KARIMUN

Pasca Jadwal Operasional Diterbitkan KSOP Karimun 1x Perhari ke PT Lintas Lautan Indonesia Merugi Puluhan Juta Rupiah

 

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN – Perusahaan Pelayaran PT Lintas Lautan Indonesia Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sangat menyesalkan kebijakan dari KSOP Karimun, pasalnya,sejak jadwal operasionalnya habis masa berlaku pada tanggal, 15 November 2018, mereka sudah mengajukan perpanjangan permohonan jadwal operasional pada tanggal, 8 November 2018, namun sangat disayangkan dari lima jadwal setiap harinya menjadi satu kali akibatnya selama dua hari kapal fery yang di naungi oleh PT Lintas Lautan Indonesia mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Hal tersebut dikatakan, Salim Direktur PT Lintas Lautan Indonesia kepada karimuntoday.com, Sabtu,(17/11/2018), di restoran Hotel Holiday Karimun mengatakan, Ya, sejak dua hari ini kapal fery dibawah naungan perusahaan pelayaran kami hanya beroparasi satu kali saja setiap harinya, kapal tersebut diantaranya,  MV.Trans JB dan MV. Putra Maju 07, akibatnya kami mengalami kerugian kalau ditaksir sekitar 60 jutaan rupiah, dikarena jadwal operasi kami  hanya diberikan satu kali oleh KSOP Karimun, dan juga masa berlakunya sudah habis pada tanggal, 15 November 2018 kemarin, tetapi, yang sangat kami sayangkan, pada tanggal, 08 November 2018 kami sudah melakukan surat  permohanan jadwal Operasional ke Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Karimun, namun, sampai saat ini permohonan jadwal operasional yang baru hanya diberikan satu kali padahal sebelumnya 5x, bahkan menurut keterangan karyawan-nya, pihak KSOP akan melakukan rapat  terlebih dahulu tentang jadwal yang empat tadi pada Senin akan datang untuk membahas hal tersebut.

“ Dia sangat menyesalkan pihak KSOP Karimun hanya mengabulkan permohonan jadwal operasional yang baru hanya satu kali dalam sehari,  padahal semua dokumen sudah dilengkapi bahkan telah membayar retribusi untuk Negara, akibatnya perusahaanya mengalami kerugian,” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Disaat Pemerintah Pusat menggaungkan agar instansi terkait mempermudah serta memangkas perizinan bagi perusahaan- perusahaan yang ingin berinvestasi serta memberikan pelayanan yang maksimal dengan tidak memperhambat perizinan bertolak belakang dengan terjadi di Lingkup KSOP karimun, dan Ia sangat menyesalkan sekali,” Pungkasnya

Secara terpisah, Raja Kamarunsjah Alias Domok Mantan Ketua Perpat Karimun kepada karimuntoday.com sangat menyesalkan atas berkurangnya jadwal beroparasi kapal fery milik PT Lintas Lautan Indonesia, disebabka pihak KSOP Karimun hanya menerbitkan jadwal keberangkatan hanya satu kali perhari, akibatnya bukan saja perusahaan dirugikan,pemasukan bagi kas daerah juga berkurang dan masyarakat yang hendak berpergian keluar negeri seperti Malaysia  tentu dirugikan juga atas tidak beroparasimya kapal fery tersebut.

“ Dia meminta kepada Kepala KSOP Karimun agar menerbitkan jadwal operasional seperti sebelumnya kepada perusahaan tersebut, sehingga iklim di karimun bisa kondusif, karena pemilik perusahan tersebut adalah putra tempatan dan banyak yang menggantung hidup untuk menafkahi keluarganya,” Tukas Domok

Ditambahkanya lagi, Apabila Pihak KSOP Karimun tidak memiliki itikad baik untuk menganulir jadwal  operasional yang baru perusahaan tersebut, jangan salahkan kami sebagai putra tempatan melakukan tindakan yang diluar batas kewajaran, artinya, disaat ekonomi lagi susah seperti saat ini jangan sampai mempersulit, karena semua aturan pemerintah telah dilengkapi oleh perusahaan tersebut,” Tutupnya

Secara terpisah, Ridwan Caniago Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya. (*)

Laporan    : Lukman Hakim

Editor        : Indra H Piliang


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close