi, Selain meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan atas adanya indikasi penggelapan barang bukti yang dilakukan oleh oknum petinggi di Kantor Pengawasn dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, Kepri, dia juga akn menyurati Ditjend Bea dan Cukai di Jakarta, karena LSM yang dipimpinya memiliki link di Ditjen Bea dan Cukai RI, Tegasnya

Sementara itu,  Andi Krisdianto Kasi Pendindakan dan Barang Bukti (P2),KPPBCTMP B Karimun,sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya indikasi penggelapan barang bukti yang tidak dimusnahkan sesuai data presrilis, dan adanya salh satu LSM dikepri meminta agar aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan  belum dapat dimintai konfirmasinya.(***)

Diduga KPPBCTMP B Karimun Gelapkan Barang Bukti Tangkapan

KARIMUN, (KT) - Diduga kuat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri gelapkan barang hasil tangkapan.

Dugaan kuat tersebut terlihat saat  pemunashanan barang milik negara (BMN Eks), tindak pidana dibidang kepabeanan dan cukai yang telah mendapat persetujuan pemusnahan dari Menteri Keuangan (Menkeu RI), diantaranya  berupa rokok kawasan bebas, minuman alkohol dan berbagai barang elektonik bertempat di dermaga KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, Kamis (28/8/2014) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sesuai data yang diberikan KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, barang dimusnahkan yang sudah  mendapat  izin dari Menkeu RI tersebut, berupa rokok khusus kawasan bebas merek S-Mild sebanyak 5.300 bungkus, Andalas 4.350 bungkus, Luffman 1.590 bungkus, H-Mild 2.400 bungkus, Mild 2.080 bungkus, Gudang Baru 1.320 bungkus dan Revolution 300 bungkus.

Selain itu juga ada minuman alkohol (Mikol) berbagai merek, seperti Carlsber ex import sebanyak 114 karton, Tiger 45, ABC 30, Heiniken 35, Stout 35, 48 karton Jack Daniels dan 25 buah ban bekas ex Singapore.

Kemudian pakaian, sepatu, sandal dan tas sebanyak 10 bag. Kotak Samsung S4 2 bag, Aksesoris. (Cover handpone) 2 karton, handpone bekas berbagai merek 1 karton, kamera merek EW-108 bekas 1 unit, kamera merek Sony cyber shot bekas 1 unit, kamera merek Canon G7 bekas 1 unit, kamera merek Canon power shot A20 bekas 1 unit, laptop merek Benq bekas 1 unit, proyektor merek Sony bekas 1 unit, CPU merek Compaq 1 unit, charger kamera bekas 3 buah, serta DVD/CD (Disc) 41 buah.

Namun berdasarkan pantauan  karimuntoday.com dilokasi, tidak semua barang yang dimusnahkan. Yang terlihat dimusnahkan dengan cara dibakar, adalah rokok khusus kawasan bebas. Sedangkan, barang-barang lainnya semestinya ikut dimusnahkan juga tidak tampak.

Terkait masih banyaknya jenis barang tidak ikut dimusnahkan, sejumlah wartawan dari berbagai media massa yang hadir langsung mempertanyakan dengan tegas kepada Kasi Penyidikan dan Penindakan (P2) KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun, Andi Krisdianto.

" Yang kita tangkap kotaknya saja, sedangkan isinya tidak tau kemana," kata Andi Krisdianto menyebutkan tentang penangkapan handpone merek Samsung S4. Sedangkan mengenai barang-barang selain rokok dan mikol yang sudah dimusnahkan, Andi tidak dapat menjawabnya.

Melihat masih banyaknya barang hasil tangkapan seharusnya dimusnahkan, namun pada kenyataan tidak diikut sertakan seperti pakaian, sepatu, sandal, tas dan barang-barang elektonik sesuai dengan data dihimpun, diduga kuat KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun mengelapkannya.(nov.k)


images/1470.jpg

Peserta yang mengikuti peningkatan kapasitas personil dan tim penyusunan Daftar Usulan Penialaian Angka Kredit (DUPAK) tahun 2014, bertempat di Wisma Karimun sedang mendengarkan materi yang disampaikan narasumber.

