BATAMKARIMUNKEPRINUSANTARAPERISTIWA
Trending

LSM RCW Kepri Apresiasi Kapal Patroli Kanwil DJBC Khusus Kepri Tangkap KLM Kajuara Bahari Permai

 

KARIMUNTODAY.COM,KARIMUN – Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM) RCW Kepri memberikan Apresiasi kepada Kopat dan Petugas Bea dan Cukai Kapal Patroli BC 30005 yang telah berhasil menangkap KLM Kajuara Bahari Permai dan tentunya sebuah prestasi yang sangat besar dalam penyelamatan penerimaan pajak Negara.

Hal tersebut dikatakan, Mulkansyah Ketua LSM RCW Kepri kepada karimuntoday.com, Kamis,(16/8/2018), Tindakan kopat dan petugas bea dan cukai BC 30005 menangkap KLM Kajuara Bahari Permai dari Tanjungbalai Karimun dengan tujuan Bangka Belitung dengan mengangkut mineral tambang berbentuk pasir dikemas dalam kemasan plastic, tanpa dilengkapi dokumen berupa Surat Izin Berlayar dan Dokumen Pengangkutan lainya, tentu sangat mengejutkan,pasalnya, menurut keterangan nakhoda kapal, muatan tersebut dimuat di pelabuhan parit rampak,(roro),Kecamatan Meral,Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, yang nota bene pelabuhan dengan penjagaan super ketat.

“ Itu muatan’ menurut keterangan nakhoda kapal Kajuara Bahari Permai Muatan berbentuk pasir dimuat di Pelabuhan Parit Rampak,(Roro),sedangkan di pelabuhan tersebut dari investigasi dilapangan dijaga oleh beberapa institusi, di antaranya dari Pihak Bea dan Cukai itu sendiri, pertanyaan kenapa kapal beserta muatannya bisa lolos dari pantauan pihak otoritas dipelabuhan tersebut, tentu menjadi pertanyaan besar,” Tukasnya

“Menurut keterangan dari KPPBC TIPE MADYA PABEAN B Tanjungbalai Karimun, Kejadian tersebut diatas diduga melanggar : PMK 120/PMK.04/2017 tentang Perubahan atas PMK 47/PMK.04/2012 tentang Tata Laksana Pemasukan dan Pengeluaran Barangke dan dari Kawasan Bebasdan Pelabuhan Bebas dan Pembebasan Cukai Pasal 5 ayat 1. PP No. 10 Tahun 2012 tentang Perlakuan Kepabeanan, Perpajakan, Dan Cukai Serta Tata Laksana Pemasukan Dan Pengeluaran Barang Ke Dan Dari Serta Berada Di Kawasan Yang Telah Ditetapkan Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Pasal 09 ayat (1).”

Ditambahkanya lagi, Dia menduga modus persengkongkolan untuk meloloskan KLM Kajuara Bahari Permai di Pelabuhan Parit Rampak,(Roro), sudah berlansung lama untuk menghindari pajak untuk disetor ke Negara, pihak Dirjen Bea dan Cukai diminta turun untuk melakukan penyelidikan, karena tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan oknum petugas bea dan cukai bermain mata, begitu juga diminta kepada aparat kepolisian khususnya Polres Karimun dan Polda Kepri untuk melakukan investigasi dilapangan,untuk menyelidiki apakah ada actor-aktor intelektual dibelakang lolosnya kegiatan bongkar muat di pelabuahan resmi tersebut, yang memuat mineral tambang berbentuk pasir ke KLM Kajuara Bahari Permai tanpa dilengkapi dokumen Berupa Surat Izin Berlayar dan Dokumen Pengangkutan lainya dari Tanjungbalai Karimun tujuan Bangka Belitung,” Tutupnya (*)

Laporan   : Lukman Hakim

Editor       : Indra H Piliang

 


Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close