karimuntoday.com

karimuntoday.com



  images/1222.jpg

Ketua DPD LMB Kabupaten Karimun, Azman Zainal.

KARIMUN, (KT) - Belum lama ini, menjelang bulan suci ramadhan tahun 2014 Pemkab Karimun, Provinsi Kepri melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kesejumlah distributor dan gudang sembako serta ke Pasar Tradisional Puakang, yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Karimun, Nurdin Basirun.

Hasil sidak, diketahui sejumlah harga barang sembako merangkak naik dari biasanya. Yang parahnya lagi, gula pasir jelang ramadhan tahun ini hilang terjual dipasaran (putus). Namun, inspeksi mendadak dilakukan orang nomor satu memimpin daerah berlandaskan azam ini, dari Laskar Melayu Berstau (LMB) Kabupaten Karimun menilai tidak efisien.

"LMB mendukung sidak yang dilakukan Pemkab Karimun. Namun, jangan hanya dilakukan setiap kali jelang ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Sehingga kesannya sidak tersebut ajang cari nama untuk mencari simpati masyarakat," kata Ketua DPD LMB Kabupaten Karimun, Azman Zainal saat ditemui karimuntoday.com, Kamis (26/6/2014).

Menurut Azman, untuk mengecek ketersediaan barang-barang sembako sangatlah mudah. Pemkab Karimun cukup mendatangi seluruh agen serta distributor yang ada. Tetapi, pengecekannnya harus dilaksanakan secara rutin, bukan sekali-kali. Dengan demekian, dapat mengetahui jelas tentang stok sembako, kemudian juga dapat mengetahui agen serta distributor mana yang dengan sengaja melakukan penimbun barang tersebut.

Disampaikan Azman, melambungnya harga sembako sangat menjadi keresahan, kecemasan, kekhawatiran dan ketakutan bagi masyarakat dari kalangan menengah kebawah.

"Tinggi harga sembako tanpa dapat disikpai dengan serius oleh Pemkab Karimun, sama saja penjajahan yang dirasakan masyarakat kecil. Kalau memang ada UU tentang menaikkan harga barang semabko, ya dijalankan UU itu terus menerus jangan ada toleransi dan pilih kasih. Apabila ada yang melanggar UU tersebut, dan didapati agen serta distributor yang menimbum barang sembako, berikan hukuman pidana kepadanya,'' tegas Azman.

Pada kesempatan ini Azman Zainal juga menangapi dengan serius mengenai komentar yang disampaikan Kadiskop, UKM dan Perindag Kabupaten Karimun, Muhd. Hasbi kepada Media Massa belum lama ini.

Dalam komentarnya Hasbi panggilan akrabnya menyebutkan,'' Harga barang sembako tidak menjadi masalah, sebab juga terjadi dimana-dimana, yang terpenting barangnya ada, masyarakat kita tidak akan sibuk".

''Apa yang disampaikan Kadiskop, UKM dan Perindag itu seperti orang tidak pernah bersekolah, dan bukan menunjukan sebagai seorang pejabat teras dilingkungan pemerintah," katanya.

  Sementara itu, Kadis Perdagangan dan Koperasi Kbaupaten Karimun, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait melambungnya harga barang dipasaran menjelang bulan suci ramadhan, belum dapat dimintai konfirmasinya.(Novel/K)

 

 

images/1227.jpg

Mantan Kades Rejosari Ngatimin (kiri) dan Sulatri (kanan) saat menunjukan bukti SMS sudah jadi dan bisa diambil dirumahnya yang berada di Desa Rejosari, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan,Jateng.

 

GROBOGAN, Kasus pembuatan Sertifikat Massal Swadaya (SMS) sejak 2008 yang menimpa mantan Kades Rejosari Ngatimin pada (26/5) masih menjadi polemik pada warga yang membuat sertifikat tersebut. Pasalnya, sebanyak 51 warga yang membuat sertifikat belum juga mendapatkan lantaran mantan Kades masih menunggu pembuatan sertifikat di kantor BPN Kabupaten Grobogan.

Karena lamanya pembuatan sertifikat yang belum jadi, enam orang pada (21/6) mendapatkan isu yang tak sedap dari sejumlah oknum untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Grobogan dengan harapan uang pembuatan sertifikat bisa kembali lagi.