KARIMUN, (KT) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun melaksanakan kegiatan berjudul, peningkatan kapasitas personil dan tim penyusunan Daftar Usulan Penialaian Angka Kredit (DUPAK), tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan UPTD se-Kabupaten Karimun tahun 2014.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu dimulai sejak 31 Agustus malam, bertempat di Wisma Karimun Jl. Yos Sudarso Tanjung Balai Karimun, secara resmi dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, MS. Sudarmadi.

Sudarmadi panggilan akrabnya ketika dikonfirmasi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan mengacu kepada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RI) No 16 tahun 2009, tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya.

" Prestasi kerja pejabat fungsional harus disertai dengan bukti fisik serta lengkap yang menjadi dasar penilaian. Kemudian itu, harus disahkan oleh pimpinan unit kerja atau pejabat yang ditunjuk serta disusun dalam bentuk DUPAK,"  ungkapnya kepada karimuntoday.com, Senin (01/9/2014).

Disampaikan Sudarmadi, DUPAK pada dasarnya adalah manifestasi (perwujudan) dari kerja pejabat fungsional dalam periode waktu tertentu dan harus disusun sendiri oleh pejabat tersebut. Setelah itu, diusulkan oleh kepala unit kerja kepada pejabat penetap angka kredit.

Namun lanjutnya, didalam pelaksanaannya masih banyak permasalahan yang muncul terkait dengan perhitungan angka kredit, sehingga menyebabkan terhambatnya dalam kenaikkan golongan atau jabatan.

Dan hal itu terjadi sambungnya, karena belum semua pemangku jabatan fungsional maupun penilai paham dan mengerti bagaimana teknis perhitungan serta mekanisme pengajuan DUPAK yang benar.

" DUPAK sangat diperlukan untuk proses kenaikkan pangkat. Sebab, Dalam pengembangan karir setiap jabatan fungsional ditentukan oleh banyaknya angka kredit dikumpulkan," tutur Sudarmadi.

Lebih jauh dikatakannya, dalam kegiatan diikuti sebanyak 132 orang guru ini, menghadirkan dua orang narasumber, diantaranya Kasubid Jabatan ASN Bidang Kesra BKN, Jakarta.

Sedang tujuannya, agar pegawai jabatan fungsional di lingkungan Disdik Kabupaten Karimun dapat mengerti dan memahami perhitungan angka kredit, dan cara pengajuan DUPAK sesuai dengan peraturan Menpan tersebut.

" Diharapkan pada kegiatan seperti ini, terciptanya kelancaran dan keseragaman penyusuan DUPAK jabatan fungsional. Selain itu meningkatnya profesionalisme pegawai jabatan fungsional di lingkungan Disdik Karimun," pinta Sudarmadi mengakhiri.(nov.k)

 images/1469.jpg
Sanggar Kreasi Seni Kibar Budaya (SKSKB) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Wrahmat Rachladi Adji memberikan hadiah kepada pemenang lomba pesta rakyat dalam memeriahkan HUT RI ke-69 di lapangan sepak takraw Celementy Bukit Senang, Kecamatan Karimun, Minggu malam (31/8/2014).

KARIMUN, (KT) -  Sanggar Kreasi Seni Kibar Budaya (SKSKB) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri menggelar berbagai perlombaan atau pesta rakyat dalam merayakan HUT RI ke-69 tahun 2014.

Beragam perlombaan sudah selesai dilaksanakan bertempat di lapangan Sepak Takraw Celementy RW 01 Bukit Senang, Kecamatan Karimun oleh sanggar tersebut, dimulai sejak tanggal 24 Agustus lalu.

Ketua SKSKB Kabupaten Karimun, Wrahmat Rachladi Adji saat ditemui mengatakan, perlombaan-perlombaan telah selesai itu untuk yang pertama kalinya dilaksanakan pada tahun ini. Dan, kegiatan perdana itu diberi judul Pesta Rakyat Karimun (Perak).

" Kegiatan yang berjudul PERAK melaksanakan beberapa perlombaan, yakni lomba bawa kelereng mengunakan sendok, memasukan paku kedalam botol, tarik tali tambang, mewarnai dan mengambar. Yang mana peserta mengikutinya anak-anak Sekolah Dasar (SD) dari usia 7 sampai 11 tahun," terangnya kepada karimuntoday.com, Senin (01/9/2014).

