JAWA TENGAH

Lupa Mematikan Kompor Enam Unit Rumah Ludes di Lalap Sijago Merah di Grobogan Jateng

 

KARIMUNTODAY.COM,GROBOGAN – Enam rumah warga di Grobogan,Jawa Tengah,Kamis petang(23/8) ludes terbakar. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga yang lupa mematikan kompor saat menghangatkan daging kurban yang ditinggal pergi pemiliknya.

Enam rumah tersebut yakni milik tiga warga, Suminah,Taslimah dan Mat Solikin warga Desa Tungu Kecamatan Godong,Grobogan,Jawa Tengah yang masih satu keluarga. Seluruh material rumah yang terbuat dari kayu tersebut,membuat api cepat membesar dan membakar seisi rumah. Beberapa warga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan ke tempat yang lebih aman. Sementara sebagian warga yang lain berusaha memadamkan api yang semakin membesar ini dengan menggunakan alat seadanya agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Menurut keterangan saksi,sebelum terjadi kebakaran warga sempat mendengar ledakan dari dapur rumah milik Suminah yang sedang ditinggal pergi ke makam. Api diduga berasal dari api kompor gas yang lupa dimatikan saat digunakan untuk menghangatkan daging kurban. “Api dari kompor gas,lupa dimatikan waktu menghangatkan daging kurban,” ucap Subandi warga setempat dilokasi.

Seluruh material rumah yang terbuat dari kayu membuat api semakin membesar dan sulit untuk dipadamkan hingga membakar barang-barang berharga yang berada didalam rumah.

Sementara itu,pihak desa bersama warga lainnya berusaha mengevakuasi warga yang terkena musibah kelokasi yang lebih aman dan mendata jumlah kerugian akibat kejadian kebakaran ini. Setidaknya ada enam rumah warga yang terbakar dan kerugian warga akibat kejadian ini sekitar 300 juta rupiah.” Kita sudah berupaya bersama Muspika menghubungi pemadam kebakaran,mengevakuasi warga dan melaporkan kejadian ini ke pemerintah kabupaten,meskipun sedikit terlambat ,alhamdulillah tidak ada korban jiwa,”jelas Mujib Kepala Desa Tungu

Api baru bisa dipadamkan satu jam setelah lima unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Warga berharap pemerintah grobogan melalui dinas terkait dapat membantu meringankan para warga korban kebakaran. (*)

Laporan    : Nurulyadi

Editor        : Indra H Piliang


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close