Menanggapi dugaan penilepan uang pembuatan SMS, mantan Kades Rejosari Ngatimin angkat bicara lantaran pembuatan sertifikat membutuhkan waktu cukup lama. ”6 orang yang melapor ke Polres pada Senin (23/6) pak Carik dipanggil oleh Polres dan hari berikutnya Kepala Dusun juga dipanggil. Padahal, 35 dari 51 SMS itu, sudah jadi pada hari Senin itu,” ucapnya kepada Koran Muria.

Selanjutnya, 35 SMS yang sudah jadi pembuatannya yang berada di tangan mantan Kades. Oleh pihak yang membuat boleh mengambilnya dirumahnya. ”35 SMS ini sudah bisa diambil oleh warga tapi 16 SMS sudah jadi tapi belum ada tandatangan dari Kepala BPN sendiri, katanya minggu depan sudah jadi semua,” jelasnya.

Sementara itu, enam warga yang melaporkan ke Polres, merasa bersalah dan seperti diadu domba oleh pihak teretentu sehingga oleh mantan Kades dibuatkan pernyataan yang menyatakan kasus ini sudah selesai secara kekeluargaan. ”Kemarin Senin, salah satu dari pelapor Abdul Syukur mendatangi rumah saya sekeluarga untuk meminta maaf. Karena yang dia laporkan ternyata hanya ulah oknum yang tidak bertanggung jawab dan tidak senang kepada saya,” ujarnya.

”Saya kemarin Sabtu, pas pulang dari sawah, saya langsung diajak naik mobil. Disitu sudah ada lima orang lainya tapi saya tidak tahu tujuanya kemana,” kata salah satu dari enam pelapor Sulastri (60).(NUR)

 

 

 

images/1226.jpg

korban yang hendak berjualan dipasar yang mengendarai sepeda ontel, Sawidah,enam puluh tahun,warga desa Tegowanu wetan,Tegowanu,Grobogan,Jawa Tengah,pagi tadi ditemukan tewas di jalan raya Gubug-Semarang diduga korban tewas akibat tabrak lari.

Grobogan,(KT) - Seorang warga di Grobogan,Jawa Tengah,tewas ditempat saat hendak pergi ke pasar untuk menjual sayuran. Korban ditemukan dilokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan dekat tempat pembuangan sampah Jalan Raya Gubug-Semarang. . Dengan dibantu warga,pihak kepolisian kemudian membawa korban ke Puskesmas Gubug.

 

Kecelakaan kembali terjadi di Grobogan,Jawa Tengah, kali ini korban yang hendak berjualan dipasar yang mengendarai sepeda ontel, Sawidah,enam puluh tahun,warga desa Tegowanu wetan,Tegowanu,Grobogan,Jawa Tengah,pagi tadi ditemukan tewas di jalan raya Gubug-Semarang diduga korban tewas akibat tabrak lari. Menurut keterangan Kanit Laka Polres Grobogan Inspektur Satu Puji Hari,korban yang sehari-harinya berdagang dipasar ini ditemukan tewas dekat tempat pembuangan sampah dengan kondisi penuh luka.”korban ditwmukan sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian,kami dengan warga kemudian membawa korban ke puskesma gubug,” ucap Hari

 

Berdasarkan hasil outopsi pihak puskesmas gubug, korban mengalami luka lecet dipelipis kiri,mengalami pendarahan di hidung dan telinga,robek disela-sela jari dan kepala tiga sentimeter.

 

Polisi juga menemukan dalam diri korban, barang bukti berupa uang senilai seratus sepuluh ribu,sepasang giwang/anting-ating serta sebuah kunci rumah milik korban diamankan di puskesmas gubug. Sementara sepeda ontel korban mengalami ringsek bersama sayuran dagangan korban/kemudian dibawa ke mapolsek gubug sebagai barang bukti.

 

 Keluarga korban pun menangis histeris saat mendengar korban tewas. Oleh pihak keluarga korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.(nur)

images/1174.jpg

Lokasi Penambangan Pasir Timah Ilegal dan pasir Darat di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepri, menurut informasi didapat Pasir Timah tersebut di jual kepada Salah satu Smelter di Karimun.

KUNDUR BARAT,(KT) –  Penambangan Pasir Timah serta Pasir Darat di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten  Karimun sampai saat ini masih beroperasi, padahal sebelumnya Camat Kundur Barat telah mengatakan, bahwa aktivitas tambang tersebut tidak memiliki izin sama sekali, namun sangat disayangkan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Karimun serta Aparat penegak hukum terkesan melakukan pembiaran, seharusnya sebagai institusi yang berkompoten harus mengambil sikap tegas.