Adji menyebutkan, tujuan dilaksanakan perlombaan untuk memberikan kecerdasan bagi anak-anak. Selain itu, sebagai hiburan dan membelajarkanmereka bagaimana cara meraih prestasi.

Sedangkan lanjutnya, untuk hadiah  yang sediakan untuk pemenang lomba berupa alat tulis sekolah dan celengan.

'' Anak-anak yang mengikuti perlombaan sangat antusias sekali dan ramai ditonton masyarakat. Memang senagaja untuk hadiahnya diberikan sepert itu, hal itu untuk memotivasi anak-anak agar lebih giat belajar, kemudian rajin untuk menabung,'' ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan Adji, pembagian hadiah kepada pemenang lomba telah diselenggarakan, Minggu malam (31/8/2014) di lokasi pelaksanaan kegiatan dan dihadiri Sekretaris Camat Karimun, tokoh masyarakat dan pemuda setempat serta Motor Antik Club Karimun (MACK).

" Dalam pembagian hadiah juga disuguhkan hiburan, yaitu musik akustik dari beberapa group band ternama di Tanjung Balai Karimun. Sajian hiburan tersebut untuk lebih membuat suasana bertambah meriah," tuturnya.

Pada kesempatan ini Adji menambahkan, kegiatan perdana yang telah dilaksanakan itu akan dijadikan agenda rutin tahunan.

" Melihat dari semangatnya anak-anak mengikuti lomba, pada tahun direncanakan kembali menggelar kegiatan serupa," kata Adji mengakhiri.(nov.k)


images/1467.jpg

Hotel Satria Kabupaten Karimun,Kepri yang beralih Fungsi menjadi Tempat Hiburan Malam.

" Pak Gubernur Kepri, Kabupaten Karimun Bertuan, Kenapa Tidak Anggap. Jangan Suka Tanda Tangani Izin" Ketua DPD LMB Karimun, Azman Zainal.

KARIMUN, (KT) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Laskar Melayu Bersatu (DPD LMB) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dengan tegas meminta Dinas Pariwisata Seni dan Budaya menutup Hotel Satria.

" Disparsenibud Kabupaten Karimun diminta segera tutup Hotel Satria dan cabut izin yang dimiliki. Jika dinas tersebut tidak berani menutup, LMB yang akan menutupnya dalam waktu dekat ini," tegas Ketua DPD LMB Karimun kepada karimuntoday.com, Senin (01/9/2014).

Azman Zainal menyampaikan, Hotel Satria yang terletak di Jl. A. Yani tepatnya didepan lahan parkir Swalayan Indo A. Yani, Tanjung Balai Karimun, Kecamatan Karimun belum layak dijadikan sebagai hotel berbintang. Karena, hotel tersebut  tidak memenuhi persyaratan fisik sebagai hotel berbintang, salah satunya lahan parkir.

" Status sebagai hotel hanya kedok saja. Melihat dari perkembangan, Hotel Satria sebenarnya dijadikan sebagai tempat hiburan malam (THM). Dan diduga kuat adanya
prostitusi terselubung di hotel itu," kata Azman.

Terkait izin ditetapkan Hotel Satria sebagai hotel berbintang yang ditanda tangani Gubernur Kepri, HM. Sani, menurut Azman panggilan akrabnya, Gubernur Kepri terkesan sengaja mau menghancurkan Karimun yang sudah dikenal beberapa azamnya, diantaranya "Azam Iman dan Taqwa".

" Kan Gubernur Kepri yang tanda tangani izin status hotel berbintangnya. Jadi, Hotel Satria tempatkan saja di samping atau depan rumah Gubernur Kepri yang dinilai tidak menganggap Kabupaten Karimun tidak bertuan," katanya lagi.

" Gubernur Kepri harus bertanggung jawab dan segera meninjau ulang kembali. Sebab pemilik Hotel Satria sudah menyalahi izin yang diberikan. Dalam waktu dekat ini LMB Karimun akan gelar demo meminta Hotel Satria ditutup," sambung Azman.

Lebih jauh disampaikannya, Disparsenibud Karimun sebagai dinas yang memiliki tanggung jawab untuk mencabut rekomendasi izin terhadap hotel yang dinilai melanggar ketentuan, justru sengaja mendiamkan.

