KUANSINGRIAU

LSM Permata Kuansing Desak Kapolda Riau Beri Kepastian Hukum Atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Sertifikasi Guru 2016

KARIMUNTODAY.COM, KUANSING (TELUK KUANTAN) – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemberdayaan Masayarakat Adil Sejahterah (Permata) Kuantan Singingi mendesak Kapolda Riau memberikan kepastian hukum terkait dugaan korupsi dana sertifikasi guru pada tahun 2016 lalu, Selasa (08/01/2019).

Hal ini diungkapkan oleh Ketua LSM Permata Kuansing, Junaidi Affandi SR mengatakan sebelumnya dirinya melaporkan kasus tersebut kepada Mabes Polri pada 4 Setember 2018 dan kemudian pada tanggal 17 Oktober 2018, ia mendapatkan surat tembusan dari Mabes Polri bahwasanya laporan dari LSM Permata Kuansing telah diproses dan ditindak lanjuti Mabes Polri serta tindak selanjutnya dirujukan kepada Polda Riau, maka dari itu, dirinya meminta kepastian hukum dari Kapolda Riau.

“Ya, saat ini kita meminta kepastian hukum terkait pengaduan dan usut tuntas dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Aliran Khusus (DAK) tunjangan propesi guru (TPG) dan tunjangan tambahan penghasilan (Tamsil) guru pegawai Negeri Sipil Kabupaten Kuansing tahun 2016.” Ujarnya pada Selasa (8/1/2019).

Lanjutnya, Dirinya saat ini sedang menunggu hasil kepastian terkait hal ini dari Kapolda Riau, sebab sudah dua bulan terakhir ini dirinya belum mendapatkan kepastian hukum terkait dugaan Korupsi tindak Pidana TPG dan Tamsil.

“Dengan belum mendapatkan kepastian hukum, tentunya menjadi pertanyaan kita. jangan-jangan kuat dugaan ada oknum Kepolisian yang terlibat dalam aliran dana ini.” Pungkasnya.

 

Laporan : Roder
Editor     : Indra H Piliang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close