Camat Kundur Barat, Baginda  Alamsyah kepada media ini mengatakan beberapa waktu lalu, Dia beserta anggota Satpol PP pernah melakukan razia ke areal tambang  Koperasi Delima beberapa waktu silam dengan maksud agar aktivitas tambang tersebut tidak dilanjutkan karena tidak memiliki izin dari pemerintah daerah, namun apa yang terjadi, jelang beberapa hari kami melakukan razia, para pekerja beserta anak istrinya melakukan aksi demo dikantor kecamatan, mereka berorasi dengan mengatakan, “ Boleh pak Camat tutup usaha pertambangan tersebut, tetapi tolong kasih makan, karena kami butuh makan,”  dan saya menilai aksi demo tersebut ditenggarai oleh pemilik tambang tersebut.

  Saya menduga aksi demo yang dilakukan oleh para pekerja beserta anak istrinya mendatangi Kantor Kecamatan di Tenggarai oleh sang majikan mereka, artinya, dengan adanya aksi demo tersebut saya sebagi camat tidak bisa berbuat apa-apa, namun, sangat disayangkan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Karimun,Kepri  kurang pro aktif menyikapi pertambangan illegal tersebut,” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Sebagai Camat dia hanya bisa memberikan teguran, namun untuk melakukan penutupan terhadap aktivitas tambang tersebut, saya tidak mempunyai kapasitas, yang memiliki kapasitas  tersebut adalah Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Karimun, serta Institusi lainya, dan saya perhatikan selama ini  pertambangan pasir timah dan pasir darat koperasi delima tetap beeoperasi  terus walaupun tidak memiliki izin,” Kesalnya

Secara terpisah, Drs Alwi Hasan Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Karimun, Kepri sampai berita ini diunggah  belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya aktivitas pertambangan pasir timah dan pasir darat illegal di Kecamatan Kundur Barat yang sudah berlangsung tahunan, tidak memiliki izin dari pemerintah daerah, belum dapat dimintai konfirmasinya.(lh/Junaidi ST)


images/1224.jpg

Direktur Niaga PT. Timah (Persero) Tbk, Dadang Muliyadi menyerahkan bantuan CSR dan cinderamata secara simbolis kepada penerima pengobatan gratis, pada perayaan HUT PT. Timah (Persero) Tbk ke-38 tahun 2014 di RS. Bakti Timah Kabupaten Karimun, Rabu (25/6/2014).

KARIMUN, (KT) - Bertempat di RS. Bakti Timah Karimun, dalam rangka bakti sosial perayaan HUT ke-38 PT. Timah (Persero) Tbk Kabupaten Karimun menggelar pengobatan gratis kepada masyarakat, Rabu (25/6/2014) dimulai sekitar pukul 10.30 WIB.

Ketua panitia acara Muhd. Subuh Widisono menyampaikan, pada perayaan HUT PT. Timah (Persero) Tbk ke-38 tahun ini, untuk di Kabupaten Karimun dilaksanakan tiga rangkaian kegiatan dalam membantu masyarakat dari kalangan kurang mampu, yaitu pengobatan gratis, donor darah dan sunatan massal.

Disampaikannya, dalam pelaksanaan pengobatan gratis yang terpusat di RS. Bakti Timah Karimun, seperti operasi katarak hirnea dan bibir sumbing dimulai sejak 21-25 Juni 2014, dengan jumlah peserta (pasien) yang mengikuti sebanyak 22 orang.

"Pengobatan gratis bekerjasama dengan RS. Bakti Timah Karimun yang juga merayakan HUT ke-21 tahun ini," ungkapnya.

Dikatakan Subuh lagi, sebelum pelaksanaan pengobatan gratis yang merupakan penutup dari perayaan HUT PT. Timah (Persero) Tbk ke-38 tahun di Kabupaten Karimun, juga sudah dilakukan donor darah di Pulau Kundur, yang berhasil mengunpulkan 61 kantong darah. Kemudian sambungnya, telah dilaksanakan sunatan massal dengan jumlah peserta 83 orang anak," terangnya.

