KARIMUN

KLM Kajuara Bahari Permai Membawa Muatan Mineral Tambang Jenis Pasir di Tangkap di Perairan Moro Akhirnya di Lepas

KARIMUNTODAY.COM,KARIMUN – Kapal Layar Motor Kajuara Bahari Permai yang membawa muatan Mineral Tambang jenis Pasir Timah di muat di Pelabuhan Parit Rampak,(Roro), Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, menuju Bangka Belitung,yang ditangkap atau di amankan oleh Kopat dan Kru BC 30005 Kanwil DJBC Khusus Kepri di Perairan Moro Besar pada Senin,(13/8/2018),pukul,01 00 .Wib,dari hasil penegahan, ditemukan bahwa kapal tersebut tidak mengantongi Surat Izin Berlayar dan Dokumen Pengangkutan, setelah dilakukan pemeriksaan didapati muatan kapal berupa mineral tambang berbentuk pasir yang di kemas dalam kemasan  Plastik Bag sebanyak kurang lebih 400 MT,akhirnya di lepas.

Hal tersebut dikatakan, Bagus Riyadi Humas KPPBC TIPE MADYA PABEAN B Tanjungbalai Karimun ketika dikonfirmasi karimuntoday.com,Selasa,(4/9/2018), Via Hp Selularnya, Ya. Kapal Layar Motor Kajuara Bahari Permai yang dilakukan penegahan beberapa waktu lalu, sudah di lepas dan pihak Bea dan Cukai sudah memberikan sanksi administrasi serta membayar bea kepada Negara.

Ketika ditanya, kapan KLM tersebut dan berapa bea,(pajak) disetor kenegara, Bagus Riyadi HUMAS KPPBC tidak bisa menyebutkan secara rinci, karena dia saat ini berada di Jakarta,” Saya tidak bisa memberikan keterangan lebih detil, coba anda (wartawan-red), konfirmasi dengan Yusrialdi di Kantor,” Ujarnya Singkat

Dan sebelumnya dari (press release) diterima karimuntoday.com beberapa waktu lalu, Menurut keterangan dari  KPPBC TIPE MADYA PABEAN B Tanjungbalai Karimun, Kejadian tersebut diatas diduga melanggar : PMK 120/PMK.04/2017 tentang Perubahan atas PMK 47/PMK.04/2012 tentang Tata Laksana Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan Pembebasan Cukai Pasal 5 ayat 1. PP No. 10 Tahun 2012 tentang Perlakuan Kepabeanan, Perpajakan, Dan Cukai Serta Tata Laksana Pemasukan Dan Pengeluaran Barang Ke Dan Dari Serta Berada Di Kawasan Yang Telah Ditetapkan Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Pasal 09 ayat (1).”.

Secara terpisah, Jhon Syahputra Ketua LSM Kiprah kepada karimuntoday.com mengatakan, Dia sangat menyayangkan pihak KPPBC TIPE MADYA PABEAN B Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepri, hanya memberikan sanksi adminstrasi kepada pemilik muantan atau pemilik kapal tersebut, selayaknya diberikan sanksi pidana, pasalnya, niat untuk mengkamplang pajak sudah terpenuhi,” itu kan karena berhasil ditangkap oleh Petugas Bea dan Cukai, kalau lolos berapa Negara dirugikan, apalagi kapal tersebut tidak mengantongi izin berlayar dan dokumen pengangkutan,” selayaknya bapak kapolda kepri untuk melakukan pengusutan,” Ujarnya Singkat (*)

Laporan   : Lukman Hakim

Editor       : Indra H Piliang

 


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close