" Mengapa Disparsenibud tidak berani bertindak. Sedangkan dinas tersebut belum ada sama sekali mengeluarkan rekomendasi untuk perubahan status Hotel Satria. Jangan takut untuk bertindak hanya karena izinnya di tanda tangani Gubernur Kepri. Dengan tidak adanta tindakan, diduga kuat Disparsenibud dan instansi terkait lainnya sudah terima jatah setiap bulannya dari pemilik Hotel Satria," tuturnya.

Pada kesempatan ini Azman juga meminta dukungan dari LSM, Ormas dan OKP yang ada untuk bersatu-padu untuk menegakkan kebenaran di Kabupaten Karimun.

" Kehadiran Hotel Satria sangat berpengaruh besar, kemudian sangat berdampak perkembangan masa depan generasi muda di Karimun," cetusnya mengakhiri.(nov.k)


images/1466.jpg

Bupati Photo bersama dnegan Para Calon Jemaah Haji di Masjid Azzulfa Dabo Singkep.

LINGGA,(KT) -  Bupati Kabupaten Lingga H. Daria melepaskan dua puluh tujuh Jamaah Calon  Haji (JCH) tadi malam di masjid azzulfa dabo singkep, pada jumat malam (29/08/14).

Dalam sambutannya bupati lingga meminta kepada seluruh jamaah haji agar  menggunakan waktu ibadah selama ditanah suci mekah dengan sebaik-baiknya. Dan  bupati juga berharap agar para jamaah calon haji ketika, sampai ditanah suci mekah  untuk dapat mendoakan keluarganya dan juga para pemimpin didaerahnya agar  mendapat keberkahan dalam menjalankan tugas demi kemajuan daerah.

" Saya do,akan Semoga para jamaah semua dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,  dan kembali nanti menjadi haji yang mabrur," kata Bupati Lingga H. Daria.

Untuk para pekerja baik itu yang pegawai negeri sipil maupun yang bekerja di swasta, selama pelaksanaan ibadah haji nanti mulai dari diberangkatkan di sini hingga  pelaksanaan inti ibadah haji nanti, lupakanlah semua pekerjaan di kantor ataupun  dirumah. Hal ini penting agar pelaksanaan ibadah haji para jamaah dapat khusyuk.

Selain itu Kepala kantor kementerian agama kabupaten lingga H. Hasyim selaku  ketua Jamaah Calon Haji Kabupaten Lingga mengatakan, Jumlah Jamaah haji yang  berangkat ketanah suci sebanyak dua puluh tujuh orang tersebut, termasuk Tim  Pemandu Haji Daerah (TPDH). Para Jemaah Calon Haji ini akan diberangkatkan pada  hari sabtu pagi melalui pelabuhan Jagoh menuju Batam dengan menggunakan Kapal  Oceanna.

Setibanya di Batam para JCH ini akan menginap di Batam Centre dan akan  diberangkatkan melalui Bandara Hang Nadim Batam bersama beberapa calon jamaah  dari kabupaten Bintan, Anambas, Natuna, Tanjungpinang dan Batam yang merupakan  Kloter Pertama dari Embarkasih Batam yang akan berangkat menuju tanah Suci pada  tanggal 1 September mendatang.

" Lingga bersama beberapa kabupaten kota di kepri yang berangkat, di embarkasi  batam sebagai kloter pertama, " Kata Hasyim.

Dalam laporannya hasyim juga menyampaikan jumlah calon jemaah haji berdasarkan  usia, 21 - 50 tahun berjumlah sepuluh orang, 51 - 70 berjumlah enam orang, dan tujuh  puluh tahun keatas berjumlah tiga orang dari total dua puluh tujuh orang.

Hadir dalam pelepasan Jamaah Calon Haji Tersebut, Wakil Bupati Lingga Abu Hasim,  Kapolres Lingga, Kajari Lingga, Komandan Lanal, dan beberapa kepala SKPD para  tokoh masyarakat, Ketua LAM, Ketua MUI dan Ketua Ikatan persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Lingga.(rus) 

Canggai Putri

:: KEPRI

KALENDER BERITA

« October 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    
DISPENDA KARIMUN