Lanjutnya, pada HUT PT. Timah (Persero) Tbk Karimun ke-38 tahun ini juga memberikan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 175 juta. Dengan rincian untuk pembangunan pentas seni SD 012 Kundur sebesar Rp 50 juta, pembangunan gedung serbaguna Desa Prayon Rp 50 juta, renovasi Masjid Al-Istiqomah Kampung Baru Sawang Rp 50 juta, terakhir rehabilitasi ruang belajar kelompok bermain (KB) Al-Fallah Desa Mata Air Kundur Rp 25 juta.

''Bantuan CSR itu tidak hanya disalurkan pada HUT PT. Timah saja, namun sesuai dengan program yang sudah dijalankan. Yang mana dari program CSR, PT. Timah (Persero) Tbk Karimun akan membangun sebanyak 40 unit rumah layak huni untuk Suku Duane di Pulau Kundur dengan pemberlakuan secara bertahanp dari tahun ketahun, yang dimulai tahun ini sebanyak 15 unit rumah,'' papar Subuh.

Sementara itu Dirut PT Timah (Persero) Tbk Sukrisno, diwakili oleh Direktur Niaga, Dadang Muliyadi yang diawali dengan penyerahan bantuan CSR dan cinderamata secara simbolis kepada penerima pengobatan gratis mengatakan, bulan bhakti HUT PT. Timah (Persero) Tbk ke-38 dimulai sejak 11 Juni 2014 di Pangkal Pinang, dan pada hari ini 25 Juni terakhir di Kabupaten Karimun.

Diutarakannya, realisasi dalam kegiatan-kegiatan pada  HUT PT. Timah ke-38 tahun ini seperti donor darah, tercatat mulai dari Provinsi Bangka Belitung (Babel) dan Provinsi Kepri berhasil mengumpulkan sebanyak 465 kantor darah, sunatan massal jumlah pesertanya mencapai 900 orang anak, dan pengobatan gratis totalnya mencapai 50 orang, " paparnya.

''PT Timah (Persero) Tbk atau disingkat PT TIMAH adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertambangan atau eksplorasi timah. Semua kegiatan dilaksanakan itu merupakan kepedulian terhadap masyarakat yang berada dilingkungan daerah pertambangan,'' kata Dadang.

Disamping itu Bupati Karimun, Nursin Basirun dalam hal ini diwakilkan kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Karimun, Sensissiana menyampaikan atas nama Pemkab Karimun mengucapkan selamat HUT PT. Timah (Persero) Tbk ke-38 tahun 2014.

''Program CSR untuk berbagai sektor yang disalurkan dari PT. Timah (Persero) Tbk sangat membantu pemerintah setempat dalam memperhatikan masyarakat kurang mampu. Dengan adanya kepedulian itu, secara tidak langsung membatu Pemkab Karimun menekan angka kemiskinan didaerah ini," katanya.

Pantauan karimuntoday.com kegiatan dilahan parkir RS. Bakti Timah Karimun yang disertai hujan rintik, turut hadir GM. PT. Timah (Persero) Tbk Kepri dan Riau, Gede. Selain itu terlihat hadir pula unsur FKPD Kabupaten Karimun dan masyarakat setempat.(nov.k)

images/1225.jpg

 KH. Mnir Abdullah

Grobogan,(KT)- Ribuan massa Jamaah al-hidmah di Grobogan,Jawa Tengah selasa malam (24/6) menggelar Haflah Dzikir Maulidurrasul dan doa bersama menyambut datangnya bulan suci ramadhan sekaligus berdoa untuk pemilu damai presiden dan wakil presiden sembilan juli mendatang.

 Dalam acara ini yang diselenggarakan di pendopo kecamatan gubug ini, dihadiri oleh Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro,Dandim 0717 Purwodadi Letnan Kolonel Infantri Jaelan,para kiyai,tokoh agama,serta ribuan massa jamaah alhidmah grobogan dibawah asuhan Kyai Haji Munir Abdullah.

 Menurut Dandim 0717 Purwodadi Letnan Kolonel Infantri Jaelan dalam sambutannya mengatakan bangsa Indonesia saat ini sudah menjadi bangsa pendendam. “Apa yang dilakukan pemimpin setelah selesai dianggap salah tidak ada yang benar,”ucap Dandim

 Melalui dzikir dan doa bersama ini Dandim mengajak para jamaah untuk menjaga keutuhan bangsa demi untuhnya bangsa indonesia.

