KARIMUNKEPRI
Trending

Liputan Khusus! Melacak Jejak Pemilik 400 MT Mineral Tambang Pasir Timah Muatan KLM Kajuara Bahari Permai GT.285 No.477/Na  

 

KARIMUNTODAY.COM,KARIMUN –  Kapal Layar Motor Kajuara Bahari Permai yang membawa muatan Mineral Tambang jenis Pasir Timah di muat di Pelabuhan Parit Rampak,(Roro), Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, menuju Bangka Belitung, akhirnya kandas di tangan Kopat dan Kru BC 30005 Kanwil DJBC Khusus Kepri di Perairan Moro Besar, Senin,(13/8/2018),pukul,01.wib,dari hasil penegahan, ditemukan bahwa kapal tersebut tidak mengantongi Surat Izin Berlayar dan Dokumen Pengangkutan, setelah dilakukan pemeriksaan didapati muatan kapal berupa mineral tambang berbentuk pasir yang di kemas dalam kemasan  Plastik Bag sebanyak kurang lebih 400 MT,dan kapal tersebut di arahkan untuk kembali ke karimun dan saat ini disandarkan di Pelabuhan Ketapang Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk dilakukan pemeriksaan secara mendalam,(press release).

“ Menurut keterangan dari KPPBC TIPE MADYA PABEAN B Tanjungbalai Karimun, Kejadian tersebut diatas diduga melanggar : PMK 120/PMK.04/2017 tentang Perubahan atas PMK 47/PMK.04/2012 tentang Tata Laksana Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan Pembebasan Cukai Pasal 5 ayat 1. PP No. 10 Tahun 2012 tentang Perlakuan Kepabeanan, Perpajakan, Dan Cukai Serta Tata Laksana Pemasukan Dan Pengeluaran Barang Ke Dan Dari Serta Berada Di Kawasan Yang Telah Ditetapkan Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Pasal 09 ayat (1).”

Bagus Riyadi Humas Kantor Pelayanan Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun ketika dikonfirmasi karimuntoday.com terkait dari mana asal mineral tambang pasir timah tersebut dan siapa oknum pemiliknya belum bisa memberikan jawaban konkret, pasalnya masih dalam tahap penyelidikan, penasaran dengan jawaban Humas Kanpel tersebut, karimuntoday.com bersama silabuskepri.com melakukan investigasi kelapangan, pertama ke pelabuhan roro parit rampak dimana mineral tambang pasir timah tersebut dimuat ke kapal layar motor kajuara bahari permai, dari penuturan salah seorang anggota bongkar muat dipelabuhan tersebut kepada karimuntoday.com, Sabtu,(18/8/2018), mengatakan, Memang benar kurang lebih sepekan nan lalu, ada aktivitas bongkar muat dari truk yang mengangkut pasir timah kedalam sebuah kapal, ketika ditanya, apakah dia ikut bekerja memuat pasir timah tersebut, dengan tegas dia mengatakan tidak, pasalnya waktu itu dia sedang bekerja membongkar beras bulog yang baru datang,artinya, ketika itu, pasir timah dimuat ke kapal, beras bulog dibongkar dan dibawa ke gudang penyimpanan,” Katanya

Setelah mendapatkan informasi dari salah seorang tenaga kerja bongkar muat dipelabuhan parit rampak,karimuntoday.com beserta silabuskepri.com melanjutkan perjalanan menuju lokasi di curigai dimana mineral pasir timah tersebut berasal tepatnya arah menuju pantai pelawan, pasalnya di daerah tersebut berdiri dua buah smelter, tidak jauh dari smelter yang dicurigai, karimuntoday.com dan silabuskepri.com,mampir disebuah warung tidak begitu jauh dari lokasi smelter tersebut untuk mengorek informasi, dan memesan 2 buah aqua dan 2 buah pop mie, ketika pemilik kedai mendekati, karimuntoday.com dan silabuskepri.com, sempat bertanya kepada pemilik kedai sebut saja namanya” kak lisa” kak’ smelter yang disana thu masih operasi apa nggak ya’ pemilik kedai lansung menjawab, masih kelihatanya, pasalnya beberapa hari lalu, salah seorang pekerjanya berbelanja kesini, dia mengatakan, kemarin ada pengiriman timah ke Bangka Belitung dengan skala cukup besar dari sebelumnya, ada sekitar 400 Ton, kata pekerja tersebut kepada kak lisa,ketika diberitahu bahwa pasir timah yang dikatakan karyawan tersebut ditangkap oleh bea dan cukai, pemilik warung lansung terkejut dan berlalu menuju warungnya untuk membuatkan pesanan dipesan karimuntoday.com dan silabuskepri.com.

Usai bersantap pop mie, karimuntoday.com dan silabuskepri.com lansung menuju smelter inisial “ PT EUM”yang dicurigai sebagai pemilik mineral tambang pasir timah yang diangkut oleh kapal layar motor kajuarda bahari permai untuk melakukan konfirmasi kepada pihak yang berkompeten di perusahaan tersebut, setiba di depan perusahaan smelter “ PT EUM” karimuntoday.com dan silabuskepri.com lansung menuju pintu masuk, belum sempat masuk kedalam perusahaan,lansung didatangi oleh seorang petugas security inisial ” D ” sambil  bertanya maksud kedatangan karimuntoday.com dan silabuskepri.com, setelah diterangkan tujuan hendak melakukan konfirmasi dengan pihak manajemen atau humas perusahaan, petugas security tersebut lansung mengatakan, bahwa kantor sudah tutup semua karyawan kantor sudah pada pulang termasuk manajemen maupun humas,” kantor sudah tutup pak, para karyawan kantor sudah pada pulang, kalau bapak ingin konfirmasi, senin aja kembali datang kesini,” katanya Singkat (bersambung, senin pekan depan).

Laporan     : Lukman Hakim

Editor         : Indra H Piliang

 

 


Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close