 Sementara itu,Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro mengajak masyarakat grobogan untuk bersama membangun Grobogan agar lebih baik tidak saling menyalahkan.”menjelang puasa ini mari kita bersama membangun grobogan agar lebih baik tidak saling menyalahkan,” pinta Icek

 Dalam kesempatan yang sama, KH. Mnir Abdullah meminta para jamaah untuk menjaga keamanaan dan ketertiban menyambut bulan ramadhan dan menjelang pilihan presiden dan wakil presiden sembilan april mendatang. Walau sempat diguyur hujan,ribuan massa ini pun mengikuti acara ini hingga selesai.(nur)

 

 

 

images/259.jpg

Kapal Isap Biji Timah di Perairan Kabupaten Karimun, Kepri.(photo.net)

[MAKASSAR,KT] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membidik para jenderal yang membekingi usaha pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), tindakan tegas akan dilakukan sesuai kesepakatan KPK dengan Panglima TNI.

Kehadiran para jenderal dibisnis pertambangan ternyata sudah berlangsung lama, baik jenderal purnawirawan maupun yang masih aktif, ini merupakan salah satu kendala yang menyebabkan terjadinya pembangkangan dikalangan pengusaha pertambangan untuk membayar royalti dan pajak.

“Hasil observasi KPK, rata-rata ada jenderal di belakang usaha pertambangan, saya sudah bicarakan dengan Panglima TNI saat berada di Ternate beberapa waktu lalu dan panglima sepakat jenderal-jenderal itu ‘disikat’ saja,” ujar Ketua KPK Abraham Samad pada acara dialog dan sosialisasi Delapan Agenda Antikorupsi bagi Presiden 2014-2019 di Hotel Clarion, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (24/6).

Bayangkan, tambah Abraham, ada 50 persen perusahaan yang melakukan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara tidak memiliki NPWP (nomor pokok wajib pajak), padahal, jangankan perusahaan, perorangan saja punya NPWP. Artinya, selama ini perusahaan tersebut tidak membayar pajak dan juga royalti kepada negara.

Saya tanya salah satu pelaku usaha pertambangan yang tidak bayar royalti, kenapa Anda menghindar dari kewajiban tersebut, dengan enteng dia jawab, sebenarnya uang yang dia keluarkan sudah lebih besar dari kewajiban royalti dan uang itu diserahkan sebagai upeti kepada bupati, gubernur dan pejabat di kementerian.

“Pantas saja ada bupati yang hidupnya kaya raya, memiliki sejumlah rumah dan mobil mewah, padahal kalau dihitung penghasilannya yang ril sangat bertolak belakang dengan keadaannya,” kata Abraham.

Dalam kontrak dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2012 tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berada di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), pelaku usaha diwajibkan membayar penerimaan pajak dan bukan pajak (royalty dan iuran tetap) kepada pemerintah. Hasil temuan Tim Optimalisasi Penerimaan Negara (Tim OPN) menunjuk adanya kekurangan pembayaran PNBP oleh pelaku usaha dari tahun 2003 sampai 2011 sebesar Rp 6,7 triliun.

Hasil perhitungan berdasarkan evaluasi laporan surveyor, diperkirakan selisih pembayaran royalti oleh pelaku usaha sebesar US $ 24,66 juta pada tahun 2011 untuk lima mineral utama dan sebesar US $ 1,22 miliar untuk batubara pada kurun waktu 2010 sampai 2012. Hasil rekonsiliasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Minerba Kementerian ESDM dengan 8 pemerintah provinsi menunjukkan adanya royalti sebesar US$ 547,11 juta dan iuran tetap yang belum disetorkan ke kas negara sebesar Rp 331,2 miliar.

Dalam kacamata KPK, hal seperti ini merupakan kebocoran kekayaan negara, kalau salah satu Calon Presiden (Capres) mengatakan kebocoran kekayaan negara mencapai sebesar Rp 7.200 triliun, perlu saya klarifikasi bahwa potensi penerimaan negara yang disebutnya bocor itu jumlahnya bisa mencapai Rp 10 ribu triliun per tahun, sedangkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak mencapai sebesar itu.

Menurutnya, ini baru sektor minerba yang saya bahas, banyak lagi persoalan bangsa yang berkaitan dengan masalah korupsi sebagaimana yang tertuang dalam buku putih tentang Delapan Agenda Antikorupsi ini. Buku tersebut dibuat khusus untuk presiden yang terpilih 2014-2019, kedua calon presiden dan wakil presiden sudah diberikan saat deklarasi damai. Siapa saja yang terpilih nanti sudah memiliki agenda pencegahan dan pemberanatasan korupsi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Abraham hadir di Makassar bersama Wari Sadono, Deputy Penangkapan KPK dan sejumlah staf, agenda yang disebut “Buku Putih” dan disosialisasikan itu merupakan upaya KPK untuk melakukan pencegahan terjadinya tindak korupsi, berisi tentang Reformasi Birokrasi dan Agenda Kependudukan, Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Penerimaan Negara, Ketahanan dan Kedaulatan Pangan, Perbaikan Infrastruktur, Penguatan Aparat Penegak Hukum, Dukungan Pendidikan Nilai Intergritas dan Keteladanan, Perbaikan Kelembagaan Partai Politik, Peningkatan Kesejahteraan Sosial. [sumber.Suara Pembaruan/kt)

 
images/1223.jpg
 
Sejumlah siswa saat melakukan game flying fox di di area outbound Jamil Islamic Centre, Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Grobogan.
 
 
 
GROBOGAN,(KT) - Seluruh siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ilma Nafia Godong mengikuti kegiatan Fun Outbound for Kids. Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan keberanian siswadi area outbound Jamil Islamic Centre, Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Grobogan.
 
Menurut Kepala SDIT Ilma Nafia Godong, Jumadi, SIP menyatakan, Outbound for Kids merupakan salah satu program di SDIT Ilma Nafia Godong sebagai salah satu wadah untuk membentuk karakter siswa yang positif. Kegiatan ini siswa-siswi diajak melakukan game yang menarik, seru dan menantang. Seperti permainan ular-ularan sambil meletuskan balon, merayap, spider web (jaring laba-laba), estafet karet, dan flying fox. ”Kegiatan seperti ini cukup menyenangkan karena bersifat rekreatif, membuat fresh, serta melibatkan aspek fisik, kecerdasan pikiran, dan kekuatan mental. Sehingga para siswa bisa membentuk karakternya masing-masing,” ucapnya.
 
Jumadi juga menjelaskan, kegiatan ini terlihat sepele dan sederhana. Akan tetapi berbagai permainan dalam kegiatan outbound memiliki filosofi, esensi materi, dan manfaat yang penting. ”Kami berharap outbond ini bisa membantu mengasah dan meningkatkan kemampuan kepemimpinan, membangun tim yang kompak dan efektif,” jelasnya.
 
Setelah kegiatan ini, lanjut Jumadi, para siswa bisa meningkat karakter positifnya seperti rasa keberanian dan sportivitasnya, dan mempunyai pengalaman yang baru. ”Kami berharap dengan tujuan kegiatan ini bisa membangun karakter diri yang positif, seperti jiwa keberanian, kejujuran, sportivitas, kooperatif, tidak egois dan saling menolong antar sesama,” harapnya.(NUR)


images/1222.jpg

Ketua DPD LMB Karimun, Azman Zainal.

KARIMUN, (KT) - Akhir-akhirnya berdasarkan hasil pantauan karimuntoday.com dilapangan, listrik PLN Rayon Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sudah mulai berjalan normal.

Pemadaman yang kerap terjadi tidak menentu sering dirasakan masyarakat sebagai pelanggan listrik PLN, sudah tidak terlihat lagi.

Kendati demekian, sorotan dan kritikan kepada PLN  PLN Rayon Tanjung Balai Karimun yang dipimpin Dedi Januar, dari LSM, Ormas, OKP dan lapisan masyarakat baik itu menuding serta membangun masih kuat terdengar.

Kali ini mengkritisi listrik PLN dilakukan oleh Lembaga Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun, yang meminta dengan tegas mulai dari menjelang bulan suci ramadhan 1453 H tahun 2014 sampai seterusnya, lisrik PLN harus hidup normal.

Terpenting sekali, dikatakan Ketua DPD LMB Karimun, Azman Zainal, selama ramadhan dan hari raya Idul Fitri tahun ini lisrtik PLN jangan ada dilakukan pemadaman lagi. Soalnya, pemadaman listrik sangat cepat mengundang kemarahan warga dibulan penuh berkah tersebut. Pasalnya, seperti tahun lalu, disaat sahur dan berbuka puasa listrik sering padam. Hal itu bisa membuat emosi masyarakat cepat naik.

''Listrik PLN bukan kebutuhan mewah lagi. Tapi, sudah menjadi kebutuhan pokok semua kalangan masyarakat. Jadi jangan ada lagi pemadaman listrik seperti yang sudah-sudah. Maka dari pihak PLN harus bisa mewujudkannya,'' pinta Ketua DPD LMB Karimun, Azman Zainal dengan saat ditemui karimuntoday.com, Rabu (25/6/2014).

Lebih jauh disampaikan Azman, dalam waktu dekat ini LMB Karimun akan melayangkan surat ke PLN Rayon Tg Balai Karimun. Dalam surat tersebut dibunyikan,'' Jangan ada lagi pemadaman listrik se-Pulau Karimun Besar".

Sementara Kepala PLN Rayon Tanjung Balai Karimun, Dedi Januar saat dikonfirmasi menyebutkan, listrik PLN sudah mengarah titik aman dari pada sebelumnya.

"Pasokan listrik PLN Karimun sudah surplus 4 mw, dari beban puncak 24,3 mw. Apabila PLTU beroperasi kontinuw, maka Karimun tidak ada pemadaman listrik PLN lagi," kata Dedi mengakhiri.(nov.k)

images/1221.jpg

Kasi Penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepri, Agustyan Umardani.

 

KARIMUN, (KT) - Kurun waktu setengah tahun di 2014 ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cuka (Kanwil DJBC) Khusus Kepri sudah melebihi target dalam menangkap kasus penyelundupan barang ilegal.

''Target dalam 1 tahun sebanyak 40 tangkapan. Tetapi, baru berjalan setengah, sudah 52 kasus penyeludupan barang ilegal yang berhasil tangkap. Kemudian ditambah 1 tangkapan baru lagi (Ball Balpress) yang sedang dalam perjalan dgiring tim patroli laut ke Kanwil DJBC Kepri. Jadi total semua tangkapnnya berjumlah 53 kasus,'' ungkap Kasi Penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepri, Agustyan Umardani saat ditemui karimuntoday.com diruang kerjanya, Selasa (24/6/2014) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dikatakannya, pada tahun 2014 ini, tim penyidik Kanwil DJBC Kepri sangat kualahan. Karena, banyak sekali hasil tangkapan saat beroperasi. Dan dari kesemua hasil tangkapan itu, tercatat sebanyak 15 kasus sudah masuk keranah penyidikan tindak pidana.

''Tidak semua hasil tangkapan tersebut masuk keranah penyidikan tindak pidana. Ada juga pelanggaran seperti berupa administrasi dan kekurangan bea masuk. Jika pelanggaran tersebut yang didapati setelah dicek, maka hanya dikenakan denda, serta bisa sampai pemusnahan hasil tangkapan tanpa perlu ada tersangkanya,'' ungkapnya.

Lanjut Agustyan, dalam proses penyidikan sangat tidak mudah dan membutuhkan waktu. Sebab, harus dilakukan wawancara dengan saksi, tersangka, dan saksi ahli, kemudian minimal perlu memliki dua alat bukti yang kuat.

''Pemberkasan penyidikannya memakan waktu yang lama. Namun, dari kesemua kasus yang lama ditangani sudah ada di P21 kan, termasuk kasus penangkapan timah. sedangkan kasus yang baru-baru belum. Jadi dari 15 kasus itu, rata-rata 2-3 kasus yang dibuat penyidikan tindak pidananya,'' ucapnya.

Ditanya soal informasi yang kuat beredar mengenai hasil tangkapan Kanwil DJBC Khusus Kepri, berupa rokok kawasan bebas merek luffman yang beredar di Tanjung Balai Karimun, Agustyan membantahnya.

"Kita ini juga manusia biasa. Tidak ada barang hasil tangkapan kita beredar atau bisa disebut diperjual keseseorang. Kalau ada ditemukan, maka akan kita tindak," katanya.

Sementara itu Kabid Penyidikan DJBC Kanwil Khusus Kepri, Budi Santoso yang ditemui diruang kerjanya dihari yang sama menyebutkan, dari semua barang selundupan hasil tangkapan, sudah ada 16 kasus yang sampai ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Balai Karimun.

"Rata-rata penyelesaian kasus tersebut sekitar 2-3 bulan. Bahkan lebih dari itu juga ada, dikarenakan berkas-berkasnya belum lengkap. Namun kami dalam menyidik selalu bersemangat tinggi," kata Budi mengahkiri.(nov.k)

Canggai Putri

:: KEPRI

KALENDER BERITA

« July 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      
DISPENDA KARIMUN